Rabu, 16 Februari 2011

Peluang kenaikan IHSG tahun ini diramal tak sefantastis tahun lalu

Date : Feb 16 2011, 16:32
Title : News Story
Header : Peluang kenaikan IHSG tahun ini diramal tak sefantastis tahun lalu


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Meski tren kenaikan masih membayangi IHSG tahun ini, namun
peningkatannya tak akan sebesar 2010 yang mencapai 46%. Demikian ungkap
Direktur PT UOB Kay Hian Securities Stefanus Susanto dalam Workshop bertajuk
2011 Timing Untuk Memobilisasi Dana di Pasar Modal Melalui IPO, Rights Issue,
dan Emisi Obligasi di Jakarta, Rabu (16/2).
"Tahun 2011, jika IHSG bisa tumbuh 23% saja tahun ini sudah hebat. Resiko
di 2011 lebih berat dibandingkan tahun lalu," kata Stefanus.
Resiko yang dimaksud adalah pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan
turun 4,2% pada 2011. Selain itu, inflasi di seluruh dunia juga diperkirakan
akan lebih tinggi dari tahun lalu. Kendati demikian, Indonesia masih akan
menjadi pilihan investasi bagi investor asing. Pasalnya, carry trade masih
berlangsung. Bank sentral Amerika Serikat dan Eropa juga tetap mempertahankan
suku bunga di bawah 1%.
Sementara itu, perekonomian Indonesia sendiri diproyeksikan dapat tumbuh
sekitar 6,3%-6,4% pada tahun ini. Hal ini memberikan sentimen positif bagi
investor. "Likuiditas masih berlimpah. Pasar Indonesia masih seksi di mata
asing dana akan terus masuk ke Indonesia," ungkap Stefanus.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Wed, 16 Feb 2011 ( 16:25:47 WIB )


=======================================================================================

Berjuang keras, indeks berhasil kembali ke level pembukaan


Date : Feb 16 2011, 16:29
Title : News Story
Header : Berjuang keras, indeks berhasil kembali ke level pembukaan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Setelah dilanda aksi jual pada transaksi sebelumnya, Indeks Harga
Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali ke level pembukaan di posisi 3.416,785
pada Rabu (16/2). Sepanjang transaksi hari ini, ada 84 saham yang menguat.
Sementara, 113 saham lainnya masih di jalur merah dan 79 saham lainnya masih
diam di tempat.
Penutupan kali ini diakhiri dngan volume bursa sebesar 2,34 miliar yang
bernilai Rp 4,13triliun.
Enam sektor menguat, dengan penguatan tertinggi berhasil dicetak oleh
sektor barang konsumsi yang naik 1,2% dan sektor manufaktur yang naik 0,36%.
Sedangkan empat sektor lainnya masih melaju di jalur merah. Seperti sektor
agrikultur yang terpuruk paling dalam sebesar 1,87%.
Top gainers yang masih mampu menguat di jalur hijau antara lain Nusantara
Inti Corpora Tbk (UNIT) yang naik 34.91% ke Rp 143. Selain itu ada Mahaka Media
Tbk (ABBA) yang mengejar naik 33,33% ke Rp 176 dan juga saham Gowa Makassar
Tourism Dev Tbk (GMTD) yang naik 24,71% ke Rp 530
Saham yang cukup terkoreksi paling signifikan adalah saham Lippo General
Insurance Tbk (LPGI) sebesar 24,66% ke Rp 1.100, Centrin Online Tbk (CENT) yang
turun 14,71% ke 116, dan Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) juga turun 11,59% ke
Rp 1.450.
[ Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Wed, 16 Feb 2011 ( 16:20:49 WIB )


=======================================================================================

Mandiri Sekuritas: BI rate sulit dipangkas

Date : Feb 16 2011, 13:13
Title : News Story
Header : Mandiri Sekuritas: BI rate sulit dipangkas


