Senin, 03 Januari 2011

ANTM lebih senang jika pemerintah yang beli divestasi Newmont

Date : Jan 03 2011, 14:37
Title : News Story
Header : ANTM lebih senang jika pemerintah yang beli divestasi Newmont


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menegaskan tidak akan
mengikuti divestasi saham 7% milik PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang
dilakukan pemerintah. Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut beralasan, jika
saham yang ditawarkan terlampau kecil sehingga kurang strategis untuk ANTM.
"Pemerintah bagus ambil itu. Kami tidak ambil karena tidak strategis
nilainya dan kami masih banyak proyek lain," kata Alwin Syah Loebis di Jakarta,
Senin (3/1). Alwin sendiri menilai langkah pemerintah yang memilih mengambil
alih saham milik Newmont memang lebih tepat.
Sebelum memutuskan mengambil divestasi saham milik Newmont tersebut, ANTM
dan PTBA sempat ditawari untuk mengambil saham tersebut. Tapi keduanya sepakat
menolak. Apalagi ANTM sedang diproyeksikan untuk membeli saham Inalum.
Tahun ini ANTM akan menganggarkan belanja modal alias capex mencapai Rp 3
triliun. Belanja modal ini akan digunakan untuk pengerjaan proyek pembangkit
listrik, proyek feronikel, dan juga akuisisi tambang batubara. Dana belanja
modal akan didapatkan dari pinjaman bank dan internal. "Kita telah mendapatkan
pinjaman dari JBIC dan masih ada bank lain yang kita jajaki," pungkas Alwin.
ANTM pun menargetkan produksi emasnya tahun depan mencapai 2,9 juta ton
dan akan memberikan kontribusi mencapai 30% dari total pendapatan ANTM.
[ Anna Suci Perwitasari ]

KONTAN Mon, 03 Jan 2011 ( 13:46:23 WIB )


=======================================================================================

Harry Tanoe lepas 12% saham CMNP, investor mengejar saham BHIT

Date : Jan 03 2011, 11:47
Title : News Story
Header : Harry Tanoe lepas 12% saham CMNP, investor mengejar saham BHIT


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT Bhakti Investama (BHIT) melaju kencang pagi ini. Pada
pukul 10.35, saham BHIT tercatat meroket hingga 8,6% menjadi Rp 177. Ini
merupakan kenaikan tertinggi sejak 10 Desember lalu.
Seperti yang diketahui, dalam keterbukaan ke bursa, Darma Putra, Direktur
BHIT menjelaskan, perusahaan yang dikendalikan Hary telah melepas 12,16%
kepemilikan CMNP seharga Rp 2.100 per saham. Harga penjualan itu lebih tinggi
daripada kisaran harga saham CMNP di bursa selama pekan lalu, yaitu Rp 1.300-Rp
1.400 per saham.
"Kami melepas 243,176 juta saham pada 27 Desember lalu," kata Darma.
Dengan harga jual Rp 2.100 per saham, berarti BHIT mengantongi fulus sekitar Rp
510,66 miliar.
Darma tidak menjelaskan, kepada siapa BHIT menjual saham CMNP. Namun
spekulasi yang beredar di bursa, saham milik BHIT itu diambilalih oleh Robby
Sumampaw, pemegang saham lain di CMNP. Setelah penjualan tersebut, BHIT masih
memiliki sekitar 72,06 juta saham CMNP atau setara 3,6%.
Sejak berseteru dengan Siti Hardiyanti alias Mbak Tutut dalam kasus
perebutan saham TPI, BHIT memang terus mengurangi porsi sahamnya di CMNP. Pada
Oktober tahun lalu, BHIT juga melepas 1.481.500 saham atau 0,07% saham CMNP ke
pasar.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Mon, 03 Jan 2011 ( 11:02:13 WIB )


=======================================================================================

Laju inflasi 2010 capai 6,69%

Date : Jan 03 2011, 11:38
Title : News Story
Header : Laju inflasi 2010 capai 6,69%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Desember 2010
mencapai 0,92%. Tingkat inflasi Desember lalu ini lebih tinggi bila
dibandingkan November lalu yang sebesar 0,6%.
Sehingga inflasi year on year pun tercatat mencapai 6,69%. Laju inflasi
ini melampaui asumsi makro 2010 yang sebesar 5,3%. "Ini diluar dugaan kita
semua," kata Kepala BPS Rusman Heriawan, Senin (3/1).
Kenaikan harga pangan masih menjadi penyumbang inflasi Desember lalu. BPS
mencatat beras tertinggi kontribusinya 0,23%, disusul cabe merah 0,22%.
Sedangkan inflasi inti, Rusman memaparkan mencapai sebesar 0,38% atau year
on year sebesar 4,28%. Rusman bilang inflasi inti ini terkait langsung dengan
aktivitas normal ekonomi Indonesia. Menurutnya, di dalam inflasi inti tentu
sudah dikeluarkan dengan administred price, yaitu harga-harga yang dikeluarkan
pemerintah dan gejolak harga pangan.
[ Irma Yani ]

KONTAN Mon, 03 Jan 2011 ( 11:28:12 WIB )


=======================================================================================

