Jumat, 03 Juni 2011

Tertekan Pertambangan, IHSG Sesi I Turun 0,07%

INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat (3/6) sesi I ditutup melemah tipis 2,7 poin atau 0,07% ke 3.835,04. Volume perdagangan 2,7 miliar saham senilai Rp1,8 triliun.

Selama sesi I total market mencapai 302 saham dengan 146 saham turun, 68 saham naik dan 88 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp10,9 miliar dengan pembelian asing mencapai Rp616,1 miliar dan penjualan asing sebesar Rp605,1 miliar.

Indeks JII turun 0,6% ke 531,90, indeks ISSI turun 0,2 poin ke 123,94 dan indeks LQ45 turun 0,15 poin ke 682,14. Pergerakan indeks menuju zona positif ditopang sektor perkebunan mencapai 5,5 poin ke 2.413,01 dan sektor konsumsi naik 5,3 poin ke 1.134,86. Namun masih tertahan pelemahan sektor pertambangan yang turun 15,4 poin ke 3.243.

IHSG menunjukan upayanya untuk menembus zona positif saat berada di level tertinggi 3.841,49 namun tidak berlangsung lama. Indeks masih tertekan dengan pelemahan saham bluechip. Level terendah sesi I berada di 3.812,43.

Untuk bursa Asia mayoritas masih memerah seperti indeks Hang Seng turun 0,2% ke 23.187,65, indeks Nikkei turun 0,4% ke 9.512,30, indeks Shanghai naik 0,8% ke 2.729,38, indeks ASX turun 0,2% ke 4.591,20.

IHSG Lesu, Rupiah Stabil

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terkoreksi setelah libur sehari. IHSG langsung mengikuti trend pelemahan, setelah kemarin absen dari hingar bingar melorotnya bursa regional.

Pada perdagangan preopening, IHSG tercatat melemah tipis 11,531 poin (0,30%) ke 3.826,230. Indeks LQ 45 melemah 2,967 poin (0,43%) ke level 679,325.

Dan pada perdagangan Jumat (3/6/2011), IHSG tercatat melemah 17,432 poin (0,45%) ke level 3.820,329. Indeks LQ 45 juga melemah 3,574 poin (0,52%) ke level 678,718.

Sementara nilai tukar rupiah dibuka bergerak tipis ke level 8.535 per dolar AS, dibandingkan penutupan Rabu lalu di level 8.538 per dolar AS.

IHSG langsung merosot dipicu oleh melorotnya saham-saham sektor pertambangan. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tercatat mengalami tekanan jual terbesar, dengan saham turun Rp 25 menjadi Rp 2.400 senilai Rp 32,4 miliar.

Pelemahan IHSG ini beriringan dengan pelemahan mayoritas bursa-bursa regional. Pergerakan bursa Asia pagi ini adalah:
  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 9 poin (0,33%) ke level 2.714,18.
  • Indeks Hang Seng turun 11,19 poin (0,05%) ke level 23.242,65.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 30,87 poin (0,32%) ke level 9.542,17.
  • Indeks Straits Times melemah 6,92 poin (0,22%) kle level 3.153,68.
(qom/dnl)

Tercatat tidak meraih pendapatan usaha, saham RODA disuspen

JAKARTA. Perdagangan saham PT Royal Oak Development Asia Tbk (RODA) dihentikan sementara (suspensi) mulai sesi pertama, hari ini.

Suspensi dilakukan lantaran perusahaan ini dalam laporan keuangannya per 31 Desember 2010 tidak memperoleh pendapatan usaha.

"Dengan mempertimbangkan kondisi perseroan yang saat ini tidak memiliki pendapatan usaha, maka dilakukan suspensi untuk mencegah terjadinya perdagangan yang tidak wajar atas saham perusahaan ini," ujar Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle, dalam keterbukaan informasi, hari ini.

Adapun, sebelum suspensi, saham RODA ditutup di level Rp 225 per saham, pada 1 Juni 2011.

BUMI Miliki Distribusi Batubara Lebih Efisien

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengklaim pihaknya memiliki jalur distribusi batu bara lebih efisien dengan kecepatan conveyor 32 metric ton dalam waktu 25 menit dengan jarak 13,5 KM.

Hal itu disampaikan Direktur PT Bumi Resources Tbk Dileep Srivastava, Jumat (3/6). "Jarak tambang KPC ke pelabuhan sebesar 13,5 KM melewati hi speed conveyor 32 metric ton dalam waktu 25 menit. Conveyor kedua akan ada pada semester pertama 2012 sehingga kapasitas akan double menjadi 64 metrik ton," ujar Dileep di Jakarta, Jumat (3/6).

