Senin, 27 Juni 2011

Transaksi Meningkat, Saham EKAD Masuk UMA

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD) masuk unusual market activity (UMA) pada perdagangan saham Senin (27/6).

Hal itu disampaikan Direktur Pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) Uriep Budhi Prasetyo dan Direktur Perdagangan dan Pengawasan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong, dalam keterbukaan informasi ke BEI, Senin (27/6). Saham EKAD masuk transaksi UMA karena terjadi peningkatan harga dan aktifitas transaksi saham EKAD yang di luar kebiasaan dibandingkan periode sebenarnya. BEI pun telah meminta konfirmasi kepada perseroan pada 5 Mei 2011.

Berdasarkan informasi terakhir, pada pengumuman bursa mengenai penyesuaian pedoman harga tawar menawar di pasar tunai perseroan. Dengan UMA ini, BEI sedang mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi sehingga diharapkan pelaku pasar memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu investor diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Terakhir, harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. [hid]

Newton Resources Naikkan Harga IPO Hong Kong

Headline
INILAH.COM, Hong Kong - Penambang bijih besi China, Newton Resources Ltd menaikan harga ke US$ 224 juta untuk penawaran umum perdananya di Hong Kong, dengan dari harga sahamnya sebelumnya di kisaran bawah.

Perusahaan, dengan fokus pada usaha tambang bijih besi dari New World Development Co dan unit infrastrukturnya, NWS Holdings Ltd, memiliki harga IPO masing-masing di level 1,75 dolar Hong Kong, kisaran harga bawah dari 1,75 - 2,35 dolar Hong Kong yang diindikasikan bank kepada investor sebelumnya.

Menurut propspektus IPO, perusahaan akan memulai trading di bursa saham Hong Kong pada 4 Juli. Newton Resources, yang mengubah namanya dari China Tian Yuan Mining Ltd pada Februari kemarin, memiliki dan mengoperasikan tambang bijih besi di provinsi Hubei. Adapun Citigroup adalah koordinator tunggal global untuk kesepakatan ini. [ast]

IHSG dalam 'Masa Kritis' hingga 1 Juli

INILAH.COM, Jakarta - Astronacci Market Timing View memperlihatkan, IHSG Periode 27 Juni - 1 Juli 2011 merupakan masa kritis. Indeks akan volatile dalam rentang tanggal tersebut.

Presiden dan pendiri PT Astronacci International Gema Goeyardi mengatakan, pekan ini merupakan momentum penting bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) dan masuk dalam Critical Time. Menurutnya, indeks domestik akan bergerak volatile selama rentang tanggal 27 Juni-1 Juli dengan kecenderungan Bullish sebesar 60%, Sideways 30%, dan Bearish 10%.

Dengan kata lain, imbuh Gema, lebih besar peluang untuk membuat new high dengan target 3.918 dan 3.977 berdasarkan Fibonacci Golden Ratio. “Dalam minggu ini jika terjadi koreksi di antara tanggal tersebut maksimum selama 4 (empat) hari dengan range penurunan maksimum hingga 3.736 dan akan rebound kembali,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (27/6).

Namun, lanjutnya, bagaimapun investor tetap harus waspada dengan gerhana matahari yang akan terjadi tanggal 1 Juli nanti. Saat harga terus naik hingga mendekati hari H, persiapkan untuk cash out. “Sebaliknya, jika saat menjelang gerhana IHSG sudah terkoreksi, reversal yang akan terjadi adalah pembalikan arah ke atas,” imbuhnya.

RODA Resmi Jual 99,86% Saham di TMC

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Royak Oak Development Asia Tbk (RODA) telah menjual 799,098 juta lembar saham, atau 99,86% saham di PT Transpacific Mutual Capita (TMC) kepada PT Swadayanusa Kencana Raharja senilai Rp730 miliar.