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Keinginan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar suku bunga acuan (BI
rate) dipangkas sulit tercapai. Pasalnya, jika BI rate kembali diturunkan maka
ekspektasi inflasi akan bergerak semakin liar.
Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas Destry Damayanti mengatakan, jika Bank
Indonesia menurunkan suku bunga acuan akan menunjukkan sikap inkonsistensi bank
sentral. "Bisa menurunkan kredibilitas Bank Indonesia dan pemerintah," katanya,
Rabu (16/2).
Apalagi, Destry menduga, tekana inflasi ke depan akan semakin tinggi
seiring dengan naiknya harga komoditas dan aktivitas ekonomi yang semakin
meningkat. "Jadi tentunya kebijakan moneter yang tepat dan konsisten
dikombinasikan dengan kebijakan fiskal untuk menstabilisasi harga dan suplai
makanan yang harus dilakukan oleh pemerintah dan BI," jelasnya.
Destry memperkirakan, BI rate akan kemungkinan naik lagi sebesar 25 basis
poin menjadi 7%. "Bulan depan tetap. Kami perkirakan Mei dan Juni," terangnya.
Sebelumnya anggota Komisi XI DPR Kemal Stamboel meminta BI menurunkan suku
bunga acuan. DPR tidak setuju dengan langkah bank sentral yang telah menaikkan
suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 6,75% karena akan memicu
lonjakan suku bunga kredit. Untuk itu, DPR meminta BI mengevaluasi dan
menurunkan suku bunga acuan bulan depan.
[ Irma Yani ]

KONTAN Wed, 16 Feb 2011 ( 13:05:25 WIB )


=======================================================================================

Sesi I, indeks masih memerah dengan penurunan 0,4%


Date : Feb 16 2011, 12:23
Title : News Story
Header : Sesi I, indeks masih memerah dengan penurunan 0,4%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi I terus
berada di zona merah. Hingga akhirnya pada pukul 12.00, indeks ditutup dengan
penurunan 0,36% menjadi 3.404,422.
Mayoritas sektor mencatatkan penurunan. Tiga sektor yang tergerus paling
dalam antara lain sektor agrikultur sebesar 1,18%, sektor industri lain-lain
sebesar 0,84%, dan sektor finance sebesar 0,83%. Kendati begitu, ada empat
sektor yang menghijau yakni sektor consumer goods sebesar 0,46%, sektor
konstruksi sebesar 0,17%, sektor perdagangan sebesar 0,12%, dan sektor
infrastruktur sebesar 0,04%.
Sekitar 103 saham melorot. Sementara yang naik hanya 58 saham dan yang
tidak berubah ada 85 saham. Adapun volume transaksi di sesi I mencapai 1,2
miliar saham senilai Rp 2.001 triliun.
Posisi top losers dihuni oleh PT Centrin Online (CENT) turun 14,71%
menjadi Rp 116, PT Asuransi Harta Aman (AHAP) turun 8,7% menjadi Rp 105, PT
Pudjiadi Prestige (PUDP) turun 7,89% menjadi Rp 350, PT Ace Hardware (ACES)
turun 6,25% menjadi Rp 2.250, dan PT Bank Artha Graha (INPC) turun 6,25%
menjadi Rp 90.
Sedangkan posisi top gainers dihuni oleh Gowa Makassar Torims (GMTD) naik
24,71% menjadi Rp 530, PT Indo Kordsa (BRAM) naik 15,91% menjadi Rp 2.550, PT
Matahari Putra Prima (MPPA) naik 15,28% menjadi Rp 1.660, PT Pan Pacific
International (APIC) naik 12,50% menjadi Rp 270, dan PT Verena Multi Finance
(VRNA) naik 10,62% menjadi Rp 125.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Wed, 16 Feb 2011 ( 12:18:47 WIB )


=======================================================================================

Saham MPPA terbang 16,67% seiring disetujuinya pembagian dividen


Date : Feb 16 2011, 10:10
Title : News Story
Header : Saham MPPA terbang 16,67% seiring disetujuinya pembagian dividen


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT Matahari Putra Prima (MPPA) pagi ini melonjak tajam.
Pada pukul 09.56, saham MPPA terbang 16,67% menjadi Rp 1.680. Ini merupakan
kenaikan tertinggi sejak 5 Oktober lalu.
Disinyalir, lonjakan saham MPPA terkait persetujuan pemegang saham
mengenai rencana pembagian dividen senilai Rp 4,5 triliun.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Wed, 16 Feb 2011 ( 10:01:18 WIB )


=======================================================================================

IHSG Kembali Konsolidasi


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin awal pekan lalu akhirnya ditutup menguat dan bertahan di level 3.400 hingga akhir perdagangan. IHSG berhasil menguat setelah terus menerus tertekan pada pekan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (14/2/2011), IHSG akhirnya ditutup menguat hingga 25,001 poin (0,74%) ke level 3.416,767. Indeks LQ 45 juga menguat 5,049 poin (0,85%) ke level 600,168.