2010, produksi tiga komoditas tambang tak capai target

Date : Jan 03 2011, 09:16
Title : News Story
Header : 2010, produksi tiga komoditas tambang tak capai target


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Nasib buruk menimpa tiga komoditas pertambangan yakni perak,
timah dan bauksit pada tahun 2010. Kinerja produksi ketiga komoditas tambang
tersebut masih memble. Data Direktorat Jenderal Mineral, Batubara dan Panas
Bumi Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menunjukkan, Perak, Timah
dan Bauksit tidak mencapai target pemerintah. Selain gangguan cuaca, rendahnya
produksi mineral logam ini juga dipicu minimnya permintaan dunia.
Tahun 2010, produksi Timah hanya mencapai 87% dari target. Sedangkan untuk
Perak dan Bauksit, masing-masing hanya sebesar 91% dan 95%. "Dari segi produksi
mineral, hanya terdapat tiga mineral yang realisasinya tidak mencapai target
tahun 2010. Yakni, produksi untuk Perak, Timah, dan Bauksit," kata Menteri ESDM
Darwin Zahedy Saleh, Jumat (31/12).
Meski demikian, secara rerata, produksi mineral Indonesia hampir
seluruhnya mencapai target. Realisasi rata-rata produksi tersebut meliputi
sembilan komoditas mineral logam. Yaitu, bauksit, bijih besi, tembaga, bijih
nikel, logam timah, emas, perak, Ni+Co in Matte, dan feronikel.
Merujuk kepada data Kementrian ESDM, dua komoditas yang paling moncer
produksinya sepanjang 2010 adalah ferronikel dan tembaga. Ferronikel, realisasi
produksi mencapai 115% dari target. Sedangkan produksi tembaga pada tahun 2010
mencapai 106% dari target.
Penurunan produksi timah memang telah diperhitungkan sebelumnya. Cuaca
buruk membuat produksi timah seret. PT Timah Tbk (TINS) bahkan pernah meramal
produksi Timah hingga akhir tahun 2010 akan turun dibandingkan dengan produksi
Timah pada 2009. Misalnya, pada Desember tahun 2010, produksi Timah hanya
sebesar 3.000 ton. Padahal, tiap bulannya rata-rata produksi Timah bisa
mencapai 3.500 ton hingga 4.000 ton.
"Tahun ini kemungkinan karena cuaca, produksi bisa turun hingga 40.000
ton," kata Direktur Utama PT Timah, Wahid Usman. Angka ini cukup jauh
dibandingkan dengan target produksi PT Timah. Semula, perusahaan timah plat
merah ini berharap memperoleh produksi Timah sebesar 50.000 ton.
Tahun depan, kata Darwin pemerintah akan menaikkan kinerja sektor mineral
dan batubara. Beberapa upaya yang akan dilakukan, seperti menyelesaikan
renegoisasi KK dan Perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan
Batubara (PKP2B). "masih ada 31 KK dan 13 PKP2B yang harus diselesaikan," kata
Darwin.
Kemudian, pemerintah juga akan menyelesaikan proses registrasi KP (Kuasa
Pertambangan) melalui izin Usaha Pertambangan (IUP). Upaya lainnya adalah
meningkatkan nilai tambah produk pertambangan, meningkatkan inventarisasi
investasi IUP dan jasa pertambangan, dan menyusun regulasi pembinaan dan
pengawasan teknis IUP.
Realisasi produksi mineral dan batubara (dalam ton)
Komoditas Produksi 2009 Realisasi 2010 Target 2010
Tembaga (ton) 868.171 989.953 930.000
Emas (kg) 105.404 111.000 107.000
Perak (kg) 232.640 323.000 355.000
Timah (ton) 105.000 78.965 77.000
Ferronikel (mt) 17.917 17.970 15.000
Bijih Nikel (ton) 10.847.141 6.561.404 6.200.000
Bauksit (mt) 10.083.258 7.148.124 7.500.000
Batubara (ton) 254.000.000 275.000.000 270.000.000
[ Fitri Nur Arifenie ]

KONTAN Mon, 03 Jan 2011 ( 09:08:15 WIB )


=======================================================================================

CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL MERGER SAHAM, 1 JAN 2011 2.337.795.416 SHM

Date : Jan 03 2011, 09:16
Title : News Story
Header : CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL MERGER SAHAM, 1 JAN 2011 2.337.795.416 SHM


Story
=======================================================================================
CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL MERGER SAHAM, 1 JAN 2011 2.337.795.416 SHM

PT Bursa Efek Indonesia telah memberikan persetujuan atas permohonan
pencatatan saham hasil Penggabungan Usaha (Merger) PT Chandra Asri ke dalam
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk sebanyak 2.337.795.416 saham dengan nilai
nominal Rp. 1.000,- per saham dengan rincian sebagai berikut:

Total Saham setelah penggabungan usaha : 3.066.196.416 saham
Asal saham : Saham PT Chandra Asri Petrochemical
Tbk ditambah dengan saham tambahan
yang diterbitkan sebagai akibat
adanya merger dengan PT Chandra
Asri
Nilai Nominal per saham : Rp 1.000,-

