Senin, 09 April 2012

Secara teknikal, indeks masih berpotensi menguat

JAKARTA. Data-data negatif mempengaruhi pergerakan bursa global. Sejumlah analis menilai, hal tersebut juga akan memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, hari ini (9/4).

Data-data yang kurang kondusif untuk pergerakan IHSG pada awal pekan ini adalah data non-Farm Payrolls bulan Maret yang hanya tercatat penambahan lapangan kerja sebanyak 120.000 orang. Angka ini di bawah ekspektasi ekonom sebelumnya. Sementara, dari Eropa, ada sentimen kenaikan yield obligasi Spanyol.

Namun secara teknikal, Edwin Sebayang, Kepala Riset MNC Securities malihat, chart harian IHSG membentuk pola White Candle yang mengindikasikan bullish reversal.

"IHSG akan bergerak di range 4.127-4.189 dengan potensi masih adanya penguatan," prediksi Ewdin, Senin (9/4). Untuk trading hari ini, Edwin merekomendasikan saham ITMG, BJBR, TOTL, BBCA, ADHI, dan BMRI.

Pengamat Pasar Modal, Jimmy Dimas Wahyu menyampaikan, pergerakan IHSG masih bisa bullish jika bisa bertahan di level 4.000-4.100.

Jimmy pun menganalisa secara historikal, di mana selama tujuh tahun belakangan, return yang dicapai IHSG pada bulan Maret akan menentukan pergerakan IHSG selama setahun ke depan.

"Bulan Maret ini, IHSG masih memberikan return positif. Masih menjadi tanda tanya, apakah hal ini bisa berlanjut sampai akhir tahun, sesuai dengan historikal tahun-tahun sebelumnya," urai Jimmy.

Data AS dan yen bikin Nikkei tak bersemangat

Data AS dan yen bikin Nikkei tak bersemangat
TOKYO. Sebagian besar saham yang diperdagangkan di bursa Jepang dilanda aksi jual. Pada pukul 09.23 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1,4% menjadi 9.552,84. Sedangkan indeks Topix turun 1,2% menjadi 815,57.

Saham-saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa Jepang antara lain: Sony Corp yang turun 2,1%, Mitsubishi Corp turun 2,1%, dan Nachi-Fujikoshi Corp melorot 4,3%.

Sejumlah faktor turut mempengaruhi pergerakan negatif bursa regional. Di antaranya data lapangan kerja AS yang lebih rendah dari estimasi. Kondisi itu menyebabkan outlook kinerja eksportir Asia menjadi buram.

"Hasil dari data lapangan kerja AS mengecewakan investor. Padahal mereka berharap pasar tenaga kerja AS semakin membaik," jelas Hideyuki Ishiguro, assistant manager of investment strategy Okasan Securities Co di Tokyo.

Selain itu, sentimen lainnya adalah penguatan yen yang bergerak ke posisi 81,20 per dollar AS pagi ini.Bandingkan dengan posisi penutupan akhir pekan lalu yang berada di level 82,27. Yen juga menguat ke posisi 106,18 dari 107,55 terhadap euro. Penguatan yen memangkas nilai pendapatan dari luar negeri bagi perusahaan Jepang.

Saham kelas kedua yang tetap juara

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, (3/4) berhasil mencetak rekor baru dengan menembus ke level 4.215,44. Keesokan harinya, IHSG langsung terkoreksi cukup dalam sebesar 1,93% menjadi 4.134,04. Hari selanjutnya (5/4), IHSG kembali menguat 0,78% menjadi 4.166,37.

Kepala riset MNC Securities Edwin Sebayang menilai, di tengah fluktuasi harga saham saat iniIHSG masih memiliki peluang untuk kembali menembus rekor barunya hingga ke 4.300 pada bulan April hingga Mei 2012.”Koreksi setelah mencapai rekor baru itu hanya cooling down, karena beberapa saham sudah mahal,” kata dia, Jumat (6/4).

Harga beberapa saham berkapitalisasi besar yang biasanya menjadi favorit investor pun sudah mengalami penguatan terbatas. Nah, kondisi seperti ini bisa dimanfaatkan investor untuk mencari investasi di saham lapis kedua alias saham second liner.

Saham lapis kedua bisa menjanjikan keuntungan yang lumayan. Memang, risiko fluktuasi pergerakan saham juga sepadan dengan potensi return. Para pemodal harus cermat menemukan celah untuk mengail untung dari saham-saham kategori ini.

Edwin menuturkan, beberapa faktor seperti harga saham di pasar yang masih berada bawah harga wajar dan prospek kinerja bagus, bisa menjadi dasar bagi investor untuk mengoleksi saham yang berada di lapis kedua.
Masih murah
Ambil contoh saham Total Bangun Persada Tbk (TOTL) dan Bank Jabar Banten (BJBR). Edwin menganggap kedua harga saham emiten tersebut masih murah dan layak koleksi.

