Date : Jan 18 2011, 13:26
Title : News Story
Header : Group Lippo berencana lepas saham KBLV
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Group Lippo dikabarkan akan memperbesar kapitalisasi pasar dengan
melepas saham mayoritas di perusahaan jasa layanan internet dan televisi
berbayar PT First Media Tbk (KBLV). Rumor tersebut muncul dari penawaran sumber
anonim di Wallstreet journal dengan pengawas penjual Lippo, Bank of Amerika
Merrill Lynch.
Sumber anonim tersebut menyebutkan, Lippo sedang mencari dana US$ 600
juta-800 juta dari penjualan anak usahanya tersebut. Sebanyak lebih dari 10
perusahaan dan private equity telah berminat untuk membeli saham tersebut. Ada
juga beberapa perusahaan yang berminat membeli maksimal US$ 500 juta. Nilai
tersebut bahkan lebih besar dari kapitalisasi pasar KBLV yang hanya sebesar US$
158 juta.
Sekretaris Perusahaan First Media Harianda Noerlan menolak menjelaskan
lebih rinci perihal aksi korporasinya tersebut. "Kami belum bisa memberi
komentar. Secepatnya kami akan memberi pers release," ungkap Harianda kepada
KONTAN, Senin (17/1).
Rumor tersebut membuat saham KBLV meroket. Berdasarkan perdagangan saham
kemarin, saham KBLV ditutup naik 18,29% menjadi Rp 970 per saham.
[ Didik Purwanto ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 09:22:45 WIB )
=======================================================================================
High risk high return, high return high lost.
So be careful in making investments.
Investment in yours hands. Good luck & do the best . . . . . . . .
Selasa, 18 Januari 2011
Indeks berpeluang terkoreksi tipis, kisaran pergerakan 3.525-3.620
Date : Jan 18 2011, 13:26
Title : News Story
Header : Indeks berpeluang terkoreksi tipis, kisaran pergerakan 3.525-3.620
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Ditengah-tengah berita kenaikan rating yang diberikan oleh
Moody's, pada perdagangan Senin (17/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
ditutup melemah 33 point atau 0,94% ke level 3.535,73.
Sepanjang transaksi kemarin, investor asing tercatat melakukan net sell
sebesar Rp 100 miliar dengan penjualan terjadi di sektor perbankan dan
pertambangan batubara.
"Kami melihat adanya technical correction di mana pada tiga hari
sebelumnya IHSG mengalami kenaikan," jelas Kepala Riset eTrading Securities
Betrand Reynaldi.
Betrand meramal, pada perdagangan Selasa (18/1), indeks berpotensi
menguat. Kendati begitu, terbuka juga peluang indeks terkoreksi meski tipis.
Dia memprediksi, pergerakan IHSG akan bergerak dikisaran 3.525 hingga 3.620.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PT Bumi Resources
(BUMI), PT Bank Mandiri (BMRI), dan Indofood Sukses Makmur (INDF).
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 09:18:38 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Indeks berpeluang terkoreksi tipis, kisaran pergerakan 3.525-3.620
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Ditengah-tengah berita kenaikan rating yang diberikan oleh
Moody's, pada perdagangan Senin (17/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
ditutup melemah 33 point atau 0,94% ke level 3.535,73.
Sepanjang transaksi kemarin, investor asing tercatat melakukan net sell
sebesar Rp 100 miliar dengan penjualan terjadi di sektor perbankan dan
pertambangan batubara.
"Kami melihat adanya technical correction di mana pada tiga hari
sebelumnya IHSG mengalami kenaikan," jelas Kepala Riset eTrading Securities
Betrand Reynaldi.
Betrand meramal, pada perdagangan Selasa (18/1), indeks berpotensi
menguat. Kendati begitu, terbuka juga peluang indeks terkoreksi meski tipis.
Dia memprediksi, pergerakan IHSG akan bergerak dikisaran 3.525 hingga 3.620.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PT Bumi Resources
(BUMI), PT Bank Mandiri (BMRI), dan Indofood Sukses Makmur (INDF).
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 09:18:38 WIB )
=======================================================================================
Bertambah Rp 85 Triliun, Total Utang Pemerintah Capai Rp 1.676 Triliun
Jakarta - Total utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2010 tercatat mencapai Rp 1.676,15 triliun. Dengan demikian, total utang pemerintah di tahun 2010 mengalami peningkatan hingga Rp 85,49 triliun dibanding 2009 yang berjumlah Rp 1.590,66 triliun. Namun secara persentase terhadap PDB turun dari 28% do 2009 menjadi 26% di 2010.
Jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah hingga akhir 2010 mencapai US$ 186,42 miliar. Bertambah US$ 17,2 miliar dibandingkan akhir 2009 yang berjumlah US$ 169,22 miliar.
Demikian data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Selasa (17/1/2011).
Utang tersebut terdiri dari pinjaman US$ 68,04 miliar dan surat berharga US$ 118,39 miliar. Dengan menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.253,79 triliun, maka rasio utang Indonesia tercatat sebesar 26,8%.
Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir 2010 adalah:
Jumlah total surat utang pemerintah yang belum dilunasi hingga akhir 2010 mencapai US$ 118,39 miliar. Naik dibandingkan 2009 yang sebesar US$ 104,2 miliar, kenaikannya cukup besar.
Jumlah utang Indonesia jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun, namun rasio utang terhadap PDB memang menunjukkan penurunan. Hal itu sejalan dengan terus meningkatnya PDB Indonesia.
Berikut catatan utang pemerintah pusat sejak tahun 2000 berikut rasio utangnya terhadap PDB:
Jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah hingga akhir 2010 mencapai US$ 186,42 miliar. Bertambah US$ 17,2 miliar dibandingkan akhir 2009 yang berjumlah US$ 169,22 miliar.
Demikian data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Selasa (17/1/2011).
Utang tersebut terdiri dari pinjaman US$ 68,04 miliar dan surat berharga US$ 118,39 miliar. Dengan menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.253,79 triliun, maka rasio utang Indonesia tercatat sebesar 26,8%.
Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir 2010 adalah:
- Bilateral : US$ 41,83 miliar
- Multilateral: US$ 23,13 miliar
- Komersial : US$ 3,02 miliar
- Supplier : US$ 60 juta.
Jumlah total surat utang pemerintah yang belum dilunasi hingga akhir 2010 mencapai US$ 118,39 miliar. Naik dibandingkan 2009 yang sebesar US$ 104,2 miliar, kenaikannya cukup besar.
Jumlah utang Indonesia jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun, namun rasio utang terhadap PDB memang menunjukkan penurunan. Hal itu sejalan dengan terus meningkatnya PDB Indonesia.
Berikut catatan utang pemerintah pusat sejak tahun 2000 berikut rasio utangnya terhadap PDB:
- Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
- Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
- Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
- Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
- Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
- Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
- Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
- Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
- Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
- Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
- Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%).
Hasil IPO Garuda diramal bisa melampaui kebutuhan modal
Date : Jan 18 2011, 09:10
Title : News Story
Header : Hasil IPO Garuda diramal bisa melampaui kebutuhan modal
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Penjamin emisi meyakini PT Garuda Indonesia Tbk bisa mendapatkan
harga penjualan saham perdana yang bagus. "Harga pasti bisa bagus, kami sudah
memperhitungkan faktor dan kondisi bursa" ucap Sunu Widyatmoko, Direktur
Investment Banking Bahana Securities, kemarin (17/1). Bahana merupakan salah
satu penjamin emisi IPO Garuda.
Jika melihat minat calon investor yang hadir dalam roadshow di Hong Kong,
Garuda memang pantas berbesar hati. Garuda menggelar roadshow intial public
offering (IPO) ke lima kota di luar negeri.
Manajemen Garuda, kemarin, menggelar pertemuan dengan calon investor di
Hong Kong. "Kami menemui enam calon investor secara one-on-one dan mengadakan
pertemuan dengan sekitar 30 calon investor secara bersama-sama," tutur Emirsyah
Satar, Direktur Utama Garuda.
Emir menambahkan, para calon investor optimistis dengan kondisi ekonomi
Indonesia dan potensi bisnis penerbangan. Para investor, tutur Emir, yakin
dengan potensi bisnis Garuda yang merupakan satu-satunya maskapai berkategori
full service airline di Indonesia.
Keunggulan lain yang dijual pengelola Garuda adalah rute domestik. "Garuda
merupakan maskapai penerbangan dengan rute domestik terbanyak di Asia," jelas
Emir.
