Kamis, 14 April 2011

Cek, tiga bluechips paling banyak dilepas asing di sesi pertama!




Date : Apr 14 2011, 13:17
Title : News Story
Header : Cek, tiga bluechips paling banyak dilepas asing di sesi pertama!


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Aksi asing melepas saham bluechips menyebabkan IHSG tumbang di
sesi pertama, hari ini. Adapun, tiga saham utama yang menyeret jatuh indeks
yaitu, saham Astra International Tbk (ASII) yang tumbang 1,87%, Bank Mandiri
Tbk (BMRI) yang jatuh 1,47%, dan Bank central Asia Tbk (BBCA) yang turun 0,70%.
Data Bloomberg menunjukkan total saham ASII yang ditransaksikan mencapai
3,25 juta saham. Adapun, tiga broker asing terbanyak melepas saham ini, yaitu
Kim Eng Securities senilai Rp 39,95 miliar, Macquaire Capital Rp 34,74 miliar,
dan Merrill Lynch Indonesia Rp 32,50 miliar.
Sementara, total saham BMRI yang ditransaksikan sejumlah 11,9 juta saham.
UBS Securities Indonesia menempati prosisi teratas broker penjual saham ini,
yaitu mencapai Rp 22,86 miliar. Diikuti, J.P. Morgan Securities senilai Rp
22,56 miliar, dan Deutsche Securities sebesar Rp 8,39 miliar.
Sementara, jumlah saham BBCA yang ditransaksikan hingga sesi pagi berakhir
yaitu 2,30 juta saham. Tiga broker terbanyak yang menjual saham ini yaitu,
Deutsche Securities senilai Rp 5,14 miliar, Merrill Lynch Indonesia sejumlah Rp
4,15 miliar, dan Bahana Securities mencapai Rp 2,46 miliar.
[ Dupla Kartini ]
KONTAN Thu, 14 Apr 2011 ( 12:48:39 WIB )
=======================================================================================

Ampuh hadapi inflasi, emas bisa melaju ke US$ 1.600 per troi ons

Date : Apr 14 2011, 13:16
Title : News Story
Header : Ampuh hadapi inflasi, emas bisa melaju ke US$ 1.600 per troi ons
Story
=======================================================================================
JAKARTA. Metals consultancy GFMS memprediksi, harga logam mulia yaitu emas
berpotensi ke titik US$ 1.600 per troi ons. Alasannya, karena hasrat investor
terhadap emas masih akan terus menguat.
Hari ini, emas ada di level US$ 1.459,95 per troi ons, turun 0,3% dari
perdagangan sebelumnya. Emas untuk pengiriman Juni di New York Metal Exchange
(NYMEX) naik 0,3% ke 1,459,80 per troi ons.
"Emas masih akan menarik minat investor di kawasan Asia," ujar Ong Yi
Ling, analis Phillip Futures Pte Ltd. Penyebabnya, ancaman nilai inflasi yang
masih akan tinggi dan investor saat ini kekurangan pilihan investasi. "Emas
paling ampuh sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi," ujarnya.
[ Dyah Megasari ]
KONTAN Thu, 14 Apr 2011 ( 12:36:30 WIB )
=======================================================================================

XL Bagi Dividen Rp 107 per Lembar, Total Rp 911 Miliar

Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) membagikan dividen Rp 107 per lembar, atau setara Rp 911,487 miliar. Dividen yang dibagikan setara dengan 31,51 % dari total laba bersih di tahun buku 2010 sebesar Rp 2,89 triliun.

Demikian hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan di Hotel Ritz Calton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (14/4/2011).

Perseroan kali ini membagikan dividen atas prestasi laba yang meningkat 70% dari perolehan laba tahun 2009 sebesar Rp 1,7 Triliun. Sisa laba, sebanyak Rp 100 juta sebagai cadangan umum, dan Rp 1,979 triliun sebagai dana untuk pengembangan usaha perseroan.

Pendapatan anak usaha Axiata Grup ini tercatat Rp 17,458 triliun, di tahun 2010. Bandingkan tahun 2009 hanya sebanyak Rp 13,706 triliun. Laba bersih per saham dasar pun naik menjadi Rp 340 per lembar saham dari sebelumnya Rp 237 per lembar.

Sementara nilai total aset perseroan tercatat menurun tipis menjadi Rp 27,25 Triliun dari sebelumnya di tahun 2009 sebesar Rp 27,38 Triliun

Dalam RUPS, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Yang Berbahagia Dato' Yusof Annuar bin Yaacob sebagai anggota Dewan Komisaris perseroan. Ia efektif mundur per 28 Desember 2010.

Pemegang saham juga menyetujui komisaris baru EXCL, yakni Muhammad Chatib Basri, juga Yasmin Stamboel Wirjawan selaku Komisaris Independen. Untuk jajaran direksi tidak ada perubahan.