Menurut Dileep, distribusi dengan conveyor ini juga dapat membuat biaya operasional lebih rendah minimum enam kali daripada dengan truk. Hal ini memberikan keuntungan untuk BUMI.

Untuk outlook produsen batu bara Indonesia tidak efisien dalam distribusi batu bara. Hal ini membuat biaya operasional menjadi lebih tinggi. [hid]

Asing minati obligasi pemerintah, rupiah menguat 0,4% dalam sepekan ini

Asing minati obligasi pemerintah, rupiah menguat 0,4% dalam sepekan ini
JAKARTA. Laju penguatan rupiah hari ini, menggiringnya kepada penguatan mingguan terbesar sejak April.

Nilai tukar rupiah tercatat sudah menguat 0,4% pada pekan ini, menuju level Rp 8.537 per dollar AS, pada pukul 10.59 di Jakarta. Ini merupakan penguatan mingguan terbesarnya sejak 29 April.

Otot rupiah menguat seiring investor asing meningkatkan kepemilikan dalam surat utang pemerintah, setelah inflasi Mei melambat untuk bulan yang keempat. Harga konsumen naik 5,98% pada Mei lalu, dibandingkan April yang mencapai 6,16%. Adapun, dana asing yang masuk ke surat utang negara meningkat 15% menjadi Rp 225,32 triliun, pada tahun ini.

Kepala treasury ANZ Panin Bank wiling Bolung menyebut, inflasi dapat dikelola, dan prospek ekonomi Indonesia positif. "Pasar masih bullish untuk rupiah dan investasi di obligasi pemerintah masih kuat," ujarnya.

Pada 27 Mei lalu, Kepala kantor statistik pusat Rusman Heriawan mengatakan produk domestik bruto pada kuartal ini akan naik lebih dari 6,5% dari tahun lalu, karena adanya peningkatan investasi asing yang bersifat langsung.

Sementara, data Inter-Dealer Market Association menunjukkan, pekan ini, imbal hasil obligasi pemerintah yang berakhir Juli 2021 turun empat basis poin ke level 7,36%.

Bursa China Naik Ditopang Aksi Beli

Headline
INILAH.COM, Hong Kong - Bursa saham China mengalami rebound karena investor melakukan aksi beli saham bluechip pada perdagangan Jumat (3/6).

Shanghai Composite Index naik sebesar 0,8% ke level 2.729,38. Namun analis memperingkatkan untuk tetap waspada terhadap potensi lanjutan aksi jual. "Setelah penurunan kemarin, kita mungkin akan melihat teknikal rebound, tapi kenyataannya pasar masih belum menyentuh titik terendah," ujar Zhang Gang, analis dari Central China Securities, yang dikutip dari yahoo.finance.com.

Ia memperkirakan indeks akan berkisar pada level 2.650-2.750 untuk jangka pendek dan investor akan menunggu hasil laporan data ekonomi pada pertengahan bulan.

Saham Bank of China naik sebesar 0,3%, saham Air China naik sebesar 1,1% dan saham Huaneng Power International naik sebesar 0,2%. Indeks Shenzhen Composite naik sebesar 0,4% pada level 1.110,52.

Sementara indeks Hang Seng masih turun 0,2% ke 23.198, indeks Nikkei turun 0,2% ke 9.533, inddeks ASX turun 0,1% ke 4.595.

Kinerja laba melonjak, saham MDLN melesat 3,9% pagi ini

JAKARTA. Saham PT Modernland Realty Tbk (MDLN) melesat pagi ini, dan mengalami kenaikan terbesar setidaknya dalam tiga pekan terakhir.

Saham emiten properti ini naik 3,9% ke level Rp 265 per saham, hingga pukul 10.42 WIB.

MDLN diminati investor setelah laba bersihnya di tahun lalu melonjak hingga mencapai Rp 38,6 miliar, dibanding tahun sebelumnya senilai Rp 2,36 miliar.

CTRP & Lotte MoU Kelola Mall Ciputra World

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Ciputra Property Tbk dan PT Lotte Shopping Plaza Indonesia setujui perjanjian menyewa dan mengelola seluruh area di mall Ciputra World Jakarta selama 20 tahun.