Jumlah saham setelah penggabungan tersebut diperoleh sesuai dengan konversi
saham hasil penggabungan usaha (merger) tersebut yaitu rasio konversi sebagai
berikut:

Asal Saham Jumlah Saham Sebelum Rasio Konversi Jumlah Saham
Merger Setelah Merger
PT Chandra Asri 728.401.000 1:1 728.401.000
Petrochemical Tbk
PT Chandra Asri 54.800 1:42.660,50029 2.337.795.416
Total Saham 3.066.196.416

Perdagangan efek PT Chandra Asri Petrochemical Tbk hasil penggabungan usaha
(merger) dimulai hari Senin, tanggal 3 Januari 2011 mulai pra pembukaan
perdagangan pukul 09.10 waktu JATS. Perdagangan efek PT Chandra Asri
Petrochemical Tbk yang dimulai pada pra pembukaan perdagangan tersebut yang
hanya akan dilakukan pada hari Senin, tanggal 3 Januari 2011.


(RTI, ROS 03 Jan 2011 08:34 WIB)

=======================================================================================

INDOMOBIL SUKSES INT. PENAMBAHAN MODAL TANPA HMETD, 3 JAN 2011 40.476.725 SHM

Date : Jan 03 2011, 09:14
Title : News Story
Header : INDOMOBIL SUKSES INT. PENAMBAHAN MODAL TANPA HMETD, 3 JAN 2011 40.476.725 SHM


Story
=======================================================================================
INDOMOBIL SUKSES INT. PENAMBAHAN MODAL TANPA HMETD, 3 JAN 2011 40.476.725 SHM

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, telah dicatatkan Penambahan Modal Tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Keterangan efek yang akan dicatatkan:
Jumlah saham : 40.476.725 saham
Asal : saham Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu, hasil konversi utang menjadi saham
Nilai nominal saham : Rp 500,- per saham
Tanggal efektif pencatatan : 3 Januari 2011

Dengan adanya pencatatan saham tersebut, maka saham PT Indomobil Sukses
Internasional Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia seluruhnya berjumlah
1.036.979.405 saham.

(RTI, ROS 03 Jan 2011 08:24 WIB)

=======================================================================================

Kamis, 30 Desember 2010

IDX

Indek pada akhir tahun bergerak kisaran 3700 an. Indek ditopang oleh sektor Komoditas dan Perbankan. Recoment wait and see ..

Rabu, 29 Desember 2010

Transaksi pagi, saham BYAN toreh rekor dengan lonjakan 11%

Date : Dec 29 2010, 10:44
Title : News Story
Header : Transaksi pagi, saham BYAN toreh rekor dengan lonjakan 11%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pada transaksi pagi tadi, saham Bayan Resources (BYAN) berhasil
menorehkan rekor baru. Saham BYAN sempat meroket 11,73% menjadi Rp 20.000. Ini
merupakan rekor tertinggi sejak debut pencatatan saham perdananya pada Agustus
2008 lalu.
Namun pada pukul 10.21, saham BYAN hanya naik 4,47% menjadi Rp 18.700.
Perburuan investor atas saham pertambangan batubara ini terkait aksi korporasi
yang dilakukan.
Sekadar informasi, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, BYAN
telah menandatangani share purchase agreement dengan Kangaroo Resources
Limited, perusahaan publik yang didirikan berdasarkan hukum Negara Australia.
Perjanjian itu mengatur proses akuisisi 9 konsesi dan perusahaan lain
sesuai uji tuntas yang dilakukan perusahaan. Saat ini, 9 konsesi tersebut
memiliki kurang lebih cadangan batubara sebesar 116 juta metrik ton dan sumber
daya batubara sebesar 3,8 miliar metrik ton.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Wed, 29 Dec 2010 ( 10:33:04 WIB )


=======================================================================================

Musim dingin menghangatkan harga CPO

Date : Dec 29 2010, 08:50
Title : News Story
Header : Musim dingin menghangatkan harga CPO


