Rabu, 13 Juli 2011

Krisis utang Eropa memburuk, emas berpeluang pecahkan rekor tertinggi

Krisis utang Eropa memburuk, emas berpeluang pecahkan rekor tertinggi
SINGAPURA. Kekhawatiran krisis utang di Eropa yang bakal memicu perlambatan ekonomi global membuat harga emas terus menanjak. Harga emas yang 1% lagi akan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa kemungkinan akan terus menguat untuk hari kedelapan hari ini.

Harga emas untuk pengiriman segera menguat tipis di level US$ 1.565,30 ounce pada pukul 11:32 waktu setempat. Di Singapura, harga emas sempat menyentuh level US$ 1.573,65 kemarin (12/7). Harga itu merupakan yang tertinggi sejak 2 Mei 2011 yang masih memegang rekor di level US$ 1.577,57 per ounce.

Penguatan harga emas dalam delapan hari berturut-turut akan menyaingi penguatan harga emas pada 25 April 2011 yang menguat hingga sembilan hari.

Adanya sentimen penurunan peringkat utang Irlandia oleh Moody's Investor Service di bawah investment grade, menyusul Portugal dan Yunani membuat harga emas dalam mata yang euro dan pounds mencapai rekor, kemarin (12/7).

"Harga emas akan sangat mudah mencapai angka US$ 1.600 per ounce pada satu atau dua bulan ke depan jika krisis utang Eropa terus memburuk," ujar Li fang analis Zhonghui Futures Co.

Sementara itu harga emas di bursa komoditi Comex New York menguat 0,5% ke level US$ 1.569,90 per ounce. Harga emas akan mencapai rekor baru jika menguat 0,5% lagi hari ini.

Bakrie Plantation Restrukturisasi Utang Domas US$ 210 Juta

Gb
Jakarta - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), melalui cucu usahanya PT Domas Agrointi Prima (DAP) merestrukturisasi utang senilai US$ 210 juta kepada beberapa kreditur, diantaranya Credit Suisse AG cabang Singapura dan Credit Suisse International.

Menurut Sekretaris Perusahaan UNSP Fitri Barnas, DAP adalah anak usaha dari PT Nibung Arthamulia yang mayoritas sahamnya dipegang oleh perseroan.

Transaksi akuisisi DAP oleh Nibung dari Grup Domba Mas itu merupakan salah satu kelanjutan dari aksi rights issue yang dilakukan perseroan awal 2010 lalu. Amendment Agreement atau perjanjian restrukturisasi utang dilakukan 21 Juni 2011.

"Mohon diketahui bahwa perjanjian restrukturisasi ini belum berlaku efektif karena masih terdapat syarat-syarat pendahuluan yang masih dalam proses penyelesaian," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/7/2011).

Ia menambahkan, perjanjian restrukturisasi ini merupakan underlying agreement dari transaksi penjaminan perseroan sebelumnya. Pihak-pihak yang terlibat dalam restrukturisasi ini adalah Credit Suisse AG cabang Singapura sebagai arranger, security agent, dan facility agnet.

Sementara ada beberapa lembaga keuangan yang disebut sebagai lenders dalam perjanjian restrukturisasi, dan Credit Suisse International sebagai hedging bank.
(ang/dnl)

PTPN V dan XIII Kerjasama Pinjam Pakai Lahan Antam

Gb
Jakarta - Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan, yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dan XIII akan bekerjasama dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam rangka saling pinjam pakai lahan. Tahap awal kerjasama akan dilakukan di lahan Antam seluas 20 ribu hektar.

Antam akan mengeskplorasi lahan milik kedua BUMN perkebunan itu untuk mencari kandungan mineral di dalamnya. Sebaliknya, PTPN V dan XII akan menanami lahan bekas tambang Antam dengan berbagai produk perkebunan.

"Kita akan membangun perkebunan untuk perluasan. Jadi akan ada penandatanganan kerjasama antara PTPN V dan XIII bersama dengan Antam untuk lahan seluas 20 hektar di Tayan (Kalimantan)," ucap Deputi Bidang Industri Primer Kementerian BUMN, Megananda Daryono dalam acara BUMN Executive Club yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (13/7/2011).