Garuda saat ini melayani 19 rute internasional dan 31 rute domestik. Di
pasar domestik, perusahaan pelat merah ini menguasai 19% pasar. "Total pasar
domestik sekitar 40 juta orang," imbuh Emir.
Garuda berniat melepas sebanyak-banyaknya 9,36 miliar unit saham atau
setara 36,4% dari total sahamnya. Yang akan dijual 7,4 miliar saham baru dan
1,9 miliar saham hasil konversi utang Bank Mandiri. Harga indikasi saham IPO
Garuda berkisar Rp 750 hingga Rp 1.100 per saham.
Emir tak menutup kemungkinan IPO mendatangkan dana yang lebih besar
daripada kebutuhan modal Garuda saat ini, yaitu US$ 350 juta. "Kelebihan itu
akan membuat kami lebih fleksibel melakukan ekspansi," ujar dia.
Emir memastikan maskapai tersebut tidak memiliki rencana untuk mempercepat
pembayaran utang.
[ Harris Hadinata, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 09:03:08 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Hasil IPO Garuda diramal bisa melampaui kebutuhan modal
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Penjamin emisi meyakini PT Garuda Indonesia Tbk bisa mendapatkan
harga penjualan saham perdana yang bagus. "Harga pasti bisa bagus, kami sudah
memperhitungkan faktor dan kondisi bursa" ucap Sunu Widyatmoko, Direktur
Investment Banking Bahana Securities, kemarin (17/1). Bahana merupakan salah
satu penjamin emisi IPO Garuda.
Jika melihat minat calon investor yang hadir dalam roadshow di Hong Kong,
Garuda memang pantas berbesar hati. Garuda menggelar roadshow intial public
offering (IPO) ke lima kota di luar negeri.
Manajemen Garuda, kemarin, menggelar pertemuan dengan calon investor di
Hong Kong. "Kami menemui enam calon investor secara one-on-one dan mengadakan
pertemuan dengan sekitar 30 calon investor secara bersama-sama," tutur Emirsyah
Satar, Direktur Utama Garuda.
Emir menambahkan, para calon investor optimistis dengan kondisi ekonomi
Indonesia dan potensi bisnis penerbangan. Para investor, tutur Emir, yakin
dengan potensi bisnis Garuda yang merupakan satu-satunya maskapai berkategori
full service airline di Indonesia.
Keunggulan lain yang dijual pengelola Garuda adalah rute domestik. "Garuda
merupakan maskapai penerbangan dengan rute domestik terbanyak di Asia," jelas
Emir.
Garuda saat ini melayani 19 rute internasional dan 31 rute domestik. Di
pasar domestik, perusahaan pelat merah ini menguasai 19% pasar. "Total pasar
domestik sekitar 40 juta orang," imbuh Emir.
Garuda berniat melepas sebanyak-banyaknya 9,36 miliar unit saham atau
setara 36,4% dari total sahamnya. Yang akan dijual 7,4 miliar saham baru dan
1,9 miliar saham hasil konversi utang Bank Mandiri. Harga indikasi saham IPO
Garuda berkisar Rp 750 hingga Rp 1.100 per saham.
Emir tak menutup kemungkinan IPO mendatangkan dana yang lebih besar
daripada kebutuhan modal Garuda saat ini, yaitu US$ 350 juta. "Kelebihan itu
akan membuat kami lebih fleksibel melakukan ekspansi," ujar dia.
Emir memastikan maskapai tersebut tidak memiliki rencana untuk mempercepat
pembayaran utang.
[ Harris Hadinata, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 09:03:08 WIB )
=======================================================================================
TOTL siapkan dana Rp 30 miliar buat akuisisi lahan
Date : Jan 18 2011, 09:09
Title : News Story
Header : TOTL siapkan dana Rp 30 miliar buat akuisisi lahan
Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) tengah mencari lokasi untuk
membangun perkantoran di bilangan Jakarta Selatan. Proyek perkantoran itu
merupakan proyek kedua TOTL tahun ini, setelah membangun kondotel di Bali yang
ditargetkan kelar Maret 2011 mendatang.
Sekretaris Perusahaan TOTL Elvina Apandi menuturkan, emiten itu telah
menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk membeli tanah untuk gedung perkantoran.
"Dana itu diambil dari kas internal perusahaan," ujar Elvina, kemarin.
TOTL menggulirkan sejumlah proyek baru di tahun ini. Satu di antaranya
adalah kondotel yang berada di Tanjung Benoa, Bali. Proyek tersebut digarap
langsung oleh anak perusahaan TOTL, yaitu PT Total Persada Development. Untuk
mengembangkan proyek pertamanya itu, Total Persada menggunakan hasil penjualan
awal alias pre-sales. Saat ini, Total Persada telah mengantongi Rp 50 miliar
dari penjualan awal.
Sekedar informasi, dana untuk mengakuisisi lahan di Jakarta sekaligus
pembangunan kondotel di Bali tidak termasuk dalam anggaran belanja modal alias
capital expenditure (capex) TOTL.
Tahun ini, TOTL hanya mengalokasikan belanja modal Rp 15 miliar. Dana itu
hanya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional seperti membeli
peralatan, perlengkapan dan sistem teknologi informasi, dan piranti lunak
(software).
Meski begitu, laba proyek garapan Total Persada ini bakal masuk kantong
TOTL. Dengan target penyelesaian kuartal I 2011, proyek kondotel di Bali
diharapkan bisa menyetor pendapatan dan laba bersih bagi sang induk.
Elvina bilang, Total Persada diharapkan bisa menyumbang pendapatan sampai
Rp 60 miliar. Jadi, pengelola TOTL berharap bisa memenuhi target pendapatan
senilai Rp 1,7 triliun sepanjang tahun 2011.
TOTL juga berharap Total Persada akan menyumbang sebagian laba bersih Rp
10 miliar dari total laba perseroan. TOTL membidik total laba bersih mencapai
Rp 90 miliar sampai akhir tahun.
Sebagai perbandingan, pendapatan TOTL tahun lalu mencapai Rp 1,5 triliun.
Laba bersih yang berhasil dikantongi mencapai Rp 70 miliar.
[ Amailia Putri Hasniawati, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:56:32 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : TOTL siapkan dana Rp 30 miliar buat akuisisi lahan
Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) tengah mencari lokasi untuk
membangun perkantoran di bilangan Jakarta Selatan. Proyek perkantoran itu
merupakan proyek kedua TOTL tahun ini, setelah membangun kondotel di Bali yang
ditargetkan kelar Maret 2011 mendatang.
Sekretaris Perusahaan TOTL Elvina Apandi menuturkan, emiten itu telah
menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk membeli tanah untuk gedung perkantoran.
"Dana itu diambil dari kas internal perusahaan," ujar Elvina, kemarin.
TOTL menggulirkan sejumlah proyek baru di tahun ini. Satu di antaranya
adalah kondotel yang berada di Tanjung Benoa, Bali. Proyek tersebut digarap
langsung oleh anak perusahaan TOTL, yaitu PT Total Persada Development. Untuk
mengembangkan proyek pertamanya itu, Total Persada menggunakan hasil penjualan
awal alias pre-sales. Saat ini, Total Persada telah mengantongi Rp 50 miliar
dari penjualan awal.
Sekedar informasi, dana untuk mengakuisisi lahan di Jakarta sekaligus
pembangunan kondotel di Bali tidak termasuk dalam anggaran belanja modal alias
capital expenditure (capex) TOTL.
Tahun ini, TOTL hanya mengalokasikan belanja modal Rp 15 miliar. Dana itu
hanya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional seperti membeli
peralatan, perlengkapan dan sistem teknologi informasi, dan piranti lunak
(software).
Meski begitu, laba proyek garapan Total Persada ini bakal masuk kantong
TOTL. Dengan target penyelesaian kuartal I 2011, proyek kondotel di Bali
diharapkan bisa menyetor pendapatan dan laba bersih bagi sang induk.
Elvina bilang, Total Persada diharapkan bisa menyumbang pendapatan sampai
Rp 60 miliar. Jadi, pengelola TOTL berharap bisa memenuhi target pendapatan
senilai Rp 1,7 triliun sepanjang tahun 2011.
TOTL juga berharap Total Persada akan menyumbang sebagian laba bersih Rp
10 miliar dari total laba perseroan. TOTL membidik total laba bersih mencapai
Rp 90 miliar sampai akhir tahun.
Sebagai perbandingan, pendapatan TOTL tahun lalu mencapai Rp 1,5 triliun.
Laba bersih yang berhasil dikantongi mencapai Rp 70 miliar.