Setelah kemarin libur perdagangan, IHSG pada Rabu (16/2/2011) diprediksi bergerak flat cenderung melemah. Investor masih belum percaya diri untuk masuk ke pasar di tengah kondisi bursa utama dunia yang sedang lesu, sehingga memilih untuk konsolidasi.

"Pada perdagangan hari Rabu (16/2) IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,342 - 3,458 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, ITMG dan AALI," demikian rekomendasi dari eTrading Securities.

Bursa Wall Street tadi malam ditutup melemah. Investor mundur sejenak setelah saham-saham di AS yang masih rentan sudah menguat hingga menembus titik tertingginya dalam 2,5 tahun. Saham-saham energi dan material dasar memimpin pelemahan, dengan indeks S&P 500 mencatat hari terburuknya sejak 28 Januari.

Pada perdagangan Selasa (15/2/2011), indeks Dow Jones ditutup melema 41,55 poin (0,34%) ke level 12226,64. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 4,31 poin (0,32%) ke level 1.328,01 dan Nasdaq melemah 12,83 poin (0,46%) ke level 2.804,35.

Namun Bursa Jepang mengawali perdagangan Rabu ini dengan penguatan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 12,19 poin (0,11%) ke level 10.758,86.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat melanjutkan kenaikan 2 hari perdagangan sebelumnya. Pergerakan indeks didukung oleh menguatnya bursa regional menyusul reboundnya harga komoditas dan juga pengumuman data GDP Jepang yang diatas ekspektasi. Kami melihat saham berbasis pertambangan, perkebunan, dan semen akan dapat menjadi salah pilihan trading pada hari ini. Kisaran support-resistance 3.390-3.439.

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari Senin (14/2) IHSG ditutup naik 25 point (+0.74%) ke level 3,416.76 dengan jumlah volume perdagangan yang relatif tipis. Asing pada hari ini tercatat melakukan Net Buy sebesar Rp47 milliar di pasar regular, sementara pada pasar negosiasi asing mencatatkan Net Buy sebesar Rp1,715 miliar yang mayoritas disebabkan perdagangan right BMRI di pasar negosiasi. Secara teknikal pergerakan IHSG pada hari ini belum dapat dijadikan konfirmasi berakhirnya fase konsolidasi IHSG karena tipisnya volume perdagangan hari ini. Pada perdagangan hari Rabu (16/2) IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,342 - 3,458 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, ITMG dan AALI.

Kresna Sekuritas:

IHSG mulai berkonsolidasi di area positif setelah pekan lalu dalam tekanan. IHSG diperkirakan masih akan mencoba area positif dengan bergerak di kisaran 3,380-3,480 dengan PTBA dan BBRI sebagai saham pilihan.

Indosurya Securities:

Pada perdagangan Rabu (16/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.375-3.396 dan resistance 3.433-3.450. Penguatan IHSG sebelum libur membentuk candle shooting star yang umumnya mengindikasikan keinginan kekuatan daya beli untuk mengangkat harga namun, tertahan oleh kekuatan daya jual yang ingin menekan harga. MACD telah membentuk death cross dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba mendekati area overbought . Berita-berita selama libur terdapat indikasi adanya tarik menarik sentimen positif dan negatif namun, dapat dimungkinkan dipakai untuk melanjutkan penguatan IHSG hari
ini. Meskipun berita positif berupa mulai kondusifnya politik di Mesir dan data makroekonomi dari China dan Jepang namun, juga menyimpan potensi berita negatif karena ketidakpastian kepemimpinan selanjutnya di Mesir dan masih tingginya tingkat inflasi di China yang dimungkinkan bagi China untuk kembali menaikkan GWM atau bahkan suku bunga acuannya.
(qom/qom)

Senin, 14 Februari 2011

Serap sisa saham IPO GIAA, Bahana pinjam Rp 1 triliun kepada Mandiri?

