Rabu, 12 Januari 2011

PT Martina Berto Tbk

Dengan ini disampaikan, bahwa kode IPO saham PT Martina Berto Tbk yang akan Listing tanggal 13 Jan 2011 adalah sebagai berikut:

Kode

Nama Efek

Harga Penawaran IPO

MBTO

MARTINA BERTO Tbk

Rp.740.-

JSX

Wow... indek hari ini perkasa. JSX hari ini berhasil menutup posisi 3554.77. Indek hari ini di angkat oleh sektor pertambangan, perbankan, CPO.

Date : Jan 12 2011, 16:20
Title : News Story
Header : GGRM, TLKM, dan ADRO topang penguatan indeks


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham GGRM, TLKM, dan BBRI menjadi pemimpin naiknya IHSG, hari
ini. Hingga pukul 16.00 WIB, Volume transaksi saham TLKM mencapai 35,8 juta,
GGRM mencapai 2,4 juta, adapun volume saham BBRI 50,3 juta.
Dari ketiga saham ini, kenaikan tertinggi pada saham yang TLKM yang naik
7,15%, diikuti saham GGRM yang menguat 5,8%, dan saham BBRI yang melaju 5,05%.
Broker yang aktif mengoleksi saham-saham ini diantaranya Macquarie
Capital, Mandiri Sekuritas, CIMB Securities Indonesia, Kim Eng Securities, dan
Deustche Securities.
Analis OSK Nusadana, Tasrul Tanar menyebut aktifnya perdagangan saham ini
karena secara teknikal mengikuti market yang sedang naik.
"Market agak tenang karena isu yang berkembang di pasar menyebutkan
inflasi tidak perlu dicemaskan. Dan untuk ketiga saham tersebut trennya memang
masih naik," ujar Tasrul.
Meski, IHSG mulai menguat hari ini, namun Tasrul belum melihat tren asing
yang mulai masuk. "Masih imbang masuk dan keluar, namun jumlah asing yang
keluar mulai mengecil," imbuhnya.
[ Dupla Kartini ]

KONTAN Wed, 12 Jan 2011 ( 16:13:44 WIB )


=======================================================================================

Naik tajam, BEI kembali suspen saham DSSA

Date : Jan 12 2011, 13:31
Title : News Story
Header : Naik tajam, BEI kembali suspen saham DSSA


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lagi-lagi menghentikan sementara
perdagangan PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA). Suspensi lantaran saham ini
melonjak hingga 379,47% dari harga penutupan Rp 7.550 per 29 November 2010
menjadi Rp 36.200 pada 11 Januari 2011.
Keterbukaan Informasi BEI menyebutkan, suspensi terhadap DSSA berlaku
mulai 12 Januari hingga waktu yang akan ditentukan lebih lanjut.
"Senin kemarin, saat pasar tertekan dia sendiri yang naik. Kita melihat
kenaikan tertinggi dalam dua hari berturut-turut. Yang kita perhatikan
transaksinya tipis terutama di Desember. Kemarin sampai auto reject padahal
volumenya tipis hanya satu lot," ujar Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek
Indonesia, Eddy Sugito, Rabu, (12/1).
Lanjut Eddy, dari keterangan yang disampaikan manajeman DSSA ketika
dipanggil BEI terkait suspensi saham DSSA pada 15 Desember 2010 silam, tidak
ada hal yang signifikan menyangkut lonjakan saham DSSA.
"Tidak tahu apakah penyebabnya dari emiten atau pelaku pasar. Mungkin
kinerja membaik, dan kita terus mengawasi," imbuh Eddy.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Wed, 12 Jan 2011 ( 13:22:38 WIB )


=======================================================================================

ADRO

ADRO berpeluang rebound ke level 2700. trading Buy.

Ekonom Stachart: PDB Indonesia bisa 6,5% di 2011

Date : Jan 12 2011, 13:18
Title : News Story
Header : Ekonom Stachart: PDB Indonesia bisa 6,5% di 2011


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Para pengamat ekonomi Standard Chartered Bank (SCB) memandang
arah pemulihan Indonesia terkendali dan pertumbuhan domestik bruto (PDB) atau
gross domestic product (GDP) mengalami peningkatan mencapai 6,5 % tahun 2011
dan 7% tahun 2012.
Senior Economist SCB Indonesia, Fauzi Ichsan mengatakan, pertumbuhan PDB
Indonesia positif tahun 2010 terbantu dengan pengeluaran belanja di sektor
infrastruktur sehingga mendorong pertumbuhan investasi. Nilai komoditas yang
tinggi juga mendorong terjadinya peningkatan. Ini juga didukung investor
internasional yang memandang status Indonesia sebagai negara demokrasi ketiga
terbesar di dunia.
"Tahun 2011 kami perkirakan Indonesia akan mengalami pertumbuhan PDB yang
meningkat menjadi 6,5%, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat
hingga 8% jika kebutuhan akan perkembangan infrastruktur terpenuhi", kata
Fauzi, Rabu (12/1).
Head of Macroeconomic Research Standard Chartered Bank (SCB), John
Calverley mengatakan, Asia akan mendorong sebagain besar dari pertumbuhan
global selama 20 tahun ke depan. "Taraf hidup akan diukur dengan pendapatan per
kapita riil, akan meningkat sembilan kali lipat di Cina dan India antara tahun
2000 dan 2030", kata John Calverley.
[ Nina Dwiantika ]

KONTAN Wed, 12 Jan 2011 ( 12:40:18 WIB )


=======================================================================================

DPR: Ada yang sengaja menutup kasus pajak Gayus

Date : Jan 12 2011, 12:06
Title : News Story
Header : DPR: Ada yang sengaja menutup kasus pajak Gayus


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi III DPR Fahri Hamzah menilai ada pihak yang
sengaja menutupi kasus Gayus Tambunan. Dia mengatakan sebaiknya aparat penegak
hukum juga mengusut kasus mafias pajak ketimbang mengurusi kasus Gayus ke luar
negeri.
Dia mencurigai, kasus paspor palsu Gayus yang dibesar-besarkan sekarang
sengaja untuk menutupi masalah perpajakan. "Satgas jangan hanya gembar-gembor
masalah lain sedangkan inti permasalah dijauhin," kata politisi Partai Keadilan
Sejahtera ini, Rabu (12/1).
Fahri membantah ucapan bekas Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang
menyatakan bila kasus Gayus dibongkar akan menggoyahkan ekonomi dan politik
Indonesia. Dia menuding alasan bekas Kapolri itu tidak tepat. Menurutnya, Gayus
justru ingin kasus mafia pajak tersebut dibongkar. "Sebenarnya dia (Gayus)
ingin membongkar masalah namun merasa dibelokin," katanya.
Hari ini, Komisi III DPR mengadakan rapat internal untuk membahas masalah
Gayus. Rencananya, komisi yang membidangi masalah hukum ini akan memutuskan
apakah akan memanggil bekas pegawai pajak itu atau tidak.
Dalam persidangan beberapa waktu lalu, Gayus mengaku pernah menerima
sejumlah uang untuk mengurus kasus pajak beberapa perusahaan besar diantaranya
anak usaha Bakrie. Namun, hingga sekarang, kasus tersebut belum terungkap.
Sebaliknya, aparat penegak hukum malah mengutamakan kasus plesiran Gayus
ke luar negeri. Gayus diduga menggunakan paspor palsu atas nama Sony Laksono
untuk melancong ke Malaysia, Singapura dan Macau. Polisi telah menahan seorang
pria berinisial A yang terlibat dalam sindikat pemalsuan tersebut.
[ Dwi Nur Oktaviani ]

KONTAN Wed, 12 Jan 2011 ( 11:58:36 WIB )


=======================================================================================

JSX

Indek kita berpeluang rebound ke level 3550-3600. Seiiring rebound indek kita, akan di dorong oleh laporan keuangan setiap emiten.

TLKM

wow... TLKM rebound, dengan berusah payah ampir pecah 7000, akhirnya TLKM rebount. Kemungkinan TLKM akan mencoba 8000.

ANTM

Grafik ANTM ada triple Buttom. Trading buy ANTM dan INCO seiring harga nikel di level 24600. Target ANTM akan menguji level resistant 2500.

INTP

Tren INTP masih turun, tetapi bila rebound akan mencoba level 16.000. Hold

BBRI

kemana BBRI setelah stock split. Dari segi technical BBRI berpeluang rebound dengan menguji level 5.000.