Dirinya berharap hal ini dapat segera dilakukan dalam waktu dekat. Supaya kedua BUMN tersebut dapat meningkatkan hasil produksinya dari adanya kerjasama pemakaian lahan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Antam, Alwinsyah Loebis mengakui memang akan ada pinjam pakai lahan. Baik itu lahan yang dimiliki Antam maupun PTPN V dan XIII.

"Jadi kita dengan sistem berbalik. Lahan kita seperti yang di Tayan bisa ditanami dulu meski ada Bauksit di bawahnya. Bisa juga lahan yang dimiliki PTPN, jika memiliki kandungan mineral di bawahnya bisa kita kerjakan," jelas Alwinsyah di tempat yang sama.

Ia menambahkan, akan ada pemakaian secara berganti untuk pinjam pakai lahan tersebut. Sejauh ini, lahan Antam yang siap dikerjasamakan baru sebanyak 20 ribu hektar.

"Jadi nanti ada lahan yang dijadwalkan. Tergantung dari mining plan kita. Jadi misalnya ada lahan yang mau kita gunalkan 15 tahun lagi, itu kan masih lama, nah jadi bisa mereka (PTPN) pakai untuk ditanami dulu," ungkapnya.

Sejauh ini, detil dari bentuk kerjasama yang akan dilaksanakan masih terus dibahas termasuk pula share profit yang ada.

"Nanti kita akan ada MoU, kita sudah tentukan daerahnya yang akan digunakan, nanti detilnya dibicarakan. Lahan-lahan yang dimiliki PTPN V atau XIII juga memiliki potensi (bahan tambang)," tutur Alwinsyah.

(nrs/ang)

STAR Rencana Bangun Pabrik di Jawa Tengah

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Star Petrochem Tbk (STAR) akan membangun pabrik berkapasitas 30 ribu ton di Boyolali, Jawa Tengah pada 2012.

"Kita akan membangun pabrik untuk pembuatan benang pada 2012, dan mulai komersial pada 2013. Dana yang dibutuhkan untuk bangun pabrik sebesar Rp120 miliar," tutur Direktur PT Star Petrochem Irwando Saragih, Rabu (13/7).

Lebih lanjut ia mengatakan, dana hasil penawaran umum saham perdana akan digunakan untuk bangun pabrik sebesar Rp120 miliar. Luas lahan pabrik seluas 12 hektar. Pembangunan pabrik untuk memperluas pemasaran perseroan ke Indonesia Timur. "Industri garmen berkembang sehingga kita memperluas pemasaran ke Jawa Tengah dan Jawa Timur," tegas Irwando.

Menurut Irwando, dana pembangunan pabrik sebesar Rp120 miliar sudah termasuk pembelian mesin. Perseroan akan membeli mesin pabrik dari Eropa. Selain itu, perseroan juga menjaga komposisi ekspor dan dalam negeri masing-masing 50%.

Seperti diketahui, perseroan memperoleh dana sebesar Rp204 miliar dari hasil penawaran umum saham perdana. Dana hasil penawaran umum saham perdana sebesar 35% dipakai membeli mesin produksi, lalu 30% untuk melunasi utang sebagian bank, 20% untuk membangun sarana dan prasarana, serta 7,5% untuk modal kerja. Sementara itu sebesar 5% dan 2,5% untuk modal kerja anak usaha dan membeli barang dagangan. [cms]

UNTR Beli 60% Saham Duta Sejahtera

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usaha PT Tuah Turangga Agung telah menandatangani sale and purchase agreement untuk pembelian 60% saham PT Duta Sejahtera yang memiliki tambang batu bara di Kalimantan Tengah.

Hal itu disampaikan manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi. Dengan pembelian 60% saham PT Duta Sejahtera, maka perseroan memiliki opsi untuk mendapatkan 60% kepemilikan saham di PT Duta Nurcahya. Kedua perusahaan itu memiliki tambang batu bara di Kalimantan Tengah. Adapun luas lahan PT Duta Sejahtera sebesar 4.912 hektar dan PT Duta Nurcahya seluas 4.999 hektar.