Hitungan Edwin, harga wajar TOTL dan BJBR masing-masing Rp 630 dan Rp 1.500 per saham. Pada penutupan Kamis (5/4), harga TOTL dan BJBR adalah Rp 495 per saham dan Rp 1.170 per saham.

Valuasi harga saham seperti price to earing ratio (PER) bisa juga dijadikan patokan. Arief Fahrury, Analis Mega Capital Indonesia mengatakan, salah satu emiten yang masih memiliki PER kecil adalah PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

Ia menghitung, PER RALS pada tahun ini sekitar 15 kali. Angka ini masih di bawah PER sektor ritel yang 20 kali.

Saham second liner pilihan Edwin di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), TOTL, dan BJBR.

Arief memilih PT Intiland Development Tbk (DILD), RALS, dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).

Jansen Kustianto, Analis Sinarmas Sekuritas memilih PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan terakhir adalah PT Metropolitan Land Tbk (MTLA).

Bantu Atasi Krisis, Polisi Yunani Bisa Disewa 30 Euro/Jam

Athena - Yunani yang sedang dilanda krisis ekonomi kini punya cara baru yang tidak biasa untuk meraup pendapatan dan mengurangi beban negara. Negeri dewa-dewi itu menyewakan para polisinya dengan tarif 30 euro per jam, plus 10 euro jika ingin tambahan mobil patroli.

Menteri Perlindungan Masyarakat Yunani dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari AFP, Senin (9/4/2012), menyatakan dana yang dihasilkan dari para polisi ini akan digunakan untuk menutupi beban operasionalnya sekaligus mengembangkan infrastruktur hukum di negara tersebut.

Jasa polisi tersebut digunakan pada situasi khusus, seperti mengawal pengiriman barang berharga, seperti uang atau barang antik, yang sebelumnya jasa seperti itu tidak dipungut biaya alias gratis.

Tapi itu dulu, saat masa krisis seperti sekarang ini, jasa polisi seperti itu tak lagi cuma-cuma. Bahkan, tarif per jam untuk kapal patroli bisa mencapai 200 euro, dan helikopter 1.500 euro, berdasarkan surat kabar lokal Proto Thema yang dikutip AFP.

Menteri tersebut mengatakan, jasa-jasa keamanan tersebut akan diberikan selama tidak menganggu kegiatan operasional polisi sekaligus keamanan lingkungan.

Seperti diketahui, Yunani saat ini terlilit utang senilai lebih dari 350 miliar euro (Rp 4.200 triliun). Yunani juga sudah dua kali diberi bantuan dana talangan dari Uni Eropa dan International Monetary Fund (IMF) supaya tidak bangkrut.

(ang/ang)

Harga minyak kembali ditransaksikan melandai

Harga minyak kembali ditransaksikan melandai
HONG KONG. Harga kontrak minyak kembali mencatatkan penurunan pada awal pekan ini. Dengan demikian, harga minyak sudah turun selama tiga hari belakangan. Pagi tadi, harga minyak untuk pengantaran Mei turun US$ 1,28 menjadi US$ 102,03 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 07.28 waktu Hong Kong, kontrak yang sama berada di level US$ 102,18 per barel.

Pada 5 April lalu, harga kontrak minyak ditutup pada posisi US$ 103,31 sebarel. Dengan demikian, sepanjang tahun ini, kenaikan harga minyak sudah mencapai 3,4%.

Penurunan harga minyak terjadi seiring kecemasan bahwa permintaan minyak akan menurun setelah penambahan lapangan kerja di Negeri Paman Sam lebih sedikit ketimbang produksi pada bulan lalu. Hal itu memberikan sinyal perlambatan ekonomi di negara konsumen terbesar dunia itu.
Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Mei turun US$ 1,13 atau 0,9% menjadi US$ 122,30 per barel di ICE Futures Europe Exchange London.

Sekadar informasi, sepanjang Maret lalu, jumlah penambahan lapangan kerja AS hanya mencapai 120.000 saja. Ini merupakan yang terendah dalam lima bulan terakhir. Sedangkan estimasi sejumlah analis yang disurvei Bloomberg mematok angka 205.000 lapangan kerja.

IHSG Sudah Jenuh Beli

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu menanjak 32 poin setelah investor memburu saham-saham murah setelah terjadi koreksi di awal perdagangan. Saham-saham properti memimpin penguatan pasar.

Menutup perdagangan terakhir sebelum hari raya Paskah, Kamis (5/4/2012), IHSG menguat 32,338 poin (0,78%) ke level 4.166,374. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 6,287 poin (0,88%) ke level 718,668.

Indeks masuk dalam tren melemah karena berada di area jenuh beli alias overbought. Namun dengan masih adanya aksi beli selektif maka indeks diprediksi bergerak mixed hari ini.

Akhir pekan lalu, Wall Street mengalami pekan terburuknya tahun ini akibat tekanan di krisis Eropa yang menunjukkan rentannya sistem keuangan Uni Eropa. Data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang solid kalah oleh sentimen dari tingginya surat utang Spanyol.

