Senin, 13 Juni 2011

Pergerakan IHSG terjegal penurunan sektor agrikultur

Pergerakan IHSG terjegal penurunan sektor agrikultur
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terpukul sore ini. Pada penutupan pukul 16.00, indeks tercatat turun 1,03% menjadi 3.748,76.

Mayoritas sektor memerah. Penurunan terbesar dialami sektor agrikultur dengan penurunan 1,83%. Baru kemudian disusul oleh sektor industri lain-lain sebesar 1,64% dan sektor konstruksi sebesar 1,43%.

Saham-saham yang menjadi penghuni top losers antara lain: PT Jemblo Cable Company (JECC) turun 14% menjadi Rp 455, PT Sinarmas Multi Artha (SMMA) turun 12% menjadi Rp 2.350, dan PT Asuransi Dayin Mitra (ASDM) turun 11% menjadi Rp 400.

Sementara itu, tiga emiten penghuni top gainers diantaranya: PT Colorpak Indonesia (CLPI) naik 11% menjadi Rp 1.390, PT Prima Alloy Steel (PRAS) naik 8% menjadi Rp 137, dan PT ATPK Resources (ATPK) naik 8% menjadi Rp 140.

Investor Amankan Portofolio, IHSG Terpangkas 38 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terpangkas 38 poin akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global sehingga investor mengamankan portofolionya.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 8.540 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.520 per dolar AS.

Mengawali perdagangan awal pekan pagi tadi, IHSG dibuka jatuh 13,660 poin (0,37%) ke level 3,773,98 seiring koreksi yang terjadi di seluruh bursa-bursa Asia. Indeks semakin jauh meninggalkan level 3.800.

Semakin lama, indeks jatuh semakin dalam karena tidak ada bantalan sentimen positif yang bisa menahan jatuhnya bursa. Posisi terendahnya yang diderita IHSG hari ini di level 3.728,402.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 55,774 poin (1,48%) ke level 3.731,874. Investor mengamankan portofolio investasinya dengan melepas saham-saham unggulan sehingga banyak

Meski sudah berhasil menahan laju jatuhnya, IHSG belum mampu balik ke jalur hijau. Aksi beli jelang penutupan pun tak memberikan hasil yang signifikan.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (13/6/2011), IHSG ditutup terpangkas 38,890 poin (1,02%) ke level 3.748,758. Sementara Indeks LQ 45 berkurang 6,861 poin (1,02%) ke level 663,205.

Saham-saham komoditas menjadi yang paling banyak terkena tekanan jual pada perdagangan hari ini. Aksi jual juga diderita oleh saham-saham lapis dua.

Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia menjadi sentimen yang sangat ditakuti investor. Meski tidak besar, dana asing kembali keluar dari bursa, transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 55,008 miliar di seluruh pasar.

Aksi beli di menit-menit terakhir perdagangan hanya mampu mengangkat indeks sektor infrastruktur menguat tipis. Sektor lainnya masih 'terbakar'.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 108.299 kali pada volume 5,815 miliar lembar saham senilai Rp 3,936 triliun. Sebanyak 37 saham naik, 211 saham turun, dan 75 saham stagnan.

Bursa Hong Kong menjadi satu-satunya bursa di Asia yang menguat didorong saham perbankan dan utilitis, sementara lainnya masih terpuruk di zona merah.

Bursa saham China ditutup melemah karena kekhawatiran akan berlanjutnya tekanan likuiditas dalam beberapa bulan ke depan setelah data menunjukkan pertumbuhan suplai uang negara melambat di Mei.

Berikut situasi di bursa-bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 4,45 poin (0,16%) ke level 2.700,70.
  • Indeks Hang Seng menguat 87,71 poin (0,39%) ke level 22.508,08.
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 66,23 poin (0,70%) ke level 9.448,21.
  • Indeks Straits Times turun 11,78 poin (0,38%) ke level 3.066,57.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 360.000, Japfa (JPFA) naik Rp 175 ke Rp 4.500, Axiata (EXCL) naik Rp 150 ke Rp 5.950, dan Colorpak (CLPI) naik Rp 140 ke Rp 1.390.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 5.000 ke Rp 125.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.600 ke Rp 43.750, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.050 ke Rp 56.400, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 950 ke Rp 28.250.
(ang/dnl)

ANTM Setor Dividen 50% ke Negara di 2011

INILAH.COM, Jakarta - PT Antam (Persero) berencana membagikan dividen sebesar 30-50% kepada pemerintah di 2011.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Antam, Alwin Syah Loebis usai penandatangan fasilitas kredit investasi dengan JBIC, di Jakarta Senin (13/6). “Dividen biasa kita ajukan 30-50%,” tukas Alwin Syah.

