Senin, 04 April 2011

Marak Aksi Ambil Untung, IHSG Mampu Bertahan di 3.700


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu bertahan di level 3.700 meski terkena maraknya aksi ambil untung sehingga melemah tipis 7 poin.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 8.660 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.690 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 10,779 poin (0,29%) ke level 3.718,266. Pengumuman deflasi di akhir pekan lalu membuat investor terus memburu saham.

Indeks langsung menembus posisi tertingginya hari ini di 3.729,302 tak lama setelah pembukaan bursa. Namun aksi profit taking investor lokal membuat indeks jatuh ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin IHSG bisa kembali ke teritori positif secara perlahan, naik 5,009 poin (0,31%) ke level 3.712,496.

Sepanjang perdagangan Sesi II, rata-rata indeks bergerak di zona merah dan sempat menyentuh posisi terendahnya di 3.681,808. Pertahanan IHSG akhirnya hancur diderita aksi ambil untung yang marak terjadi di lantai bursa.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (4/4/2011), IHSG ditutup melemah tipis 7,440 poin (0,21%) ke level 3.700,047. Sementara Indeks LQ 45 ditutup turun 2,503 poin (0,38%) ke level 662,504.

Saham-saham yang banyak terkena profit taking merupakan saham unggulan alias blue chip di sektor-sektor agrikultur menyusul prediksi harga minyak sawit mentah (CPO) yang akan turun tahun ini.

Hampir seluruh sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah, namun masih ada yang mampu menguat yaitu sektor perdagangan, pertambangan, industri dasar, dan properti.

Transaksi investor asing masih hijau di perdagangan hari ini, tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 243,645 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 104.413 kali pada volume 3,085 miliar lembar saham senilai Rp 4,516 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 91 saham turun, dan 106 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih mantap melaju di jalur positif, meninggalkan satu-satunya indeks yang melemah di regional, yaitu IHSG.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional sore ini:


  • Indeks Hang Seng melesat 348,68 poin (1,46%) ke level 24.150,58.
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 10,50 poin (0,11%) ke level 9.718,89.
  • Indeks Straits Times menguat 21,66 poin (0,69%) ke level 3.142,13.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 4.250 ke Rp 30.750, Astra Otopart (AUTO) naik Rp 1.550 ke Rp 15.850, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.400 ke Rp 49.500, dan Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 35.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.450 ke Rp 56.4250, Indospring (INDS) turun Rp 1.100 ke Rp 8.000, Multibreeder (MBAI) turun Rp 950 ke Rp 17.000, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 400 ke Rp 22.500.

HM Sampoerna akan Go Private?

HM Sampoerna Tbk (HMSP) dikabarkan segera hengkang dari lantai bursa. Untuk melancarkan rencana tersebut, akan dilakukan tender offer terhadap saham HMSP.

Menurut salah satu pelaku pasar yang mengetahui detail aksi korporasi itu, harga penawaran tender akan dilakukan di Rp 40.000 per lembar. Harga ini lebih tinggi 50% ketimbang harga penutupan kemarin di Rp 26.500 per lembar.

"Ini terkait dengan rencana BEI menerapkan aturan kepemilikan publik harus di atas 20%, sementara HMSP hanya 1,8%," bisik si pelaku pasar itu, Senin (4/4/2011).

BEI saat ini tengah mempersiapkan revisi aturan porsi minimal kepemilikan saham publik dari 10% menjadi 20%. Aturan ini sudah diajukan ke Bapepam-LK untuk dimintai persetujuan.

Pada perdagangan hari ini, hingga penutupan sesi I, harga saham HMSP naik 50 poin (0,18%) ke level Rp 26.550 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 3 kali dengan volume 4 lot senilai Rp 52,975 juta.


Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

Aksi Profit Taking Hadang Penguatan IHSG


Jakarta - Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhambat oleh aksi ambil untung investor lokal. Pagi tadi indeks sempat melesat hingga 21 poin, namun di siang ini hanya naik 5 poin.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 10,779 poin (0,29%) ke level 3.718,266. Pengumuman deflasi di akhir pekan lalu membuat investor terus memburu saham.

Indeks langsung menembus posisi tertingginya hari ini di 3.729,302 tak lama setelah pembukaan bursa. Namun aksi profit taking investor lokal membuat indeks jatuh ke posisi terendahnya di 3.700,002.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (4/4/2011), IHSG bisa kembali ke teritori positif secara perlahan, naik 5,009 poin (0,31%) ke level 3.712,496. Sementara Indeks LQ 45 naik 0,586 poin (0,08%) ke level 665,593.

