Kamis, 18 Agustus 2011

Regional Memburuk, Investor Sebaiknya Hati-hati

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Penguatan IHSG siang ini diperkirakan akan berlangsung hingga penutupan. Namun, di tengah negatifnya kondisi regional, investor sebaiknya berhati-hati.

Pada perdagangan Kamis (18/8) sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 55,896 poin (1,41%) ke level 4.009,173, dengan intraday tertinggi di 4.009,60 dan terendah di 3.953,82.Demikian pula indeks saham unggulan LQ 45 yang naik 12,212 poin (1,74%) ke level 712,615.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 3,904 miliar lembar saham senilai Rp 2,877 triliun dan frekuensi 92.543 kali. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 48 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Aksi beli asing mendukung penguatan IHSG, dimana nilai transaksi beli bersih (net foreign buy ) mencapai Rp55 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli sebesar Rp969 miliar dan transaksi jual sebesar Rp913 miliar.

Semua sektor terpantau menguat, dipimpin sektor aneka industri yang naik 2,5%. Disusul konsumer 2,2%, manufaktur 2%, infrastruktur 1,5%, industri dasar dan perdagangan 1,2%, serta sektor finansial dan tambang yang naik 1,1%.

Satrio Utomo dari Universal Broker Indonesia mengatakan, pascalibur sehari, IHSG hari ini berpeluang besar ditutup di area positif. Salah satunya karena IHSG siang ini sudah tembus resisten 3.996,”Ini berarti, indeks saat ini akan menguji resisten di 4.000-4.050,” ujarnya.

Indeks Dow Jones Industrial (DJI) dalam dua hari perdagangan cenderung tidak bergerak kemana-mana. Hal ini merupakan kabar baik bagi investor yang berharap bullish dan masih menyimpan barang. Demikian juga pelaku pasar yang berharap bearish (harga turun) dan exit posisi mencari aman.

Namun, ancaman masih datang dari bursa regional yang terpantau memerah. Hal ini terjadi, seiring penguatan nilai tukar Yen dan diturunkannya estimasi pertumbuhan ekonomi China pada 2012 oleh Morgan Stanley dan Deutsche Bank, menyusul perlambatan ekonomi AS dan Eropa.

Di tengah situasi ini, Tommy menyarankan investor untuk wait and see, terutama karena market kemungkinan besar bakal penuh oleh saham gorengan. “Strategi trading tetap buy on weakness ketika harga sedang berada di suport area.”

Cek, tiga bluechips paling banyak dikoleksi asing di sesi pagi!

Cek, tiga bluechips paling banyak dikoleksi asing di sesi pagi!
JAKARTA. Investor asing terlihat mulai aktif mengoleksi saham-saham bluechips pada perdagangan hari ini. Di sesi pertama, tiga bluechips yang paling diminati, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Unilever Tbk (UNVR), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Minat beli investor tergambar dari kenaikan yang terjadi pada ASII sebesar 2,79%, UNVR yang naik 3,27%, dan TLKM reli 2,78%. Reli ketiga saham ini menopang laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga kembali ke level 4.009 di penutupan sesi I.

Data Bloomberg menunjukkan mayoritas broker asing masih mendominasi perburuan ketiga saham ini. Hingga sesi pagi berakhir, sudah 2,85 juta saham ASII yang ditransaksikan. Adapun, tiga broker yang paling banyak memboyong saham ini, yaitu CIMB Securities Indonesia mencapai Rp 47,81 miliar, Merrill Lynch Indonesia sejumlah Rp 29,69 miliar, dan Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 28,82 miliar.

Sementara, total saham UNVR yang ditransaksikan sekitar 2,33 juta saham. Pengoleksi terbanyak saham barang konsumsi ini yaitu, Kim Eng Securities dengan nilai pembelian Rp 8,96 miliar. Diikuti, Macquaire Capital Securities Indonesia Rp 7,22 miliar, dan UBS Securities Indonesia senilai Rp 5,73 miliar.

Adapun, saham volume saham TLKM yang diperdagangkan di sesi pertama mencapai 9,59 juta saham. Kim Eng Securities menjadi broker yang paling getol membeli saham ini, yaitu senilai Rp 21,52 miliar. Lalu, CIMB Securities Indonesia Rp 16,31 miliar, dan Credit Suisse Securities Indonesia sejumlah Rp 15,99 miliar.

