Rabu, 09 Maret 2011

JADWAL JATUH TEMPO WARAN TAHUN 2011

JADWAL JATUH TEMPO WARAN TAHUN 2011
No. Kode Nama Waran Harga Exercise Tgl. Akhir Transaksi Tgl. Jatuh Tempo
1 TMPI-W WARAN SERI II AGIS Tbk 200 11-Mar-11 17-Mar-11
2 BNBR-W WARAN SERI I BAKRIE AND BROTHERS Tbk 620 28-Mar-11 1-Apr-11
3 KOIN-W WARAN SERI I KOKOH INTI AREBAMA Tbk 183 4-Apr-11 8-Apr-11
4 LAPD-W WARAN SERI II LEYAND INTERNATIONAL Tbk 120 4-Apr-11 8-Apr-11
5 KARK-W WARAN SERI II DAYAINDO RESOURCES INTERNATIONAL Tbk 150 7-Apr-11 13-Apr-11
6 AGRO-W WARAN SERI I BANK AGRONIAGA Tbk 130 19-May-11 25-May-11
7 BVIC-W WARAN BANK VICTORIA INTERNATIONAL Tbk SERI IV 100 20-Jun-11 24-Jun-11
8 KBRI-W WARAN SERI I KERTAS BASUKI RACHMAT INDONESIA Tbk 534 4-Jul-11 8-Jul-11
9 TBLA-W WARAN SERI I TUNAS BARU LAMPUNG Tbk 125 7-Jul-11 13-Jul-11
10 TRAM-W WARAN SERI I TRADA MARITIME Tbk 135 5-Sep-11 9-Sep-11
11 MIRA-W2 WARAN SERI II MITRA INTERNATIONAL RESOURCES Tbk 400 21-Nov-11 25-Nov-11

Keterangan :

Untuk Nasabah yang memiliki Waran tersebut diatas, waran akan Expired Bila sampai tanggal Jatuh Tempo tidak di Exercise

BIPI siap bayar utang Rp 592,51 miliar

JAKARTA. PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) akan membayar surat utang jenis promissory notes kepada PT Indotambang Perkasa pada 12 Maret mendatang. Waktu tersebut sesuai dengan tenggat waktu pelunasannya.

Direktur BIPI Firlie Ganindito mengatakan, keputusan melunasi utang tersebut sudah diputuskan oleh manajemen BIPI. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan cara pembayaran atau sumber pendanaan untuk membayar utang itu. Pasalnya, sampai saat ini posisi kas BIPI masih sangat pas-pasan.

Sampai dengan akhir September 2010, total kas dan setara kas Benakat hanya sebesar Rp 63,61 miliar. Sedangkan dana yang dibutuhkan perusahaan ini untuk melunasi promissory notes sebesar Rp 592,51 miliar.

Sekadar informasi, surat utang tersebut adalah sisa utang yang harus dibayar BIPI ke Indotambang. Semula, total utangnya mencapai Rp 894,81 miliar.

BIPI dapat membayar utang senilai Rp 302,5 miliar dengan cara menjaminkan kepemilikan sahamnya di PT Elnusa Tbk (ELSA) kepada Indotambang. Jumlah saham ELSA yang dijaminkan sebanyak 12,55% dari total saham.

Belakangan, saham ELSA tersebut juga dialihkan BIPI kepada Amadia Investment untuk mendapatkan pinjaman. Nilai pinjaman tersebut sebesar US$ 30 juta dengan bunga 12% per tahun. BIPI juga memberikan saham anak usahanya di bidang batubara, PT Delta Samudra.

Menurut Firlie, penjaminan saham ELSA merupakan cara paling masuk akal untuk mendapatkan dana. Sebab, bunga promissory notes dan utang dari Amadia cukup tinggi dan memberatkan BIPI.

Manajemen Benakat tidak punya pilihan selain melego saham Elnusa untuk melunasi kewajiban. Sebelumnya, Firlie juga pernah mengutarakan niat BIPI untuk melepas kepemilikan sahamnya di perusahaan jasa penunjang minyak dan gas bumi itu. Alasannya, kinerja ELSA tidak sesuai ekspektasi.

Namun, Firlie belum pernah mengungkapkan jumlah saham ELSA yang akan dilego. "Kami masih mengkaji untuk melepas semuanya atau hanya sebagian," imbuh dia. Asal tahu saja, saat ini BIPI masih menguasai 24,6% dari total saham ELSA.

Masalahnya, peluang BIPI menjual saham ELSA di harga tinggi sangat kecil. Kemarin (8/3), harga saham ELSA ditutup pada level Rp 295 per saham. Posisi ini di bawah harga akuisisi ELSA oleh BIPI beberapa tahun lalu, yang sebesar Rp 330 per saham.

IHSG Tergerak Penguatan Global


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat berkat lonjakan saham-saham perbankan. IHSG membaik bersamaan dengan pulihnya bursa regional merespons turunnya harga minyak mentah dunia.

Pada perdagangan, Selasa (8/3/2011), IHSG menguat 18,597 poin (0,52%) ke level 3.580,314. Sementara Indeks LQ 45 naik 2,816 poin (0,44%) ke level 640,444.

"IHSG terus melaju di area positif pasca diumumkannya BI rate yang ditahan di level 6,75% dan inflasi bulanan yang lebih rendah dari bulan sebelumnya. Meski beberapa bursa saham di awal pekan sempat mengalami pelemahan karena terpengaruh oleh bursa saham AS dan Eropa karena imbas kenaikan harga minyak dunia namun, IHSG tetap mampu bertahan di area positif," jelas Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management (ISAM).

Penguatan bursa-bursa utama dunia akan menginspirasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Investor akan melanjutkan aksi beli selektifnya, sehingga membuat IHSG pada perdagangan Rabu (9/3/2011) akan bergerak di teritori positif.

Bursa Wall Street kemarin ditutup menguat berkat proyeksi Bank of America (BoA) yang mengesankan dan turunnya harga minyak berhasil. Pasar sudah menunjukkan tanda-tanda ketangguhannya setelah sempat terhempas oleh tingginya harga minyak.

Pada perdagangan Selasa (8/3/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 124,58 poin (1,03%) ke level 12.214,61. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 11,69 poin (0,89%) ke level 1.321,82 dan Nasdaq menguat 20,14 poin (0,73%) ke level 2.765,77.

Bursa Jepang juga langsung ikut menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 82,04 poin (0,78%) ke level 10.607,23.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 18 point (+0.52%) ke level 3,580.31 dengan sektor mining sebagai mesin penggerak utama kenaikan bursa hari ini menutupi penurunan yang terjadi di sektor banking Asing pada hari ini tercatat melakukan net buy sebesar Rp 71 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah mining. Secara teknikal IHSG pada perdagangan besok (9/3) diperkirakan akan mengalami koreksi melihat IHSG sudah menyentuh garis upper band, indikator RSI telah bergerak melandai dan stochastic yang telah berada pada area overbought dalam empat hari terakhir perdagangan. IHSG besok diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,529-3,630 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTBA, KRAS dan GZCO.

Indosurya:

Pada perdagangan Rabu (9/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.542-3.561 dan resistance 3.590-3.601. Biasanya setelah candle membentuk pola hanging man akan diikuti oleh pelemahan namun, kemarin ternyata candle bergerak positif sehingga membentuk candle hanging man yang baru atau melihat positifnya candl e di hari-hari sebelumnya dapat juga kita katakan telah terbentuk three white soldier. Pola ini mengindikasikan masih besarnya pengaruh kekuatan daya beli untuk mengangkat harga dan menguasai pasar. Tetapi, investor juga sebaiknya waspada mengingat upper bollinger band sudah tersentuh yang biasanya akan ada penyesuaian posisi candle . MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic berada di atas area overbought . Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).

Harga Minyak Turun, Wall Street Melonjak




New York - Proyeksi laba Bank of America (BoA) yang mengesankan dan turunnya harga minyak berhasil mengangkat bursa Wall Street hingga terhindar dari zona berbahaya. Pasar sudah menunjukkan tanda-tanda ketangguhannya setelah sempat terhempas oleh tingginya harga minyak.

"Fakta bahwa pasar sudah bertahan dengan baik menghadapi lonjakan harga minyak paling tajam dalam beberapa tahun adalah sebuah pernyataan bahwa landasan pasar cukup kuat," ujar Richard Ross, analis global dari Auerbach Grayson seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/3/2011).

Pada perdagangan Selasa (8/3/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 124,58 poin (1,03%) ke level 12.214,61. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 11,69 poin (0,89%) ke level 1.321,82 dan Nasdaq menguat 20,14 poin (0,73%) ke level 2.765,77.

Harga minyak mentah dunia memang akhirnya turun setelah Arab Saudi menyatakan pihaknya akan menangkis setiap gangguan di pasar minyak. Namun krisis Libya masih menahan penurunan lebih lanjut.

Minyak light sweet pengiriman April turun 42 sen menjadi US$ 105,02 per barel, setelah sempat melonjak hingga US$ 106,95. Minyak Brent pengiriman April juga turun 1,98 dolar AS menjadi US$ 113,06 per barel.

Saham Bank of America Corp melonjak hingga 4,7% menjadi US$ 14,69 setelah memproyeksikan labanya bisa mencapai US$ 40 miliar, atau lebih tinggi dari ekspektasi analis. Saham-saham finansial ikut melonjak, dengan indeks finansial S&P naik hingga 2,2%.