Meski investor lokal banyak melepas saham, investor asing sampai siang ini masih melakukan pembelian bersih sehingga IHSG bertahan di zona hijau. Saham-saham tambang masih menjadi incaran investor.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 58.107 kali pada volume 1,580 miliar lembar saham senilai Rp 2,069 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 89 saham turun, dan 101 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih mantap berjalan di teritori positif. Sentimen negatif ini membantu IHSG kembali bangkit setelah terkena aksi ambil untung.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:


  • Indeks Hang Seng melonjak 259,37 poin (1, 09%) ke level 24.061,27.
  • Indeks Nikkei 225 menguat Up 53,31 poin (0,55%) ke level 9.761,70.
  • Indeks Straits Times naik 10,78 poin (0,35%) ke level 3.131,25.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.350 ke Rp 49.450, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.350 ke Rp 15.650, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 35.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 22.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indospring (INDS) turun Rp 1.100 ke Rp 8.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 ke Rp 57.650, Mayora (MYOR) turun Rp 150 ke Rp 11.050, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 150 ke Rp 22.750.

Diisukan bakal go private, saham AUTO terbang hingga 8%

Date : Apr 04 2011, 10:48
Title : News Story
Header : Diisukan bakal go private, saham AUTO terbang hingga 8%


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) terbang setelah diisukan akan
hengkang dari perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Hingga pukul 10.27 WIB, AUTO
sudah melejit 8,04% ke level Rp 15.450 per saham.
Rumor yang berkembang, emiten grup Astra ini bakal delisting atau tidak
lagi tercatat sebagai perusahaan terbuka di BEI. Aksi itu kemungkinan dilakukan
karena AUTO dikabarkan akan mendapatkan order besar pembuatan komponen otomotif
dari Jepang.
Maka, Astra Internasional Tbk (ASII) disebutkan akan melakukan tender
offer AUTO di kisaran harga Rp 28.000 hingga Rp 32.000 per saham.
[ Dupla Kartini ]
KONTAN Mon, 04 Apr 2011 ( 10:29:25 WIB )
=======================================================================================

IHSG dan Rupiah Terus Menguat


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum berhenti menguat, naik 10 poin. Pengumuman deflasi di akhir pekan lalu membuat investor terus memburu saham.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di Rp 8.680 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.690 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 12,640 poin (0,34%) ke level 3.720,127. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat 3,246 poin (0,48%) ke level 668,253.

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (4/4/2011), IHSG dibuka naik 10,779 poin (0,29%) ke level 3.718,266. Indeks LQ 45 dibuka naik tipis 2,834 poin (0,42%) ke level 667,841.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, poin IHSG terus bertambah, 19,462 poin (0,52%) ke level 3.725,949. Sementara Indeks LQ 45 menguat 4,558 poin (0,69%) ke level 669,565.

Akhir pekan lalu, indeks menguat cukup signifikan, IHSG tercatat menguat sebesar 104.67 poin (2,91%) ke level 3607.11. Pengumuman deflasi oleh BPS memicu investor kembali mengoleksi saham-saham unggulan.

Bursa-bursa regional bergerak dengan segar di zona hijau. Rata-rata dengan penguatan yang cukup signifikan.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi ini:


  • Indeks Hang Seng menanjak 248,42 poin (1,04%) ke level 24.050,32.
  • Indeks Nikkei 225 naik 69,89 poin (0,72%) ke level 9.778,28.
  • Indeks Straits Times menguat 20,83 poin (0,67%) ke level 3.141,30.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di Rp 8.680 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.690 per dolar AS. Posisi rupiah ini merupakan yang terkuat sejak Mei tahun 2007 silam.

Jumat, 01 April 2011

Maret Deflasi, IHSG dan Rupiah Semakin Perkasa


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merespon terjadinya inflasi di bulan Maret dengan menanjak 28 poin. Atas pergerakan ini, IHSG kembali nongkrong di level 3.700.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat ke Rp 8.695 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.705 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 14,317 poin (0,39%) ke level 3.692,991. Indeks bergairah menunggu pengumuman data inflasi bulan Maret oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG sama sekali tidak menyentuh zona merah. Saham-saham tambang mulai kembali dikoleksi setelah terkena aksi ambil untung di perdagangan hari-hari lalu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 28,556 poin (0,78%) ke level 3.707,230. Terjadinya deflasi sebesar 0,32% di bulan Maret mendorong investor melanjutkan aksi perburuan sahamnya.

Indeks sempat menyentuh posisi tertingginya setelah pengumuman BPS di level 3.709,377. Laju IHSG

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (1/4/2011), IHSG menanjak 28,813 poin (0,78%) ke level 3.707,487. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,953 poin (0,90%) ke level 665,007.

Deflasi yang terjadi di bulan Maret membuat perdagangan di lantai bursa lebih aktif dari biassanya. Namun beberapa investor ada yang memanfatkan momen tingginya IHSG ini untuk mengambil untung.

