Kamis, 28 April 2011

Pasar saham AS bullish, bursa Asia melejit 1,1% pagi ini

Pasar saham AS bullish, bursa Asia melejit 1,1% pagi ini
TOKYO. Pasar saham Asia melaju dan menggiring indeks regional ke level tertinggi hampir dalam dua bulan terakhir. Reli bursa Asia terjadi seiring kebijakan Federal Reserves yang mempertahankan bunga acuan di level rendah untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.

Indeks MSCI Asia Pasifik melesat 1,1% ke 139,27 pada pukul 9,53 pagi waktu Tokyo. Hampir tiga saham menguat berbanding setiap satu saham yang jatuh.

Adapun, indeks Nikkei 225 naik 0,8%, dan indeks Korea Selatan Kospi melaju 0,7%. Sementara, indeks New Zealand NZX 50 reli 0,4% setelah bank sentralnya menahan bunga acuan di level rendah untuk memastikan pemulihan di negara tersebut pasca gempa bumi dahsyat. Indeks Australia S&P/ASX 200 juga menguat 0,5%.

Beberapa saham yang mendukung reli indeks regional, diantaranya Honda Motor Co. yang 45% penjualannya dari Amerika Utara, naik 1,6% di Tokyo. Saham Hyundai Motor Co. melesat 3,9% di Seoul, Sementara Computershare Ltd. melonjak hingga 7,8% di Sydney.

Analis Tokai Tokyo Research Center Toshio Sumitani menyebut, AS akan melanjutkan kebijakan pelonggaran ekonomi seperti yang diekspektasikan pasar. "Pasar saham AS naik didukung kebijakan yang lebih longgar, dan harganya murah. Reli di pasar saham AS positif untuk pasar saham di kawasan lainnya," ujar Sumitani.

HRUM siapkan dana Rp 2,58 triliun untuk ekspansi

JAKARTA. PT Harum Energy Tbk (HRUM) menyiapkan dana hampir Rp 2,58 triliun untuk mengakuisisi tambang baru. "Target kami tahun ini adalah harus ada transaksi akuisisi," kata Direktur Utama HRUM Ray Antonio Gunara, Rabu (27/4).

Yang menjadi target akuisisi HRUM adalah tambang dengan cadangan batubara berkadar kalori sama dengan tambangnya terkini. "Fokusnya ke batubara dengan kalori medium di atas 5.000," kata Ray.

HRUM juga menetapkan syarat tambang yang akan dibeli haruslah berada di Kalimantan Timur. Maklumlah, perusahaan itu sudah membangun infrastruktur tambang di provinsi itu.

Sumber pendanaan akuisisi adalah pinjaman dari Bank DBS Ltd Singapura senilai US$ 180 juta atau Rp 1,56 triliun (dengan kurs US$ 1=Rp 8.700). HRUM juga menyiapkan kas sendiri senilai Rp 1,03 triliun.

Sumber dana internal lain yang menjadi andalan HRUM adalah uang hasil penjualan saham perdana. Dari total perolehan initial public offering (IPO) HRUM sudah mengalokasikan US$ 30 juta untuk belanja modal. Anggaran itu disiapkan untuk membiayai perluasan jalan angkut batubara, pembangunan dan penambahan unit mesin baru baru, eksplorasi serta pembangunan port baru.

Ray masih enggan menyebutkan besar tambang yang menjadi incaran. "Bisa saja memiliki cadangan 20 juta ton hingga 50 juta ton," tambah dia.

Cadangan batubara HRUM terkini 112,6 juta ton. Itu berasal dari konsesi yang dipegang ketiga anak perusahaannya, yaitu PT Mahakam Sumber Jaya, PT Santan Batubara serta
PT Tambang Batubara Harum.

HRUM menargetkan produksi tahun ini 10,4 juta ton, naik dibandingkan volume tahun lalu, 7,4 juta ton. Peningkatan produksi diharapkan datang dari Tambang Batubara Harum. "Produksi dari TBH tahun ini sekitar 500.000 ton," jelas Ray.

Mayoritas hasil produksi dijual HRUM ke luar negeri. China merupakan pembeli terbesar, dengan porsi 26% dari total penjualan ekspor HRUM. Berikutnya, Taiwan (24%) dan Korea Selatan (22%).

Bagi dividen

Kendati membutuhkan dana untuk ekspansi, HRUM tetap membagikan dividen tunai sebesar Rp 659,10 miliar. Jumlah ini setara dengan 80% dari laba bersih HRUM untuk 2010 yang mencapai Rp 823,9 miliar.

"Kami bagikan dividen Rp 244 per saham," tutur Ray. Sisa keuntungan di 2010 sebesar Rp 154,9 miliar dialokasi untuk menambah saldo laba atau retained earnings serta mendukung pengembangan usaha.

Iwan Cahyo, Analis First state Futures, menilai, wajar jika HRUM membagi dividen sampai 80% dari laba bersihnya. Ia memahami jika HRUM harus berutang untuk membiayai ekspansi, mengingat prospek batubara masih cerah. "Permintaan batubara dari luar negeri, terutama China, masih tinggi," kata dia. Itu sebabnya, Iwan menilai saham HRUM masih layak dikoleksi.