Demikian dikutip dari keterangan resmi perseroan yang diterbitkan Senin (27/6). Penggunaan dana hasil divestasi ini untuk mengakuisisi tujuh perusahaan properti seperti PT Multi Pratama Gemilang, PT Tiara Sakti Mandiri, PT Fortuna Cahaya Cemerlang, PT Bangun Megah Pratama, PT Simpruk Arteri Realty, PT Indo Prakasa, PT Lumbung Mas Sejahtera.

Rencana akuisisi aset ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 30 Juni 2011. Dengan akuisisi aset tersebut, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp60 miliar pada 2011. Selain itu, perseroan juga berencana mencari pinjaman dari bank untuk belanja modal pada 2011.

Investor ramai-ramai lepas aset emerging markets, mata uang Asia loyo

Investor ramai-ramai lepas aset emerging markets, mata uang Asia loyo
SEOUL. Mata uang Asia pagi ini terlihat loyo. Dengan demikian, pelemahan mata uang di kawasan regional sudah terjadi selama tiga hari belakangan. Salah satu pemicunya, investor ramai-ramai memangkas kepemilikannya atas aset-aset emerging market karena cemas krisis utang Eropa akan kian memburuk.

"Ada kecemasan krisis utang Yunani akan menyebar ke negara-negara Eropa lainnya, termasuk Italia dan Portugal. Kondisi ini yang membuat investor menjauhi aset emerging market. Kecemasan tersebut memperberat langkah saham," jelas Byeon Ji Young, currency analyst Woori Futures Co di Seoul.

Catatan saja, pada pukul 11.38, won Korea Selatan melemah 0,6% menjadi 1.084,81 per dollar. Sementara, baht Thailand melemah 0,4% menjadi 30,80, ringgit Malaysia melemah 0,4% menjadi 3,0560, dan peso Filipina melemah 0,3% menjadi 43,560. Sedangkan the Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index turun 0,1%.

Bagi dividen, saham BABP melejit hingga 8,1%

Bagi dividen, saham BABP melejit hingga 8,1%
JAKARTA. Saham PT Bank ICB Bumiputera Tbk (BABP) mengalami reli terbesar dalam tujuh pekan setelah memutuskan membagi dividen di tahun ini.

BABP melesat hingga 8,1% ke level Rp 120 per saham, hingga pukul 10.45 di Jakarta. Ini kenaikan tertajamnya sejak 5 Mei lalu.

Pemegang saham perseroan telah menyetujui pembayaran dividen sejumlah 30% dari laba bersih tahun lalu, atau senilai Rp 0,66 per saham.

CPO anjlok di level terendah delapan bulan

CPO anjlok di level terendah delapan bulan
KUALA LUMPUR. Minyak sawit atau crude palm oil (CPO) anjlok ke level terendah hampir delapan bulan. Koreksi ini dipicu melemahnya harga minyak mentah, sehingga mengurangi daya tarik minyak sawit sebagai stok untuk bahan biodiesel.

Kontrak CPO untuk pengiriman September di Malaysia Derivatives Exchange tumbang 1% ke RM 3.085 atau setara US$ 1.009 per metrik ton. Ini level terendahnya sejak 3 November. Kontrak yang sama bergeser ke RM 3.090, pada pukul 11.34 di Kuala Lumpur. Adapun, pada pekan lalu, harga CPO sudah turun 2,5%.

Kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi di AS menyeret jatuh harga minyak mentah di New York. Apalagi, International Energy Agency menyebut sedang bersiap melepas lebih banyak stok untuk menstabilkan harga.

Minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 76 cent ke posisi US$ 90,40 per barel di New York Mercantile Exchange, dan bergeser ke US$ 90,63, pada pukul 10.47 pagi waktu Singapura.

"Pasar minyak nabati masih tertekan akibat keputusan IEA untuk melepaskan stok minyak," kata Chung Yang Ker, analis dari Phillip Futures Pte di Singapura, hari ini.