Selain itu, perseroan juga optimistis produksi emas bisa mencapai 2,7 juta ton emas hingga akhir tahun 2011. Meskipun sebelumnya ditargetkan 3 juta ton. “Untuk mas paling juga segitu (2,7 juta ton),” ungkap dia.

Tahun ini perusahan tambang pelat merah tersebut menanggarkan capex (belanja perseroan) mencapai sekitar Rp3,8 triliun. [hid]

SIPD Targetkan Kenaikan Laba Capai 31,1%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Sierad Produce Tbk (SIPD) menargetkan laba bersih sebesar Rp80 miliar atau naik 31,14% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp61 miliar.

Demikian dikutip dari keterangan resmi perseroan yang diterbitkan Senin (13/6). Terget ini didukung meningkatnya penjualan yang diprediksi sebesar 25% menjadi Rp4,5 triliun. Pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,6 triliun. Target ini juga didukung penjualan perdevisi sebesar 20%.

Untuk belanja modal, perseroan mengalokasikan Rp800 miliar. Rencananya tahun ini perseroan akan membangun sejumlah fasilitas tambahan seperti kandang ayam induk (breeding farm) dan pabrik penetasan telur (hatchery) di Lebak, Banten, seluas 206 hektar (ha).

Selain itu, perseroan juga membangun rumah potong ayam di Mojokerto, Jawa Timur, kandang komersial (Commercial Farm), gerai Belmart serta pembangunan fasilitas penyimpanan di Balaraja, Banten, dan Sidoarjo, Jawa Timur.

KKGI Eksplorasi di Blok Bayur Senilai US$1,1 Jt

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) menjelaskan sampai bulan Mei telah mengeksplorasi blok Bayur di Purwajaya, Jawa Barat senilai US$1.141.342.

Demikian dikutip dari keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Senin (13/6). Kegiatan eksplorasi dilakukan oleh PT Insani Baraperkasa selaku anak usaha perseroan. Daerah eksplorasi meliputi blok Bayur, blok Perangat, sub blok Tanjung Barokah, Handil Bakti dan Purwajaya dilakukan bor lanjutan.

Seluruh blok dalam PKP2B PT Insani Baraperkaas untuk tahap produksi sudah mendapat persetujuan dari Kementerian ESDM.

Pasar pertanyakan dampak penjualan anak usaha, BUMI tumbang hingga 2,9%

Pasar pertanyakan dampak penjualan anak usaha, BUMI tumbang hingga 2,9%
JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami koreksi terbesar dalam tiga pekan terakhir. BUMI tumbang 2,9% ke level Rp 3.325 per saham hingga penutupan pasar sore ini, di Jakarta.

Koreksi saham produsen batubara terbesar di tanah air terjadi setelah pasar mempertanyakan dampak dari penjualan unit usahanya kepada Vallar Plc.

Pada 10 Juni lalu, BUMI melepas 75% saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) senilai US$ 2,1 miliar, dengan memperoleh obligasi konversi dari Vallar. Analis PT Onix Capital Bagus Hananto menyebut, penjualan unit usaha BUMI sebagai imbalan atas obligasi konversi mencuatkan pertanyaan akan dampak kesepakatan keuangan dalam tubuh perusahaan.

Lanjut Hananto, pasar masih mencoba mencerna kabar tersebut, dan sedang menunggu penjelasan dari perseroan atas apa yang mereka rencanakan terhadap obligasi tersebut.

Wah, indeks akan terjungkal ke level 3.300-3.500?