Herry Setyawan dari Indosukses Futures menambahkan, rencana akuisisi tambang baru akan berimbas positif terhadap kinerja HRUM. Sebab menurut Herry, akuisisi memungkinkan HRUM meningkatkan produksi. "Peningkatan pengeluaran hanya akan terjadi dalam jangka pendek saja," kata dia.

Herry memprediksi, harga batubara di pasar global masih berpeluang naik karena nilai tukar dollar AS sedang dalam tren pelemahan. Untuk mengatasi utang sekaligus membiayai ekspansi, Herry menilai HRUM harus bisa meningkatkan produksi di tambang lama.

PTBA Bertenaga ke Level Rp26.600

INILAH.COM, Jakarta - Laju saham PTBA untuk jangka pendek, menengah dan panjang diperkirakan terus naik. Sebab, growth profile emiten ini jauh lebih tinggi dibandingkan emiten lain. Targetnya dipatok di level Rp26.600.

Wakil Kepala Riset Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere potensi penguatan harga saham PT Tambang Bukit Asam (PTBA) untuk jangka pendek karena faktor ekspektasi dividen. Tapi, untuk jangka menegah panjang, saham PTBA sangat menarik.

Pasalnya, profil pertumbuhan (growt profile) emten ini jauh lebih tinggi dibandingkan emiten batu bara yang lain. “Saya menargetkan, untuk sementara harga PTBA di level Rp26.600. Ini merupakan target hingga akhir 2011,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (27/4).

Pada perdagangan Rabu (27/4) saham PTBA ditutup menguat Rp200 (0,90%) menjadi Rp22.400 dari posisi sebelumnya Rp22.200. Harga intraday tertingginya mencapai Rp22.500 dan terendah Rp22.250. Volume transaksi mencapai 2,1 juta unit saham senilai Rp49,05 miliar dan frekuensi 543 kali.

Tapi, lebih jauh Nico mengatakan, target Rp26.600 masih menunggu hasil kinerja keuangan kuartal I/2011 dan semester I/2011. Karena itu, bisa jadi target itu dinaikkan ke level Rp30.000 tahun ini sambil melihat perkembangan harga minyak. “Jika di kuartal I/2011, laporan kinerjanya di atas ekspektasi, target dari Rp26.600 akan dinaikkan ke level Rp30.000,” ujar Nico.

Nico memperkirakan, PTBA bakal mencatatkan kinerja yang positif untuk kuartal I/2011. Namun seberapa besar kenaikan tersebut sangat tergantung pada harga jual rata-rata dan tingkat produksinya. “Insya Allah akan positif. Sepertinya akan begitu,” imbuh Nico.

Sementara itu, menurutnya, target penguatan ke level Rp26.600, dengan mempertimbangkan produksi batu bara emiten ini yang mencapai 15 juta ton per tahun. Selain itu, PTBA juga membangun jalur khusus batu bara dengan panjang jalur sekitar 307 kilometer dengan kapasitas angkut 25 juta ton per tahun di Sumatera Selatan. “Kondisi itu, berkontribusi besar pada pertumbuhan perusahaannya,” ungkap Nico.

Dari sisi harga pun, valuasi PTBA masih moderat atau wajar di level 12-13 kali untuk foreward earning. Menurutnya, jika harga batu bara dan harga minyak terus menguat, saham ini masih potensial naik ke level valuasi 15-20 kali.

Untuk saat ini, ucap Nico, harga batu bara diproyeksikan bakal bergerak di kisaran US$120-130 per metrik ton hingga akhir 2011. Di sisi lain, harga minyak mentah dunia dalam pertengahan tahun ini setelah summer driving season dimulai, harga minyak bakal mengalami koreksi seperti biasanya.

Tapi, pada akhir 2011, harga minyak akan kembali mengalami penguatan. Karena itu, harga minyak bisa jadi turun terlebih dahulu ke level US$100-an per barel setelah mencapai US$115-120 per barel. “ Lalu, akhir 2011, harga minyak bisa kembali ke level US$110-120 per barel,” timpalnya.

Dalam situasi yang menguntungkan bagi PTBA, investor disarankan untuk menggunakan pola trading atau strategi buy on weakness. “Artinya, setiap terjadi pelemahan langsung beli,” tandasnya.

Dalam jangka pendek, PTBA berpeluang naik karena ekspektasi pembagian dividen sehingga akan diantisipasi oleh pelaku pasar. “Tapi, jika pertengahan tahun terjadi koreksi sehat, investor bisa melakukan pembelian di bawah Rp22.000,” imbuh Nico Omer. [mdr]

Dollar AS tumbang untuk pertamakali ke level US$ 1,48 terhadap euro

TOKYO. Nilai tukar dollar AS tumbang ke level terendahnya sejak Desember 2009 terhadap euro. Dollar merosot setelah Federal Reserves mempertahankan suku bunga acuan di level rendah, nol persen, untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi.

Dollar AS untuk pertama kalinya menyentuh level US$ 1,4814 per euro, pada pukul 9.12 waktu Tokyo. Semalam, mata uang utama dunia ini sudah tertekan di US$ 1,4788 per euro di New York, bahkan sebelumnya sempat menyentuh US$ 1,4796 per euro. Ini level terendahnya sejak Desember 2009.