Listing perdana saham EMDE stagnan

Date : Jan 12 2011, 10:00
Title : News Story
Header : Listing perdana saham EMDE stagnan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Nasib kurang baik dialami PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE)
dalam pencatatan saham perdananya, hari ini. Setelah sempat dibuka di posisi Rp
270 per saham, saham perusahaan properti ini langsung kembali ke posisi Rp 250
per saham, dan selama lima menit pertama stagnan di posisi tersebut.
Dalam lima menit pertama tersebut, telah terjadi transaksi sebesar 209
ribu lot dengan total transaksi hanya Rp 26 miliar.
Sebelumnya, saham EMDE ditawarkan di harga Rp 250 dengan jumlah penawaran
mencapai 850 juta saham. Dana yang dihimpun perusahaan mencapai Rp 212,5
miliar.
Sebanyak 60% dana hasil IPO itu akan digunakan untuk pengembangan proyek
anak usahanya, seperti proyek Puri Cinere, Depok dan Cimandala City, Sentul.
Sementara sisa dana sebanyak 40% akan dipakai perseroan untuk berbagai
proyeknya seperti proyek perumahan, komersial, kantor, sarana dan prasarana
serta modal kerja.
[ Anna Suci Perwitasari ]

KONTAN Wed, 12 Jan 2011 ( 09:57:18 WIB )


=======================================================================================

Semua sektor dongkrak IHSG

Date : Jan 12 2011, 10:00
Title : News Story
Header : Semua sektor dongkrak IHSG


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Setelah empat hari didera koreksi, Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) berhasil rebound. Pada pembukaan pagi ini, hingga pukul 9.40, IHSG
berhasil menanjak 1,05% ke level 3.491, dan kemudian bergerak mendatar. Hinga
berita ini diturunkan sebanyak 105 saham menguat, dan 18 saham turun, sisanya
38 saham tidak bergerak.
Semua sektor menghijau dipimpin sektor pertambangan 2,04% karena kenaikan
harga batubara yang sudah menyentuh level tertingginya yakni US$ 137,6 per
metrik ton. Sektor perkebunan, finansial, dan infrastruktur juga menguat di
kisaran yang hampir saham antara 1,40-1,60%. Sementara, sektor lainnya menguat
dibawah 1%, hanya sektor aneka industri yang masih diragukan penguatannya,
karena dibawah 0,1%.
Top gainers dipimpin Eterindo Wahanatama yang menguat 9,30% ke Rp 235, dan
Bayu Buana di urutan kedua menguat 8% ke Rp 270. Sementara, saham MSCI indeks
yang menguat adalah Bank Internasional Indonesia (BNII) yang menanjak 6,56% ke
Rp 650. Adaro (ADRO) juga perkasa dengan penguatan 3,03%, saham pertambangan
lain yang menguat adalah Tambang Batubara (PTBA), Inco, dan Aneka Tambang
(ANTM).
Jajaran top losers dihuni Perdana Gapuraprima yang turun 10,45% ke Rp 120,
dan saham Skybee (SKYB) dengan koreksi sebesar 4,81% ke Rp 495. Urutan ketiga
diduduki oleh Tempo Scan Pasific melemah 4,52% ke Rp 1.480.
[ Dian Pitaloka Saraswati ]

KONTAN Wed, 12 Jan 2011 ( 09:53:04 WIB )


=======================================================================================

BJBR berikan kupon obligasi antara 7,44%-9,45%

Date : Jan 12 2011, 08:43
Title : News Story
Header : BJBR berikan kupon obligasi antara 7,44%-9,45%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Demi melancarkan ekspansi kredit, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Barat dan Banten Tbk (BJBR) menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun. Obligasi
bernama Obligasi VII Bank BJB ini terbit dalam tiga seri.
Pertama, Seri A dengan tenor tiga tahun yang mengacu pada SUN FR 51
(73-173 basis points) dengan indikasi kupon 7,44%-8,44%.
Kedua, Seri B dengan tenor lima tahun yang mengacu pada SUN FR 30 (73-173
basis points) dengan indikasi kupon 7,89%-8,89%.
Ketiga, Seri C dengan SUN FR 28 dan 32 (73-173 basis points) dengan
indikasi kupon 8,45%-9,45%.
"Dana yang diperoleh sepenuhnya akan digunakan sebagai modal kerja
perseroan dalam rangka ekspansi kredit, fokusnya tahun ini adala UKM," kata
Direktur Utama BJBR Agus Ruswandi, Selasa, (11/1).
Obligasi VII BJB akan memulai masa penawaran awal dari tanggal 11-19
Januari 2011, tanggal efektif pada 25 Januari 2011, masa penawaran 27-28
Januari 2011, dan tanggal penjatahan pada tanggal 31 Januari 2011, tanggal
distribusi obligasi secara elektronik pada 2 Februari 2011, dan pencatatan
obligasi di BEI pada 4 Februari 2011.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Tue, 11 Jan 2011 ( 16:31:09 WIB )


=======================================================================================

Selasa, 11 Januari 2011

ASII

Data penjualan otomotif China yang positif mendongkrak harga karet

Date : Jan 11 2011, 13:23
Title : News Story
Header : Data penjualan otomotif China yang positif mendongkrak harga karet


Story
=======================================================================================

BANGKOK. Harga karet naik mendekati rekornya setelah data penjualan mobil
di China mengalami kenaikan tahun lalu. Hal ini meningkatkan ekspektasi
permintaan karet akan terus meningkat.
Kontrak karet untuk pengiriman Juni naik 1,4% atau naik ¥ 441 per kilogram
(kg) atau sekitar US$ 5.307 per metrik ton sebelum diperdagangkan pada harga ¥
440,3 di Tokyo Commodity Exchange pada waktu setempat. Kontrak teraktif harga
karet masih berada di harga ¥ 442,9 per kg yang terjadi pada 7 Januari 2011.
Tahun lalu, penjualan mobil di China naik 33%. "Kuatnya pertumbuhan China
dan sentumen bullish di pasar membuat harga karet naik," kata Kazuhiko Saito,
analis Fujitomo Co.
Ia memprediksi, pertumbuhan penjualan mobil di China tahun ini mencapai
15%. Sementara, Booz&Co dan Nomura Holdings inc memperkirakan penjualan mobil
di China tahun ini bisa mencapai 20 juta unit. Sementara, penjualan mobil di AS
mencapai 12,8 juta unit pada 2011.
[ Rizki Caturini ]

KONTAN Tue, 11 Jan 2011 ( 12:40:24 WIB )


=======================================================================================

Naik tipis, pergerakan IHSG masih tertahan

Date : Jan 11 2011, 13:23
Title : News Story
Header : Naik tipis, pergerakan IHSG masih tertahan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan
Sesi I hari ini (11/1) berhasil naik tipis 10,05 poin atau 0,28% ke level
3.488,60.
Kenaikan sedikit tertahan setelah asing kembali melakukan aksi jual.
Beberapa sektor seperti properti, infrastruktur, dan perkebunan terekam masih
lemah.
Adapun top gainers banyak diwarnai oleh saham lapis dua seperti PT Pelangi
Indah Canindo Tbk (PICO), PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Sekawan
Intipratama (SIAP).
Sedangkan saham yang masuk dalam top losers antara lain PT Enseval Putra
Megatrading Tbk (EPMT), PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) dan PT Pan Pacific
International Tbk (APIC).
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Tue, 11 Jan 2011 ( 12:36:59 WIB )


=======================================================================================

JSX

Wow... Indek sesi pertama +10 dari +70 menjadi +10 (3488) ini menandakan aksi jual / profit taking masih menghantam indek kita. Jadi berhati-atilah dalam memilih saham yang selective.
Indek kita mungkin saja turun menuju daerah 3350-3300. dimana daerah itu dikatakan daerah support. Dan bila tembus daerah support tersebut kemungkinan indek akan menuju level 3100-3150. Jadi indek kita kemungkinan akan ditahan oleh laporan setiap emiten pada akhir bulan ini yakni laporan tahun 2010.

Inflasi

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan ada dua syarat untuk menjaga inflasi tetap sebesar 5,3%, sesuai dengan target pemerintah. Kedua syarat itu yakni tidak membuat kebijakan yang mempengaruhi daya beli dan menjaga stabilitas bahan pangan. Kepala BPS Rusman Heriawan mencontohkan seperti kebijakan untuk menaikkan tarif kereta api ekonomi. Menurutnya, pemerintah tetap harus berhati-hati menerapkan kebijakan itu meski dampaknya terhadap inflasi tidak signifikan. Untuk stabilitas harga pangan, Rusman berharap harganya turun saat memasuki panen raya nanti. Rusman mengingatkan pemerintah untuk fokus mengendalikan laju inflasi dalam triwulan pertama 2011. Sebab, dia bilang jika bisa mengendalikan inflasi pada triwulan pertama menjadi awal yang baik untuk pencapaian dalam setahun. "Yang paling kritikal triwulan pertama, mudah-mudahan triwulan pertama menunjukan hasil yang signifikan," katanya, Senin (20/1). Sekadar informasi, pemerintah menetapkan inflasi sebesar 5,3% dalam APBN 2011. Target inflasi 5,3% itu sama dengan APBNP 2010. Namun, realisasi inflasi tahun 2010 justru lebih besar yaitu, 6,96%. Tiga komponen penyumbang inflasi terbesar selama 2010 adalah beras 1,29%, tarif listrik 0,36%, dan cabai merah 0,32%.

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa mencapai 7%. Dengan catatan, pemerintah bisa menekan laju inflasi dan kerja keras. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, pemerintah harus all out untuk memicu sektor produksi pangan. "Kita bisa menargetkan 5% saja untuk pertumbuhan beras karena pada 2008-2009 bisa 5%. Pertumbuhan beras sekarang baru 2,46%," katanya, Senin (10/1). Jika produksi pangan tercapai, Rusman mengatakan, laju inflasi bisa diredam sehingga pertumbuhan ekonomi bisa tercapai. Seperti diketahui, kenaikan harga pangan seperti beras telah memicu inflasi. Perkiraan Rusman ini sesuai dengan prediksi Wakil Presiden Boediono sebelumnya. Boediono mengatakan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,4% terlalu rendah. Dia mengatakan, potensi pertumbuhan ekonomi bisa lebih besar

Header :

Date : Jan 11 2011, 08:45
Title : News Story
Header : Mayoritas bursa Asia tergerus akibat spekulasi suku bunga


Story
=======================================================================================

HONGKONG. Sejumlah indeks saham acuan di Asia turun tajam hari ini.
Penurunan disebabkan adanya spekulasi kalau sejumlah bank sentral di China,
India, dan Indonesia akan menaikkan suku bunga acuannya untuk memangkas laju
inflasi.
Sejumlah saham yang tercatat dilanda aksi jual antara lain: Techtonic
Industries Co yang turun 2% di Hongkong, Insurance Australia Group Ltd turun
1%, dan PT Astra International yang turun 2,6%.
"Pasar saham sangat rentan koreksi dalam jangka pendek setelah mengalami
reli tinggi dlam beberapa bulan terakhir," jelas Nader Naeimi, strategist AMP
Capital Investor Ltd. Dia menambahkan, meskipun saat ini terjadi perbaikan
dalam pasar tenaga kerja AS, namun masalah utang Eropa masih menjadi kecemasan
utama di Asia.
Asal tahu saja, pada pukul 16.48 waktu Hongkong, indeks MSCI Asia Pacific
di luar indeks Jepang turun 0,9% menjadi 473,35. Sementara itu, index S&P/ASX
Australia dan NZX 50 indeks Selandia Baru masing-masing naik 0,2%, indeks Taiex
Taiwan naik 0,4%, dan indeks kospi turun 0,3%.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 16:49:50 WIB )


