Senin, 06 Juni 2011

Bursa Eropa Diperkirakan Dibuka Melemah

Headline
INILAH.COM, London - Saham Eropa diperkirakan akan dibuka melemah pada Senin (6/6) setelah jatuh ke level terendah dalam dua setengah bulan akhir pekan lalu akibat pelemahan data tenaga kerja AS.

Mengutip Reuters, Indeks FTSE 100 dan CAC 40 diperkirakan akan dibuka turun 12 poin, sementara DAX Jerman turun 2 poin. Saham Eropa jatuh pada sesi Jumat malam ketika Yunani mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pembicaraan dengan tim inspeksi dari Uni Eropa/IMF, berpotensi membuka jalan bagi pinjaman baru kepada negara-negara yang terutang dan reli saham memicu pemulihan di Yunani.

Di Asia, Australia dan Jepang saham melemah didera kekhawatiran pelemahan data pekerja AS yang mendorong investor untuk mengambil sikap defensif. Euro yang sebelumnya mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari empat minggu pada $ 1,4656 per dolar AS tergelincir ke posisi terendah terbaru dalam satu bulan terhadap pada Senin.

Mata uang tunggal euro ini tertolong oleh berita bahwa Yunani yang akan menerima bantuan, sedangkan indeks dolar turun menjadi 73,71, terendah tsejak 5 Mei.

Dalam berita politik, Kanselir Jerman Angela Merkel akan memulai tur dua hari ke Amerika Serikat pada hari Senin. Dia akan menghadiri makan malam yang diselenggarakan oleh Presiden Obama di Washington pukul 19.00 waktu setempat. Pjs kepala IMF John Lipsky tiba di London pada hari Senin untuk kunjungan dua hari, sebelum pergi ke Tokyo dan Cina pada tanggal 8-10 Juni.

Mantan Ketua IMF Dominique Strauss Kahn akan kembali ke pengadilan pada Senin atas tuduhan terkait dengan tuduhan penyerangan di sebuah kamar hotel di New York pada tanggal 14 Mei. Di Portugal, pemimpin Sosialis Jose Socrates pada Minggu malam mengumumkan bahwa ia akan segera mengundurkan diri sebagai ketua partai setelah Pedro Passos Coelho dari Sosial Demokrat memenangkan pemilihan dengan 38,6 persen menjadi 28,1 persen suara Sosialis.

Coelho bersumpah untuk memastikan bahwa Portugal akan menghormati persyaratan bailout dari Uni Eropa. Data PPI Uni Eropa untuk bulan April akan dirilis pukul 10:00 waktu London pada hari Senin dan angka April produksi industri untuk Spanyolkeluar pada jam 8:00.

Rilis perusahaan utama termasuk jumlah lalu lintas udara di Berlin untuk Mei keluar pada pukul 07:00. Juga pada Senin, IG Group merilis data perdagangan kuartal keempat dalam hubungannya dengan raksasa asuransi Prudential. Di AS, CEO Apple Steve Jobs akan memperkenalkan iCloud pada konferensi tahunan perusahaan untuk pengembang perangkat lunak.

Fitch berikan peringkat B+ untuk obligasi jangka panjang LPKR

Fitch berikan peringkat B+ untuk obligasi jangka panjang LPKR
JAKARTA. Fitch Ratings kembali menegaskan peringkat B+, dengan outlook stabil untuk surat utang jangka panjang PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang berdenominasi rupiah dan dollar AS.

Lembaga pemeringkat itu juga sekaligus menaikkan peringkat nasional jangka panjang LPKR dari BBB+ menjadi A, dengan outlook stabil.

Direktur Keuangan LPKR Roberto Feliciano menyebut, peringkat tersebut sebagai refleksi peningkatan yang kuat pada porsi pendapatan recurring, dan likuiditas perusahaan yang baik. Laba dari sektor healthcare, hospitality, infastruktur, dan asset management telah mengurangi volatilitas dalam pengembangan properti, dan kini menyumbang 50% dari laba perseroan.

"Kami ada di posisi yang kuat untuk mengejar pertumbuhan transformasional pada aktivitas utama perseroan, yaitu residential/township, hospital, ritel/mall, dan asset management," ujarnya, dalam keterbukaan informasi BEI, hari ini.

Adapun, selama kuartal pertama tahun ini, LPKR sudah membukukan pendapatan senilai Rp 882 miliar, dan laba bersih sejumlah Rp 136 miliar. Pencapaian ini didukung kuatnya pendapatan dari penjualan rumah dan sektor konsumsi atau ritel.

Sesi I, indeks masih tergerus 0,34%

JAKARTA. Pada penutupan siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terlihat melempem. Pada pukul 12.00, indeks tercatat turun 0,34% menjadi 3.831,036.

Mayoritas sektor memerah, di mana sektor dengan penurunan paling besar dialami sektor infrastruktur sebesar 1,20%. Sedangkan sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor industri lain-lain sebesar 0,7%.