IHSG Sesi I Ditutup Positif Tembus 4.009,17

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan sesi 1 Kamis (18/8) naik 1,41% ke level 4.009,17.

Penguatan indeks siang ini terjadi di tengah pelemahan bursa AS dan Asia. Sektor yang menjadi pendorong kuat indeks siang ini masih industri dasar yang naik 2,52%, konsumer naik 2,16%, manufaktur naik 2,04%, dan infrastruktur naik 1,49%. Sepertinya niat pemerintah untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan jelang lebaran mendorong penguatan sektor tersebut.

Bursa AS dan Eropa dalam dua hari perdagangan terakhir bergerak melemah tipis memfaktorkan langkah pemerintah Jerman dan Perancis yang berencana akan menerapkan pajak transaksi keuangan dan menolak menerbitkan Eurobond. Sementara dari AS, sentimen negatif datang dari pernyataan dua pejabat bank sentral AS yang menolak adanya QE3. Harga komoditas dunia juga bergerak sideways semalam dengan minyak di level US$87,6/barel yang juga diikuti oleh harga metal dunia. Emas yang dipandang sebagai safe haven asset kembali menguat ke level US$1.791/oz kemarin.

Bursa Asia siang ini mayoritas seiring nilai tukar Yen yang kembali menguat dan diturunkannya estimasi pertumbuhan ekonomi China di 2012 oleh Morgan Stanley dan Deutsche Bank seiring perlambatan ekonomi AS dan Eropa. Shanghai turun 0,34%, Hang Seng stagnan, KLSE turun 0,19%, Bikkei turun 1,13%, Seoul turun 2,9%, sedang STI naik 0,33%. Harga minyak relatif terkoreksi tipis pagi tadi ke level US$87,1/barel.

Sebanyak 151 saham tercatat naik siang ini, sedang 49 saham turun, dan 98 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi 1 naik 1,74% ke level 712,62, sedang JII naik 1,98% ke level 557,15.

Asing pun tercatat lebih banyak melakukan pembelian hingga perdagangan siang ini dengan net foreign buy sebesar Rp55,39 miliar. Volume perdagangan siang ini mencapai 3,22 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,55 triliun.

Saham-saham yang naik tajam siang ini adalah ASII naik 2,78%, GGRM naik 2,58%, UNTR naik 2,85%, UNVR naik 3,27%, ISAT turun 7,33%, dan AALI naik 1,61%.

Penjualan otomotif nasional naik, saham ASII menanjak 2,5%

Penjualan otomotif nasional naik, saham ASII menanjak 2,5%
JAKARTA. Saham PT Astra International (ASII) reli ke level tertinggi lebih dari dua pekan. Hingga pukul 11.37 di Jakarta, saham peritel otomotif terbesar di Indonesia ini naik 2,57% ke Rp 71.800 per saham. Ini level penutupan tertingginya sejak 1 Agustus.

Saham ASII kian menawan setelah laporan penjualan otomotif nasional pada bulan lalu menunjukkan pertumbuhan. Direktur Marketing PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy menyebut, selama Juli, penjualan kendaraan nasional meningkat 27% menjadi 89.056 unit. Ini merupakan penjualan bulanan terbesar di tahun ini. Sementara, penjualan dalam tujuh bulan pertama di tahun ini juga tumbuh 14,5% menjdi 506.743 unit.

Sesi I IHSG Tembus 4.000 di Tengah Koreksi Pasar Asia

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang di tengah koreksi bursa-bursa Asia. Indeks berhasil menembus kembali level 4.000.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat tipis 11,351 poin (0,28%) ke level 3.964,628 di tengah kekhawatiran ekonomi global yang melambat. Sedikit sentimen positif datang dari Dow Jones dan S&P yang menguat tipis.

Indeks kembali bertolak belakang dengan situasi pasar regional. Pada saat bursa saham Asia rata-rata terkoreksi, IHSG justru naik tinggi dan sempat menembus level 4.008,199.