Date : Feb 14 2011, 14:22
Title : News Story
Header : Serap sisa saham IPO GIAA, Bahana pinjam Rp 1 triliun kepada Mandiri?


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Proses penawaran saham perdana milik PT Garuda Indonesia Tbk
(GIAA) menimbulkan banyak kabar tak sedap. Sumber KONTAN mengatakan, Bahana
Securities sebenarnya tidak menyetujui penetapan harga saham IPO Garuda sebesar
Rp 750 karena diniliai terlalu mahal. Namun, adanya tekanan dari pihak
Kementrian BUMN membuat Bahana pada akhirnya sepakat.
Masalahnya, Bahana harus menyerap sisa saham IPO Garuda yang tidak laku.
Hingga akhirnya, Bahana meminjam kepada Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 1
triliun untuk menelan sisa saham Garuda yang tidak laku itu.
"Terkait pinjaman itu, Mandiri memberi waktu 1 bulan bagi Bahana untuk
mengembalikan dana tersebut," bisik sumber KONTAN.
Tapi, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N Mansyuri
menyanggah berita itu. "Berita tersebut tidak betul," ujar Pahala kepada
KONTAN, Senin (14/2).
Sedangkan, Juru Bicara Bahana Securities, I Gede Suhendra tak menyanggah
maupun mengiyakan berita tersebut. "Maaf, saya belum bisa kasih jawaban,"
ujarnya.
Komentar senada juga diungkapkan oleh Presiden Direktur Bahana Eko
Yuliantoro. "Itu urusan dapur kami. Saya tidak mau memberikan komentar.
Silahkan tanyakan pada pemberi informasi," tandasnya.
[ Nina, Dwiantika, Dyah Megasari, Astri Karina Bangun ]

KONTAN Mon, 14 Feb 2011 ( 10:47:47 WIB )


=======================================================================================

Laba Danamon melonjak 88,23% jadi Rp 2,88 triliun


Date : Feb 14 2011, 13:58
Title : News Story
Header : Laba Danamon melonjak 88,23% jadi Rp 2,88 triliun


Story
=======================================================================================

JAKARTA. berdasarkan laporan publikasi di Bank Indonesia (BI) PT Bank
Danamon Indonesia Tbk (BDMN) berhasil meraup laba bersih unaudited per 2010
sebesar Rp 2,88 triliun.
Jika dihitung dari laba bersih audited tahun sebelumnya, laba BDMN sudah
naik 88,23%. Sebab pada 2009 laba bersih BDMN sebesar Rp 1,53 triliun.
Saham bank yang dimiliki oleh Temasek Holding Pte dan Deutsce bank AG ini
langsung naik 2,4% ke posisi Rp 6.300 per saham.
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Mon, 14 Feb 2011 ( 13:52:23 WIB )


=======================================================================================

Diduga ada misleading information dalam keputusan dividen MLPL

Date : Feb 14 2011, 13:58
Title : News Story
Header : Diduga ada misleading information dalam keputusan dividen MLPL


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Anggota Dewan Pakar Masyarakat Investor Sekuritas Indonesia
(MISI) Johanes Soetikno menilai, ada misleading information dalam keputusan
pembagian dividen PT Multipolar Tbk (MLPL) pada RUPST, hari ini.
"Prospektus kan harus dipertanggungjawabkan. Kalau lihat dari prospektus 8
Febuari 2010 menjelang right issue MLPL disebutkan; 'Apabila laba lebih dari Rp
100 miliar, maka persentase laba bersih 15%-25%'. Kami menduga ada misleading
information," ujar Johanes yang ditemui usai RUPST MLPL, Senin, (14/2).
Sebagaimana diberitakan, RUPST MLPL memutuskan membagi dividen sebesar Rp
77 miliar. Angka ini hanya mencapai 2,7% dari laba bersih 2010 yang mencapai Rp
2,8 triliun.
"Banyak hal sangat janggal. Tadi tidak semua direksi hadir, termasuk
direksi baru tidak hadir. Direksi ,menghindar dari pertanyaan seputar
prospektus," beber Johanes.
Johanes menambahkan, awalnya pembagian dividen Rp 10 per saham merupakan
usulan. Kemudian, ketika dilakukan pemungutan suara, ada investor yang memiliki
porsi saham di atas 5% yang menyetujui usulan tersebut.
Namun, "Orangnya enggak ada," kata Yohanes. Ia menambahkan misleading
information bisa dilaporkan investor ke Bapepam-LK.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Mon, 14 Feb 2011 ( 13:50:35 WIB )