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Harga Crude Palm Oil (CPO) di Malaysia Derivative Exchange untuk
pengiriman Maret 2011 mencetak rekor tertinggi dalam 33 bulan. Pada Selasa
(28/12) pukul 16.52, harga CPO mencapai US$ 1.223,65869 per metrik ton. Harga
ini naik 0,73% dibanding sehari sebelumnya yang sebesar US$ 1.214,74768 per
metrik ton.
Apelles Rizal T. Kawengian, Kepala Pengembangan Bisnis dan Produk Monex
Investindo Futures, mengatakan kenaikan harga CPO ditopang oleh beberapa faktor
diantaranya adalah penguatan Euro, mata uang Eropa. "Saat Euro menguat, dan
kebetulan musim dingin terjadi di Eropa maka kebutuhan akan CPO akan mengalami
kenaikan," katanya kepada KONTAN Selasa (28/12).
Catatan saja ekspor CPO dari Indonesia ke Eropa, selama Januari-November
2010, mencapai 3,425 juta ton atau naik 12,7% dibandingkan realisasi ekspor
tahun 2009 lalu sebesar 3,039 juta ton.
Selain itu Appeles bilang kenaikan suku bunga China juga menyebabkan CPO
ikut terkerek. Sebab dengan kebijakan moneter tersebut yuan akan cenderung
lebih kuat dan memiliki daya beli yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dengan
kenaiakan yuan, dia memperkirakan permintaan dari China juga akan mengalami
kenaikan. Ker Chung Yang, analis Phillip Futures Pte, di Singapore, seperti
dikutip oleh Bloomberg bilang permintaan minyak untuk memasak di China akan
meningkat pada awal tahun mendatang. Sebab pada bulan Februari, China merayakan
tahun baru.
Analis Asia Kapitalindo Futures Nurman Achyar Firdaus menambahkan,
kenaikan harga CPO juga tidak lepas dari kenaikan harga minyak mentah dunia.
"Ketika fundamental minyak dunia kuat untuk mengalami kenaikan, CPO juiga akan
mengikuti," katanya. Kenaikan minyak dunia sendiri menurutnya terjadi karena
kebutuhan musim dingin.
Dia memperkirakan pada minggu ini CPO tidak akan bergerak lebar diantara,
dan berada dalam rentang US$ 1220-1250 per metrik ton. "Banyak pelaku pasar
mengambil posisi libur menjelang akhir tahun," katanya Sedang Appeles
memperkirakan harga akan berada di dalam rentang US$ 1.200-US$ 1.225. Namun
menurutnya pada awal semester 1-2011 CPO akan menyentuh US$ 1.300 per metrik
ton. "Dengan naiknya harga CPO, saham-saham berbasis komoditi akan naik,
termasuk berbasis CPO," katanya.
Gangguan produksi
Yougesh Khatri, ekonom senior di Nomura Holdings Inc, seperti dikutip oleh
Bloomberg mengatakan cuaca La Nina yang mengganggu panen di Indonesia dan
Malaysia sebagai produser terbesar minyak sawit, dan kekeringan di Amerika
selatan yang menyebabkan gangguan produksi kedelai mengakibatkan harga akan
mengalami kenaikan. Maklum minyak sawit dan kedelai bersaing sebagai bahan
bakar bio disel.
Buenos Aires Cereals Exchange mencatat tahun ini area tanam kedelai
memiliki kemungkinan penurunan sebesar 200.000 hektare menjadi 18,5 juta
hektare, karena kekeringan. Kekeringan tersebut menyebabkan kesuburan tanah
menurun dan membuat tanaman menjadi stress.
[ Raka Mahesa W ]

KONTAN Wed, 29 Dec 2010 ( 08:23:12 WIB )


=======================================================================================

Selasa, 28 Desember 2010

Holcim berhasil genggam asset Lafarge senilai 120 juta euro

Date : Dec 28 2010, 12:10
Title : News Story
Header : Holcim berhasil genggam asset Lafarge senilai 120 juta euro


Story
=======================================================================================

ZURICH. Holcim Ltd membeli membeli pertambangan dan pabrik di Swiss dan
Prancis. Perusahaan semen terbesar nomer dua di dunia ini mengakuisisi sejumlah
pabrik operasi milik pesaing utamanya yaitu Lafarge. Dalam akuisisi ini, Holcim
bersaing dengan Mexico's Cemex dan Germany's Heidelberg Cement yang juga ingin
membeli 8 agregat, tambang dan pabrik beton di Alsace Prancis.
Manajemen Lafarge mengatakan bahwa perusahaannya telah menjual sebagian
asset tersebut dengan nilai transaksi mencaoai 120 juta euro. Penjualan ini
masuk dalam rencana bisnis Lafarge yang memang harud dilakukan pada tahun 2010.
"Akuisisi berfungsi untuk mengamankan cadangan agregat berkualitas tinggi,
hal ini memungkinkan Holcim memasok kebutuhan pasar," ujar manajemen Holcim.
[ Dyah Megasari, Reuters ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 12:02:27 WIB )


=======================================================================================

Semen Baturaja dan Waskita Karya bakal IPO tahun depan

Date : Dec 28 2010, 12:09
Title : News Story
Header : Semen Baturaja dan Waskita Karya bakal IPO tahun depan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Semen Baturaja dan PT Waskita Karya merupakan dua dari empat
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berencana melaksanakan initial public
offering (IPO) pada tahun depan.
Hal itu diungkapkan oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan
Perencanaan Strategis Pandu Djajanto di Jakarta (28/12). Dia menambahkan, dua
perusahaan BUMN lain yang juga ditargetkan mencatatkan saham di bursa adalah PT
Garuda Indonesia dan PT Telekomunikasi Indonesia.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 12:00:29 WIB )


=======================================================================================

Investor hati-hati jelang akhir tahun, posisi rupiah tak banyak berubah

Date : Dec 28 2010, 10:52
Title : News Story
Header : Investor hati-hati jelang akhir tahun, posisi rupiah tak banyak berubah