Demikian dikutip dari keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Jumat (3/6). Pernjanjian dilakukan melalui anak usaha CTRP, PT Ciputra Adigraha dengan PT Lotte Shopping Plaza Indonesia –– anak perusahaan Lotte Shopping Co. Area mall seluas 130,000 m2 ini merupakan salah satu bagian dari kawasan superblock Ciputra World Jakarta yang sedang dibangun di pusat bisnis Jakarta, Jl Prof Dr Satrio, kawasan Casablabca.

“Kami merasa senang dengan kesempatan membuka Lotte Department Store di Ciputra World Jakarta, yang merupakan salah satu superblok terbaik di Jakarta,” kata Mr. Suh Chang Suk, Presiden Direktur PT Lotte Shopping Plaza Indonesia.

Selain membuka Department Store kami sendiri dan beberapa retail lainnya dari Group, pihaknya juga akan bekerja sama dengan pemain retail lain yang telah sukses di Indonesia untuk menciptakan paradigma baru dalam pengalaman berbelanja di Jakarta.

Mall di Ciputra World diharapkan dapat beroperasi di semester kedua tahun 2012. Mall ini akan berdampingan dengan fasilitas lain di Ciputra World seperti all suite hotel Raffles, apartemen myHome serta Raffles Residence, gedung perkantoran Ciputra World, serta Ciputra Artpreneur Centre yang terdiri dari museum seni dan theatre.

Dirut Ciputra Group, Candra Ciputra menyatakan Lotte memiliki prestasi yang meyakinkan dan melayani high end market yang sesuai dengan Ciputra World. Mall ini akan menjadi tujuan yang penting di Jl. Prof. Dr. Satrio yang rencananya akan menjadi sabuk perdagangan dan belanja Jakarta.

Mall di Ciputra World diharapkan dapat beroperasi di semester kedua tahun 2012. Mall ini akan berdampingan dengan fasilitas lain di Ciputra World seperti all suite hotel Raffles, apartemen myHome serta Raffles Residence, gedung perkantoran Ciputra World, serta Ciputra Artpreneur Centre yang terdiri dari museum seni dan theatre.

Kinerja laba merosot, saham INDY lanjut melemah untuk hari yang ketiga

Kinerja laba merosot, saham INDY lanjut melemah untuk hari yang ketiga
JAKARTA. Saham Indika Energy Tbk (INDY) tumbang untuk hari yang ketiga, setelah kinerja emiten ini dilaporkan turun pada tiga bulan pertama di tahun ini.

INDY terkoreksi 1,2% ke level Rp 4.175 per saham, pada pukul 9.36 WIB. Pelemahan yang berlangsung tiga hari ini merupakan koreksi yang terpanjang sejak 29 Maret lalu.

Pada kuartal pertama tahun ini, laba bersih produsen batubara ini dilaporkan turun menjadi senilai Rp 265,2 miliar, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 291,7 miliar.

IHSG Jumat Pagi Dibuka Turun 0,4%

INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Indonesia pada perdagangan Jumat (3/6) pagi dibuka turun 18,76 poin atau 0,4% ke 3.819. Volume perdagangan mencapai 203,9 juta saham senilai Rp195,4 miliar.

Perdagangan diwarnai dengan 100 saham turun, 14 saham naik dan 53 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp9,8 miliar dengan pembelian asing mencapai Rp84,8 miliar dan penjualan asing sebesar Rp75 miliar.

Indeks JII turun 4,6 poin ke 527,81, indeks ISSI turun 0,9 poin ke 123,29 dan indeks LQ45 turun 5,09 poin ke 678,37. Mayoritas sektor saham memerah kecuali sektor perkebunan yang naik 0,5 poin ke 2.4008 sedangkan penurunan terdalam dialami sektor pertambangan mencapai 26,2 poin ke 3.232,86 diikuti sektor industri dasar turun 9,6 ke 1.061,30.

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Jumat (3/6) pagi setelah euro naik sehingga meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir. Indeks Nikkei turun 0,2% menjadi 9.529 dan indeks Topix turun ke 822,5. Indeks Kospi turun 0,05% menjadi 2.114,35. Indeks ASX turun 0,0% ke 4.592,90. Untuk Indeks Hang Seng naik 0,1% ke 23.281,72.

Euro naik sehingga dapat memperkuat pasar saham. Walaupun kami telah memiliki data negatif soal ekonomi AS. Tetapi investor akan menahan diri," kata Juichi Waki, Strategic Senior di Nomura Holdings Inc yang dikutip dari yahoo.finance.com.