=======================================================================================

Nasdaq positif saat Dow Jones dan S&P terpangkas

Date : Jan 11 2011, 08:45
Title : News Story
Header : Nasdaq positif saat Dow Jones dan S&P terpangkas


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Bursa saham AS berhasil menutup transaksi secara beragam dengan
volume transaksi perdagangan yang cukup sepi. Adapun salah satu indeks
mengalami rebound ditopang oleh prospek earning korporasi yang sedikit
meredakan kekhawatiran mengenai kondisi hutang Portugal.
Indeks Dow Jones (DJI) turun 37,31 poin atau 0,32% ke 11.637,45. S&P500
(SPX) anjlok 1,75 poin atau 0,14% ke 1.269,75. Sedangkan Nasdaq (IXIC) justru
naik 4,64 poin atau 0,17% ke 2.707,80.
Investor beranggapan tren naik bursa masih bertahan meskipun penurunan
indeks S&P dalam 3 sesi berturut-turut. Analis memperkirakan optimisme akan
earning bisa menjadi pemicu berlanjutnya rebound bursa.
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Tue, 11 Jan 2011 ( 08:24:04 WIB )


=======================================================================================

Wah, indeks sore masih terpuruk dengan penurunan 4,21%

Date : Jan 11 2011, 08:44
Title : News Story
Header : Wah, indeks sore masih terpuruk dengan penurunan 4,21%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) masih belum bangkit dari
keterpurukan. Sore ini, indeks ditutup dengan koreksi 4,21% ke level 3.478,5.
Saham-saham di lantai bursa hampir 80% terkoreksi. Hanya 20 saham yang naik, 36
saham diam di tempat, sementara 227 saham anjlok.
Selain itu, semua sektor memerah, dengan sektor finansial yang tetap
mengungguli penurunan sebesar 5,94%. Baru kemudian disusul oleh penurunan
industri dasar sebesar 4,79%.
Perdagangan bursa sampai penutupan bertambah ramai dengan volume 7,8
miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp 8,6 triliun.
Saham-saham bluechips yang membuat indeks jatuh sore ini antara lain: PT
Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang turun 7,1% menjadi Rp 5.900, PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (BMRI) anjlok 6,2% menjadi Rp 6.000, PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
turun 7,41% menjadi Rp 2.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 8,32% menjadi Rp
3.250, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 7,52% menjadi Rp 22.750.
[ Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 16:23:20 WIB )


=======================================================================================

Senin, 10 Januari 2011

Indek Sesi Pertama

Wow... indek sesi pertama turun4%....

JSX



Berikut adalah perbandingan indek awal tahun 2008 dan awal tahun 2011.
dari segi grafiknya ampir sama, yakni masing-masing menguji level resistant, tetapi tidak tembus akhirnya turun.

Mayoritas bursa Asia terbakar

Date : Jan 10 2011, 12:33
Title : News Story
Header : Mayoritas bursa Asia terbakar


Story
=======================================================================================

HONGKONG. Mayoritas bursa Asia terbakar. Kondisi itu membuat indeks MSCI
Asia Pacific -di luar indeks Jepang- melorot ke level harian terendah dalam dua
minggu terakhir. Penurunan kali ini diakibatkan anjloknya saham-saham eksportir
setelah data AS menunjukkan pertambahan tenaga kerja yang lebih sedikit
ketimbang prediksi di bulan Desember.
Saham-saham yang mencatatkan penurunan di antaranya Samsung Electronics Co
dan Hon Hai Precision Industry Co yang masing-masing turun 1,1%. Penurunan juga
dialami sejumlah perusahaan asuransi di Australia seperti Suncorp Group Ltd dan
Insurance Australia Group yang mengalami penurunan 0,8% seiring banjir hebat
yang melanda Queensland.
Pada pukul 12.18 waktu Hongkong, indeks MSCI Asia Pacific di luar indeks
Jepang turun 0,4% menjadi 475,53. Angka tersebut kian mendekati level terendah
sejak 29 Desember. Sementara itu, Shanghai Composite Index turun 0,4%, indeks
Kospi Korea Selatan turun 0,7%, dan indeks Taiex tak banyak mengalami perubahan
hari ini. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia tak banyak mengalami perubahan
dan NZX Selandia Baru 50 naik 0,2%.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 12:26:55 WIB )


=======================================================================================

Sektor finansial menghajar IHSG hingga babak belur

Date : Jan 10 2011, 12:32
Title : News Story
Header : Sektor finansial menghajar IHSG hingga babak belur


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) benar-benar kehilangan tenaga.
Hingga penutupan sesi I siang ini, IHSG tak kuasa menahan tekanan yang datang
sehingga posisinya terus melorot ke level 3.485,518 atau terkoreksi 4,02%.
Sektor Finansial meleburkan bursa dengan koreksi tertinggi yakni 5,58%.
Sektor lainnya yang juga melemah adalah aneka industri sebesar 4,93%,
sektor industri dasar melorot 4,24%, dan sektor manufaktur terkoreksi sebesar
4,14%. Sementara, sektor lain-lain melemah sekitar 3%.
Hampir separuh atau 224 saham penghuni bursa gugur. Sementara ada 16 saham
saja yang berhasil naik dan 25 saham memilih diam. Sesi pertama juga mencatat
perdagangan yang cukup ramai, dengan volume 5,1 milliar saham dengan nilai
perdagangan mencapai Rp 4,11 triliun.
Dalam jajaran top losers, saham Enseval Putra Megatra (EPMT) jatuh 20% ke
Rp 100. Sementara Bhakti Capital Indonesia juga turun 18,03% ke Rp 500. Semua
saham MSCI indeks tercatat mengalami koreksi seluruhnya. Bahkan, lima saham
mengalami koreksi diatas 7%. Saham MSCI indeks yang tergerus paling dalam
sekaligus mengantar sektor perbankan terjun adalah saham Bank Internasional
Indonesia (BNII) dengan koreksi sebesar 7,94% ke Rp 580 dan Indosat (ISAT) juga
turun 7,48% ke Rp 4.950.
Saham yang mencatat kenaikan tertinggi adalah Mahaka Media (ABBA) sebesar
12,28% ke Rp 320 dan Bank Kesawan (BKSW) yang menanjak 8% ke Rp 540. Tidak ada
anggota MSCI indeks yang berhasil merangkak naik.
[ Dian Pitaloka Saraswati ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 12:21:15 WIB )


=======================================================================================

JSX

Indek ari ini Keok pada sesi pertama dengan penutupan -145 (-4.02%) pada posisi 3485.52.
Denga pecahnya indek pada posisi 3500 oleh sektor perbankan, pertambagan, properti.
Ini membuktikan bahwa indek kita telah mengalami jenuh Buy alias Profit taking.
Kemungkinan indek kita akan menguji level physiologist alias pada daerah 3400-3450.
Indek kemunkinan rebound pada akhir bulan setelah semua laporan setiap emiten keluar.
jadi berhati-hatilah. good luck

Inilah 10 tantangan ekonomi tahun ini versi SBY

Date : Jan 10 2011, 12:24
Title : News Story
Header : Inilah 10 tantangan ekonomi tahun ini versi SBY


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap 10 tantangan
dalam pembangunan tahun 2011. Hal ini disampaikan dalam forum rapat kerja
pelaksanaan program pembangunan tahun 2011.
Sepuluh tantangan itu yakni, Pertama, inflasi atau kenaikan harga pangan
dan energi. "Jangan main-main, kalau tidak bisa kami antisipasi dan tidak cari
pemecahannya akan berdampak banyak pada kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan
dan segala macam," kata SBY, Senin (10/1)
Kedua, angka subsidi yang besar. Oleh karena itu, SBY mengatakan pemberian
subsidi harus tepat sasaran. "Rakyat yang patut diberikan subsidi adalah yang
berpenghasilan rendah ekonomi lemah wajib hukumnya," ujarnya.
Selain itu, SBY menilai penyerapan anggaran baik itu belanja barang atau
belanja modal belum mencapai 100%. Menurutnya, kondisi ini menyebabkan
stimulasi pertumbuhan juga belum optimal.
Ketiga, masih kurangnya infrastruktur termasuk listrik. SBY bilang
meskipun tahun lalu PLN dan pemerintah berusaha mencukupi tetapi tetap saja
masih kurang.
Keempat, hambatan investasi di seluruh tanah air, terutama aspek perizinan
dan kepastian hukum. Oleh sebab itu, SBY meminta seluruh pemerintah daerah,
DPRD, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri, pengadilan tinggi dan pengadilan
negeri, serta kepolisian memastikan adanya kepastian hukum.
Kelima, penyimpangan dan korupsi masih terjadi, baik pusat maupun daerah,
termasuk korupsi dan kolusi di sektor perpajakan. "Ingat, kalau tidak benar
dengan perpajakan penerimaan negara berkurang," imbuhnya.
Keenam, praktik usaha pertambangan dan kehutanan sebagian masih merusak
lingkungan. Makanya, SBY meminta para gubernur lebih keras terhadap usaha
pertambangan dan kehutanan yang lalai perbaiki lingkungan. "Saya akan datang
langsung ke daerah-daerah yang sudah saya ketahui lingkungannya rusak," janji
SBY.
Ketujuh, politik uang. Menurut SBY, praktik politik uang adalah lonceng
kematian bagi demokrasi dan jika dibiarkan akan mencederai demokrasi yang
bermartabat.
Kedelapan, kewajiban pelayanan kepada rakyat belum berjalan baik, antara
lain kegiatan di pendidikan dan kesehatan, serta pelayanan kepada kaum
marjinal, penyandang cacat, lanjut usia, dan mereka yang miskin secara absolut.
"Menurut apa yang saya nilai pelayanan masih belum seperti yang diharapkan,"
terang SBY.
Kesembilan, perlindungan dan bantuan kepada tenaga kerja Indonesia masih
kurang, mulai dari daerah, pusat, sampai di luar negeri. Kesepuluh, sejumlah
daerah dan jajaran pemerintah pusat belum memiliki kesiagaan dan kesigapan
dalam menghadapi bencana alam. Padahal, SBY menilai bencana alam saat ini
sangat rawan seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunamai, banjir
bandang, tanah longsor.
Selanjutnya, SBY meminta para menteri koordinator mengevaluasi sepuluh
tantangan dan persoalan ini. "Supaya kita tahu itulah tantangan dan persoalan
yang harus kita atasi bersama," ujar SBY.
[ Hans Henricus ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 12:03:32 WIB )