Manajemen UNTR menyatakan, aksi korporasi tersebut tidak termasuk transaksi material dan juga bukan merupakan transaksi afiliasi. Hal ini dikarenakan nilai transaksi tersebut di bawah batas nilai transaksi sebagaimana dalam peraturan No.IX.E.2. [cms]

Kekhawatiran akan tekanan inflasi China memudar, bursa Asia kompak menguat

Kekhawatiran akan tekanan inflasi China memudar, bursa Asia kompak menguat
TOKYO. Bursa saham Asia kompak menguat setelah China merilis pertumbuhan ekonominya melambat di kuartal kedua. Perlambatan tersebut mengurangi kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi di China. Pasar regional juga naik karena investor mempertimbangkan upaya Uni Eropa untuk menahan krisis utang Eropa.

Indeks MSCI Asia Pasifik melaju 0,6% ke 135,25, pada pukul 12.21 di Tokyo. Setiap dua saham naik berbanding satu yang melemah. Indeks Nikkei 225 menguat 0,46%, Kospi maju 0,74%, Hang Seng reli 0,95%, dan indeks Shanghai naik 1,2%. Reli juga terjadi di IHSG sebesar 0,59%, dan S&P/ASX 200 melaju 0,55%, hingga pukul 11.16 WIB.

Sebelumnya, Uni Eropa telah menyetujui proposal roll over utang Yunani untuk menghindari gagal bayar. Sementara, hari ini, badan statistik China baru saja merilis produk domestik bruto tumbuh 9,5% di kuartal kedua, setelah naik 9,7% di kuartal sebelumnya.

Analis AMP Capital Investors Ltd. Nader Naeimi menyebut, angka-angka tersebut menunjukkan China berusaha mendinginkan ekonomi untuk menghindari tekanan keras pada perekonomiannya.
"Fakta pertumbuhan yang melunak juga memungkinkan pihak berwenang untuk mengurangi langkah pengetatan moneter lebih lanjut," ujarnya.

Saham China Construction Bank Corp. naik 2,9% di Hong Kong di tengah spekulasi bank sentral akan segera menghentikan kenaikan suku bunga seiring perlambatan pertumbuhan ekonomi. Sementara, Mitsubishi Corpreli 1,6% di Tokyo setelah Credit Suisse menetapkan peringkat overweight untuk sektor ini. Reli juga dialami saham produsen emas terbesar di Australia, Newcrest Mining Ltd. yang melaju 1,5%n setelah harga logam mulia naik ke level rekor.

Prasad Patkar dari Platypus Asset Management menyebut, setiap bukti soft landing di China disambut baik oleh pasar. "Ada komitmen yang solid di seluruh dunia untuk melihat bahwa situasi Eropa tidak membawa ekonomi kembali ke masa-masa krisis keuangan global 2008 silam," imbuhnya.

STAR akan bangun pabrik senilai Rp 120 miliar

JAKARTA. PT Star Petrochem Tbk (STAR) akan membangun pabrik baru di Boyolali, Jawa Tengah, tahun depan. Pembangunan pabrik ini akan menelan biaya sebesar Rp 120 miliar.

Pembangunan pabrik berkapasitas produksi 30.000 ton ini akan memakai dana dari penawaran saham perdana. Berdasarkan prospektus sebelumnya, STAR akan memakai 35% dari hasil penawaran saham perdana untuk membeli mesin dari Eropa. "Pabrik ini akan komersial pada semester pertama 2013," kata Direktur STAR Irwanto Saragih, Rabu, (13/7).

Pabrik tersebut nantinya akan fokus untuk memenuhi kebutuhan pasar di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. STAR juga sudah memiliki pabrik di Tangerang dengan kapasitas 60.000 ton per tahun.

Pertumbuhan ekonomi picu asing masuk, rupiah perkasa pagi ini

Pertumbuhan ekonomi picu asing masuk, rupiah perkasa pagi ini
JAKARTA. Rupiah menguat pagi ini, mengakhiri tekanan yang terjadi dua hari sebelumnya. Otot rupiah terangkat seiring meningkatnya kepemilikan asing di obligasi negara dan pasar saham untuk mengejar keuntungan dari percepatan pertumbuhan ekonomi.