=======================================================================================

117 saham menghijau, indeks melesat 0,97% di sesi I


Date : Feb 14 2011, 12:25
Title : News Story
Header : 117 saham menghijau, indeks melesat 0,97% di sesi I


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi I masih tampak segar.
Terlihat dari menghijaunya seluruh sektor yang ada. Pada pukul 12.00, indeks
ditutup naik 0,97% menjadi 3.424,549.
Sektor yang mengalami lonjakan tertinggi adalah industri lain-lain sebesar
1,82%. Baru kemudian disusul oleh sektor agrikultur sebesar 1,55% dan consumer
goods sebesar 1,34%.
Sepanjang sesi I tadi, ada 117 saham yang ditransaksikan naik. Sementara,
62 saham melorot dan 64 saham lainnya tak banyak berubah. Volume transaksi
mencapai 2,9 miliar saham senilai Rp 10.427 triliun.
Saham-saham yang menduduki posisi top gainers di antaranya: PT Asuransi
Ramayana (ASRM) naik 24,8% menjadi Rp 1.560, PT Maskapai Reasuransi (MREI) naik
23,64% menjadi Rp 680, PT Sumi Indo Kabel (IKBI) naik 23,18% menjadi Rp 1.860,
dan PT Pioneerindo Gourmet (PTSP) naik 22,86% menjadi Rp 430.
Sedangkan saham di posisi top losers yaitu: PT Tifico Fiber Indonesia
(TFCO) naik 24,05% menjadi Rp 300, PT Nusantara Inti Corporindo (UNIT) naik
22,06% menjadi Rp 260, PT Asuransi Harga Aman (AHAP) naik 14,17% menjadi Rp
103, PT Pudjiadi Prestige (PUDP) naik 11,36% menjadi Rp 390, dan PT Champion
Pacific Indonesia (IGAR) naik 11,11% menjadi Rp 280.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Mon, 14 Feb 2011 ( 12:16:59 WIB )


=======================================================================================

Laba bersih BMRI naik 23,7%


Date : Feb 14 2011, 12:11
Title : News Story
Header : Laba bersih BMRI naik 23,7%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp
8,851 triliun pada tahun lalu. Laba sebagian besar ini berasal dari pendapatan
bunga.
Dalam laporan keuangan yang belum diaudit ke Bank Indonesia, BMRI
mengatakan, pendapatan bunga bersih mencapai Rp 18, 063 triliun. Sementara itu,
pendapatan operasional sebesar Rp 11, 407 triliun.
Sekedar perbandingan tahun lalu, laba bersih BMRI tercatat sebesar Rp
7,155 triliun dengan pendapatan bersih sebesar Rp 15, 965 triliun. Dengan
demikian laba bersih BMRI naik sebesar 23,7% dibandingkan tahun lalu.
[ Edy Can ]

KONTAN Mon, 14 Feb 2011 ( 11:51:54 WIB )


=======================================================================================

MLPL bakal bagi-bagi dividen Rp 77 miliar


Date : Feb 14 2011, 11:52
Title : News Story
Header : MLPL bakal bagi-bagi dividen Rp 77 miliar


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) PT Multipolar Tbk
(MLPL), Senin (14/2) menyetujui pembagian dividen tahun 2010 sebesar Rp
77.275.428.300. Nilai ini setara dengan Rp 10 per saham.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPS juga menyetujui perubahan
pengurus Perseroan dan pengunduran diri Benjamin Mailool sebagai Komisaris
Perseroan.
"Kami berharap dengan susunan yang baru ini pertumbuhan perseroan dapat
semakin ditingkatkan," kata Direktur MLPL Harijono.
Adapun susunan baru Komisaris dan Direksi untuk periode hingga 2012 adalah
sebagai berikut:
1. Presiden Komisaris: Cheng Cheng Wen
2. Komisaris Independen: Jonathan L Parapak, Isnandar Rachmat Ali
3. Komisaris: Theo L Sambuaga (baru masuk), Jeffrey Koes Wonsono
(sebelumnya Presiden Direktur)
4. Presiden Direktur: Eddy H Handoko
5. Direktur: Harijono Suwarno, A Agus Susanto, Reynold P Ong
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Mon, 14 Feb 2011 ( 11:21:00 WIB )