Sementara dini hari tadi penurunan bursa Wall Street mulai terbatas dan berakhir mixed. Dow Jones ditutup turun 41,59 poin (0,34%) menjadi 12.248,55, S&P 500 turun tipis 1,61 poin (0,12%) menjadi 1.312,94, namun Nasdaq ditutup naik 4,12 poin (0,15%) menjadi 2.773,31.

Investor menunggu data laporan ketenagakerjaan bulan Mei yang akan dirilis Jum'at malam ini dan mencermati pernyataan peringkat Moody`s atas utang Amerika Serikat.

Untuk saham yang menguat seperti saham UNVR naik Rp100 ke Rp14.900, AMFG naik Rp50 ke Rp7.000, BBCA naik Rp50 ke Rp7.150, BBRI naik Rp50 ke Rp6.300, EXCL naik Rp50 ke Rp5.900, HEXA naik Rp50 ke Rp6.500.

Sementara saham yang turun seperti saham UNTR turun Rp350 ke Rp22.600, IMAS turun Rp200 ke Rp8.400, ITMG turun Rp200 ke Rp46.750, PTBA turun Rp150 ke Rp21.250, MAIN turun Rp100 ke Rp5.550, SMGR turun Rp100 ke Rp9.550, TLKM turun Rp100 ke Rp7.650, AUTO turun Rp50 ke Rp16.200, BMRI turun Rp50 ke Rp7.100.

Seluruh sektor terkoreksi, IHSG dibuka melemah 0,61%

Seluruh sektor terkoreksi, IHSG dibuka melemah 0,61%
JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) beraktivitas normal di hari cuti bersama, Jumat (3/6). Pagi ini, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah sedalam 0,61% menuju posisi 3.818,365, pada pukul 09.30 WIB.

Pergerakan IHSG sejalan dengan bursa Asia yang rata-rata memerah pagi ini. Seluruh sektor terjerembab di zona merah, dengan dipimpin sektor aneka industri dan pertambangan yang masing-masing melemah 1,04% dan 1,01%.

Sebanyak 106 saham yang ada di bursa tercatat mengalami pelemahan, sementara 16 saham masih bisa menguat, dan 51 sisanya masih stagnan.

Di posisi teratas top losers ada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang turun 4,76% ke Rp 200, PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) yang melemah 4,44% ke Rp 215, dan PT Bank Bumi Arta Tbk 9BNBA) yang turun 3,31% ke Rp 141.

Sementara itu, saham PT Apex Citra Centertex Tbk (MYTX) yang melejit 13,27% ke Rp 128 memimpin posisi top gainers. Disusul PT FKS Muti Agro Tbk (FISH) yang naik 4,74% ke Rp 1.990 dan PT Asuransi Bintang Tbk 9ASBI) yang reli 3,13% ke Rp 330.

Laju bursa Asia melambat seiring antisipasi data tenaga kerja AS

Laju bursa Asia melambat seiring antisipasi data tenaga kerja AS
TOKYO. Reli pasar saham Asia melambat dan cenderung surut seiring investor menunggu laporan bulanan pekerjaan di Amerika Serikat (AS). Data tersebut kemungkinan bakal memberikan bukti lebih lanjut goyahnya pemulihan di AS.

Indeks MSCI Asia Pasifik sedikit bergeser ke 134,49, pada pukul 10.47 di Tokyo, setelah naik sebanyak 0,4% sebelumnya. Lebih dari empat saham turun untuk setiap tiga yang naik. Meski demikian, pekan ini merupakan reli mingguan indeks regional yang pertama kalinya dalam lima pekan terakhir. Pekan lalu, saham tumbang karena kekhawatiran krisis utang Eropa dan di tengah spekulasi pemulihan global yang melambat akan mengurangi laba perusahaan.

Indeks Nikkei 225 tercatat melemah 0,32%. Sementara indeks Hang Seng naik tipis 0,10%. Adapun, indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,22%, dan indeks Kospi melemah 0,12%.

Hari ini, saham Honda Motor Co, yang 44% penjualannya dari Amerika Utara, tergelincir 0,8% di Tokyo. Saham Toyota Motor Corp. terkoreksi 0,6%. Sementara, saham Foster's Group Ltd. melonjak 4,9% setelah Grupo Modelo SAB de CV dan Molson Coors Brewing Co melaporkan sedang menjajaki kerjasama.

Analis senior dari Nomura Holdings Inc. Juichi Wako menyebut, penguatan euro berdampak positif pada pasar saham. "Pasar sudah menerima beberapa data buruk dari AS belakangan ini. Investor akan berada pada posisi bertahan hari ini, sambil menunggu data tenaga kerja AS," ujarnya.