Penanam modal asing kembali akumulasi saham dengan jumlah yang cukup besar. Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett sell) sebesar Rp 625,735 miliar di seluruh saham.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 118.535 kali pada volume 3,416 miliar lembar saham senilai Rp 6,139 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 100 saham turun, dan 87 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional bisa menahan sentimen negatif melemahnya bursa Jepang sehingga bisa melaju cukup kencang di zona hijau. Sentimen ini juga mendorong IHSG menguat.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia di sore ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melesat 38,89 poin (1,33%) ke level 2.967,00.
  • Indeks Hang Seng menanjak 274,38 poin (1,17%) ke level 23.801,90.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 46,71 poin (0,48%) ke level 9.708,39.
  • Indeks Straits Times naik 18,06 poin (0,58%) ke level 3.123,91.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.900 ke Rp 48.100, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 34.000, Hero Supermarket Tbk (HERO) naik Rp 1.000 ke Rp 5.300, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 950 ke Rp 21.950.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 40.950, Multibreeder (MBAI) turun Rp 250 ke Rp 17.950, Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 17.250, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 21.450.

Cargill tender offer 15,99% saham SOBI


Date : Apr 01 2011, 15:22
Title : News Story
Header : Cargill tender offer 15,99% saham SOBI


Story
=======================================================================================
JAKARTA. PT Cargill Foods Indonesia (CFI) akan melakukan penawaran tender
untuk 137 juta lembar saham yang ada saat ini dan tambahan 10,8 juta lembar
saham baru di PT Sorini Agro Asia Corpindo Tbk (SOBI). Dengan asumsi bahwa
seluruh pemegang opsi yang berhak melaksanakan hak opsinya dalam jangka waktu 6
April hingga 13 April 2011.
Berdasarkan prospektus yang dikeluarkan Cargill, Jumat (1/4), disebutkan
bahwa penawaran tersebut mewakili kurang lebih 15,99% dari seluruh modal
ditempatkan dan disetor SOBI.
"Harga penawaran tender sebesar Rp 3.500 per saham," demikian tertulis di
prospektus. PT Bahana Securities ditunjuk sebagai penjamin emisi untuk
penawaran tender itu. Masa penawaran tender pada 1 April - 29 April 2011.
[ Astri Karina Bangun ]
KONTAN Fri, 01 Apr 2011 ( 15:21:04 WIB )
=======================================================================================

IHSG Tembus Lagi 3.700


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologi 3.700 pada perdagangan akhir pekan ini. Menguatnya bursa regional dan juga terjadinya deflasi sebesar 0,32% selama Maret mendorong investor untuk melanjutkan aksi perburuan sahamnya.

Mengawali perdagangan Jumat, IHSG langsung menguat. Selama sesi I, IHSG sempat mencapai posisi tertingginya di 3.707,756. Penguatan IHSG terutama didorong oleh penguatan saham-saham perbankan dan pertambangan.

Pada penutupan sesi I, perdagangan Jumat (1/4/2011), IHSG menguat 28,556 poin (0,78%) ke level 3.707,230. Indeks LQ 45 juga menguat 5,819 poin (0,88%) ke level 664,873.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 59.830 kali pada volume 1.776 juta lembar saham senilai Rp 2,887 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 84 saham turun dan 83 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.900, BCA (BBCA) naik Rp 150 menjadi Rp 7.100, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 50 menjadi Rp 2.250, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 500 menjadi Rp 9.600, PTBA naik Rp 550 menjadi Rp 21.550.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 250 menjadi Rp 21.450, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 700 menjadi Rp 41.150, PGN (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 3.875, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 7.250.

Bursa-bursa Asia hingga siang ini masih menguat:
  • Indeks Komposit Shanghai menguat tipis 7,16 poin (0,24%) ke level 2.935,28.
  • Indeks Hang Seng menguat 38,32 poin (0,16%) ke level 23.565,84.
  • Indeks Nikkei-225 menguat 36,68 poin (0,38%) ke level 9.791,78.
  • Indeks Straits Times menguat 10,76 poin (0,35%) ke level 3.116,61.

Inflasi Maret kembali melambat ke level 6,65%

Date : Apr 01 2011, 10:42
Title : News Story
Header : *DJ Indonesia March CPI -0.32% On Month; Mkt Expected -0.07%

Date : Apr 01 2011, 10:42
Title : News Story
Header : *DJ Indonesia March CPI +6.65% On Yr; Mkt Expected +6.94%

Date : Apr 01 2011, 10:42
Title : News Story
Header : *DJ Indonesia March Core Inflation 4.45% On-Yr Vs 4.36% Feb


Date : Apr 01 2011, 10:50
Title : News Story
Header : Inflasi Maret kembali melambat ke level 6,65%


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Tingkat inflasi Indonesia kembali melambat pada Maret 2011.
Dengan demikian, inflasi Indonesia sudah mengalami penurunan selama dua bulan
berturut-turut.
Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, tingkat inflasi
pada Maret naik 6,65% pada bulan lalu dibanding bulan sebelumnya. Sebagai
perbandingan, tingkat inflasi Febuari mencapai 6,84%.
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Fri, 01 Apr 2011 ( 10:48:08 WIB )

Millenium Danatama: Waspadai Profit Taking IHSG


Jakarta - IHSG melaju melanjutkan penguatan dengan nilai transaksi yang sangat besar pada perdagangan kemarin Kamis (31/03), naik 37,696 poin (1,04%) ke level 3678,674. Dengan kenaikan ini IHSG untuk kuartal I ditutup hanya turun 0,67% sejak awal tahun setelah sempat turun lebih dari 10 % di bulan Januari. Saham-saham perbankan menjadi buruan investor asing setelah mempublikasikan laporan keuangannya kemarin, sedangkan sektor pertanian (-0,89%) dan sektor pertambangan (- 0,29%) mendapat tekanan dan tidak berhasil keluar dari zona merah.