Wakil presiden senior perdagangan valas di Mizuho Corporate Bank Ltd. Michiyoshi Kato menyebut, kebijakan The Fed dianggap sangat lunak dengan tingkat bunga acuan yang sepertinya akan cukup lama berada di level rendah. "Setiap orang mengambil risiko, yang mengarah pada penjualan dolar dan yen," ungkapnya.

Sementara, analis MF Global Holdings Ltd. Jessica Hoversen menyebut, pernyataan The Fed tidak cukup untuk mengubah kecenderungan pelemahan dollar. "The Fed yakin kebijakan yang akomodatif masih diperlukan. Ekspektasi inflasi jangka panjang masih stabil dan pertumbuhan masih rapuh," katanya.

Dollar AS tumbang, emas kembali cetak rekor sepanjang sejarah

NEW YORK. Emas mencetak rekor baru lagi setelah Federal Reserves menyebut akan mempertahankan suku bunga di level rendah untuk waktu yang cukup panjang. Keputusan bank sentral itu melemahkan nilai tukar dollar, sehingga mendongkrak daya tarik emas sebagai alternatif aset investasi.

Emas berjangka untuk pengiriman Juni naik 0,9% ke US$ 1.517,1 per ons troy, pada pukul 1.48 dini hari di Comex, New York. Adapun, setelah penutupan di pasar AS, harga emas mencetak rekor baru sepanjang sejarah dengan naik 1,8% ke level US$ 1.530 per ons troy. Sementara, emas untuk pengiriman cepat melesat 1,6% dan mencatatkan rekor di US$ 1.529,68.

Sedangkan, dollar AS tumbang ke level terendahnya sejak Desember 2009 terhadap euro. The Fed menjaga suku bunga di kisaran nol hingga 0,25%, dan akan melanjutkan stimulus hingga Juni mendatang. Sementara, ECB sudah menaikkan bunga acuan bulan ini untuk menahan laju inflasi.

Frank Lesh trader dari FuturePath Trading LLC menyebut, pergerakan emas lebih dipicu oleh dollar. Tidak ada petunjuk apapun yang bisa mengarahkan kalau The Fed akan menaikkan bunga, sehingga orang membeli emas. "The Fed justru baru saja memberikan sinyal hijau untk membeli lebih banyak emas," sebutnya.

Sementara, analis Kingsview Financial Matthew Zeman menilai, tidak banyak yang bisa dilakukan The Fed untuk mengurangi pelemahan dollar. "AS akan berada di posisi belakang dalam siklus pengetatan ini, dan itu memberi lampu hijau untuk mengoleksi emas," imbuhnya.

Laba bersih KLBF naik 23,3% pada triwulan I 2011

JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) terus mengeruk untung. Selama tiga bulan pertama 2011 perusahaan farmasi tersebut mencetak laba bersih belum diaudit sebesar Rp 316 miliar. Angka ini naik 23,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 256 miliar.

Kenaikan laba bersih ini dipicu oleh peningkatan laba sebelum pajak, penurunan beban pajak dan penurunan nilai hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan.

Kenaikan laba bersih ini pun terkerek karena kenaikan penjualan bersih KLBF sebesar 7,5% menjadi Rp 2,35 triliun jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,19 triliun.

“Kalbe telah secara konsisten melaksanakan strategi peningkatan produktivitas biaya produksi dan efektivitas beban marketing, sambil meningkatkan pertumbuhan secara berkelanjutan melalui pengembangan portofolio bisnis,” kata Vidjongtius, Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan KLBF dalam rilisnya, Rabu (27/4).

Kenaikan pendapatan ini pun juga terlihat dari peningkatan laba kotor yang melejit 11% sepanjang 2011 menjadi Rp 1,22 triliun. Terkereknya laba kotor ini terjadi karena adanya efisiensi biaya dan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

Rasio laba kotor terhadap penjualan bersih meningkat dari 50,2% pada triwulan pertama 2010 menjadi 51,8% pada periode yang sama tahun ini. Beban usaha emiten yang memiliki kode saham KLBF ini meningkat sebesar 12,8% menjadi Rp 803 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 712 miliar.

Biaya penjualan meningkat 12,9% dari Rp 574 miliar pada tiga bulan pertama 2010 menjadi Rp 648 miliar. Peningkatan biaya penjualan terutama disebabkan oleh berbagai aktivitas penjualan yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan penjualan dalam jangka menengah dan panjang. Laba usaha mencatat peningkatan sebesar 7,9% menjadi Rp 417 miliar.

Sementara itu, divisi obat resep memberikan kontribusi sebesar 28,5% terhadap penjualan bersih yang mencapai Rp 671 miliar atau tumbuh 11%. Sedangkan divisi produk kesehatan memberikan kontribusi sebesar 18,2% terhadap total penjualan bersih. Jika sebelumnya divisi ini hanya menyumbang Rp 375 miliar, tahun ini meningkat menjadi Rp 428 miliar alias naik 14,1%.

