Kamis, 10 Maret 2011

IHSG Terpangkas 18 Poin



Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak kuasa melawan pelemahan global. IHSG akhirnya melemah menyusul aksi jual atas saham-saham berkapitalisasi besar.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka langsung melemah ke level 3.587,92. IHSG terus melemah dan pagi tadi sempat berada di titik terendahnya di 3.574,168.

Pelemahan IHSG terus terjadi sepanjang sesi I karena sentimen negatif dari pelemahan bursa-bursa regional. IHSG juga melemah akibat profit taking setelah terus menerus menguat dalam beberapa hari terakhir perdagangan.

Pada perdagangan Kamis (10/3/2011) sesi I, IHSG ditutup melemah 18,703 poin (0,52%) ke level 3.579,972. Indeks LQ 45 juga melemah 4,391 poin (0,68%) ke level 639,651.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 50.048 kali pada volume 1.861,9 juta lembar saham senilai Rp 1,644 triliun. Sebanyak 63 saham naik, 121 saham turun dan 77 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 6,300, PGN (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 3.725, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.400, International Nickel (INCO) turun Rp 150 menjadi Rp 4.800.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain PTBA naik Rp 300 menajdi Rp 20.600, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 50 menjadi Rp 3.050, Bank Bukopin (BBKP) naik Rp 30 menjadi RP 620, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 40 menjadi RP 1.650.

Bursa Asia hingga sesi siang ini berguguran seiring naiknya lagi harga minyak dunia. Pada perdagangan di pasar Asia, harga minyak kembali naik dipicu oleh belum redanya krisis di Libya.

Minyak light sweet pengiriman April tercatat naik 44 sen menjadi US$ 104,82 per barel. Minyak Brent pengiriman April naik 56 sen menjadi US$ 116,50 per barel.

Pergerakan bursa Asia hingga siang ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 30,05 poin (1%) ke level 2.972,10.
  • Indeks Hang Seng melemah 149,32 poin (0,63%) ke level 23.660,79.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 143,94 poin (1,36%) ke level 10.445,56.
  • Indeks Straits Times melemah 16,43 poin (0,53%) ke level 3.406,24.

Jadi Penguasa Baru, BRI Tender Offer Saham Bank Agro 31 Maret





Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebagai pengendali 88,65% saham PT Bank Agroniaga Tbk, akan melakukan tender offer saham Bank Agro mulai 31 Maret hingga 20 April 2011.

Hal ini disampaikan oleh Direksi BRI dalam keterbukaannya yang dikutip, Kamis (10/3/2011).

"Sehubungan dengan pengambilalihan yang dilakukan BRI atas 88,65% saham milik Dana Pensiun Perkebunan di Bank Agroniaga, maka BRI melakukan penawaran tender (tender offer) terhadap seluruh sisa saham Bank Agro yang dimiliki pemegang saham publik," demikian pernyataan direksi BRI.

Harga tender offer akan berdasarkan pada harga rata-rata tertinggi perdagangan saham Bank Agro di bursa selama 90 hari terakhir sebelum 8 September 2010.

BRI menyatakan mempunya dana yang cukup untuk membeli saham-saham Bank Agro yang ditawarkan oleh pemilik saham publik lain dalam rangka tender offer tersebut.

Seperti diketahui, BRI resmi menguasai 3,03 miliar lembar atau 88,65% saham Bank Agro dengan nilai transaksi mencapai Rp 330,3 miliar.

===========================================================================
Date : Mar 10 2011, 12:13
Title : News Story
Header : BANK AGRONIAGA TENDER, SAHAM OFFERING 31 MAR 2011


Story
=======================================================================================
BANK AGRONIAGA TENDER, SAHAM OFFERING 31 MAR 2011

Pernyataan Penawaran Tender oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan
data-data sebagai berikut :
Jumlah : saham atau sama dengan %
Nominal : Rp
Tanggal Efektif :
Masa penawaran : 31/03/11 - 20/04/11
Tanggal pembayaran : 29/04/11
Harga penawaran : Rp

(RTI, MAR 10 Mar 2011 11:01 WIB)

=======================================================================================

Laba PTBA Turun 26% di 2010


Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menderita penurunan laba bersih sebesar 26% sepanjang 2010. Dari pencapaian laba Rp 2,72 triliun di 2009, pada 2010 laba PTBA turun menjadi Rp 2 triliun.

Dari keterbukaan yang dikutip Kamis (10/3/2011), penurunan laba bersih PTBA disebabkan karena turunnya angka penjualan, dari Rp 8,94 triliun di 2009 menjadi Rp 7,9 triliun di 2010.