Wah, indeks akan terjungkal ke level 3.300-3.500?
JAKARTA. Kondisi pasar saham yang tidak menentu membuat sejumlah pelaku pasar cemas. Bahkan beredar prediksi, IHSG berkemungkinan masuk ke daerah 3.300-3.500. Itu artinya, IHSG akan terkoreksi 10%-15% dari level puncaknya.

Menanggapi hal itu, analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada mengatakan, pendapat tersebut tidak memiliki dasar. Pasalnya, koreksi indeks yang terjadi beberapa hari belakangan disebabkan minim sentimen positif.

"Berita-berita mengenai pembagian dividen sudah terapresiasi. Selain itu, data-data perekonomian baik dari kawasan regional maupun global memang sedang tidak bagus," jelasnya kepada KONTAN.

Sentimen negatif lain yang membuat pasar saham terkoreksi adalah ancaman pengetatan moneter oleh sejumlah negara di Asia. Ambil contoh, India dan Korea Selatan sudah menaikkan suku bunganya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan indeks bisa menyentuh level 3.300-3.500. "Tapi hal itu baru bisa terjadi kalau kondisi ekonomi kita sudah seperti China, di mana inflasi naik tinggi, pertumbuhan melambat, angka pengangguran tinggi, dan banyak data-data negatif lainnya," paparnya. Tapi, kondisi pasar saham Indonesia saat ini tidak demikian.

Namun, Reza mengakui, jika menerawang pergerakan indeks dengan menggunakan pendekatan teknikal fibbonaci retracement, memang indeks bisa mencapai level 3.300an. "Tapi saya masih optimistis Indonesia tidak akan separah itu," urainya.

Reza meramal, indeks akan berbalik arah pada awal Juli mendatang. Pasalnya, Juli merupakan periode dirilisnya laporan keuangan. Hingga akhir Juni nanti, level support indeks akan berada di kisaran 3.730-3.759 dan ressistance di 3.836-3.856.

Empat hari sudah bursa Asia terbenam di zona negatif

Empat hari sudah bursa Asia terbenam di zona negatif
TOKYO. Sudah empat hari belakangan, bursa Asia mengalami penurunan. Pada penutupan pukul 16.00 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,6%.

Pada hari ini, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,7% dan indeks Taiex Taiwan meloort 1,4%, yang merupakan penurunan pasar saham terbesar di kawasan regional. Sementara itu, Shanghai Composite Index China turun 0,2%.

Sepertinya, saat ini pelaku pasar tengah cemas mengenai tersendatnya pemulihan ekonomi global. Apalagi, krisis uang Eropa juga belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.

Sejumlah saham yang pergerakannya pada hari ini menggerakkan bursa Asia ke zona negatif antara lain: Toyota Motor Corp yang anjlok 2,4% di Tokyo, Japan Tobacco Inc turun 3,5% di Tokyo, dan Sun Hung Kai Properties turun 1,1% di Hongkong.

LPPF, Pertumbuhan Tercepat ke-5 di Asia Pasifik

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) kembali diakui sebagai salah satu perusahaan terbaik di Indonesia.

Belum lama ini CNBC.com mengumumkan Matahari sebagai Perusahaan dengan Pertumbuhan Tercepat ke-5 di Asia Pasifik. Sebagaimana ditulis dalam CNBC.com tanggal 9 Juni 2011, terdapat 15 perusahaan yang memiliki pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik berdasarkan rata-rata pertumbuhan pendapatan.

CNBC menggunakan gabungan rata-rata data kinerja pertumbuhan perusahaan per tahun selama lima tahun terakhir mulai dari 2005 hingga 2010 yang dikutip dari Reuters untuk memastikan bahwa data tersebut bukanlah hal yang bersifat sementara. Perusahaan yang didata juga dibatasi kepada perusahaan yang tercatat di bursa efek yang menjadi bench mark dari pasar Asia Pasifik dan memiliki kapitalisasi pasar minimal $50 juta. Dalam daftar tersebut terdapat 3 perusahaan yang berasal dari Indonesia dan Matahari tercatat sebagai nomor 5 di Asia Pasifik.

Selain itu, Matahari baru-baru ini juga menerima penghargaan IMAC 2011 sebagai Indonesia’s Most Admired Company di kategori Department Store. Penghargaan tersebut diberikan oleh Frontier Consulting Group dan Bloomberg Businessweek pada tanggal 9 Juni 2011 di Jakarta.