Pergerakan bursa Asia pagi ini:
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 136,19 poin (1,41%) ke level 9.552,26.
  • Indeks KOSPI turun 22,29 poin (1,10%) ke level 2.006,74.

Rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas
Perdagangan Kamis pekan lalu menjelang libur panjang akhir pekan, IHSG berhasil rebound setelah menguat +0,78% ditutup pada level 4.166,374. Kenaikan indeks didorong oleh aksi selective buy pemodal. Terlihat saham unggulan yang sebelumnya sempat tertekan berbalik menguat sehingga dapat menopang kenaikan indeks. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance : 4.137-4.189. Saham pilihan : UNTR, BMRI, ASRI, BRAU, MTLA

eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG pada perdagangan kamis (5/4) berhasil menguat dengan tutup di atas garis MA 5 kembali. Indikator Stochastic masih bergerak downtrend di area Overbought sementara RSI mulai bergerak reversal. Pada perdagangan Senin (9/4), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 4131-4195 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PGAS, AKRA, dan EXCL.

(ang/ang)

Kamis, 05 April 2012

Investor Buru Saham Murah, IHSG Menanjak 32 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 32 poin setelah investor memburu saham-saham murah setelah terjadi koreksi di awal perdagangan. Saham-saham properti memimpin penguatan pasar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.140 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.160 per dolar AS.

Membuka perdagangan, IHSG berkurang 19,476 poin (0,48%) ke level 4.114,560 akibat berita negatif dari pasar global dan regional. Investor juga mengambil untung menyambut akhir pekan panjang.

Indeks langsung jatuh ke posisi terendahnya tak lama setelah pembukaan perdagangan, hingga ke level 4.109,319. Namun, melihat posisi yang sudah rendah itu, investor mengambil kesempatan untuk akumulasi beli.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 22,133 poin (0,53%) ke level 4.156,169. Indeks balik arah ke zona hijau atas perburuan saham-saham yang sudah murah.

Saham-saham lapis dua pun menjadi incaran. Sehingga indeks langsung balik arah ke zona hijau dan sempat mendaki hingga ke posisi tertingginya hari ini di 4.171,198.

Menutup perdagangan terakhir sebelum hari raya Paskah, Kamis (5/4/2012), IHSG menguat 32,338 poin (0,78%) ke level 4.166,374. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 6,287 poin (0,88%) ke level 718,668.

Penguatan kali ini atas perburuan saham-saham lapis dua, terutama di properti. Sembilan sektor menguat, hanya sektor industri dasar yang masih terkena aksi ambil untung.

Investor asing belum puas ambil untung, dana asing kembali keluar lantai bursa. Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 159,059 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 126.304 kali pada volume 8,985 juta lot saham senilai Rp 4,12 triliun. Sebanyak 160 saham naik, sisanya 84 saham turun, dan 110 saham stagnan.

Beberapa bursa di Asia juga mulai berbalik arah ke teritori positif setelah pagi tadi kompak melemah. Kabar buruk di Eropa membuat investor mulai melirik pasar saham di negara berkembang Asia.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 39,45 poin (1,74%) ke level 2.302,24.
  • Indeks Hang Seng melemah 197,98 poin (0,95%) ke level 20.593,00.
  • Indeks Nikkei 225 turun 52,38 poin (0,53%) ke level 9.767,61.
  • Indeks Straits Times naik tipis 5,42 poin (0,18%) ke level 2.990,46.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 900 ke Rp 74.900, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 58.050, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 44.250, dan Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 6.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 18.300, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 400 ke Rp 4.000, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 150 ke Rp 4.725, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 150 ke Rp 12.050.

(ang/dru)

Balik Arah ke Zona Hijau, IHSG Rehat di 4.156

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah ke zona hijau atas perburuan saham-saham yang sudah murah. Indeks beristirahat di level 4.156.

Membuka perdagangan, IHSG berkurang 19,476 poin (0,48%) ke level 4.114,560 akibat berita negatif dari pasar global dan regional. Investor juga mengambil untung menyambut akhir pekan panjang.

Indeks langsung jatuh ke posisi terendahnya tak lama setelah pembukaan perdagangan, hingga ke level 4.109,319. Namun, melihat posisi yang sudah rendah itu, investor mengambil kesempatan untuk akumulasi beli.

Saham-saham lapis dua pun menjadi incaran. Sehingga indeks langsung balik arah ke zona hijau dan sempat mendaki hingga ke posisi tertingginya hari ini di 4.158,756.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (5/4/2012), IHSG naik 22,133 poin (0,53%) ke level 4.156,169. Sementara Indeks LQ 45 menguat 4,347 poin (0,61%) ke level 716,728.

Saham-saham unggulan di sektor agrikultur masih terkena tekanan jual. Sementara saham-saham unggulan lainnya secara perlahan mulai menguat.