Sementara itu di bursa Amerika tiga indeks utamanya ditutup mixed dimana Dow dan S&P ditutup turun sedangkan Nasdaq mengalami penguatan. Dow dan S&P masing-masing turun 30,88 poin (- 0,25%) ke 12319,73 dan 2,43 poin (-0,18%) ke 1325,83 sedangkan Nasdaq naik 4,28 poin (+0,15%) ke 2781,07. Data-data ekonomi yang dikeluarkan juga mixed dimana data initial jobless claims bulan maret (388 ribu) lebih tinggi sedikit dari ekspektasinya (383 ribu), the Chicago PMI (70,6) dibanding ekspektasi (69,5) dan factory orders turun 0,1% dibandingkan konsensus yang mengharapkan kenaikan 0,4%. Sektor industrials (+0,3%) dan sektor materials (0,3%) menjadi top performer sedangkan sektor financial (-0,4%) menjadi top loser

IHSG pada perdagangan hari ini masih ada peluang untuk melanjutkan penguatan menjelang dirilisnya data inflasi Maret. Indeks akan menguji level 3686 untuk bisa menyentuh bahkan menembus level 3700. Hal ini didukung dengan terbentuknya pola golden cross dari indikator Stochastic dan asing yang membukukan net buy sekitar 950 miliar. Namun demikian perlu diwaspadai adanya aksi profit taking karena posisi indeks yang overbought serta indeks yang keluar dari upper line Bollinger. Saham sektor yang posisinya tren naik namun telah overbought yakni sektor konstruksi, infrastruktur, agrikultur, industri dasar dan keuangan. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3640 hingga 3700.

Sambut Deflasi, IHSG Menghijau

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 14 poin meneruskan penguatan yang berhasil dicetak pada perdagangan kemarin. Pengumuman deflasi di Maret pada pagi ini memberikan sentimen positif ke IHSG.

Membuka perdagangan, Jumat (1/4/2011), IHSG menguat 14,317 poin (0,39%) ke level 3.692,991. Indeks LQ 45 naik 3,199 poin (0,49%) ke level 662,253.

Kemarin, indeks bertambah 37,696 poin (1,03%) ke level 3.678,674. Sementara Indeks LQ 45 menguat 8,173 poin (1,25%) ke level 659,054. Arus dana asing kembali mengalir ke bursa dalam jumlah cukup besar.

Bursa-bursa regional kembali merekah di perdagangan pagi ini. Namun sayangnya, bursa Jepang kembali terperosok di zona negatif.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia di pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 10,46 poin (0,36%) ke level 2.938,57.
  • Indeks Hang Seng menguat 4,47 poin (0,02%) ke level 23.540,33.
  • Indeks Nikkei 225 turun 10,76 poin (0,11%) ke level 9.744,34.
  • Indeks Straits Times naik 2,57 poin (0,08%) ke level 3.108,42.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 8.698 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.705 per dolar AS.

BPS: Harga Cabai Turun, Maret Deflasi 0,32%


Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Maret 2011 terjadi deflasi 0,32%. Utamanya karena penurunan harga bahan pokok seperti cabai dan beras.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Jumat (1/4/2011).

"Deflasi tertinggi dari tiga tahun terakhir karena yang pernah dicapai April 2009 sebesar 0,31% dan Januari 2009 sebesar 0,07%," tegas Rusman.

Dikatakan Rusman inflasi kumulatif Januari-Maret 2011 adalah 0,7%, sementara inflasi yoy di Maret mencapai 6,65%.

"Deflasi dikarenakan sumbangan dari volatile food pressurenya masih ada inflasi 0,25%," jelas Rusman.

Secara nasional yang masih menyumbang inflasi di Maret 2011 adalah telur ayam ras yang harganya turun 4,56% dan menyumbang inflasi 0,3%. Kemudian bawang putih yang harganya turun 2,15% dan menyumbang inflasi 0,02%. Lalu harga emas perhiasan yang menyumbang inflasi 0,02%. Inflasi dari pertamax juga ada.

Sementara yang menyumbang deflasi adalah harga cabai merah yang turun 30,5% dan menyumbang deflasi 0,23%. Lalu harga beras yang turun 3,54% dan menyumbang deflasi 0,21%. Lalu harga cabai rawit turun 19,57% dan menyumbang deflasi 0,07%.

