Jumat, 16 Maret 2012

Profit Taking Warnai Akhir IHSG Sesi I

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Pada sesi perdagangan Jumat (16/3/2012) IHSG ditutup melemah 0,05% ke level 4.038,11.

Pelemahan IHSG siang ini disebabkan aksi profit taking yang dilakukan para investor. Saham Asia siang ini mixed, di mana Nikkei turun 0,03%, Hang Seng turun 0,24%, sedang Shanghai naik 0,35%.

Sebanyak 116 saham turun siang ini, 99 saham naik, dan 96 saham stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup turun 0,21% ke level 696,53, sedang JII turun 0,41% ke level 569,63.

Volume perdagangan siang ini sebanyak 1,72 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,39 triliun. Namun, asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp174,46 miliar siang ini.

Bursa AS berhasil kembali ditutup menguat semalam dengan S&P 500 menembus level 1.400 meski sempat dibuka melemah tipis seiring sentimen negatif dari Eropa, di mana Fitch menurunkan outlook rating UK menjadi negatif. Bursa AS bergerak menguat setelah rilis beberapa data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi seperti initial jobless claims, consumer comfort index dan empire manufacturing index. Namun demikian, harga komoditas dunia relatif terkoreksi tipis semalam dengan harga minyak kembali turun ke level US$105,1/barel diikuti harga metal dunia seperti Nikel -1% dan Timah -0,4%.

Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah ASII yang turun 1,36%, GGRM turun 1,61%, KKGI turun 9,75%, UNTR turun 1,85%, AALI turun 1,12%, dan PTBA turun 0,73%.

Sesi II, profit taking masih akan berlanjut

Sesi II, profit taking masih akan berlanjut
Analis:Profit taking menjelang week end

JAKARTA. Meski sempat dibuka naik, akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir 0,05% di akhir sesi perdagangan pagi. Indeks diprediksi masih akan lanjut tertekan pada sesi kedua nanti.
Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu menyebut, akan banyak faktor pemicu IHSG terus tertekan pada sesi kedua. Menurutnya, aksi profit taking akan cenderung dipicu sentimen dari dalam negeri.

"Kebijakan kenaikan TDL yang tidak jadi di bulan Mei nanti, justru malah membuat pelaku pasar wait and see dan dijadikan alasan untuk ambil untung," kata Irwan.
Terlebih lagi, hari ini adalah week end, yang kebanyakan dijadikan momen investor sebagai ajang untuk merealisasikan keuntungannya.

Kata Irwan, sampai penutupan sesi kedua nanti, level IHSG tidak terlampau jauh dari posisi penutupan hari sebelumnya. Dia memprediksi IHSG akan bergulir pada range 4.020 - 4.060.
"Saya masih rekomendasi beli saham-saham JSMR, ASRI dan SMRA, jika ingin melirik saham second liner," sarannya.

Busyet! Utang Italia Capai US$ 2,47 Triliun

Milan - Negeri pizza Italia ternyata mempunyai utang yang luar biasa besar. Jumlah utang Italia per Januari 2012 mencapai 1,94 triliun euro atau US$ 2,47 triliun. Jauh jika dibanding utang Indonesia US$ 204,15 miliar.

Bank sentral Italia mengatakan, nilai utang ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah dan menyebabkan ongkos berutang Italia makin besar.

Utang di Januari tersebut naik 37,9 miliar euro dibandingkan Desember 2011 lalu. Italia merupakan salah satu negara yang utangnya sudah parah dan dikhawatirkan mengguncang keuangan Eropa yang tengah dilanda krisis utang.

Rasio utang tersebut setara dengan 120 dari nilai PDB terakhir negara tersebut, dan saat ini Italia mengancam munculnya krisis utang di Eropa. Tahun ini Italia berencana menerbitkan surat utang 450 miliar euro.

Di tengah kondisi ekonomi yang mengguncang saat ini, biaya utang Italia semakin meningkat dan bakal memberatkan negara tersebut.

(dnl/ang)

Wall Street sudah berfluktuasi di awal transaksi

Wall Street sudah berfluktuasi di awal transaksi
NEW YORK. Di awal perdagangan Kamis (15/3) Wall Street sudah bergerak dengan fluktuasi tinggi. Semua personel indeks sempat tenggelam di bawah garis merah.
Hingga transaksi pukul 9:53 waktu setempat Dow Jones Industrial Average (DJIA) tergerus 10,25 poin atau 0,08% ke 13.183,85. Dow di awal perdagangan sempat menyentuh zona hijau yakni di 13.200.