Namun, penguatan kali ini atas perburuan saham-saham lapis dua, terutama di sektor infrastruktur dan perdagangan. Tujuh sektor menclok di zona hijau, sisanya tiga masih terkena koreksi, yaitu agrikultur, industri dasar dan konsumer.

Dana asing masih belum berhenti 'ngacir' keluar dari pasar saham dalam negeri. Hingga siang ini investor asing sudah melakukan penjualan bersih meski nilainya masih tipis.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 65.382 kali pada volume 3,54 juta lot saham senilai Rp 1,847 triliun. Sebanyak 130 saham naik, sisanya 94 saham turun, dan 105 saham stagnan.

Beberapa bursa di Asia juga mulai berbalik arah ke teritori positif setelah pagi tadi kompak melemah. Kabar buruk di Eropa membuat investor mulai melirik pasar saham di negara berkembang Asia.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 31,10 poin (1,37%) ke level 2.293,89.
  • Indeks Hang Seng anjlok 226,68 poin (1,09%) ke level 20.564,30.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 76,34 poin (0,78%) ke level 9.743,65.
  • Indeks Straits Times naik tipis 3,41 poin (0,11%) ke level 2.988,45.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 600 ke Rp 44.300, United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 31.650, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 400 ke Rp 3.950, dan Indospring (INDS) naik Rp 350 ke Rp 5.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 550 ke Rp 18.450, Merck (MERK) turun Rp 500 ke Rp 147.500, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 22.350, dan SMART (SMAR) turun Rp 300 ke Rp 6.000.
(ang/dru)

Silakan cek rekomendasi pilihan analis hari ini

JAKARTA. Berikut adalah saham-saham yang menjadi rekomendasi analis hari ini.
- PT Berau Coal Energy (BRAU)
BRAU melemah karena aksi profit taking. Outlook BRAU belum bergeser dari tren bullish, terutama dengan harga yang masih diperdagangkan di atas MA 50, MA 100, dan MA 200.
Rekomendasi : Buy
Support : Rp 500
Resistance : Rp 570
Analis : Zulfirman Basir, Monex Investindo Futures Sekuritas

- PT PP London Sumatra Tbk (LSIP)
Pergerakan LSIP pada jangka pendek masih terkoreksi, karena LSIP gagal bertahan di level resistance 2.925. MA 20 dan Stochastic memberi sinyal LSIP dalam tren koreksi.
Rekomendasi : Buy
Support : Rp 2.700
Resistance : Rp 2.925
Analis : Deni Hamzah, Corfina Capital Sekuritas

- PT Royal Oak Development (RODA)
Moving Average (MA) mengindikasikan RODA masih dalam tren penguatan. Namun Stochastic dan Relative Strength Index (RSI) menandakan RODA sudah jenuh beli, dan terancam koreksi.
Rekomendasi : Sell
Support : Rp 320
Resistance : Rp 395
Analis : Alwy Assegaf, Universal Broker Indonesia Sekuritas

- PT Borneo Lumbung Energi Tbk (BORN)
Peningkatan penjualan BORN sebesar 121% disertai dengan meningkatnya margin laba perseroan. Margin laba operasi meningkat dari 34% pada 2010 menjadi 42% pada 2011. Hal ini menunjukan efektifitas dan efisiensi perseroan. Posisi Kas perseroan per 31 Des 2011 juga meningkat tajam 122%. Namun DER perseroan juga meningkat tajam dari 0,3 menjadi 0,8. Hal ini disebabkan oleh perjanjian fasilitas pinjaman preekspor dari First Gulf Bank. Fasilitas tersebut memiliki jatuh tempo hingga 14 Juni 2012.
Rekomendasi: hold
Target harga: Rp 927
Analis: Betrand Reynaldi, eTrading Securities

Inilah Saham Pilihan Trading Kamis Ini

INILAH.COM, Jakarta – Secara teknikal, laju IHSG Kamis (5/4/2012) diprediksi menguat terbatas. Faktor ECB, pinjaman Spanyol dan sektor jasa AS menjadi sentimennya. Empat saham layak trading.

Pada perdagangan Rabu (4/4/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 81,41 poin (1,93%) ke angka 4.134,036 dengan intraday tertinggi 4.215,079 dan terendah 4.122,224. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang turun 19,25 (2,63%) ke angka 712,381.

Analis Sinarmas Securities, Jansen Kustianto memperkirakan, pada perdagangan hari Kamis (5/4/2012), secara teknikal indeks bergerak menguat terbatas. “Indeks akan bergerak dalam kisaran support 4.060 dan resistance 4.160,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (4/4/2012).

Menurutnya, perkembangan dari rapat bank sentral Eropayakni European Central Bank (ECB) seputar kebijakan moneter dan meningkatnya biaya pinjaman Spanyol bakal mewarnai sentimen pasar. “Begitu juga dengan data pertumbuhan industri jasa AS yang dapat memberikan sentimen terhadap indeks,” imbuhnya.

Di atas semua itu, Jansen merekomendasikan positif empat saham dari sektor consumer goods, telekomunikasi, dan perdagangan.