=======================================================================================

Indeks diprediksi akan bergerak di kisaran 3.336 hingga 3.436

JAKARTA. Pada perdagangan Jumat (11/2) lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 18 point atau 0,54% ke level 3.391,76. "Anomali dari kenaikan bursa, listing perdana saham perusahaan penerbangan Indonesia PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) justru ditutup turun di harga Rp 610 per lembar atau melorot 17,33% dari level perdana di harga perdana Rp 750 per saham," papar Betrand Reynaldi, Kepala Riset eTrading Securities. Saham GIAA dan sempat terpuruksampai di level Rp 580.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, investor asing juga tercatat melakukan net sell sebesar Rp 193 miliar dengan sektor yang paling banyak keluar adalah energy dan banking.

"Pada perdagangan hari Senin ini, IHSG kami perkirakan akan bergerak dikisaran 3.336 hingga 3.436," jelasnya. Saham-saham yang dapat diperhatikan
adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Central Asia (BBCA), dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS).

Jumat, 11 Februari 2011

Saham Unggulan Diburu, IHSG Rebound 18 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mampu balik arah ke zona hijau dengan penguatan 18 poin. Kondisi indeks yang sudah oversold membuat investor kembali mengoleksi saham-saham unggulan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di Rp 8.935 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.930 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 5,338 poin (0,16%) ke level 3.368,306. Sentimen negatif datang dari regional, salah satunya pernyataan Presiden Mesir Hosni Mubarak yang tidak mundur namun mendelegasikan kepemimpinannya kepada Wapresnya.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 19,228 poin (0,57%) ke level 3.354,416. Kedatangan emiten baru, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tidak mampu mendongkrak laju indeks ke zona hijau.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (11/2/2011), IHSG menguat 18,122 poin (0,53%) ke level 3.391,766. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,510 poi (0,76%) ke level 595,119.

Posisi indeks yang sudah terlalu rendah dimanfaatkan investor untuk mulai kembali mengoleksi saham-saham unggulan. Saham yang diburu diantaranya di sektor pertambangan dan finansial.

Posisi tertingginya yang bisa dicapai indeks pada perdagangan hari ini ini di level 3.393,519. Sementara terendahnya di level 3.338,531.

Saham Garuda pun tidak banyak membantu pergerakan IHSG, pada pencatatan saham perdana dibuka turun Rp 50 ke level Rp 700 dari harga perdananya Rp 750 per lembar. Bahkan sahamnya sempat menyentuh level terendah di Rp 580 per lembar.

Meski turun, GIAA menjadi salah satu saham yang paling aktif diperdagangkan hari ini dengan frekuensi transaksi sebanyak 10.166 kali dan volume 1,166 miliar lot. Sahamnya ditutup di level Rp 620 per lembar.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 101.074 kali pada volume 3,187 miliar lembar saham senilai Rp 5,267 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 88 saham turun, dan 100 saham stagnan.

Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign nett sell) sebanyak Rp 180,308 miliar di seluruh pasar.

Beberapa bursa Asia ada yang mulai balik arah ke zona hijau dengan penguatan yang cukup signifikan. Sementara bursa Singapura masih ketinggalan di teritori negatif.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia di sore hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik 9,60 poin (0,34%) ke level 2.827,77.
  • Indeks Hang Seng menguat 120,30 poin (0,53%) ke level 22.828,92.
  • Indeks Straits Times melemah 17,40 poin (0,56%) ke level 3.085,99.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 550 ke Rp 22.250, United Tractor (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 22.550, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 14.550, dan Inovisi (INVS) naik Rp 350 ke Rp 6.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 11.700, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 44.250, Adira Multifinance (ADMF) turun Rp 350 ke Rp 10.300, dan Multibreeder (MBAI) turun Rp 300 ke Rp 12.000.
(ang/qom)