Matahari telah menerima penghargaan ini selama beberapa tahun dan berhasil mempertahankan kinerjanya yang dibuktikan dengan diterimanya penghargaan yang sama tahun ini.

Sepi Sentimen, Bursa Eropa Bergerak Flat

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Eropa pada perdagangan Senin (13/6) flat setelah turun tajam pada Jumat kemarin. Saham ENRC naik tajam dengan kabar akuisisi.

Indeks FTSE naik 0,05% ke 5.768,57, indeks DAX turun o,08% ke 7.063,98 dan indeks CAC turun 0,1% ke 3.801,03. Sementara bursa Asia mayoritas negatif seperti indeks Hang Seng turun 0,1% ke 22.396,25, indeks Nikkei turun 0,7% ke 9.448,21, indeks Shanghai turun 0,1% ke 2.700,38 dan indeks ASX naik 0,2% ke 4.562, yang dikutip dari yahoo.finance.com.

"Kita bisa melihat pasar flat karena investor masuk lagi setelah melakukan penjualan. Pada pekan ini saya pikir akan berada di situasi yang sulit," kata sales trader di IG Index, Will Hedden.

Hari ini tidak ada sentimen yang kuat sehingga rasa optimis untuk kelangsungan pasar di area positif. Kondisi ini mengulang indeks sebelum November 2010 lalu akibat gempa dan tsunami di Jepang pada Maret lalu.

Saham pertambangan menunjukan kenaikan yang dimotori saham ENRC naik 4,5% karena mendapat tawaran akuisisi Glencore sebesar US$19,5 miliar.

Estimasi harga saham dipangkas, HEXA alami koreksi terbesar dalam tiga pekan

Estimasi harga saham dipangkas, HEXA alami koreksi terbesar dalam tiga pekan
JAKARTA. Saham Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) mengalami koreksi terdalam setidaknya dalam tiga pekan terakhir. HEXA tumbang 1,6% ke level Rp 6.200 per saham, pada pukul 14.22 di Jakarta.

Saham anak usaha Hitachi Construction Machinery Co. ini melemah setelah PT OSK Nusadana Securities Indonesia memangkas perkiraan harga saham dari Rp 9.500 menjadi Rp 8.900 per saham. Hal ini dipicu melemahnya volume penjualan perseroan pada April dan Mei lalu.

Krisis utang Eropa diramal masih menjadi momok, harga emas masih bullish

Krisis utang Eropa diramal masih menjadi momok, harga emas masih bullish
SEOUL. Kontrak harga emas dunia diprediksi akan kembali naik. Pasalnya, investor saat ini tengah mencari investasi aman untuk melindungi kekayaannya dari krisis utang Eropa dan perlambatan ekonomi AS dan China.

Asal tahu saja, pada pukul 11.52 waktu Singapura, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat tak banyak berubah di posisi US$ 1.530,70 per troy ounce. Sementara, kontrak harga emas untuk pengantaran Agustus juga tak banyak berubah di posisi US$ 1.531,40 per troy ounce.

"Krisis utang Eropa masih menjadi penyakit dalam jangka panjang. Kita terus mempercayai bahwa harga emas akan bergerak lebih tinggi dari level yang ada saat ini," jelas Hwang Il Doo, senior trader KEB Futures Co.

Sekadar mengingatkan, pada 2 Mei lalu, kecemasan mengenai lonjakan tingkat inflasi, krisis utang Eropa, pelemahan dollar, serta kerusuhan di Libia mendongkrak harga emas menembus rekor baru ke level US$ 1.577,57 per troy ounce.

Harga CPO Naik, UNSP Targetkan Laba Q-II Naik 50%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menarket bersih pada kuartal II 2011 naik 50%. Salahn satunya didorong kenaikan harga CPO.

Demikian dikatakan Chief Finance Officer UNSP, Harry M Nadir di Jakarta, Senin (13/6). "Pada kuartal kedua kami menargetkan sekitar lebih dari 50 persen laba akan naik," ujarnya.