Saham-saham pilihannya adalah PT Mayora Indah (MYOR), PT Telkom (TLKM), PT Nippon Indosari Corporindo (ROTI), dan PT Hexindo Adiperkasa (HEXA). “Itulah saham-saham yang dapat diperhatikan untuk daily trading,” imbuh Jansen.

Eropa Terjebak Resesi, Rupiah Masih Lunglai

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antarbank Jakarta, Kamis (5/4/2012) diprediksi melemah. Sentimen dari ancaman resesi Eropa menjadi pemicunya.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, potensi pelemahan rupiah hari ini terutama karena kecenderungan dalar AS yang masih menguat. Penguatan dolar AS masih dipicu oleh Bank Sentral AS The Fed yang tidak memberikan sinyal stimulus moneter lanjutan berupa Quantitative Easing (QE) ketiga.

Pada saat yang sama, lanjut Firman, di pasar muncul kekhawatiran atas ancaman resesi ringan di Eropa. "Karena itu, rupiah cenderung melemah terhadap dolar AS dalam kisaran 9.120 hingga 9.170 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Semalam, lanjut dia, pasar sudah mendapat konferensi pers dari European Central Bank (ECB) yang sudah diperkirakan mengisyaratkan pelemahan aktivitas ekonomi di Eropa. "Walaupun masalah utang sudah mulai terkendali," tuturnya.

Data-data ekonomi Eropa belakangan ini, cukup mengkhawatirkan. Pekan lalu, pasar mendapati data manufaktur Eropa yang mengalami kontraksi. "Sebab, tujuh negara zona euro ditengarai mengalami resesi dan krisis utang yang tidak terkendali walaupun sifatnya ringan," timpalnya.

Resesi Eropa, kata dia, lebih dipicu oleh drastisnya pemangkasan anggaran pemerintah di zona euro seiring keinginan zona itu untuk meringankan masalah utang. "Selain itu, resesi juga ditandai dengan tingginya tingkat pengangguran di zona euro yang mencapai 10,8%. Begitu juga dengan data manufaktur yang dirilis awal pekan ini. Semua itu, memicu kecemasan ancaman resesi Eropa," imbuh Firman.

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (4/4/2012) ditutup melemah 20 poin (0,21%) ke angka 9.145/9.155 per dolar AS.

Produksi AS melonjak, harga minyak melorot

Produksi AS melonjak, harga minyak melorot
NEW YORK. Harga kontrak minyak melorot tadi malam. Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, harga kontrak minyak untuk pengantaran Mei turun US$ 2,54 atau 2,4% menjadi US$ 101,47 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan level terendah sejak 14 Februari lalu. Namun, sepanjang tahun ini, harga minyak sudah naik 2,7%.

Penurunan harga minyak terjadi setelah data Departemen Energi AS menunjukkan produksi minyak AS naik ke level tertinggi dalam 12 pekan terakhir. Sekadar informasi, pada pekan lalu, cadangan minyak AS naik sebanyak 9,01 juta barel menjadi 362,4 juta barel pada pekan lalu. Ini merupakan penambahan terbesar sejak Juni 2011 lalu. Sementara, tingkat produksi naik 2,9% menjadi 6,05 juta barel per hari.

Selain itu, penurunan harga minyak juga terjadi setelah the Federal Reserve memberikan sinyal bahwa pihaknya tidak akan kembali menggelontorkan stimulus.

"Data cadangan minyak AS cukup banyak. Tingkat produksi minyak juga terus meningkat. Hal ini membuktikan bahwa pada saat harga minyak naik cukup tinggi, produsen minyak akan mencari jalan untuk menyuplai minyak ke pasar," urai Bill O\'Grady, chief market strategist confluence Investment Management di St. Louis.

catatan saja, harga kontrak minyak untuk pengantaran Mei jenis Brent turun US$ 2,52 atau 2% di ICE Futures Europe exchange, London.

Fokus Pada Saham Konsumer-Perbankan

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada Kamis (5/4/2012) diperkirakan masih akan tertekan. Namun, investor bisa fokus pada emiten yang pangsa pasarnya domestik dan tidak terganggu daya belinya.

Pardomuan Sihombing, analis dari RecapitalSecurities mengatakan, koreksi indeks masih akan terjadi dalam dua hari perdagangan pekan ini,”Investor mengantisipasi keluarnya laporan keuangan kuartal pertama 2012 dan keputusan BI rate,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, trend kenaikan IHSG sebenarnya masih berlanjut, di tengah ketidakpastian implementasi rencana kenaikan BBM. Sejauh ini penembusan level psikologis 4.200 lebih banyak dipicu oleh kinerja keuangan emiten 2011.

Diperkirakan kinerja emiten masih akan tumbuh di kuartal pertama 2011, karena masih kuatnya daya beli kelompok konsumen menengah atas. Kinerja emiten juga tidak terpengaruh oleh kenaikan BBM, karena emiten menggunakan BBM non subsidi/BBM industri.