[ Amailia Putri Hasniawati, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:56:32 WIB )
=======================================================================================
Lunasi obligasi, ISAT siapkan dana Rp 1,1 triliun
Date : Jan 18 2011, 09:09
Title : News Story
Header : Lunasi obligasi, ISAT siapkan dana Rp 1,1 triliun
Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) siap melunasi obligasi jatuh tempo pada
tahun ini senilai total Rp 1,1 triliun.
ISAT memiliki dua jenis surat utang yang akan ditebus tahun ini. Pertama,
surat utang konvensional senilai Rp 815 miliar. Kedua, sukuk ijarah yang
nilainya Rp 285 miliar. Kedua surat utang tersebut akan jatuh tempo pada 21
Juni 2011 mendatang.
Manajemen ISAT bakal memakai kas internal untuk melunasi seluruh utang
obligasinya. "Dana internal kami masih mencukupi," ujar Presiden Direktur ISAT
Harry Sasongko kepada KONTAN, akhir pekan lalu.
Per 30 September 2010, ISAT membukukan kas dan setara kas senilai Rp 6,2
triliun. Jumlah ini meningkat 177% dari periode yang sama tahun 2009. Melihat
kasnya yang cukup besar, operator telekomunikasi pengusung merek Mentari ini
belum berniat mencari pinjaman baru di tahun ini.
Harry mengakui bahwa bisnis telekomunikasi suara (voice) mulai jenuh
mengingat tingkat penetrasi pasar sudah terbilang tinggi. Maka itu, ISAT tahun
ini akan memfokuskan lini bisnis data.
Pada tahun lalu, layanan data menyumbang sekitar 35% dari total pendapatan
konsolidasi perusahaan. Nah, pada 2011 ISAT menargetkan pendapatan layanan data
menyumbang sebesar 40% dari total pendapatan.
ISAT masih menyusun daftar belanja modal pada tahun ini. Dana ini tentu
akan diprioritaskan ke layanan data.
Selain itu, manajemen ISAT akan terus memberikan layanan nilai tambah bagi
pelanggan, bukan melulu soal banting harga. Sederhananya, tarif ISAT bukan yang
paling murah, tapi kompetitif. "Jadi bukan semata-mata bersaing dalam harga,
melainkan fokus ke kualitas," imbuh Harry.
[ Sandy Baskoro, Yuwono Triatmodjo, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:53:09 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Lunasi obligasi, ISAT siapkan dana Rp 1,1 triliun
Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) siap melunasi obligasi jatuh tempo pada
tahun ini senilai total Rp 1,1 triliun.
ISAT memiliki dua jenis surat utang yang akan ditebus tahun ini. Pertama,
surat utang konvensional senilai Rp 815 miliar. Kedua, sukuk ijarah yang
nilainya Rp 285 miliar. Kedua surat utang tersebut akan jatuh tempo pada 21
Juni 2011 mendatang.
Manajemen ISAT bakal memakai kas internal untuk melunasi seluruh utang
obligasinya. "Dana internal kami masih mencukupi," ujar Presiden Direktur ISAT
Harry Sasongko kepada KONTAN, akhir pekan lalu.
Per 30 September 2010, ISAT membukukan kas dan setara kas senilai Rp 6,2
triliun. Jumlah ini meningkat 177% dari periode yang sama tahun 2009. Melihat
kasnya yang cukup besar, operator telekomunikasi pengusung merek Mentari ini
belum berniat mencari pinjaman baru di tahun ini.
Harry mengakui bahwa bisnis telekomunikasi suara (voice) mulai jenuh
mengingat tingkat penetrasi pasar sudah terbilang tinggi. Maka itu, ISAT tahun
ini akan memfokuskan lini bisnis data.
Pada tahun lalu, layanan data menyumbang sekitar 35% dari total pendapatan
konsolidasi perusahaan. Nah, pada 2011 ISAT menargetkan pendapatan layanan data
menyumbang sebesar 40% dari total pendapatan.
ISAT masih menyusun daftar belanja modal pada tahun ini. Dana ini tentu
akan diprioritaskan ke layanan data.
Selain itu, manajemen ISAT akan terus memberikan layanan nilai tambah bagi
pelanggan, bukan melulu soal banting harga. Sederhananya, tarif ISAT bukan yang
paling murah, tapi kompetitif. "Jadi bukan semata-mata bersaing dalam harga,
melainkan fokus ke kualitas," imbuh Harry.
[ Sandy Baskoro, Yuwono Triatmodjo, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:53:09 WIB )
=======================================================================================
WOMF berniat terbitkan obligasi Rp 1 triliun di kuartal I 2011
Date : Jan 18 2011, 09:07
Title : News Story
Header : WOMF berniat terbitkan obligasi Rp 1 triliun di kuartal I 2011
Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) berniat merilis
obligasi di kuartal I 2011. Anak perusahaan PT Bank Internasional Indonesia Tbk
(BNII) itu bakal merilis obligasi senilai Rp 1 triliun, lebih rendah daripada
nilai yang direncanakan semula, Rp 1,5 triliun.
WOMF akan menerbitkan obligasi dengan jangka waktu (tenor) antara
satu-tiga tahun. "Minimal Rp 1 triliun karena banyak perusahaan yang akan
menerbitkan obligasi di waktu yang sama," ujar Suwandi Wiratno, Presiden
Direktur WOMF, Jumat (14/1). Dia mengaku, tak khawatir WOMF harus bersaing
dengan perusahaan sejenis yang juga akan menerbitkan obligasi.
Namun, Suwandi belum bersedia memastikan nilainya. Alasannya, saat ini
masih dalam tahap penjajakan dengan pihak penjamin emisi (underwriter) yaitu
DBS Vickers Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan NISP Sekuritas. Nilai akhir
obligasi baru diketahui setelah bookbuilding.
Perusahaan pembiayaan yang akan menerbitkan obligasi di waktu yang hampir
bersamaan antara lain PT Verena Oto Finance Tbk (VRNA) dengan target perolehan
dana Rp 500 miliar di kuartal II 2011. Lalu PT Astra Sedaya Finance (ASF)
berniat menerbitkan obligasi dengan target Rp 1,5 triliun di kuartal I 2011.
"Kami belum bisa membocorkan kupon obligasi itu karena akan bersaing dengan ASF
dan VRNA," kata Suwandi.
WOMF sudah memproses pernyataan pra efektif dari Bapepam-LK untuk obligasi
barunya. Kalau tidak ada aral, pernyataan efektif sudah keluar akhir bulan ini
dan obligasi bisa terbit Februari.
Dana hasil obligasi ini akan dialokasikan sepenuhnya untuk pembiayaan
motor tahun 2011. WOMF menargetkan, pembiayaan motor naik 15% menjadi sekitar
713.000 unit, dari tahun lalu 620.000 unit. WOMF mengincar nilai pembiayaan
selama tahun ini Rp 8,28 triliun, meningkat dari tahun 2010, Rp 7,2 triliun.
Suwandi memastikan, hasil penerbitan obligasi itu tidak digunakan untuk
membayar utang yang jatuh tempo di tahun ini. WOMF harus melunasi utang senilai
Rp 185 miliar di bulan Mei dan Rp 590 miliar di November. "Utang tersebut akan
kami refinancing. Sebagian lagi akan dilunasi dengan kas internal. Tapi sampai
kini kami belum menentukan porsinya," jelas dia.
[ Didik Purwanto, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:47:50 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : WOMF berniat terbitkan obligasi Rp 1 triliun di kuartal I 2011
Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) berniat merilis
obligasi di kuartal I 2011. Anak perusahaan PT Bank Internasional Indonesia Tbk
(BNII) itu bakal merilis obligasi senilai Rp 1 triliun, lebih rendah daripada
nilai yang direncanakan semula, Rp 1,5 triliun.
WOMF akan menerbitkan obligasi dengan jangka waktu (tenor) antara
satu-tiga tahun. "Minimal Rp 1 triliun karena banyak perusahaan yang akan
menerbitkan obligasi di waktu yang sama," ujar Suwandi Wiratno, Presiden
Direktur WOMF, Jumat (14/1). Dia mengaku, tak khawatir WOMF harus bersaing
dengan perusahaan sejenis yang juga akan menerbitkan obligasi.
Namun, Suwandi belum bersedia memastikan nilainya. Alasannya, saat ini
masih dalam tahap penjajakan dengan pihak penjamin emisi (underwriter) yaitu
DBS Vickers Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan NISP Sekuritas. Nilai akhir
obligasi baru diketahui setelah bookbuilding.