Namun perdagangan tidak terlalu ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 7,57 miliar lembar saham, di bawah rata-rata harian tahun ini yang mencapai 8,47 miliar lembar saham.

Selasa, 08 Maret 2011

Penurunan sektor keuangan menggerus kinerja indeks di sesi I

Date : Mar 08 2011, 12:33
Title : News Story
Header : Penurunan sektor keuangan menggerus kinerja indeks di sesi I


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pada perdagangan sesi I siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) ditutup melemah tipis 0,24% ke level 3.553,087. Sepuluh sektor yang
diperdagangkan beradu kuat mempengaruhi pergerakan indeks. Namun koreksi yang
terjadi di sektor keuangan sebesar 1,06% membuat indeks terjungkal ke teritori
negatif. Jumlah saham yang melemah sebanyak 104, sementara 81 saham mengalami
kenaikan. 71 saham lagi tak menunjukan aktifitas apa-apa.
Perdagangan hingga siang ini tidak terlalu ramai. Ini tercermin dari total
nilai perdagangan yang hanya Rp 2 triliun dan melibatkan 1,3 miliar saham.
Aneka Kemasindo Utama Tbk (AKKU) memimpin jajaran top losers setelah
anjlok 24,44% ke Rp 136. Disusul Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang melorot
15,91% ke Rp 1.480, Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) turun 13,58%
ke Rp 350, Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) melemah 9,20% ke Rp 395, dan
Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) terkoreksi 8,97% ke Rp 71.
Lima besar top gainers diduduki oleh Centris Multi Persada Tbk (CMPP) yang
terbang 33,33% ke Rp 240, Citra Kebun Raya Agri Tbk (CKRA) naik 16,67% ke Rp
245, Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melesat naik 9,09% ke Rp 240, Plaza
Indonesia Realty Tbk (PLIN) menguat 8,28% ke Rp 1.700, dan Ekadharma
International Tbk (EKAD) naik 8% ke Rp 270.
[ Teddy Gumilar ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 12:23:21 WIB )


=======================================================================================

BTEL masih menunggu izin seluler dari pemerintah

Date : Mar 08 2011, 12:26
Title : News Story
Header : BTEL masih menunggu izin seluler dari pemerintah


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) masih menanti turunnya lisensi
seluler dari pemerintah. Izin ini memungkinkan merek dagang BTEL, Esia
memperluas mobilitas selulernya. Dengan kata lain, pelanggan Esia tak perlu
ganti kode telepon setiap pindah area.
"Secara teknologi sebetulnya kita sudah siap, namun secara izin belum,"
ujar Presiden Direktur BTEL Anindya Bakrie, Selasa, (8/3).
Namun, Anindya enggan menyebut kapan izin tersebut bakal dikeluarkan.
Dengan pemberian izin itu, Anindya berharap bisa meningkatkan jumlah pelanggan
BTEL yang baru mencapai 12 juta pelanggan dari posisi akhir tahun lalu.
"Mudah-mudahan secepatnya. Dari seluruh operator, hanya kami yang belum
kantongi izin itu," tandas Anindya.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 12:06:30 WIB )


=======================================================================================

Saham Bank Dilepas, IHSG Turun Tipis 8 Poin


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 8 poin di tengah sepinya transaksi serta kekhawatiran akan naiknya harga minyak dunia. Aksi ambil untung saham-saham bank dan komoditas juga memaksa indeks melemah.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG masih mampu menguat tipis 1,364 poin (0,03%) ke level 3.563,081. Indeks kembali bergerak fluktuatif di tengah sepinya perdagangan.

Pada awal perdagangan, indeks sempat menguat ke posisi tertingginya di level 3.571,753. Setelah itu, indeks menurun tajam ke zona merah dan sempat berhenti di posisi terendahnya di level 2.551,720.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 8,630 poin (0,25%) ke level 3.553,087. Sementara Indeks LQ 45 turun 1,558 poin (0,25%) ke level 636,070.

Kekhawatiran akan naiknya harga minyak kembali menghantui lantai bursa. Investor cenderung berhati-hati dan melakukan aksi tunggu sehingga perdagangan berjalan tidak terlalu ramai.

Selain itu, investor juga mulai melakukan aksi ambil untung dengan melepas saham-saham yang sudah naik di perdagangan kemarin. Dengan demikian, mayoritas sektor industri di bursa melemah.

Pelemahan terparah dialami oleh sektor finansial setelah saham-saham bank kembali dilepas investor. Sementara sektor konsumer, porperti, manufaktur, aneka dan industri dasar masih bisa menguat.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 49.340 kali pada volume 1,326 miliar lembar saham senilai Rp 2,023 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 117 saham turun, dan 77 saham stagnan.

Meski masih bergerak mixed, mayoritas bursa-bursa di regional mulai kembali menguat. Namun demikian, laju bursa Jepang sedikit tertahan dan digantikan oleh bursa Singapura yang memimpin penguatan siang ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 12,07 poin (0,40%) ke level 2.984,14.
  • Indeks Hang Seng naik ke 53,83 poin (0,23%) level 23.367,02.
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 17,65 poin (0,17%) ke level 10.522,67.
  • Indeks Straits Times menguat 13,53 poin (0,44%) ke level 3.080,05.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 ke Rp 38.850, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 ke Rp 55.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 20.400, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 24.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 1.150 ke Rp 12.300, Matahari (MPPA) turun Rp 280 ke Rp 1.480, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 ke Rp 5.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 42.900.

Ancaman perlambatan ekonomi membuat mata uang Asia melemah

Date : Mar 08 2011, 11:28
Title : News Story
Header : Ancaman perlambatan ekonomi membuat mata uang Asia melemah


Story
=======================================================================================

BANGKOK. Ringgit dan peso Malaysia pimpin pelemahan mata uang Asia pagi
ini. Konflik yang memburuk di Timur Tnegah dan Afrika Utara diduga akan
menyebabkan harga minyak kembali menanjak sehingga mengancam perekonomian
global.
"Pasar mata uang saat ini tengah berhati-hati untuk mengambil resiko
seiring dugaan kalau naiknya harga minyak akibat ketegangan Timur Tengah akan
berdampak kepada perekonomian regional," jelas Akira Bano, treasury advisor
Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Bhd di Kuala Lumpur.
Pada pukul 10.42 waktu Kuala Lumpur, ringgit melemah 0,2% menjadi 3,0328
per dollar. Pelemahan ringgit terjadi seiring kekhawatiran pelaku pasar kalau
perlambatan ekonomi Malaysia bakal mendorong bank sentral menaikkan suku bunga
acuannnya pada minggu ini.
Sementara itu, peso melemah 0,1% menjadi 43,35, yuan China melemah 0,05%
menjadi 6,5670, dan dollar Singapura melemah 0,2% menjadi S$ 1,2663.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 11:17:37 WIB )


=======================================================================================

SBY akan bertemu Ical, sore ini

Date : Mar 08 2011, 11:07
Title : News Story
Header : SBY akan bertemu Ical, sore ini


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai
Golkar Aburizal Bakrie alias Ical dijadwalkan akan bertemu sore ini di kompleks
Istana.
Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono yang
tidak lain Wakil Ketua DPP Partai Golkar menungkapkan, pertemuan akan
berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. "Hanya mereka berdua saja, saya tidak
ikut," katanya selepas mengikuti upacara penyambutan Presiden Filipina, Selasa
(8/3).
Agung menjelaskan SBY dalam hal ini posisinya selaku Ketua Gabungan Partai
Politik Koalisi. Dia tidak menampik jika pertemuan itu nantinya akan membahas
soal koalisi dan tidak menutup kemungkinan termasuk isu reshuffle kabinet.
"Cuma koalisi dan reshuffle sesuatu beda tapi ada hubungannya," katanya.
Terkait isu pergantian Menteri Perhubungan Fredy Numberi, Agung mengaku
tidak tahu menahu. Begitu juga soal kemungkinan Golkar bakal dapat tambahan
kursi kabinet, Agung belum bisa memberikan komentarnya. "Kita lihat nanti saja.
Saya belum bisa komentar," katanya.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa juga menegaskan bahwa
pertemuan itu bakal dilaksanakan. Memang seperti diketahui, SBY tengah
melakukan komunikasi intensif ke sejumlah pimpinan parpol. "Ketua umum partai
memang dijadwal bertemu. Saya sudah yang lain kapan saya tidak tahu," katanya.
[ Yudho Winarto ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 11:00:17 WIB )


=======================================================================================

BTEL masih jajaki sinergi Flexi-Esia


Date : Mar 08 2011, 10:46
Title : News Story
Header : BTEL masih jajaki sinergi Flexi-Esia


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Meski sudah beberapa waktu tidak terdengar kabarnya, namun,
rencana penggabungan dua perusahaan telekomunikasi jaringan CDMA, Flexi dan
Esia, masih terus berlanjut.
Presiden Direktur Bakrie Telecom Tbk (BTEL) Anindya Bakrie yang merupakan
induk usaha Esia mengatakan penjajakan atas rencana sinergi dengan Flexi masih
berlanjut.
"Konsolidasi adalah hal yang baik untuk terjadi. Kita terus mencari
format, skema, timing yang cocok. Untuk BUMN mungkin lebih banyak rambu-rambu.
Segala kemungkinan masih dijajaki," ujar Anindya, Selasa, (8/3).
Menurut Anindya, secara internal dan eksternal kedua pihak pada dasarmya
sudah sepakat konsolidasi nantinya bakal memberi nilai tambah bagi pelayanan
pelanggan.
"Pelanggan butuh inovasi baru jadi kita mencoba berpikir anorganik tapi
tak mengabaikan pelanggan. Tujuan kita meningkatkan nilai dari share holder dan
stake holder," katanya.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:39:56 WIB )