Mata uang Garuda ini terapresiasi 0,3% ke level Rp 8.554 per dollar AS, hingga pukul 10.35 di Jakarta. Rupiah sudah menguat 4,9% di tahun ini, performa kedua terbaik di antara 10 mata uang utama Asia.

Kemarin, Gubernur Bank Indonesia menyebut, produk domestik bruto mungkin akan meningkat 6,3% hingga 6,8% di tahun ini, setelah bertumbuh 6,2% di tahun lalu. Harga konsumen yang melambat di 5,54% pada Juni lalu, kemungkinan akan berkisar 4% hingga 6% di tahun ini.

Kepemilikan asing di surat utang negara meningkat 22% di tahun ini hingga 8 Juli lalu menjadi Rp 239,3 triliun. Adapun, pembelian asing di saham Indonesia mencapai US$ 1,7 miliar, lebih dari yang mereka lepas di tahun ini.

Analis PT Bank Commonwealth Mika Martumpal menyebut komentar positif dari Bank Indonesia mensupport rupiah. "Pertumbuhan kuat dan inflasi telah dikendalikan. Hal itu mendukung minat investor masuk ke aset Indonesia," ujarnya, hari ini.

Kemarin, harga obligasi pemerintah bertenor 10 tahun turun untuk hari yang kedua.Sementara, imbal hasil obligasi yang jatuh tempo Juli 2021 naik empat basis poin ke 7,32%.

Penurunan peringkat Irlandia akan cenderung menekan gerak euro hari ini

JAKARTA. Hari ini euro bakal bergerak dengan kecenderungan konsolidasi hingga melemah terhadap dollar AS. Head of Research Treasury Division PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Nurul Eti Nurbaeti memprediksi, mata uang tunggal Eropa ini akan wara-wiri di rentang support US$ 1,3800 hingga resistance US$ 1,4100.

Bergabungnya Irlandia, Portugal, dan Yunani sebagai tiga negara non investment grade di zona Euro cenderung menambah kelabu kondisi fiskal kawasan Eropa, sehingga diprediksi mengurangi laju penguatan euro. "Namun, keseriusan zona Eropa membatasi efek penularan krisis utang meski belum menghasilkan kesepakatan radikal, berpotensi membatasi pelemahan euro yang berusaha bangkit dari keterpurukan," kata Nurul.

Meski begitu, ekspektasi aksi beli obligasi hasil intervensi ECB, dan harapan parlemen Italia menyetujui langkah penghematan anggaran senilai € 40 miliar dalam waktu 3 tahun, diprediksi menambah tenaga apresiasi euro.

Kemarin euro ditutup melemah terhadap dollar AS di level US$ 1,3976 setelah dalam perdagangan harian bergerak di kisaran 1,3835 - 1,4062.

Tingkat pengangguran tetap rendah, won berhasil menguat pagi ini

Tingkat pengangguran tetap rendah, won berhasil menguat pagi ini
SEOUL. Won Korea Selatan naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir. Penguatan won terjadi setelah tingkat pengangguran negara tersebut dilaporkan tidak berubah di level terendah sejak November.

Data Bloomberg menunjukkan, won naik 0,2% ke 1.064,15 per dollar AS, pada pukul 9.50 di Seoul. Sementara, indeks Kospi rebound 0,50% untuk pertama kalinya setelah terkoreksi empat hari berturut-turut. Sedangkan, hingga pukul 9.42 WIB, pasangan (USD/KRW) terangkat lagi di 1.062,20.

Tingkat pengangguran Korsel di bulan Juni berada di posisi 3,3%, tidak berubah dari posisi Mei lalu. Angka ini di bawah prediksi rata-rata analis Bloomberg yang memperkirakan di 3,4%. Perdana Menteri Bahk Jae Wan, hari ini mengatakan bahwa gambatan ketenakerjaan Korsel tanpa terduga mengalami penguatan.