=======================================================================================

Setelah melorot tajam pekan lalu, harga emas diramal bakal naik lagi

Date : Jan 10 2011, 12:23
Title : News Story
Header : Setelah melorot tajam pekan lalu, harga emas diramal bakal naik lagi


Story
=======================================================================================

SINGAPURA. Kontrak harga emas kemungkinan akan melonjak setelah sebelumnya
mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Mei akibat kecemasan akan krisis
utang Eropa.
Pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran cepat naik 0,3% menjadi
US$ 1.373,45 per troy ounce. Namun, pada pukul 10.18 waktu Seoul, kontrak yang
sama tercatat di level US$ 1.371,52 per troy ounce.
Asal tahu saja, pada minggu lalu, harga emas anjlok hingga 3,6%, yang
merupakan penurunan terbesar sejak 21 Mei lalu. Sementara itu, kontrak harga
emas untuk pengantaran Febuari naik 0,2% menjadi US$ 1.371,88 per troy ounce di
Comex, New York.
"Jika kita kembali membicarakan masalah di Eropa, kita akan melihat adanya
aksi beli ke sejumlah aset yang aman, salah satunya emas," jelas Darren
Heathcote, head of trading Investec Bank (Australia) Ltd.
Sebagai tambahan, hari ini, euro diperdagangkan mendekati level terendah
dalam tiga bilan terhadap dollar. Penyebabnya, investor berspekulasi,
negara-negara Eropa akan berupaya keras untuk menaikkan dana yang dimilikinya.
Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, Portugal akan menjual obligasi
yang bakal jatuh tempo pada 2014 dan 2020 pada 12 Januari, Italia menawarkan
obligasi yang jatuh tempo 2014, dan Spanyol akan menggelar surat utang tahun
yang jatuh tempo 2016.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 11:56:50 WIB )


=======================================================================================

Kecemasan akan inflasi membuat rupiah keok

Date : Jan 10 2011, 12:23
Title : News Story
Header : Kecemasan akan inflasi membuat rupiah keok


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Hari ini, rupiah diperdagangkan mendekati level paling lemah
dalam dua minggu. Pemicunya, investor masih cemas akan tingkat inflasi yang
terus merangkak naik meskipun pemerintah sudah melakukan beragam upaya untuk
menahan laju kenaikan harga.
"Mata investor saat ini masih tertuju pada tingkat inflasi yang naik lebih
tinggi dari prediksi pada minggu lalu. Investor juga mempertanyakan apakah
krisis utang Eropa sudah berakhir karena hal itu mempengaruhi tingkat
kepercayaan," papar Lindawati Susanto, head of foreign-exchange trading PT Bank
Resona Perdania di Jakarta.
Asal tahu saja, pada pukul 11.33, rupiah ditransaksikan melemah 0,2% ke
level 9.045. Ini merupakan level paling lemah sejak 28 Desember lalu.
Catatan saja, tingkat inflasi Indonesia memiliki kemungkinan melampaui
level 6% yang disebabkan tren kenaikan harga makanan dan harga komoditas lain
seperti minyak.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 11:39:49 WIB )


=======================================================================================

Investor asing banyak melepas saham BBCA & BMRI

Date : Jan 10 2011, 12:22
Title : News Story
Header : Investor asing banyak melepas saham BBCA & BMRI


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham-saham perbankan menjadi saham yang memberatkan langkah
indeks hari ini. Beberapa di antaranya yakni Bank Central Asia (BBCA), Bank
Mandiri (BMRI), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Kondisi ini membuat sektor
finansial mengalami penurunan paling besar di antara sektor-sektor lainnya.
Pada pukul 11.13, sektor finansial tercatat anjlok 4,71%. Saham BBCA
melorot 6,25% menjadi Rp 6.000, saham BMRI turun 4,69% menjadi Rp 6.100, dan
saham BBRI melorot 5,10% menjadi Rp 9.300.
Jika dilihat, broker asing banyak melepas saham perbankan hari ini. Untuk
saham BBCA, misalnya, broker asing yang melakukan aksi jual di antaranya:
Deutsche Securities senilai Rp 23,36 miliar, Credit Suisse Securities senilai
Ro 18,41 miliar, dan Kim Eng Securities senilai Rp 15,76 miliar.
Sementara, untuk saham BMRI, aksi jual dilakukan oleh Credit Suisse Rp
52,56 miliar dan Citigroup Inc senilai 28,58 miliar.
Menurut Nico Omer Jonckheere, Vice President Research PT Valbury Asia
Futures, faktor suku bunga yang dipertahankan Bank Indonesia menjadi pemicu
utamanya. "Investor panik akan inflasi tinggi di Indonesia dan Asia," jelas
Nico.
Selain itu, ada juga faktor lain yang membuat sebagian investor asing
memilih hengkang dari Indonesia. "Data AS cukup positif, sehingga sebagian
investor beranggapan, Dow Jones akan memberikan return lebih tinggi ketimbang
pasar emerging market," paparnya.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 11:23:23 WIB )


=======================================================================================

Investor panik, indeks tergerus hebat hingga di bawah level 3.500

Date : Jan 10 2011, 12:21
Title : News Story
Header : Investor panik, indeks tergerus hebat hingga di bawah level 3.500


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergerus hebat pagi ini. Pada
pukul 10.54, indeks terbawa arus hingga di bawah level 3.482. Ini merupakan
penurunan terbesar pertama di awal tahun ini.
Nico Omer Jonckheere, Vice President Research PT Valbury Asia Futures,
mengatakan, anjloknya indeks pagi ini disebabkan oleh kekecewaan investor akan
keputusan Bank Indonesia yang pada pekan lalu mempertahankan suku bunga
acuannya.
"Pasar cemas dan panik karena tingkat inflasi Indonesia dan Asia sangat
tinggi. Jika BI tak menaikkan suku bunga, ada asumsi inflasi akan semakin
menggila," jelas Nico.
Itu sebabnya, sektor yang paling besar tergerus hari ini adalah sektor
finansial dengan penurunan mencapai 5,50%. Baru kemudian disusul oleh sektor
manufaktur dengan penurunan 3,96% dan industri lain-lain sebesar 3,9%.
"Sektor finansial tergerus paling dalam karena sektor ini paling sensitif
dengan suku bunga," imbuhnya. Nico berpendapat, BI sebaiknya memperhatikan
tingkat inflasi karena ini menjadi kecemasan utama investor.
Dia memprediksi, jika indeks dalam dua hari berturut-turut ditutup di
bawah level 3.530, maka ada potensi besar koreksi akan terus berlanjut. "Ini
cukup mengkhawatirkan," katanya. Jika hal itu terjadi, lanjut Nico, bukan tidak
mungkin indeks akan terpuruk ke level 3.300.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 11:06:10 WIB )


=======================================================================================

Gejolak minyak bisa picu kenaikan tarif dasar listrik

Date : Jan 10 2011, 12:20
Title : News Story
Header : Gejolak minyak bisa picu kenaikan tarif dasar listrik


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Harga minyak mentah dunia yang merangkak naik mulai memusingkan
pemerintah. Selain bisa berdampak ke subsidi bahan bakar minyak (BBM), gejolak
harga minyak juga bisa berimbas pada pembengkakan subsidi listrik.
Maka itu, Sekretaris Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
(PPN)/Sekretaris Utama Bappenas Syahrial Loetan menjelaskan, pemerintah mulai
mengkaji efek kenaikan harga minyak dunia tersebut terhadap subsidi listrik.
"Exercise sudah dilakukan tapi belum final karena belum ada kesepakatan semua
pihak," kata Syahrial, pekan lalu.
Nah, salah satu opsi yang dikaji pemerintah adalah soal kemungkinan
menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Menurut Syahrial opsi menaikkan TDL
sebetulnya tidak terlalu buruk. Sebab, kenaikan tarif dasar listrik ini akan
menghemat subsidi. "Kalau bisa menghemat, anggaran subsidi bisa digunakan untuk
kepentingan yang lain, misalnya infrastruktur," tuturnya.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo juga mengakui pemerintah sedang
mengkaji masalah tarif dasar listrik tersebut. Sebab kenaikan harga minyak akan
menambah subsidi listrik. "Kami sedang mengkaji naik tidaknya tarif dasar
listrik tersebut," tandas Agus, kemarin (9/1).
Syahrial menjelaskan, opsi menaikan TDL merupakan kebijakan masuk akal
lantaran lonjakan harga minyak dunia akan mempengaruhi biaya operasional untuk
kebutuhan energi listrik dalam negeri. Bukan itu saja, negara harus merogoh
kocek lebih dalam untuk menopang subsidi listrik apabila tidak ada penyesuaian
harga seiring meningkatnya harga minyak mentah dunia. " Padahal, penerimaan
atau pendapatan negara relatif tetap," imbuh Syahrial.
Namun, Syahrial menyatakan bahwa opsi menaikan tarif listrik bukan pilihan
utama. Kenaikan tarif listrik itu membutuhkan sosialisasi sebelum menerapkannya
agar tidak menjadi bahan pro kontra di masyarakat. Apalagi, pemerintah tidak
menambah subsidi listrik meski harga minyak meningkat. "Sebab akan memotong
alokasi anggaran yang lain," kata Syahrial.
[ Bambang Rakhmanto, Irma Yani ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 10:20:37 WIB )