Divisi Nutrisi pun memberikan kontribusi sebesar 22,9% terhadap total penjualan bersih Kalbe dan mencatat peningkatan yang menggembirakan sebesar 19,7% menjadi Rp 538 miliar. Divisi distribusi dan logistik telah memberikan kontribusi sebesar 30,4% dengan tercatat sebesar Rp 715 miliar. Sayangnya angka tersebut turun sebesar 5,8%. Hal ini disebabkan oleh hilangnya kontribusi penjualan divisi kemasan sebagai akibat dari divestasi atas PT Kageo Igar Jaya yang merupakan anak perusahaan Kalbe yang bergerak di bidang pengemasan.

Yen Dongkrak Bursa Jepang Awal Perdagangan

Headline
INILAH.COM, Los Angeles – Bursa saham Jepang meningkat pada awal perdagangan, Kamis (28/4) dengan beberapa saham eksportir diuntungkan dari melemahnya yen semalam.

Indeks Nikkei Stock Average naik 0,4% menjadi 9,725.88, sedangkan Topix naik 0,4% menjadi 843,03, terbantu penguatan dolar AS ke level 82 yen. Saham eksportir teknologi naik, dengan Renesas Electronics Corp naik 1,6%, dan Hitachi Ltd menguat 2,4%.

Saham Sharp Corp naik 1,8% setelah perusahaan melaporkan kenaikan laba yang kuat pada tahun fiskal yang berakhir Maret. Panasonic Corp naik 1,7%, karena berita pemangkasan pekerjaan telah sebagian besar telah terfaktorkan pada saham. Tetapi saham Sony Corp turun 3,5%, melanjutkan koreksi sesi sebelumnya akibat kekhawatiran tentang pelanggaran keamanan data pelanggan PlayStation.

Penguatan saham terjadi meskipun data menunjukkan produksi industri Jepang turun dengan rekor 15,3% pada Maret, akibat gempa dan tsunami. [ast]

Saham SIPD Berpotensi Menuju Rp150

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Sierad Produce Tbk (SIPD) berpeluang untuk terkerek ke level Rp150 dalam waktu dekat.

Ada kabar bahwa perseroan berhasil meraih dana segar dari sindikasi bank lokal. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk ekspansi perseroan tahun ini. Selain itu, perusahaan pakan ternak terbesar di Indonesia ini juga dikabarkan tengah menjajaki akuisisi perusahaan.

Pada perdagangan kemarin saham SIPD ini ditutup stagnan di level Rp56.

Lanjutkan Kenaikan, Pilih Saham Bank-CPO

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Kamis (28/4) diperkirakan terus menguat. Saham dari sektor perkebunan dan perbankan bisa jadi pilihan.

Ryan Aryadi, analis dari Dongsuh Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan penguatan. “Meski volume perdagangan masih netral, tidak tinggi, namun peluang IHSG untuk kembali mencetak level tertinggi baru terbuka,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, sentimen positif berasal dari beberapa faktor, salah satunya kinerja emiten kuartal pertama yang bagus, terutama sektor perbankan yang masih bisa membukukan net interest margin positif dan mengejar pertumbuhan kredit.

Selain itu sektor perkebunan CPO juga mulai di-rerating, karena dengan produksi kuartal pertama yang naik dan meningkatnya average selling price (ASP) CPO, harga saham-saham sektor ini masih relatif stagnan.

Sedangkan ekspektasi deflasi April, kembali membuat Bank Indonesia tidak perlu menaikkan suku bunga. Hal ini karena BI punya amunisi lain untuk meredam inflasi, “Yaitu dengan apresiasi rupiah,” katanya.

Bagaimanapun, imbuh Ryan, penguatan IHSG belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Sehingga peluang trading bagi investor sifatnya masih jangka pendek dan diwarnai aksi profit taking .

Di tengah situasi ini, ia merekomendasikan beberapa saham. Salah satunya BW Plantation (BWPT). Hal ini karena perusahaan yang solid, dan berencana ekspansi produksi hingga 10 ribu meter/tahun, mayoritas lahannya adalah kebun inti.

Saham CPO lain yang disarankan adalah Astra Agro Lestari (AALI), terutama karena volume penjualan bertumbuh dengan trend harga CPO terus meningkat.

Sedangkan untuk sektor perbankan, pilihannya adalah Bank Mandiri (BMRI). Menurutnya, dengan modal kuat dari hasil right issue dan dan penawaran saham perdana (IPO) Garuda, ekspansi kredit perseroan tidak bermasalah. “Apalagi suku bunga masih rendah tahun ini, “tutupnya.

Pada perdagangan Kamis (28/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 30,06 poin (0,8%) ke 3.804,93. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 5,382 miliar lembar saham senilai Rp 3,768 triliun dan frekuensi 121.463 kali.

Sebanyak 137 saham naik, 81 saham turun, dan 106 saham stagnan. Penguatan bursa didukung aksi beli asing, yang mencatatkan transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp332 miliar. Dimana transaksi beli mencapai Rp1,084 triliun dan transaksi jual sebesar Rp752 miliar. [mdr]

Lanjutkan Kenaikan, Pilih Saham Bank-CPO

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Kamis (28/4) diperkirakan terus menguat. Saham dari sektor perkebunan dan perbankan bisa jadi pilihan.

Ryan Aryadi, analis dari Dongsuh Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan penguatan. “Meski volume perdagangan masih netral, tidak tinggi, namun peluang IHSG untuk kembali mencetak level tertinggi baru terbuka,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, sentimen positif berasal dari beberapa faktor, salah satunya kinerja emiten kuartal pertama yang bagus, terutama sektor perbankan yang masih bisa membukukan net interest margin positif dan mengejar pertumbuhan kredit.