Perburuan di saham-saham unggulan mengantarkan IHSG melaju cepat di jalur hijau. Sepuluh indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) seluruhnya menguat.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (18/8/2011), IHSG melaju 55,896 poin (1,41%) ke level 4.009,173. Sementara Indeks LQ 45 menguat ke level 12,212 poin (1,74%) ke level 712,615.

Penguatan tertinggi dicetak indeks sektor aneka industri dan konsumer yang naik hingga lebih dari dua persen, sementara rata-rata indeks sektoral lainnya sekitar satu persen.

Sentimen negatif melambatnya pertumbuhan ekonomi global akibat pertemuan Perancis dan Jerman yang gagal menyepakati penanggulangan krisis utang Eropa masih membayangi investor. Namun, investor asing tetap percaya diri menempatkan dananya di pasar modal dalam negeri.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 92.543 kali pada volume 3,904 miliar lembar saham senilai Rp 2,877 triliun. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 48 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Mayoritas bursa di Asia tak mampu cetak poin dan terpuruk di zona merah. Hanya bursa Singapura yang mampu naik tipis mengekor naiknya IHSG.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang ini:
  • Indeks Komposit Shanghai turun 8,90 poin (0,34%) ke level 2.592,36.
  • Indeks Hang Seng turun tipis 0,21 poin (0,00%) ke level 20.288,82.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 95,67 poin (1,06%) ke level 8.961,59.
  • Indeks Straits Times naik 8,75 poin (0,31%) ke level 2.837,28.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.950 ke Rp 71.950, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.400 ke Rp 55.600, United Tractor (UNTR) naik Rp 700 ke Rp 25.250, dan Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 17.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Inovisi (INVS) turun Rp 150 ke Rp 6.000, Surya Citra (SCMA) turun Rp 150 ke Rp 6.000, Asuransi Ramayana (ASRM) turun Rp 140 ke Rp 1.420, dan Axiata (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 5.200.

(ang/qom)

Bumi Plc Catat Rugi Bersih US$308 Juta

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bumi Plc mengalami rugi bersih sebesar US$308 juta, tapi mencetak laba usaha sebesar US$62 juta pada semester 1-2011.

Dalam keterbukaan informasinya ke BUrsa London kemarin, perusahaan yang didirikan ahli keuangan Inggris, Nathaniel Rothschild ini menjelaskan perolehan laba usaha ini didorong kenaikan harga batubara thermal. Namun, Bumi Plc, perusahaan yang menempuh penawaran umum perdana pada Juli tahun lalu ini mengalami kerugian bersih sebesar US$308 juta yang disebabkan adanya kerugian dari nilai wajar atas akuisisi saham PT Berau Coal Energy Tbk dan PT Bumi Resources Tbk bebarapa waktu lalu.

Bumi Plc mengeluarkan biaya sebesar US$3 miliar untuk membeli saham Berau Coal dan Bumi Resources. Pada Juni tahun ini, Bumi Plc juga mengumumkan rencana akuisisi 75% saham PT Bumi Resources Minerals Tbk.

Hingga saat ini, Bumi Plc memiliki 85% saham di Berau Coal, setelah membeli tambahan 10% saham dalam penawaran tender, dan 29% saham BUMI setelah mengantongi tambahan 4% saham dari sejumlah kreditur dengan cara ditukar dengan saham baru Bumi Plc. "Kami telah memberikan kinerja yang kuat pada semester 1-2011. Volume yang lebih tinggi pada semester 2-2011 dan harga batubara yang mencapai rekor akan mendorong kuatnya kinerja perseroan secara keseluruhan tahun ini," ujar Ari Saptari Hudaya, CEO Bumi Plc kemarin.

Pendapatan Bumi Plc semester 1-2011 mencapai US$478 juta. Dari kinerja operasional, Bumi Plc menambang batubara sebesar 38,9 juta ton, naik 5,14% dibanding tahun sebelumnya sebanyak 37 juta ton. Bumi Resources menyumbang produksi batubara 29,9 juta ton dan Berau Coal 9 juta ton. Produksi batubara BUMI turun 2,29% dari 30,6 juta ton pada semester 1-2011, sedang Berau Coal naik 40,63% dari 6,4 juta ton pada semester 1-2010.