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Rupiah sepertinya enggan beranjak dari posisinya saat ini yang
mendekati level terlemah dalam lima bulan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh
kekhawatiran akan krisis utang Eropa dan kenaikan suku bunga China yang bakal
memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Seperti yang diketahui, China sudah menaikkan suku bunga acuannya sebesar
25 basis poin pada hari Natal lalu.
"Menjelang akhir tahun, tidak ada investor yang berani bertaruh dan
memilih hati-hati terkait masalah Eropa, ketegangan Korea, dan pengetatan
kebijakan moneter China," jelas Joanna Tan, regional economist Forecast
Singapore Pte di Singapura.
Catatan saja, pada pukul 10.21, rupiah tak banyak berubah di posisi 9.034
dari posisi penutupan kemarin di level 9.038. Sepanjang tahun ini, mata uang
Garuda sudah menguat 3,9%.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 10:51:27 WIB )


=======================================================================================

Harga komoditas masih rancak

Date : Dec 28 2010, 10:50
Title : News Story
Header : Harga komoditas masih rancak


Story
=======================================================================================

Kalangan pebisnis di bidang komoditas pertanian dan tambang rupanya
mengalami sedikit kekhawatiran memasuki tahun 2011 ini. Pasalnya, menurut
ramalan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisik (BMG) curah hujan yang telah
berlangsung sepanjang 2010 masih akan terus berlangsung hingga tahun depan.
Bahkan tidak mustahil curah hujan yang tinggi akan terjadi hingga
Februari, Maret atau Mei 2011. Bila benar itu terjadi, bisnis komoditas
pertanian, perkebunan bahkan tambang, kemungkinan akan terkena dampak
negatifnya.
Betapa tidak. Lihat saja tahun ini. Produksi tambang timah menurun
gara-gara penambangan timah, terutama yang di laut terganggu. Aktifitas
penambangan batubara juga terganggu. Sementara di sektor pertanian, produksi
gabah, biji kakao, karet, bawang bahkan juga buah-buahan terganggu gara-gara
hujan yang berlebihan.
Maka, tidak aneh, kalau para eksportir kakao misalnya, sudah mulai
hitung-hitungan mengenai harga tahun depan. Mereka mengkalkulasi bagaimana
kira-kira produksi, pasokan dan harga-harga di tahun yang akan datang ini.
"Saya tidak melihat di semester I tahun depan akan ada panen raya kakao, kalau
hujan terus. Apalgi, menurut ramalan BMG puncak curah hujan di Februari, Maret
dan April," kata Zulhefi Sikumbang, Sekretaris Jenderal Asosiasi Kakao
Indonesia (Askindo).
Karena itu, tidak mustahil produksi kakao di 2011 hanya akan mencapai
500.000 ton. Angka itu lebih rendah dari tahun ini yang berkisar 550.000 ton.
Namun, di sektor karet, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Karet
Indonesia (Gapkindo) Suharto Honggokusumo melihat, meski perubahan cuaca
memberikan pengaruh pada produktivitas tanaman karet, produksi karet alam
Indonesia tampaknya masih kinclong.
Bahkan, sejelek-jeleknya, produksi karet tahun depan bisa tumbuh 8% dari
produksi tahun ini yang diperkirakan mencapai 2,8 juta ton. Alhasil, "Kinerja
ekspornya juga cukup baik," kata Suharto.
Karet termasuk komoditas ekspor yang penting. Selain karet, komoditas lain
yang menjadi andalan meraup devisa ekspor adalah batubara dan minyak sawit
mentah atau crude palm oil (CPO).
Laporan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan, komoditas karet,
batubara, serta CPO ini memberi kontribusi terbesar terhadap kenaikan nilai
ekspor Indonesia sepanjang tahun ini. Seperti kita ketahui, ekspor Indonesia
selama tiga kuartal 2010 mengalami kenaikan 32,21% dibanding periode sama 2009.
Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekspor
tertinggi disematkan kepada karet yang tumbuh 94%, setelah itu CPO dengan
pertumbuhan 33%. Sedangkan batubara pada kelompok ekspor bahan bahan bakar
mineral tumbuh 32,81%.
Dari segi volume, pertumbuhan kinerja ketiga komoditas ini juga cukup
baik. Masing-masing mencatat pertumbuhan karet (15,3%), CPO (1,35%) dan
batubara (30%). "Ekspor karet mengalami pertumbuhan sangat tinggi karena
dipengaruhi oleh naiknya harga internasional," kata Mari Elka Pangestu dalam
laporan kinerja perdagangan awal Desember 2010 lalu.
Tak hanya karet, harga CPO juga diprediksi makin bersinar di 2011 nanti.
Bahkan, harga CPO yang cenderung naik tahun ini berpeluang terus berlanjut
sampai tahun depan. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh tingginya permintaan
terhadap komoditas tersebut.
Sebelumnya, Mari Elka Pangestu mengatakan, kebutuhan CPO dunia dalam lima
hingga 10 tahun terakhir meningkat. "Permintaan CPO masih akan kuat hingga lima
tahun ke depan," kata Mari.
Merujuk data yang dilansir lembaga analis dunia, Oil World, ekspor CPO
Indonesia hingga September 2010 mencapai 16,72 juta ton. Jumlah ini setara 77%
dari total produksi sebesar 21,7 juta ton. Dari ekspor sebanyak itu, ekspor CPO
ke India tahun ini tumbuh 35,5% dengan nilai US$ 2 miliar.
Dalam kurun 2005-2009, ekspor naik 53,9%. Laju ekspor CPO ke Eropa juga
melonjak. Negara tujuan ekspor dengan pertumbuhan tertinggi di Eropa adalah
Italia yang tumbuh 102% dalam lima tahun terakhir. Disusul Jerman yang tumbuh
45,6% dan Belanda 33%.
Komoditas batubara juga tak kalah kinclong. Harga emas hitam ini
dipastikan tembus pada level US$ 100 per ton di 2011. Sementara produksinya
diprediksi bakal mencapai 340 juta ton pada 2011.
Tak heran, Kemendag mematok target ekspor 2011 tembus hingga US$ 165
miliar.
[ Asnil Bambani Amri, Herlina KD, Sofyan Nur Hidayat, Veri Nurhansyah
Tragistina, Fitri Nur Arifenie ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 10:47:31 WIB )