=======================================================================================

India bakal genjot produksi susu hingga 10% dalam dua tahun ini

Date : Mar 08 2011, 10:46
Title : News Story
Header : India bakal genjot produksi susu hingga 10% dalam dua tahun ini


Story
=======================================================================================

NEW DELHI. India sebagai negara produsen dan konsumen susu terbesar
berusaha untuk meningkatkan produksi susu hingga dua kali lipat sehingga bisa
menjadi produsen susu dunia yang lebih berpengaruh.
R.S. Sodhi Direktur Manajer Gujarat Cooperative Milk Marketing Federation
Ltd. bilang, negara ini menargetkan bisa meningkatkan produksi hingga 10% per
tahun dalam dua hingga tiga tahun ke depan. "Untuk tahun lalu kenaikan produksi
telah naik sebesar 5% menjadi 118 juta metrik ton," katanya.
Harga susu di Bursa komoditi Chicago telah melompat 15% bulan lalu
mengikuti 26% peningkatan harga susu pada Januari 2011. Fonterra Cooperative
Group Ltd pun mencatat, harga susu bubuk juga telah naik menuju harga
tertingginya sepanjang sejarah pada awal Maret 2011.
CEO Fonterra Andrew Ferrier bulan lalu mengatakan bahwa harga susu akan
naik 50% di atas rata-rata harga historis dalam waktu yang panjang karena
permintaan susu dari Asia dan seretnya pasokan susu dari produsen susu dunia.
"Jika produksi susu India bisa meningkat, kita bisa menjadi pemain besar
di perdagangan susu dunia," ujar Sodhi, anggota produsen susu di India Barat
yang memproduksi 3,3 miliar liter susu sepanjang 2009-2010 dari 2,9 juta
pemerah susu.
Para produsen susu di India bersedia membayar pemerah susu lebih tinggi
20% agar produksi susu dari peternakan bisa digenjot.
Menurut USDA, tahun ini prediksi ekspor mentega dari India sebanyak 10.000
ton, naik dari estimasi tahun lalu yang sebesar 4.000 ton. Penjualan ekspor
susu tanpa lemak dari India pun akan naik menjadi 15.000 ton, dari 10.000 ton
tahun lalu.
[ Rizki Caturini ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:37:05 WIB )


=======================================================================================

Ekspansif, saham SMRA menjadi incaran


Date : Mar 08 2011, 10:45
Title : News Story
Header : Ekspansif, saham SMRA menjadi incaran


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT Summarecon Agung (SMRA) mengalami kenaikan tertinggi
dalam dua minggu terakhir. Pada pukul 10.28, saham SMRA tercatat melonjak 3%
menjadi Rp 1.030.
Aksi beli yang melanda saham perusahaan pengembang properti ini terkait
dengan rencana ekspansi perusahaan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, SMRA
telah mengakuisisi lahan di Bandung, Jawa Barat seluas 60 hektare (ha).
Selanjutnya, di wilayah yang sama, SMRA juga akan memperlebar ranah akuisisinya
menjadi 200 ha hingga 300 ha.
Untuk aksi korporasinya itu, perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp 600
miliar dan hingga saat ini perseroan telah mengeluarkan dana sekitar Rp 100
miliar.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:33:54 WIB )


=======================================================================================

BRI berikan kredit kemitraan pada 900 debitur Merapi senilai Rp 2 miliar


Date : Mar 08 2011, 10:45
Title : News Story
Header : BRI berikan kredit kemitraan pada 900 debitur Merapi senilai Rp 2 miliar


Story
=======================================================================================

JOGJAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bekerjasama dengan LSM
lingkungan hidup, Green Network (Greenet) membantu pemulihan korban erupsi
Gunung Merapi . Caranya adalah dengan menanam 106.000 pohon di Desa Kepuharjo,
Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (05/03/2011).
Selain itu, bank dengan kode saham BBRI ini telah memberikan kredit
kemitraan sebesar Rp 20 miliar kepada 900 debitur dan bukan debitur. Bunga yang
dibebankan cukup rendah yaitu 3% per tahun.
Kredit kemitraan tersebut diberikan kepada pelaku ekonomi mikro dan kecil
masing-masing maksimal Rp 28,5 juta. Rinciannya, Rp25 juta untuk pemulihan
ekonomi dan Rp 3,5 juta untuk biaya hidup selama belum menghasilkan.
BRI juga memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar Gunung Merapi yang
merupakan petani dan peternak sapi. "Saat ini jumlahnya masih untuk 100 ekor
sapi dengan total dana sebesar Rp 2 miliar," ujar Ali, Senin (7/2).
Tribun
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:30:58 WIB )


=======================================================================================

Untuk pertama dalam tiga hari, rupiah tampak tak bertenaga

Date : Mar 08 2011, 10:45
Title : News Story
Header : Untuk pertama dalam tiga hari, rupiah tampak tak bertenaga


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Setelah menguat selama tiga hari berturut-turut, pagi ini rupiah
keok. Di pasar mata uang beredar spekulasi, lonjakan harga minyak dunia ke
level tertinggi dalam 29 bulan terakhir bakal memukul perekonomian Indonesia
dan mendorong tingkat inflasi.
Asal tahu saja, kontrak harga minyak di New York sudah melonjak 15,1% pada
tahun ini seiring memburuknya kondisi geopolitik di Timur Tengah dan Afrika
Utara yang mengganggu suplai minyak. Saat ini, harga minyak ditransaksikan 1,7%
lebih rendah dari posisi tertingginya minggu ini di level US$ 106,95 sebarel.
"Meroketnya harga energi akan menyebabkan kenaikan harga barang lainnya.
Hal ini kemungkinan akan berdampak negatif pada tingkat konsumsi dan
pertumbuhan," jelas Mika Martumpal, senior market analyst PT Bank Commonwealth
kepada Bloomberg.
Pada pukul 09.53, rupiah melemah 0,1% menjadi 8.789 per dollar. Sepanjang
tahun ini, rupiah sudah menguat 2,2% dan menjadi mata uang terbaik di antara 10
mata uang Asia yang sering diperdagangkan.
Sementara itu, dalam situsnya www.e-samuel.com, tim riset Samuel Sekuritas
memprediksi rupiah berpotensi menguat. "Diperkirakan penguatan rupiah berlanjut
ke posisi 8.775-8.780 per dollar," tulis Samuel.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:25:49 WIB )


=======================================================================================

Lunasi kewajiban, saham ATPK kembali diperdagangkan


Date : Mar 08 2011, 10:44
Title : News Story
Header : Lunasi kewajiban, saham ATPK kembali diperdagangkan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT ATPK Resources Tbk (ATPK) kembali diperdagangkan di
Bursa Efek Indonesia, mulai sesi pertama hari ini.
BEI mencabut suspensi terhadap saham emiten tambang ini, setelah perseroan
melunasi kewajiban pembayaran biaya pencatatan efek tahunan untuk tahun ini.
"Dengan demikian, sejak 8 Maret 2011, perdagangan efek ATPK dapat
diperdagangkan di seluruh pasar," sebut Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI
Andre PJ. Toelle, dalam keterbukaan informasi, hari ini.
Adapun, pada perdagangan 14 Februari 2011, saham ATPK ditutup di level Rp
174 per saham.
[ Dupla Kartini ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:19:23 WIB )


=======================================================================================

Analis : Asing mengalir, IHSG masih di jalur hijau

Date : Mar 08 2011, 10:44
Title : News Story
Header : Analis : Asing mengalir, IHSG masih di jalur hijau


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Analis memprediksi, aliran dana asing masih akan masuk ke bursa
saham. Indikasi tersebut terlihat dari menguatnya nilai tukar rupiah.
Kemarin (7/3), asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 443 miliar
dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah banking dan mining.
Betrand Raynaldi, Kepala Riset E Trading Securities menghitung secara
teknikal, IHSG membentuk pola hanging man yang mengindikasikan akan adanya
reversal. "Indikator MACD masih mencoba memasuki area positif dan stochastic
sudah berada di area overbought, dan MA5 berpotensi golden cross dengan MA60,"
kata Betrand, Selasa (8/3).
Purwoko Sartono, Research Analyst Panin Sekuritas mengatakan, aliran dana
asing ke pasar finansial menjadi pendorong naiknya indeks pada awal pekan ini.
"Langkah BI menahan BI Rate di tengah ancaman merambat naiknya inflasi menjadi
sentimen positif bagi indeks. IHSG kemarin terlihat berhasil menembus level
psikologis 3.550," ujarnya.
Pada perdagangan hari ini, Betrand memperkirakan IHSG akan bergerak di
kisaran 3.507-3.569. Saham-saham yang bisa diperhatikan antara lain BRPT, HRUM,
dan PGAS.
Sedangkan Purwoko memperkirakan indeks akan bergerak pada kisaran
support-resistance 3.540-3.576. Dengan pilihan saham BBRI, BMRI, BRPT, MASA.
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:17:06 WIB )