Pada tahun ini, Bumi Plc menargetkan volume produksi sebesar 86 juta ton, naik 11,69% dari 77 juta ton. Bumi Resources mengincar kenaikan produksi batubara menjadi 66 juta ton dari 60 juta ton tahun lalu. Sementara Berau Coal menargetkan produksi 20 juta ton batubara dari 17 juta ton tahun lalu. Belanja modal untuk ekspansi Berau tahun ini mencapai US$106 juta, sedang untuk BUMI US$310 juta.

Izin Usaha Manajer Investasi Trimegah Dicabut

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bapepam-LK resmi mencabut izin usaha perusahaan efk sebagai manajer investasi dari PT Trimegah Securities Tbk.

Hal ini disampaikan Ketua Bapepam-LK Nurhaida dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (18/8). Pencabutan izin usaha manajer investasi di Trimegah Securities ini terkait pemberian izin manajer investasi ke PT Trimegah Asset Management. "Sebagai bagian dari pemisahan kegiatan usaha yang dilakukan Trimegah Securities Tbk dan telah diselesaikannya proses pengalihan atas hak dan kewajiban perseroan kepada Trimegah Asset Management, maka dipandang perlu untuk mencabut izin usaha perusahaan efek sebagai manajer investasi perseroan," ujarnya.

Dengan dicabutnya izin usaha manajer investasi, Trimegah Securities dilarang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer investasi serta diwajibkan untuk menyelesaikan segala kewajibannya dengan pihak lain yang berkepentingan.

Dikabarkan cetak kenaikan laba, saham GIAA meroket 7,78%

Dikabarkan cetak kenaikan laba, saham GIAA meroket 7,78%
JAKARTA. Pagi ini, saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengalami reli terbesarnya terhitung sejak pertama kali tercatat di bursa 11 Februari lalu.
Hingga pukul 10.37 di Jakarta, GIAA melesat 7,78% ke level Rp 485 per saham.

Pamor saham maskapai penerbangan terbesar di tanah air ini naik setelah perseroan dikabarkan mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 81%di semester pertama tahun ini, yaitu mencapai Rp 320 miliar.

Raup Laba US$246 Juta, 'Buy' Saham BUMI

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Berdasarkan laporan dari Bumi PLC, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan produksi batu bara pada semester 1-2011 mencapai 29,3 juta ton atau turun 5,5% YoY.

Namun harga jual rata-rata batu bara meningkat menjadi US$91,3 per ton dari sebelumnya US$67,1 per ton. Dalam 4 bulan yang berakhir pada Juni 2011, laba bersih BUMI mencapai US$41 juta dan diperkirakan pada semester 1-2011 dapat mencapai US$246 juta, di mana mewakili 80% dari pencapaian laba bersih tahun lalu.

BUMI sendiri rencananya akan mengumumkan kinerja semester 1-2011 pada pagi hari ini. "Kami pun merekomendasikan buy saham BUMI," ujar Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini.

Investor hindari aset negara berkembang, rupiah tertekan pagi ini

Investor hindari aset negara berkembang, rupiah tertekan pagi ini
JAKARTA. Rupiah bergerak mundur dari dekat level terkuat dua pekan. Hingga pukul 10.10 di Jakarta, nilai tukar rupiah melemah ke Rp 8.533 per dollar AS, dari posisi 16 Agustus di Rp 8.529 per dollar AS.

Mata uang Garuda tertekan seiring terjadinya aksi jual saham terbesar di pasar regional lebih dari seminggu. Indeks pasar saham regional MSCI Asia Pasifik turun 0,9%. Itu penurunan terbesarnya sejak 9 Agustus. Situasi tersebut menyebabkan lemahnya sentimen investor terhadap aset negara berkembang.

Dalam bulan ini, rupiah juga tercatat sudah melemah 0,3%, lantaran dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia hingga 16 Agustus mencapai US$ 551 juta. Di sisi lain, pada pekan ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di hadapan DPR menyebut, perlambatan global dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Analis mata uang dari PT Commonwealth Bank Mika Martumpal menyebut, pasar saham Asia melemah sehingga menyebabkan tekanan pada rupiah. "Mata uang akan tetap bergerak dalam kisaran terbatas hari ini," ujarnya, di Jakarta.