Masih tergerus, indeks ditutup dengan penurunan 0,57%


Date : Feb 11 2011, 11:43
Title : News Story
Header : Masih tergerus, indeks ditutup dengan penurunan 0,57%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks masih tergerus di penutupan sesi pertama hari ini. Pada
pukul 12.00, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penurunan 0,57%
menjadi 3.354,416.
Siang ini, ada dua sektor yang berhasil mencatatkan kenaikan. Yaitu sektor
afrikultur dengan kenaikan 0,26% dan sektor industri lain-lain sebesar 0,03%.
Sementara, delapan sektor lainnya melorot dengan penurunan terbesar dipimpin
oleh sektor infrastruktur sebesar 2,05%.
Sementara itu, hanya 52 saham yang berhasil naik. Sedangkan saham yang
turun mencapai 118 saham dan 73 saham lainnya tak berubah. Volume transaksi
hari ini mencapai 1,493 miliar saham dengan nilai mencapai Rp 1.909 triliun.
Posisi top losers siang ini dihuni oleh: PT Pudjiado Prestige (PUDP) yang
turun 20% menjadi Rp 440, PT Garuda Indonesia (GIAA) turun 14,67% menjadi Rp
640, PT Maskapai Reasuransi (MREI) turun 8,33% menjadi Rp 550, PT Ace Hardware
Indonesia (ACES) turun 5,77% menjadi Rp 2.450, dan PT Sat Nusapersada (PTSN)
turun 5% menjadi Rp 76.
Sedangkan di posisi top gainers terdapat PT Gowa Makassar Tourism (GMTD)
naik 23,64% menjadi Rp 340, PT Bank Windu Kentjana naik 16,67% menjadi Rp 175,
PT Trias Sentosa (TRST) naik 10,64% menjadi Rp 260, PT FKS Multi Agro (FISH)
naik 8,11% menjadi Rp 2.000, dan PT Multi Prima Sejahtera (LPIN) naik 6,59%
menjadi Rp 2.425.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Fri, 11 Feb 2011 ( 11:40:59 WIB )


=======================================================================================

Semua sektor tertekan, IHSG bergerak di zona merah

Date : Feb 11 2011, 10:05
Title : News Story
Header : Semua sektor tertekan, IHSG bergerak di zona merah


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah, hari
ini. Dengan penurunan 0,31%, indeks sempat menempati level 3.360,44 pada pukul
09.30.
Hanya 16 saham yang menyumbang kenaikan level bursa, namun tidak sebanding
dengan 42 saham yang menukik turun, dan 53 saham yang masih belum menentukan
gerakan.
Saat pembukaan, semua sektor terkoreksi, hanya sektor industri dasar yang
sempat naik 0,09%. Adapun, yang paling turun di pagi ini masih sektor
infrastruktur yang turun 1,41%, dan sektor barang konsumsi yang mengikuti tren
menurun sebesar 1,114%.
Saham top losers diperingkat pertama yaitu Garuda Indonesia Tbk (GIAA)
yang turun paling signifikan 21,23% ke Rp 590. Lalu, di peringkat kedua ada
saham Bumi serpong Damai tbk (BSDE) yang turun 2,94% ke Rp 660.
Saham bluechips yang juga ikut menyumbang penurunan bursa adalah Unilever
Indonesia Tbk (UNVR) yang turun 2,05% ke 14.350, dan United traktor Tbk yang
turun 2,03% ke Rp 21.700.
Untuk top gainers yang mampu berada di jalur hijau, peringkat pertama
ditempati saham Gowa Makassar Tourism Dev Tbk (GMTD) yang naik 23,64% ke Rp
340, juga ada saham Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) yang naik 6,59% ke 2.425.
[ Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Fri, 11 Feb 2011 ( 09:58:41 WIB )


=======================================================================================

Sesaat setelah dibuka, saham Garuda lengser ke level Rp 580

Date : Feb 11 2011, 10:05
Title : News Story
Header : Sesaat setelah dibuka, saham Garuda lengser ke level Rp 580