Menimbang dampak penerbitan saham baru terhadap pertumbuhan BMRI

Menimbang dampak penerbitan saham baru terhadap pertumbuhan BMRI
JAKARTA. Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus bertambah. Bank dengan nilai aset terbesar di Indonesia akan mengakuisisi 60% saham PT Asuransi Dharma Bangsa (ADB) di kuartal ketiga tahun ini.

BMRI telah merambah bisnis asuransi dengan memiliki saham PT AXA Mandiri Financial Services. Joseph Pangaribuan, Analis Samuel Sekuritas mengatakan, segmen yang disasar ADB berbeda dengan AXA. "ADB fokus ke ritel, syariah dan usaha kecil. Sedang AXA lebih ke korporasi," kata Joseph, Selasa (31/5).

Menurut Joseph, akuisisi ADB bisa jadi tak membawa dampak signifikan bagi BMRI. Dalam hitungan Joseph, pendapatan komisi ADB tak sampai 1% jika dibandingkan dengan pendapatan total BMRI.

Jika ADB diasumsikan sudah bergabung dengan BMRI di tahun 2009, maka asuransi itu menyumbang 0,02% dari pendapatan konsolidasi bank tersebut. Joseph menilai, aksi BMRI mengakuisisi ADB lebih merupakan strategi memperluas basis nasabah.

Kredit kuat

Pertumbuhan BMRI tahun ini masih akan ditopang kredit. Apalagi, bank beraset terbesar di Tanah Air ini baru mendapat dana segar Rp 11,7 triliun, hasil rights issue.

Syaiful Adrian, Analis Ciptadana Securities menilai, rights issue berperan signifikan untuk menyokong rasio kecukupan modal minimum (CAR) BMRI hingga bank itu bisa memperbesar kredit.

CAR BMRI per akhir kuartal I-2011 sebesar 18,5%, naik dibanding posisi per akhir Maret 2010, yaitu 13,1%. Sementara kredit di kuartal I-2011 tumbuh 25% secara tahunan, lebih tinggi dari target manajemen BMRI, yaitu 20%-22%.

Joseph memperkirakan, CAR BMRI berkisar 14%-15% dalam lima tahun mendatang. Pertumbuhan kredit BMRI akan dimotori kredit ke segmen usaha kecil, mikro dan komersial.

AG Pahlevi, Analis Andalan Artha Advisindo Securities bilang, ada penyusutan dikredit korporasi. "Bagus karena risiko kredit korporasi terbesar, " kata dia dalam risetnya.

Bagi BMRI, memperbesar kredit perlu untuk memenuhi aturan rasio penyaluran kredit berbanding dana pihak ketiga (LDR). Per akhir kuartalI-2011, LDR BMRI 60%, lebih tinggi daripada posisi di akhir Maret 2010, 55%. Namun LDR BMRI masih di bawah ketentuan minimal yaitu 78%.

Syaiful memperkirakan, LDR BMRI akan naik secara bertahap menjadi masing-masing 70%, 72%, dan 75% sepanjang 2011-2013.

Joseph memprediksi, pendapatan bunga bersih BMRI tahun ini tumbuh menjadi
Rp 26,51 triliun dan laba bersih Rp 12,75 triliun.

Prediksi Syaiful, pendapatan bunga bersih dan laba bersih BMRI tumbuh menjadi masing-masing Rp 23,02 triliun dan Rp 11,52 triliun. Proyeksi Pahlevi, laba bersih bisa mencapai Rp 15,16 triliun.

Ketiga analis kompak memberi rekomendasi buy saham BMRI. Joseph memasang target harga Rp 8.300 berdasarkan rasio price to book value (PBV) 3,7 kali. Target Pahlevi Rp 8.500 berdasarkan PBV 3,5 kali. Saat ini, BMRI diperdagangkan dengan PBV 3 kali.

Target harga Syaiful paling tinggi, Rp 9.200 per saham, yang mencerminkan rasio PBV sebesar 3,5 kali-2,4 kali sepanjang 2011-2012

Harga BMRI, Rabu (1/6), terperosok 0,69% menjadi Rp 7.150 per saham

IHSG Lesu, Rupiah Stabil

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terkoreksi setelah libur sehari. IHSG langsung mengikuti trend pelemahan, setelah kemarin absen dari hingar bingar melorotnya bursa regional.