=======================================================================================

43 saham naik, indeks dibuka positif

Date : Mar 08 2011, 10:43
Title : News Story
Header : 43 saham naik, indeks dibuka positif


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,12% di level
3563,99 pada pukul 9.30. Bursa dikuatkan oleh 43 saham yang naik. Sedangkan 22
saham sempat terkoreksi dan 63 saham lainnya tetap. Tujuh sektor menguat,
dengan penguatan terbesar pada sektor aneka industri yaitu 0,69% dan sektor
industri dasar naik 0,31%.
Pada awal pembukaan, saham yang menjadi top gainers di antaranya, PT Bumi
Serpong damai Tbk (BSDE) yang naik 13,7% ke Rp 740. Di peringkat kedua yaitu
saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,33% ke Rp 1520 dan PT
Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 0,84% ke Rp 3.000.
Sedangkan yang menempati posisi top losers pagi ini antara lain ada PT
Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang turun 17,6% ke Rp 1450 dan PT Lippo
Karawaci Tbk (LPKR) yang terkoreksi 3,57% ke Rp 540.
[ Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:07:24 WIB )


=======================================================================================

Kenaikan Harga BBM Harus Jadi Pilihan Terakhir


Jakarta - Pemerintah masih 'labil' dalam mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM jenis Premium, mematok harga Pertamax di Rp 8.000 per liter atau melakukan pembatasan penggunaan BBM jenis Premium. Komisi XI DPR-RI memandang opsi untuk menaikkan BBM jenis Premium tidak perlu dilakukan kecuali dalam keadaan 'kepepet'.

Anggota Komisi XI DPR-RI Arif Budimanta mengungkapkan ketika opsi menaikkan BBM jenis Premium dilakukan alias menjadi opsi yang dipilih pemerintah maka hal tersebut dinilai sebagai kebijakan 'panik'.

"Jadi kenaikan harga adalah opsi terakhir, kalau kenaikan dijadikan opsi pertama yang dipilih berarti itu adalah kebijakan panik. Kalau pemerintah cermat dan hati-hati melakukan rekalkulasi anggaran APBN sebenarnya pemerintah tidak perlu buru-buru menaikkan harga BBM," papar Arif kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (8/3/2011).

Menurut politisi PDIP ini, kenaikan harga minyak dunia terhadap APBN dapat dilihat dari 3 sisi, yaitu meningkatnya penerimaan, meningkatnya subsidi dan tergerusnya belanja modal. Hal lain, lanjut Arif pada sisi harga tentu saja kenaikan harga minyak akan berpengaruh terhadap stabilitas harga karena adanya tekanan inflasi.

Apakah opsi kenaikan BBM merupakan langkah yang harus dilakukan? Arif menuturkan, menaikkan harga BBM bisa dihindari dengan cara melakukan realokasi subsidi, belanja barang dan modal serta diintegrasikan dengan peningkatan penerimaan negara dari winfall profit akibat adanya kenaikan harga minyak internasional.

"Saat ini yang terpenting adalah strategi menaikkan daya beli masyarakat. Itu yang utama sekaligus diikuti menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Menaikkan harga BBM adalah pilihan terakhir apabila prasyarat utama itu telah dilakukan dan dikalkulasi dengan sangat cermat melalui proses konsultasi yang luas dengan masyarakat,"
jelasnya.

Dikatakan Arif, Menurut UU 10 tahun 2010 tentang APBN 2011, pemerintah memang diberikan keleluasaan untuk menaikkan harga BBM yang bersubsidi apabila kenaikan harga minyak Indonesia melebihi 10 persen. Atas dasar pertimbangan diatas, Arif menegaskan kenaikan harga minyak internasional harus disikapi dengan cermat dan hati-hati.

"Pemerintah pasti berpikir menaikkan harga BBM dilakukan untuk menyelamatkan anggaran negara. Penyelamatan anggaran menjadi krusial karena kemampuan belanja modal pemerintah untuk membiayai proyek-proyek pembangunan menjadi harapan satu- satunya di tengah kelesuan perekonomian yang sedang melanda. Tetapi, kembali lagi
seluruhnya harus disikapi dengan cermat," kata Arif.

Seperti diketahui, pemerintah belum ambil sikap terhadap opsi rencana pembatasan BBM bersubsidi. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah telah mendengarkan paparan dari tim pengkaji pembatasan BBM bersubsidi terkait aspek ekonomi apabila program tersebut diterapkan.

Ketua Tim Pengkaji Pembatasan BBM bersubsidi Anggito Abimanyu mengungkapkan, terdapat tiga opsi yang diusulkan pihaknya yaitu opsi pertama, kenaikan harga premium sebesar Rp 500 serta pemberian cashback untuk angkutan umum. Cashback ini diberikan karena angkutan umum memberikan pelayanan untuk masyarakat.

Opsi kedua, lanjutnya, menjaga harga pertamax pada level Rp 8.000 per liter, sehubungan dengan adanya migrasi pengguna premium ke pertamax dan opsi ketiga adalah penjatahan konsumsi premium dengan menggunakan sistem kendali yang bukan hanya berlaku pada angkutan umum tapi juga motor.

Harga minyak mentah dunia memang terus membubung tinggi seiring krisis yang belum juga usai di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (7/3/2011), minyak light sweet pengiriman April naik 1,02 dolar menjadi US$ 105,44 per barel. Minyak Brent pengiriman April sempat melonjak ke US$ 118,50 per barel sebelum akhirnya surut ke US$ 115,04 per barel.

IHSG Bergerak Hati-hati


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat berkat penguatan saham-saham perbankan. Investor terus melanjutkan aksi beli selektif sehingga bisa mengubah arah IHSG yang sempat dibuka melemah.

Pada perdagangan awal pekan, Senin (7/3/2011), IHSG ditutup menguat 18,814 poin (0,53%) ke level 3.561,717. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,805 poin (0,75%) ke level 637,628.

"IHSG masih bergerak naik setelah penguatan lumayan besar di akhir pekan kemarin dan menjadi salah satu indeks saham yang bergerak menguat di tengah pelemahan bursa saham di kawasan Asia Pasifik. Kenaikan terus berlanjut setelah investor asing memburu saham-saha mbank dengan total pembelian bersih Rp 471 miliar," jelas Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management.

Pergerakan bursa-bursa utama dunia yang cukup variatif di tengah harga minyak yang juga belum surut membuat investor tetap berhati-hati. IHSG pada perdagangan Selasa (8/3/2011) diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

Bursa Wall Street tadi malam kembali dilanda aksi jual terutama atas saham-saham teknologi. Indeks saham pun merosot di tengah harga minyak yang belum juga surut.

Pada perdagangan Senin (7/3/2011), indeks Dow Jones ditutup merosot 79,85 poin (0,66%) ke level 12.090,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 11,02 poin (0,83%) ke level 1.310,13 dan Nasdaq melemah 39,04 poin (1,40%) ke level 2.745,63.

Namun Bursa Jepang memilih bergerak menguat. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Selasa ini dengan kenaikan 38,02 poin (0,36%) ke level 10.543,04.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 18 point (-0.53%) ke level 3,561.72 setelah sempat dibuka turun dikarenakan kembali naiknya harga minyak dunia. Namun optimisme investor tinggi akan pasar Indonesia membuat IHSG akhirnya ditutup di zona positif. Asing pada hari ini tercatat melakukan net buy sebesar Rp443 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah banking dan mining. Secara teknikal IHSG membentuk pola hanging man yang mengindikasikan akan adanya reversal, indikator MACD masih mencoba memasuki area positif dan stochastic sudah berada di area overbought, dan MA 5 berpotensi golden cross dengan MA 60. Pada perdagangan besok (8/3) IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,507-3,569 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BRPT, HRUM, dan PGAS.

Indosurya:

Pada perdagangan Selasa (8/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.513-3.537 dan resistance 3.575-3.587. Setelah candle membentuk white marubozu yang memperlihatkan besarnya kekuatan daya beli dalam menguasai selama sesi perdagangan,kemarin candle membentuk pola hanging man yang mengindikasikan mulai berkurangnya kekuatan daya beli dalam mendorong harga. MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic telah menembus area overbought. Melihat secara teknikal bahwa upper bollinger band telah tersentuh dan kekuatan daya beli berkurang serta telah tertembusnya area overbought, selain itu juga terjadi pelemahan pada hampir mayoritas bursa regional dan global maka memungkinkan IHSG juga ikut melemah. Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).

Wall Street Makin Terkikis oleh Tingginya Harga Minyak


Saham-saham teknologi mengalami aksi jual besar sehingga menyebabkan bursa Wall Street rontok. Ketidakpastian seputar harga minyak telah mendorong tingginya volatilitas di Wall Street pada perdagangan awal pekan.

Rontoknya saham-saham teknologi membuat indeks Nasdaq merosot hingga 1,4% dan ditutup pada level di bawah rata-rata harian dalam 50 hari terakhir. Rontoknya saham-saham teknologi terjadi setelah Wells Fargo menurunkan peringkat sektor semikonduktor.

Nasdaq juga dipengaruhi oleh anjloknya Ciena Corp hingga 9,2% menjadi US$ 25,98, setelah produsen peralatan komunikasi itu memrediksikan penjualan yang lebih rendah dari ekspektasi.