Nasib berbeda dialami dua indeks lainnya. Hanya jatuh sebentar di 3.040 bursa teknologi Amerika Serikat (AS) yaitu Nasdaq berhasil lompat 3,13 poin atau 0,1% ke 3.043,86.
Kemudian S&P sempat menyentuh 1.393 berhasil bangkit 0,6 poin atau 0,04% ke 1.394,88.
Saham bergerak bervariasi dengan dua katalis. Departemen Tenaga Kerja AS, melaporkan bahwa jumlah pengangguran berkurang 14.000 menjadi 351.000 pekan lalu.
Secara terpisah, Federal Reserve New York menghitung sektor manufaktur wilayah itu pada Maret naik ke level 20,21 dari 19,53 pada bulan sebelumnya.

Dana Asing Masih Sokong IHSG

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melemah 14 poin akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal. Padahal, dana asing masuk cukup besar ke lantai bursa, sekitar Rp 700 miliar.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (15/3/2012), IHSG ditutup melemah 14,346 poin (0,35%) ke level 4.039,980. Sementara Indeks LQ 45 ditutup turun 4,058 poin (0,58%) ke level 697,978.

Pada perdagangan hari ini, indeks diprediksi masih akan berada dalam tren bullish didorong oleh terus masuknya aliran dana asing. Sehingga, indeks masih berpotensi menguat terbatas.

Indeks S&P 500 di pasar saham Wall Street ditutup menembus level 1.400 untuk pertama kalinya sejak krisis tahun 2008 lalu. Turunnya data pengangguran Amerika Serikat (AS) memberi dorongan.

Data pengangguran AS yang diumumkan kemarin turun jauh di bawah perkiraaan ke posisi terendahnya dalam empat tahun terakhir, satu lagi sinyal pemulihan di ketenagakerjaan. Sementara harga bahan pokok dan bahan bakar tetap stabil.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones tumbuh 58,66 poin (0,44%) ke level 13.252,76. Indeks The Standard & Poor's 500 naik 8,32 poin (0,60%) ke level 1.402,60. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 15,64 poin (0,51%) ke level 3.056,37.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini:
  • Indeks Nikkei 225 melemah tipis 8.42 poin (0,08%) ke level 10.114,86.
  • Indeks KOSPI naik tipis 2,32 poin (0,11%) ke level 2.046,08.

Rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin mengalami tekanan jual menyusul aksi ambil untung pemodal setelah sehari sebelumnya mengalami kenaikan signifikan. Saham berbasis komoditas tercatat menjadi pendorong turunnya indeks. Koreksi terhadap indeks terjadi disaat sebagian bursa regional bergerak menguat. Meski melemah, akan tetapi kami tetap optimis indeks masih berada dalam tren bullish didorong oleh terus masuknya aliran dana asing. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran support-resistance 4.015-4.065. Saham pilihan : ASRI, LPKR, MNCN, KAEF.

eTrading Securities
Secara teknikal, setelah lima hari sebelumnya bergerak menguat IHSG bergerak terkoreksi dengan Candlestick membentuk pola Spinning Tops di area Upper Bollinger Band mengindikasikan sinyal Bearish Reversal. Indikator RSI bergerak uptrend namun Stochastic mulai bergerak reversal di area Overbought. Pada perdagangan Jumat (16/3), diperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada range 4004-4067 dengan kecenderungan terkoreksi. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. APLN, BSDE, dan BTEL.

(ang/ang)

Data Pengangguran AS Turun, Wall Street Tembus Tertinggi Sejak 2008

New York - Indeks S&P 500 di pasar saham Wall Street ditutup menembus level 1.400 untuk pertama kalinya sejak krisis tahun 2008 lalu. Turunnya data pengangguran Amerika Serikat (AS) memberi dorongan.

Indeks acuan itu sudah menguat enam kali dalam tujuh perdagangan terakhir, salah satunya menjadi penguatan tertinggi pertama di 2012 pada awal Februari lalu. Saham-saham finansial memimpin penguatan dengan melonjak 1,9%.

"Data (pengangguran) tersebut mengangkat kami hari ini, begitu juga dengan momentum pasar," kata Rex Macey, Kepala Investasi dari Wilmington Trust di Atlanta, Georgia, dilansir dari Reuters, Jumat (16/3/2012).

"Pelaku pasar menjadi lebih tenang dengan S&P di atas 1.400 dan saham-saham finansial memimpin, yang menunjukkan tanda adanya pemulihan (ekonomi). Tren ini menjadi teman anda, tren yang akhir-akhir ini menguat," ujarnya.

Meski tembus 1.400, yang merupakan posisi tertinggi sejak Juni 2008, level tersebut sama sekali tidak penting secara teknikal, hanya saja para pelaku pasar melihatnya sebagai batas psikologis tren bullish.

Beberapa investor ada yang mengambil untung, menahan laju S&P 500 yang sudah naik 11% sejak awal tahun ini. Akan tetapi interupsi dalam tren menguat ini hanya sebentar dan tidak terlalu signifikan.