Jumlah saham yang ditransaksikan melorot sebanyak 135 saham. Sementara, 68 saham ditransaksikan naik dan 84 saham lainnya tak bergerak. Volume transaksi melibatkan 2,415 miliar saham senilai Rp 1,347 triliun.

Saham-saham yang menghuni top losers antara lain: PT Pioneerindo Gourmet (PTSP) yang turun 16,67% menjadi Rp 500, PT Equity Development (GSMF) turun 9,57% menjadi Rp 85, dan PT Bank Ekonomi Raharja (BAEK) turun 6,59% menjadi Rp 1.700.

Sedangkan saham penghuni top gainers diantaranya: PT Cahaya Kalbar (CEKA) naik 9,52% menjadi Rp 1.150, PT Wicaksana Overseas (WICO) naik 9,33% menjadi Rp 82, dan PT Kokoh Inti Arebama (KOIN) naik 7,55% menjadi Rp 285.

Tiga Sektor Saham 'Oversold' Untuk Sesi Dua

Headline
INILAH.COM, Jakarta- Koreksi saham siang ini diperkirakan tidak berlangsung lama. IHSG akan segera menguat didukung saham sektor perkebunan, tambang dan perbankan yang sudah jenuh jual.

Head of Researh Valbury Asia Securities Alfiansyah memperkirakan, pergerakan indeks saham domestik hingga penutupan sore nanti akan variatif cenderung menguat (mixed to higher). “Indeks akan bergerak dalam kisaran support 3.820 dan 3.847 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (6/6).

Menurut Alfiansyah, variatifnya pergerakan market hari ini dipicu oleh negatifnya sentimen market regional dan global. Pasalnya, rilis data tenaga kerja AS mengecewakan pasar. Sektor swasta AS (non-farm payrolls) hanya menambah 54 ribu pekerjaan pada Mei atau jauh lebih rendah dibandingkan estimasi 150 ribu dan revisi turun data April menjadi 232 ribu.

Begitu juga dengan tingkat pengangguran yang justru naik ke level 9,1% pada Mei 2011 dari 9% pada bulan sebelumnya. “Jadi memang sejauh ini, dominasi pergerakan bursa regional dan global sangat menentukan laju IHSG,” ujarnya.

Sementara itu, imbuhnya, rilis data ekonomi di dalam negeri, sulit mengimbangi negatifnya sentimen global. Meski begitu, Alfiansyah optimistis hingga penutupan indeks berpeluang berada di jalur hijau.

Sebab, pasar mengantisipasi pengumuman BI rate oleh Bank Indonesia pekan ini setelah inflasi Mei berada di level 0,12% (month on month). Karena itu, inflasi year on year 5,98% berada dalam stabilitas yang terjaga. Inflasi year to date-nya pun masih terjaga di level 0,51%.

Karena itu, lanjut Alfiansyah, BI rate yang bakal diumumkan Kamis (9/6) ini, berpeluang dipertahankan di level 6,75%. “Pasar melihat, suku bunga acuan masih dalam posisi yang terjaga sehingga berpengaruh positif ke market,” tandasnya.

Adapun sektor saham yang berpeluang jadi penggerak indeks hari ini adalah perkebunan, pertambangan metal dan logam dan saham-saham di sektor perbankan. “Beberapa saham di sektor tersebut sudah oversold, sehingga secara teknikal berpeluang melaju positif dan bisa membawa indeks ke teritori positif. Paling tidak, bisa menahan tekanan dari laju bursa regional dan global,” imbuh Alfiansyah.

Saham-saham pilihannya PT Bakrie Sumatera Plantation (UNSP), PT Sampoerna Agro (SGRO), PT Antam (ANTM), PT Timah (TINS), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan PT Bank Mandiri (BMRI). “Saya rekomendasikan selective buying saham-saham tersebut dengan pola buy on weakness untuk trading jangka pendek,” imbuhnya. [ast]

Lokal Minggir, IHSG Sesi I Ditutup Turun 0,33%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Masih terimbas global, IHSG pada perdagangan sesi I Senin (6/6) ditutup melemah 0,33% ke level 3.831,32 atau sama dengan pada pembukaan pagi tadi.

Mengutip Reuters, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pengusaha mempekerjakan 54.000 pekerja pada bulan Mei, pertumbuhan lapangan kerja bulanan terendah sejak September 2010, jauh di bawah perkiraan ekonom dari peningkatan 150.000. Pengangguran naik menjadi 9,1 persen dari 9 persen pada bulan April.

Anehnya, kondisi tersebut malah membuat investor lokal keluar dari pasar sekaligus menjadi penekan pasar siang ini. Sebaliknya, investor asing malah masuk ke pasar dengan mencatatkan net foreign buy sebesar Rp18,03 miliar. Sebanyak 143 saham tercatat turun, 90 saham stagnan dan 72 saham naik.

Volume perdagangan sebanyak 1,72 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,09 triliun. Indeks LQ45 turun 0,46% ke level 681,33, sedang JII turun 0,15% ke level 531,37.

Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah AALI turun 0,83%, TPIA turun 4,7%, PGAS turun 3,06%, BAEK turun 6,59%, ISAT turun 1,9%, dan BBRI turun 1,53%.

Sesi I Perdagangan Lesu, IHSG Terkoreksi 12 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 12 poin di tengah transaksi yang cukup sepi setelah libur panjang akhir pekan lalu. Saham-saham infrastruktur dan finansial menjadi pemberat bursa.

Mengawali perdagangan awal pekan pagi tadi, IHSG dibuka melemah14,520 poin (0,37%) ke level 3.829,500. Memerahnya bursa-bursa Asia juga turut menyeret IHSG ke teritori negatif.

Zona merah menjadi tempat favorit IHSG pada perdagangan hari ini. Sepanjang perdagangan, indeks tertekan maraknya sentimen negatif dan bahkan sempat menyentuh level terendahnya di 3.825,078.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (6/6/2011), IHSG terkoreksi 12,984 poin (0,34%) ke level 3.831,036. Sementara Indeks LQ 45 melemah 3,178 poin (0,47%) ke level 681,326.

Sentimen negatif masih marak berhembus, antara lain dipangkas kembalinya rating surat hutang AS oleh Moodys, dan potensi gagal bayar utang Yunani. Dua sentimen itu berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

Indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Pelemahan dipimpin saham-saham berbasis infrastruktur dan finansial yang terkena tekanan jual.

Sementara beberapa indeks sektoral masih mampu menanjak. Penguatan terbanyak diraih oleh indeks sektor aneka industri diikuti oleh sektor tambang.

Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 41.713 kali pada volume 2,415 miliar lembar saham senilai Rp 1,347 triliun. Sebanyak 72 saham naik, 143 saham turun, dan 90 saham stagnan.

Bursa Jepang memimpin pelemahan bursa-bursa di Asia setelah saham-saham unggulannya, seperti Tokyo Electric Power, Sony, Sharp dan Toyota Motor yang terkoreksi cukup dalam. Sementara aktivitas perdagangan di bursa China, Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan dan New Zealand libur.

Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 melemah 62,03 poin (0,65%) ke level 9.430,18.
  • Indeks Straits Times turun 15,40 poin (0,49%) ke level 3.130,27.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 45.500, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 ke Rp 59.400, Bayan (BYAN) naik Rp 350 ke Rp 18.500, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 200 ke Rp 46.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 23.650, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 200 ke Rp 4.050, Gas Negara (PGAS) turun Rp 125 ke Rp 3.950, dan Bank Ekonomi (BAEK) turun Rp 120 ke Rp 1.700.

Lippo Karawaci Raih Peringkat B+

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Fitch Ratings (Fitch) menetapakn peringkat PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) untuk Long-Term Foreign dan Local Currency Issuer Default (IDRs) di level ‘B+’ dan menaikkan peringkat Nasional Jangka Panjang dari 'BBB+(idn)' menjadi 'A(idn)', dengan outlook ‘Stabil’.

“Pada saat yang bersamaan, Fitch menetapkan peringkat senior unsecured LPKR ‘B+’. Fitch juga menyatakan peringkat untuk obligasi US$395 juta yang jatuh tempo 2015 yang dikeluarkan oleh Sigma Capital Pte. Ltd. dan dijamin oleh LPKR adalah ‘B+’ dengan peringkat recovery ‘RR4’.

Peringkat tersebut merefleksikan posisi LPKR sebagai salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia, peningkatan porsi recurring revenue yang kuat dan likuiditas yang baik. Laba dari healthcare, hospitality and infrastructure, dan asset management telah mengurangi volatilitas dalam pengembangan properti dan saat ini adalah 50% dari laba LPKR, meskipun total pendapatan LPKR meningkat lebih dari 50% sejak 2007. Kekuatan ini juga mendorong peningkatan peringkat Nasional.” seperti dikutip dari pengumuman Fitch Ratings tanggal 1 Juni 2011.

Roberto Feliciano, Direktur Keuangan LPKR menyatakan senang bahwa Fitch menyatakan dan menegaskan kembali peringkat ‘B+’ untuk LPKR dengan outlook ‘stabil’. LPKR terus menetapkan tolok ukur baru bagi perusahaan-perusahaan properti lainnya di Indonesia. LPKR ada di posisi yang kuat untuk mengejar pertumbuhan transformasional pada aktivitas utama Perseroan yaitu Residential/Township, Hospitals, Retail Malls dan Asset Management.”

LPKR belum lama ini mengumumkan hasil kuartal I yang berakhir 31 Maret 2011, Pendapatan dan Laba Bersih masing-masing Rp882 miliar dan Rp136 miliar didukung oleh penjualan rumah yang kuat sebagai hasil dari peningkatan pendapatan masyarakat kelas menengah Indonesia yang memicu peningkatan permintaan yang lebih besar bagi pemilikan rumah dan peningkatan konsumsi.