"Investor lompat ke kesempatan pelemahan musiman yang secara tipikal terjadi antara Maret dan Juli untuk saham teknologi," ujar Marc Pado, analis dari Cantor Fitzgerald & Co seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/3/2011).

Pada perdagangan Senin (7/3/2011), indeks Dow Jones ditutup merosot 79,85 poin (0,66%) ke level 12.090,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 11,02 poin (0,83%) ke level 1.310,13 dan Nasdaq melemah 39,04 poin (1,40%) ke level 2.745,63.

Wells Fargo menurunkan peringkat semikonduktor dari 'overweight' menjadi 'market weight' yang dipandang sebagai indikasi moderat meski masih dalam pandangan yang optimistis.

Merosotnya Wall Street ini juga terjadi di tengah harga minyak yang belum juga surut. Minyak light sweet pengiriman April naik 1,02 dolar menjadi US$ 105,44 per barel. Minyak Brent pengiriman April sempat melonjak ke US$ 118,50 per barel sebelum akhirnya surut ke US$ 115,04 per barel.

Senin, 07 Maret 2011

Asing Akumulasi Saham Bank, IHSG Menguat 18 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 18 poin setelah investor asing memburu saham-saham bank dengan total pembelian bersih Rp 471 miliar. Penguatan sektor finansial membuat indeks bertahan di zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di Rp 8.790 per Dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.795 per dolar AS.

Membuka perdagangan awal pekan pagi tadi, IHSG turun 13,447 poin (0,38%) ke level 3.529,341. Tingginya harga minyak dunia menimbulkan kekhawatiran di pelaku pasar.

Indeks sempat anjlok ke posisi terendahnya di level 3.526,029 di awal-awal perdagangan. Namun akhirnya, indeks kembali bangkit dan mendaki ke puncak tertingginya di level 3.563,053.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat 9,424 poin (0,27%) ke level 3.552,327. Saham-saham perbankan menjadi favorit di tengah ancaman tingginya harga minyak yang bisa melontarkan inflasi.

Sepanjang perdagangan Sesi II, indeks konsisten berada di jalur hijau meski di tengah transaksi yang tipis. Sepinya perdagangan membuat pergerakan indeks kurang maksimal.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (7/3/2011), IHSG ditutup menguat 18,814 poin (0,53%) ke level 3.561,717. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,805 poin (0,75%) ke level 637,628.

Saham-saham bank kembali menjadi primadona pada perdagangan hari ini, sektor finansial pun melaju cukup kencang. Sektor lain yang juga menguat antara lain pertanian, industri dasar, konsumer, properti, infrastruktur dan perdagangan, sementara sisanya masih terperangkap di teritori negatif.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 82.464 kali pada volume 2,62 miliar lembar saham senilai Rp 4,181 triliun. Sebanyak 89 saham naik, 109 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) sebesar Rp 585,646 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Total transaksi asing pada perdagangan hari ini Rp 4,179 triliun.

Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga sore hari ini, mayoritas berada di zona merah. Namun bursa China masih bisa positif layaknya IHSG.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melesat 54,67 poin (1,86%) ke level 2.996,97.
  • Indeks Hang Seng turun 95,67 poin (0,41%) ke level 23.313,19.
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 188,64 poin (1,76%) ke level 10.505,02.
  • Indeks Straits Times turun tipis 0,17 poin (0,01%) ke level 3.061,14.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.600 ke Rp 37.750, Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 23.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 23.700, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke 16.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.150 ke Rp 43.100, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 600 ke Rp 9.900, Indospring (INDS) turun Rp 500 ke Rp 8.500, dan Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 9.450.

DOID dikabarkan akan terbitkan 10% saham baru

Date : Mar 07 2011, 15:03
Title : News Story
Header : DOID dikabarkan akan terbitkan 10% saham baru


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) dikabarkan akan menerbitkan
saham baru non Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Samuel Sekuritas Indonesia dalam situsnya www.e-samuel.com menulis, DOID
akan menerbitkan saham baru tersebut sebanyak 10% dari jumlah saham yang
beredar di pasar saat ini. Sekadar informasi, jumlah saham DOID di pasaran saat
ini mencapai 6,79 miliar saham.
"Saham baru tersebut akan ditawarkan dengan kisaran Rp 1.300 hingga Rp
1.400 per saham," tulis analis Samuel. Catatan saja, pada pukul 14.17, saham
DOID tergerus 3,51% menjadi Rp 1.100. Adapun target dana yang terhimpun dari
aksi korporasi ini mencapai Rp 950 miliar.
Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk merestrukturisasi utangnya.
Dikabarkan, Government of Singapore Investment Corporation akan bertindak
sebagai standby buyer dalam aksi ini.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Mon, 07 Mar 2011 ( 14:23:43 WIB )


=======================================================================================

TPIA jajaki rencana right issue

Date : Mar 07 2011, 14:59
Title : News Story
Header : TPIA jajaki rencana right issue


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) tengah mengkaji rencana
penambahan porsi saham publiknya yang saat ini masih 5%.
"Kami berencana melepas antara 20%-30% saham baru melalui right issue tapi
masih penjajakan," kata Direktur TPIA Suryandi, Senin, (7/3).
Menurut Suryandi, pelepasan saham tersebut masih melihat kondisi pasar,
khususnya di tengah situasi krisis Timur Tengah.
"Manajemen masih menggodok rencana ini. Jika right issue dapat dilakukan,
maka rencana-rencana ekspansi jangka menegah (2014) dapat dipercepat," imbuh
Suryandi.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Mon, 07 Mar 2011 ( 14:18:38 WIB )


=======================================================================================

Reminder Cum Date 07/03/2011 Dividen MLPL dan MPPA

Hari ini 07 March 2011 adalah Cum Date untuk pelaksanaan kegiatan Corporate Action sebagai berikut :














No.Kode EfekNama EfekJenis Kegiatan
1.MLPLMULTIPOLAR TbkDividen Tunai Rasio Rp10.- persaham
2.MPPAMATAHARI PUTRA PRIMA TbkDividen Tunai Rasio Rp300.- persaham

Saham Bank Angkat IHSG Naik 9 Poin


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak cukup labil pada sesi pertama awal pekan ini. Sempat dibuka melemah, IHSG akhirnya menjejak teritori positif meski sangat tipis.

Penguatan IHSG terutama masih ditopang menguatnya saham-saham perbankan seperti Bank Mandiri, BRI, BNI dan juga BCA. Saham-saham perbankan menjadi favorit di tengah ancaman tingginya harga minyak yang bisa melontarkan inflasi.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 7,109 poin (0,2%) ke level 3.535,794. Indeks LQ 45 turun 1,825 poin (0,29%) ke level 630,998.

Membuka perdagangan awal pekan, IHSG langsung turun 13,447 poin (0,38%) ke level 3.529,341 mengikuti pelemahan bursa-bursa regional. Indeks LQ 45 juga turun 1,603 poin (0,25%) ke level 631,22.

Namun pelemahan IHSG tidak bertahan lama. Penguatan saham-saham perbankan akhirnya bisa membawa IHSG ke teritori positif hingga akhir sesi I.

Pada perdagangan Senin (7/3/2011) sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat 9,424 poin (0,27%) ke level 3.552,327. Indeks LQ 45 juga menguat tipis 2,700 poin (0,43%) ke level 635,523.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 44.116 kali pada volume 1.281 juta lembar saham senilai Rp 1,942 triliun. Sebanyak 76 saham naik, 108 saham turun dan 66 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.300, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.300, BCA (BBCA) naik Rp 150 ,menjadi Rp 6,950, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 menjadi Rp 36.950, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 menjadi Rp 23.700, Astra International (ASII) naik Rp 500 menjadi Rp 55.400.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.950, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.100 menjadi Rp 43.150, Delta Dunia (DOID) turun Rp 60 menjadi Rp 1.080, PGN (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 3.550.

Harga minyak mentah dunia di pasar Asia pagi ini kembali melonjak dipicu oleh kekisruhan di Timur Tengah yang tak kunjung reda. Minyak light sweet pengiriman April terpantau naik 1,33 dolar menjadi US$ 105,75 per barel. Minyak Brent pengiriman April naik 59 sen menjadi US$ 116,56.

Di tengah tingginya harga minyak tersebut, bursa-bursa regional pun bergerak lesu. Pergerakan bursa regional hingga siang ini adalah:

  • Indeks Komposit Shanghai menguat 42,23 poin (1,44%) ke level 2.984,53.
  • Indeks Hang Seng melemah 34,66 poin (0,15%) ke level 23.374,20.
  • Indeks Straits Times menguat tipis 2,81 poin (0,09%) ke level 3.064,12.
  • Indeks Nikkei-225 melema 176,38 poin (1,65%) ke level 10.517,28.