Perusahaan pembiayaan yang akan menerbitkan obligasi di waktu yang hampir
bersamaan antara lain PT Verena Oto Finance Tbk (VRNA) dengan target perolehan
dana Rp 500 miliar di kuartal II 2011. Lalu PT Astra Sedaya Finance (ASF)
berniat menerbitkan obligasi dengan target Rp 1,5 triliun di kuartal I 2011.
"Kami belum bisa membocorkan kupon obligasi itu karena akan bersaing dengan ASF
dan VRNA," kata Suwandi.
WOMF sudah memproses pernyataan pra efektif dari Bapepam-LK untuk obligasi
barunya. Kalau tidak ada aral, pernyataan efektif sudah keluar akhir bulan ini
dan obligasi bisa terbit Februari.
Dana hasil obligasi ini akan dialokasikan sepenuhnya untuk pembiayaan
motor tahun 2011. WOMF menargetkan, pembiayaan motor naik 15% menjadi sekitar
713.000 unit, dari tahun lalu 620.000 unit. WOMF mengincar nilai pembiayaan
selama tahun ini Rp 8,28 triliun, meningkat dari tahun 2010, Rp 7,2 triliun.
Suwandi memastikan, hasil penerbitan obligasi itu tidak digunakan untuk
membayar utang yang jatuh tempo di tahun ini. WOMF harus melunasi utang senilai
Rp 185 miliar di bulan Mei dan Rp 590 miliar di November. "Utang tersebut akan
kami refinancing. Sebagian lagi akan dilunasi dengan kas internal. Tapi sampai
kini kami belum menentukan porsinya," jelas dia.
[ Didik Purwanto, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:47:50 WIB )
=======================================================================================
Reksadana pasar uang tumbuh tinggi
Date : Jan 18 2011, 09:07
Title : News Story
Header : Reksadana pasar uang tumbuh tinggi
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Kendati tak menyodorkan imbal hasil yang tinggi, reksadana pasar
uang tak kehilangan daya pikat. Kesimpulan ini muncul jika kita membandingkan
pertumbuhan dana kelolaan tiap jenis reksadana sepanjang 2010.
Outstanding dana kelolaan seluruh reksadana pasar uang yang sebesar Rp 5,2
triliun di akhir 2009 melonjak menjadi Rp 7,7 triliun pada akhir tahun lalu.
Itu berarti, dana kelolaan reksadana pasar uang tumbuh 47%. Angka itu hanya
kalah dari pertumbuhan reksadana pendapatan tetap yang mencapai 48% di tahun
silam.
Kebanyakan pemilik dana memilih reksadana pasar uang sebagai tempat untuk
menempatkan dana dalam jangka pendek. Di saat banyak ketidakpastian seperti
sekarang, reksadana pasar uang juga lazim menjadi pilihan.
Selain bisa dicairkan sewaktu-waktu, keunggulan lain reksadana reksadana
pasar adalah, "Risikonya cenderung kecil," kata Wawan Hendrayana, Analis
Infovesta Utama.
Di saat Indeks Harga Saham Gabungan sedang rontok dan pasar obligasi
tengah lesu, reksadana pasar uang pun terlihat lebih seksi dibandingkan
reksadana saham atau reksadana campuran. Imbal hasil reksadana pasar uang
sepanjang Januari 2011 mencapai 0,5%. Bandingkan dengan yield reksadana saham
yang minus 3%.
Obligasi korporasi
Reksadana pasar uang yang memiliki aset dasar berupa produk perbankan
serta obligasi korporasi yang akan jatuh tempo kurang dari setahun berpotensi
mencetak imbal hasil lebih tinggi tahun ini. Banyak ekonom pasar finansial yang
meramal Bank Indonesia akan menaikkan bunga acuan untuk mengerem laju inflasi.
Jika BI Rate meningkat, tentu imbal hasil underlying asset reksadana ini akan
ikut terangkat.
Imbal hasil tertinggi reksadana pasar uang tahun lalu adalah 8,63%. Hasil
itu diraih BIG Dana Lancar, reksadana pasar uang hasil racikan Bhakti Asset
Management.
Posisi kedua imbal hasil terbesar diraih Nikko Kas Management, produk
Nikko Securities Indonesia, dengan yield 8,10%. Sedangkan AAA Money Market
Fund, rancangan Andalan Artha Advisindo Sekuritas, menempati urutan ketiga
dengan imbal hasil sepanjang 2010 sebesar 7,95%.
Jurus andalan manajer investasi memperbesar imbal hasil reksadana pasar
uangnya adalah menempatkan sebagian besar dana di obligasi yang akan jatuh
tempo dalam waktu kurang dari setahun. "Tahun lalu, pasar obligasi masih
bagus," ujar Akbar Syarief, Manajer Investasi Bhakti Asset Management.
Menurut Akbar, 80% dana kelolaan BIG Dana Lancar ditempatkan dalam
obligasi korporasi. Sebanyak 20% dana yang tersisa disimpan dalam instrumen
cash.
Ahmad Subagja, Direktur Lautandhana Investment Management menyebut
strategi yang setali tiga uang dengan jurus Akbar. Ahmad menyatakan hampir 100%
dana kelolaan Lautandhana Liquid ditempatkan di obligasi korporasi. "Yield
obligasi korporasi lebih menarik," ujar dia.
Lautandhana Liquid merupakan reksadana pasar uang yang meraih imbal hasil
terbesar selama 30 November 2010 hingga 30 Desember 2010. Besarnya 0,61%.
[ Thomas Hadiwinata, Dyah Ayu Kusumaningtyas, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:45:44 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Reksadana pasar uang tumbuh tinggi
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Kendati tak menyodorkan imbal hasil yang tinggi, reksadana pasar
uang tak kehilangan daya pikat. Kesimpulan ini muncul jika kita membandingkan
pertumbuhan dana kelolaan tiap jenis reksadana sepanjang 2010.
Outstanding dana kelolaan seluruh reksadana pasar uang yang sebesar Rp 5,2
triliun di akhir 2009 melonjak menjadi Rp 7,7 triliun pada akhir tahun lalu.
Itu berarti, dana kelolaan reksadana pasar uang tumbuh 47%. Angka itu hanya
kalah dari pertumbuhan reksadana pendapatan tetap yang mencapai 48% di tahun
silam.
Kebanyakan pemilik dana memilih reksadana pasar uang sebagai tempat untuk
menempatkan dana dalam jangka pendek. Di saat banyak ketidakpastian seperti
sekarang, reksadana pasar uang juga lazim menjadi pilihan.
Selain bisa dicairkan sewaktu-waktu, keunggulan lain reksadana reksadana
pasar adalah, "Risikonya cenderung kecil," kata Wawan Hendrayana, Analis
Infovesta Utama.
Di saat Indeks Harga Saham Gabungan sedang rontok dan pasar obligasi
tengah lesu, reksadana pasar uang pun terlihat lebih seksi dibandingkan
reksadana saham atau reksadana campuran. Imbal hasil reksadana pasar uang
sepanjang Januari 2011 mencapai 0,5%. Bandingkan dengan yield reksadana saham
yang minus 3%.
Obligasi korporasi
Reksadana pasar uang yang memiliki aset dasar berupa produk perbankan
serta obligasi korporasi yang akan jatuh tempo kurang dari setahun berpotensi
mencetak imbal hasil lebih tinggi tahun ini. Banyak ekonom pasar finansial yang
meramal Bank Indonesia akan menaikkan bunga acuan untuk mengerem laju inflasi.
Jika BI Rate meningkat, tentu imbal hasil underlying asset reksadana ini akan
ikut terangkat.
Imbal hasil tertinggi reksadana pasar uang tahun lalu adalah 8,63%. Hasil
itu diraih BIG Dana Lancar, reksadana pasar uang hasil racikan Bhakti Asset
Management.
Posisi kedua imbal hasil terbesar diraih Nikko Kas Management, produk
Nikko Securities Indonesia, dengan yield 8,10%. Sedangkan AAA Money Market
Fund, rancangan Andalan Artha Advisindo Sekuritas, menempati urutan ketiga
dengan imbal hasil sepanjang 2010 sebesar 7,95%.
Jurus andalan manajer investasi memperbesar imbal hasil reksadana pasar
uangnya adalah menempatkan sebagian besar dana di obligasi yang akan jatuh
tempo dalam waktu kurang dari setahun. "Tahun lalu, pasar obligasi masih
bagus," ujar Akbar Syarief, Manajer Investasi Bhakti Asset Management.
Menurut Akbar, 80% dana kelolaan BIG Dana Lancar ditempatkan dalam
obligasi korporasi. Sebanyak 20% dana yang tersisa disimpan dalam instrumen
cash.