Sucorinvest : Rekomendasi BELI saham SMGR dengan target harga menuju Rp 11.200

Sucorinvest : Rekomendasi BELI saham SMGR dengan target harga menuju Rp 11.200
JAKARTA. PT Sucorinvest Central Gani memberikan rekomendasi BELI saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) dengan target harga akan menuju Rp 11.200 per saham.

Analis Sucorinvest, Gifar Indra Sakti menjelaskan, asumsi ini berangkat dari potensi kenaikan harga saham sebesar 25,8% dari penutupan tanggal 16 Agustus 2011. Pada penutupan kemarin, SMGR diperdagangkan dengan P/E 2011 dan 2012 sebesar 13,3x dan 12,5x versus P/E 2011 dan P/E 2012 konsensus 14,9x dan 13x.

Adapun Gifar menjelaskan ada beberapa pertimbangan secara fundamental perusahaan. Di antaranya dengan selesainya program de-bottlenecking pabrik di Tuban dan Padang, manajemen optimis volume produksi dapat mencapai minimum 19,5 juta ton tahun ini. Target ini 7,3% lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun 2010.

Sementara itu, berbekal tambahan kapasitas dari pengoperasian dua pabrik baru di Tuban dan Tonasa, manajemen menargetkan volume produksi sebesar 23 juta ton pada tahun 2012.

"Kami optimis target tersebut dapat dicapai, terutama 23 juta ton di 2012 mengingat pabrik baru sudah selesai dibangun dan siap beroperasi. Dengan tambahan kapasitas sebesar 5 juta ton/tahun tersebut, kami melihat peluang manajemen bisa meningkatkan pangsa pasarnya yang saat ini masih tergerus akibat rendahnya kemampuan memenuhi permintaan akibat maksimalnya tingkat utilisasi," papar Gifar.

Dengan pertimbangan ini, Gifar memprediksi penjualan emiten berkode saham SMGR ini bisa mencapai Rp 15,62 triliun dengan laba bersih Rp 3,98 triliun.

Kinerja kinclong, saham BRAU melejit ke level tertinggi dua pekan

Kinerja kinclong, saham BRAU melejit ke level tertinggi dua pekan
JAKARTA. Kinerja laba yang kinclong mendongkrak pamor saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Saham produsen batubara ini melejit ke level tertinggi dua pekan setelah reli 5,8% ke posisi Rp 550 per saham, pada pukul 9.38 WIB. Ini merupakan level penutupan tertingginya sejak 3 Agustus lalu.

BRAU melaporkan laba bersihnya melonjak 346% menjadi US$ 76,4 juta pada semester pertama tahun ini, dari periode yang sama tahun lalu senilai US$ 17,1 juta.

IHSG Kamis (18/8) Dibuka Naik 0,91% Dekati 4.000

Headline
INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (18/8) pagi naik 0,91% ke level 3.989,37.

Penguatan indeks pagi ini terjadi di tengah pelemahan bursa AS dan Asia. Sektor yang menjadi penguat indeks pagi ini adalah industri dasar yang naik 1,09%, konsumer naik 1,38%, infrastruktur naik 1,61%, dan manufaktur naik 1,16%. Sepertinya niat pemerintah untuk mendukung pembangunan infrastuktur dan jelang lebaran mendorong penguatan sektor tersebut.

Sementara, Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini melihat secara teknikal indeks akan kembali memasuki fase konsolidasi setelah kemarin gagal menembus level psikologis di 4.000 dan membentuk doji candle. Support indeks berada di level 3.903.

Bursa AS dan Eropa dalam dua hari perdagangan terakhir bergerak melemah tipis memfaktorkan langkah pemerintah Jerman dan Perancis yang berencana akan menerapkan pajak transaksi keuangan dan menolak menerbitkan Eurobond. Sementara dari AS, sentimen negatif datang dari pernyataan dua pejabat bank sentral AS yang menolak adanya QE3. Harga komoditas dunia juga bergerak sideways semalam dengan minyak di level US$87,6/barel yang juga diikuti oleh harga metal dunia. Emas yang dipandang sebagai safe haven asset kembali menguat ke level US$1.791/oz kemarin.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah seiring nilai tukar Yen yang kembali menguat dan diturunkannya estimasi pertumbuhan ekonomi China di 2012 oleh Morgan Stanley dan Deutsche Bank seiring perlambatan ekonomi AS dan Eropa. Harga minyak relatif terkoreksi tipis pagi ini ke level US$87,1/barel.