Hanya tujuh sektor menguat tipis, IHSG pagi cenderung tertekan

Date : Mar 07 2011, 10:21
Title : News Story
Header : Hanya tujuh sektor menguat tipis, IHSG pagi cenderung tertekan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini bergerak fluktuatif,
dengan kecenderungan melemah.
Pada pembukaan pagi, indeks sempat dibuka turun hingga 0,33%. Dan, meski
sempat bergerak sesaat ke jalur hijau, namun hingga pukul 10.08 WIB, indeks
masih turun tipis 0,02% ke level 3.542,370.
Tujuh sektor berhasil melaju, yang dipimpin sektor agrikultur dengan
kenaikan 0,50%. Sementara tiga sektor masih memerah, dengan pelemahan terbesar
dialami sektor pertambangan yang jatuh hingga 0,57%.
Hanya 54 saham yang berhasil melaju, sementara 67 saham terkoreksi, dan
sisanya 82 saham masih tidak bergerak.
Posisi pertama top losers ditempati Aneka Kemasindo Utama (AKKU) yang
turun 23,17% ke Rp 126. Diikuti, Sarana Menara Nusantara (TOWR) yang jatuh
4,76% ke Rp 10.000, dan Delta Dunia Makmur (DOID) yang turun 4,39% ke Rp 1.090.
Adapun, di posisi top gainers ditempati Royal Oak Development (RODA) yang
melaju 23,57% ke Rp 173. Lalu, Sunson Textile Manufkatur (SSTM) yang naik
11,63% ke Rp 240, dan Ristia Bintang Mahkota (RBMS) yang menguat 10,99% ke Rp
101.
[ Dupla Kartini, Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Mon, 07 Mar 2011 ( 10:14:01 WIB )


=======================================================================================

Indosurya Securities: IHSG Bisa Kena Imbas Pelemahan

Jakarta - IHSG masih berada di zona positif dengan kenaikan sebanyak 48,36 poin (1,38%) di level 3.542,90. Total volume perdagangan BEI mencapai 12,19 triliun unit saham dengan nilai total Rp 26,33 triliun. Sebanyak 133 saham naik, 80 saham turun, dan 90 saham stagnan. LQ-45 naik 1,87% ke 632,82 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,17% ke 505,07.

Indeks sektoral saham mayoritas bergerak naik kecuali indeks perdagangan turun 0,38% ke level 495,16. Kenaikan dipimpin oleh indeks keuangan yang naik 2,99% ke level 456,32; indeks industri dasar naik 2,31% ke level 355,96; indeks properti naik 1,60% ke level 183,50; indeks perkebunan naik 1,57% ke level 2.057,51; indeks pertambangan naik 1,33% di level 3.101,44; indeks manufaktur naik 1,20% ke level 790,92; indeks konsumer naik 0,91% ke level 1.056,83; indeks aneka industri naik 0,61% ke level 961,96; dan indeks infrastruktur naik 0,06% ke level 743,64. Indeks MBX dan DBX menguat. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp 5,9 triliun dengan total pembelian asing Rp 7,44 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 13,35 triliun.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 2.150 ke Rp 44.250, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 750 ke Rp 17.500, Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik 500 ke level 10.500, Astra Agro Lestari (AALI) naik 500 ke Rp 22.600, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 450 ke Rp 8.800, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 450 ke Rp 14.750, Astra International (ASII) naik 350 ke Rp 54.900; Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 325 ke Rp 5.250; dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 300 ke Rp 6.200.

IHSG bergerak hampir sama seperti awal pekan Februari dimana berhasil mencatatkan penguatan di akhir pekan. Tetapi, ada perbedaan dimana saat itu penguatan tidak disertai dengan kenaikan volume dan nilai total transaksi. Sementara di akhir pekan kemarin, penguatan didukung kenaikan volume dan nilai total transaksi. Meski kemarin investor asing dan domestik tercatat meningkat nilai total transaksinya namun, investor asing mencatatkan nett sell dan investor domestik mencatatkan nett buy . IHSG sempat mengalami pelemahaan di 30 menit pertama perdagangan, menyentuh level 3.495,097 sebagai level terendahnya, sebelum akhirnya bergerak
menguat. IHSG semakin bergerak naik setelah BI tidak merubah tingkat suku bunga acuan di level 6,75 yang menandakan inflasi masih terkendali. Apalagi rilis data inflasi sebelumnya menunjukkan penurunan. Selain itu, IHSG juga mendapat sentimen positif dari turunnya harga minyak dunia. Ditetapkannya BI Rate direspon positif oleh pasar dengan memburu saham-saham unggulan, terutama saham perbankan. IHSG berhasil menembus level tertingginya di 3.538,661. Transaksi saham juga naik akibat adanya penjualan saham BUMI oleh Vallar Plc (afiliasi Rotschild) senilai Rp 13 triliun dimana diperdagangkan di pasar negosiasi dengan total transaksi Rp
21,316 triliun oleh beberapa broker. Sementara nilai tukar Rupiah terhadap US$ menguat di posisi Rp 8.790/US$ dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 8.805/US$.

Bursa saham Asia Pasifik menguat, kecuali Laos dan Mongolia. Kenaikan yang dipicu imbas bursa saham AS dan Eropa yang ditutup positif. Optimisme investor meningkat setelah konflik Timur Tengah dirasa mereda; turunnya klaim pengangguran AS sebanyak 20 ribu menjdi 368 ribu; naiknya indeks manufaktur AS menjadi 59,7; dan melemahnya nilai tukar Yen.

Bursa saham Eropa di akhir perdagangan malah ditutup melemah, kecuali Iceland, Netherlands, Belgia, dan Norwegia. Pelemahan karena aksi profit taking ini menghapus harapan akan terjadinya penguatan dengan optimisme dari laporan data yang menunjukan pemulihan ekonomi AS. Padahal di awal perdagangan, mayoritas bursa saham Eropa dibuka menguat setelah rilis laporan pekerjaan AS mengalami kenaikan. Dana non farm payroll naik 185.000 pada bulan Februari dari 36 ribu pada bulan Januari. US$ bergerak melemah dalam beberapa hari terakhir terhadap Euro, Pounsterling, Yen, Franc Swiss, dan Dolar Australia yang dikarenakan terjadinya
inflasi di negara-negara yang bermata uang itu dan adanya rencana ECB untuk menaikkan suku bunganya setelah para pembuat kebijakan merasa tengah berada dalam 'kewaspadaan tinggi' terhadap inflasi. Penguatan Yen dan Franc Swiss mengikuti penguatan Euro.

Bursa saham kawasan AS mayoritas melemah kecuali Kanada, Panama, dan Peru karena didera aksi profit taking investor. Secara fundamental, bursa saham AS mendapat sentimen positif dari laporan Depnaker yang menyatakan payrolls naik menjadi 192 ribu pada Februari di atas prediksi sekitar 185 ribu. Tingkat unemployment turun ke 8,9% dari 9%. Tetapi, investor mulai kembali khawatir akan kondisi geopolitik di Timur Tengah. Apalagi harga minyak mentah kembali naik.

Pada perdagangan Senin (7/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.472-3.495 dan resistance 3.543-3.568. Setelah adanya upaya mendorong harga naik dengan terbentuknya inverted hammer, kemarin candle
membentuk white marubozu yang memperlihatkan besarnya kekuatan daya beli dalam menguasai selama sesi perdagangan. MACD bergerak naik namun, terbatas dengan histogram positif yang datar. RSI, William's %R, dan
Stochastic hampir menyentuh area overbought . Di akhir pekan, bursa saham AS dan Eropa melemah karena profit taking dan investor mulai mencemaskan kembali konflik Timur Tengah. Meski IHSG banyak mendapat
sentimen positif namun, mengingat IHSG yang sudah naik 48,36 poin, dimungkinkan juga bisa terkena imbas pelemahan tersebut. Semoga rilis laporan kinerja emiten dan ekspektasi akan positifnya kinerja para emiten bisa menahan pelemahan (bila terjadi). Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).

IHSG Dibayangi Tingginya Harga Minyak


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan lalu bergerak cukup fluktuatif. IHSG berhasil keluar dari tekanan tingginya harga minyak mentah dan berhasil bertahan di level 3.500. IHSG mendapatkan sentimen positif dari rendahnya inflasi Februari yang hanya 0,13%.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
  • Senin (28/2/2011), IHSG menguat 26,828 poin (0,77%) ke level 3.470,348.
  • Selasa (1/3/2011), IHSG melaju 42,269 poin (1,21%) ke level 3.512,617.
  • Rabu (2/3/2011), IHSG terkoreksi 26,420 poin (0,76%) ke level 3.486.
  • Kamis (3/3/2011), IHSG naik tipis 8,342 poin (0,23%) ke level 3.494,539.
  • Jumat (4/3/2011), IHSG melesat 48,364 poin (1,38%) ke level 3.542,903.

"IHSG bergerak hampir sama seperti awal pekan Februari dimana berhasil mencatatkan penguatan di akhir pekan. Tetapi, ada perbedaan dimana saat itu penguatan tidak disertai dengan kenaikan volume dan nilai total transaksi," jelas Reza Priyambada, Managing Research Indosurya Asset Management.

Gerak bursa-bursa utama dunia yang kembali lesu akan mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada perdagangan Senin (7/3/2011), IHSG diprediksi akan kembali bergerak lesu karena pengaruh lemahnya bursa global.

Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu kembali melemah akibat bayangan tingginya harga minyak. Pada perdagangan Jumat (5/3/2011) waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 88,32 poin (0,72%) ke level 12.169,88. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 9,82 poin (0,74%) ke level 1.321,15. Indeks Komposit Nasdaq melemah 14,07 poin (0,50%) ke level 2.784,67.

Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Senin ini dengan pelemahan. Indeks Nikkei-225 dibuka turun 66,69 poin (0,62%) ke level 10.626,97.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 48 point (+1.38%) ke level 3,542.90 menyusul sentimen positif dari bursa AS, turunnya harga minyak dunia setelah mengalami kenaikan dalam tiga hari berturut - turut, serta keluarnya data BI rate yang masih tetap di level 6.75%. Asing pada hari ini tercatat melakukan net buy sebesar Rp837 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah banking dan mining. Secara teknikal indikator RSI masih bergerak uptrend dan stochastic memasuki area overbought membuka peluang untuk melanjutkan penguatan meski terbatas. Pada perdagangan Senin IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,513-3,588 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. SMGR, BBRI, dan UNTR.

Finan Corpindo Nusa:

Kenaikan bursa utama dunia serta ditahannya BI rate oleh Bank Indonesia menyebabkan penguatan bursa Indonesia. Sektor-sektor yang membukukan penguatan terbesar adalah perbankan, industri dasar dan konstruksi. Untuk Senin IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support 3.510 dan resistance 3.560. Pergerakan indeks global masih akan menjadi katalis pergerakan IHSG.

Indosurya:

Pada perdagangan Senin (7/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.472-3.495 dan resistance 3.543-3.568. Setelah adanya upaya mendorong harga naik dengan terbentuknya inverted hammer, kemarin candle membentuk white marubozu yang memperlihatkan besarnya kekuatan daya beli dalam menguasai selama sesi perdagangan. MACD bergerak naik namun, terbatas dengan histogram positif yang datar. RSI, William's %R, dan Stochastic hampir menyentuh area overbought. Di akhir pekan, bursa saham AS dan Eropa melemah karena profit taking dan investor mulai mencemaskan kembali konflik Timur Tengah. Meski IHSG banyak mendapat sentimen positif namun, mengingat IHSG yang sudah naik 48,36 poin, dimungkinkan juga bisa terkena imbas pelemahan tersebut. Semoga rilis laporan kinerja emiten dan ekspektasi akan positifnya kinerja para emiten bisa menahan pelemahan (bila terjadi). Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).

Sabtu, 05 Maret 2011

50 Emiten Kena Sanksi Rp 1 Miliar oleh Bapepam


Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah memberikan sanksi administratif kepada 50 emiten terkait keterlambatan pelaporan pada medio Januari hingga 2 Maret 2011. Total sanki denda yang terhimpun mencapai Rp 1,029 miliar.

Menurut Kepala Biro Perundang-undangan Bapepam-LK Robinson Simbolon, penetapan sanki diharapkan dapat memberi efek jera kepada perusahan publik, dan agar patuh akan peraturan pelaporan yang dimaksud regulor pasar modal.

"Denda ini juga bukan untuk cari uang, tapi supaya jangan telat lagi. Penetapan denda beragam, karena yang diatur adalah terlambat per hari denda Rp 1 juta. Dan maksimal Rp 500 juta," tutur Robin di kantornya, Jalan Wahidin, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (4/3/2011).

Ke-50 emiten dikenakan denda atas keterlambatan penyampaian laporan yang beragam. Diantaranya Laporan Realisasi Penggunaan Dana (LRPD), Laporan Keuangan Tengah Tahun (LKTT), Laporan Tahunan (LT), Laporan Hasil Pemungutan Efek (LHPE).

Emiten-emiten yang didenda adalah Evergreen Invesco Tbk, Asia Natural Resources Tbk, Kokoh Inti Arebama Tbk, Mahaka Media Tbk, PLN (Persero) , Sugih Energy Tbk, Metro Realty Tbk, Mitra Intl Resources Tbk, Fast Food Indonesia Tbk, Perdana Bangun Pusaka Tbk, Pelita Sejahtera Abadi Tbk, Multipolar Tbk, Arpeni Pratama Ocean Line Tbk.

Kemudian, Central Omega Resources Tbk (peringatan tertulis), Sat Nusaperdana Tbk, Eratex Djaja Tbk, Delta Dunia Makmur Tbk, Century Textile Industri Tbk, Apac Citra Centertex Tbk, Sekar Bumi Tbk, Davomas Bumi Tbk, Karwell Indonesia Tbk, Panasia Filament Inti Tbk, Panasia Indosyntec Tbk, Sunson Textile Manufacturer Tbk, Goodyear Indonesia Tbk, Indomobil Sukses Makmur Tbk, Kedawung Setia Industrial Tbk, Keramika Indonesia Asosiasi, Mulia Industrindo Tbk, Muliaglass, Nipress, Bakrie Sumatera Plantation Tbk, Dayaindo Resources Intl Tbk, Bank Nusantara Parahyangan Tbk, Bumi Serpong Damai Tbk, Berlian Laju Tanker Tbk.

Juga ada, Mayora Indah, Perkebunan Nusantara III, Mitra Energi Persada, FIF, Mandiri Tunas Finance, Aneka Kemasindo Utama, ATPK Resources, Cipendawa, Dayaindo Resources, Tiga Pilar Sejahtera Food, Wahana Phonix Mandiri, BNBR, Nusantara Infrastucture.

Menimang Prospek Akuisisi Indosiar

Headline
Foto: Istimewa
Oleh:
Pasar Modal - Sabtu, 5 Maret 2011 | 09:09 WIB
TERKAIT

INILAH.COM, Jakarta – PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mengumumkan rencana akuisisi PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM). Aksi korporasi yang dinilai prospektif. Benarkah?

Pada penutupan perdagangan Jumat (4/3), PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM) anjlok 4,9% ke Rp960 dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) terperosok 12,7% ke Rp1.170. Sedangkan PT Surya Citra Media Tbk (SMCA) naik 2,6% ke Rp3.900.

Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi pertama hari ini mencabut suspensi ketiga saham yang berlaku sejak Selasa (22/2) lalu, karena rencana pengambilalihan Indosiar sudah dilaporkan melalui keterbukaan informasi.

Edwin Sebayang, Kepala Riset MNC Securities mengaku, langkah akuisisi yang dilakukan SCMA terhadap IDKM sangat positif. Hal ini karena kinerja dan fundamental SCMA yang lebih baik dari IDKM, “Melihat beberapa indikator, termasuk laporan keuangan, tidak heran bila SCMA mengakuisisi IDKM,”ujarnya.

SCMA dinilai lebih pantas mengakuisisi IDKM. Lihat saja kapitalisasi pasar SCMA yang jauh lebih besar mencapai Rp7,3 triliun, ketimbang IDKM yang hanya Rp2,04 triliun. Sedangkan total debt to equity ratio (rasio utang terhadap ekuitas) SCMA hanya 0,74 kali, lebih kecil dari IDKM sebesar 2,15 kali.

Price to earning ratio (PE) dan price book value (PBV) SCMA juga dinilai lebih rendah mencapai 16,45 kali dan 5,2 kali, dibanding IDKM yang mencapai 56,11 kali dan 6,45 kali. Adapun, rasio return on equity (ROE) SCMA juga lebih bagus mencapai 18,21% ketimbang IDKM sebesar 3,53%.

Tidak hanya itu,dari sisi profit, SCMA lebih unggul. Laba bersih dan laba usaha SCMA mencapai 23,49% dan 37%, sedangkan IDKM hanya 4,4% dan 35%.

Seperti diketahui, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), induk usaha Surya Citra Media (SCMA), akan mengakuisisi 551,7 juta lembar saham PT Indosiar Karya Media (IDKM), setara dengan 27,2% kepemilikan. Harga pembelian saham Indosiar dari PT Prima Visualindo mencapai Rp900 per saham, dengan total nilai transaksi sebesar Rp496,537 miliar.

Dalam langkah konsolidasi kedua perusahaan televisi nasional ini, opsi merger memang sempat menyeruak, selain pilihan akuisisi. Hal ini dipertegas keterbukaan informasi beberapa waktu lalu, dimana manajemen EMTK dan SCMA mengakui telah mengantongi persetujuan dari dewan komisaris untuk melakukan merger maupun akuisisi atas IDKM.

Namun setelah melalui pengkajian, akuisisi menjadi pilihannya. “Lebih baik akuisisi memang, karena kalau merger akan lebih sulit, terkait keuangan dan manajemen kedua perusahaan,” katanya.

Bagaimanapun, Edwin masih mengkhawatirkan beban utang IDKM yang cukup besar. Karena hal ini dapat membebani dan mengganggu fundamental SCMA di masa mendatang. “Harus ada komitmen dari manajemen IDKM terkait utangnya. Ini harus selesai di atas kertas,” tegasnya.

Berbeda dengan Head of Research PT Sinarmas Sekuritas Jeff Tan yang menilai, besarnya utang Indosiar, tidak akan berpengaruh signifikan terhadap SCMA. Terutama karena akuisisi ini akan meningkatkan pertumbuhan iklan dan menumbuhkan daya saing perseroan terhadap rivalnya,”

Saya kira akan bagus bagi SCTV di mana iklan TV masih bertumbuh pesat sekitar 20%-23%, dan akan menambah daya saing SCTV terhadap Grup MNC,”ujarnya.

Dengan akuisisi ini, SCMA akan menjadi pemegang saham pengendali baru di IDKM dan terkena kewajiban melakukan penawaran tender (tender offer) saham IDKM. Perseroan menyatakan harga tender offer akan disamakan dengan harga akuisisi.

Adapun dana untuk penawaran tender dan akuisisi itu seluruhnya diambil dari sumber internal EMTK dan pinjaman. Bergantung pada kajian lebih lanjut, pinjaman itu dapat dibiayai kembali oleh sebagian ekuitas dan penggalangan dana terkait lainnya.