Dalam keterangannya, beban usaha perseroan sepanjang 2010 meningkat dari Rp 1,2 triliun di 2009 menjadi Rp 1,34 triliun sepanjang 2010 lalu. Sehingga jumlah laba usaha yang diperoleh PTBA mencapai Rp 2,3 triliun di 2010, turun cukup signifikan dibanding 2009 yang sebesar Rp 3,54 triliun.

Sementara itu di 2010 jumlah laba bersih per saham perseroan turun menjadi Rp 872 per saham, dibanding 2009 yang sebesar Rp 1.184 per saham.

(dnl/qom)

Berencana terbitkan saham baru, BUMI dan BRMS stagnan

Date : Mar 10 2011, 11:51
Title : News Story
Header : Berencana terbitkan saham baru, BUMI dan BRMS stagnan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Rencana penerbitan saham baru sebagai konversi atas mandatory
convertible notes (MCN), tidak mampu mengangkat saham PT Bumi Resources Tbk
(BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Meski di awal perdagangan sempat bergerak fluktuatif, namun jelang
penutupan sesi pertama hari ini, kedua saham ini justru bergeming, tidak
bergerak dari level penutupan kemarin. Saham BUMI masih bertahan di level Rp
3.050 per saham hingga pukul 11.35 WIB. Sementara, saham anak usahanya, BRMS,
juga bertahan di harga Rp 660 per saham.
BRMS akan menerbitkan 7,4 miliar saham baru sebagai konversi atas
penerbitan mandatory convertible notes senilai US$ 563,5 juta atau sekitar Rp
4,95 triliun kepada BUMI. Saham yang diterbitkan dengan nilai Rp 670 per saham
itu akan tercatat sebagai milik BUMI.
[ Dupla Kartini ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 11:47:27 WIB )


=======================================================================================

Inilah daftar orang kaya Indonesia versi Forbes

Date : Mar 10 2011, 11:41
Title : News Story
Header : Inilah daftar orang kaya Indonesia versi Forbes


Story
=======================================================================================

Majalah Forbes kembali melansir daftar orang kaya di seluruh dunia. Untuk
Indonesia, peringkat teratas masih dipegang dua bersaudara R. Budi Hartono dan
Michael Hartono. Pemilik perusahaan rokok Djarum ini masih bercokol di nomor
satu dengan jumlah kekayaan masing-masing sebesar US$ 5 miliar.
Yang mengejutkan Aburizal Bakrie tidak lagi masuk daftar 14 orang kaya di
Indonesia. Padahal, pada 2007 lalu, Ketua Umum Partai Golongan Karya yang juga
pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ini menduduki peringkat teratas.
Tahun lalu, Ical, panggilan akrabnya masih menduduki peringkat 10.
Begitu juga dengan Putera Sampoerna. Penghuni rangking 9 tahun lalu ini
juga tak masuk dalam 14 besar. Berikut peringkat triliuner baru versi Forbes
2011;
1. R. Budi Hartono US$ 5 miliar
2. Michael Hartono US$ 5 miliar
3. Low Tuck Kwong US$ 3,6 miliar
4. Martua Sitorus US$ 2,7 miliar
5. Peter Sondakh US$ 2,4 miliar
6. Sri Prakash Lohia US$ 2,1 miliar
7. Kiki Barki US$ 2 miliar
8. Sukanto Tanoto US$ 1,9 miliar
9. Edwin Soeryadjaya US$ 1,6 miliar
10. Garibaldi Thohir US$ 1,5 miliar
11. Theodore Rachmat US$ 1,3 miliar
12. Chairul Tanjung US$ 1,1 miliar
13. Murdaya Poo US$ 1,1 miliar
14. Benny Subianto US$ 1 miliar
Sebagai perbandingan, berikut daftar orang kaya versi Forbes tahun lalu.
1. R. Budi & Michael Hartono US$ 11 miliar
2. Susilo Wonowidjojo US$ 8 miliar
3. Eka Tjipta Widjaja US$ 6 miliar
4. Martua Sitorus US$ 3,2 miliar
5. Anthoni Salim US$ 3 miliar
6. Sri Prakash Lohia US$ 2,65 miliar
7. Low Tuck Kwong US$ 2,4 miliar
8. Peter Sondakh US$ 2,4 miliar
9. Putera Sampoerna US$ 2,3 miliar
10. Aburizal Bakrie US$ 2,1 miliar
[ Edy Can, Forbes ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 11:36:58 WIB )


=======================================================================================