Data pengangguran AS yang diumumkan kemarin turun jauh di bawah perkiraaan ke posisi terendahnya dalam empat tahun terakhir, satu lagi sinyal pemulihan di ketenagakerjaan. Sementara harga bahan pokok dan bahan bakar tetap stabil.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones tumbuh 58,66 poin (0,44%) ke level 13.252,76. Indeks The Standard & Poor's 500 naik 8,32 poin (0,60%) ke level 1.402,60. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 15,64 poin (0,51%) ke level 3.056,37.

(ang/ang)

Kamis, 15 Maret 2012

Inilah Empat Saham Pilihan Trading Hari Ini

INILAH.COM, Jakarta – Laju IHSG Kamis (15/3) diprediksi melanjutkan penguatan. Empat saham dari empat sektor berbeda dijagokan untuk trading hari ini. Apa saja?

Pada perdagangan Rabu (14/3/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 45,68 poin (1,14%) ke level 4.054,326 dengan intraday teringgi 4.058,803 dan terendah 4.009.091. Begitu juga indeks saham unggulan LQ45 yang naik 8,99 poin (1,30%) ke level 702,036.

Analis Sinarmas Securities, Jansen Kustianto memperkirakan, indeks saham domestik akan menguat hari ini. “Pada perdagangan hari Kamis (15/3), secara teknikal indeks masih berpotensi menguat secara terbatas pada kisaran support 4.023dan resistance 4.090,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (14/3/2012).

Menurut Jansen, pernyataan positif dari The Fed seputar proyeksi ekonomi AS serta pernyataan PM China yang belum mengindikasikan perlonggaran kebijakan moneter, dapat memberikan sentimen terhadap indeks.

Di atas semua itu, dia merekomendasikan positif empat saham dari empat sektor berbeda seperti sektor ritel, otomotif, perkebunan dan pertambangan logam.

Saham-saham pilihannya adalah PT Mitra Adi Perkasa (MAPI), PT Indomobil Sukses Internasional (IMAS), PT London Sumatera Plantation (LSIP), dan PT Aneka Tambang (ANTM).“Itulah saham-saham yang dapat diperhatikan untuk daily trading,” imbuhnya.

Wall Street Berakhir Mixed

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Wall Street ditutup mixed pada perdagangan saham Rabu (14/3/2012). Investor memiliki sedikit sentimen untuk memperpanjang reli.

Indeks Dow Jones naik 16,42 poin atau 0,12% ke level 13.194,10. Indeks S&P 500 turun 1,67 poin atau 0,12% ke level 1.394,28. Indeks Nasdaq naik 0,85 poin atau 0,03% ke level 3.040,73.

Selain itu, indeks S&P mencapai intraday tinggi 1.399,42 level tertinggi sejak awal Juni 2008. Saham Procter and Gamble turun 0,1% menjadi ditutup pada US$67,85. Saham Chevron turun 0,5% menjadi US$110,69. Momentum kenaikan terus berlanjut di saham Apple Inc.

Saham Apple naik 3,8% menjadi US$589,58 setelah komentar positif dari analis. Morgan Stanley dan Genuity Canaccord mengangkat target harga mereka terhadap saham Apple di atas US$700.

Saham Apple naik sekitar 46% sepanjang 2012."Kami khawatir langkah di Apple telah menjadi sedikit terlalu banyak, terlalu cepat untuk kenaikan saham, sehingga terlalu optimis," ujar Channing Smith Co-Manager The Capital Advisors Growth Fund Capital Advisors seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Saham JP Morgan juga terus melanjutkan kenaikan sebesar 1,3% pada Rabu (14/3/2012). Sepanjang tahun ini, saham JP Morgan telah naik 22%. Sementara itu, saham Citigroup turun 3,4% menjadi US$35,21.

Hal itu dengan pernyataan The Fed tentang sebagian besar bank-bank Amerika Serikat terbesar lulus tes tahunan untuk kekuatan modal. Tetapi ada beberapa yang gagal termasuk Citigroup Inc.

Saham NXP Semikonduktor naik 3,2% menjadi US$25,66 setelah Goldman Sachs menambahkan untuk keyakinan membeli dan menaikkan target harga menjadi US$30. Sementara itu, saham Zynga turun 0,2% menjadi US$13,35.

Volume perdagangan saham sekitar 7,45 miliar saham di bursa saham New York, American Stock Exchange, dan Nasdaq di bawah rata-rata harian tahun lalu 7,84 miliar saham.

Selain itu, bank sentral juga memperkirakan pertumbuhan moderat selama kuartal mendatang dengan tingkat pengangguran mengalami penurunan. [hid]

Imbal Hasil Investasi Negatif, Rupiah Bakal Lesu

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (15/3/2012) diprediksi melemah. Salah satunya, karena pasar cemas imbal hasil investasi menjadi negatif seiring penaikan harga BBM bersubsidi.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, potensi pelemahan rupiah hari ini, salah satunya dipicu oleh prospek kebijakan moneter AS yang masih menjadi fokus utama. Sebab, semalam, Gubernur The Fed Ben Bernanke memberikan pidato yang sudah diperkirakan menegaskan tidak adanya Quantitative Easing (QE) tahap ketiga.