Investor hindari aset beresiko, won koreksi tertajam dalam sebulan

Investor hindari aset beresiko, won koreksi tertajam dalam sebulan
SEOUL. Mata uang Korea Selatan, won, mengalami koreksi tertajam dalam pergerakan sebulan terakhir. Tekanan terhadap won masih dipicu kekhawatiran krisis utang Uni Eropa yang memicu investor menjauhi aset-aset beresiko.

Won jatuh 0,9% ke posisi 1.088,25 per dollar AS, pada pukul 9.39 pagi di Seoul. Ini merupakan penurunan terdalamnya sejak 23 Mei. Adapun, hingga pukul 9.35 WIB, pairing USD/KRW berada di level 1084,80.

Sementara, indeks Kospi juga terkoreksi 1,3%, karena penjualan saham para investor asing melebihi jumlah yang mereka beli.

Analis mata uang dari Woori Futures Co. Byeon Ji Young menilai, kekhawatiran krisis utang Yunani bisa menyebar ke negara Eni Eropa lainnya, termasuk Italia dan Portugal, menyebabkan investor menghindari aset-aset beresiko. "Kekhawatiran tersebut bisa membebani saham dan mata uang di negara berkembang," ujarnya.

Bank Sentral Eropa telah memperingatkan keruntuhan Yunani bisa melumpuhkan negara-negara pemberi pinjaman dan bisa merugikan bank-bank regional Uni Eropa yang mengalami tekanan untuk meningkatkan modal. Kepala Kementerian Keuangan Eropa akan memutuskan apakah Yunani bisa memenuhi persyaratan yang telah diajukan untuk bantuan tahap II, pada 3 Juli.

Sementara itu, pada 24 Juni lalu, Menteri Keuangan Korsel Bahk Jae Wan telah mendesak perencanaan kontingensi terkait potensi adanya goncangan-goncangan ekstenal bagi perekonomian Korsel, termasuk dari Eropa.

Harga minyak dunia masih dalam tren penurunan

Harga minyak dunia masih dalam tren penurunan
SINGAPURA. Kontrak harga minyak dunia kembali mengalami penurunan di New York. Kecemasan akan perlambatan ekonomi di AS menjadi salah satu pemicu utamanya. Selain itu, International Energy Agency (IEA) dikabarkan tengah mempersiapkan untuk meluncurkan cadangan minyak lebih banyak untuk menstabilkan harga.

"Selain rencana IEA mengeluarkan cadangan minyak ke pasar, harga minyak juga dipengaruhi perlambatan ekonomi AS dan kecemasan krisis utang Yunani," jelas Jonathan Barratt, managing director of Commodity Broking Services Pty di Sydney.

Catatan saja, pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran Agustus mengalami penurunan 76 sen menjadi US$ 90,40 per barel. Sementara, pada pukul 10.43 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 90,61 per barel.

Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran Agustus juga turun 87 sen atau 0,8% menjadi US$ 104,25 per barel di ICE Futures Europe Exchange London. Pada 24 Juni lalu, harga minyak London sempat melorot 2% menjadi US$ 105,12 per barel, yang merupakan level terendah sejak 18 Febuari lalu.

Mendapat rekomendasi hold, saham ANTM tergerus hingga 1,18%

Mendapat rekomendasi hold, saham ANTM tergerus hingga 1,18%
JAKARTA. Saham PT Aneka Tambang (ANTM) banyak dilepas investor pagi ini. Alhasil, saham ANTM tercatat turun 1,18% menjadi Rp 2.100 per pukul 11.17.

Asal tahu saja, hari ini, Kim Eng Securities merekomendasikan hold untuk perusahaan tambang emas dan nikel ini. Adapun target harganya adalah Rp 2.400.

Dalam hasil risetnya, Kim Eng menulis, ANTM baru mengakuisisi tambang batubara yang berada di Sarolangun, Jambi. Tambang itu memiliki cadangan batubara 15 juta ton dengan nilai kalori 5.300-5.500 kilo kalori/kg. Proyeksi analis, produksi ANTM bisa meningkat menjadi 700.000 ton di tahun ini.