=======================================================================================

UNVR

Tren UNVR menurun. Target price support Rp.14.000,-.
Resistant Rp. 16.000,-
Bila daerah resistant tidak ditembusin cenderung menurun ke daerah support Rp. 14.000,-
Bila daerah resistent Rp.16.000,- tembus dia akan menguji resistent ke dua Rp. 17.000,-

Dollar melemah, harga emas kembali merangkak naik

Date : Dec 28 2010, 10:44
Title : News Story
Header : Dollar melemah, harga emas kembali merangkak naik


Story
=======================================================================================

SINGAPURA. Harga emas kembali naik pagi ini. penyebabnya, beredar
spekulasi kalau melemahnya dollar bakal meningkatkan permintaan akan si kuning
sebagai investasi alternatif.
Asal tahu saja, pagi tadi, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik
0,2% menjadi US$ 1.387,10 per troy ounce. Pada pukul 10.19 waktu Tokyo, kontrak
yang sama bertengger di posisi US$ 1.385,75. Sementara itu, kontrak harga emas
untuk pengantaran Febuari di Comex New York naik 0,3% menjadi US$ 1.386,30 per
troy ounce.
"Harga emas disokong oleh pelemahan dollar di tengah tipisnya transaksi,
apalagi pasar di Inggris hari ini ditutup," kata Kazuhiko Saito, analis
Fujitomi Co yang berbasis di Tokyo.
Catatan saja, harga emas sempat menyentuh rekor di posisi US$ 1.431,25 per
troy ounce pada 7 Desember. Dan sepanjang tahun ini sudah mengalami kenaikan
sebesar 26% akibat krisis Eropa dan rendahnya suku bunga AS.
Sementara itu, posisi dollar berada di level terendah dalam seminggu
terakhir terhadap euro. Di pasar beredar spekulasi kalau data AS yang
rencananya bakal dirilis hari ini akan menunjukkan penurunan hara rumah.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 10:28:02 WIB )


=======================================================================================

BI akan umumkan 17 paket kebijakan baru

Date : Dec 28 2010, 10:27
Title : News Story
Header : BI akan umumkan 17 paket kebijakan baru


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan mengeluarkan paket kebijakan baru. Paket
berisi 17 aturan dan ketentuan ini akan berlaku pada Januari 2011. "Hari ini
Dewan Gubernur bertemu dan melapor ke Presiden. Kalau enggak salah besok (hari
ini) akan diumumkan," kata Mulya Effendi Siregar, Direktur Direktorat Perbankan
Syariah BI, kepada KONTAN, Senin (27/12).
Mulya mengatakan, salah satu isi paket kebijakan itu adalah soal perbankan
syariah. Paket kebijakan untuk ini memuat empat ketentuan, yakni
restrukturisasi pembiayaan, kualitas aktiva bank umum syariah, kualitas aktiva
bank perkreditan rakyat (BPR) Syariah, serta ketentuan batas maksimum
penyaluran dana (BMPD). "Sebetulnya ini hanya menyempurnakan ketentuan yang
lama, jadi kami memberikan penyesuaian," ujarnya.
Mengenai restrukturisasi pembiayaan, bank sentral bakal membolehkan bank
syariah melakukan hal itu pada kolektibilitas 1 atau lancar. Asalkan, prospek
pembiayaan tidak membahayakan bank. "Kami membuat aturan ini untuk memacu
pembiayaan," kata Mulya.
Dalam aturan sebelumnya, bank syariah baru bisa melakukan restrukturisasi
jika pembiayaan tersebut sudah masuk dalam kolektibilitas
3 atau kurang lancar. Aturan ini akan membuat bank syariah lebih ringan
menyediakan Pencadangan Penghapusan Aktiva (PPA).
Kebijakan penentuan kualitas aktiva demi mendorong penyaluran pembiayaan
mudarabah. Nantinya, transaksi mudarabah bisa lebih fleksibel. Di aturan
sebelumnya, saban bulan nasabah harus membayar angsuran pokok. "Umpamanya
pembiayaan 2 tahun, setiap bulan dia harus mengangsur. Selain angsuran pokok
dia juga harus membagi hasil," jelas Mulya.
Dalam peraturan yang baru, BI memberikan kewenangan ke bank agar pelunasan
pinjaman bisa dilakukan di akhir perjanjian. Adapun bagi hasil, tetap dilakukan
setiap bulan.
Mulya mengakui, aturan ini berisiko. Makanya, BI berharap, perbankan
syariah meningkatkan evaluasi secara berkala terhadap nasabah mudarabah itu.
"Kalau BMPD tidak ada yang baru, karena belum diatur pada waktu yang lalu,"
tuturnya.
[ Wahyu Satriani, Nina Dwiantika ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 10:19:15 WIB )