RUPSLB juga menyetujui rencana perseroan menerbitkan Saham Insentif tanpa HMETD dalam program insentif jangka panjang 2010-2015.

"Saham Insentif ini akan dibagikan kepada anggota Direksi dan karyawan perserooan untuk jenjang tertentu. Distribusi Saham Insentif dilakukan dalam enam Grant Date," ujar manajemen dalam rilisnya.

Grant Date I, II dan III terbit sebanyak 85,08 juta lembar dengan nilai nominal Rp 100 per lembar, dan harga pelaksanaan Rp 5.600 per saham. Harga merupakan harga rata-rata 25 hari bursa sebelum penyelenggaraan RUPSLB.

XL Axiata Bagi Dividen Rp911,48 Miliar

JAKARTA: Operator seluler terbesar ketiga di Indonesia, PT XL Axiata Tbk membagi dividen sebesar Rp911,48 miliar, atau 31,5% dari laba bersih 2010 yang dibukukan perseroan sebanyak Rp2,89 triliun.
Keputusan itu disahkan melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) XL Axiata yang digelar hari ini. Selain melakukan RUPS, perseroan juga menyelenggarakan RUPS Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui keseluruhan rencana perseroan untuk menerbitkan saham insentif tanpa hak memesan efek terlebih dahulu, guna mendukung program insentif jangka panjang 2010-2015.

Saham insentif itu akan dibagikan kepada anggota direksi dan karyawan perseroan dimana pendistribusiannya berkala dalam enam grant date.

Perseroan menyatakan RUPSLB menyetujui penerbitan saham insentif grant date I, II, dan III, dengan jumlah sebanyak-banyaknya 85.080.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar dan dengan harga pelaksanaan Rp5.600 per lembar.

Pada akhir 2010, XL Axiata meraih laba bersih Rp2,89 triliun atau Rp339,72 per saham, tumbuh 69% dibandingkan dengan Rp1,71 triliun pada tahun sebelumnya. Laba usaha operator itu melonjak 110% menjadi Rp5,16 triliun dibandingkan dengan Rp2,46 triliun,

Pendapatan usaha kotor setelah dikurangi diskon naik 27% menjadi Rp17,46 triliun dibandingkan dengan Rp13,71 triliun. XL Axiata menyiapkan belanja modal Rp5 triliun yang sepertiga untuk layanan data atau 3G dengan sumber dari kas internal perseroan.(mmh)

Lagi, Harga Emas Bergerak Menguat!

SINGAPURA - Harga
emas kembali melanju
tkan penguatannya di tengah nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang mengalami pelemahan atas mata uang lainnya.

Seperti dikutip Reuters, Kamis (14/04/2011), harga emas di pasar spot parkir di level USD1.456,39 per ounce atau naik USD1,78. Kenaikan harga emas yang panjang ini menyusul penurunan nilai tuka
r dolar AS lainya yang semakin meredup selama 16 bulan terakhir.

Investor diperkirakan masih akan tertarik dengan janji keuntungan dari harga emas ini usai mencetak rekor harga yang tertingginya beberapa waktu lalu.

Selain melempemnya nilai tukar dolar AS, kambali menguatnya harga emas yang Senin lalu sempat melampaui USD 1.476 per ounce, ini juga diakibatkan aksiwait and see investor menunggu kebijakan moneter the Fed akhir April ini.

sementara harga emas berjangka emas untuk Juni sendiri naik USD 2,8 menjadi USD1.458, 4 per ounce. Sementara harga spot perak hampir tidak berubah di level USD40,52 per ounce. Masih berada di bawah harga tertingginya pada Senin lalu di level USD41,93.(wdi)

Bank Dunia 'Blacklist' 45 Kontraktor Korup, Salah Satu Terkait Proyek RI

Gb
Washington - Bank Dunia telah memasukkan 45 kontraktor yang terdiri dari perusahaan dan individu ke dalam 'Daftar Hitam' karena melakukan korupsi proyek pada tahun lalu. Salah satu kontraktor nakal itu terlibat dalam suap proyek di Indonesia.

"Pesen ini sangat jelas, jika perusahaan atau individu mencoba untuk mencurangi kami, mereka akan diblokir oleh kita semua," ujar Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick seperti dikutip dari AFP, Kamis (14/4/2011).

Sepanjang tahun 2010, Bank Dunia telah melakukan 117 investigasi yang hasilnya menemukan ada 45 kontraktor yang melakukan penyelewengan. Bank Dunia hingga tahun fiskal yang berakhir 20 Juni 2010 tercatat telah memberikan komitmen finansial sebesar US$ 72,2 miliar.

Berdasarkan pakta yang ditandatangani tahun lalu, perusahaan-perusahaan yang dihadang oleh Bank Dunia, secara otomatis juga ditolak untuk mendapatkan kontrak pada bank pembangunan multilateral lainnya.