Ahmad Subagja, Direktur Lautandhana Investment Management menyebut
strategi yang setali tiga uang dengan jurus Akbar. Ahmad menyatakan hampir 100%
dana kelolaan Lautandhana Liquid ditempatkan di obligasi korporasi. "Yield
obligasi korporasi lebih menarik," ujar dia.
Lautandhana Liquid merupakan reksadana pasar uang yang meraih imbal hasil
terbesar selama 30 November 2010 hingga 30 Desember 2010. Besarnya 0,61%.
[ Thomas Hadiwinata, Dyah Ayu Kusumaningtyas, KONTAN ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:45:44 WIB )
=======================================================================================
Krisis Eropa membuat bursa Asia bergerak liar pagi ini
Date : Jan 18 2011, 09:06
Title : News Story
Header : Krisis Eropa membuat bursa Asia bergerak liar pagi ini
Story
=======================================================================================
SYDNEY. Mayoritas saham di bursa Asia bergerak liar. Saat ini, investor
cemas kalau krisis utang Eropa akan menjalar ke sektor perbankan di kawasan
tersebut.
Sejumlah saham yang disinyalir mempengaruhi pergerakan bursa Asia pagi ini
antara lain: Westpac Banking Corp naik 0,5% di Sydney dan Mitsubishi UFJ
Financial Group Inc naik 0,4% di Tokyo. Selain itu, ada pula saham-saham yang
mengalami penurunan. Beberapa di antaranya yakni Nippon Steel Corp dan JFE
Holdings Inc yang merupakan produsen baja terbesar Jepang masing-masing turun
sebesar 1,7%.
Alhasil, pada pukul 09.46 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific sedikit
mengalami perubahan di posisi 138,43. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik
0,11% menjadi 10.514,90, indeks Hang Seng turun 0,52% menjadi 24.157, dan
indeks S&P/ASX 200 naik 0,31% menjadi 4.777,90.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:32:55 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Krisis Eropa membuat bursa Asia bergerak liar pagi ini
Story
=======================================================================================
SYDNEY. Mayoritas saham di bursa Asia bergerak liar. Saat ini, investor
cemas kalau krisis utang Eropa akan menjalar ke sektor perbankan di kawasan
tersebut.
Sejumlah saham yang disinyalir mempengaruhi pergerakan bursa Asia pagi ini
antara lain: Westpac Banking Corp naik 0,5% di Sydney dan Mitsubishi UFJ
Financial Group Inc naik 0,4% di Tokyo. Selain itu, ada pula saham-saham yang
mengalami penurunan. Beberapa di antaranya yakni Nippon Steel Corp dan JFE
Holdings Inc yang merupakan produsen baja terbesar Jepang masing-masing turun
sebesar 1,7%.
Alhasil, pada pukul 09.46 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific sedikit
mengalami perubahan di posisi 138,43. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik
0,11% menjadi 10.514,90, indeks Hang Seng turun 0,52% menjadi 24.157, dan
indeks S&P/ASX 200 naik 0,31% menjadi 4.777,90.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]
KONTAN Tue, 18 Jan 2011 ( 08:32:55 WIB )
=======================================================================================
Senin, 17 Januari 2011
Sesi I, indeks tergerus 1,11%
Date : Jan 17 2011, 12:54
Title : News Story
Header : Sesi I, indeks tergerus 1,11%
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu memulihkan keadaan
hingga sesi pertama siang ini. Pada pukul 12.00, IHSG ditutup jeblok 1,11% ke
level 3.529,602. Sentimen luar negeri, terutama dari Eropa, mengganjal
optimisme investor karena Moody's menurunkan rating Yunani. Semua sektor
terpukul, kecuali sektor infrastruktur yang mencoba bertahan di ambang batas.
Sektor yang jatuh paling parah adalah sektor perkebunan dan perbankan
dengan koreksi 1,75% dan 1,79%. Sebanyak 139 saham turun dan 35 saham menguat,
sisanya sebanyak 65 saham tidak berpindah posisi. Hingga pertengahan hari,
bursa diramaikan oleh volume perdagangan sebanyak 1,097 milliar dengan nilai
mencapai 1,420 trilliun.
Saham yang terkuras tenaganya adalah Inti Agri Resoures (IIKP) dengan
koreksi mencapai 22,06% ke Rp 530. Posisi top losers kedua ditempati oleh
Sekawan Intipratama (SIAP) yang turun 13,58% ke Rp 70. Anggota MSCI indeks yang
turun paling dalam adalah Indo Tambangraya (ITMG) dengan koreksi mencapai
3,19%. Aneka Tambang (ANTM) dan Bank Internasional Indonesia (BNII) juga turun
3,09% dan 3,08%.
Saham yang berhasil menguat adalah First Media (KBLV) yang naik 20,73% ke
Rp 990, dan saham Lippo Securities yang menguat 10,31% ke Rp 107. Saham MSCI
indeks yang terengah-engah naik ke atas adalah Telekomunikasi Indonesia (TLKM)
yang naik 0,67% ke RP 7.550, dan United Tractor (UNTR) yang naik 0,23% ke Rp
22.200.
[ Dian Pitaloka Saraswati ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 12:33:18 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Sesi I, indeks tergerus 1,11%
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu memulihkan keadaan
hingga sesi pertama siang ini. Pada pukul 12.00, IHSG ditutup jeblok 1,11% ke
level 3.529,602. Sentimen luar negeri, terutama dari Eropa, mengganjal
optimisme investor karena Moody's menurunkan rating Yunani. Semua sektor
terpukul, kecuali sektor infrastruktur yang mencoba bertahan di ambang batas.
Sektor yang jatuh paling parah adalah sektor perkebunan dan perbankan
dengan koreksi 1,75% dan 1,79%. Sebanyak 139 saham turun dan 35 saham menguat,
sisanya sebanyak 65 saham tidak berpindah posisi. Hingga pertengahan hari,
bursa diramaikan oleh volume perdagangan sebanyak 1,097 milliar dengan nilai
mencapai 1,420 trilliun.
Saham yang terkuras tenaganya adalah Inti Agri Resoures (IIKP) dengan
koreksi mencapai 22,06% ke Rp 530. Posisi top losers kedua ditempati oleh
Sekawan Intipratama (SIAP) yang turun 13,58% ke Rp 70. Anggota MSCI indeks yang
turun paling dalam adalah Indo Tambangraya (ITMG) dengan koreksi mencapai
3,19%. Aneka Tambang (ANTM) dan Bank Internasional Indonesia (BNII) juga turun
3,09% dan 3,08%.
Saham yang berhasil menguat adalah First Media (KBLV) yang naik 20,73% ke
Rp 990, dan saham Lippo Securities yang menguat 10,31% ke Rp 107. Saham MSCI
indeks yang terengah-engah naik ke atas adalah Telekomunikasi Indonesia (TLKM)
yang naik 0,67% ke RP 7.550, dan United Tractor (UNTR) yang naik 0,23% ke Rp
22.200.
[ Dian Pitaloka Saraswati ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 12:33:18 WIB )
=======================================================================================
Kembali Dibayangi Tekanan Inflasi, IHSG Terkoreksi 39 Poin
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 2,953 poin (0,08%) ke level 3.566,191. Indeks terus menurun secara perlahan sesaat setelah pembukaan.
Pada penutupan perdagangan Senin (17/1/2011) sesi I, IHSG melemah 39,542 poin (1,11%) ke level 3.529,602. Sementara Indeks LQ 45 turun 8,039 poin (1,28%) ke level 621,028.
Investor kembali khawatir akan tingkat inflasi yang tinggi di bulan Januari ini menyusul pernyataan BI yang sedang mencari waktu yang tepat untuk menaikan suku bunga.
Atas kekhawatiran tersebut, investor mulai melepas saham-saham sektor finansial, konsumer dan komoditas. Saham finansial menurun cukup dalam dengan pelemahan 1,8%. Sektor infrastruktur menjadi satu-satunya yang menguat, naik tipis 0,09%.
Sejak pembukaan perdagangan, indeks terus bergerak di zona merah, bahkan sempat jatuh ke posisi terendahnya di level 3.524,029. Sementara posisi tertingginya hari ini di level 3,569,972 pada pembukaan bursa pagi tadi.
Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 33.604 kali pada volume 1,097 miliar lembar saham senilai Rp 1,420 triliun. Sebanyak 37 saham naik, 149 saham turun dan 71 saham stagnan.