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pencatatan saham perdana PT Garuda Indonesia (GIAA) di Bursa Efek
Indonesia, Jumat (11/2), rupanya gagal mencapai harga IPO. Pada pembukaan
transaksi di bursa pukul 09.38, GIAA langsung melorot ke posisi Rp 600.
Bahkan, posisi terendah saham GIAA sempat menyentuh Rp 580 dan tertinggi
Rp 750. Jika merujuk pada harga terendah, harga saham GIAA sudah melorot 22,6%
dari harga pembukaan.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengaku tak khawatir mengenai penurunan itu.
Dia mengungkapkan, "IPO yang diidamkan menjadi kenyataan. Pasar global sedang
melemah, di sinipun IHSG melemah. Kita ikuti irama itu. Saya optimis akan naik.
Di pasar modal ada tiga kemugkinan, up, flat, down. Tapi ini pasti
karakteristik di pasar modal."
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Fri, 11 Feb 2011 ( 09:44:42 WIB )


=======================================================================================

Secara teknikal, indeks bakal berada dikisaran 3.334-3.457

Date : Feb 11 2011, 09:16
Title : News Story
Header : Secara teknikal, indeks bakal berada dikisaran 3.334-3.457


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pada perdagangan Kamis (10/2), indeks Dow Jones ditutup turun 10
point atau 0,09% ke level 12.229,29. Penurunan terjadi setelah Cisco Systems
Inc mengumumkan outlook pendapatan yang lebih rendah dari estimasi para analis.
Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin (10/2) ditutup turun
43 point atau 1,29% ke level 3.373,64 setelah sempat turun lebih dari 80 point
pada sesi pertama.
Sepanjang transaksi kemarin, investor asing tercatat melakukan net sell
sebesar Rp 142 miliar dengan sektor yang paling banyak keluar adalah banking
dan mining.
"IHSG pada hari ini terlihat mendekati garis lower bond yang berada di
level 3.349," ujar Kepala Riset eTrading Securities Betrand Reynaldi.
Dia menambahkan, indikator RSI juga menunjukkan perpotongan garis RSI
terhadap garis sinyal menuju ke atas. Sehingga, "Pada perdagangan hari ini,
IHSG kami perkirakan akan berada dikisaran 3.334 hingga 3.457," jelas Betrand.
Saham-saham yang direkomendasikan Betrand antara lain: PT Astra
International Indonesia (ASII), PT Semen Gresik (SMGR), dan Bank Mandiri
(BMRI).
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Fri, 11 Feb 2011 ( 09:04:56 WIB )


=======================================================================================

Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT (GIAA)

KodeNama EfekHarga Penawaran IPO
GIAA Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Rp 750.-

Kecemasan inflasi berlanjut, bursa Asia dilanda aksi jual

Date : Feb 11 2011, 08:48
Title : News Story
Header : Kecemasan inflasi berlanjut, bursa Asia dilanda aksi jual


Story
=======================================================================================

TOKYO. Setelah mengalami fluktuasi pagi tadi, mayoritas saham di bursa
Asia melorot sore ini. Penurunan indeks disebabkan kecemasan tingkat
pengangguran AS. Selain itu, pasar juga cemas kalau upaya emerging market untuk
menangkal inflasi bakal memukul upaya pemulihan ekonomi global.
Saham-saham yang mempengaruhi pergerakan bursa Asia hari ini antara lain:
PetroChina Co turun 1,9% di Hongkong; China Resources Land Ltd turun 2,7% di
China; dan ASX Ltd melonjak 4,7% di Australia.
"Investor cemas kalau tingkat inflasi masih akan terus naik, sehingga bank
sentral di Asia akan lebih agresif untukmemperketat kebijakan moneternya. Ini
juga terjadi pada saat perekonomian global belum stabil," jelas Lee King Fuei,
fund manager Schroders Plc di Singapura.
Pada pukul 15.53 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,8% menjadi
137,28. Seluruh sektor yang diperdagangkan juga melorot.
Pada minggu lalu, bursa Asia naik 1,4% seiring membaiknya kinerja
perusahaan sehingga dapat mengimbangi sentimen negatif dari Mesir.
Penurunan indeks dipimpin oleh negara-negara berkembang. Misalnya saja,
Philippine Stock Exchange melorot 2,7%, Taiex Index Taiwan turun 1,9%, dan
Kospi Index Korea Selatan turun 1,8%. Penurunan juga dialami indeks Nikkei 225
Stock Average sebesar 0,1%. Sementara itu, Shanghai Composite Index naik0,5%.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Thu, 10 Feb 2011 ( 16:32:03 WIB )


=======================================================================================