Pada perdagangan preopening, IHSG tercatat melemah tipis 11,531 poin (0,30%) ke 3.826,230. Indeks LQ 45 melemah 2,967 poin (0,43%) ke level 679,325.

Dan pada perdagangan Jumat (3/6/2011), IHSG tercatat melemah 17,432 poin (0,45%) ke level 3.820,329. Indeks LQ 45 juga melemah 3,574 poin (0,52%) ke level 678,718.

Sementara nilai tukar rupiah dibuka bergerak tipis ke level 8.535 per dolar AS, dibandingkan penutupan Rabu lalu di level 8.538 per dolar AS.

IHSG langsung merosot dipicu oleh melorotnya saham-saham sektor pertambangan. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tercatat mengalami tekanan jual terbesar, dengan saham turun Rp 25 menjadi Rp 2.400 senilai Rp 32,4 miliar.

Pelemahan IHSG ini beriringan dengan pelemahan mayoritas bursa-bursa regional. Pergerakan bursa Asia pagi ini adalah:
  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 9 poin (0,33%) ke level 2.714,18.
  • Indeks Hang Seng turun 11,19 poin (0,05%) ke level 23.242,65.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 30,87 poin (0,32%) ke level 9.542,17.
  • Indeks Straits Times melemah 6,92 poin (0,22%) kle level 3.153,68.
(qom/dnl)

Euro Naik, Bursa Asia Menguat Tipis

Headline
INILAH.COM, Singapura - Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Jumat (3/6) pagi setelah euro naik sehingga meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir.

Saham Jepang turun tipis dengan transaksi pendek karena data pekerjaan AS yang turun sehingga mengkhawatirkan pertumbuhan ekonomi global. Indeks Nikkei turun 0,2% menjadi 9.529 dan indeks Topix turun ke 822,5.

Untuk bursa Seoul stabil mengikuti penutupan Wall Street yang menguat walaupun diliputi kekhawatiran lesunya pasar tenaga kerja AS pada laporan akhir pekan ini. Indeks Kospi turun 0,05% menjadi 2.114,35.

Sementara bursa Australia bergerak tipis turun 0,1% dengan sektor penggerak adalah perbankan dan pertambangan. Saham Foster's Group dibuka naik 5% dengan rumor Molson Coors Brewing dan Meksiko Grupo Modelo akan menjajaki penawaran. Indeks ASX turun 0,0% ke 4.592,90.

Untuk Indeks Hang Seng naik 0,1% ke 23.281,72 yang ditopang MGM Resorts International naik 1,7% dan Hongkon Miliarfer Pansy Ho dibuka naik 5,5% Saham Telecommunication Group naik 5,05% setelah Bursa Efek Hong Kong menyetujui rencana spin off bisis telekomunikasi di Hong Kong. Sementara bursa Asia Tenggaran seperti indeks FTSE turun 0,1% dan indeks KLSE naik 0,1%.

Euro naik sehingga dapat memperkuat pasar saham. Walaupun kami telah memiliki data negatif soal ekonomi AS. Tetapi investor akan menahan diri," kata Juichi Waki, Strategic Senior di Nomura Holdings Inc yang dikutip dari yahoo.finance.com.

Toyota Astra dan Serasi Autoraya bersaing tawarkan obligasi

JAKARTA. Keramaian pasar obligasi di Tanah Air berlanjut. Pekan ini, dua perusahaan merilis rencana emisi obligasi senilai Rp 1,55 triliun. Mereka adalah PT Serasi Autoraya (SERA) dan PT Toyota Astra Financial Services (TAFS). SERA berniat menerbitkan obligasi Rp 800 miliar, sedang TAFS senilai Rp 750 miliar.

Obligasi Serasi Autoraya terdiri atas empat seri, masing-masing bertenor 370 hari, dua tahun, tiga tahun, dan empat tahun. Bunga yang dtawarkan untuk empat seri obligasi tersebut berkisar 7,5% hingga 10,5%.

Pongki Pamungkas, Presiden Direktur Serasi Autoraya, menjelaskan, hasil emisi obligasi akan dimanfaatkan untuk membeli 4.000 unit kendaraan. "Sampai akhir tahun ini, kami targetkan penambahan unit baru hingga 1.000 unit," ujar dia, Rabu (1/6).

Surat utang dari perusahaan milik PT Astra International Tbk dan Arya Kharisma ini mendapat peringkat A+ dari Pemeringkat Efek Indonesia.