=======================================================================================

Seluruh sektor melemah, IHSG sentuh 3.568

Date : Jan 10 2011, 12:19
Title : News Story
Header : Seluruh sektor melemah, IHSG sentuh 3.568


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus melemah. Pagi ini,
sekira pulul 9.36 WIB, IHSG sempat tercatat berada di level 3.568,356 atau
turun 1,74%.
Kejatuhan IHSG ini dipicu memerahnya seluruh sektor yang diperdagangkan,
dan dipimpin sektor industri lain-lain dan keuangan yang masing-masing melemah
2,79% dan 2,48%. Hanya 16 saham yang berhasil naik. 79 saham lagi terkoreksi,
dan 58 saham memilih tidur pagi ini.
Aces Hardware Indonesia Tbk (ACES) memimpin jajaran top losers setelah
terkoreksi 7,14% ke Rp 2.600. Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 5,56% ke Rp 2.975.
Bank Rakyat Indonesia Tbk turun 5,10% ke Rp 9.300. Alam Sutera Realty Tbk
(ASRI) anjlok 5,08% ke Rp 280. Indosat Tbk melemah 4,67% ke Rp 5.100
Top gainers diduduki antara lain Kokoh Inti Arebama Tbk (KOIN) yang
menguat 5% ke Rp 210. Bank Kesawan Tbk (BKSW) naik 6% ke Rp 530. Citra Kebun
Raya Agri Tbk (CKRA) menguat 4,65% ke Rp 90, dan Panin Insurance Tbk (PNIN)
naik 1,92% ke Rp 530.
[ Teddy Gumilar ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 09:57:44 WIB )


=======================================================================================

Kinerja reksadana campuran terkerek harga saham yang meroket

Date : Jan 10 2011, 12:19
Title : News Story
Header : Kinerja reksadana campuran terkerek harga saham yang meroket


Story
=======================================================================================

Jakarta. Reksadana campuran mencatatkan kinerja yang terbilang menawan
sepanjang 2010. Rata-rata manajer investasi sukses membiakkan duit di reksadana
campuran dengan memperbesar portofolio saham dalam keranjang investasi.
Data dari Pusat Informasi Reksadana Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (Bapepam-LK) menunjukkan, nilai aktiva bersih reksadana campuran naik
47,37% di 2010. Di akhir 2009, jumlah dana kelolaan di reksadana campuran baru
Rp 15,01 triliun. Angka itu naik menjadi Rp 22,12 triliun pada akhir 2010.
Kenaikan imbal hasil rata-rata reksadana campuran masih lebih besar
ketimbang kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 45,96%. "Imbal
hasil reksadana campuran cukup besar karena sepanjang 2010 IHSG naik
signifikan, terutama di Desember," sebut Wawan Hendrayana, analis Infovesta
Utama, Minggu (9/1).
Dua reksadana campuran Panin Sekuritas bahkan tercatat sebagai pemberi
imbal hasil terbesar, yaitu Reksa Dana Panin Dana Bersama dan Panin Dana
Unggulan. Sepanjang 2010, Reksa Dana Panin Dana Bersama menghasilkan imbal
hasil 77,95%, sementara, Panin Dana Unggulan memberi return 66,63% pada
investornya.
Wakil Direktur Utama Panin Sekuritas Winston Sual menyebutkan, Panin
memang lebih banyak menempatkan dana investor reksadana campuran di saham.
Tahun lalu, mereka menempatkan dana investor di saham lapis kedua, karena harga
saham unggulan alias bluechips sudah mahal. "Kami selalu melakukan pemilihan
saham berdasarkan valuasi," terang Winston.
Winston bilang, Panin akan tetap mempertahankan strategi ini. Awal
Desember dan awal tahun ini pihaknya menambah proporsi saham di reksadana
campuran.
Terganjal pajak
Para pelaku pasar yakin prospek reksadana campuran di tahun kelinci emas
ini masih cerah karena minat investor berinvestasi di pasar obligasi dan saham
Indonesia belum surut.
Hanya saja, perkembangan reksadana campuran akan sedikit terkendala mulai
berlakunya pengenaan pajak untuk imbal hasil transaksi obligasi bagi reksadana.
Wawan menilai penerapan ketentuan tersebut akan mempengaruhi potensi perolehan
imbal hasil, kendati tidak besar.
Rudiyanto, yang juga analis Infovesta Utama, juga memprediksi pengenaan
pajak akan mempengaruhi minat investor. Namun ia tetap menganggap reksadana
campuran layak jadi pilihan untuk membiakkan uang.
Sementara Winston yakin industri reksadana akan tetap tumbuh di 2011 meski
aturan pajak telah berlaku. Karena itu ia berani menargetkan dana kelolaan
Panin bertambah menjadi Rp 8 triliun di tahun kelinci emas ini.
[ Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 09:51:57 WIB )


=======================================================================================

Dorong eksplorasi, ANTM kucuri anak usaha pinjaman Rp 38,6 miliar

Date : Jan 10 2011, 12:17
Title : News Story
Header : Dorong eksplorasi, ANTM kucuri anak usaha pinjaman Rp 38,6 miliar


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Untuk mengeksplorasi proyek nikel di Kabupaten Raja Ampat Papua
Barat, PT Aneka Tambang Persero Tbk (ANTM) memberikan kucuran pinjaman kepada
anak usahanya yakni PT Gag Nikel (PTGN). Pinjaman itu direalisasikan pada
4 Januari 2011 lalu.
Corporate Secretary ANTM Bimo Budi Satriyo menjelaskan, pinjaman ini untuk
mengembangkan proyek nikel atas wilayah cadangan nikel Pulau Gag di Papua Barat
dengan luas area 13.136 hektare. Proyek nikel di Pulau Gag tersebut saat ini
masih berada dalam tahap penyelidikan umum,eksplorasi dan beberapa studi yang
meliputi mining engineering, mine design study, mineral resources dan ore
reserve serta first phase feasibility study report.
"Pinjaman ini berupa pemberian shareholder loan (SHL)," ungkap Bimo dalam
keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/1).
Saham PTGN dimiliki oleh Asia Pacific Nickel Pty Ltd (APN) sebesar 75% dan
sekitar 25% dimiliki oleh ANTM. Sementara APN sendiri adalah anak usaha ANTM.
Jadi secara tidak langsung, ANTM memiliki 100% saham PTGN.
Kucuran pinjaman ini dilakukan tiga tahap sesuai dengan SHL pertama
tanggal 2 Februari 2009 dan SHL kedua tanggal 22 Juli 2009. Pinjaman pertama
sebesar Rp 14,89 miliar dan kedua sebesar Rp 38,6 miliar. Sementara pinjaman
ketiga belum ditentukan waktunya.
Pinjaman ini dilakukan selama PTGN belum mampu menghasilkan cashflow
positif. Pasalnya, PTGN masih dalam tahap pengembangan dan belum melakukan
kegiatan operasional.
[ Didik Purwanto ]

KONTAN Mon, 10 Jan 2011 ( 09:28:01 WIB )


=======================================================================================

BPKP belum mengaudit proyek renovasi rumah dinas DPR

Date : Jan 10 2011, 12:15
Title : News Story
Header : BPKP belum mengaudit proyek renovasi rumah dinas DPR


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ternyata belum
mengaudit proyek renovasi rumah dinas anggota DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.
Kepala BPKP Mardiasmo mengaku belum melakukan tindakan apapun atalaporan dari
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR itu.
Mardiasmo beralasan, pihaknya belum mengaudit proyek tersebut karena saat
ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan.
Karena itu, dia akan berkoordinasi dengan BPK. "BPKP baru diminta tenaganya
sebelumnya untuk melakukan audit dari DPR," ujarnya, Jumat (7/1).
Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie mengaku kecewa karena BPKP belum
menindaklanjuti permintaan DPR untuk mengaudit proyek renovasi rumah dinas
tersebut. Padahal, DPR menduga, ada dugaan korupsi dalam proyek renovasi rumah
tersebut.
[ Mohamad Jumasri ]

KONTAN Fri, 07 Jan 2011 ( 16:39:12 WIB )


=======================================================================================

Jumat, 07 Januari 2011

Cemas akan inflasi tinggi, BMRI, BBCA, & BBRI dilanda aksi jual

Date : Jan 07 2011, 12:54
Title : News Story
Header : Cemas akan inflasi tinggi, BMRI, BBCA, & BBRI dilanda aksi jual


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham-saham perbankan turut menggerus indeks di sepanjang
transaksi perdagangan hari ini. Pada pukul 11.20, sektor perbankan melorot
hingga 2,55%.
Hal itu tidaklah mengherankan. Pasalnya, sejumlah saham perbankan dengan
nilai kapitalisasi besar dilanda aksi jual. Salah satunya adalah saham Bank
Mandiri (BMRI). Hingga pukul 11.22, saham BMRI anjlok 3,7% menjadi Rp 260.
Penurunan juga dialami oleh saham PT Bank Central Asia (BBCA) yang anjlok
2,29% menjadi Rp 6.400 dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang turun 3,86%
menjadi Rp 9.950.
Menurut Herry Setyawan, analis Indosukses Futures, kinerja jeblok sektor
perbankan hari ini terkait dengan kecemasan akan suku bunga Bank Indonesia.
"Meski BI sudah memutuskan untuk tak menaikkan suku bunga, itu bukan berarti
jaminan tidak akan ada kenaikan suku bunga ke depannya," jelasnya. Herry
beralasan, ancaman kenaikan suku bunga sangat mungkin terjadi karena tingkat
inflasi Indonesia saat ini kian membumbung tinggi.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Fri, 07 Jan 2011 ( 11:32:29 WIB )