Seperti diketahui, Bank Dunia sejak era tahun 1990-an memang telah menerapkan kebijakan anti korupsi setelah menerima kritikan karena menoleransi pemberian hubah dan hadiah lain untuk kontrak dan pinjaman yang diberikannya.

Dan sejak kebijakan pelarangan itu dimulai pada Juli 2008, total 90 individu dan pebisnis telah di-blacklist oleh Bank Dunia.

Salah satu kasus besar besar yang disebut Zoellick sebagai 'Cukup Inovatif' adalah kasus perusahaan teknik Italia, C. Lotti yang pada Desember lalu sepakat untuk membayar US$ 350.000 atau sekitar Rp 3,1 miliar dalam bentuk restitusi kepada sebuah pihak di Indonesia yang setuju untuk melibatkannya dalam proyek air yang didanai Indonesia. Lotti juga dilarang untuk ikut proyek di Indonesia.

"Ini merupakan upaya pertama untuk Bank Dunia dan pertama untuk negara berkembang dan perusahaan yang dilarang," ujar Zoellick.

Zoellick menyambut baik 'kesepakatan damai' dengan Siemens pada tahun 2009 terkait proyeknya di Rusia. Siemens berkomitmen untuk membayar US$ 100 juta dalam 15 tahun untuk mendukung upaya anti korupsi.

Minim Sentimen Positif, IHSG Terkoreksi 16 Poin



Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lesu dan terkoreksi 16 poin di tengah sepinya perdagangan. Minimnya sentimen positif membuat indeks tak mampu menguat.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang tipis 3,690 poin (0,09%) ke level 3.730,723. Indeks bergerak ragu-ragu di tengah lesunya bursa global yang sedang menanti keluarnya laporan keuangan emiten.

Sejak pembukaan indeks terus bergerak di teritori negatif, tekanan aksi jual masih melanda lantai bursa. Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya di 3.705,26.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (14/4/2011), IHSG tergerus 16,715 poin (0,45%) ke level 3.717,698. Sementara Indeks LQ 45 turun 3,049 poin (0,46%) ke level 665,549.

Minimnya sentimen positif membuat indeks bergerak lesu. Aksi ambil untung banyak terjadi di lantai bursa. Saham-saham tambang, bank, dan konsumer banyak dilepas investor, terutama penanam modal asing.

Hampir seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah, namun indeks sektor infrastruktur masih bisa cetak poin.

Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 46.348 kali pada volume 1,916 miliar lembar saham senilai Rp 1,863 triliun. Sebanyak 71 saham naik, 113 saham turun, dan 104 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed dengan kecenderungan melemah sampai siang ini. Selain itu campur tangan militer AS di konflik Libya yang masih berkepanjang juga menjadi sentimen negatif.

Bursa China masih mampu menguat untuk hari kedua seiring naiknya saham-saham perbankan menyusul meningkatnya laba emiten-emiten bank.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,89 poin (0,09%) ke level 3.053,29.
  • Indeks Hang Seng melemah 98,46 poin (0,41%) ke level 24.036,57.
  • Indeks Nikkei 225 turun 34,26 poin (0,36%) ke level 9.606,92.
  • Indeks Straits Times turun tipis 5,77 poin (0,18%) ke level 3.166,31.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 250 ke Rp 11.850, Indomobil (IMAS) naik Rp 250 ke Rp 8.050, Indo-Rama (INDR) naik Rp 200 ke Rp 3,175, dan Telkom (TLKM) naik Rp 200 ke Rp 7.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.050 ke Rp 55.050, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 47.850, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 650 ke Rp 26.100, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 40.550.

BBKP Diakuisisi BBRI, Segera Menuju Rp1000



INILAH.COM, Jakarta- Harga saham Bank Bukopin (BBKP) akan dikerek naik ke level Rp1.000 dalam waktu dekat.

Beredar kabar, Kementerian BUMN telah merestui akusisi Bank Bukopin oleh Bank rakyat Indonesia (BBRI) ketimbang Jamsostek. Adapun niat Jamsostek untuk mengakuisisi Bukopin kandas karena ijin akuisisi tak kunjung keluar dari Kementrian BUMN.

Dengan BBRI sebagai pemenang, maka sumber dana akuisisi akan dipenuhi dari internal BBRI dan aksi perusahaan menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) sebagai salah satu opsi pendanaan eksternal.

Karena berita ini, sejumlah investor melakukan aksi beli besar – besaran saham Bukopin pada perdagangan sebelumnya. Saham BBKP pada perdagangan Rabu (13/4) kemarin ditutup pada level Rp 720 per lembar saham atau naik 10 poin (1,41%). Volume transaksi tercatat sebesar 32.42 juta lembar saham, senilai Rp23.06 miliar. [ast]

Harga Minyak Masih Ancam Ekonomi

WASHINGTON - Bank sentral AS (the Fed) menilai ekonomi Negara Paman Sam itu telah menunjukkan kondisi yang baik sejak Maret lalu. The Fed dalam laporan berkalanya mengatakan bahwa kegiatan ekonomi AS secara umum terus membaik.