Selain itu harga komoditas untuk bahan baku belum mengalami kenaikan, meski harga minyak mentah terus naik karena spekulasi memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.

Dengan ekspektasi kinerja earning emiten masih tumbuh, maka ada diskon ke valuasi PE yang menyebabkan IHSG ke 4200. “Apalagi nanti setelah kinerja kuartal pertama dipublikasi, diskon valuasi semakin besar,”paparnya.

Melihat transaksi aktif pembelian broker asing, justru tersirat kemungkinan kenaikan BBM akan terealisir dalam waktu dekat. Pasalnya, bagi investor asing, fiskal Indonesia akan lebih sehat dan sustainable tanpa subsidi ke BBM.

Kemungkinan realisasi kenaikan BBM dalam waktu dekat akan terjadi, karena tingginya spekulasi di pasar minyak dunia, bisa saja terjadi kenaikan ke level US$135 per barel tanpa volume (cornering) karena ulah spekulan minyak.

Di tengah situasi ini, Domu merekomendasikan investor untuk konsentrasi pada emiten yang pangsa pasarnya domestik dan tidak terganggu daya belinya, yhakni konsumer dan perbankan.

Pilihannya adalah Perusahaan Gas Negara (PGAS), Jasa Marga (JSMR), Mitra Adiperkasa (MAPI), Mayora (MYOR) dan Indofood Sukses Makmur(INDF). Sementara untuk saham perbankan, ia menjagokan Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Central Asia (BBCA),”Rekomendasi beli untuk emiten-emiten ini,”tutupnya.

Pada perdagangan Rabu (4/4/2012), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir melemah 81,4 poin atau 1,9% ke 4.134,04. Volume perdagangan 3,8 miliar saham senilai Rp3,9 triliun.

Pada penutupan hari ini tercatat 192 saham melemah, 86 saham menguat dan 92 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp466,8 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp2,1 triliun dan pembelian asing Rp1,6 triliun. [nat]

Euro terdepresiasi ke level terlemah dalam 7 bulan

Euro terdepresiasi ke level terlemah dalam 7 bulan
NEW YORK. Pergerakan euro melemah ke level terendah dalam sebulan terakhir terhadap dollar AS. Pada pukul 17.00 waktu New York, euro terdepresiasi 0,7% menjadi US$ 1,3142 setelah melemah ke posisi US$ 1,3107, yang merupakan level terlemah sejak 16 Maret lalu.
Mata uang bersama 17 negara ini juga keok 1,1% menjadi 108,37 yen. Sebelumnya, euro sempat melemah ke posisi 107,91, yang merupakan level terlemah sejak 13 Maret lalu. Sedangkan possi yen menguat 0,4% menjadi 82,46 per dollar AS.

Pelemahan euro dipengaruhi oleh rendahnya permintaan lelang Spanyol. Kondisi tersebut meningkatkan kecemasan investor bahwa kawasan tersebut masih harus berupaya keras dalam menyelesaikan krisis utangnya.

"Aksi jual besar-besaran di euyro dibanding mata uang dunia lainnya dipicu kecemasan mengenai Eropa, tertutama setelah lelang obligasi Spanyol tak mencapai target. Market merubah haluan, sehingga ada risiko pelemahan bagi euro," urai David Grad, foreign exchange strategist Bank of America Corp di New York.

Inilah Menu Saham Pilihan Kamis (5/4/2012)

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (5/4/2012) diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah 4.097-4.158.

Demikian dikatakan analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, kemarin. "Kami perkirakan tekanan jual masih akan menghantui pergerakan bursa sehubungan dengan libur panjang akhir pekan. Saham pilihan JSMR, BBRI, ASRI, LPCK, SMCB," katanya.

IHSG pada perdagangan kemarin berakhir melemah 81,4 poin atau 1,9% ke 4.134,04. Volume perdagangan 3,8 miliar saham senilai Rp3,9 triliun. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp466,8 miliar.

Penurunan indeks karena terjadi profit taking yang dilakukan investor. Investor memanfaatkan berita The Fed untuk tidak lagi memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi AS. "Dapat kita lihat indeks regional Asia juga ditutup negatif," jelasnya.

Sementara pengamat pasar modal, jeremiah Rio Rizaldi merekomendasikan saham SIMP, AALI dan PGAS. Untuk saham SIMP, kalau mampu menguat menembus resisten di level 1.430, saham ini akan menuju 1.720 dan minor target 1.550. Untuk stoploss di 1.380. Sedangkan saham PGAS diperkirakan akan menuju 3.200 dengan minor target 3.450. Untuk saham PGAS dengan strategi sell on strength dengan speculative buy di area target penurunan.

Sementara saham AALI, berpeluang memasuki fase uptrend di resisten kuat 23.000 dengan volume tinggi. AALI berpotensi mengakhiri masa konsolidasi dan menguat menuju target harga di 26.900 dengan minor target 24.500. Saham AALI disarankan beli dengan stoploss di 21.600.