Apalagi, lanjutnya, jika Bernanke mengulangi pernyataan pekan lalu soal adanya tekanan inflasi akibat kenaikan harga minyak global. Kondisi ini masih menopang performa dolar AS. "Karena itu, rupiah cenderung melemah dalam kisaran 9.140 dan akan hingga menguji level psikologisnya 9.200 per dolar AS," katanya kepada INILAH.COM.

Di sisi lain, lanjutnya, the Fed memang tidak menegaskan bakal adanya QE ketiga atau tidak. Hanya saja dengan terus membaiknya indikator ekonomi AS, membuat harapan itu semakin pudar. "Apalagi, data kemarin malam menunjukkan kenaikan data penjualan ritel AS," ujarnya. Dia menegaskan, membaiknya ekonomi AS mengurangi persepsi pelonggaran moneter lebih lanjut.

Sementara itu, kata dia, dari dalam negeri, pasar masih khawatir dengan efek inflasi seiring rencana penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). "Dalam pertemuan terakhir Bank Indonesia menyatakan, kalau pemerintah tetap menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar 33% pada bulan April yang disusul dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) inflasi bakal melewati target BI rate," ungkapnya.

Hal itu, lanjut Firman, akan membuat return (imbal hasil) investasi di Indonesia jadi negatif. "Suku bunga acuan BI saat ini 5,75%. Jika inflasi mencapai 6,5%, return investasi negatif (-0,75%). Faktor inilah yang diantisipasi pasar," imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (14/3/2012) ditutup stagnan pada level 9.160 per dolar AS.

Pilihlah Saham Infrastruktur-Semen

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada Kamis (15/3/2012) akan menguat. Saham pilihan berasal dari sektor infrastruktur dan industri.

Ariel Christian dari Lautandhana Securities mengatakan, uptrend indeks masih akan berlanjut seiring dengan penguatan bursa Amerika dan Eropa. “Ekses likuiditas di Eropa dan masih solidnya sektor keuangan AS (mayoritas bank AS lolos uji stress test ) membuat risk appetite investor kembali meningkat ke pasar negara berkembang,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Dengan tingkat suku bunga yang relatif tinggi dibanding suku bunga kawasan Eropa dan AS, Indonesia menjadi sasaran perpindahan ekses likuiditas dari developed market. Apalagi investor menangkap sinyal BI mulai menghentikan trend turun suku bunga acuan dan akan menggunakan instrument moneter lain untuk melawan inflasi.

“Kemungkinan besar BI akan menggunakan operasi pasar untuk meredam fluktuasi nilai tukar dan menggunakan kebijakan GWM rasio perbankan.”imbuhnya.

Namun pola uptrend ini masih cenderung rapuh karena masih tingginya kekhawatiran tekanan inflasi yang ditimbulkan dari rencana kenaikan BBM bersubsidi. “Saat ini IHSG masih bergerak naik karena adanya peningkatan risk appetite yang memungkinkan aliran dana dari developed market kembali ke emerging market.”katanya.

Selain itu sejumlah broker asing juga ‘sengaja’ memberi gambaran bahwa inflasi dari rencana kenaikan BBM dan TDL ini cukup terukur, namun BI harus bereaksi dengan menaikkan suku bunga acuan setidaknya 50 bsp , tidak cukup hanya dengan operasi pasar terbuka dan menaikkan GWM rasio perbankan.

“Spekulasi respon BI inilah yang mempengaruhi fluktuasi aliran dana asing dan aksi beli broker asing,”paparnya.

Ariel Christian melihat uptrend masih berlanjut namun menjelang realisasi kenaikan harga BBM bersubsidi trend IHSG akan cenderung sideways. Disarankan investor untuk melakukan pembelian secara selective. Terutama di sektor infrastruktur dan industri terkait .[nat]

Sepanjang 2012, harga emas diramal melonjak 21%

Sepanjang 2012, harga emas diramal melonjak 21%
NEW YORK. Harga emas dunia diprediksi akan mencatatkan kenaikan sebesar 21% di sepanjang 2012. Dengan demikian, sudah 12 tahun berturut-turut pasar emas dunia menorehkan reli.

Dalam hasil survei Bloomberg Link Precious Metals Conference kemarin di New York, 14 responden memprediksi, harga emas akan naik ke level US$ 1.897 per troy ounce di New York pada 31 Desember 2012 mendatang dari posisi US$ 1.566,80 pada akhir 2011.

Ada beberapa faktor yang mendorong lonjakan harga emas. Pertama, permintaan emas dunia semakin meningkat seiring langkah Eropa untuk menangani krisis utang. Kedua, ekspansi perekonomian China melambat. Ketiga, bank sentral di AS hingga Inggris tetap menahan suku bunga acuan di level rendah. Selain itu, bank sentral dunia teru menambah cadangan emasnya.