SERA sudah menunjuk beberapa sekuritas sebagai underwriter, yakni Victoria Sekuritas, OSK Nusadana Securities, dan Indo Premier Securities. Adapun Bank Mega mereka dapuk sebagai wali amanat. "Penawaran awal (bookbuilding) dijadwalkan mulai 1-15 Juni ini," kata Pongki.

Toyota Astra juga merilis obligasi dalam tiga seri. Seri A bertenor satu tahun dengan bunga 7,5%-8,75%.Seri B bertenor dua tahun menawarkan bunga 8,25%-9,25%. Dan seri C berbunga 9%-9,75% yang berjangka waktu tiga tahun. "Bunganya akan kami bayarkan setiap tiga bulan," ujar Buntoro Muljono, Presiden Direktur TAFS.

Bookbuilding dijadwalkan selama 31 Mei-15 Juni 2011. Dana penjualan obligasi dialokasikan untuk modal pembiayaan kendaraan bermotor. Toyota menunjuk tiga underwriter yaitu, Trimegah Securities, HSBC Securities, dan Indo Premier Securities.

Ariawan, Analis Obligasi BNI Securities, menilai, emisi obligasi dalam waktu berdekatan akan memicu perangantar emiten untuk memberikan premium (selisih kupon obligasi dengan yield surat utang negara) terbaik kepada investor. "Yang premiumnya lebih tinggi, akan menarik investor lebih banyak," kata dia.

BEI Suspensi Saham RODA

INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian saham sementara (suspensi) saham PT Royal Oak Development Tbk (RODA) pada perdagangan saham Jumat (3/6).

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI, Umi Kulsum dan Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle dalam keterbukaan informasi BEI. Suspensi ini dilakukan mempertimbangkan kondisi perseroan yang saat ini tidak memiliki pendapatan usaha.

BEI pun melakukan suspensi agar mencegah terjadinya perdagangan yang tidak wajar atas efek perusahaan tercatat. Supensi ini dilakukan di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan pada Jumat (3/6). [hid]

BUMI Bertenaga ke Level Rp4.000 Akhir Juni

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Laju saham BUMI, Jumat (3/6) diprediksi naik tipis seiring reversal naik harga minyak ke atas US$100 per barel. Di sisi lain, listingnya BUMI Inc pada 17 Juni, juga bisa menggiring harga ke level Rp4.000 akhir Juni ini.

Pengamat pasar modal Irwan Ibrahim mengatakan, potensi penguatan saham PT Bumi Resources (BUMI) akhir pekan ini salah satunya dipicu oleh tren harga batu bara yang terus naik seiring balik arah menguat harga minyak mentah dunia ke atas US$100 per barel. Bahkan, sebelumnya, harga minyak sempat mencapai US$103 per barel.

Dia menegaskan, harga minyak mentah dunia memiliki peluang menguat ke level US$105 per barel dalam jangka pendek. “Karena itu, BUMI akan mengarah ke level resistance Rp3.450 dan support 3.300,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (2/6).

Pada perdagangan Rabu (1/6) saham BUMI ditutup menguat Rp50 (1,51%) ke level Rp3.350 dari level sebelumnya Rp3.300. Harga intraday tertingginya mencapai Rp3.375 dan terendah Rp3.300. Volume transaksi mencapai 74,1 juta unit saham senilai Rp248,2 miliar dan frekuensi 2.185 kali.

Lebih lanjut dia menjelaskan, setelah lama konsolidasi di kisaran US$117-120 per metrik ton, harga batu bara pun bakal balik arah menguat dalam waktu yang cepat. Berdasarkan harga minyak di New Castle, harga batu bata bertenger di level US$119,47 per metrik pada 27 Mei 2011.

Tapi, untuk akhir pekan ini, saham BUMI hanya berpeluang tembus Rp3.400 ke level resistance Rp3.450. Menurutnya, penguatan tersebut tidak terlalu agresif karena kondisi market berpeluang sepi. “Sebab, hari ini merupakan hari kejepit dan cuti bersama,” paparnya.

Menurut Irwan, pelaku pasar yang masih bertahan hanya melakukan selective buying di saham-saham tertentu saja. “Untuk jangka pendek, saham BUMI kurang menarik karena pembelian orang akan terbatas karena faktor libur panjang tadi,” ujar Irwan.

Di sisi lain, peluang penguatan saham BUMI juga karena faktor BUMI Inc yang akan segera listing di bursa London pada 17 Juni 2011. Itu menjadi katalis positif di market meskipun dari sisi fundamental tidak terlalu berpengaruh banyak pada emiten ini di dalam negeri.