Jelang Akhir Pekan Panjang, IHSG Kena Aksi Jual

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 81 poin terkena aksi ambil untung dan koreksi yang diderita bursa-bursa Asia. Investor asing mulai menarik dananya keluar pasar modal.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (4/4/2012), IHSG ditutup jatuh 81,408 poin (1,94%) ke level 4.134,036. Sementara Indeks LQ 45 ditutup terjun bebas 19,254 poin (2,64%) ke level 712,381.

Jelang akhir pekan yang panjang, pelaku pasar diprediksi akan kembali melakukan aksi ambil untung sehingga indeks akan terkena tekanan jual lagi.

Semalam, bursa saham Wall Street jatuh untuk hari keduanya setelah investor khawatir akan berhentinya stimulus dari Federal Reserve juga lelang obligasi Spanyol yang menunjukkan bantuan pendanaan dari Eropa mulai berkurang.

Pada perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 124,80 poin (0,95%) ke level 13.074,75. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 14,42 poin (1,02%) ke level 1.398,96. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 45,48 poin (1,46%) ke level 3.068,09.

Pergerakan bursa Asia pagi ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 77,63 poin (0,79%) ke level 9.742,36.
  • Indeks KOSPI turun tipis 3,91 poin (0,19%) ke level 2.014,70.

Rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas
Perdagangan kemarin indeks anjlok didorong oleh profit taking yang dilakukan investor. Investor memanfaatkan berita The Fed untuk tidak lagi memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Dapat kita lihat indeks regional Asia juga ditutup negatif. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kami perkirakan tekanan jual masih akan menghantui pergerakan bursa sehubungan dengan libur panjang akhir pekan. Kisaran support-resistance : 4.097-4.158. Saham pilihan : JSMR, BBRI, ASRI, LPCK, SMCB

eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG bergerak terkoreksi untuk menyesuaikan posisinya yang telah berada di area Overbought setelah sebelumnya menguat selama enam hari berturut-turut. Candlestick membentuk pola Bearish Marubozu mengindikasikan sinyal Bearish Marubozu. Indikator Stochastic bergerak downtrend di area Overbought setelah sebelumnya membentuk deathcross dengan RSI yang juga bergerak downtrend. Pada perdagangan Kamis (5/4), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 4095-4166 dengan kecenderungan terkoreksi.

(ang/ang).

Stimulus Berhenti, Wall Street Anjlok

New York - Bursa saham Wall Street jatuh untuk hari keduanya setelah investor khawatir akan berhentinya stimulus dari Federal Reserve juga lelang obligasi Spanyol yang menunjukkan bantuan pendanaan dari Eropa mulai berkurang.

Aksi jual sangat marak, terlihat sembilan 10 sektor di S&P 500 terkena koreksi, dipimpin oleh sektor finansial, material dan teknologi. Indeks finansial di S&P turun 1,6%.

Indeks acuan S&P 500 itu sudah jatuh delapan kali dari 12 sesi perdagangan, turun di bawah pergerakan rata-rata dalam 14 hari pertama kalinya tahun ini. Nasdaq mengalami koreksi harian terburuknya sejak 14 Desember.

"Penopang utama ekonomi dan pasar modal selama dua tahun ini adalah stimulus, tanpa itu, kita masih bertanya-tanya apakah ekonomi mampu bertahan sendirian," kata Bruce Bittles, Kepala Strategi Investasi Robert W. Baird & Co di Nashville, dilansir dari Reuters, Kamis (5/4/2012).

Beban utang Spanyol melonjak setelah lelang obligasi, menyebabkan kekhawatiran akan kurangnya dana bantuan yang diberikan oleh Uni Eropa. Imbal hasil surat utang 10 tahun negara matador itu melonjak ke 5,7%, posisi tertingginya sejak Januari.

Saham-saham terus berjatuhan setelah pertemuan terakhir The Fed. Pasalnya, bank sentral itu mengumumkan untuk tidak lagi memberikan stimulus ke pasar.

Pada perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 124,80 poin (0,95%) ke level 13.074,75. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 14,42 poin (1,02%) ke level 1.398,96. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 45,48 poin (1,46%) ke level 3.068,09.

(ang/ang)

Rabu, 04 April 2012

Keputusan Fed akan Paksa Bursa Eropa Negatif

Medium
INILAH.COM, London - Bursa saham Eropa diperkirakan akan melemah pada perdagangan Rabu (4/4/2012) setelah Federal Reserve AS tidak memungkinkan akan melakukan pelonggaran moneter.

Indeks FTSE berpotensi melemah 15 poin pada pembukaan hari ini, indeks DAX akan turun 55 poin dan indeks CAC akan lebih rendah hingga 24 poin. Pada menit-menit terakhir pertemuan Fed bulan Maret hanya dua anggota dari sepuluh anggota memiliki stimulus moneter dilanjutkan lagi. Demikian mengutip CNBC.com.