"Ada perubahan signifikan yang terjadi di dunia. Emas sudah menjadi alat investasu, aset, dan investor terus menimbunnya setiap tahun. Bank sentral banyak yang menambah kepemilikan emasnya karena mereka tidak yakin bagaimana pergerakan euro dalam lima tahun ke depan," jelas Martin Murenbeeld, chief economist DundeeWealth Inc.

Catatan saja, harga kontrak emas suadh reli 4,9% di sepanjang tahun ini menjadi SU$ 1.642,90 per troy ounce di New York.

Ruang Gerak IHSG Mulai Terbatas

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menanjak 45 poin atas ramainya aksi beli di berbagai lapisan saham. Sentimen positif datang dari pasar saham global dan regional.

Menutup perdagangan, Rabu (13/3/2012), IHSG menanjak 45,684 poin (1,14%) ke level 4.054,326. Sementara Indeks LQ 45 melesat 8,991 poin (1,30%) ke level 702,036.

Semalam, bursa saham Wall Street mengakhiri reli lima hari dengan koreksi tipis pada perdagangan Rabu waktu setempat. Investor sudah kehabisan katalis untuk melanjutkan penguatan.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik tipis 16,42 poin (0,12%) ke level 13.194,10. Indeks The Standard & Poor's 500 menipis 1,67 poin (0,12%) ke level 1.394,28. Indeks Komposit Nasdaq menguat tipis 0,85 poin (0,03%) ke level 3.040,73.

Hari ini, indeks diperkirakan masih akan menguat namun dengan ruang gerak yang terbatas. Bantuan sentimen positif dari regional dan global belum terasa.

Bursa di regional bergerak mixed:
  • Indeks Nikkei 225 naik 79,66 poin (0,79%) ke level 10.130,18.
  • Indeks Straits Times turun tipis 3,09 poin (0,10%) ke level 3.023,31.

Rekomendasi saham hari ini:
eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG mengalami kenaikan tertinggi dalam hampir satu minggu terakhir diikuti dengan kenaikan volume. Indikator stochastic bergerak uptrend di di area overbought sementara RSI masih bergerak uptrend. Pada perdagangan Kamis (15/3), IHSG diperkirakan akan menguat terbatas dan bergerak dikisaran 3,963-4,090 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, MAIN, dan SMGR.

Panin Sekuritas
IHSG berhasil naik besar dan menembus resistance jangka pendek. Beberapa sentimen positif berhasil mendorong indeks menguat antara lain data penjualan ritel Amerika Serikat diatas ekspektasi, hasil stress test The Fed, turunnya unemployment rate, serta berita positif dari Eropa antara lain disetujuinya bailout Yunani. Hari ini kami perkirakan indeks akan kembali bergerak menguat melanjutkan rally kemarin. Meski demikian, kami melihat ruang gerak indeks relatif terbatas. IHSG diproyeksikan bergerak pada kisaran support-resistance 4.025-4.075. Saham pilihan : SMGR, EXCL, JSMR, MTLA, BVIC

(ang/ang)

Harga minyak dekati level terendah dalam sepekan

Harga minyak dekati level terendah dalam sepekan
MELBOURNE. Harga kontrak minyak pagi ini diperdagangkan mendekati level terendah dalam sepekan terakhir di New York. Pada pukul 09.50 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran April naik 31 sen menjadi US$ 105,74 sebarel di New York Mercantile Exchange. Kemarin, harga minyak turun US$ 1,28 menjadi US$ 105,43 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 6 maret lalu. Sedangkan sepanjang tahun ini, harga minyak sudah naik 7%.

Sementara itu, harga minyak jenis Brent untuk pengantaran April turun US$ 1,25 atau 1% menjadi US$ 124,97 sebarel di ICE Futures Europe exchange, London.

Penurunan harga minyak terjadi setelah investor bertaruh cadangan minyak dunia mencatatkan kenaikan setelah AS dan Arab Saudi menegaskan akan menggantikan kekurangan suplai pengiriman minyak dari Iran.

Sekadar informasi, data Departemen Energi AS menunjukkan, pada pekan lalu, cadangan minyak AS naik 1,8 juta barel ke level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Inilah Saham Pilihan Kamis (15/3)

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (15/3/2012) diperkirakan akan melanjutkan penguatan dengan kisaran 4.025-4.075.

Demikian dikatakan analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, kemarin. "Meski demikian, kami melihat ruang gerak indeks relatif terbatas. Saham pilihan seperti SMGR, EXCL, JSMR, MTLA, BVIC," katanya.

IHSG kemarin ditutup menguat 45,68 poin atau 1,1% ke 4.054,33. Volume perdagangan 3,3 miliar saham senilai Rp5,1 triliun. IHSG mengalami net foreign buy Rp1,5 triliun.