=======================================================================================

BANK RAKYAT INDONESIA STOCK SPLIT, RASIO 2:1 CUM 10 JANUARY 2011

Date : Jan 07 2011, 12:51
Title : News Story
Header : BANK RAKYAT INDONESIA STOCK SPLIT, RASIO 2:1 CUM 10 JANUARY 2011


Story
=======================================================================================
BANK RAKYAT INDONESIA STOCK SPLIT, RASIO 2:1 CUM 10 JANUARY 2011

~ Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama
Rp 500 di Pasar Reguler dan Negosiasi : 10/01/11
~ Mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru
Rp 250 di Pasar Reguler dan Negosiasi : 11/01/11
~ Tanggal terakhir penyelesaian transaksi saham
dengan nilai nominal lama Rp 500 : 13/01/11
~ Record Date : 13/01/11
~ Periode perdagangan saham di Pasar Tunai
dengan nilai nominal lama Rp 500 : -
~ Mulai perdagangan saham di Pasar Tunai
dengan nilai nominal baru Rp 250 : 14/01/11
~ Tanggal dimulainya penyelesaian transaksi saham
dengan nilai nominal baru Rp 250 : 14/01/11

(RTI, ROS 07 Jan 2011 09:58 WIB)

=======================================================================================

Inilah tiga alasan mengapa indeks keok hari ini

Date : Jan 07 2011, 11:31
Title : News Story
Header : Inilah tiga alasan mengapa indeks keok hari ini


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dilanda aksi jual.
Hingga pukul 11.07, indeks sudah jeblok 1,99% ke level 3.661,564. Seluruh
sektor terbakar, dengan penurunan terbesar dialami oleh industri lain-lain
sebesar 2,88% dan sektor keuangan sebesar 2,45%.
Menurut Herry Setyawan, Analis Indosukses Futures, ada beberapa faktor
yang menyebabkan indeks terkoreksi hari ini. Pertama, indeks melorot seiring
dengan anjloknya harga komoditas dunia akibat penguatan dollar AS.
Kedua, ada upaya profit taking investor setelah melakukan window dressing
pada Desember lalu. Ketiga, inflasi tinggi terutama berkaitan komoditas pangan
yang diramal bakal naik 7% hingga 8%. "Jika inflasi tinggi, besar kemungkinan
Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuannya," jelas Herry.
Dia meramal, indeks masih akan menunjukkan angka merah hingga akhir
perdagangan hari ini. "Selain akhir pekan, ada juga faktor dari Wall Street
yang juga terkoreksi hari ini," jelasnya. Meski akan mengalami penurunan, Herry
memprediksi, level support IHSG berada di level 3.650. "Kalau ternyata tembus,
ada kemungkinan indeks bisa turun ke level support berikutnya di posisi 3.620.
Tapi kemungkinannya kecil hari ini," jelasnya.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Fri, 07 Jan 2011 ( 11:20:11 WIB )


=======================================================================================

Pergerakan indeks hari ini diprediksi berada di kisaran 3.687-3.798

Date : Jan 07 2011, 09:23
Title : News Story
Header : Pergerakan indeks hari ini diprediksi berada di kisaran 3.687-3.798


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pada perdagangan hari Kamis (6/1), indeks Dow Jones ditutup
melemah 25 point atau 0,22% ke level 11.697,31. Penurunan indeks AS ini terjadi
setelah naiknya valuasi beberapa saham menjadi overweight yang membuat investor
melakukan aksi profit taking. Selain itu, kenaikan harga komoditas mengancam
tingkat penyerapan kerja.
Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada transaksi kemarin
ditutup melemah 47 point atau turun 1,25% ke level 3.736,26. "Indeks gagal
menembus resistance kuat di 3.802 akibat aksi profit taking yang dilakukan oleh
investor," jelas Kepala Riset eTrading Securities Betrand Reynaldi. Asing
sendiri tercatat melakukan net sell sebesar Rp 250 miliar, terutama pada saham
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Astra International (ASII), dan sejumlah
saham perbankan.
Pada perdagangan hari ini, Betrand memperkirakan IHSG akan bergerak di
kisaran 3.687-3.798. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain ASII,
United Tractors (UNTR), Wintermaar Offshore Marine (WINS), dan Matahari Putra
Prima (MPPA).
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Fri, 07 Jan 2011 ( 09:15:35 WIB )


=======================================================================================

JSX

Indek JSX kemarin menguci level resistant 3788, tetapi tidak tembus. Indek ari ini berpotensi turun kelevel support 3700 yang didominasi oleh saham sektor pertambangan, perbankan.

JSMR anggarkan Rp 125 miliar untuk capex non-tol

Date : Jan 07 2011, 08:57
Title : News Story
Header : JSMR anggarkan Rp 125 miliar untuk capex non-tol


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menganggarkan dana Rp 125 miliar untuk
belanja modal alias capital expenditure (capex) proyek di luar jalan tol.
Proyek non-tol yang akan kebagian capex antara lain pembangunan tempat
istirahat dan pelayanan atau yang lazim disebut rest area serta memodali
pendirian anak perusahaan.
Direktur Keuangan JSMR Reynaldi Hermansyah menuturkan, dana investasi
non-tol itu merupakan bagian dari total anggaran capex 2011 ini yang nilai
totalnya mencapai Rp 6,2 triliun. "Dana itu akan digunakan untuk membentuk anak
perusahaan dan pembangunan TIP," ujar dia, beberapa waktu lalu.
Anak perusahaan yang akan dibentuk JSMR adalah sebuah perusahaan properti,
berkongsi dengan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP). Perusahaan hasil patungan
dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu akan menggarap kawasan hunian serta
kawasan pusat komersial dan bisnis.
Lokasi proyek berada di sekitar Surabaya-Mojokerto, tak jauh dari proyek
tol JSMR. Reynaldi mengaku, rencana pembentukan anak perusahaan properti masih
dalam tahap studi kelayakan. Dalam rencana semula, JSMR menargetkan pembentukan
anak perusahaan sudah terealisasi pada Desember 2010 lalu.
JSMR juga berniat menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) untuk
mendirikan perusahaan yang mengembangkan bisnis informasi teknologi.
Pembentukan perusahaan yang akan bermain di bisnis serat optik itu masih di
tahap studi kelayakan.
Proyek lain JSMR di luar pembangunan tol adalah membuat rest area di KM 88
ruas tol Cipularang di kedua arahnya, baik dari dan menuju Bandung. Total luas
lahan rest area 40 hektare.
[ Amailia Putri Hasniawati ]

KONTAN Fri, 07 Jan 2011 ( 08:45:23 WIB )


=======================================================================================

Penurunan harga minyak dan outlook otomotif AS bikin bursa Jepang naik turun

Date : Jan 07 2011, 08:56
Title : News Story
Header : Penurunan harga minyak dan outlook otomotif AS bikin bursa Jepang naik turun


Story
=======================================================================================

TOKYO. Pagi ini, bursa Jepang mengalami fluktuasi hebat. Saham-saham
perusahaan trader komoditas mengalami penurunan setelah terjadinya harga minyak
dan logam. Sementara, saham-saham produsen mobil mengalami kenaikan karena
outlook positif permintaan AS.
Saham yang mencatatkan penurunaan antara lain Mitsubishi Corp, yang
merupakan perusahaan trader komoditas terbesar Jepang, yang pahi ini turun
0,8%. Inpex Corp juga mencatatkan penurunan sebesar 1% setelah melorotnya harga
minyak dan logam. Sementara itu, Toyota Motor Corp berhasil naik 1,2% setelah
sejumlah analis bilang, perakitan mobil di Amerika Utara kemungkinan akan naik
5% tahun ini.
Pada pukul 09.18 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2%
menjadi 10.507,63. Sementara, indeks Topix tak banyak mengalami perubahan do
level 924,14.
"Saat ini, sepertinya investor memilih untuk melihat dan menunggu data
lapangan kerja yang bakal dirilis dalam waktu dekat. Ada pula kecemasan
overheating dalam jangka pendek," jelas Juichi Wako, senior strategist Nomura
Holdings Inc.
Asal tahu saja, sejumlah ekonom memprediksi, data yang dirilis Departemen
Tenaga Kerja AS hari ini akan menunjukkan adanya penambahan lapangan kerja di
AS pada Desember 2010.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Fri, 07 Jan 2011 ( 08:23:10 WIB )


=======================================================================================

Inflasi tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 7%

Date : Jan 07 2011, 08:54
Title : News Story
Header : Inflasi tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 7%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Inflasi bakal kembali berlari kencang tahun ini. Diperkirakan
inflasi bisa mencapai kisaran 7% hingga 8%.
Direktur Bidang Perencanaan Makro Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
(Bappenas) Bambang Prijambodo menduga, inflasi tahun ini lebih dari 7%.
"Mungkin bisa tembus hingga kisaran 7,5%," katanya, Kamis (6/1).
Dugaan ini lantaran gejolak harga komoditi cukup tinggi. Lebih lagi,
Bambang menilai ada gangguan produksi di dalam negeri.
Selain itu, faktor pendorong lainnya adalah realisasi pembatasan bahan
bakar minyak (BBM) subsidi. Bambang mengatakan, realisasi pembatasan BBM
subsisi ini akan memicu kenaikan harga lainnya.
Kendati inflasi menembus 7%, Bambang menganggap belum tentu membahayakan
perekonomian. Sebab, menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia akan berusaha
menjaga inflasi.
Pengamat ekonomi Ahmad Erani juga setali tiga uang. Menurut
perhitungannya, jika pemerintah mengambil kebijakan membatasi konsumsi BBM
subsidi untuk kendaraan plat hitam 2005 saja maka inflasi bisa mencapai level
sekitar 7% hingga 8% saat kebijakan itu telah diberlakukan. "Kalau untuk
seluruh plat hitam tentu akan jauh lebih tinggi," katanya.
Untuk itu, Erani menyarankan, jika pemerintah benar akan memberlakukan
kebijakan tersebut, sebaiknya dilakukan secara bertahap. "Misalkan, tahun 2011
pembatasan bagi kendaraan diatas 2005, kemudian, tahun 2012 kendaraan diatas
tahun 2000, kemudian tahun 2013 untuk semua mobil pribadi, dan tahun 2014 untuk
semua mobil termasuk transportasi publik," katanya.
[ Irma Yani ]