Kenaikan laba bersih ini seiring dengan kenaikan harga CPO menjadi US$1.000 per ton. Selain itu juga didukung kontral penjualan elokimia dengan Procter & Gamble (P&G). Kontrak ini dilakukan oleh salah satu anak usahanya yaitu PT Domba Mas. "Pada kuartal pertama saja kenaikannya sudah sekitar 40 persen dari laba bersihnya," tuturnya.

Harry menegaskan, aset-aset perseroan yang akan dijaminkan oleh Bakrie Gruop untuk merecovery utangnya yang akan jatuh tempo pada bulan November tahun ini terhadap Bank Mandiri. Utang itu terjadi saat membeli PT Domba Mas dari bank tersebut. [hid]

Bursa Jepang masih terbakar di penutupan sore

Bursa Jepang masih terbakar di penutupan sore
TOKYO. Bursa Jepang pada penutupan sore ini masih terbakar. Ini merupakan penurunan pertama dalam seminggu terakhir yang dialami Nikkei 225 Stock Average. Pelaku pasar cemas, pemulihan ekonomi global kian melambat.

Pada pukul 15.00 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 melorot 0,7% menjadi 9.448,21. Ini penurunan pertama sejak 6 Juni lalu. Sementara, indeks Topix turun 0,6% menjadi 812,26.

Sejumlah saham yang mempengaruhi pergerakan bursa Jepang diantaranya: Toyota Motor Corp yang melorot 2,4%, Bridgestone Corp turun 2,5%, dan Inpex Corp turun 1,7%.

"Tekanan penurunan pada pasar saham kian meningkat. Jangan berbuat kesalahan dari kondisi itu. Konsensus yang ada juga bearish. Tidak ada berita positif yang keluar," jelas Hideo Arimura, analis Mizuho Asset Management Co di Tokyo.

Tutup tambang, saham ANTM mengalami penurunan terbesar empat bulan

Tutup tambang, saham ANTM mengalami penurunan terbesar empat bulan
JAKARTA. Saham PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami penurunan terbesar dalam empat bulan terakhir. Pada pukul 13.37, saham ANTM anjlok 2,4% menjadi Rp 2.075. Ini merupakan penurunan paling besar sejak 31 Januari lalu.

Aksi jual yang melanda saham ANTM terjadi setelah produsen nikel ini mengungkapkan rencananya untuk menuntup tambang Feni II terhitung sejak November hingga Febuari 2012. Adapun alasan penutupan tambang ini adalah untuk pemeliharaan.

SIPD tagetkan laba bersih tumbuh 31% hingga akhir 2011

SIPD tagetkan laba bersih tumbuh 31% hingga akhir 2011
JAKARTA. PT Sierad Produce Tbk (SIPD) menargetkan tahun ini penjualan bersihnya bisa tumbuh Rp 857 miliar atau naik sekitar 23,5% dari tahun lalu.

Manajemen SIPD dalam keterbukaan informasi menyebut, target penjualan bersihnya mencapai Rp 4,5 triliun hingga akhir tahun ini, dibanding tahun lalu yang senilai Rp 3,643 triliun.

Pertumbuhan penjualan diharapkan dapat disumbang dari kenaikan rata-rata sebesar 20% pada volume penjualan setiap divisi.

Adapun, laba bersih perseroan diproyeksikan naik Rp 19 miliar atau sekitar 31%, menjadi Rp 80 miliar di akhir 2011. Tahun lalu emiten yang bergerak di bisnis peternakan ini membukukan laba bersih senilai Rp 61 miliar.

Guna mengejar target kinerja, perusahaan sudah menyiapkan sederet rencana. Salah satunya, melanjutkan proyek pembangunan farm dan hatchery seluas 206 hektare di Lebak Tangerang. Proyek yang memakan biaya sekitar Rp 400 miliar ini diperkirakan rampung pada kuartal keempat tahun ini.

SIPD juga akan membangun farm di Nganjuk, Jawa Timur, dengan nilai proyek Rp 200 miliar. Farm ini diperkirakan selesai pada kuartal kedua 2012. Selain itu, merampungkan proyek Rumah Potong Ayam (RPA) di Mojokerto, Jawa timur, dengan biaya pembangunan Rp 65 miliar.