Analis Korea Exchange Bank Seo Jeong Hun juga menilai, fundamental ekonomi telah relatif kuat dan memberikan ruang bagi mata uang terangkat untuk periode jangka menengah sampai jangka panjang. "Penguatan mata uang akan cenderung dibatasi masalah eksternal, seperti kekhawatiran mengenai krisis utang zona Eropa," lanjutnya.

Kemarin, Irlandia telah bergabung bersama Portugal dan yunani menjadi negara ketiga di zona euro yang tingkat kreditnya dipangkas di bawah investment grade oleh Moody's. Hal ini terjadi seiring upaya menteri keuangan Uni Eropa menahan krisis utang di kawasan Euro.

Mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg News memprediksi, besok, Gubernur bank Sentral Korsel Kim Choong Soo akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga Korsel di 3,25%

Laba di Bawah Estimasi, Hold Saham BBNI

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Berdasarkan laporan Bank Indonesia, hingga 5Mei 2011, Bank Negara Indonesia (BBNI) membukukan laba bersih Rp1.65 triliun.

"Laba ini di bawah estimasi kami dan pasar atau hanya menstranslasikan 30% dan 31% dari proyeksi laba," ujar Samuel Sekuritas dalam hasil risetnya, Rabu (13/7).

Kredit hingga Mei 2011 tercatat mencapai Rp138 triliun dan simpanan Rp185,3 triliun. "Angka ini masih sesuai dengan estimasi kami," ujar Samuel.

Namun, net interest income hanya 32% dari estimasi. "Kami perkirakan ini akibat penurunan earning yield. Penurunan yield kami duga akibat semakin ketatnya persaingan di pasar menjadi fokus BNI seperti korporasi, menengah dan kecil, dan konsumer yang memaksa BBNI menurunkan suku bunga."

IHSG berhasil menguat 0,43% di tengah tekanan global

IHSG berhasil menguat 0,43% di tengah tekanan global
JAKARTA. Meskipun indeks Amerika Serikat dan Eropa belum keluar dari zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (13/7) pagi ini, berhasil dibuka menguat 0,43% menuju level 3.954,97.

Seluruh sektor yang ada di bursa saham berada di jalur penguatan. Sektor-sektor yang kenaikannya paling signifikan untuk menopang IHSG antara lain aneka industri, indusri dasar, dan manufaktur.

Sebanyak 102 saham sudah menguat hingga pukul 09.34 WIB. Sementara, 12 saham melemah, dan 60 saham lainnya masih tidur.

Saham-saham yang melesat memimpin top gainers antara lain PT Star Petrochem Tbk (STAR) yang naik 27,45% ke Rp 130, PT Surabaya Agung Industry Tbk (SAIP) yang naik 19,05% ke Rp 500, dan PT Nipress Tbk (NIPS) yang naik 12,12% Rp 3.700.

Sedangkan di jajaran top losers, ada PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) yang turun 3,08% ke Rp 630, PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) yang turun 2,33% ke Rp 210, dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) yang turun 2,27% ke Rp 215.

Beberapa saat setelah listing, saham STAR dibuka melejit 30,39%

JAKARTA. PT Star Petrochem Tbk (STAR) mulai hari ini, Selasa (13/7), tercatat pertama kalinya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten kelima belas yang menggelar IPO di 2011 ini dibuka naik 18,6% ke level Rp 121 per saham.

Adapun, hingga pukul 9.45 WIB, STAR sudah meroket 30,39% ke level Rp 133 per saham.

STAR menawarkan 2 miliar saham kepada publik. Jumlah saham yang dipesan sebanyak 3,095 miliar saham.

Dengan harga perdana Rp 102 per saham STAR berhasil menghimpun dana IPO sebanyak Rp 204 miliar. PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO untuk emiten di sektor aneka industri ini.

Listing Perdana, Saham STAR Dibuka Naik 18,63%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Pada listing perdananya Rabu (13/7), saham
PT Star Petrochem Tbk (STAR) dibuka naik 18,63% ke harga Rp121.

Harga ini naik terus hingga perdagangan pukul 9:40 WIB sebesar 32,35% ke harga Rp135. Harga tertinggi saham di Rp140 dan terendah di Rp114. Volume perdagangan mencapai 121.229 saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,19 miliar untuk 413 kali transaksi.