=======================================================================================

ADRO siapkan dana akuisisi tambang batubara Rp 12 triliun

Date : Dec 28 2010, 09:28
Title : News Story
Header : ADRO siapkan dana akuisisi tambang batubara Rp 12 triliun


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Setelah gagal menuntaskan akuisisi PT Bhakti Energi Persada (BEP)
di tahun ini, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) kembali memasukkan agenda
pengambilalihan tambang batubara lain di 2011. Selain untuk memperkuat
cadangan, aksi korporasi itu dilakukan lantaran likuiditas ADRO masih cukup
tebal.
Deputi Sekretaris Perusahaan ADRO Devindra Ratzarwin mengatakan, emiten
batubara itu mengalokasikan dana sebesar Rp 12 triliun untuk melakukan akuisisi
tambang batubara. Sumber pendanaannya sangat beragam.
Selain memiliki dana kas sebesar Rp 6 triliun, ADRO juga masih mengantongi
sisa dana obligasi global sekitar US$ 340 juta. "Kami juga memiliki standby
facility sekitar US$ 500 juta," ujar Devindra, akhir pekan lalu.
Untuk memuluskan rencana akuisisi tersebut, ADRO sedang mencari aset
tambang yang dinilai menguntungkan. Devindra bilang, lokasi tambang yang
menjadi incaran tidak terbatas di Pulau Kalimantan saja, tapi juga di Sumatra.
Hanya saja, hingga kini belum ada satupun tambang batubara yang menurut ADRO
layak untuk diakuisisi.
Devindra menuturkan, sebenarnya profil perusahaan seperti BEP yang kini
dicari ADRO. Di samping infrastruktur tambang nitu tidak terlalu buruk,
kandungan batubaranya juga tidak berbeda jauh dibandingkan batubara dari
tambang ADRO.
Sebagai gambaran, BEP memiliki dua konsesi tambang batubara di Kalimantan
yaitu Blok I Bulungan yang memiliki cadangan batubara sekitar 110 juta ton dan
Kutai Timur dengan cadangan sekitar 5,6 miliar ton.
Blok Bulungan sudah beroperasi mulai tahun lalu. Hingga akhir tahun 2010
produksi Bulungan ditaksir sekitar 700.000 ton. Sementara tahun depan produksi
di blok Bulungan akan mencapai dua juta ton.
Meningkatnya permintaan batubara global menjadi alasan ADRO untuk
meningkatkan cadangannya. Saat ini mayoritas batubara ADRO di lepas ke pasar
ekspor. Sementara untuk pasar lokal hanya disisakan 25% yang sebagain besar
dijual ke PLN.
Devindra bilang tahun depan pasokan batubara ke PLN bertambah sekitar 2
juta ton. "Kami akan menjadi pemasok batubara terbesar ke PLN," imbuh Devindra.
[ Anna Suci Perwitasari, KONTAN ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 09:23:12 WIB )


=======================================================================================

Pemerintah optimistis ekonomi bisa tumbuh 7% tahun depan

Date : Dec 28 2010, 09:23
Title : News Story
Header : Pemerintah optimistis ekonomi bisa tumbuh 7% tahun depan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Meski banyak ekonom yakin pertumbuhan ekonomi 2011 masih di
kisaran 6% - 6,5%, pemerintah optimistis bisa menembus angka 7%. Alasannya,
pendorong utama pertumbuhan ekonomi, yakni Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB)
tahun 2011 mendatang dapat mencapai Rp 2.000 triliun.
PMTB adalah pengeluaran barang modal yang mempunyai umur pemakaian lebih
dari satu tahun dan tidak merupakan barang konsumsi. PMTB mencakup bangunan
tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, bangunan lain seperti jalan dan
bandara, serta mesin dan peralatan. Pengeluaran barang modal untuk keperluan
militer tidak tercakup dalam rincian ini, tetapi digolongkan sebagai konsumsi
pemerintah.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menerangkan, pemerintah
menargetkan mampu mencapai PMTB Rp 2.000 triliun pada 2011 nanti. Sekadar
gambaran tahun ini pemerintah telah memproyeksikan PMTB sebesar Rp 1.894,1
triliun.
Oleh karena itu Hatta sangat yakin bahwa dengan PTMB Rp 2.000 triliun,
pertumbuhan ekonomi bisa menembus 7%. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan
Belanja negara (RAPBN) 2011, pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi 6,3%.
Menurut Hatta, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, selain dari
investasi berupa PMTB, juga didongkrak oleh konsumsi. "Konsumsi kita semakin
meningkat. Secara keseluruhan iklim investasi kita di atas target,
pertumbuhannya cukup bagus, balance of trade kita juga masih bagus, positif,"
tutur Hatta, Senin (27/12).
Hatta mengakui, tantangan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7% tahun
depan memang berat, terutama dari tingginya inflasi yang kemungkinan
terdongkrak oleh kenaikan harga-harga barang akibat iklim yang ekstrem. "Ini
memang bisa membuat terganggunya sistem distribusi dan juga produksi. Sektor
pertanian atau pertambangan yang paling terkena pukulan," papar Hatta. Namun,
pemerintah sudah mengantisipasi , antara lain dengan mengelola permintaan dan
penawaran.
Ekonom Standard Chartered Bank Eric Sugandi mengatakan, tahun depan
ekonomi memang bisa bertumbuh 7%. Syaratnya, semua didukung konsumsi dan
investasi, terutama PTMB. "PMTB adalah salah satu bentuk investasi. Itu bisa
saja tercapai karena Indonesia masih menjadi sasaran negara asing untuk
berinvestasi. Jadi, saya rasa bisa untuk mencapai target pertumbuhan 7%,
seperti harapan pemerintah itu," jelas Eric.
Namun, imbuh Eric, untuk mencapai target itu pemerintah harus bekerja
keras. Pemerintah harus membenahi banyak hal, terutama adalah masalah
infrastruktur.
[ Bambang Rakhmanto ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 09:18:48 WIB )