Perseroan juga berencana berekspansi ke daerah baru di luar Pulau Jawa. Pembangunan beberapa outlet yang sudah dimulai pada kuartal pertama tahun ini, ditargetkan rampung pada kuartal keempat tahun ini juga, dengan estimasi biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 50 miliar.

Produksi Emas Antam Optimis Tembus 2,7 Juta Ton

ilustrasi
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) optimistis produksi emas perseroan mampu menembus 2,7 juta ton hingga akhir 2011.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Direktur Antam Alwinsyah Loebis saat ditanyai wartawan di Kempinski Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (13/6/2011).

Selain itu, pihaknya juga memperkirakan akan menhabiskan dana sekira Rp3,8 triliun untuk proyek perseroannya tersebut. "Diperkirakan hingga akhir tahun akan menghabiskan dana Rp3,8 triliun," ujarnya.

Walaupun yakin produksi bisa mencapai 2,7 juta ton, pihaknya masih mengeluhkan kendala cuaca yang sering menganggu produksi, "Dari awal tahun sudah sering hujan," tambahnya.

Agar terus bisa berproduksi, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas pertambangan daerah. "Kita akan bekerja sama dengan dinas pertambangan daerah," tutupnya.

(and)

Bursa Eropa Senin (13/6) Diprediksi Dibuka Menguat

Bursa Eropa Senin (13/6) Diprediksi Dibuka Menguat
INILAH.COM, London - Saham Eropa diperkirakan dibuka menguat Senin (13/6) setelah jatuh ke level terendah dalam 3 bulan pada hari Jumat dan mencatat kejatuhan selama 6 hari berturut-turut akibat data surplus perdagangan China yang di luar ekspektasi.

Mengutip Reuters, FTSE diperkirakan akan dibuka naik 5 poin pada hari Senin di 5.770, DAX diperkirakan naik 3 poin ke 7.073 dan CAC 40 di Perancis naik 2 poin ke 3.807. FTSE London ditutup turun 90,54 poin pada hari Jumat di 5.765,80, indeks DAX turun 89,76 poin ke 7.069,90 dan CAC40 Paris ditutup 73,56 poin di 3.805,09.

Di AS, saham ditutup mendekati posisi terendah sesi Jumat dengan Dow jatuh di bawah 12.000 untuk angka terendah selama seminggu, pertanda perlambatan ekonomi global lebih lanjut. Di Asia, saham tergelincir pada hari Senin akibat pelemahan data ekspor China memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan kekhawatiran atas utang zona euro yang meningkatkan keengganan investor untuk berinvestasi di aset berisiko.

CNBC Asia FTSE 100 Index, turun 0,9 persen, sedangkan harga saham Jepang jatuh karena jatuhnya pesanan mesin secara mengejutkan di dalam negeri. Euro naik tipis terhadap dolar pada hari Senin, memantul kembali dari sebelumnya melemah akibat keraguan bailout kedua utang Yunani dan mengurangi untuk kenaikan suku bunga zona euro.

Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker mengatakan kepada surat kabar London 'Telegraph' bahwa harus ada partisipasi kreditor swasta dalam restrukturisasi utang "lunak" Yunani, tetapi harus sukarela. Pernyataannya muncul akibat bank Jerman dan Perancis tampaknya lebih condong ke arah berkontribusi untuk menyelamatkan orang-orang Yunani, bahkan masih belum jelas bagaimana mereka bisa melakukannya tanpa memicu default.

Hasil pemilu Turki akan diumumkan pada hari Senin, dengan Partai AK yang berkuasa saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan diperkirakan memenangkan masa jabatan ketiganya.

Hasil awal menunjukkan partai Erdogan memenangkan sekitar 50 persen kursi dalam pemilihan hari Minggu. Presiden Bank Sentral Eropa Jean Claude Trichet akan berada di London untuk berbicara di London School of Economics mengenai krisis keuangan terbaru dan peran ECB.

Data ekonomi keluar pada Senin, termasuk data dari produksi industri Italia untuk April, yang akan diumumkan pikul 9:00 waktu London. Pasar di Jerman dan Perancis akan dibuka pada hari Senin meskipun hari libur nasional di kedua negara, tetapi pasar Swiss akan ditutup.