Selain itu sektor perkebunan CPO juga mulai di-rerating, karena dengan produksi kuartal pertama yang naik dan meningkatnya average selling price (ASP) CPO, harga saham-saham sektor ini masih relatif stagnan.

Sedangkan ekspektasi deflasi April, kembali membuat Bank Indonesia tidak perlu menaikkan suku bunga. Hal ini karena BI punya amunisi lain untuk meredam inflasi, “Yaitu dengan apresiasi rupiah,” katanya.

Bagaimanapun, imbuh Ryan, penguatan IHSG belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Sehingga peluang trading bagi investor sifatnya masih jangka pendek dan diwarnai aksi profit taking .

Di tengah situasi ini, ia merekomendasikan beberapa saham. Salah satunya BW Plantation (BWPT). Hal ini karena perusahaan yang solid, dan berencana ekspansi produksi hingga 10 ribu meter/tahun, mayoritas lahannya adalah kebun inti.

Saham CPO lain yang disarankan adalah Astra Agro Lestari (AALI), terutama karena volume penjualan bertumbuh dengan trend harga CPO terus meningkat.

Sedangkan untuk sektor perbankan, pilihannya adalah Bank Mandiri (BMRI). Menurutnya, dengan modal kuat dari hasil right issue dan dan penawaran saham perdana (IPO) Garuda, ekspansi kredit perseroan tidak bermasalah. “Apalagi suku bunga masih rendah tahun ini, “tutupnya.

Pada perdagangan Kamis (28/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 30,06 poin (0,8%) ke 3.804,93. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 5,382 miliar lembar saham senilai Rp 3,768 triliun dan frekuensi 121.463 kali.

Sebanyak 137 saham naik, 81 saham turun, dan 106 saham stagnan. Penguatan bursa didukung aksi beli asing, yang mencatatkan transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp332 miliar. Dimana transaksi beli mencapai Rp1,084 triliun dan transaksi jual sebesar Rp752 miliar. [mdr]

Pernyataan Bernanke Dukung Wall Street

Headline
INILAH.COM, New York - Indeks saham Nasdaq naik ke level tinggi dalam 10 tahun terakhir diikuti indeks saham lainnya pada penutupan perdagangan saham Rabu (27/4). Penguatan ini setelah pimpinan The Fed Ben Bernanke tidak menyatakan apa-apa yang mempengaruhi optimisme terhadap outlook.

Chief Investment Officer OmniVest mengatakan, The Fed mengundang aset inflasi yang sebagaimana terefleksi pada harga saham. Kebijakan The Fed menyatakan, program pembelian surat utang senilai US$600 miliar akan dipenuhi sesuai jadwal pada Juni.


Bernanke menuturkan, ada sedikit momentum pada ekonomi dan melihat angka kecil kemungkinan di bawah 2% untuk pertumbuhan gross domestic product dalam kuartal pertama tahun ini. Hal itu mengindikasikan The Fed lebih menyukai menjaga inflasi. Demikian seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Saham bioteknologi mendorong Nasdaq, saham Regeneron Pharmaceuticals Inc ke level US$67,05 setelah Zaltrap akan mengembangkan Sanofi Aventis. Indeks NYSEArca biotechnology naik 2,8%.

Indeks Dow Jones naik 95,59 poin atau 0,76% ke level 12.690,96. Indeks S&P naik 8,42 poin atai 0,62% ke level 1.355,66. Indeks Nasdaq naik 22,34 poin atau 0,78% ke level 2.869,88.

General Electric naik 2,7% ke level US$20,65 setelah direktur keuangan menyatakan, pertumbuhan keuntungan GE akan lebih cepat pada tahun berikutnya. Saham Boeing Co, Whirlpool Inc bergerak lebih tinggi setelah konsensus analis lebih tinggi. Saham Boeing naik 0,8% ke level US$76,12.
Saham Whirlpool naik 0,9% ke level US$88,65 dan WellPoint naik 3,5% ke level US$75,54. Starbucks Corp memperingati kenaikan harga minyak dan bahan baku akan mempengaruhi pendapatan. Saham ini turun 1,8% ke level US$35,64.

Volume perdagangan saham sebesar 7,59 miliar saham di bursa saham New York, NYSE Amex dan Nasdaq di bawah rata-rata harian sebesar 7,73 miliar. [hid]

APLN Miliki Keunggulan di Land Bank


INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memiliki keunggulan di land bank atau tanah yang sedikit dibandingkan development lain di dunia properti.

Demikian dikutip dari hasil riset E Trading Securities kemarin. APLN memiliki kiat untuk tidak terlalu lama untuk memegang Land Bank yang mereka baru akuisisi. "Dari informasi yang kami terima dari pihak manajemen, perusahaan biasanya sudah memulai proyek yang barunya dari land-bank yang diakuisisi paling lama 3-6 bulan setelahnya," tulis riset tersebut.