Mayoritas bursa-bursa di Asia melemah, turut memberi sentimen negatif kepada pergerakan IHSG. Bursa yang menguat siang ini hanya bursa Jepang, dengan kenaikan tipis.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 17,70 poin (0,63%) ke level 2.773,65.
- Indeks Hang Seng turun tipis 74,21 poin (0,31%) ke level 24.209,02.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 5,90 poin (0,06%) ke level 10.504,94.
- Indeks Straits Times melemah tipis 4,43 poin (0,14%) ke level 3.241,53.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.700 ke Rp 51.650, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 ke Rp 22.800, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 37.950, dan Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 14.750.
(ang/qom)
NPL kredit sektor konsumsi mulai melandai
Date : Jan 17 2011, 12:23
Title : News Story
Header : NPL kredit sektor konsumsi mulai melandai
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Ditengah kenaikan kredit macet diberbagai sektor, sektor konsumsi
justru mencatatkan penurunan angka non performing loan (NPL). Mengutip
Statistik Perbankan Indonesia (SPI) Bank Indonesia (BI) Per November 2010,
angka kredit macet sektor konsumsi sebesar Rp 8,37 triliun.
Angka ini sudah turun 7,2% dibanding posisi Oktober 2010 yang sebesar Rp
9,02 triliun. Tapi, jika dihitung dari posisi Desember 2009, kredit macet
sektor konsumsi masih naik 16,08% dari yang semula Rp 7,21 triliun.
Berikut adalah rincian angka kredit macet sektor konsumsi dari bulan
Oktober 2010 ke posisi November 2010. Pertama, KPR dan apartemen hingga tipe 70
dari Rp 2,66 triliun menjadi Rp 2,63 triliun. Kedua, KPR dan apartemen lebih
dari tipe 70 Rp 800 miliar menjadi Ro 856 miliar.
Ketiga, ruko dan rukan masih tetap di Rp 174 miliar dan terakhir adalah
lainnya dari Rp 5,39 triliun menjadi Rp 4,71 triliun.
[ Dyah Megasari ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 12:07:01 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : NPL kredit sektor konsumsi mulai melandai
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Ditengah kenaikan kredit macet diberbagai sektor, sektor konsumsi
justru mencatatkan penurunan angka non performing loan (NPL). Mengutip
Statistik Perbankan Indonesia (SPI) Bank Indonesia (BI) Per November 2010,
angka kredit macet sektor konsumsi sebesar Rp 8,37 triliun.
Angka ini sudah turun 7,2% dibanding posisi Oktober 2010 yang sebesar Rp
9,02 triliun. Tapi, jika dihitung dari posisi Desember 2009, kredit macet
sektor konsumsi masih naik 16,08% dari yang semula Rp 7,21 triliun.
Berikut adalah rincian angka kredit macet sektor konsumsi dari bulan
Oktober 2010 ke posisi November 2010. Pertama, KPR dan apartemen hingga tipe 70
dari Rp 2,66 triliun menjadi Rp 2,63 triliun. Kedua, KPR dan apartemen lebih
dari tipe 70 Rp 800 miliar menjadi Ro 856 miliar.
Ketiga, ruko dan rukan masih tetap di Rp 174 miliar dan terakhir adalah
lainnya dari Rp 5,39 triliun menjadi Rp 4,71 triliun.
[ Dyah Megasari ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 12:07:01 WIB )
=======================================================================================
Pengadilan kabulkan penundaan pembayaran hutang Mandala
Date : Jan 17 2011, 12:22
Title : News Story
Header : Pengadilan kabulkan penundaan pembayaran hutang Mandala
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Hari ini, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan permohonan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Mandala Airlines sekaligus
memberikan jalan bagi pihak manajemen untuk menjalankan rencana restrukturisasi
perusahaan.
Sebelumnya pada tanggal 13 Januari 2011, Mandala Airlines mengajukan
permohonan PKPU, atau sama dengan Chapter 11 dalam Undang-Undang Amerika
Serikat. "Kami menyambut baik putusan dari Pengadilan Niaga. Kini Mandala
Airlines memiliki 45 hari untuk fokus dalam membuat rencana restrukturisasi
guna membuat kondisi maskapai menjadi lebih baik," ujar James Purba, penasihat
hukum Mandala Airlines, melalui email kepada KONTAN (17/1).
Dengan keluarnya putusan ini, maka pengadilan juga telah menunjuk pengurus
bagi seluruh aset Mandala Airlines. Tugas dari seorang pengurus adalah
melindungi aset Mandala Airlines dari kreditur dan juga pengajuan berbagai
klaim dalam waktu 45 hari sehingga manajemen dapat fokus terhadap rencana
restrukturisasi perusahaan.
Presiden Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin bilang, managemen
mengerti dan menyesal atas ketidaknyamanan yang telah dialami oleh seluruh
penumpang, agen, dan rekan bisnis kami lainnya, namun langkah restrukturisasi
perusahaan merupakan cara yang terbaik bagi manajemen untuk memperbaiki kondisi
perusahaan.
Diono mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang, agen, dan rekan
bisnis yang setia untuk segala kesabaran dan pengertian kepada Mandala Airlines
selama periode yang sulit ini."Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk melakukan
proses restrukturisasi perusahaan dengan baik. Kami tetap berharap dukungan
semua pihak setelah kami mengumumkan rencana restrukturisasi kami." ujar Diono.
[ Azis Husaini ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 12:05:26 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Pengadilan kabulkan penundaan pembayaran hutang Mandala
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Hari ini, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan permohonan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Mandala Airlines sekaligus
memberikan jalan bagi pihak manajemen untuk menjalankan rencana restrukturisasi
perusahaan.
Sebelumnya pada tanggal 13 Januari 2011, Mandala Airlines mengajukan
permohonan PKPU, atau sama dengan Chapter 11 dalam Undang-Undang Amerika
Serikat. "Kami menyambut baik putusan dari Pengadilan Niaga. Kini Mandala
Airlines memiliki 45 hari untuk fokus dalam membuat rencana restrukturisasi
guna membuat kondisi maskapai menjadi lebih baik," ujar James Purba, penasihat
hukum Mandala Airlines, melalui email kepada KONTAN (17/1).
Dengan keluarnya putusan ini, maka pengadilan juga telah menunjuk pengurus
bagi seluruh aset Mandala Airlines. Tugas dari seorang pengurus adalah
melindungi aset Mandala Airlines dari kreditur dan juga pengajuan berbagai
klaim dalam waktu 45 hari sehingga manajemen dapat fokus terhadap rencana
restrukturisasi perusahaan.
Presiden Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin bilang, managemen
mengerti dan menyesal atas ketidaknyamanan yang telah dialami oleh seluruh
penumpang, agen, dan rekan bisnis kami lainnya, namun langkah restrukturisasi
perusahaan merupakan cara yang terbaik bagi manajemen untuk memperbaiki kondisi
perusahaan.
Diono mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang, agen, dan rekan
bisnis yang setia untuk segala kesabaran dan pengertian kepada Mandala Airlines
selama periode yang sulit ini."Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk melakukan
proses restrukturisasi perusahaan dengan baik. Kami tetap berharap dukungan
semua pihak setelah kami mengumumkan rencana restrukturisasi kami." ujar Diono.
[ Azis Husaini ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 12:05:26 WIB )
=======================================================================================
Moody's naikkan peringkat obligasi Indonesia menjadi Ba1
Date : Jan 17 2011, 12:13
Title : News Story
Header : Moody's naikkan peringkat obligasi Indonesia menjadi Ba1
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Moody's Investor Service menaikkan rating obligasi dollar dan
rupiah milik pemerintah Indonesia menjadi Ba1 dari sebelumnya Ba2. Moody's
beralasan, perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan positif. Selain itu,
posisi utang publik Indonesia juga kian membaik.
"Momentum di perekonomian Indonesia diprediksi akan terus berlanjut
seiring dengan permintaan domestik yang tetap, pertumbuhan wajar, dan
diterapkannya reformasi kebijakan dan struktural yang berkelanjutan, serta kian
bertambahnya investasi asing secara langsung di Indonesia," jelas Aninda Mitra,
Vice President Moody's di Indonesia.
Dia juga bilang, posisi utang Indonesia dan kecukupan cadangan devisa
masih terus akan membaik dibanding rekan satu peer-nya di kawasan regional.
Dalam pernyataannya, Moody's mengatakan, outlook rating Indonesia ke
depannya masih tetap stabil.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:56:50 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Moody's naikkan peringkat obligasi Indonesia menjadi Ba1
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Moody's Investor Service menaikkan rating obligasi dollar dan
rupiah milik pemerintah Indonesia menjadi Ba1 dari sebelumnya Ba2. Moody's
beralasan, perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan positif. Selain itu,
posisi utang publik Indonesia juga kian membaik.