=======================================================================================

Harga minyak naik, belum ada revisi APBN

Date : Dec 28 2010, 09:22
Title : News Story
Header : Harga minyak naik, belum ada revisi APBN


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Harga minyak mentah dunia terus bertengger di atas US$ 90 per
barel. Pada perdagangan Senin (27/12) di Singapura, minyak jenis Brent untuk
pengiriman Februari 2011 sebesar
US$ 93,89 per barel. Bahkan, pada Jumat (24/12) harga minyak sempat
menyentuh US$ 94,74 per barel, rekor harga dua tahun terakhir.
Negara-negara Arab produsen minyak alias Organization Of Arab Petroleum
Exporting Countries (OAPEC), pada pertemuan mereka akhir pekan lalu di Kairo,
Mesir, yakin, harga minyak tahun depan bisa kembali menyentuh US$ 100 per
barel.
Dalam rilis mingguannya, Samuel Sekuritas juga memprediksi tak tertutup
kemungkinan harga minyak mencapai US$ 100 per barel, jauh melewati asumsi
minyak Indonesia atau ICP (Indonesia Crude Price) di APBN 2011 yang dipatok
sebesar US$ 80 per barrel. Dengan harga setinggi itu, jelas, bisa mempengaruhi
APBN 2011 karena bisa membuat bengkak subsidi bahan bakar minyak (BBM). "Dampak
risiko di APBN 2011 dari tiap kenaikan harga jual minyak ICP US$ 1 akan
menambah beban subsidi Rp 2,6 triliun, dan kenaikan kurs rupiah Rp 100 per
US$ akan menaikkan subsidi Rp 2,4 triliun. Keduanya memberi tekanan
tambahan subsidi sebesar Rp 5 triliun," tulis Samuel Sekuritas.
Pemerintah tenang
Meski demikian, pemerintah tampak tenang. Menteri Koordinator
Perekonomian, Hatta Rajasa bilang, pemerintah belum akan merevisi APBN 2011.
Alasannya, jarak ICP terhadap harga minyak dunia masih relatif aman. "Biasanya
ICP kita US$ 5 per barel di bawah minyak dunia," kata Hatta.
Selain itu, kata Hatta, pemerintah menghitung asumsi rata-rata ICP dalam
APBN 2011 sebesar US$ 80 per barel tetap akan tercapai sepanjang 2011. Meski
demikian, menurut Hatta pemerintah memiliki policy response apabila harga
minyak mentah di atas target ICP dalam APBN.
Hatta bilang, pemerintah akan mengatasi dampak harga minyak dunia yang
tinggi dari dua sisi, yaitu penawaran dan permintaan. Sisi penawaran,
pemerintah bakal menggenjot produksi minyak.
Adapun sisi permintaan, konsumsi masyarakat ditekan dengan program
pembatasan BBM bersubsidi. Program pembatasan ini bakal terus berjalan dan tak
terpengaruh kenaikan harga minyak dunia.Dalam APBN 2011, subsidi BBM sebesar Rp
95,9 triliun, naik dari 2010 yang cuma sebesar Rp 88,9 triliun.
Pejabat sementara (Pjs) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian
Keuangan, Agus Suprijanto, menambahkan, pemerintah baru akan merevisi APBN 2011
setelah melihat laju harga minyak sekitar tiga bulan di awal 2011 nanti atau
ketika harga minyak sudah 10% di atas harga asumsi pemerintah. "Kita lihat
perkembangannya seperti apa. Kalau memang kenaikannya ekstrem seperti pada 2008
yang mencapai US$ 150 per barel, kita enggak usah nunggu sampai akhir semester
2011," kata dia
[ Hans Henricus, Irma Yani, Bambang Rakhmanto, Danto ]

KONTAN Tue, 28 Dec 2010 ( 09:15:35 WIB )


=======================================================================================

CPO

Harga komoditas CPO ari lagi mencoba resistant 3800 an.
Hari ini indek akan ditahan oleh sektor CPO dan Batubara.