PT Star Petrochem Tbk merupakan emiten ke-15 yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2011. Saham STAR akan dicatatkan di papan utama. Perseroan meraih dana sebesar Rp204 miliar dari hasil penawaran umum saham perdana.

Sebelumnya perseroan melepas 2 miliar saham ke publik dengan harga penawaran sebesar Rp102 per saham. Selain itu, perseroan menawarkan waran sebesar 980 juta waran dengan harga Rp102 per waran. Setiap satu waran mendapatkan satu saham.

Komposisi kepemilikan saham setelah penawaran umum saham perdana dan eksekusi waran antara lain PT Premium Indonesia sebesar 48%, PT Premium Mandiri sebesar 0,5% dan masyarakat sebesar 51,6%.

Perseroan meraih laba bersih sebesar Rp3,58 miliar dan pendapatan sebesar Rp110,96 miliar pada 2010.

Sentimen Regional, IHSG Rabu (13/7) Dibuka Positif

Headline
INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Rabu (13/7) dibuka naik 0,13% ke level 3.943,24.

Penguatan IHSG pagi ini lebih disebabkan sentimen postif saham regional yang menguat. Shanghai tercatat naik 0,53%, Hang Seng naik 0,75%, KLSE naik 0,05%, Nikkei naik 0,01%, STI naik 0,14%, dan Seoul naik 0,32%.

Sebanyak 49 saham tercatat naik, 11 saham turun, dan 71 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 61 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp95,58 miliar. Meski indeks naik, namun asing terpantau keluar dari pasar dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp12,49 miliar.

Indeks LQ45 tercatat naik 0,19% ke level 699,4, sementara JII naik 0,12% ke level 542,29.

Saham-saham yang tercatat menguat tajam pagi ini adalah ITMG yang naik 0,52%, GGRM naik 0,3%, BBCA naik 0,62%, BBNI naik 1,29%, ASII naik 0,07%, dan INTP naik 0,3%.

Reminder Cum Date Dividen MYOR.ABDA, CITA,MASA 13/07/2011

Hari ini 13 July 2011 adalah Cum Date untuk pelaksanaan kegiatan Corporate Action sebagai berikut :

No.

Kode Efek

Nama Efek

Jenis Kegiatan

1.

MYOR

MAYORA INDAH Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp130.- per saham

2.

ABDA

ASURANSI BINA DANA ARTA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 25.- per saham

3.

CITA

CITA MINERAL INVESTINDO Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp8.90.- per saham

4.

MASA

MULTISTRADA ARAH SARANA TBK

Dividen Tunai Rasio Rp 1.- per saham

Bursa Asia Naik Tipis di Awal Sesi

Headline
INILAH.COM, Sydney - Bursa saham Asia naik tipis di awal perdagangan Rabu (13/7) menjelang data ekonomi kunci China. Investor mengabaikan memburuknya krisis utang Eropa, dimana saham keuangan sebagian besar diperoleh.

Indeks Nikkei Jepang naik tipis 0,3%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,5%, dan indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,3%.

Saham utama Jepang yang menguat, Mitsui & Co.with naik 2,3% setelah mengumumkan tawaran pengambilalihan untuk Portek International Ltd., Singapura. Saham perdagangan lainnya juga menguat, dibantu kenaikan minyak mentah semalam, dengan Itochu Corp naik 2,1%, dan Mitsubishi Corp menguat 1,6%.

Kenaikan bursa saham Asia, menyusul jatuhnya bursa saham, setelah Moody’s, menurunkan peringkat rating utang Irlandia ke status ‘junk’.

Moody’s mengatakan ada kemungkinan pertumbuhan. Bahwa setelah program dukungan dari Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional rampung pada akhir 2013, Irlandia mungkin perlu putaran lebih lanjut dari pendanaan resmi sebelum kembali ke pasar.

Perkembangan terbaru dalam krisis utang zona euro meredam rally kecil untuk saham AS yang dipicu pertemuan terbaru The Fed. Risalah Federal Reserve menunjukkan minoritas anggota mendukung pemberian stimulus tambahan bagi perekonomian.