Harga bawang merah turun 4,65% dan menyumbang deflasi 0,03%.

Dari 66 kota sebanyak 54 kota mengalami deflasi dan 14 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi di Padang 2,59% dan Dumai deflasi 2,34%. "Padang karena banyak konsumen cabai dan harganya turun," imbuh Rusman.

Sementara inflasi tertinggi di Palu 0,67%, dan Maumere 0,57%.

Debt Collector Sudah Makan Korban, BI Jangan Diam Saja


Jakarta - Bank Indonesia (BI) dinilai lepas tangan terhadap perlakuan kasar debt collector. Karena perilaku debt collector seperti dalam kasus Citibank sudah kasar dan memakan korban, BI didesak ikut turun tangan menindak sebagai bentuk perlindungan nasabah.

"Debt collector kan merupakan special purpose vehicle (SPV) itu oke-oke saja, tapi kalau sudah kekerasan itu sudah kriminal BI harus proaktif. Ini BI seolah-olah melindungi bank saja. BI harus atur itu bank punya debt collector," tutur Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis kepada detikFinance, Jumat (1/4/2011).

Harry mengatakan, bukan hanya urusan perbankan saja yang harus diurusi BI. Tapi perlindungan nasabah menjadi yang utama.

"Secara law enforcement (penegakan hukum) memang ini wilayah Kepolisian. Tapi harus ada MoU BI-Kepolisian dan BI harus proaktif. Kalau BI lepas tangan, berarti BI tidak bertanggung jawab," tegas Harry.

Bahkan menurut Harry, belajar dari kasus kekerasan debt collector yang baru saja terjadi, harusnya debt collector disahkan dan diatur undang-undang. Agar debt collector benar-benar kredibel.

"Kadang debt collector itu bagus bagi dunia perbankan untuk kejar nasabah bandel. Tapi kalau sudah kekerasan itu salah," imbuh Harry.

"Jika BI tidak bertindak maka hal ini akan dibawa ke Komisi XI. Menjadi agenda sendiri," tambah Harry.

Harry menyatakan jika ada nasabah yang meninggal akibat kekerasan oleh debt collector, maka itu tanggung jawab Gubernur BI.

"Jika sudah sampai ada yang meninggal maka Gubernur BI harus tanggung jawab dunia-akhirat. Penyebabnya ini berarti ketiadaan perlindungan nasabah," ucap dia.

Selama ini menurut Harry kalau debt collector bertindak sewenang-wenang, maka hanya dikatagorikan sebagai perbuatan murni kriminal.

"Tapi jika seorang nasabah menunggak, atau jatuh miskin apa bisa disalahkan nasabah? Oke kalau memang salah, pasti bank sudah ada manajemen risikonya, pemberi kredit jangan ngoyo ngejar nasabah sampai pakai debt collector dan sampai meninggal. Lebih baik dipecat itu Direktur Kreditnya. Laba besar bank juga," jelas Harry.

Dia menambahkan kartu kredit dan KTA (kredit tanpa agunan) itu sudah mempunyai risiko yang tinggi. "Jika nasabah tidak bisa bayar ya itu kelalaian bank sendiri," tukas Harry.

Seperti diketahui, Sekjen Partai Pemersatu Bangsa (PPB) Irzen Octa (50) tewas dalam proses pelunasan kredit kepada debt collector Citibank. Korban pada Selasa (29/3) pagi mendatangi kantor Citibank untuk melunasi tagihan kartu kreditnya yang membengkak. Menurut korban, tagihan kartu kredit Rp 48 juta. Namun pihak bank menyatakan tagihan kartu kreditnya mencapai Rp 100 juta.

Di situ, korban kemudian dibawa ke satu ruangan dan ditanya-tanya oleh 3 tersangka. Usai bertemu 3 tersangka, korban kemudian tewas di depan kantor tersebut.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Edy Pramono mengatakan, korban tewas setelah mendatangi Menara Jamsostek. "Dia datang ke Citibank bermaksud menanyakan jumlah tagihan kartu kreditnya yang membengkak," kata Gatot saat dihubungi wartawan, Rabu (30/3).

IHSG Menunggu Rilis Inflasi


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil menguat pada perdagangan terakhir di kuartal I-2011. Investor memburu saham-saham didorong oleh membaiknya laporan keuangan sejumlah emiten besar.

Pada perdagangan, Kamis (31/3/2011), IHSG bertambah 37,696 poin (1,03%) ke level 3.678,674. Sementara Indeks LQ 45 menguat 8,173 poin (1,25%) ke level 659,054.

"IHSG kembali melanjutkan penguatan menjelang rilis inflasi di bulan Maret. Selain itu, investor juga mengapresiasi banyaknya laporan keuangan yang dirilis," jelas Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management (ISAM).