“Banyak distrik yang menggambarkan perbaikan secara moderat, tetapi sebagian distriktalah menyatakan bahwa di berbagai sektor ekonominya mulai membaik” ujar Fed seperti dikutip AFP, Kamis (14/04/2011).

Namun Fed juga memperingatkan bahwa harga minyak yang tinggi harus tetap menjadi pertimbangan. “Biaya komoditas yang terus bergerak naik akan berpengaruh terhadap harga," lanjut Fed.

Alistair Bentley dari TD Economy mengatakan bahwa laporan Fed menawarkan suatu harapan bahwa meski data kuartal pertama mengecewakan, perekonomian AS kembali pada pijakan yang lebih kuat daripada enam sampai delapan bulan yang lalu. "Data-data ini merupakan potongan-potongan yang tepat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi selama kuartal kedua dan ketiga," kata Bentley.

Namun, ia juga mengatakan, laporan itu tidak mungkin digunakan untuk menyambut setiap perubahan besar terhadap kebijakan the Fed. Seperti diketahui sebelumnya, Komite tingkat bunga bank sentral akan bertemu pada 26-27 April ini. Berbagai pihak mengharapkan the Fed untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang sangat rendah untuk terus menggulirkan target aktiva pembelian AS di angka USD60 miliar yang akan semakin memperlancar perekonomian.(wdi)

JPMorgan naikkan rekomendasi, saham TLKM melaju 2,1%


JAKARTA. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menguat, pagi ini. Kenaikannya kali ini merupakan yang terbesar dalam sebulan terakhir.

TLKM diburu setelah JPMorgan Chase & Co. menaikkan rekomendasi saham ini dari netral menjadi overweigth.

Saham perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini naik 2,14% ke level Rp 7.150 per saham, hingga pukul 10.57 WIB. Ini kenaikan tertajamnya sejak 30 Maret.

Vallar Naikkan Saham, BUMI Direkomendasi 'Buy'


INILAH.COM, Jakarta - Analis merekomendasikan buy terhadap saham Bumi Resources Tbk (BUMI).

Hal ini terkait Vallar Plc, yang telah berubah nama menjadi Bumi Plc., akan meningkatkan kepemilikan saham di PT Bumi Resources (BUMI) dari 25% menjadi 51% dengan mekanisme share swap atau konversi saham.

Perseroan menyatakan satu unit saham Bumi Plc. akan ditukar dengan 57,7 saham BUMI. Selain skema tersebut, BUMI Plc masih membuka cara lain untuk menambah porsi saham di BUMI yakni dengan step up transaction.

Nantinya Bumi Plc. melalui Bakrie & Brothers (BNBR) akan melakukan buyback saham BUMI dengan kemungkinan pendanaan dari pinjaman bank. BUMI. "Karenanya kami merekomendasikan buy untuk saham BUMI," ujar Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini.

Amerika pangkas defisit US$ 4 triliun

Date : Apr 14 2011, 11:25
Title : News Story
Header : Amerika pangkas defisit US$ 4 triliun


Story
=======================================================================================
WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akhirnya memangkas
defisit anggaran sebesar US$ 4 triliun. Obama menetapkan kerangka waktu paling
lama 12 tahun untuk program pengurangan defisit setelah rasio utang terus
meningkat dan akan berisiko bagi lapangan kerja, merugikan ekonomi dan memaksa
Washington meminjam lebih banyak dari negara lain seperti China.
Pergulatan petinggi di pemerintahan AS belakangan ini mengenai bagaimana
cara untuk mengatasi kesulitan jangka panjang fiskal Amerika membuat para
investor enggan untuk berkomitmen saham dan aset berisiko lainnya karena
ketidakpastian atas ketahanan pertumbuhan ekonomi dan keuntungan global.
Harga obligasi dan dollar AS naik di tengah harapan bahwa pengurangan
defisit tersebut akan menopang kelayakan kredit dan status cadangan devisa
dollar.
Yield obligasi pemerintah AS untuk tenor 10?tahun turun ke level terendah
selama seminggu meskipun lelangnya minim di luar dugaan, sementara dollar
membukukan keuntungan versus yen dan euro.
[ Dyah Megasari, Bloomberg ]
KONTAN Thu, 14 Apr 2011 ( 11:14:19 WIB )
=======================================================================================

Rabu, 13 April 2011

Bursa Asia Melaju Kencang, IHSG Hanya Naik Tipis


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu naik tipis 15 poin di tengah penguatan bursa-bursa Asia yang signifikan. Saham-saham tambang menjadi incaran investor pada perdagangan hari ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 8.650 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.660 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 15,749 poin (0,41%) ke level 3.703,484. Indeks turun akibat kurang bergairahnya bursa-bursa global, terutama Wall Street.