Sebanyak 70 saham tercatat naik pagi ini, sedang 22 saham turun, dan 64 saham masih stagnan. Indeks LQ45 pagi naik 1,21% ke level 708,94, sedang JII naik 1,39% ke level 553,93.

Asing pun tercatat lebih banyak melakukan pembelian pagi ini dengan net foreign buy sebesar Rp5,72 miliar. Volume perdagangan pagi ini mencapai 200,29 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp246,33 miliar.

Saham-saham yang naik tajam pagi ini adalah ASII naik 1,28%, GGRM naik 1,66%, UNTR naik 1,62%, INTP naik 2%, dan TLKM naik 3,47%.

Reli sepuluh sektor menggiring IHSG melaju ke 3.971,43

Reli sepuluh sektor menggiring IHSG melaju ke 3.971,43
JAKARTA. Sehari setelah bursa saham libur, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (18/8) pagi ini, dibuka menguat. IHSG berhasil mendaki 18,157 poin menuju level 3.971,434 pada pembukaan bursa pukul 09.30 WIB.

Reli seluruh sektor mendorong penguatan indeks. Sektor-sektor yang kenaikannya paling tajam antara lain infrastruktur dan manufaktur.

Saham PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) yang melejit 24,21% ke Rp 1.180 memimpin top gainers. Selanjutnya ada saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang naik 17,65% ke Rp 800, dan PT Modernland Reality Tbk (MDLN) yang menguat 13,43% ke Rp 380.

Sementara itu penghuni top losers pagi ini antara lain saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) yang turun 4,65% ke Rp 205, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) yang melemah 2,13% ke Rp 230, dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) yang jatuh 2,00% ke Rp 245.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo memperkirakan, hari ini, IHSG cenderung bergerak bervariasi pada kisaran 3.943 - 3.9996. Jika support ditembus, Satrio menyarankan posisi buy on weakness. "Dalam kondisi market yang cenderung mixed, pelaku pasar sepertinya akan lebih fokuspada saham lapis ketiga dan keempat," ujarnya.

BEI Suspensi Saham LPCK

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) pada perdagangan saham Kamis (18/8).

Hal itu disampaikan Pjs.Kadiv. Pengawasan Transaksi Irvan Susandy dan Ph.Kadiv. Perdagangan Saham Eko Siswanto, dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (18/8). Suspensi ini dilakukan karena kenaikan harga saham dari harga Rp650 per saham pada 18 Juli 2011 menjadi Rp2.400 pada 16 Agustus 2011.

Suspensi ini dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai perdagangan sesi I pada 18 Agustus 2011 hingga pengumuman bursa lebih lanjut. Bursa menghimbau kepada pihak-pihak berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada perseroan. [cms]

Bursa Asia tertekan penguatan yen dan kondisi Amerika

Bursa Asia tertekan penguatan yen dan kondisi Amerika
JAKARTA. Bursa Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari ini. Indeks bursa Jepang yaitu Nikkei 225 Stock Average terpangkas 0,6%, sedangkan bursa Korea Selatan yaitu Kospi tenggelam 1%.

Saham berjatuhan merespon penguatan yen yang mendekati level tertinggi sejak Perang Dunia II dan dua pejabat The Federal Reserve mempertimbangkan perubahan suku bunga AS.

MSCI Asia Pacific Index turun 0,6% menjadi 124,51 pada 10:27 di Tokyo. "Yang ditakutkan adalah jika bank sentral menghapus semua tindakan stimulasi, ekonomi AS pasti akan tenggelam," kata Jason Teh, analis Investors Mutual Ltd. di Sydney. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi AS sangat berpengaruh terhadap perekonomian global termasuk Asia.