Sementara pasar akan mencermati kondisi ekonomi Eropa. Hari ini Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengeluarkan kebijakan soal suku bunga. Pasar memperkirakan ECB akan tetap mempertahankan suku bunga saat ini.

Hari ini juga ada lelang obligasi pemerintah Spanyol antara 3-4 miliar euro atau sekitar US$4 miliar-5,2 miliar. Obligasi itu akan jatuh tempo pada Januari 2015, Oktober 2016 dan Oktober 2020. Spanyol saat ini sedang melakukan langkah penghematan dan mengatasi defisit anggaran.

Pemerintah Jerman juga melelang obligasi senilai 4 miliar euro yang akan jatuh tempo pada Februari 2017. Sementara Portugal akan melelang hingga 1,25 miliar euro untuk jangka waktu 6 bulan dan 18 bnulan.

Untuk bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng naik 1,3%, indeks Nikkei turun 2,2%, indeks ASX turun 0,07%, indeks Kospi turun 1,5%, indeks STI turun 0,6%.

Asing Mulai Tarik Dana, IHSG Ambles Satu Persen

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi lebih dari satu persen akibatnya maraknya aksi ambil untung. Investor asing mulai mengambil kembali dana-dananya yang selama ini disimpan di pasar.

Mengawali perdagangan, IHSG menipis 6,891 poin (0,17%) ke level 4.208,553 terkena profit taking. Posisi indeks sudah jenuh beli setelah kemarin cetak rekor.

Aksi ambil untung langsung terjadi pada pembukaan perdagangan, dilakukan oleh baik investor lokal dan asing. Indeks sempat ambles ke posisi terendahnya di 4.167,348.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (4/4/2012), IHSG ambles 52,185 poin (1,24%) ke level 4.163,259. Sementara Indeks LQ 45 anjlok 12,565 poin (1,71%) ke level 719,070.

Investor asing yang sudah terus menerus menempatkan dananya di lantai bursa sejak perdagangan pekan lalu kini mulai mengambil untung. Hingga siang ini pemodal asing sudah mencatat penjualan bersih meski nilainya masih tipis.

Seluruh indeks sektoral di bursa saham terkena koreksi, rata-rata cukup dalam lebih dari satu persen. Indeks sektor konsumer memimpin pelemahan bursa dengan koreksi lebih dari dua persen.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 67.948 kali pada volume 4,149 juta lot saham senilai Rp 2,3 triliun. Sebanyak 75 saham naik, sisanya 160 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih kompak terjebak di zona merah akibat ambil untung setelah kemarin naik cukup tinggi. Bursa saham China, Hong Kong dan Taiwan hari ini tutup menyambut hari libur nasional.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 154,52 poin (1,54%) ke level 9.895,87.
  • Indeks Straits Times melemah 10,38 poin (0,34%) ke level 3.004,60.
  • Indeks KOSPI ambles 26,19 poin (1,28%) ke level 2.023,09.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Hero Supermarket (HERO) naik Rp 5.900 ke Rp 35.500, Century Textille (CNTX) naik Rp 950 ke Rp 10.950, Ashimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 6.250, dan Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 200 ke Rp 2.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.800 ke Rp 57.650, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.400 ke Rp 75.350, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.200 ke Rp 31.400, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 700 ke Rp 44.350.

(ang/dru)

Bursa Asia terjegal koreksi harga komoditas

Bursa Asia terjegal koreksi harga komoditas
TOKYO. Pasar saham Asia merosot pada perdagangan Rabu pagi (4/4). Indeks acuan bursa regional pun tumbang untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir.
Sinyal dari Federal Reserve yang meredam harapan akan stimulus moneter tambahan, menyebabkan harga komoditas terpangkas. Kondisi ini menekan laju saham-saham perusahaan berbasis komoditas.

MSCI Asia Pacific Index turun 0,5% ke posisi 126,76 pada pukul 10.00 di Tokyo. Pasar di Cina, Hong Kong dan Taiwan libur pada hari ini. Sementara itu, indeks Nikkei 225 bergerak liar dan tercatat melemah tipis 0,1%. Lalu, indeks S&P/ASX 200 tergerus 0,3%, dan indeks Kospi jatuh 0,4%.

Saham-saham yang memberatkan langkah indeks, antara lain, saham BHP Billiton Ltd. yang terpangkas 1,7% di Sydney. Kemudian, saham SK Telecom Co. yang tergelincir 3,5% di Seoul, setelah Posco menjual kepemilikannya di operator ponsel ini. Namun, saham Toyota Motor Corp. tercatat masih reli 0,8% setelah yen melemah terhadap dollar AS.

"Saya tidak berpikir akan ada pelonggaran moneter lanjutan di AS, dan itu menekan pasar. Di sisi lain, pasar tercatat sudah reli cukup lama, sehingga bisa terkonsolidasi lebih dulu," ujar Matt Riordan, dari Paradice Investment Management Pty.