Analis Indo Premier Securities Ikhsan Binarto menilai, tender offer ini akan menekan keuangan EMTK, mengingat biayanya yang cukup besar. Kendati demikian, ia menilai prospek bisnis pertelevisian masih menjanjikan dengan potensi belanja iklan yang besar. "Apalagi pangsa pasar SCTV dan Indosiar masih lebih baik ketimbang MNC Group dan Trans Corp," katanya.

Edwin menambahkan, pilihan konsolidasi SCMA dan IDKM adalah tepat. Terutama mengingat tren di masa depan, bahwa iklan akan memilih masuk ke industri televisi yang memiliki infrastruktur kuat, seperti memiliki radio atau koran. “Mereka harus bersatu, kalau perang sendiri-sendiri akan kalah. Apalagi infrastruktur tidak mendukung,” ujarnya.

Ia merujuk pada para pesaing di industri televisi, yang cenderung bergabung untuk memperluas pasar, seperti RCTI, Global TV, dan MNC TV yang tergabung dalam grup MNC; Trans Tv dan Trans 7 dalam Trans Corp, kemudian TV One dan ANTV dalam grup Viva. “Dengan bergabung, SCMA dan IDKM berkesempatan meningkatkan pangsa pasar dan menaikkan penjualan iklan,” paparnya. [mdr]

Wall Street Akhir Pekan Didera Aksi Profit Taking

Headline
Foto: Istimewa
Oleh: Agustina Melani
Pasar Modal - Sabtu, 5 Maret 2011 | 08:04 WIB
TERKAIT

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street ditutup melemah pada penutupan perdagangan saham Jumat (4/3) karena aksi ambil untung dan kekhawatiran geopolitical serta kenaikan harga minyak.
Data pengangguran Amerika Serikat turun di bawah 9% untuk pertama kali dalam dua tahun terakhir. Tetapi investor kembali fokus terhadap Libya dan penyelesaian kisruh di Libya. Demikian seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Harga minyak mentah Brent naik di atas US$116 per barel. "Setelah indeks saham bergerak rally, tetapi bursa saham sensitif terhadap peristiwa yang terjadi dan harga minyak," ujar Director of trading and derivatives Schwab Center for Financial Research Randy Frederick.

Data ekonomi yang dikeluarkan awal minggu ini telah meningkatkan harapan khususnya laporan data tenaga kerja. Di sisi lain saham bank turun setelah Bank of America Merrill Lynch menyatakan pendapatan kuartal pertama akan turun karena kenaikan harga minyak dan klien mengurangi aktivitas.

Broker juga menurunkan peringkat saham Citigroup Inc dan Goldman Sachs Group Inc menjadi netral dari beli. Goldman turun 2,1% ke level US$161 dan saham Citi turun 3% ke level US$4,54. Indeks KBW bank turun 1,5%.

Indeks Dow Jones turun 88,32 poin atau 0,72% ke level 12.169,88. Indeks S&P 500 turun 9,82 poin atau 0,74% ke level 1.321,15. Indeks Nasdaq turun 14,07 poin atau 0,50% ke level 2.784,67. Selama seminggu ini, indeks Dow Jones naik 0,3% dan Nasdaq serta S&P naik 0,1%.

Volume perdagangan saham naik menjadi 7,3 miliar saham di bursa saham New York, NYSE Amex, dan Nasdaq atau di bawah rata-rata harian 8,47 miliar saham.

Departemen tenaga kerja menyatakan payrolls naik menjadi 192 ribu pada Februari di atas prediksi sekitar 185 ribu. Tingkat unemployment turun ke 8,9% dari 9%. [cms]

Bakrie Sumatera Plantations Ganti Nama Anak Usaha

Headline
Foto: Istimewa
Oleh: Charles MS
Pasar Modal - Sabtu, 5 Maret 2011 | 06:41 WIB

INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah melakukan perubahan nama salah satu anak usahanya pada 3 Maret 2011.

Hal ini disampaikan Fitri Barnas, Corporate Secretary dalam keterbukaannya ke BEI, Jumat (4/3) malam.

Adapun anak usaha yang nanmanya diganti tersebut adalah BSP Netherlands B.V. Perseroan kemudian menggantinya menjadi BSP Netherlands Finance B.V.

IPO Notes PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS)

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk mulai beroperasi sejak tahun 1994 dan bergerak di bidang jasa pelayaran angkutan barang-barang curah terutama batubara, transshipment dan pengoperasian pelabuhan yang menunjang jasa pelayaran.

Perseroan melakukan kontrak kerjasama dengan perusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT Adaro Indonesia, PT Semen Gresik, PT Kaltim Prima Coal, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Holcim Indonesia Tbk dan PT Berau Coal. Kerjasama dalam bentuk kontrak jangka panjang tersebut sangat baik untuk menjaga kelangsungan usaha perseroan.

Perseroan akan menggunakan dana dari hasil IPO tersebut untuk membiayai sebagian kebutuhan dana untuk pembelian 20-30 set kapal tunda dan tongkang dan/atau floating crane. Hal tersebut akan mendukung ekspansi usaha perseroan di masa yang akan datang.

Perseroan memiliki Option Agreement dengan PT Indika Energy Tbk, sehingga setelah pelaksanaan Option Agreement tersebut PT Indika Energy Tbk akan memiliki 51% saham perseroan.

Perseroan memiliki prospek usaha yang baik dengan didukung oleh keadaan perekonomian Indonesia yang membaik, meningkatnya permintaan batubara Indonesia, dan juga dengan adanya kenaikan tingkat produksi perusahaan-perusahaan batubara. Dengan demikian, hal-hal tersebut akan berdampak positif bagi usaha perseroan.

Namun ada beberapa risiko utama yang dapat mempengaruhi jalannya usaha perseroan seperti:

  1. Risiko pengakhiran atau tidak diperpanjangnya kontrak-kontrak penyediaan jasa perseroan.
  2. Risiko kenaikan harga bahan bakar atau biaya operasional lainnya.
  3. Risiko pendapatan perseroan dan anak perusahaan yang sangat bergantung pada industri batubara nasional
  4. Pengangkutan laut sangat bergantung pada kondisi cuaca
  5. Risiko perubahan nilai tukar mata uang asing

Perseroan memiliki struktur keuangan yang baik. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah aset dan ekuitas di laporan neraca perseroan dari tahun 2005 sampai dengan laporan per September 2010.

Perhitungan rasio-rasio keuangan untuk perseroan adalah sebagai berikut:

- Net Profit Margin per 30 September 2010 adalah 28,5% dan per 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 adalah 35,5%, 11,9% dan 21,3%.

- ROE per 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 adalah 35,7%, 13,1% dan 30,7%.

- ROA per 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 adalah 19,3%, 7,0% dan 16,5%.

- PER’09 adalah 10x pada harga Rp 1.500 dan 13x pada harga Rp 1.900. PER’10E adalah 12x pada harga Rp 1.500 dan 15x pada harga Rp 1.900. PER’11E adalah 8,7x pada harga Rp 1.500 dan 11,02x pada harga Rp 1.900

Perbandingan dengan perusahaan-perusahaan lain yang sejenis di industri:

- Seroja Investments Ltd (Singapura): PER’11E 38,12x

- Courage Marine Group Ltd (Singapura): PER’11E 16,97x

- Golden Ocean Group Ltd (Singapura): PER’11E 4,79x

Pendapat Kami:

MBSS merupakan perusahaan pelayaran yang telah memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun. Perseroan juga merupakan salah satu perusahaan pelayaran terbesar di Indonesia. Kontrak jangka panjang yang didapat dari perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia dapat menjaga kelangsungan usaha perseroan. Option Agreement perseroan dengan PT Indika Energy Tbk akan berdampak positif terhadap perseroan secara keseluruhan. Perseroan memiliki prospek usaha yang baik di masa yang akan datang. Beberapa strategi usaha yang sedang dijalankan perseroan diharapkan dapat meminimalisasi risiko-risiko usaha yang dapat merugikan perseroan.

Kami agak kesulitan untuk mendapatkan perusahaan pembanding yang jenis usahanya sama dengan MBSS, akan tetapi MBSS lebih mirip dengan perusahaan Courage Marine Group Ltd dari Singapura. Dengan menggunakan PER’11E 8,7x-11,02x pada rentang harga yang ditawarkan Rp 1.500-Rp 1.900, kami menilai valuasi perseroan tersebut lebih murah dibandingkan dengan valuasi Courage Marine Group Ltd tersebut.

DISCLAIMER :

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.

Gali Lubang Tutup Lubang, Bakrie Kembali Ngutang US$ 600 Juta



Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Long Haul Holdings Ltd (LHH), suatu perusahan yang berkedudukan di Nevis, West Indies, mendapat fasilitas pinjaman US$ 1,345 miliar dari Credit Suisse AG, cabang Singapura sebagai Structuring Agent.

Menurut Sekretaris Perusahaan BNBR Sri Dharmayanti, jatah pinjaman yang menjadi hak perusahaan Grup Bakrie itu sebanyak US$ 601,75 juta.

"Hasil dari pinjaman itu sebagian besar digunakan untuk melunasi kewajiban-kewajiban perseroan yang ada saat ini," katanya dalam keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/3/2011).

Ia mengatakan, kewajiban perseroan dari perjanjian fasilitas pinjaman itu terpisah dari kewajiban LHH.
(ang/dnl)