IHSG berhasil naik besar dan menembus resistance jangka pendek. Beberapa sentimen positif berhasil mendorong indeks menguat antara lain data penjualan ritel Amerika Serikat dia tas ekspektasi, hasil stress test The Fed, turunnya unemployment rate, serta berita positif dari Eropa antara lain disetujuinya bailout Yunani.

Sementara praktisi pasar modal, Iwan Firmansyah merekomendasikan saham INCO dengan area beli di 3.500-3.550 dengan target harga di 3.750. Saham GGRM dengan area beli 56.200 dengan target di 59.850. Saham ASII dengan area beli di 73.200 dengan target harga di 75.150.

Sedangkan analis saham AM Capital, Andre Mahardika merekomendasikan saham TLKM yang memiliki sinyal beli di 6.750-6.800 dan jual di 6.950-7.050 serta stop loss di 6.550. Secara teknikal saham TLKM berpotensi bullish jangka pendek pada trend jenuh jual, ada indikasi saham TLKM menuju resistence terdekat. "Saya menyimpulkan saham TLKM bisa buat jangka pendek," jelasnya.

Menunggu hasil stress test, Wall Street melorot

Menunggu hasil stress test, Wall Street melorot
NEW YORK. Setelah mencatatkan rei selama lima hari, tadi malam, indeks Standard & Poor's ditutup memerah. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,1% menjadi 1.394,28. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,1% menjadi 13.194,10.

Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS antara lain Citigroup Inc dan MetLife Inc yang turun lebih dari 3,3%. Sedangkan Bank of America Corp dan Zions Bancorporation naik setidaknya 4,1%.

Rupanya, pergerakan naik turun indeks seiring langkah wait and see investor terhadap hasil stress test perbankan. "Ini merupakan isu mengenai tingkat kepercayaan. Sedikit demi sedikit, segala sesuatu kian membaik. Anda memiliki simbol pengumumuman dalam jangka pendek seperti hasil stress test The Fed. Jangka panjang, pasar saham akan bergerak lebih tinggi. Pertanyaannya adalah siapa yang siap bertransaksi di jangka pendek dan siapa yang siap di jangka panjang," urai Robert Zagunis, manager Jensen Investment Management Inc.

Sekadar informasi, sebelumnya, the Fed bilang bahwa 15 dari 19 perbankan akan mampi mempertahankan modal kerjanya di atas ketentuan minimum bank sentral meskipun dalam skenario ekonomi terburuk, melakukan pembayaran dividen, serta membeli kembali saham.

IHSG Masih Ada Waktu Melanjutkan Bullish

INILAH.COM, Jakarta – Setelah tembus 4.040, potensi kenaikan indeks saham domestik selanjutnya dinilai masih sangat besar sebelum realisasi penaikan harga BBM bersubsidi. Seperti apa?

Vice President dan Senior Technical Analyst PT Samuel Securities Muhammad Alfatih mengatakan, setelah tembus level 4.040, target penguatan indeks berikutnya adalah 4.150. Kalaupun terjadi penurunan, hanya koreksi wajar.

Sementara itu, lanjutnya, faktor kenaikan harga BBM bersubsidi tentu berpengaruh di pasar. “Tapi, penaikan harga BBM baru terjadi satu April. Karena itu, ada waktu bagi IHSG untuk melanjutkan bullish-nya terlebih dahulu,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Rabu (14/3/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 45,68 poin (1,14%) ke level 4.054,326 dengan intraday teringgi 4.058,803 dan terendah 4.009.091. Begitu juga indeks saham unggulan LQ45 yang naik 8,99 poin (1,30%) ke level 702,036. Berikut ini wawanca lengkapnya:

IHSG menembus level tertinggi sebelumnya 4.040. Bagaimana Anda melihat arah berikutnya?
Ya. IHSG sudah sudah menembus level tertinggi sebelumnya 4.040. Hal ini menunjukkan bullish sangat kuat di pasar. Karena itu, potensi kenaikan indeks selanjutnya masih sangat besar.

Target resistance berikutnya?
Kalau kita lihat, pola-pola pergerakan dalam beberapa bulan terakhir, setelah tembus 4.040, menunjukkan bahwa target penguatan berikutnya adalah 4.150.

Level support-nya?
Karena indeks saat ini sudah menembus level 4.040-nya, kemungkinan besar indeks melanjutkan penguatan. Kalaupun ada koreksi, merupakan koreksi wajar. Sebab, level 4.040 saat ini menjadi support pertama dan 4.004 menjadi support kedua. Selama berada di atas kedua support tersebut, IHSG masih bullish.

Saham-saham pilihan Anda?
Saya menjatuhkan saham pilihan pada saham-saham di sektor perbankan. Saham-saham di sektor ini bisa di-hold untuk jangka pendek dalam 1-2 pekan jelang penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada 1 April 2012. Apalagi, secara teknikal, jelang target resistance 4.150 tercapai, pasar cenderung kembali melakukan penjualan.