Investor akan menantikan angka inflasi yang akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini. Pada Maret, BPS memperkirakan terjadi deflasi seiring banyaknya panen raya. Namun mengikuti pola di akhir pekan, IHSG dimungkinkan untuk melemah lagi. Pada perdagangan Jumat (1/4/2011), IHSG diprediksi akan bergerak fluktuatif cenderung melemah.

Bursa Wall Street tadi malam melemah tipis karena investor menunggu angka pengangguran yang akan dirilis Jumat untuk dijadikan katalis. Namun Wall Street berhasil mencetak gain yang solid selama triwulan I-2011.

Pada perdagangan Kamis (31/3/2011), indeks Dow Jones melemah tipis 30,88 poin (0,25%) ke level 12.319,73. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 2,43 poin (0,18%) ke level 1.325,83 dan Nasdaq menguat 4,28 poin (0,15%) ke level 2.781,07.

Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Jumat di teritori positif. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 46,03 poin (0,47%) ke level 9.801,13.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG kemarin naik 37 point (+1.04%) ke level 3,678.67 dengan volume transaksi sebesar 8.8 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp 7.3 triliun. Tercatat sebanyak 119 saham mengalami kenaikan, 93 saham mengalami penurunan, 88 saham tidak mengalami perubahan, dan 141 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 903 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, BBRI, BBNI, CPIN dan PGAS. Secara teknikal IHSG hari ini kembali melanjutkan kenaikan yang diikuti oleh kenaikan volume yang artinya kenaikan hari ini direspon positif oleh pasar.

Kenaikan IHSG dipimpin oleh sektor perbankan, dipicu oleh keluarnya sejumlah laporan keuangan emiten yang direspon positif oleh investor serta aksi beli yang dilakukan oleh investor asing.

IHSG hari ini ditutup di level retracement fibo yang menjadi level resistance IHSG, indikator RSI hari ini masih menuju keatas dan hendak memotong garis sinyal 50.

Bursa regional kemarin mayoritas mengalami kenaikan kecuali bursa China dan Thailand, sementara Rupiah diperdagangkan menguat 12 point terhadap US Dollar yaitu sebesar Rp8,708 per US Dollar.

Pada perdagangan besok diperkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 3.608-3.710 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BJBR, BMRI dan TLKM.

Panin Sekuritas:

IHSG kembali menguat didorong oleh laporan keuangan emiten 2010 serta ekspektasi rendahnya inflasi Maret. Stabilnya kondisi makro ekonomi nasional juga mendorong aliran dana asing masuk ke pasar finansial Indonesia. Kami perkirakan hari ini indeks akan bergerak fluktuatid dengan kecenderungan menguat. Pergerakan indeks akan dibayangi oleh pengumuman inflasi serta pergerakan bursa regional. Saham pilihan : PTPP, CTRS, BBRI, MAIN.

Indosurya:

Pada perdagangan Jumat (30/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.620-3.650 dan resistance 3.695-3.712. Candle masih melanjutkan penguatannya dimana sebelumnya telah membentuk candle white marubozu . Kemarin telah terbentuk candle menyerupai spinning tops di posisi atas. Biasanya candle seperti ini mengindikasikan akan adanya pola pembalikan. Upper bollinger bands juga telah tersentuh. MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang mulai naik. RSI, William's %R, dan Stochastic telah menyentuh area overbought . Meski secara teknikal terindikasi akan adanya reversal namun, karena hari ini bertepatan dengan
rilis data inflasi dimana pasar telah mengekspektasikan akan terjadi deflasi atau terjadi penurunan inflasi maka dimungkinkan untuk terjadi penguatan lebih lanjut. Apalagi telah didukung oleh penguatan bursa saham AS dan Eropa dan bila regional pun juga menguat maka akan menjadi sentimen positif bagi IHSG. Cermati saham BSDE, DOID, dan DSSA.

Wall Street Melemah Tipis di Akhir Triwulan I-2011


New York - Bursa Wall Street menutup perdagangan triwulan I-2011 dengan pelemahan tipis. Investor menunggu angka pengangguran yang akan dirilis Jumat untuk dijadikan katalis.

Pada perdagangan Kamis (31/3/2011), indeks Dow Jones melemah tipis 30,88 poin (0,25%) ke level 12.319,73. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 2,43 poin (0,18%) ke level 1.325,83 dan Nasdaq menguat 4,28 poin (0,15%) ke level 2.781,07.

Setelah menguat hingga 5,4% selama kuartal I-2011, indeks S&P 500 hanya berputar-putar di level 1330. Investor seperti menunggu momen keluarnya angka tenaga kerja untuk melangkah lebih lanjut.

Sepanjang bulan Maret, indeks Dow Jones menguat 0,76%, S&P 500 turun 0,1% dan Nasdaq melemah tipis 0,04%. Untuk kuartal I-2011, indeks Dow Jones tercatat menguat 6,4%, S&P menguat 5,4% dan Nasdaq menguat 4,8%.

"Pasar telah berputar-putar di area tersebut sebelumnya. Kecuali kita mendapatkan angka yang buruk besok, pasar akan melaju ke titik tertingginya," jelas Jim Paulsen, chief investment officer Wells Capital Management seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/4/2011).