Harga komoditas yang turun pun membuat aksi ambil untung terjadi di beberapa saham komoditas. Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya di 3.701,342

Investor secara perlahan mengoleksi saham-saham yang sudah murah akibat profit taking. Selain itu, menghijaunya bursa regional membuat IHSG semangat untuk naik.

Pada penutupan perdagangan sesi I,IHSG naik tipis 8,754 poin (0,23%) ke level 3.727,987. Indeks terbawa arus positif bursa regional menyusul pemulihan Jepang dan krisis nuklir yang sudah terkendali.

Sepanjang perdagangan sesi II, IHSG bergerak fluktuatif dengan poin serba tipis. Indeks terus mondar-mandir antara zona merah dan hijau hingga menjelang penutupan.

Menutup perdagangan, Rabu (13/4/2011), IHSG naik tipis 15,180 poin (0,40%) ke level 3.734,413. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,699 poin (0,55%) ke level 668,598.

Investor masih ragu-ragu untuk menanamkan modalnya di lantai bursa. Kekhawatiran akan sentimen negatif dari krisis nuklir Jepang masih membayangi investor, meski pemerintah Jepang menyatakan krisis sudah terkendali.

Indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun bergerak mixed. Penguatan terbanyak dialami oleh sektor tambangyang naik lebih dari 1%.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 99.120 kali pada volume 3,884 miliar lembar saham senilai Rp 4,827 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 83 saham turun, dan 109 saham stagnan.

Transaksi investor asing pun tipis, tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 23,537 miliar di seluruh pasar.

Bursa-bursa regional kompak berjalan di zona hijau dengan penguatan yang signifikan. Sayangnya, IHSG belum mampu mengejar laju kecepatan mereka.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:


  • Indeks Komposit Shanghai naik 28,56 poin (0,95%) ke level 3.049.93.
  • Indeks Hang Seng menguat 158,66 poin (0,66%) ke level 24.135,03.
  • Indeks Nikkei 225 bertambah 85,92 poin (0,90%) ke level 9.641,18.
  • Indeks Straits Times melesat 35,19 poin (1,12%) ke level 3.173,19.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 750 ke Rp 16.150, Indocement (INTP) naik Rp 450 ke Rp 16.850, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 48.500, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 400 ke Rp 3.600.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 4.700 ke Rp 26.750, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 250 ke Rp 28.150, Hexindo (HEXA) turun Rp 150 ke Rp 5.700, dan SMART (SMAR) turun Rp 100 ke Rp 5.400.

Bursa Regional Menghijau, IHSG Naik Tipis 8 Poin


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 8 poin terbawa arus positif bursa regional menyusul pemulihan Jepang dan krisis nuklir yang sudah terkendali.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 15,749 poin (0,41%) ke level 3.703,484. Indeks turun akibat kurang bergairahnya bursa-bursa global, terutama Wall Street.

Harga komoditas yang turun pun membuat aksi ambil untung terjadi di beberapa saham komoditas. Setelah jatuh hingga di posisi 3.701,342, IHSG langsung menanjak naik ke level tertingginya di 3.731,499.

Investor secara perlahan mengoleksi saham-saham yang sudah murah akibat profit taking. Selain itu, menghijaunya bursa regional membuat IHSG semangat untuk naik.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (13/4/2011), IHSG naik tipis 8,754 poin (0,23%) ke level 3.727,987. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 2,158 poin (0,32%) ke level 667,057.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 56.911 kali pada volume 2,156 miliar lembar saham senilai Rp 2,736 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 84 saham turun, dan 102 saham stagnan.

Mayoritas bursa-bursa di Asia berhasil balik arah ke teritori positif terangsang pengumuman pemerintah Jepang yang menyatakan krisis nuklir sudah terkendali dan kini Jepang mulai fokus ke pemulihan infrastruktur pasca bencana gempa dan tsunami.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai turun 7,22 poin (0,24%) ke level 3.014,15.
  • Indeks Hang Seng naik 50,51 poin (0,21%) ke level 24.026,88.
  • Indeks Nikkei 225 menguat 30,09 poin (0,31%) ke level 9.585,35.
  • Indeks Straits Times bertambah 12,80 poin (0,41%) ke level 3.150,80.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 700 ke Rp 16.100, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 16.800, Indomobil (IMAS) naik Rp 350 ke Rp 7.850, dan Indo-Rama (INDR) naik Rp 200 ke Rp 3.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 47.800, Axiata (EXCL) turun Rp 150 ke Rp 5.650, Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 7.000, dan Malindo (MAIN) turun Rp 100 ke Rp 5.400.