Harga minyak sawit anjlok, saham AALI dan LSIP terseret



Date : Mar 10 2011, 11:17
Title : News Story
Header : Harga minyak sawit anjlok, saham AALI dan LSIP terseret


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham produsen minyak sawit tersungkur setelah harga minyak sawit
mentah (CPO) di bursa berjangka Malaysia anjlok hingga 2,3%, hari ini.
Saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terbenam hingga 1,5% ke level Rp
22.950 per saham, hingga pukul 11.02 WIB.
Sementara, saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk ((LSIP) sempat jatuh
1% ke posisi Rp 2.325 per saham pada pukul 09.59 WIB. Namun, hingga pukul 11.02
WIB, saham ini kembali ke posisi penutupan perdagangan kemarin di Rp 2.350 per
saham.
[ Dupla Kartini, Bloomberg ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 11:11:36 WIB )


=======================================================================================

Terseret aksi profit taking, IHSG dibuka turun 0,43%

Date : Mar 10 2011, 10:10
Title : News Story
Header : Terseret aksi profit taking, IHSG dibuka turun 0,43%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum meneruskan penguatannya
pagi ini. Hampir semua sektor memerah. IHSG yang dilanda aksi profit taking
terkoreksi 0,43 % ke level 3.582,602 pada pukul 9.30,
Pagi ini semua sektor melemah, dipimpin sektor perkebunan yang turun
0,67%, sektor perbankan dengan koreksi 0,46%, dan sektor pertambangan yang
turun 0,50 %, dan sektor perdagangan yang tergelincir 0,34 %.
Saham yang menduduki posisi pemuncak top losers adalah Lippo Karawaci
(LPKR) dengan koreksi sebesar 1,69% ke Rp 580, disusul Truba Alam Manunggal
(TRUB) yang tergelincir 1,67% ke Rp 59. Bank Mandiri (BMRI ) menjadi anggota
MSCI indeks masuk ke zona merah dengan koreksi 1,56% ke Rp 6.300, begitu juga
International Nickel (INCO) yanganjlok 1,52% ke 4.875.
Saham yang berhasil menanjak di tengah koreksi bursa adalah Berau Coal
energy (BRAU) yang naik 1,89% ke Rp 540, Enseval Putra Mega Trading yang
menguat 1,33% ke Rp 760, dan Saham Kawasan Industri Jababeka (KIJA) yang
menguat tipis 0,86%. Anggota MSCI indeks yang menguat hanya Bank Central Asia
(BBCA) dengan penguatan 0,73% ke RP 6.900, dan Unilever (UNVR) yang naik 0,60%
ke Rp 16.850.
[ Dian Pitaloka Saraswati ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 09:58:26 WIB )


=======================================================================================

BRAU akan buyback surat utang US$ 450 juta

Date : Mar 10 2011, 10:10
Title : News Story
Header : BRAU akan buyback surat utang US$ 450 juta


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) mulai membuka penawaran pembelian
kembali (buyback) surat utang yang diterbitkan anak usahanya, Berau Capital
Resources Ltd. Nilai surat utang berjenis guaranteed senior secured notes ini
mencapai US$ 450 juta atau sekitar Rp 4 triliun. Surat utang tersebut terbit
pada 8 Juli 2010 dan sejatinya jatuh tempo pada 2015.
Manajemen BRAU telah menunjuk HSBC sebagai pelaksana buyback surat utang
itu. "Kami memberikan waktu selama 30 hari kepada para pemegang surat utang
untuk menanggapi rencana buyback," ujar John Ramos, Chief Financial Officer
BRAU, dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, kemarin.
Rencana buyback obligasi ini merupakan konsekuensi dari perubahan pemegang
saham pengendali BRAU. Kendali BRAU yang semula dipegang PT Bukit Mutiara kini
beralih ke tangan Vallar Plc.
Pada akhir November tahun lalu, Vallar dan Bukit Mutiara meneken
perjanjian awal mengenai tukar guling saham. Vallar Plc segera merampungkan
proses akuisisi 75% saham BRAU dari tangan PT Bukit Mutiara, pada 8 April
nanti.
Perusahaan investasi pertambangan milik Nathaniel Rothschild ini akan
membayar transaksi senilai
Rp 14,13 triliun atau seharga Rp 540 per saham itu dengan dua cara.
Pertama, uang tunai Rp 6,6 triliun. Kedua, Vallar akan menyerahkan 52,3 juta
saham baru seharga £ 10 per saham ke Bukit Mutiara. Ini setara dengan
24,9% dari total saham Vallar.
Menurut analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih, pelaku pasar menganggap
bahwa pemilik baru BRAU memiliki kemampuan untuk melakukan buyback utang anak
usahanya. Toh, pergerakan saham BRAU selama tiga bulan terakhir stabil di
kisaran Rp 510-Rp 550 per saham. "Itu berarti berita pengambilalihan tersebut
tak ditanggapi negatif oleh pelaku pasar," kata Alfatih.
Kendati demikian, pelaku pasar masih wait and see terhadap aksi korporasi
BRAU pasca perubahan pengendali. Secara umum, Alfatih memprediksi BRAU semakin
ekspansif di bawah kendali Vallar. Sebab, Vallar adalah perusahaan investasi
pertambangan yang tercatat di bursa London, yang tentunya memiliki jaringan
kuat di pasar internasional.
BRAU memiliki lahan produksi, sedangkan Vallar memiliki dana dan jaringan
pemasaran luas. "Ini kombinasi yang baik," tutur Alfatih.
[ Sandy Baskoro, Adisti Dini Indreswari ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 09:47:55 WIB )