KONTAN Thu, 06 Jan 2011 ( 16:45:25 WIB )


=======================================================================================

Kamis, 06 Januari 2011

Banjir di Australia membuat harga batubara makin membara

Date : Jan 06 2011, 12:37
Title : News Story
Header : Banjir di Australia membuat harga batubara makin membara


Story
=======================================================================================

BANGKOK. Harga kokas batubara internasional mulai meningkat seiring
bencana banjir yang melanda Queesland, Australia. Banpu Pcl dan beberapa
produsen batubara lainnya di Thailand menaikkan harga batubaranya, setelah
Australia menaikkah harga bahan bakar pembangkit listriknya.
Banpu menaikkan harga jual batubara 1,2% menjadi 860 bath pada waktu
setempat. Lanna Resources Pcl, produsen batubara terbesar kedua di Thailand
menaikkan harga 2% menjadi 20,3 bath, dan menjadi harga kontrak tertinggi sejak
8 November 2010.
Sementara Asia Green Energy Plc menaikkah harga jual kokas batubaranya
4,9% menjadi 17 bath.
[ Rizki Caturini ]

KONTAN Thu, 06 Jan 2011 ( 12:13:53 WIB )


=======================================================================================

TLKM

TLKM hampir seminggu bertahan di 7900-8000. tetapi dari technical TLKM mengalami tren penurunan ke level support pertama 7650.
Recoment : Hold , Buy in 7650

INTP

INTP berhasil menembus 16500, tetapi saat nego di harga 16.150 itu masih mencerminkan sentimen negatif tehadap saham INTP. Jadi INTP akan mencoba menutup 17100 dan membutuhkan tenaga untuk mengangkat saham INTP. Dari technical tren INTP masih turun.

Recoment : Hold, Sell in price 17.100.

BRMS

Mencermati saham BRMS, saham ini mengincar saham Newmont Mining bila ANTM tidak ikut serta dalam pembelian saham Newmont Mining. Maka kesempatan BRMS dalam membeli saham itu menjadi tinggi.

Recoment : Hold

BUMI


Wow... harga batubara naik sampai 130 matrix per ton, ini mengakibatkan sektor batubara naik tajam. Saham BUMI umpananya, saham BUMI akan menguji level resistant 3500. berhati-hatilah dalam mengambil posisi Buy. Karena kesempatan untuk naiknya mulai tipis.
saham BRON, HRUM, ITMG, UNTR, ADRO, BUMI. jadi berhati-hatilah dalam mengambil posisi sektor batubara.

Recoment Sell 3500.

BBRI

Meski suku bunga tetap 6.5 tetapi sektor perbankan kemarin naik sesaat, menyambut suku bunga tersebut. Dari segi technical BBRI trennya menurun dan akan menguji level support 10.000. Bila support pecah 10000 akan menuju level 9500.
Recoment Hold and Buy in 10.000.

JSX

Indek Pagi ini telah mencoba tembus 3788, tapi tingal 2point (3786). Yang membuat indek turun ASII, TLKM, BBRI dan yang menahan indek kita UNTR.

ICBP

ICBP berhasil rebound menutup level 5100 menutup resistant 5200. dengan bentuk grafik 'W'.
Dengan grafik begitu didorong berita Buyback dari iniduk INDF sehinga membuat saham ICBP naik kelevel 5000 an.
Recomen Sell 5200.

Harga karet terus menguat dalam tiga hari ke level US% 5.254 per metrik ton

Date : Jan 06 2011, 09:24
Title : News Story
Header : Harga karet terus menguat dalam tiga hari ke level US% 5.254 per metrik ton


Story
=======================================================================================

TOKYO. Harga karet naik mengalami kenaikan dalam tiga hari terakhir akibat
optimisme pasar terbentuk setelah melihat data perekonomian AS mengalami
pertumbuhan. Hal ini meningkatkan ekspektasi permintaan karet akan naik
ditengah seretnya pasokan global.
Harga pengiriman karet pada Juni 2011 naik 2,2% menjadi 437,5 yen per
kilogram (kg) atau sekiktar US$ 5.254 per metrik ton sebelum perdagangan
diangka 436,4 yen di Tokyo Commodity Exchange pada waktu setempat.
"Secara fundamental komoditas karet memang sedang ketat, sehingga ini
mendorong peningkatan harga karet di bursa komoditas, ujar Kazunori Kokubo
General Manager di bidang bisnis internasional Yutaka Shoji Co Tokyo.
[ Rizki Caturini ]

KONTAN Thu, 06 Jan 2011 ( 08:56:15 WIB )


=======================================================================================

Pertamina, Medco dan Mitsubishi dinyatakan bersalah dalam proyek Donggi Senoro

Date : Jan 06 2011, 09:23
Title : News Story
Header : Pertamina, Medco dan Mitsubishi dinyatakan bersalah dalam proyek Donggi Senoro


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menghukum PT Pertamina
sebesar Rp 10 miliar karena terbukti bersekongkol dalam proyek Donggi-Senoro.
Wasit persaingan usaha menuduh perusahaan minyak dan gas plat merah itu
berkomplot dengan PT Medco Energi International, PT Medco E&P Tomori Sulawesi,
dan Mitsubishi Corporation.
Dalam putusan yang dibacakan hari ini (5/1), Ketua Majelis Komisi Nawir
Messi menyatakan, persekongkolan itu telah melahirkan persaingan usaha yang
tidak sehat. Dalam pertimbangannya, KPPU menyatakan, persengkokolan itu
terlihat manakala adanya perilaku diskriminatif yang diberikan terhadap
Mitsubishi dibandingkan pesaing lainnya yakni Mitsui dan LNG EU.
Perlakuan diskriminatif itu yakni Mitsubishi diberikan kesempatan untuk
melakukan diskusi dengan Pertamina dan Medco Energi International dalam kurun
waktu 24 Februari, 16 Maret, dan 4 September 2006.
Pada 4 September 2006 silam, KPPU menyatakan, Mitsubishi melakukan
presentasi dihadapan direksi Pertamina dan Medco Energi International terkait
subtansi proyek sehingga memberikan keuntungan kepada Mitsubishi dalam
menyiapkan proposal beauty contest. "Ini diskriminatif sedangkan peserta lain
tidak memiliki kesempatan serupa," Messi.
Tak hanya itu, KPPU menyatakan tidak ada kepastian sistem penilaian beauty
contest dan term of reference.
Makanya Majelis Komisi menyatakan jika Pertamina, Medco Energi
International, Medco E&P, dan Mitsubishi secara sah melanggar pasal 22 dan 23
Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan
Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Selain menghukum Pertamina membayar denda Rp 10 miliar, majelis KPPU juga
menghukum Medco Energi International membayar denda Rp 5 miliar, Medco E&P
membayar denda Rp 1 miliar dan Mitsubishi membayar denda Rp 15 miliar.
Majelis KPPU juga memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar mendorong
optimalisasi pemanfaatan cadangan gas melalui penggunaan teknologi yang sesuai
dengan karakter ladang gas dengan cadangan relatif kecil. "Pemerintah juga
perlu mendiri realisasi dan penyelesaian proyek Donggi-Senoro agar terlaksana
tepat waktu".
Terkait putusan ini, Lukman Mahfoedz selaku Corporate Project Director
Medco menegaskan sejauh ini belum dapat memastikan untuk mengambil langkah
selanjutnya atas putusan ini. "Tetap terbuka kemungkinan mengajukan upaya
keberatan," katanya.
[ Yudho Winarto ]

KONTAN Wed, 05 Jan 2011 ( 16:48:37 WIB )


=======================================================================================

Holcim bantah bakal bagi-bagi dividen

Date : Jan 06 2011, 09:22
Title : News Story
Header : Holcim bantah bakal bagi-bagi dividen


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) menyatakan belum berencana
membagikan deviden terkait keberhasilannya melakukan kuasi reorganisasi di
akhir tahun lalu. "Sejauh ini tidak ada rencana pembagian dividen dalam waktu
dekat ini," kata Relationship Management Director Rusli Setiawan kepada KONTAN,
Rabu (5/1).
Sebelumnya memang beredar kabar jika SMCB berencana membagikan dividen
spesial sebesar Rp 150 yang akan dibagikan dalam dua tahap. Tahap pertama pada
akhir Januari mendatang sebesar Rp 80 per saham dan tahap kedua akan dilakukan
di awal Maret dengan membagikan Rp 70 per saham.
Walaupun menyatakan tidak akan membagikan dividen dalam waktu dekat, namun
Rusli bilang dengan keberhasilan kuasi tersebut memang memungkinkan Holcim
untuk membagikan dividen.
Kebijakan pembagian dividen sendiri masih akan dibicarakan pihak
manajemen. Sayangnya, Rusli enggan membocorkan apakah tahun ini Holcim
Indonesia berniat membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. "Memang
memungkinkan tapi nantilah kita liat di RUPS tahunan," katanya.
Setelah adanya kuasi tersebut, asset tetap Holcim menjadi Rp 7,227 triliun
yang berarti telah terjadi penambahan nilai sebesar Rp 2,681 triliun. Selisih
penilaian kembali aset tetap ini ditambah dengan tambahan modal disetor sebesar
Rp 1,303 triliun telah menghapuskan defisit perusahaan sebesar Rp 3,937
triliun. Dengan hasil akhir adanya sisa saldo laba sebesar Rp 47 miliar pada
akun saldo laba.
"Dengan adanya penghapusan defisit ini menyebabkan kita bisa membayar
deviden serta membuka kemampuan perusahaan untuk mendapatkan pendanaan untuk
ekspansi di masa datang," jelas Rusli. Selama empat tahun terakhir keuntungan
bersih SMCB serta pengurangan hutang telah memperkuat kondisi keuangan. Rasio
kewajiban terhadap ekuitas telah mengalami perbaikan dari posisi 1,72 pada
Desember 2007 menjadi hanya 0,66 pada Juni 2010.
[ Anna Suci Perwitasari ]