Vallar Tawar Saham Publik BRAU Rp540/Saham



JAKARTA - Usai mengambilalih PT Berau Coal Energy Tbkn (BRAU), Vallar Investment UK Limited melakukan penawaran tender (tender offer) atas saham 3,4 miliar lembar saham BRAU setara dengan 9,74 persen dengan harga Rp540 per saham.

Seperti terungkap dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Rabu (13/4/2011), dengan harga penawaran tender sebesar Rp540, perseroan mengklaim harga per saham ini lebih tinggi dari rata-rata harga saham harian yang diperdagangan di BEI sebesar Rp464 per saham.

Dengan harga per saham Rp540, maka nilai transaksi pengambilalihan BRAU ini mencapai sebesar USD1,58 triliun yang meliputi USD739 juta secara tunai attas 35 persen dari total saham BRAU. Lalu pengeluaran kurang lebih 52,3 juta saham Vallar Plc dengan nilai 10 pounds per saham, untuk sebesar 40 persen saham BRAU.

Anak usaha Rothschild ini juga menyatakan telah memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan tender offerini. "Pembayaran atasa saham yang dibeli oleh pihak yang menawarkan berdasarkan penawaran tender ini akan dilakukan dalam rupiah," tutur Vallar.

Jumlah saham yang dilakukan tender offer ini tidak termasuk saham yang sekarang ini dimiliki oleh pemegang saham penjual, PT Bukit Mutiara yang mewakiliki 15,26 persen dari total saham BRAU.(wdi)

Rencana pembagian dividen disetujui, saham INCO pun diburu investor


Date : Apr 13 2011, 11:29
Title : News Story
Header : Rencana pembagian dividen disetujui, saham INCO pun diburu investor


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Investor kini tengah mengincar saham PT International Nikel
Indonesia (INCO). Pada pukul 11.17, tiba-tiba saja saham INCO melesat dengan
kenaikan 1,03% menjadi Rp 4.925. Padahal pada pembukaan tadi pagi, saham INCO
ditransaksikan melorot di zona merah dengan penurunan terbesar 0,5% ke Rp
4.850.
Aksi beli yang melanda INCO terjadi setelah Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) produsen nikel ini menyetujui rencana pembagian dividen. Seperti yang
doberitakan sebelumnya, INCO akan melakukan pembagian dividen sebesar US$
0,0146 per saham atau setara dengan Rp 127 per saham. Rencananya, dividen ini
akan dibagikan pada 20 Mei 2011.
Jika dijumlahkan, total dividen yang akan dibagikan untuk 2010 mencapai
US$ 0,0346 per saham.
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Wed, 13 Apr 2011 ( 11:24:13 WIB )
=======================================================================================

Vallar Plc resmi berganti nama menjadi Bumi Plc


Date : Apr 13 2011, 10:42
Title : News Story
Header : Vallar Plc resmi berganti nama menjadi Bumi Plc


Story
=======================================================================================
JAKARTA. Resmi sudah Vallar Plc berganti nama menjadi Bumi Plc, terhitung
sejak Senin (11/4) lalu. Saat ini, perusahaan masih menunggu persetujuan
otoritas untuk bisa segera terdaftar sebagai salah satu dari 100 perusahaan
publik terbesar di Bursa Saham London (London Stock Exchange) atau lebih
dikenal dengan istilah FTSE100.
Sekadar informasi saja, Bumi Plc saat ini mengempit aset di sejumlah
perusahaan di Indonesia, seperti Kaltim Prima Coal, Arutmin, Berau Coal, dan
Bumi Resources Mineral. Ke depannya, Bumi Plc menargetkan bisa memproduksi
batubara mencapai 140 juta ton pada tahun 2013, atau sekitar 20% dari total
produksi batubara dunia.
"Kami ingin menjadi global coal champion pertama di Indonesia dan dunia.
Saat ini, belum ada satu perusahaan batubara pun yang bisa disebut global coal
champion," jelas Chairman Bumi Plc Indra U Bakrie.
Dia menambahkan, selama ini Grup Bakrie sering dipandang miring. Itu
sebabnya dia berharap, bersama rekanan yang memiliki reputasi sangat terpercaya
seperti keluarga Rothschild dalam Bumi Plc, adanya pandangan miring tersebut
bisa segera berubah.
"Selama ini, aksi korporasi kami sering dituduh sebagai terlalu ambisius.
Gerak kami yang cepat dianggap terlalu agresif. Dan harapan kami terhadap masa
depan yang lebih baik dianggap terlalu mengumbar janji. Tapi malam ini kami
bangga bisa membuktikan bahwa semua yang kami janjikan kepada Nat Rothschild
dan kepada pasar tiga bulan yang lalu, bisa kami penuhi sesuai kesepakatan
secara on-time," tegas Indra.
Sementara itu, pada hari yang sama, juga digelar rapat dewan pimpinan
(board meeting) Bumi Plc yang diadakan di Bakrie Tower. Rapat ini juga
menyetujui susunan direksi yang baru, termasuk mengangkat Ari Saptari Hudaya
sebagai Chief Executive Officer Bumi Plc dan Rosan Perkasa Roeslani sebagai
direktur.
[ Barratut Taqiyyah ]
KONTAN Wed, 13 Apr 2011 ( 10:39:47 WIB )
=======================================================================================

IHSG Waspadai Anjloknya Komoditas


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 26 poin. Investor tidak bereaksi setelah BI memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 6,75%. Saham-saham justru melemah merespons berita negatif seputar krisis nuklir di Jepang.