Recurring Income LPKR terus meningkat dan tumbuh 20% menjadi Rp471 miliar dan merupakan 53,4% dari total Pendapatan Perseroan di kuartal I.

LPKR berada di garis depan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang belum pernah terjadi sebelumnya yang ditandai dengan kenaikan PDB sebesar 6% per tahun dalam 5 tahun terakhir, penurunan angka pengangguran, kenaikan tingkat upah dan peningkatan arus urbanisasi.

Hal ini tercermin melalui hasil kinerja yang kuat dari seluruh unit usaha strategis Perseroan. Pendapatan per kapita yang melebihi US$3.000 sangat mendorong penjualan Residential/Township, belum terpenuhinya permintaan akan layanan kesehatan yang berkualitas terus mendorong pertumbuhan Divisi Hospitals dan juga kegiatan operasional retail malls milik Perseroan.

Unit-unit Usaha LPKR terdiri dari Residential/Township, Retail Malls, Hospitals, Hotels and Asset Management.

LPKR tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar senilai Rp14,7 triliun atau US$1,7 miliar.

Perebutan 7% Saham 'Kunci' Newmont

Jakarta - Divestasi terakhir 7% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) kini masih memicu perselisihan, meski pemerintah pusat sudah resmi membelinya. Perselisihan itu rupanya timbul karena divestasi terakhir itu akan menjadi saham 'kunci' yang akan mengubah total komposisi kepemilikan saham NNT.

Sebelum divestasi 7% saham, komposisi kepemilikan saham NNT adalah Group Newmont sebesar 34,6%, Group Sumitomo sebesar 21,4%, Pukuafu Group sebesar 20%, dan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) sebesar 24%.

Jika saja MDB yang merupakan konsorsium 3 Pemda dan anak usaha Bakrie, Multicapital mendapatkan 7% sisa jatah divestasi, maka MDB akan menguasai 31% atau mayoritas di PT NNT. Lain halnya jika Pukuafu yang mengambil alih, maka struktur kepemilikan menjadi seimbang.

Dengan menjadi mayoritas di NNT, tentu saja si pemegang saham bakal mendapatkan keuntungan yang sangat menggiurkan. Seperti diketahui, NNT merupakan tambang emas dan tembaga terbesar kedua (dari sisi produksi) di Indonesia dan Asia. Kontribusi pendapatan NNT ke pemerintah Indonesia sejak awal beroperasi hingga saat ini yang meliputi pajak, royalti, retribusi dll telah mencapai Rp 21,7 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan NNT per 30 September 2010, NNT meraup laba bersih sebesar US$ 838,8 juta atau sekitar Rp 7,5 triliun, dengan pendapatan US$ 1,255 miliar. NNT juga sama sekali tidak memiliki utang, sehingga diperkirakan memiliki kapasitas pendanaan utang sekitar US$ 5 miliar.

Selain itu, ada potensi pertumbuhan melalui penambahan cadangan dan pengembangan dari Blok Elang dan Blok Rinti. Blok Elang diketahui memiliki potensi cadangan mineral yang lebih besar dari Batu Hijau.

"Dengan kondisi PT NNT yang merupakan aset strategis tersebut, cukup banyak investor yang berminat untuk memiliki kepemilikan saham divestasi sebesar 7% dikarenakan adanya potensi yang akan menyebabkan perubahan komposisi pemegang saham secara signifikan," demikian tertulis dalam kajian pertimbangan pemerintah pusat untuk membeli saham Newmont yang diperoleh detikFinance, Senin (6/6/2011).

Atas dasar prospek NNT yang sangat cerah tersebut, pemerintah pusat melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akhirnya memutuskan untuk membeli sisa divestasi sebesar 7%. PIP membeli 7% saham Newmont dengan harga US$ 246,8 juta. Pembelian saham oleh pemerintah pusat itupula yang akhirnya memicu konflik antara Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Komisi XI DPR RI.

Dan permasalah seputar divestasi ini juga muncul karena ternyata 24% saham milik Pemda yang dimiliki bersama konsorsium MDB ternyata digadaikan ke Credit Suisse Singapore (CSS). Karena digadaikan itu pula, Pemda yang seharusnya menerima dividen, hingga saat ini belum menerima sepeser pun dividen. Dana sebesar Rp 80 miliar yang diharapkan masuk ke kas Pemkab Sumbawa Barat pun nihil.

"Awalnya kami kan dijanjikan dividen, tapi ternyata dividennya digunakan untuk membayarkan utang pembelian saham Newmont ke Credit Suisse. Ini penjarahan," kata Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Sahril Amin kepada detikFinance, Senin (6/6/2011).

Seperti diketahui, Pemda NTB Pemkab Sumbawa, Pemkab Sumbawa Barat membentuk BUMD yakni PT DMB untuk memiliki saham Newmont. PT DMB selanjutnya bergabung dengan Multicapital membentuk konsorium Multi Daerah Bersaing (MDB). Multicapital sendiri merupakan salah satu unit usaha Bakrie Group, lewat PT Bumi Resources Mineral.