Sebagian besar saham keuangan rebound di Jepang, dengan Nomura Holdings Inc naik 1,1%, Bank of Yokohama Ltd naik 1,6%, dan Daiwa Securities Group Inc naik 1,2%.

Saham perbankan juga meningkat di Sydney, dengan Macquarie Group Ltd yang naik 1,1%, Westpac Banking Corp naik 0,5%, dan Commonwealth Bank of Australia Ltd menguat 0,4%.

Pada perdagangan Sydney, beberapa saham sensitif China menguat, menjelang rilisnya data produk domestik bruto siang nanti. Fortescue Metals Group Ltd naik 1,3%, sementara BlueScope Steel Ltd terangkat 3,3%.

Saham BHP Billiton Ltd naik 0,1%, dan rawan koreksi setelah adanya laporan bahwa tambang batubara kokas di timur laut Australia, yang dimiliki dengan BHP Mitsubishi Corp, akan terpengaruh aksi mogok pekan ini terkait sengketa upah.

Emas rally karena investor berbondong-bondong beralih ke logam sebagai safe haven, akibat kekhawatiran penularan utang zona euro, mendorong saham penambang emas Newcrest Mining Ltd naik 1,6%. [ast]

Saham Kalbe Farma Berpotensi Menuju Rp5.000

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berpeluang menuju level Rp5.000.

Hal ini terkait khabar Perseroan yang akan menjual simpanan ke salah satu perusahaan obat AS. Dananya akan digunakan untuk mengakuisisi beberapa perusahaan farmasi di dalam dan luar negeri.

Saat ini, Perseroan tengah menjajaki satu perusahaan farmasi di Asia Tenggara.

Antisipasi PDB China, bursa Asia melaju untuk pertama kali di pekan ini

Antisipasi PDB China, bursa Asia melaju untuk pertama kali di pekan ini
TOKYO. Pasar saham Asia naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir. Reli terjadi sebelum China merilis laporan pertumbuhan ekonominya, dan investor mempertimbangkan upaya Uni Eropa untuk menahan krisis utang Eropa.

Indeks regional MSCI Asia Pasifik naik 0,3% ke 134,86, pada pukul 10.03 di Tokyo. setiap dua saham reli berbanding satu saham yang jatuh. Sementara, indeks Nikkei 225 maju 0,45% ke 9.970,61. Reli juga terjadi pada indeks Kospi yaitu sebesar 0,42% ke 2.118,65, dan indeks Australia S&P/ASX 200 yang naik 0,13% ke 4.501,20.

Reli pasar regional terjadi seiring keputusan pemimpin Uni Eropa menyepakati proposal roll over utang untuk mencegah Yunani dari gagal bayar. Bursa saham juga menguat setelah penjualan ritel AS dilaporkan meningkat pada Juni, dan initial claim untuk tunjangan pengangguran menurun.

Sementara, hari ini, diperkirakan China akan merilis laporan produk domestik bruto yang naik 9,3% di kuartal kedua, dibandingkan kuartal sebelumnya yang naik 9,7%. China juga akan merilis laporan produksi industri dan penjualan ritel, pada hari yang sama.

Prasad Patkar dari Platypus Asset Management menyebut, setiap bukti soft landing di China disambut oleh pasar. Oleh karena itulah Beijing telah mencoba melakukan perencanaan dengan cermat, sejak pengetatan ekonomi dimulai akhir tahun lalu. "Ada komitmen yang solid di seluruh dunia untuk melihat bahwa situasi Eropa tidak membawa ekonomi kembali ke masa-masa krisis keuangan global 2008 silam," ujarnya.

Beberapa saham berhasil naik diantaranya, saham produsen mesin konstruksi terbesar di dunia, Komatsu Ltd. yang memperhitungkan China sebagai pasar terbesarnya, naik 1,4% di Tokyo. Lalu, saham Mitsubishi Corp. melaju 1,4% di Tokyo. Sementara, saham produsen emas nomor satu di Australia, Newcrest Mining Ltd. reli 1,7% setelah harga logam mulia naik ke level rekor.