Pada perdagangan, Selasa (12/4/2011), IHSG menyusut 26,605 poin (0,72%) ke level 3.719,233. Sementara Indeks LQ 45 turun 5,615 poin (0,84%) ke level 664,899.

Merosotnya bursa-bursa utama dunia akan menjadi sentimen negatif yang akan menggerus IHSG. Investor juga akan mencermati pergerakan harga komoditas yang kini sedang dalam trend penurunan. IHSG pada perdagangan Rabu (13/4/2011) diprediksi akan bergerak fluktuatif cenderung melemah.

Saham-saham di bursa Wall Street kemarin merosot menyusul merosotnya harga minyak yang dikhawatirkan bisa membalikkan sektor energi yang sedang melambung tinggi. Krisis nuklir di Jepang turut memberikan sentimen negatif.

Pada perdagangan Selasa (12/4/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 117,53 poin (0,95%) ke level 12.263,58. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 10,30 poin (0,78%) ke level 1.314,16 dan Nasdaq melemah 26,72 poin (0,96%) ke level 2.744,79.

Sementara Bursa Jepang yang kemarin terpuruk pagi ini sudah rebound meski tipis saja. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Rabu dengan kenaikan 31,85 poin (0,33%) ke level 9.587,11.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG kemarin ditutup turun 26 point (-0.71%) 3,719.23 dengan jumlah transaksi sebanyak 5.4 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp3.7 triliun, cukup kecil mengingat seluruh sektor mengalami penurunan pada perdagangan kemarin. Indeks regional juga tercatat turun secara merata menyusul berita naiknya kadar radiasi di Jepang yang meningkatkan kekhawatiran akan memberikan reaksi berantai yang negatif baik kepada negara tersebut dan negara-negara lainnya.

Tercatat sebanyak 72 saham mengalami kenaikan, 151 mengalami penurunan, 76 saham tidak mengalami perubahan dan 144 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Kenaikan tertinggi hari ini dipimpin oleh INDF, BDMN, AMRT, ICBP dan BJBR sedangkan yang memimpin penurunan adalah ASII, BMRI, ITMG, INTP dan BBRI. Asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 258 miliar dengan sektor yang paling banyak dijual adalah BUMI, ADRO, INDY, PGAS dan BBRI.

Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup di bawah garis support MA 5 yang berada di level 3733. Waspadai adanya koreksi lanjutan melihat indicator stochastic yang telah bergerak downtrend setelah membentuk deathcross, MACD yang berpotensi membentuk deathcross dengan histogram yang semakin bergerak memendek di area positif, sementara RSI juga bergerak down trend di area overbought.

Pada perdagangan hari ini (12/4), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,671-3,749 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBRI, BJBR, dan CTRA.

Panin Sekuritas:

IHSG ditutup melemah -0,72% di 3.719,233. Profit taking terjadi menyusul jatuhnya bursa regional setelah IMF memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan Jepang. Investor memilih melakukan aksi ambil untung setelah indeks beberapa hari mengalami kenaikan. Kami perkirakan hari ini indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Perlu diwaspadai berlanjutnya aksi jual pada saham berbasis komoditas seiring dengan tengah menurunnya harga minyak mentah. Kisaran support-resistance 3.700-3.734. Saham pilihan : MYOR, ICBP, GGRM.

Indosurya:

Pada perdagangan Rabu (13/4) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.713-3.729 dan resistance 3.765-3.784. Setelah dipaksa naik sebelumnya, IHSG akhirnya melemah. Setidaknya IHSG bisa cooling down ditengah sentimen negatif yang beredar di pasar. Saham-saham pun yang mayoritas telah berada di atas area overbought bisa kembali mereposisi dengan turun dan berada di bawah area overbought . Bahkan bila perlu menyentuh area oversold agar investor bisa kembali memborong saham-saham yang telah terkoreksi dalam. MACD mulai akan membentuk death cross dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mulai menurun setelah terus berada di atas area overbought . Keinginan untuk mencapai level 3.800 sepertinya harus ditunda sementara waktu. Kami perkirakan IHSG setidaknya melemah hingga menyentuh level 3.650-3.675 sebelum akhirnya rebound dan berhasil menyentuh level 3.800. Penurunan ini memberikan kesempatan kepada investor untuk mengakumulasi saham di harga bawah.