Metland akan Jaga Komposisi Pendapatan 50%:50%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Metropolitan Land Tbk merencanakan akan menjaga komposisi pendapatan sekitar 50% dari recurring income (pendapatan berkelanjutan) dan 50% dari penjualan.

Direktur Utama PT Metropolitan Land Tbk Nanda Widya menuturkan, saat ini recurring income sebesar 40%. Perseroan merencanakan akan menjaga komposisi pendapatan sebesar 50% dari pendapatan berkelanjutan dan 50% dari penjualan. Pendapatan berkelanjutan itu akan didapatkan dari mal dan hotel. "Ke depan kita mau jaga komposisi pendapatan 50% dari recurring income dan 50% dari penjualan," ujar Nanda, Senin (13/6).

Selain itu, perseroan menjajaki pinjaman ke Bank Mandiri. Pinjaman ini digunakan untuk proyek komersial. Tapi Nanda masih enggan menjelaskan lebih detil mengenai pinjaman tersebut.

Nanda menuturkan, perseroan akan membuka @HOM Hotel di Tambun pada September. Proyek tersebut diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp30 miliar. Saat ini perseroan merencanakan pengembangan Metland Cibitung, Metropolitan Grand Mall, M Gold Residence, Horison Bekasi-Extension, Horison Jakarta, Hotel di Tambun, dan Horison Seminyak-Bali. Perseroan akan menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp750 miliar pada 2011.

Dana belanja modal akan didapatkan dari kas internal, pinjaman bank dan hasil penawaran umum saham perdana. Perseroan diperkirakan meraih dana sebesar Rp455 miliar dari hasil penawaran umum saham perdana. [hid]

Antam Usul Setoran Dividen 35-50% dari Laba di 2010

Jakarta - Manajemen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengusulkan porsi pembagian dividen 35-50% dari laba bersih perseroan di 2010 yang sebesar Rp 1,663 triliun. Kepastian dividen baru akan terlihat usai rapat umum pemegang saham (RUPS) Antam yang dilakukan Selasa besok.

Demikian disampaikan Direktur Utama Antam Alwin Syah Loebis, di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (13/6/2011).

"Dividen biasalah, kami usulkan 35-50%," ungkapnya. Dengan realisasi laba bersih tahun lalu Rp 1,66 triliun, besar kemungkinan pemegang saham Antam, termasuk pemerintah, mendapat porsi dividen Rp 831 miliar.

Seperti diketahui, laba bersih BUMN tambang ini cukup baik dengan kenaikan 175% dibandingkan laba bersih 2009 yang sebesar Rp 604 triliun. Kinerja keuangan tahun lalu merefleksikan peningkatan signifikan kinerja penjualan komoditas utama feronikel serta peningkatan harga komoditas.

Pada 2010 seluruh fasilitas operasi nikel perseroan berjalan optimal sementara operasi komoditas emas juga meningkat seiring pengoperasian tambang emas baru di Cibaliung.

Nilai penjualan tidak diaudit Antam sebesar Rp 8,745 triliun di 2010 tercatat naik dibandingkan nilai penjualan di 2009 yang berjumlah Rp 8,711 triliun.

Peningkatan ini disebabkan kenaikan tajam penjualan komoditas feronikel di 2010 yang berhasil menutupi penurunan volume penjualan dari kegiatan trading logam mulia yang dilakukan untuk menurunkan risiko fluktuasi harga.

Menurut Alwin, tahun ini Antam menargetkan produksi 3 juta ton nikel, atau lebih baik dari periode sebelumnya 2,7 juta ton nikel. Dengan harga yang mengalami tren kenaikan, perseroan yakin hal ini berimbas kepada peningkatan pendapatan dan laba di 2011.

"Akan lebih bagus iya, tapi kita lihat berapa besar. kalau harga emas memang (naik) agak signifikan. Nikel kan sama harga hari ini sama posisi akhir tahun lalu, US$ 10 per pon. Kalau emas naik dari US$ 1.100 per troy ounce, menjadi US$ 1.400 per troy ounce. Kontribusi emas sumbang 30% kepada pendapatan," tegasnya.

(wep/ang)