Ekspektasi trafik jalan tol meningkat, saham META melesat 4,4%

JAKARTA. Ekspektasi bakal meningkatnya pengguna jalan tol di tahun ini mendongkrak saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Saham emiten konstruksi ini melejit 4,4% ke level Rp 235 per saham, hingga pukul 10.10 di Jakarta. Ini kenaikan tertajamnya lebih dari empat bulan terakhir, atau tepatnya sejak 14 Februari.

META memproyeksi, tahun ini, jumlah trafik yang melewati empat ruas tol yang dikelola perseroan bakal meningkat menjadi 75 juta kendaraan, dibanding tahun lalu sejumlah 60 juta kendaraan.

Pekan Ini, Rupiah Cenderung Tertekan

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah pada pekan keempat Juni diperkirakan cenderung melemah di kisaran Rp8.580 sampai dengan Rp8.630 per US$.

Demikian dikutip dari hasil riset Samuel Sekuritas, Senin (27/6). "Kami perkirakan nilai tukar rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen global yang negatif, dan cenderung dalam tren pelemahan, dan bergerak di kisaran antara Rp8.580 sampai dengan Rp8.630 per US$."

Sentimen pasar yang sedang negatif ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir Juni ini. Pasar menunggu kebijakan the Fed pasca quantitative easing ke-2 yang berakhir Juni. Di saat yang sama diharapkan ada keputusan positif dari Uni Eropa untuk Yunani.

pekan lalu, nilai tukar rupiah mengalami tekanan pelemahan, ditutup di Rp8.608 per US$, kembali ke level di atas Rp8.600 per US$. Sentiment negatif pasar membuat investor mengambil posisi ambil untung dan beralih ke tunai (USD) dan emas. Harga emas mencatat kenaikan, ditutup di US$1.539,1 per ounce.

Dari dalam negeri, minat beli asing masih terlihat kuat di pasar obligasi. Kepemilikan asing mencatat kenaikan sebesar Rp.2,42 triliun pada pekan lalu menjadi Rp.237,12 triliun pada 16 Juni dari Rp.234,7 triliun pada 10 Juni lalu. Bahkan sejak akhir Mei lalu tercatat kenaikan kepemilikan asing sebesar Rp.11,8 triliun atau setara dengan US$1,4 miliar. Sedangkan untuk posisi di saham, data Bloomberg mencatat neto beli asing sebesar US$134,7 juta.

Sementara data untuk kepemilikan asing di SBI belum tersedia. Neto positif masuknya modal asing ini mestinya positif untuk rupiah. Dukungan neto beli asing ini membuat rupiah masih terus memimpin penguatan diantara mata uang asing lainnya ditengah sentimen global yang negatif.

Reminder Cum Dividen UNVR, TBMS, SCMA, LTLS, KLBF,BIBI, GZCO, KRAS 27/06/2011

Hari ini 27 June 2011 adalah Cum Date untuk pelaksanaan kegiatan Corporate Action sebagai berikut :

No.

Kode Efek

Nama Efek

Jenis Kegiatan

1.

UNVR

UNILEVER INDONESIA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp344.- per saham

2.

TBMS

TEMBAGA MULIA SEMANAN Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp100.- per saham

3.

SCMA

SURYA CITRA MEDIA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp260.- per saham

4.

LTLS

LAUTAN LUAS Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 34.- per saham

5.

KLBF

KALBE FARMA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 70.- per saham

6.

BISI

BISI INTERNATIONAL Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 10.- per saham

7.

GZCO

GOZCO PLANTATIONS Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 9.6.- per saham

8.

KRAS

KRAKATAU STEEL Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 6.- per saham

Bursa Asia Dibuka Negatif Seiring Meningkatnya Kekhawatiran Yunani

saham asia
Jakarta -Bursa saham Asia dibuka melemah pada hari Senin, karena kekhawatiran utang Yunani. Investor menunggu langkah berikutnya dalam upaya zona euro untuk menghindari default utang. Indeks saham FTSE Asia turun 1,41% atau sekitar 93,79 menjadi 6549,33.