Perseroan berhasil melebarkan sayapnya ke wilayah pinggiran dengan menguasai lahan seluas 47 hektare di Karawang. Untuk itu perseroan siap mengakuisisi lahan baru. Hal ini menunjukan perseroan tidak hanya fokus di wilayah Jabodetabek saja. Ini menjadi tantangan perseroan untuk mempertahankan keberhasilan penjualan seperti di Kuningan City, Central Park dan Gading Nias.

Apalagi proses akuisisi ini sudah berjalan 90% dan dapat dipastikan dalam waktu dekat akan segera terealisasi. Perseroan pun sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan guna melakukan akuisisi lainnya.

Stok bensin AS turun tajam, harga minyak kembali melejit

Stok bensin AS turun tajam, harga minyak kembali melejit
NEW YORK. Minyak mentah reli di New York setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) melaporkan stok bensin turun ke level terendah sejak Agustus 2009. Ini merupakan reli minyak untuk hari yang kedua.

Kontrak minyak WTI untuk pengiriman Juni naik 0,6% ke US$ 113,40 per barel di pasar elektronik di New York Mercantile Exchange. Kontrak yang sama berada di level US$ 113,24, pada pukul 8.51 pagi waktu Sydney. Sedangkan, minyak Brent untuk penyelesaian Juni naik 0,8%, dan mengakhiri sesi perdagangan di ICE Futures Europe pada posisi US$ 125,13 per barel, kemarin.

Kenaikan harga minyak mentah ini terjadi setelah Departemen Energi menyebutkan, stok bensin turun 2,51 juta menjadi 205,6 juta barel per pekan lalu. Padahal survei analis yang dilakukan Bloomberg hanya memprediksi penurunan sekitar 1 juta barel, pada pekan lalu.

Kepala analis IAF Advisors Kyle Cooper menyebut, pasokan bensin dipastikan melemah. Dengan pasokan bensin yang berkurang, dan harga naik, penyulingan akan membeli lebih banyak minyak. "Mereka akan membayar lebih banyak untuk mengambil pengiriman ekstra minyak mentah, karena tahu bahwa mereka akan mendapat penghasilan lebih besar dari pengolahan minyak menjadi bensin," ujarnya.

Reli harga emas hitam ini juga didukung pengumuman The Fed yang menjaga suku bunga acuan di level rendah untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi. Bank sentral juga menyebut sepertinya percepatan inflasi hanya bersifat sementara.

"Baiknya BI Rate Naik 25 Bps Lagi"

JAKARTA - Suku bunga atau BI Rate saat ini dinilai masih rendah dibandingkan dengan kenaikan harga komoditas di dunia.

"BI memang mengontrol dengan penguatan rupiah untuk menekan inflasi, tapi kalau diperhatikan penguatan rupiah masih kecil ketimbang kenaikan harga komoditas," ungkap AVP Analist PT ICRA Indonesia Haryo Koconegoro, di Jakarta, Rabu (27/4/2011).

Dia menambahkan, baiknya BI harus menaikkan suku bunga 25 bps lagi dan ini juga tidak akan berpengaruh terhadap suku bunga perbankan karena ketatnya persaingan bank.

"BI akan lakukan peningkatan suku bunga 25 bps. Menurut saya BI menaikkan suku bunga, tidak berpengaruh kepada kredit perbankan," pungkasnya.

The Fed pertahankan bunga di level rendah, Dow Jones dan S&P 500 melesat

The Fed pertahankan bunga di level rendah, Dow Jones dan S&P 500 melesat
NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) melaju setelah Federal Reserves mempertahankan suku bunga di level rendah. Indeks Standard & Poor's 500 reli 0,6% ke 1.355,66, pada pukul 4 sore di New York, sementara, Dow Jones Industrial Average naik 0,8% ke 12.690,96.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran nol hingga 0,25%, dan berjanji menjaga bunga acuan tetap di level sangat rendah untuk jangka waktu yang panjang. Hal itu dilakukan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Selain itu, bank sentral AS juga menyebutkan percepatan inflasi yang terjadi saat ini kemungkinan hanya bersifat sementara.

Kepala investasi First Citizens Bancshares Inc. Eric Teal menyebut, keputusan The Fed itu melegakan. Menurutnya, bank sentral bersikap hati-hati, setidaknya hingga tahun ini berakhir dan awal ahun depan, pasar akan melihat kebijakan yang akomodatif. Selain itu, ada persepsi sinyal inflasi cukup terkendali pada saat ini. "Sebelum pengumuman tersebut, ada juga rilis laba perusahaan yang positif, sehingga kombinasi kedua sentimen itu mengangkat pasar modal saat ini," ujarnya.

Bernanke menyebut akan mengakhiri program stimulus US$ 600 milyar pada Juni nanti. Berakhirnya program ini dinilainya tidak akan berdampak signifikan pada pasar keuangan atau ekonomi. Dia juga menyebut ada kemungkinan bank sentral akan melanjutkan kembali stimulus setelah Juni. Semalam, pasca pertemuan berakhir, Federal Open Market Committee mengatakan, pemulihan ekonomi berjalan pada kecepatan sedang dan kondisi secara keseluruhan di pasar tenaga kerja meningkat secara bertahap.

Sentimen positif juga datang dari para emiten. Sekitar 77% dari 197 perusahaan dalam S&P 500 yang merilis laporan laba sejak 11 April lalu menunjukkan kinerjanya melebihi perkiraan pasar.