Sentimen tersebut, menurut Irwan, bisa menggiring harga saham sejuta umat ini menuju level Rp4.000. Angka ini bisa dicapai saham ini saat window dressing akhir Juni 2011 dan Rp5.000 merupakan target harga di akhir 2011. “Saya rekomendasikan buy saham BUMI untuk jangka panjang,” imbuh Irwan. [mdr]

IHSG masih dalam Fase Konsolidasi

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakkan IHSG pada perdagangan diperkirakan masih akan konsolidasi dengan transaksi kemungkinan cenderung tipis dengan kisaran 3.820-3.860.

Dalam risetnya, trader independent Stefanus Mulyadi Handoko menyebutkan secara TA, jika IHSG mampu bertahan di level 3800, diperkirakan support akan berada di 3.808. Namun jika level 3.800 tertembus ke bawah, maka diperkirakan level 3.797 akan menjadi supportnya, dan support kuat berikutnya yang diperkirakan dapat menahan penurunan indeks hari ini, berada di level 3.781.

"Mengingat hari ini merupakan hari "kejepit" maka diperkirakan transaksi akan berlangsung sepi. Perkiraan saya, IHSG masih akan bertahan di level 3800 pada hari ini dan sepertinya indeks baru akan menentukan arahnya pada pekan depan ketika perdagangan sudah kembali berjalan normal."

Saham yang jadi pilihan seperti CPIN, namun mengingat kondisi Bursa Global yang mengalami tekanan, disarankan BOW dengan strategi buy pertama di 1880, dan buy ke dua di 1830. Stop loss jika close di bawah 1830.

Saham ADRO secara MACD masih bergerak naik dalam trend positif Spekulasi BOW di 2350-2375, dengan target masih berada di 2500, stop loss jika close di bawah 2350.

Saham ASRI yang diperkirakan dibuka dengan open Gap Up di 315-320. Berhasil Break Out Level All Time High dengan volume yang sangat besar. Stochastic dan MACD golden cross dan bergerak naik Jika masih melanjutkan kenaikannya, berpeluang menuju 355-360.

Sementaera dini hari tadi penurunan bursa Wall Street mulai terbatas dan berakhir mixed. Dow Jones ditutup turun 41,59 poin (0,34%) menjadi 12.248,55, S&P 500 turun tipis 1,61 poin (0,12%) menjadi 1.312,94, namun Nasdaq ditutup naik 4,12 poin (0,15%) menjadi 2.773,31. Investor menunggu data laporan ketenagakerjaan bulan Mei yang akan dirilis Jum'at malam ini dan mencermati pernyataan peringkat Moody`s atas utang Amerika Serikat.

BI Rate Masih akan Ditahan di 6,75%

Jakarta - Bank Indonesia (BI) diprediksi kembali menahan tingkat suku bunga acuan, BI Rate di kisaran 6,75%. BI diperkirakan baru akan menaikkan suku bunga lagi pada Desember 2010.

Ekonom dari Bank Danamon, Helmi Arman mengatakan, optimisme BI Rate akan ditahan di level 6,7% itu didasarkan pada inflasi yang sesuai dengan koridor.

"Data (inflasi) konsisten dengan ekspektasi kami bahwa BI akna menahan kebijakan suku bunganya di 6,75% pada bulan ini," ujar Helmi dalam reviewnya, Kamis (3/6/2011).

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mengumumkan inflasi Mei sebesar 0,12%. Inflasi kumulatif Januari-Mei 2011 adalah 0,51%, sementara inflasi yoy di Mei mencapai 5,98%.

"Kami memperkirakan data inflasi year on year akan terus turun dalam beberapa bulan ke depan, sesuai dengan proyeksi BI di kisaran 4%-6% di 2011," ujarnya.

Helmi memperkirakan BI baru akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin pada Desember 2010.

"Kami masih memperkirakan satu kali kenaikan BI Rate 25 basis poin pada Desember 2010, dengan ekspektasi kenaikan inflasi inti dan prospek penyesuaian subsidi BBM di awal 2012," tambahnya.

BI sudah menahan BI Rate di kisaran 6,75% sejak Februari 2011. BI Rate naik per 4 Februari 2011, setelah bercokol di level 6,5% sejak 5 Agustus 2009. Rencananya, BI akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk menentukan arah kebijakan moneter, termasuk BI Rate pada Kamis, 9 Juni 2011.

(qom/qom)