Di Jepang, indeks saham Nikkei turun 1,1% atau sekitar 106,21 poin menjadi 9.572,50, sedangkan indeks Topix turun 0,4% persen menjadi 830,22. Seiring dengan jatuhnya saham sektor financial.

Sementara itu, saham Takashimaya naik 1,3% persen setelah perusahaan itu menaikkan perkiraan laba operasi sampai 29 Agustus menjadi 6.5 miliar. Saham Nissan Motors juga naik untuk hari. Meskipun gangguan produksi dari gempa 11 Maret, Nissan mengatakan akan meningkatkan penjualan sebesar 9,9% menjadi 4,6 juta kendaraan tahun ini. Sedangkan saham Honda Motors juga naik 0,8%.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (Kospi) turun 1,44% atau sekitar 30,13 menjadi 2.060,68. Hal ini seiring jatuhnya saham S-Oil yang turun 2,9% dan saham Samsung Electronic yang turun 1,3%, setelah Apple Inc menggugat perusahaan tersebut atas tuduhan pelanggaran hak paten.

Bursa saham Hong Kong melemah dipicu seiring jatuhnya sektor perbankan karna lesunya pasar Amerika dan kekhawatiran lanjutan tentang Yunani memicu putaran profit taking setelah rally minggu lalu. Indeks saham Hang Seng turun 1,13% atau sekitar 249,69 poin, menjadi 21.922,26 .Jatuh 1 persen pada sesi pagi. Indeks Saham Shanghai Composite turun 0.01% atau sekitar 0.33 poin menjadi 2.745.88, seiring naiknya sektor manufaktur


Bursa saham Australia melemah 1,0%. Pasar jatuh 7,6%, yang akan menjadi kinerja kuartalan terburuk sejak tiga bulan sampai akhir Juni 2010. Indeks saham S & P turun ;0,95% atau sekitar 42,60 menjadi 4.465,50. Sedangkan indeks saham Selandia Baru NZX ;turun 0,29% atau sekitar 9,89 menjadi 3.445,72.

National Bank of Australia jatuh 1,2 persen menjadi A $ 24,35. Saham BHP Billiton turun 0,6% setelah sebuah laporan berita mengatakan penambang global di jalur untuk menyelesaikan $ 10 miliar pembelian kembali sahamnya enam bulan awal, meningkatkan harapan kembali modal segar kepada pemegang saham.

Pada bursa Asia Tenggara, indeks saham Singapura IMS turun 0,94% atau sekitar 28,96 menjadi 3.037,89 sedangkan indeks saham Malaysia KLCI turun 0,22% atau sekitar 3,48 menjadi 1.561,18.(RAP)

(qom/qom)

Astra Finance Naikkan Obligasi Jadi Rp 1,2 Triliun

Gb
Jakarta - PT Toyota Astra Financial Services (Astra Finance) tambah nilai obligasi menjadi Rp 1,2 triliun. Suku bunga surat utang itu ditetapkan di kisaran 7,85-9,5%.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan, Senin (27/6/2011), obligasi konvensional itu dibagi menjadi tiga seri dengan jangka waktu dan suku bunga yang berbeda.

Obligasi seri A senilai Rp 595 miliar berjangka waktu satu tahun dengan suku bunga 7,85%. Sementara seri B sebesar Rp 121 miliar dengan kupon 9% berjangka waktu dua tahun.

Sedangkan untuk obligasi seri C dengan nilai Rp 484 miliar, suku bunganya ditetapkan 9,5% dan akan jatuh tempo dalam waktu tiga tahun.

Dana hasil dari penerbitan surat utang ini akan digunakan perseroan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat double A minus dengan outlook stabil terhadap obligasi milik salah satu perusahaan Grup Astra tersebut.

Perseroan telah menunjuk PT Trimegah Securities Tbk, PT HSBC Securities Indonesia dan PT Indo Premier Securities sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Sementara untuk wali amanat dipercayakan kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).