Harga Emas Merosot

New York - Harga emas merosot hingga 1%, atau merupakan penurunan terbesar dalam sebulan terakhir. Merosotnya harga emas mengikuti anjloknya harga minyak mentah setelah keluarnya proyeksi dari Goldman Sachs.

Reli harga surat utang pemerintah AS juga membuat investor memilih untuk keluar dari investasi emas sementara waktu. Harga emas sudah dua hari berturut-turut surut, setelah Jepang menaikkkan level krisis nuklirnya.

Pada perdagangan Selasa (12/4/2011), harga emas di pasar spot merosot ke level US$ 1.451,73 per ounce, bahkan sempat turun hingga US$ 1.443,49 per ounce. Pada Senin, harga emas sempat menembus rekor tertinggi di US$ 1.476,21.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 14,5 dolar menjadi US$ 1.453,60 per ounce, dengan volume perdagangan lebih rendah dari aktivitas normal.

Harga emas sudah naik hingga 11% sejak akhir Januari seiring reli harga minyak dan bijih-bijihan merespons tingginya inflasi. Korelasi antara emas dan minyak pada Selasa kemarin semakin dekat menjadi 0,7, mendekati rekor terdekatnya dalam 3 bulan. Reli harga minyak akhir-akhir ini telah meningkatkan permintaan akan emas yang merupakan tempat lindung investasi dari inflasi.

"Laporan (Goldman Sachs) telah memberikan alasan yang cukup kepada investor untuk memangkas posisinya, terutama di pasar yang sudah parabolic. Laporan itu cukup meredam antusiasme untuk komoditas pada saat ini," ujar Marck Luschini, chief investment strategist Janney Montgomery Scott seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/4/2011).

Laporan Goldman itu juga telah memicu turunnya harga minyak mentah. Minyak light sweet pengiriman Mei turun 3,67 dolar menjadi US$ 106,25 per barel. Minyak Brent pengiriman Mei merosot 3,06 dolar menjadi US$ 120,92 per barel.

Goldman Sachs memproyeksikan harga minyak Brent akan turun hingga US$ 20 dalam beberapa bulan kedepan, dan mengatakan para spekulator telah menekan harga diluar fundamental. Ini adalah peringatan kedua dari Goldman seputar kemungkinan pembalikan harga yang cepat, menyusul melonjaknya harga komoditas secara jangka panjang.

Pada Desember lalu, Goldman memproyeksikan harga emas akan melonjak hingga US$ 1.750 per ounce pada 2012 dipicu kenaikan suku bunga AS.

Harga Minyak Merosot, Wall Street Anjlok


New York - Saham-saham di bursa Wall Street merosot menyusul merosotnya harga minyak yang dikhawatirkan bisa membalikkan sektor energi yang sedang melambung tinggi. Krisis nuklir di Jepang turut memberikan sentimen negatif.

Para analis khawatir reli atas saham-saham energi sudah terlalu jauh menjelang musim laporan keuangan, dan anjloknya harga minyak dapat memicu aksi jual lebih lanjut.

"Pemimpin (saham-saham) telah terjadi dalam jangka waktu yang paling lama pada sektor itu (energi) yang sangat terkait dengan pertumbuhan global dan harga komoditas. Jadi sekali jarak komoditas mulai berputar, maka saham-saham mulai terpicu untuk ikut," ujar Robert Van Batenburg, kepala riset saham Louis Capital seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/4/2011).

Pada perdagangan Selasa (12/4/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 117,53 poin (0,95%) ke level 12.263,58. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 10,30 poin (0,78%) ke level 1.314,16 dan Nasdaq melemah 26,72 poin (0,96%) ke level 2.744,79.

Harga minyak mentah dunia kemarin terus merosot, setelah International Energy Agency mengingatkan kenaikan harga minyak mentah akhir-akhir ini bisa memangkas permintaan energi dunia.

Minyak light sweet pengiriman Mei turun 3,67 dolar menjadi US$ 106,25 per barel. Minyak Brent pengiriman Mei merosot 3,06 dolar menjadi US$ 120,92 per barel.

"Fokus sudah beralih dari kerusuhan di Timur Tengah yang telah membantu kenaikan harga minyak ke titik tertingginya sejak September 2008," ujar Matt Smith, analis dari Summit Energy seperti dikutip dari AFP.

Saham-saham sektor energi berguguran, dengan indeks energi S&P 500 tercatat anjlok hingga 3%.

Selain sektor energi, harga saham-saham komoditas lain juga ikut melemah. Indeks Material S&P turun 1,4% dengan saham Rio Tinto anjlok 2,3%, Freeport-McMoran Copper & Gold Inc merosot 3,1%.

Perdagangan berjalan moderat, dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 7,53 miliar lembar saham, di bawah rata-rata harian tahun lalu yang sebesar 8,47 miliar lembar saham.