Sesuai kontrak karya, pemegang saham asing Newmont diwajibkan mendivestasikan 51% saham asingnya yang berjumlah 80% itu ke pihak nasional dengan jadwal paling akhir seharusnya Maret 2010. Sebanyak 20% sudah dikuasai nasional melalui Pukuafu, sehingga Newmont mesti mendivestasikan 31% sisanya. Jadwal divestasi 31% saham Newmont sesuai kontrak karya adalah 3% Maret 2006, 7% Maret 2007, 7% Maret 2008, 7% Maret 2009, dan 7% di Maret 2010.
(qom/dnl)

Saham Tokyo Electric jatuh ke rekor terendah, indeks Nikkei melempem

Saham Tokyo Electric jatuh ke rekor terendah, indeks Nikkei melempem
TOKYO. Sudah tiga hari belakangan, mayoritas saham di bursa Tokyo melorot. Data negatif mengenai pertumbuhan lapangan kerja di AS memicu kecemasan akan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, saham Tokyo Electric Power Co juga anjlok ke rekor terendah.

Melorotnya saham Tokyo Electric sebesar 22% terjadi setelah harian Asahi menuliskan pernyataan Tokyo Stock Exchange President Atsushi Saito yang mengatakan kalau utilitas perusahaan harus dilikuidasi.

Sementara itu, sejumlah saham lain yang turut mempengaruhi pergerakan bursa Asia diantaranya Mitsubishi UFJ Financial Group Inc yang melorot 2,7% dan Sony Corp yang anjlok 2,1%.

"Situasi lapangan kerja AS saat ini cukup mencemaskan. Perlambatan ekonomi AS menunjukkan kurangnya tingkat likuiditas di pasar," kata Kenichi Hirano, general manager and strategist Tachibana Securities di Tokyo.

Catatan saja, pada pukul 12.34 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average jatuh 0,8% menjadi 9.413,41. Sedangkan indeks Topix anjlok 0,8% menjadi 810,22.

IHSG 4.000? Tidak Perlu Konfirmasi

INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan secara optimistis diperkirakan akan melesat ke level 4.000. Kendati ada beberapa koreksi dan sentimen negatif, pelaku pasar dinilai tidak perlu menunggu konfirmasi.

Hal ini diungkapkan Yuganur Wijanarko, periset senior HD Capital pada Senin (6/6). Menurutnya, IHSG akan segera menuju level 4.000. Sedangkan secara fundamental, seharusnya IHSG diperdagankan di level 4.200 dengan asumsi PER 2011 sebesar 16 kali.

Meskipun analis teknikal yang berbasis di Zurich, Swiss berpendapat bahwa menurut Elliot Wave, IHSG akan mengalami koreksi besar sebelum menguat lebih lanjut, Yuga menilai hal itu tidak akan terjadi. “Investor tidak perlu menunggu koreksi ke level 3.700,” ujarnya.

Salah satu sentimen positif yang mendongkrak pasar adalah data inflasi terkendali akibat menguatnya rupiah dibawah 9.000 per dolar AS. Hal ini akan mendorong BI rate bertahan untuk Juni ini, sehingga pertumbuhan ekonomi akan sesuai target.

Selain beberapa katalis lain seperti pengesahan peraturan akuisisi tanah oleh pemerintah, valuasi saham yang menjadi menarik pascalaporan keuangan kuartal pertama 2011 dan upgrade rating Indonesia ke investment grade yang dapat memperbaiki akses korporasi Indonesia kepada pinjaman luar negeri (terutama Bakrie grup).

“Semua sentimen ini dapat mendorong IHSG menembus angka 4.000 pada Juni ini,” katanya. [ast]

Spekulasi bailout Yunani bikin euro perkasa ke level tertinggi dalam sebulan

Spekulasi bailout Yunani bikin euro perkasa ke level tertinggi dalam sebulan
SINGAPURA. Pergerakan euro perkasa ke level tertinggi dalam sebulan terakhir versus dollar. Penguatan euro terjadi akibat prospek positif Uni Eropa yang diprediksi akan memberikan paket bantuan bailout baru untuk Yunani. Hal itu secara otomatis meredakan kecemasan akan krisis utang di Eropa.

"Poin utamanya adalah Yunani. Kami memprediksi Yunani bisa keluar dari krisis utang dalam jangka pendek," jelas Kurt Magnus, executive director of currency sales Nomura Holdings Inc di Sydney.

Pagi tadi, euro menguat ke posisi US$ 1,4658 yang merupakan level paling perkasa sejak 5 Mei lalu. Pada pukul 12.20, euro ditransaksikan di posisi US$ 1,4639 di Tokyo dari US$ 1,4635 di New York pada 3 Juni lalu. Jika berhadapan dengan yen, nilai tukar euro berada di level 117,51 dari 117,48.

Sementara itu, dollar berada di level 80,27 yen dari 80,34 yen pada minggu lalu.