Beberapa saham yang berhasil melesat diantaranya, General Electric Co. yang naik 2,7% setelah menyebut akan meningkatkan dividennya. Moody's Corp. reli 6,7% setelah labanya melampaui prediksi pasar. Peritel online terbesar di dunia Amazon.com Inc. melesat 7,9% setelah merilis angka penjualannya yang melampaui prediksi dan Deutsche Bank AG meningkatkan estimasi harga sahamnya.

Rabu, 27 April 2011

AUTO akan membagikan dividen sebesar 40% dari laba bersih 2010

JAKARTA. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Astra Otoparts (AUTO) hari ini, Rabu (27/4) menyetujui rencana pembagian dividen tunai sebesar Rp 456,5 miliar atau 40% dari laba bersih 2010. Angka itu juga setara dengan Rp 592 per saham.

Sebelumnya, pada 4 November 2010, AUTO telah membagikan dividen interim sebesar Rp 121 miliar. Sisanya baru akan dibagikan pada 10 Juni 2011.

Hasil RUPS juga menetapkan dana cadangan AUTO sebesar Rp 7,5 miliar. Sementara, sisanya bakal dialokasikan sebagai laba ditahan untuk modal kerja dan investasi.

Selain itu, hasil RUPS lainnya adalah menyetujui stock split 1:5 dari nilai nominal dari sebelumnya Rp 500 per saham menjadi Rp 100. Dengan melakukan stock split, jumlah saham perseroan meningkat dari 2 miliar lembar menjadi 10 miliar lembar saham. Jumlah saham yang ditempatkan dan disetor juga meningkat dari 771 juta lembar saham menjadi 3,855 miliar lembar saham.

Astra Otoparts Bagi Dividen Rp592/Saham

JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp592 per lembar saham atau 40 persen dari laba bersih yakni sebesar Rp456 miliar.

"Pembagian dividen pada 10 Juli 2011 mendatang," ungkap Presiden Direktur AUTO, Siswanto Prawiroatmodjo, saat paparan publik, di Hotel gren Melia, Jakarta, Rabu (27/4/2011).

Seperti diketahui, sepanjang 2010 perseroan membukukan pendapatan bersih (net sales) sebesar Rp6,26 triliun atau mengalami kenaikan sekira 18,8 persen dibanding 2009 sebesar Rp5,27 triliun.

Emiten automotif ini melaporkan bahwa keuntungan bersih per 31 Desember 2010, senilai Rp1,41 triliun dibagi sebagai dividen Rp7,5 miliar. Digunakan sebagai dana cadangan dan sisanya dicatat sebagai laba ditahan. Sementara untuk aset dilaporkan mengalami kenaikan sebesar Rp1,15 triliun menjadi Rp6,16 triliun.

Selain itu, perseroan ini juga menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) yang semula sebesar Rp500 per saham menjadi Rp100 per saham atau dengan rasio satu saham dibagi menjadi lima saham. Stock split tersebut dilakukan pasca pembagian dividen 10 Juli mendatang.

Akibat pemecahan saham ini, jumlah saham perseroan meningkat dari dua miliar saham menjadi 10 miliar lembah saham. Jumlah saham perseroan ditempatkan dan disetor meningkat menjadi sekira 3,8 miliar lembar saham dari sekira 771 ribu lembar saham.

"Belanja modal atau capex untuk tahun ini diprediksi sekira Rp1,1 triliun," ungkap Presiden Komisaris Astra Jhonny Darmawan Danusasmita.

Kepercayaan Konsumen AS Hijaukan Bursa Asia

Headline
INILAH.COM, Tokyo – Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Rabu (27/4) menyusul bangkitnya kepercayaan konsumen Amerika Serikat (AS), setelah lesu empat hari terakhir.

Indeks Komposit Morgan Stanley (MSCI) Asia Pasifik (APAC) naik 0,3% ke 138,39 degan rasio lima saham menguat untuk setiap empat yang melemah. MSCI APAC naik 2,2% pekan lalu setelah laporan earning perusahaan Amerika membaik. PER berada pada 13,2 kali.

Produsen chip terbesar Asia, Samsung Electronics Co., naik 3%. Canon Inc., produsen kamera terbesar dunia, naik 7%. Peritel energi terbesar Australia, Origin Energy Ltd. (ORG), naik 3,9% setelah menekan kontrak dengan ConocoPhillips untuk memasok gas alam ke China Petrochemical Corp.

“Perekonomian AS pulih dan earning korporat menguat. Banyak manufaktur memulai kembali operasinya. Ini positif bagi bursa saham,” kata Hiroichi Nishi, equities manager SMBC Nikko Securities Inc.

Bursa Nikkei di Jepang naik 1,4% setelah kementerian perdagangan menyatakan 60% pabrik di daerah yang terkena bencana telah memulai kembali aktivitasnya. Peringkat utang negara ini sempat diturunkan ke negatif oleh Standard&Poor karena bencana 11 Maret lalu.

Bursa Selandia Baru naik 0,2% dan Kospi di Korea Selatan tak banyak berubah setelah sempat naik 1,1% karena pertumbuhan ekonomi negara yang membaik. Bursa Hang Seng di Hong Kong turun 0,5%, indeks komposit Shanghai turun 0,5% dan bursa Australia 0,8%.