Astra Finance akan menggelar masa penawaran pada 28,30 Juni-1,4 Juli 2011. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2011.
(ang/dnl)

ASGR Ditawari Gabung Konsorsium PNRI Garap e-KTP?

Gb
Konsorsium Percetakan Negara RI (PNRI) sudah memenangkan tender proyek pengadaan e-KTP. Namun, beredar kabar kalau konsorsium tersebut menawari PT Astra Graphia Tbk (ASGR) untuk ikut ambil bagian karena cakupan proyek yang luas.

Sebelumnya, anak usaha PT Astra Internasional Tbk (ASII) itu sebelumnya sudah kalah dalam tender proyek yang nilainya sangat besar itu, sekitar Rp 6 triliun dan dilakukan di seluruh Indonesia.

"Selain itu waktu yang dibutuhkan cukup lama, selama satu tahun enam bulan. Kabarnya mereka (konsorsium PNRI) butuh bantuan tambahan," bisik salah satu pelaku pasar, Senin (27/6/2011).

Menurut si pelaku pasar itu, konsorsium PNRI butuh jaringan yang dimiliki ASGR serta kemampuan pendanaannya. Menurut Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa, diajaknya peserta yang telah kalah itu tidak melanggar UU.

Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.08 waktu JATS, harga saham ASGR turun 10 poin (1,02%) ke level Rp 970 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 20 kali dengan volume 217 lot senilai Rp 105,215 juta.


Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

(ang / ang)

Berencana terbitkan saham baru, SKYB anjlok 7,7%

Berencana terbitkan saham baru, SKYB anjlok 7,7%
JAKARTA. Saham PT Skybee Tbk (SKYB) anjlok tajam setelah dikabarkan akan menggelar penambahan modal dengan menerbitkan saham baru.

Saham emiten produsen ponsel ini tumbang 7,7% ke level Rp 600 per saham, pada pukul 9.38 di Jakarta. Ini koreksi tertajamnya sejak 11 bulan terakhir atau tepatnya 12 Juli lalu.

PT Sucorinvest Central Gani dalam laporannya menyebutkan, pemegang saham SKYB menyetujui rencana penjualan saham baru sekitar 10% dari modal ditempatkan. Penerbitan saham baru akan mendilusi kepemilikan pemegang saham lama.

Indopoly Ekspansi US$ 50 Juta

Purwakarta - PT Indopoly Swakarsa Industri Tbk meningkatkan kapasitas produksi plastik tembus pandang (flexible packaging film) dengan investasi US$ 50 juta. Perluasan pabrik perseroan dilakukan di line produksi terbaru Biaxially Oriented Polyester (BOPET) dan Metalizing Line Purwakarta, Jawa Barat.

"Indopoly menginvestasikan sekitar US$ 50 juta untuk pembangunan production line BOPET dan kedua metalizing line tersebut," kata Presiden Direktur PT Indopoly Swakarsa Industri Tbk Henry Halim dalam peresmian production Line terbaru dari BOPET dan Metalizing Line PT Indopoly di Pabrik Indopoly Purwakarta, Jawa Barat, Senin (27/6/2011).

Dengan adanya penambahan kapasitas produksi jenis plastik tembus pandang tersebut, PT Indopoly menargetkan total penjualan sampai dengan US$ 280 juta per tahun.

Henry menambahkan, Indopoly akan memproduksi 20.000 ton BOPET film per tahun dan menambah total kapasitas produksi flexible packaging film seluruh pabrik Indopoly mejadi 100.000 ton per tahun.

"Production Line BOPET akan memproduksi 20.000 ton BOPET film per tahun, menambah total kapasitas produksi flexible packaging film seluruh pabrik Indopoly menjadi 100.000 ton per tahun," tuturnya.

Henry juga menjelaskan, penambahan ini akan membuat PT Indopoly semakin memperluas pasar mereka di produk kelas atas. Ekspansi ini akan meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas diversifikasi produk-produk kami di segmen atas.