Perdagangan masih sangat tipis, dengan volume transaksi hanya 6,9 miliar lembar saham, di bawah estimasi tahun lalu yang sebesar 8,47 miliar lembar saham.

Saham-saham peritel berada di jajaran yang paling buruk kinerjanya pada perdagangan kemarin, dipicu penurunan saham Carmax Inc hingga 7,2%. Indeks S&P Retail tercatat turun 0,76%, indeks ritel Morgan Stanley juga turun 1,1%.

Harga Minyak Naik, Energi Mega Masih Rugi Rp 62 Miliar


PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan rugi bersih sebesar Rp 62,31 miliar di tahun 2010, kerugian ini berkurang jika dibandingkan rugi tahun 2009 sebesar Rp 1,72 triliun.

Berkurangnya rugi bersih anak usaha Grup Bakrie ini karena tren harga minyak dunia yang terus naik. Meski demikian, tetap saja penjualan bersih perseroan masih turun.

"Tren kenaikan harga minyak dunia memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan di tahun 2010," kata Direktur Utama ENRG Imam Agustino dalam siaran persnya, Kamis (31/3/2011).

Penjualan bersih ENRG di tahun 2010 turun menjadi Rp 1,24 triliun, dari perolehan pendapatan tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 1.44 triliun.

Dengan adanya kerugian tersebut, maka rugi bersih per saham dasar pun menjadi Rp 1,67 per lembar dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 120,09 per lembar.

Perseroan mencatat kenaikan aset dari tahun 2009 sebanyak Rp 10,25 triliun menjadi Rp 11,76 triliun di akhir tahun 2010.

Sepanjang tahun 2010 lalu, harga saham ENRG sudah turun 35,75% menjadi Rp 124 per lembar, dari harga di tahun 2009 Rp 193 per lembar.

Pada penutupan perdagangan hari ini, saham ENRG ditutup turun 2 poin (1,53%) ke Rp 128 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 462 kali dengan volume 145.768 lot senilai Rp 9,34 miliar.

Kamis, 31 Maret 2011

Sektor keuangan pacu IHSG melesat 1,04% di sesi sore

Date : Mar 31 2011, 16:36
Title : News Story
Header : Sektor keuangan pacu IHSG melesat 1,04% di sesi sore


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 1,04% ke
level 3.678,674. Penguatan ini dimotori oleh sektor keuangan yang naik 2,75%.
Secara keseluruhan, ada 8 sektor yang menguat, dan dua sektor yang turun
yaitu agrikultur dan pertambangan.
Jumlah saham yang naik sebanyak 119, dan 93 saham tercatat turun.
Sementara, 88 saham lagi tidak menunjukan aktifitas apa-apa.
Pasar hingga sore ini mengumpulkan nilai perdagangan sebesar Rp 7,3
triliun, dengan volume 4,4 miliar saham.
Anta Express Tour Tbk (ANTA) merajai top gainers setelah terbang 25% ke Rp
250. Ever Shine Tex Tbk (ESTI) melesat naik 15% ke Rp 115. Asuransi Bina Dana
Arta Tbk (ABDA) menguat 14,04% ke Rp 650. Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
menguat 13,48% ke Rp 101, dan Mayora Indah Tbk (MYOR) naik 11,88% ke Rp 11.300.
Sementara, lima besar top losers diduduki Yulie Sekurindo Tbk (YULE) yang
anjlok 22,67% ke Rp 58. Lionmesh Prima Tbk (LMSH) merosot 17% ke Rp 4.150.
Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) terkoreksi 10,20% ek Rp 88. Davomas
Abadi Tbk (DAVO) melemah 10,11% ke Rp 80. Gema Grahasarana Tbk (GEMA) turun
6,45% ke Rp 290.
[ Teddy Gumilar ]
KONTAN Thu, 31 Mar 2011 ( 16:31:25 WIB )
=======================================================================================

BPS: Maret Dipastikan Deflasi


Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, turunnya harga beras pasca panen raya dan juga harga pahan lainnya membuat terjadinya deflasi di Maret 2011.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan saat ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/3/2011).

"Dipastikan deflasi. tapi untuk pastinya kita belum tahu. Bulan ini kita yang mendorong pasti beras ya karena memang trend beras yang lagi turun. sehingga pasti deflasi," tutur Rusman.

Di Maret ini, Rusman mengatakan harga beras tercatat mengalami penurunan sebesar 3%. Tak hanya beras, semua harga bahan pangan juga rata-rata mengalami penurunan karena memasuka panen raya.

"Yang kita tahu satu-satunya bahan pangan yang naik itu telur ayam," tukas Rusman.

Dana Asing Masuk Rp 950 Miliar, IHSG Bertambah 37 Poin


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah poin dan semakin mendekati level 3.700. Arus dana asing kembali mengalir ke bursa dalam jumlah cukup besar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 8.705 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.715 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat tipis 8,249 poin (0,22%) ke level 3.649,227. Investor kembali percaya diri atas prediksi inflasi yang terkendali di bulan Maret ini.