BNI Raih Pinjaman US$50 Juta dari Bank AS

Medium
INILAH.COM, Denpasar - PT BNI Tbk menandatangani perjanjian kerjasama bilateral loan senilai US$50 juta dengan Wells Fargo Bank N.A.

Fasilitas pinjaman dengan tenor 2 tahun ini akan digunakan untuk memperkuat likuiditas valas BNI serta memperbaiki komposisi pendanaan jangka pendek dan jangka panjang. Secara khusus, fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan aset seperti trade finance atau aset lainnya dengan tenor yang setara di BNI Cabang London, sekaligus memenuhi regulasi Financial Service Autority (FSA) di Inggris, terkait likuiditas.

Kerjasama fasilitas bilateral loan ini ditandai penandatanganan kerjasama antara Adi Setianto, Direktur Tresuri dan Financial Intitution BNI, dengan Jones Castro, Jr, Executive Vice President - Regional Manager South East Asia & India Wells Fargo Bank N.A, di Denpasar (6/6).

Menurut Adi, diperolehnya fasilitas bilateral loan ini merupakan kesempatan bagi BNI untuk meningkatkan dan mendukung ekspansi bisnis internasional yang dilakukan melalui kantor cabang luar negeri. “Selain itu, kerjasama dengan Wells Fargo Bank N.A. ini juga menunjukkan kepercayaan lembaga internasional terhadap reputasi dan kredibilitas BNI, serta kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia,” kata Adi dalam siaran pers perseroan Senin (6/6).

Wells Fargo Bank N.A. merupakan salah satu dari 4 bank terbesar dari sisi asset dan 2 bank terbesar dari sisi kapiltalisasi pasar di AS.

Saham Batu Bara Menarik Sesuai Karakteristiknya

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Semua saham batu bara dinilai menarik sesuai karakteristik dan pangsa pasarnya. Sebab, permintaan batu bara terus meningkat baik dari dalam maupun luar negeri. Bagaimana strategi tradingnya?

Pengamat pasar modal dari Capital Bridge Indonesia Aji Martono menyebutkan saham prospektif seperti PT Adaro Energy (ADRO), PT Indo Tambang Raya (ITMG), PT Harum Energy (HRUM), PT Bumi Resources (BUMI), PT Tambang Bukit Asam (PTBA) dan PT Borneo Lumbung Energi (BORN).

Menurutnya, saham-saham tersebut memiliki karakteristiknya dan pangsa pasarnya sendiri. Permintaan batu bara juga terus meningkat baik dari luar maupun dalam negeri. “Karena itu, pada perdagangan pekan ini bahkan mungkin hingga akhir tahun, saham-saham di sektor batu bara akan menjadi rujukan untuk mengakumulasi sebagai ajang spekulasi,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (6/6).

Dia mencontohkan, ADRO yang secara fundamental memiliki kekuatan lokalnya dengan kalori batu bara yang tidak terlalu tinggi. Lalu secara teknikal, setelah menguat kemudian terkoreksi ke level Rp2.200 dan sekarang sudah bergerak ke level Rp2.450.

Pekan lalu, lanjut Aji, terjadi profit taking di saham BORN sehingga saham ini melemah ke level Rp1.400-an. Tapi, sekarang sudah kembali naik ke level Rp1.520. “Artinya, setelah koreksi, saham ini lajunya sudah kembali stabil di level penguatan,” paparnya.

Sementara itu, saham BUMI, yang sempat mencapai level tertinggi Rp3.625, terkoreksi ke level terendahnya Rp3.275 dan kembali merangkak naik ke level Rp3.350-3.375. PTBA yang sempat terkoreksi ke level Rp19.000, sekarang sudah kembali ke level Rp20.000-21.000-an. “Secara perlahan saham ini sudah mengalami kenaikan,” tuturnya.

Begitu juga dengan HRUM yang sulit melemah atau pecah level Rp9.000 ke bawah. Saham ini sangat menarik di level Rp9.100-an. HRUM teredah sempat ‘dicolek-colek’ di level Rp8.950 dan kemudian diakumulasi sehingga harganya naik ke level Rp9.050-9.150 dan terakhir di level Rp9.250. “Karena itu, masih terbuka peluang dengan akumulasi bertahap ke level Rp9.700,” ujarnya.

Jika melihat performance saham-saham batu bara, investor tampaknya harus bermain jangka pendek. Pasalnya, jika terjadi koreksi terhadap market, saham-saham batu bara akan dilirik untuk mendapatkan level support saham-saham tersebut. “Tapi, jika market mengalami kenaikan dan didukung penguatan harga komoditas yang juga mendorong kenaikan saham-saham di sektor batu bara, akan memicu aksi profit taking,” ungkap Aji.

Saat ini, lanjut Aji, orang lebih merujuk pada pergerakan Hang Seng dan Nikkei. Jika dibuka negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) pun akan melemah. Pelemahan tersebut juga didukung oleh koreksi di sektor saham-saham pertambangan energi tak terkecuali batu bara.