KONTAN Wed, 05 Jan 2011 ( 16:55:26 WIB )


=======================================================================================

Rabu, 05 Januari 2011

Financial Data - AALI

Date : Jan 05 2011, 14:59
Title : Financial Data - AALI


Code AALI
Sector Agriculture
SubSector Plantation
L.Date 09 December 1997
E.Date 21 November 1997
Nominal 500
IPO Price 1550
IPO Shares 125.80 M
IPO Amount 194.99 B
FS Date 30 September 2010
FYE December
I.Shares 1.57 B
Mkt.Cap 41.02 T
Sales 5.72 T
Assets 8.51 T
Liability 1.58 T
N.Profit 1.23 T
PER* 25.05
EPS* 1040
BV 4269
PBV 6.10
NAVS 5404
DER 0.23
ROE(%)* 24.36
ROA(%)* 19.24
NPM(%) 21.47
* Annualised

BI rate bertahan di 6,5%

Date : Jan 05 2011, 14:29
Title : News Story
Header : BI rate bertahan di 6,5%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan suku bunga acuan
Bank Indonesia (BI rate) tetap sebesar 6,5%. Besaran suku bunga acuan ini sudah
bertahan sejak 1,5 tahun lalu atau yang ke-18 kalinya.
Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI rate sebesar 6,5% sesuai dengan
perkiraan para analis sebelumnya. Hasil survei Bloomberg menyebutkan, sebanyak
13 dari 15 ekonom yang mereka survei memperkirakan BI rate bakal tetap di level
6,5% pada bulan ini. Tingkat BI rate sebesar 6,5% itu sudah bertahan sejak
Agustus 2009.
[ Nina Dwiantika ]

KONTAN Wed, 05 Jan 2011 ( 14:22:22 WIB )


=======================================================================================

MASA bakal akuisisi perusahaan perkebunan?

Date : Jan 05 2011, 12:24
Title : News Story
Header : MASA bakal akuisisi perusahaan perkebunan?


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Lama tidak terdengar kabarnya, PT Multistrada Arah Sarana Tbk
(MASA) kembali di goyang rumor panas. Memasuki tahun 2011, seorang sumber
KONTAN membisikkan, produsen ban merek Achiles tersebut sedang bernegoisasi
untuk membeli perusahaan perkebunan.
"Pembelian akan dilakukan dalam waktu dekat," tuturnya kepada KONTAN, Rabu
(5/1). Nantinya, hasil perkebunan yang utamanya memproduksi karet, bakal
menopang kebutuhan bahan baku MASA dimasa yang akan datang.
Maklum saja, saat ini MASA tengah membangun pabrik ban baru seluas 100
hektare (ha) di wilayah Cikarang. Pabrik ban berkapasitas 30.000 unit per hari
itu, direncanakan mulai beroperasi pada semester I-2010.
Namun sayang, sang empunya rumor tidak mengetahui lokasi perkebunan yang
tengah diincar MASA. Termasuk estimasi harga pembelian perusahaan perkebunan
itu.
Saat dikonfirmasi, pihak MASA tidak dengan tegas menyanggahnya. Presiden
Direktur MASA, Pieter Tanuri enggan berkomentar. "Saya no comment dulu,"
ujarnya.
Sementara Even Go, Kepala hubungan investor MASA mengatakan, belum
memperoleh informasi mengenai kabar itu dari manajemen MASA. "Saya akan coba
pastikan, apakah memang benar ada rencana seperti itu," pungkasnya.
[ Yuwono Triatmodjo ]

KONTAN Wed, 05 Jan 2011 ( 12:12:45 WIB )


=======================================================================================

Diisukan bakal dikerek ke level Rp 2.000, saham KRAS bergerak fluktuatif

Date : Jan 05 2011, 11:55
Title : News Story
Header : Diisukan bakal dikerek ke level Rp 2.000, saham KRAS bergerak fluktuatif


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT Krakatau Steel (KRAS) bergerak fluktuatif hari ini.
Saham KRAS sempat ditransaksikan di level terendah Rp 1.230 atau turun 2,4% dan
di level tertinggi di posisi Rp 1.270 atau naik 0,8%. Namun pada pukul 11.19,
saham KRAS ditransaksikan dengan penurunan 0,79% menjadi Rp 1.250.
Dari perbincangan di sejumlah milis, saham KRAS dikabarkan akan dikerek
hingga mencapai level Rp 2.000. "Sepertinya target harga Rp 2.000 bisa dicapai
dalam sepuluh hari ke depan," kata salah seorang anggota milis.
Namun, menurut salah seorang sumber KONTAN yang tak mau namanya disebut,
kenaikan harga batubara dipastikan akan menaikkan biaya produksi KRAS. "Namun
jika produsen baja lokal, khususnya KRAS, memiliki cadangan cukup dan bisa
memperoleh batubara lebih murah dari kompetitornya, maka akan bisa diuntungkan
dari kenaikan harga baja ini," jelasnya. Sumber KONTAN menambahkan, harga jual
baja pasti naik karena produsen baja global, terutama India dan Jepang,
menurunkan level produksinya.
Kabarnya, analis baru akan merekomendasikan buy untuk saham KRAS jika
investor asing sudah mulai mengoleksi saham ini. Berdasarkan data Bloomberg
pukul 11.30, sejumlah broker yang aktif membeli saham ini antara lain: Sinarmas
Sekuritas senilai Rp 13,59 miliar, Millennium Atlantic Securities senilai Rp
6,17 miliar, dan eTrading Securities senilai Rp 5,96 miliar.
Sementara, broker-broker yang banyak melepas saham KRAS adalah: Valbury
Asia Securities senilai Rp 10,88 miliar, Artga Securities senilai Rp 10,67
miliar, dan eTrading Securities senilai Rp 7,78 miliar.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Wed, 05 Jan 2011 ( 11:40:45 WIB )


=======================================================================================

JSX

Indek JSX akan mecoba level resistant di 3780 an, sektor yg akan menahan indek ari ini sektor CPO dan batubara. Dimana terjadi penguatan dolar dan perlemahan harga emas.

KBRI beli saham pemerintah senilai Rp 2,92 miliar

Date : Jan 05 2011, 08:49
Title : News Story
Header : KBRI beli saham pemerintah senilai Rp 2,92 miliar


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Induk usaha, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI), PT
Kertas Basuki Rachmat (KBR) akan membeli saham milik Pemerintah. Pada 28
Desember 2010 lalu, mereka sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Negara
Badan Usaha Milik Negara mengenai persetujuan harga penawaran senilai Rp 1 juta
per saham.
Sampai saat ini, Pemerintah masih menggenggam saham KBR sebanyak 2.925
saham atau sebanyak 0,38%. Tiur Simamora, sekertaris perusahaan KBRI bilang
total pembelian saham tersebut sebesar Rp 2,92 miliar. Setelah aksi tersebut,
KBRI akan memiliki 100% saham KBR. "Sekarang kita masih dalam proses jual
beli," jelasnya.
Transaksi tersebut akan dilakukan secara bilateral. "Kami berharap
transaksi jual beli tersebut selesai di bulan ini atau awal bulan depan," jelas
dia. Maklum, KBRI memang sudah ngebet membeli saham Pemerintah. "Tarik ulur
jual beli saham tersebut sudah lama, tapi karena harganya kemahalan. KBR baru
bisa membeli saat ini," tuturnya.
Untuk membeli saham Pemerintah tersebut, Tiur mengungkapkan mereka akan
menggunakan dana dari penjualan aset mereka. "Kami akan melepas beberapa aset
yang tidak prospektif, mesin yang tidak bisa dipakai dan kurang produktif,"
tuturnya.
Sebelumnya, KBRI memang berniat untuk menjual stasiun pengisian bahan
bakar umum (SPBU) dan gedung kantor. Total penjualan aset tersebut diperkirakan
senilai Rp 35 miliar. "Salah satunya akan kami gunakan dari hasil penjualan
aset tersebut," terang dia.
KBRI memang masih mempunyai likuiditas yang cukup. Per 30 September 2010
kemarin, dana kas KBRI masih sekitar Rp 2,6 miliar. Apalagi pada bulan November
2010, KBRI telah melakukan penawaran saham baru alias rights issue dan berhasil
meraup Rp 544,87 miliar.
Nantinya, saham hasil pembelian dari Pemerintah tidak akan dijual lagi.
Menurut dia, saham itu masih akan dipegang oleh KBRI. "Tidak ada rencana untuk
menjual saham tersebut kepada pihak lain, " tegas Tiur.
[ Avanty Nurdiana ]

KONTAN Wed, 05 Jan 2011 ( 08:24:13 WIB )


=======================================================================================

Selasa, 04 Januari 2011

BBRI

BBRI akan mencoba level support di Rp. 10.000,- bila level support pecah trennya menurun ke level Rp. 9.500,-.