Sepanjang perdagangan sesi I, indeks hampir terus bergerak di teritori positif. Namun, indeks juga sempat terpleset ke zona merah ke posisi 3.637,431.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 22,675 poin (0,62%) ke level 3.663,653. Saham bank diburu setelah kinerja keuangan perbankan nasional positif.

Indeks sempat menyentuh level tertingginya pada pembukaan perdagangan sesi II di 3.683,471. Indeks terus bergerak di zona hijau sampai penutupan.

Menutup perdagangan, Kamis (31/3/2011), IHSG bertambah 37,696 poin (1,03%) ke level 3.678,674. Sementara Indeks LQ 45 menguat 8,173 poin (1,25%) ke level 659,054.

Investor kembali aktif bertransaksi di lantai bursa, tak hanya hanya di pasar reguler namun juga di pasar negosiasi. Beberapa transaksi tutup sendiri (crossing) saham terjadi dalam jumlah yang tidak terlalu besar di pasar negosiasi.

Saham-saham bank kembali menjadi primadona dan target buruan investor, baik lokal maupun asing. Sektor finansial melesat tinggi, naik lebih dari 2,5%.

Arus dana asing kembali parkir di pasar modal. Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) Rp 950,649 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 147.506 kali pada volume 4,419 miliar lembar saham senilai Rp 7,288 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 97 saham turun, dan 96 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed sampai sore hari ini. Beberapa investor masih melakukan aksi tunggu atas pengumuman inflasi di negaranya masing-masing.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore ini:


  • Indeks Komposit Shanghai turun 25,88 poin (0,88%) ke level 2.929,89.
  • Indeks Hang Seng naik 76,09 poin (0,32%) ke level 23.527,52.
  • Indeks Nikkei 225 menguat 46,31 poin (0,48%) ke level 9.755,10.
  • Indeks Straits Times turun tipis 0,51 poin (0,02%) ke level 3.094,81.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 2.000 ke Rp 33.000, Sepatu Bata (BATA) naik Rp 1.500 ke Rp 66.500, Mayora (MYOR) naik Rp 1.200 ke Rp 11.300, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 750 ke Rp 57.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 41.850, Lionmesh (LMSH) turun Rp 850 ke Rp 4.150, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 700 ke Rp 46.200, dam Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 ke Rp 21.000.

Tiga saham bank menggiring penguatan IHSG di sesi pertama

Date : Mar 31 2011, 13:09
Title : News Story
Header : Tiga saham bank menggiring penguatan IHSG di sesi pertama


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Emiten sektor perbankan mendongkrak pergerakan Indeks Harga Saham
Gabungan (IHSG) pada sesi pertama, hari ini. Ketiga saham bank yang siang ini
berhasil menopang indeks yaitu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank
Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Indeks berhasil ditutup naik 0,62% ke level 3.663,653. Adapun, sektor
perbankan menyumbang penguatan indeks dengan melaju sebesar 2%.
Saham BBRI melaju 6,48% ke Rp 5.750, sementara BMRI naik 3,08% ke Rp
6.700, dan BBCA menguat 0,73% ke Rp 6.900.
Data Bloomberg menunjukkan mayoritas broker asing yang paling aktif
mengoleksi ketiga saham ini.
Hingga sesi pertama siang ini, volume saham BBRI yang diperdagangkan
mencapai 57,7 juta saham. Broker terbanyak pengoleksi saham ini yaitu UBS
Securities sejumlah 16,990 juta saham yang bernilai Rp 95,58 miliar. Lalu,
Credit Suisse Securities dengan 7,144 juta saham senilai Rp 39,83 miliar, dan
Phillip Securities sejumlah 6,331 juta saham dengan nilai Rp 35,6 miliar.
Adapun, volume perdagangan BMRI mencapai 44,2 juta saham. Credit Suisse
Securities menempati posisi pertama pengoleksi terbanyak saham ini dengan
jumlah 13,731 juta, yang bernilai Rp 90,55 miliar. Diikuti, UBS Securities
sejumlah 10,474 miliar saham dengan nilai Rp 69,55 miliar, dan Kim Eng
Securities sejumlah 4,025 juta saham senilai Rp 26,51 miliar.
Sementara, jumlah saham BBCA yang ditransaksikan mencapai 3,82 juta saham.
UBS Securities Indonesia mengoleksi 2,218 juta saham dengan nilai Rp 15,21
miliar. Lalu, Danareksa Sekuritas sejumlah 1,146 juta saham senilai Rp 7,9
miliar, dan Credit Suisse Securities membeli 977.500 saham dengan nilai Rp 6,77
miliar.
[ Dupla Kartini ]
KONTAN Thu, 31 Mar 2011 ( 12:47:28 WIB )
=======================================================================================