Saham MEDC Menarik, Tapi Waspada!

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Saham Medco Energy (MEDC) pada Rabu (13/7) akan berbalik arah menguat, karena emiten sudah melemah 50% dari level tertingginya dan berada di area support. Namun, tetap waspadai koreksi lanjutan.

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu mengatakan, potensi penguatan saham PT Medco Energy (MEDC) hari ini sangat terbuka lebar. Berdasarkan grafik, saham ini sudah anjlok dari level tertingginya pada 18 Oktober 2010 di level Rp4.350. “Artinya, saham ini sudah turun hampir 50% dari level tertingginya itu,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (12/7).

Menurutnya, MEDC tidak mengalami penguatan berarti. Level terendahnya di Rp2.200 yang merupakan posisi terbawah pada 9 Februari 2010, sekaligus menjadi level support kuatnya. Dengan harga saham MEDC yang berada di area support, saham ini menjadi menarik dan terbuka peluang untuk naik. “MEDC akan bergerak dalam kisaran support Rp2.200 dan Rp2.450 sebagai level resistance-nya,”

Pada perdagangan Selasa (12/7) saham MEDC ditutup melemah Rp25 (1,11%) ke level Rp2.225 dari posisi sebelumnya Rp2.250. Harga intraday tertingginya mencapai Rp2.250 dan terendah Rp2.200. Voleme transaksi mencapai 3,2 juta unit saham senilai Rp7,2 miliar dan frekuensi 466 kali.

Irwan menjelaskan, berkaca pada krisis 2008, harga terendah saham MEDC di level Rp1.600. Tapi, peluang koreksi saham ini sekarang sudah terbatas. Dengan kata lain, potensi reward-nya lebih besar dibandingkan potential risk-nya. “Jadi investor tidak perlu menunggu hingga level Rp1.600 untuk masuk di saham ini,” tandasnya.

Dari sisi valuasi pun, saham MEDC juga relatif murah. Price to Earnings Ratio (PER) saham MEDC di level 19 kali. Level ini memang sedikit di atas harga rata-rata industri. Tapi, level tersebut masih dalam batas yang bisa diterima. Sebab, Price to Book Value (PBV)-nya masih di level 1 kali di level Rp2.100 ke level Rp2.225 saat ini. “Karena itu, saham MEDC, masih oke,” ungkap Irwan.

Dalam situasi ini, ia menyarankan investor yang ingin trading, untuk masuk setelah Rp2.450 ditembus ke atas. Sebab, hari ini cenderung gambling karena sedang berada di area support. “Potensi penguatan akan tampak jelas pada Kamis (14/7) hingga Jumat (15/7),” timpalnya.

Sementara itu, bagi yang belum punya posisi lebih baik tunggu saja dulu sambil melihat bagaimana pergerakan Rabu (13/7) ini. Tapi, jika hari ini tembus level support, harus dilihat hari berikutnya. Artinya, pelaku pasar tidak perlu terburu-buru. “Sebab, kalaupun pecah Rp2.450 masih bisa masuk di level resistance berikutnya Rp2.475 yang mengonfirmasi penguatan lebih jauh,” tutur Irwan.

Menurutnya, jika tembus support Rp2.200, support berikutnya adalah Rp2.175. Tapi, support Rp2.200 merupakan support kuat terakhir yang sudah terbentuk. Karena itu, jika tembus ke Rp2.175, jangan dulu masuk. “Sebab, potensi koreksi berikutnya jauh ke bawah di level Rp1.600. Sebab, secara grafik tidak ada tahanan supportnya,” ucapnya.

Jika hari ini ditutup di atas Rp2.200, lanjut Irwan, saham ini berpotensi menguat besok atau lusa. Hingga akhir tahun, jika tidak ada krisis finansial global dan harga minyak stabil, saham ini ditargetkan di level Rp2.700. “MEDC cukup menarik tapi waspada. Karena itu, bisa mulai akumulasi bertahap masuk di saham ini pada Kamis (14/7) atau Jumat (15/7),” imbuh Irwan. [ast]