Bagaimana dengan kecemasan pasar atas potensi lambungan inflasi BBM nantiknya?
Sementara itu, faktor kenaikan harga BBM bersubsidi tentu berpengaruh di pasar. Tapi, penaikan harga BBM baru terjadi satu April. Karena itu, ada waktu bagi IHSG untuk melanjutkan bullish-nya terlebih dahulu.

Kehabisan Katalis, Wall Street Bergerak Datar

Jakarta - Bursa saham Wall Street mengakhiri reli lima hari dengan koreksi tipis pada perdagangan Rabu waktu setempat. Investor sudah kehabisan katalis untuk melanjutkan penguatan.

Seluruh indeks utama di bursa paman sam itu bergerak datar, dengan perbandingan tiap satu saham menguat ada tiga saham yang melemah. Hal ini juga menunjukkan sinyal bahwa investor sudah menarik diri sejenak setelah adanya penguatan tinggi.

Indeks S&P 500 sempat menyentuh level intraday tertinggi di 1.399,42, posisi tertingginya sejak Juni 2008 sebelum akhirnya terkoreksi menjelang penutupan perdagangan. Level 1.400 bisa menjadi acuan untuk penguatan lanjutan.

Bruce McCain, Kepala Investasi Strategis dari Key Private Bank di Cleveland, Ohio, mengatakan saham-saham yang sudah naik tinggi tidak akan bertahan, sehingga menunjukkan pasar sedang mencari momentum untuk menguat lebih lanjut.

Akan tetapi, saham Apple Inc terus menguat, sehingga lumayan menutupi koreksi yang terjadi di saham-saham berkapitalisasi besar lainnya. Selama enam hari berturut-turut saham Apple menanjak 3,8% ke level US$ 589,58 setelah adanya rencana peluncuran iPad generasi III. Tahun ini saja, saham Apple sudah tumbuh 46%.

"Kami tidak khawatir dengan saham Apple yang terus-terusan menguat, bahkan terlalu cepat. Justru dengan pertumbuhannya itu, ekspektasinya akan jadi lebih positif," kata Channing Smith, Manajer Portofolio dari Capital Advisors Growth Fund di Tulsa, Oklahoma, dikutip dari Reuters, Kamis (15/3/2012).

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik tipis 16,42 poin (0,12%) ke level 13.194,10. Indeks The Standard & Poor's 500 menipis 1,67 poin (0,12%) ke level 1.394,28. Indeks Komposit Nasdaq menguat tipis 0,85 poin (0,03%) ke level 3.040,73.

(ang/ang)

Rabu, 14 Maret 2012

Ramai Aksi Beli, IHSG Menanjak 45 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 45 poin atas ramainya aksi beli di berbagai lapisan saham. Sentimen positif datang dari pasar saham global dan regional.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.160 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.170 per dolar.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 28,493 poin (0,71%) ke level 4.037,135 setelah merespon positif pergerakan Wall Street semalam. Bursa-bursa di Asia juga ikut melaju kencang.

Investor terlihat bersemangat hari ini, aksi jual pun marak terjadi sejak pagi tadi. Indeks terus bergerak ke atas dan sempat mendaki hingga ke posisi puncak hari ini di 4.058,803.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG mendaki 43,549 poin (1,09%) ke level 4.052,191 atas aksi borong saham oleh investor lokal dan asing. Indeks disemangati sentimen positif dari Amerika Serikat (AS).

Setelah naik cukup tinggi, laju penguatan indeks sedikit melambat. Investor sudah banyak memburu saham-saham murah di awal perdagangan.

Menutup perdagangan, Rabu (13/3/2012), IHSG menanjak 45,684 poin (1,14%) ke level 4.054,326. Sementara Indeks LQ 45 melesat 8,991 poin (1,30%) ke level 702,036.

Bursa saham Wall Street mencetak penguatan tertingginya di 2012 didorong oleh rencana penambahan dividen yang akan dilakukan oleh JPMorgan Chase & Co.

Selain itu, hasil stress test yang dilakukan The Federal Federal Reserve terhadap perbankan juga menunjukkan hasil positif. Ekonomi AS masih akan tumbuh meski dengan berbagai tantangan.

Sentimen positif ini menjadi penggerak pasar saham Asia sepanjang hari, tidak terkecuali IHSG. Aksi beli pun marak terjadi atas dorongan sentimen tersebut.

Investor asing dan lokal kembali semangat mengakumulasi saham di berbagai lapisan. Seluruh sektor industri di lantai bursa pun kompak menguat, dengan sektor aneka industri berada di paling depan.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 141.347 kali pada volume 3,353 juta lot saham senilai Rp 5,247 triliun. Sebanyak 142 saham naik, sisanya 82 saham turun, dan 99 saham stagnan.