"Momentum di perekonomian Indonesia diprediksi akan terus berlanjut
seiring dengan permintaan domestik yang tetap, pertumbuhan wajar, dan
diterapkannya reformasi kebijakan dan struktural yang berkelanjutan, serta kian
bertambahnya investasi asing secara langsung di Indonesia," jelas Aninda Mitra,
Vice President Moody's di Indonesia.
Dia juga bilang, posisi utang Indonesia dan kecukupan cadangan devisa
masih terus akan membaik dibanding rekan satu peer-nya di kawasan regional.
Dalam pernyataannya, Moody's mengatakan, outlook rating Indonesia ke
depannya masih tetap stabil.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:56:50 WIB )
=======================================================================================
Euro terseret sentimen penurunan peringkat utang Yunani
Date : Jan 17 2011, 12:13
Title : News Story
Header : Euro terseret sentimen penurunan peringkat utang Yunani
Story
=======================================================================================
SYDNEY. Setelah lima hari terakhir menguat, hari ini, mata uang euro
terkoreksi terhadap dollar AS. Hingga pukul 11.40 WIB, pairing euro terhadap
dollar AS melemah dari 1,3388 menjadi 1.3342.
Pelemahan ini terpicu kecemasan memburuknya krisis utang di zona Euro,
terutama setelah Fitch Ratings memangkas peringkat utang Yunani ke level BB+
(junk), di akhir pekan lalu. Apalagi menteri keuangan Eropa bersiap melakukan
pertemuan hari ini untuk menuntaskan perubahan strateginya.
Kepala keuangan Eropa mulai menyusun strategi baru mengatasi krisis utang
Eropa. Jerman menargetkan batas waktu bulan Maret untuk dana penyelamatan 440
miliar euro atau setara US$ 587 miliar, dan merancang fasilitas bantuan
permanen, serta membuat ulang aturan defisit anggaran zona Euro.
Ahli strategi mata uang Commonwealth Bank of Australia, Joseph Capurso
mengatakan masalah utang belum akan berakhir. "Saya tidak berpikir menteri
keuangan akan melakukan perbaikan besar pada fasilitas pembiayaan mereka. Kami
masih sangat yakin pasar masih menjual euro," ungkapnya.
Pelemahan euro juga akibat spekulasi kenaikannya sebesar 3,7% pada pekan
lalu menyebabkan harga euro terlalu mahal. "Akan sulit bagi euro untuk
melanjutkan penguatannya terhadap dollar AS saat ini," prediksi Koji Fukaya,
kepala strategi mata uang dari Credit Suisse Group AG di Tokyo.
[ Dupla Kartini, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:53:55 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Euro terseret sentimen penurunan peringkat utang Yunani
Story
=======================================================================================
SYDNEY. Setelah lima hari terakhir menguat, hari ini, mata uang euro
terkoreksi terhadap dollar AS. Hingga pukul 11.40 WIB, pairing euro terhadap
dollar AS melemah dari 1,3388 menjadi 1.3342.
Pelemahan ini terpicu kecemasan memburuknya krisis utang di zona Euro,
terutama setelah Fitch Ratings memangkas peringkat utang Yunani ke level BB+
(junk), di akhir pekan lalu. Apalagi menteri keuangan Eropa bersiap melakukan
pertemuan hari ini untuk menuntaskan perubahan strateginya.
Kepala keuangan Eropa mulai menyusun strategi baru mengatasi krisis utang
Eropa. Jerman menargetkan batas waktu bulan Maret untuk dana penyelamatan 440
miliar euro atau setara US$ 587 miliar, dan merancang fasilitas bantuan
permanen, serta membuat ulang aturan defisit anggaran zona Euro.
Ahli strategi mata uang Commonwealth Bank of Australia, Joseph Capurso
mengatakan masalah utang belum akan berakhir. "Saya tidak berpikir menteri
keuangan akan melakukan perbaikan besar pada fasilitas pembiayaan mereka. Kami
masih sangat yakin pasar masih menjual euro," ungkapnya.
Pelemahan euro juga akibat spekulasi kenaikannya sebesar 3,7% pada pekan
lalu menyebabkan harga euro terlalu mahal. "Akan sulit bagi euro untuk
melanjutkan penguatannya terhadap dollar AS saat ini," prediksi Koji Fukaya,
kepala strategi mata uang dari Credit Suisse Group AG di Tokyo.
[ Dupla Kartini, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:53:55 WIB )
=======================================================================================
Harga karet naik menjadi US$ 5.551 per ton
Date : Jan 17 2011, 12:12
Title : News Story
Header : Harga karet naik menjadi US$ 5.551 per ton
Story
=======================================================================================
TOKYO. Harga karet alam kembali bikin kejutan. Tingginya permintaan China
membuat harga karet kembali mencatat rekor harga. Harga karet di Tokyo
Commodity Exchange naik 1,3 % untuk kontrak pengiriman Juni menjadi 460,4 ¥ per
kilo (sekitar US$ 5.551 per metrik ton).
Sepanjang bulan Januari ini harga karet alam mengalami kenaikan hingga 11
%. Sedangkan tahun lalu, harga karet sudah mengalami kenaikan 50%. "Permintaan
pasar sangat tinggi karena permintaan dari China yang kuat," kata Ker Chung
Yang, analis investasi dari Phillip Futures kepada Bloomberg (17/1)
Ker Chung bilang, ada masalah pasokan dari Thailand dan Indonesia karena
cuaca. Kondisi kenaikan harga diramalkan masih terus terjadi karena dampak
cuaca, sementara permintaan naik karena tingginya penjualan mobil.
Berdasarkan survei yang dilakukan di 10 gudang karet di China menyebutkan
adanya penurunan stok. Ketersediaan karet hanya 68.675 ton, pasokan di gudang
itu lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 151.832 ton.
[ Asnil Bambani Amri, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:44:15 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Harga karet naik menjadi US$ 5.551 per ton
Story
=======================================================================================
TOKYO. Harga karet alam kembali bikin kejutan. Tingginya permintaan China
membuat harga karet kembali mencatat rekor harga. Harga karet di Tokyo
Commodity Exchange naik 1,3 % untuk kontrak pengiriman Juni menjadi 460,4 ¥ per
kilo (sekitar US$ 5.551 per metrik ton).
Sepanjang bulan Januari ini harga karet alam mengalami kenaikan hingga 11
%. Sedangkan tahun lalu, harga karet sudah mengalami kenaikan 50%. "Permintaan
pasar sangat tinggi karena permintaan dari China yang kuat," kata Ker Chung
Yang, analis investasi dari Phillip Futures kepada Bloomberg (17/1)
Ker Chung bilang, ada masalah pasokan dari Thailand dan Indonesia karena
cuaca. Kondisi kenaikan harga diramalkan masih terus terjadi karena dampak
cuaca, sementara permintaan naik karena tingginya penjualan mobil.
Berdasarkan survei yang dilakukan di 10 gudang karet di China menyebutkan
adanya penurunan stok. Ketersediaan karet hanya 68.675 ton, pasokan di gudang
itu lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 151.832 ton.
[ Asnil Bambani Amri, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:44:15 WIB )
=======================================================================================
Kredit macet sektor UMKM naik hingga 17,16%
Date : Jan 17 2011, 12:12
Title : News Story
Header : Kredit macet sektor UMKM naik hingga 17,16%
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Angka kredit macet atau non performing loan (NPL) perbankan di
sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) kembali melonjak. Satistik Perbankan
Indonesia (SPI) Bank Indonesia (BI) mencatat, per November 2010 nominal kredit
macet UMKM mencapai Rp 26,62 triliun.
Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 25,70 triliun,
kredit macet tersebut naik 3,57%. Bahkan jika dihitung dari akhir 2009, angka
kredit bermasalah ini melonjak Rp 3,9 triliun atau 17,16% dari Rp 22,72 triliun
(Desember 2009).
Sebelumnya, beberapa bank menyatakan sektor UMKM masih memiliki potenensi
yang besar dalam penyaluran kredit. Beberapa bank BUMN bahkan mencatatkan
pertumbuhan kredit di sektor UMKM.
[ Dyah Megasari ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:36:26 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Kredit macet sektor UMKM naik hingga 17,16%
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Angka kredit macet atau non performing loan (NPL) perbankan di
sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) kembali melonjak. Satistik Perbankan
Indonesia (SPI) Bank Indonesia (BI) mencatat, per November 2010 nominal kredit
macet UMKM mencapai Rp 26,62 triliun.
Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 25,70 triliun,
kredit macet tersebut naik 3,57%. Bahkan jika dihitung dari akhir 2009, angka
kredit bermasalah ini melonjak Rp 3,9 triliun atau 17,16% dari Rp 22,72 triliun
(Desember 2009).
Sebelumnya, beberapa bank menyatakan sektor UMKM masih memiliki potenensi
yang besar dalam penyaluran kredit. Beberapa bank BUMN bahkan mencatatkan
pertumbuhan kredit di sektor UMKM.
[ Dyah Megasari ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:36:26 WIB )
=======================================================================================
Analis: Buy on weakness saham semen dan infrastruktur
Date : Jan 17 2011, 12:11
Title : News Story
Header : Analis: Buy on weakness saham semen dan infrastruktur
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melorot 0,97% menjadi
3.534,393 pada pukul 11.24. Menurut Praska Putrantyo, Analis Infovesta Utama,
hari ini indeks akan bergerak di kisaran 3.501-3.586.
"Banyak pengaruh dari luar yang membuat indeks melorot," jelasnya.
Beberapa diantaranya adalah penurunan bursa regional, data ekonomi AS, dan
kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) china.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada saham-saham yang bisa dilirik untuk
berinvestasi. Praska bilang, investor bisa mengeker saham-saham semen dan
infrastruktur untuk dikoleksi. "Buy on weakness saham-saham infrastruktur dan
semen," imbuhnya. Adapun saham yang direkomendasikan antara lain: PT Perusahaan
Gas Negara (PGAS), PT Semen Gresik (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakarsa
(INTP), dan Holcim Indonesia (SMCB).
Catatan saja, menjelang penutupan pukul 11.30, saham PGAS tak mengalami
perubahan di posisi Rp 4.225, saham SMGR turun 2,21% menjadi Rp 8.850, saham
INTP turun 2,64% menjadi Rp 14.750, dan saham SMCB tak berubah di posisi Rp
2.075.
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:35:04 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Analis: Buy on weakness saham semen dan infrastruktur
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melorot 0,97% menjadi
3.534,393 pada pukul 11.24. Menurut Praska Putrantyo, Analis Infovesta Utama,
hari ini indeks akan bergerak di kisaran 3.501-3.586.
"Banyak pengaruh dari luar yang membuat indeks melorot," jelasnya.
Beberapa diantaranya adalah penurunan bursa regional, data ekonomi AS, dan
kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) china.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada saham-saham yang bisa dilirik untuk
berinvestasi. Praska bilang, investor bisa mengeker saham-saham semen dan
infrastruktur untuk dikoleksi. "Buy on weakness saham-saham infrastruktur dan
semen," imbuhnya. Adapun saham yang direkomendasikan antara lain: PT Perusahaan
Gas Negara (PGAS), PT Semen Gresik (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakarsa
(INTP), dan Holcim Indonesia (SMCB).
Catatan saja, menjelang penutupan pukul 11.30, saham PGAS tak mengalami
perubahan di posisi Rp 4.225, saham SMGR turun 2,21% menjadi Rp 8.850, saham
INTP turun 2,64% menjadi Rp 14.750, dan saham SMCB tak berubah di posisi Rp
2.075.
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:35:04 WIB )
=======================================================================================
Kecemasan investor bikin saham ADRO tergerus
Date : Jan 17 2011, 12:11
Title : News Story
Header : Kecemasan investor bikin saham ADRO tergerus
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Saham PT Adaro Energy (ADRO) memimpin penurunan saham energi di
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Menurut Analis PT Lautandhana
Securindo Muhamad Sugiarto, anjloknya saham ADRO lebih disebabkan kecemasan
investor kalau kenaikan harga batubara saat ini hanya terjadi untuk sementara
waktu.
Menurutnya, saat ini lonjakan harga batubara disebabkan faktor yang tidak
biasa (extraordinary factors) seperti banjir bandang Australia dan peningkatan
permintaan batubara.
Catatan saja, pada pukul 11.13, saham ADRO tercatat turun 1,90% menjadi Rp
2.575.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:19:37 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : Kecemasan investor bikin saham ADRO tergerus
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Saham PT Adaro Energy (ADRO) memimpin penurunan saham energi di
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Menurut Analis PT Lautandhana
Securindo Muhamad Sugiarto, anjloknya saham ADRO lebih disebabkan kecemasan
investor kalau kenaikan harga batubara saat ini hanya terjadi untuk sementara
waktu.
Menurutnya, saat ini lonjakan harga batubara disebabkan faktor yang tidak
biasa (extraordinary factors) seperti banjir bandang Australia dan peningkatan
permintaan batubara.
Catatan saja, pada pukul 11.13, saham ADRO tercatat turun 1,90% menjadi Rp
2.575.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:19:37 WIB )
=======================================================================================
BMRI masih jadi bank dengan aset terbesar
Date : Jan 17 2011, 12:09
Title : News Story
Header : BMRI masih jadi bank dengan aset terbesar
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masih
menduduki peringkat teratas dari segi aset per November 2010. Pada periode
tersebut, aset BMRI mencapai Rp 383,9 triliun tumbuh 13,44% dari tahun 2009
senilai Rp 349 triliun.
Di posisi kedua ada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan aset Rp
333,2 triliun atau tumbuh 11,67%. Posisi kedua bank BUMN ini tak berubah sejak
tiga tahun terakhir.
Sedangkan pada bank umum swasta nasional (BUSN) Devisa peringkat pertama
masih milik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan jumlah aset yang tercatat Rp
317,4 trilun atau 11,11% naik dari tahun sebelumnya Rp 278,5 triliun. Saat ini,
total seluruh aset bank umum disepuluh industri bank mencapai Rp 1.815 triliun.
Berikut adalah data peringkat bank umum berdasarkan aset yang dikutip dari
BI :
1. PT Bank Mandiri Tbk : Rp 383,8 triliun
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk : Rp 333,2 triliun
3. PT Bank Central Asia Tbk : Rp 317,4 triliun
4. PT Bank Negara Indonesai Tbk : Rp 222,4 trilun
5. PT Bank CIMB Niaga Tbk : Rp 141,4 triliun
6. PT Danamon Indonesia Tbk : Rp 106 trilun
7. PT Pan Indonesia Bank Tbk : Rp 101,7 triliun
8. PT Bank Permata Tbk : Rp 72,7 triliun
9. PT Bank International Indonesia Tbk : Rp 70,4 triliun
10. PT Bank Tabungan Negara Tbk : Rp 65,8 triliun
[ Nina Dwiantika ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:15:13 WIB )
=======================================================================================
Title : News Story
Header : BMRI masih jadi bank dengan aset terbesar
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masih
menduduki peringkat teratas dari segi aset per November 2010. Pada periode
tersebut, aset BMRI mencapai Rp 383,9 triliun tumbuh 13,44% dari tahun 2009
senilai Rp 349 triliun.
Di posisi kedua ada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan aset Rp
333,2 triliun atau tumbuh 11,67%. Posisi kedua bank BUMN ini tak berubah sejak
tiga tahun terakhir.
Sedangkan pada bank umum swasta nasional (BUSN) Devisa peringkat pertama
masih milik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan jumlah aset yang tercatat Rp
317,4 trilun atau 11,11% naik dari tahun sebelumnya Rp 278,5 triliun. Saat ini,
total seluruh aset bank umum disepuluh industri bank mencapai Rp 1.815 triliun.
Berikut adalah data peringkat bank umum berdasarkan aset yang dikutip dari
BI :
1. PT Bank Mandiri Tbk : Rp 383,8 triliun
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk : Rp 333,2 triliun
3. PT Bank Central Asia Tbk : Rp 317,4 triliun
4. PT Bank Negara Indonesai Tbk : Rp 222,4 trilun
5. PT Bank CIMB Niaga Tbk : Rp 141,4 triliun
6. PT Danamon Indonesia Tbk : Rp 106 trilun
7. PT Pan Indonesia Bank Tbk : Rp 101,7 triliun
8. PT Bank Permata Tbk : Rp 72,7 triliun
9. PT Bank International Indonesia Tbk : Rp 70,4 triliun
10. PT Bank Tabungan Negara Tbk : Rp 65,8 triliun
[ Nina Dwiantika ]
KONTAN Mon, 17 Jan 2011 ( 11:15:13 WIB )
=======================================================================================
Langganan:
Postingan (Atom)