Samsung Electronics yang 22% penjualannya di Amerika, naik 3% ke 924 ribu won di Seoul. Peritel pakaian dan mainan terbesar, Li & Fung Ltd. yang termasuk Wal-Mart Stores Inc., naik 1% ke HK$39,45. Canon yang 80% penjualan di luar Jepang, menguat 7% ke 3.740 yen di Tokyo.

Bank Sentral AS The Fed telah memulai pertemuan dua harinya. Kemungkinan besar pejabat bank tersebut menyatakan akan menyelesaikan pembelian obligasi sesuai jadwal, sebesar US$600 miliar hingga akhir Juni, guna membantu pemulihan ekonomi.

“Investor menantikan pertemuan The Fed mengenai suku bunga dan indikasi-indikasi lain. Sentimen hari ini cukup positif karena outlook perekonomian yang tenang. Terutama setelah laporan korporat yang membaik,” kata Ronald Wan, Direktur Pelaksana China Merchants Securities Co. di Hong Kong.

Eksportir Jepang juga diuntungkan pelemahan yen terhadap 16 mata uang lain yang paling sering diperdagangkan, setelah S&P memangkas rating utang negara tersebut. Melemahnya yen meningkatkan nilai pemasukan luar negeri perusahaan Jepang.

Honda Motor Co., produsen otomotif terbesar kedua Jepang, naik 1,5% ke 3.100 yen di Tokyo. Nissan Motor Co. yang produsen otomotif terbesar ke-3 di negara itu, naik 2,2% ke 778 yen. Fanuc Corp., produsen robot industri terbesar Jepang, naik 3,6% ke 13.260 yen.

Origin Energy menguat 3,9% ke A$16,87 di Sydney. Perusahaan ini bersama partnernya, ConocoPhillips, meneken kontrak ekspor gas alam untuk memasok 4,3 juta metrik ton gas selama dua dekade kepada China Petrochemical.

The Australia-Pacific LNG juga sepakat menjual porsi saham sebesar 15% untuk proposal proyek senilai US$18,5 juta di Queensland ke China Petrochemical, seharga US$1,5 miliar. Produsen chip terbesar dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., naik 2,8% ke NT$72,30

Diantara saham-saham yang melemah adalah perusahaan ponsel terbesar kedua China, China Unicom (Hong Kong) Ltd., sebanyak 2,5% ke HK$15,36. Perusahaan ini melaporkan penurunan laba hingga 86% ke 166 juta yuan (US$25,5 juta) dibandingkan tahun lalu. [ast]

Triwulan I Laba PP Tumbuh 57% Menjadi Rp 24 Miliar

Jakarta - PT PP Tbk (PTPP) membukukan laba bersih Rp 24,17 miliar di triwulan I tahun ini, naik 57,35% dari perolehan laba tahun lalu pada periode yang sama Rp 15,36 miliar. Pertumbuhan laba disokong naiknya pendapatan usaha perseroan.

Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan, Rabu (27/4/2011), pendapatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi itu naik menjadi Rp 633,65 miliar, dari sebelumnya Rp 560,89 miliar di triwulan I tahun lalu.

Beban pokok penjualan perseroan hanya naik tipis dari Rp 513,02 miliar menjadi Rp 563,3 miliar di periode tiga bulan pertama tahun ini.

Sehingga, laba kotor perseroan naik hampir dua kali lipat, dari Rp 47,87 miliar tahun lalu menjadi Rp 70,34 miliar pada periode yang sama tahun ini.

Dengan naiknya laba bersih tersebut, laba bersih per saham dasar perusahaan pelat merah itu juga naik menjadi Rp 5 per lembar dari sebelumnya di triwulan I tahun lalu Rp 3 per lembar.

Perseroan juga mencatat pertumbuhan aset menjadi Rp 5,35 triliun di triwulan I tahun ini, dari tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 4,47 triliun.

Pada penutupan perdagangan hari ini, harga saham PTPP turun 20 poin (2,89%) ke level Rp 670 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 101 kali dengan volume 7.606 lot senilai Rp 2,59 miliar.
(ang/dnl)

MNC Bagi Dividen Rp15 per Saham

Logo MNC. Dok MNC
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) membagikan dividen tunai sejumlah Rp15 lembar per saham atau dengan total nilai Rp207,32 miliar.

Angka ini meningkat dari dividen tahun lalu sebesar Rp7 per lembar saham atau senilai Rp96,25 miliar di mana dividen tersebut ini telah disetujui oleh pemegang saham dalam RUPST yang diselenggarakan hari ini.

Demikian disampaikan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat konferensi pers BMTR, di MNC Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (27/4/2011).

Selain itu, dalam RUPST juga telah disetujui pengunduran diri Lucas Chow sebagai anggota Dewan Direksi dikarenakan pengunduran dirinya dari MediaCorp Pte Ltd dan Muliawan Pahala Guptha sebagai Direktur dan mengangkat Chang Long Jong sebagai anggota Dewan Direksi yang baru

Dalam RUPST ini juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan 2010 yang telah diaudit dengan pendapatan meningkat 24 persen, EBITDA naik menjadi 85 persen, serta laba bersih meningkat menjadi 89 persen.