Investor di regional mulai memanfatkan reli dengan mengambil untung, sehingga beberapa indeks di Asia terkena koreksi, seperti pasar saham China dan Hong Kong.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
  • Indeks Komposit Shanghai anjlok 64,57 poin (2,63%) ke level 2.391,23.
  • Indeks Hang Seng turun tipis 31,81 poin (0,15%) ke level 21.307,89.
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 151,44 poin (1,53%) ke level 10.050,52.
  • Indeks Straits Times menanjak 30,14 poin (1,01%) ke level 3.019,21.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.450 ke Rp 73.050, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 56.300, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 700 ke Rp 12.200, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 600 ke Rp 14.600.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 650 ke Rp 7.850, SMART (SMAR) turun Rp 100 ke Rp 5.900, Petrosea (PTRO) turun Rp 100 ke Rp 4.125, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 100 ke Rp 42.750.

(ang/dru)

Saham Bank Bawa Bursa Eropa Naik

Medium
INILAH.COM, London - Saham perbankan mendorong kenaikan bursa saham Eropa pada pembukaan perdagangan Rabu (14/3/2012) dengan penguatan yang dialami Wall Street.

Indeks FTSE naik 0,3% ke 5.974,69, indeks CAC naik 0,5% ke 3.567,94 dan indeks DAX naik 0,6% menjadi 7.036,99. Penguatan dialami saham HSBC Holdings Plc 0,3%, sahambanco Santander naik 1,1%, BNP Paribas naik 2,3%, saham Deutsche Bank naik 2,1%. Demikian mengutip marketwatch.com.

Pada perdagangan Selasa (13/3/2012), bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat karena JPMorgan yang mengumumkan akan menaikkan dividennya.

Wall Street pun mencatatkan kenaikan terbaik tahun ini. Indeks Dow Jones naik 217,97 poin atau 1,68% ke level 13.177,68. Indeks S&P 500 naik 24,86 poin atau 1,81% ke level 1.395,95. Indeks Nasdaq naik 56,22 poin atau 1,88% ke level 3.039,88.

Hasil rapat Bank Sentral AS menyatakan pertumbuhan ekonomi AS akan moderat untuk kuartal mendatang. Selain itu juga ada penurunan tingkat pengangguran walaupun masih tinggi di 8,3%. Untuk penjualan ritel AS mengalami kenaikan di bulan Februari. Data ini menunjukkan tumbuhnya tingkat kepercayaan warga AS untuk membeli barang.

Federal Reserve terpaksa mengumumkan hasil stress test dua hari lebih cepat dari jadwal setelah JPMorgan Chase mengumumkan telah lulus uji tersebut. Walaupun beberapa perusahaan mengalami kegagalan seperti Citigroup.

Hasil ini seiring dengan pertemuan Fed yang memberi sedikit sentimen positif terhadap ekonomi AS. Meskipun keputusannya tidak memberikan stimulus moneter lanjutan.

Bursa Asia pada hari ini mayoritas menguat seperti indeks Hang Seng naik 0,1%, indeks Nikkei naik 1,5%, indeks Shanghai turun 2,2%, indeks ASX naik 0,9%.

Angin segar dari AS bikin bursa Eropa menghijau

Angin segar dari AS bikin bursa Eropa menghijau
LONDON. Katalis positif dari AS pun ikut mendongkrak bursa Eropa. Pasar saham di benua biru itu lanjut reli untuk hari kedua. Kenaikan hari ini bahkan membawa indeks acuan saham di benua biru hampir menyentuh level tertinggi delapan bulan. Eropa Stoxx 600 Index naik 0,5% menjadi 270,95 pada pukul 8.10 waktu London.
Sementara itu, indeks Stoxx 50 naik 0,71%, lalu indeks FTSE 100 menguat 0,32%, dan indeks DAX reli 0,69%. Pasar saham optimis, setelah Federal Reserves menaikkan penilaian terhadap perekonomian AS.
Kemarin, The Federal Open Market Committee (FOMC) menyebut, gejolak di pasar keuangan global telah mereda dan pasar tenaga kerja mulai menunjukkan pemulihan. Pada saat yang sama, The Fed menyebut, tingkat pengangguran masih tinggi, dan risiko penurunan yang signifikan tetap ada. Tak heran, Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke tetap berencana mempertahankan suku bunga di dekat nol setidaknya hingga 2014.

"Kami sekarang punya pemahaman yang lebih jelas bagaimana posisi The Fed. Apa yang bisa lebih baik dari pertumbuhan ekonomi yang jelas, dengan tingkat bunga rendah?" ujar Chris Weston, trader di IG Markets, Melbourne.

Selain itu, pasar saham kian optimis lantaran sentimen yang muncul dari Eropa juga positif. Peringkat utang Yunani diangkat keluar dari kategori default oleh Fitch Ratings. Ini lantaran optimisme restrukturisasi utang akan mengurangi risiko gagal bayar Yunani.