"Penambahan mesin-mesin baru ini akan memperkuat posisi kami di industri flexible packaging film," imbuhnya.

(ade/hen)

Krisis Utang Yunani Berkepanjangan, IHSG Ambles 20 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal pekan dengan jatuh 20 poin terkena imbas pelemahan bursa global akhir pekan lalu akibat krisis utang Yunani yang berkepanjangan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke posisi Rp 8.617 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.605 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG langsung jatuh 20,008 poin (0,51%) ke level 3.828,550. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 5,178 poin (0,75%) ke level 676,317.

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (27/6/2011), IHSG dibuka terkoreksi 20,051 poin (0,53%) ke level 3.828,507. Indeks LQ 45 ambles 5,230 poin (0,76%) ke level 676,265.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh semakin dalam 33,501 poin (0,87%) ke level 3.815,057. Sementara Indeks LQ 45 melemah 7,073 poin (1,04%) ke level 674,422.

Akhir pekan lalu, IHSG bisa kembali menembus level psikologis 3.800. IHSG menguat menyusul membaiknya bursa-bursa regional setelah ada titik cerah dari penanganan krisis Yunani.

Hanya bursa saham China yang masih mampu mencetak poin meski tipis. Kekhawatiran terhadap masalah utang di zona euro itu membuat bursa saham regional tertekan. Bursa saham Jepang turun cukup dalam dipimpin oleh saham finansial, seperti Fanuc Ltd, Softbank dan Fast Retailing.

Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik 8,24 poin (0,30%) ke level 2.754,45.
  • Indeks Hang Seng melemah 223,26 poin (1,01%) ke level 21.948,69.
  • Indeks Nikkei 225 terkoreksi 83,53 poin (0,86%) ke level 9.595,18.
  • Indeks Straits Times turun 24,64 poin (0,80%) ke level 3.042,21.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah ke posisi Rp 8.617 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.605 per dolar AS.

(ang/qom)

Cermati juga Saham BBTN, UNTR dan UNVR

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan saham Senin (27/6) saham BBTN, UNTR dan UNVR juga layak untuk menjadi pilihan.

Analis saham independen, Stefanus Mulyadi Handoko menjelaskan saham Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah berhasil break out dari resisten area konsolidasi di level 1670 dengan volume yang besar. BBTN berpeluang menguji resisten 1720, yang jika dapat ditembus ke atas akan menuju target terdekat di 1780-1790. Level support 1670,1640 dan level resisten di 1700-1720.

Stochastic bergerak uptrend menuju overbought area. MACD golden cross dalam trend positif berusaha untuk cross up centre line. Volume transaksi naik signifikan diatas rata-rata hariannya. Trading BOW di area level 1630-1670, dengan stop loss level jika break low 1590.

Untuk saham United Tractors masih bergerak naik dalam uptrend channel jangka pendeknya Kenaikan tertahan oleh resisten uptrend channel, dengan candle membetuk pola inverted hammer merah, sehingga berpeluang untuk turun dulu menutup gap bawah di level 23.250-23.350.

Dari Stochastic death cross di over bought area. MACD masih golden cross dalam trend pergerakan yang positif. Voume pada saat koreksi sedikit dibawah VMA 20 hariannya. Trading BOW di area sekitar support uptrend channel 23.000, dengan stoploss jika break low 22.500. Untuk level support di 23.350, 23.000 dan level resisten di 23.900, 24.200. 24.550.

Sementara saham Unilever Indonesia (UNVR) dengan kenaikan tertahan oleh resisten downtrend line (garis warna hitam). Stochastic golden cross di overbought area. MACD golden cross bersiap untuk menembus ke atas centre line Volume naik signifikan.

Saham UNVR berpeluang menguji resisten 15.400, yang jika dapat ditembus keatas dapat menuju target 16.350. Untuk target terdekat menutup gap kecil di level 15.950-16.000. Level support berada di 15.000, 14.900 dan level resisten di 15.400, 15.600 dan 15.800.