“Karena itu, investor lebih baik melakukan pembelian jangka pendek di sektor batu bara yang mengalami penurunan baik di PTBA, ITMG, HRUM, BUMI, ADRO, maupun BORN,” timpalnya.

Tapi, kalaupun saham-saham tesebut mengalami penguatan, kenaikannya akan tipis. Karena itu, investor harus bersiap-siap dengan pergerakan range trading (bergerak sempit dalam kisarannya). “Padahal, investor lebih suka saham-saham yang koreksi tajam dengan volume yang terkendali,” tutur Aji.

Karena itu, ditegaskan Aji, investor akan melakukan analisis risiko. Jika volume penjualan sudah cukup besar, sedangkan bidder-nya sudah habis, investor menunggu kemungkinan penurunan pada saham ini bisa terjadi di hari selanjutnya.

Di atas semua itu, Aji menyarankan, bagi yang belum punya posisi lebih baik melirik pergerakan saham-saham tersebut apabila terkoreksi untuk melakukan akumulasi. Tapi, jika mengalami pergerakan yang cukup signifikan, lebih baik melakukan profit taking.

Artinya, lanjut Aji, selama market mengalami koreksi, pelaku pasar bisa terus mengakumulasi untuk jangka pendek. “Sebab, koreksi yang terjadi bisa menurunkan capital gain dari nilai investasi, jika tidak segera direalisasikan,” imbuhnya. [mdr]

Ringgit Malaysia dan dollar Singapura memimpin penguatan mata uang Asia pagi

Ringgit Malaysia dan dollar Singapura memimpin penguatan mata uang Asia pagi
BANGKOK. Mata uang Asia mengalami penguatan pagi ini, dengan ringgit Malaysia dan dollar Singapura yang memimpin keperkasaan. Di pasar mata uang beredar spekulasi, kalau the Federal Reserve bakal kembali menggelontorkan dana tambahan ke sistem perekonomian setelah data ekonomi AS yang dirilis minggu lalu menunjukkan perlambatan ekonomi.

"Pasar berpendapat the Fed harus menggelontorkan kembali quantitative easing. Kondisi itu secara umum mendorong pasar mata uang Asia. Selain itu, ekonomi AS dan global masih menunjukkan tren melemah. Sementara, dalam jangka menengah, Asia masih menunjukkan sinyal positif," urai Thomas Harr, head of Asian foreign-exchange strategy Standard Chartered Plc di Singapura.

Catatan saja, pada pukul 10.46 waktu Kuala Lumpur, ringgit menguat 0,4% menjadi 2,9995 per dollar. Sementara, dollar Singapura menguat 0,4% menjadi S$ 1,2288 dan baht Thailand menguat 0,2% menjadi 30,26.

Sedangkan Asia Dollar Index naik ke posisi 118,76, yang merupakan level tertinggi sejak 11 Mei lalu.

Kekhawatiran atas Eropa mereda, rupiah melesat ke level terkuat tujuh tahun

Kekhawatiran atas Eropa mereda, rupiah melesat ke level terkuat tujuh tahun
JAKARTA. Rupiah menunjukkan keperkasaannya di awal pekan ini dengan melesat ke level terkuatnya dalam tujuh tahun terakhir. Mata uang Garuda ini diperdagangkan menguat 0,2% ke Rp 8.508 per dollar AS, pada pukul 9.22 di Jakarta. Ini level terkuatnya sejak Maret 2004.

Oto rupiah menguat seiring optimisme bahwa pejabat Uni Eropa akan menyiapkan dana bantuan baru untuk Yunani. Hal ini memadamkan kekhawatiran krisis utang zona Euro akan bertahan, dan permintaan atas dollar AS pun teredam.

Uni Eropa dan pejabat Dana Moneter Internasional (IMF) setuju mengucurkan sejumlah bantuan tahap kelima kelima dari total bailout yang sudah disepakati tahun lalu senilai 110 miliar-euro atau setara US$ 161 miliar. Selain itu, ketua grup menteri keuangan kawasan Euro Jean-Claude Juncker, dan Komisaris Ekonomi dan Moneter Uni Eropa dijadwalkan bertemu di Perancis, hari ini.

Kepala Treasury PT Resona Perdania Lindawati Susanto menyebut, ada indikasi Yunani akan mendapat bantuan dari Uni Eropa, dan dapat mengakhiri krisis utang. "Sentimen risiko sudah kembali. Dari dalam negeri, inflasi dapat dikelola dan bank sentral diekspektasikan menahan tingkat suku bunganya minggu ini," ujarnya.

Bank Indonesia akan bertemu pada 9 Juni untuk meninjau suku bunga acuan. Inflasi melambat selama empat bulan hingga Mei lalu. Adapun, Departemen Keuangan merencanakan lelang surat utang senilai Rp 5 triliun, besok.