Bursa Asia tertekan penguatan yen dan kondisi Amerika

Bursa Asia tertekan penguatan yen dan kondisi Amerika
JAKARTA. Bursa Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari ini. Indeks bursa Jepang yaitu Nikkei 225 Stock Average terpangkas 0,6%, sedangkan bursa Korea Selatan yaitu Kospi tenggelam 1%.

Saham berjatuhan merespon penguatan yen yang mendekati level tertinggi sejak Perang Dunia II dan dua pejabat The Federal Reserve mempertimbangkan perubahan suku bunga AS.

MSCI Asia Pacific Index turun 0,6% menjadi 124,51 pada 10:27 di Tokyo. "Yang ditakutkan adalah jika bank sentral menghapus semua tindakan stimulasi, ekonomi AS pasti akan tenggelam," kata Jason Teh, analis Investors Mutual Ltd. di Sydney. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi AS sangat berpengaruh terhadap perekonomian global termasuk Asia.

Universal: IHSG akan bergerak bervariasi di kisaran 3.943 - 3.996

JAKARTA. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) tidak mengalami banyak pergerakan dalam dua hari terakhir. Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo memperkirakan, kondisi tersebut akan menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini cenderung bergerak bervariasi di kisaran Senin (15/8) lalu, yaitu di 3.943 hingga 3.996.

Menurut Satrio, penembusan atas level support atau resistance tersebut akan menentukan tren jangka pendek IHSG. Dia bilang, jika support di 3.943 ditembus, posisi buy on weakness sebaiknya hanya dilakukan pada kisaran 3.750 - 3.850.

"Dalam market yang cenderung mixed ini, pelaku pasar sepertinya lebih akan fokus pada saham lapis ketiga dan keempat," ujar Satrio.

IHSG Bakal Berhenti di Zona Negatif

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (18/8) diperkirakan akan dibuka melemah memfaktorkan koreksi yang terjadi di bursa global
selama libur kemarin.

Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini melihat secara teknikal indeks akan kembali memasuki fase konsolidasi setelah kemarin gagal menembus level psikologis di 4.000 dan membentuk doji candle. Support indeks berada di level 3.903.

Bursa AS dan Eropa dalam dua hari perdagangan terakhir bergerak melemah tipis memfaktorkan langkah pemerintah Jerman dan Perancis yang berencana akan menerapkan pajak transaksi keuangan dan menolak menerbitkan Eurobond. Sementara dari AS, sentimen negatif datang dari pernyataan dua pejabat bank sentral AS yang menolak adanya QE3. Harga komoditas dunia juga bergerak sideways semalam dengan minyak di level US$87,6/barel yang juga diikuti oleh harga metal dunia. Emas yang dipandang sebagai safe haven asset kembali menguat ke level US$1.791/oz kemarin.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah seiring nilai tukar Yen yang kembali menguat dan diturunkannya estimasi pertumbuhan ekonomi China di 2012 oleh Morgan Stanley dan Deutsche Bank seiring perlambatan ekonomi AS dan Eropa. Harga minyak relatif terkoreksi tipis pagi ini ke level US$87,1/barel.

Laba Bersih BRAU Naik 270,43%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Berau Coal Tbk (BRAU) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 270,43% pada semester 1-2011 menjadi US$90,31 juta dari periode yang sama 2010 sebesar US$24,38 juta.

Dalam laporan publikasinya Kamis (19/8) dijelaskan kenaikan signifikan laba bersih semester 1-2011 ini disebabkan adanya perolehan laba selisih kurs sebesar US$4,89 juta dari sebelumnya mengalami rugi bersih sebesar US$424,51 ribu tahun lalu. Selain itu perseroan juga mencatatkan kenaikan laba usaha menjadi US$247,29 juta pada tengah tahun 2011 dibanding tahun lalu sebesar US$119,90 juta.

Beban operasi naik menjadi US$50,60 juta dari US$36,23 juta. Sementara penjualan melesat menjadi US$729,06 juta pada semester 1-2011 dari US$467,64 juta tahun lalu.

Kewajiban perseroan semester 1-2011 turun menjadi US$1,43 miliar dari US$1,44 miliar tahun lalu. Sedang ekuitas naik menjadi US$451,84 juta dari US$386,01 juta tahun lalu.