BTN Tawarkan Obligasi Rp2 Triliun

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menawarkan obligasi XV tahun 2011 sebanyak-banyaknya Rp2 triliun.

Obligasi ini berjangka waktu 10 tahun dengan tingkat bunga tetap. Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan. Demikian seperti dikutip dari prospektus singkat yang diterbitkan Senin (6/6).

Rencana penggunaan dana untuk sumber pembiayaan kredit. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat AA dengan stable outlook. Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi PT Bahana Securities, PT CIMB Securities Indonesia, dan PT Danareksa Sekuritas. Adapun yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Mega Tbk. [cms]

Adapun jadwal sementara penawaran obligasi perkiraan masa bookbuilding 7-14 Juni 2011, tanggal efektif 20 Juni, masa penawaran 22-23 Juni, penjatahan 24 Juni 2011, pembayaran pada 27 Juni 2011, distribusi secara elektronik pada 28 Juni 2011 dan pencatatan di BEI pada 30 Juni 2011.

Rumor Asiariver mendorong saham DGIK ke level tertinggi dalam enam minggu

JAKARTA. Saham PT Duta Graha Indah (DGIK) dilanda aksi beli pagi ini. Kondisi itu membuat emiten berkode saham DGIK ini melonjak ke level tertinggi dalam enam minggu terakhir.

Pada pukul 10.09, saham DGIK naik 1,67% menjadi Rp 122. Sebelumnya, saham ini sempat bertengger di level Rp 123 atau melonjak 2,5%. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 20 April lalu.

Aksi beli yang melanda DGIK seiring dengan rencana aksi korporasi perusahaan. Kabar yang beredar di pasar saham menyebutkan, Asiariver Advisors Pte Ltd berencana membeli 20% saham DGIK pada kisaran harga Rp 120 hingga Rp 150 per saham.

Bank NTT bakal terbitkan obligasi senilai Rp 500 miliar

JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menerbitkan obligasi perdana dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 500 miliar.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan perseroan, Senin (6/6), masa penawaran awal akan dilakukan pada 7 Juni hingga 17 Juni 2011. Tanggal efektif pada 24 Juni 2011 dengan masa penawaran 28 Juni - 30 Juni 2011.

Obligasi bernama obligasi I Bank NTT tahun 2011 ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebanyak tiga seri. Seri A berjangka waktu tiga tahun, Seri B berjangka waktu lima tahun, dan seri C berjangka waktu 7 tahun.

Penjamin pelaksana emisi adalah PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas. Bank NTT berencana menggunakan dana perolehan obligasi untuk ekspansi kredit perseroan.

Awal pekan, indeks tergelincir ke zona merah

Awal pekan, indeks tergelincir ke zona merah
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi sinyal negatif di awal pekan ini. Senin (6/6) pukul 09.40, IHSG terperosok sedalam 0,42% menuju posisi pembukaan 3.827,78.

Semua sektor yang berada di zona saham tergelincir ke zona merah. Koreksi paling signifikan terjadi pada sektor aneka industri dan manufaktur, masing-masing pelemahannya 0,62% dan 0,54%.

Sebanyak 51 saham melemah dan 16 lainnya menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini. Sementara 74 saham sisanya yang berada di bursa saham masih belum meninggalkan harga penutupan akhir pekan lalu.

Saham-saham yang menduduki posisi top losers antara lain PT Sat Nusapersada tbk (PTSN) yang turun 10,47% ke Rp 77, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) yang turun 7,04% ke Rp 66, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang turun 3,53% ke Rp 4.100.

Sedangkan saham-saham yang masih bisa bertahan di posisi teratas top gainers antara lain PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) yang naik 6,38% ke Rp 150, PT Indo Rama Synthetics Tbk (INDR) yang naik 4,48% ke Rp 3.500, dan PT Kokoh Inti Arebama Tbk (KOIN) yang naik 3,77% ke Rp 275.

IHSG Senin (6/6) Dibuka Turun 0,33%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Terimbas Global, IHSG pada perdagangan Senin (6/6) pagi dibuka melemah 0,33% ke level 3.831,32.

Mengutip Reuters, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pengusaha mempekerjakan 54.000 pekerja pada bulan Mei, pertumbuhan lapangan kerja bulanan terendah sejak September 2010, jauh di bawah perkiraan ekonom dari peningkatan 150.000. Pengangguran naik menjadi 9,1 persen dari 9 persen pada bulan April.

Investor asing tercatat lebih banyak menjual sahamnya di pasar pagi ini dengan net foreign sell sebesar Rp7,89 miliar. Sebanyak 14 saham tercatat turun, 11 saham stagnan dan belum ada saham yang naik.

Volume perdagangan sebanyak 47,89 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp35,4 miliar. Indeks LQ45 dibuka turun 0,47% ke level 681,24, sedang JII turun 0,33% ke level 530,46.

Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah ASII turun 0,59%, GGRM turun 0,44%, UNTR turun 0,65%, BBRI turun 1,53%, BBCA turun 0,69%, dan BMRI turun 0,7%.