=======================================================================================

Konflik di Libya memanas, bursa Asia terkapar

Date : Mar 10 2011, 09:18
Title : News Story
Header : Konflik di Libya memanas, bursa Asia terkapar


Story
=======================================================================================

TOKYO. Konflik di Libya menyeret pasar saham Asia, hari ini. Kekerasan
yang terjadi di kawasan itu menyurutkan optimisme pemulihan ekonomi global.
Sentimen pasar Asia kian tertekan, setelah tingkat perekonomian Jepang lebih
rendah dari perkiraan pasar.
Sentimen tersebut menyeret indeks acuan regional ke level terendah dalam
sepekan. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,8% ke 137,32 pada pukul 10.16 am di
Tokyo. Sekitar lima saham turun melawan setiap kenaikan satu saham.
Indeks Nikkei 225 melemah 0,5% persen. Kejatuhan indeks acuan bursa Jepang
ini terpicu penurunan angka produk domestik bruto Jepang sebesar 1,3% pada
kuartal keempat lalu. Padahal, ekonom memprediksi akan terjadi kontraksi 1,2%.
Sementara, indeks Australia S&P/ASX 200 anjlok 0,9%, dan indeks Kospi Korea
Selatan turun 0,4%.
Adapun, indeks bursa New Zealand's NZX 50 jatuh 0,2% setelah bank
sentralnya menurunkan suku bunga acuan, dan berjanji menjaga biaya pinjaman
lebih rendah untuk membantu pemulihan ekonomi pasca gempa.
Kemarin, pasukan pro pemimpin Libya Muammar Qaddafi melakukan serangan
udara dan artileri terhadap fasilitas minyak. Hal itu terjadi setelah Qaddafi
menawarkan hadiah sebesar 500.000 dinar atau setara US$ 407.000 bagi yang bisa
menangkap pimpinan dewan pemberontak.
Mitsushige Akino dari Ichiyoshi Investment Management Co. menyebut, saat
ini kondisi di Libya kacau. Ada kekhawatiran hal yang sama bisa menyebar ke
negara-negara lain di sekitar Libya. "Sulit untuk mengetahui seberapa tinggi
lagi harga minyak bakal bergerak, dan seberapa besar hal itu akan membahayakan
perekonomian. Sentimen itu menghalangi investor untuk menginvestasikan dana
baru ke pasar saham," ujarnya.
Saham yang menyeret indeks bursa Asia di antaranya, Chiyoda Corp. Saham
kontraktor Jepang yang hampir separuh pendapatannya dari Timur Tengah ini turun
2,9% di Tokyo. Saham produsen mobil terbesar dunia, Toyota Motor Corp
tergelincir 1,4% di Tokyo. Selain itu, saham perusahaan tambang terbesar di
Australia, BHP Billiton Ltd, terjungkal 1,4% di Sydney, setelah harga tembaga
jatuh karena berkurangnya permintaan akibat biaya energi yang lebih tinggi.
[ Dupla Kartini, Bloomberg ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 09:12:00 WIB )


=======================================================================================

Laba Adira Insurance naik, Parolamas turun

Date : Mar 10 2011, 09:17
Title : News Story
Header : Laba Adira Insurance naik, Parolamas turun


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Secara umum industri asuransi berhasil mencatat kinerja apik di
sepanjang tahun lalu. Namun, kinerja setiap perusahaan asuransi bisa saja
berbeda. Lihat saja PT Adira Insurance dan PT Asuransi Parolamas.
Tahun lalu, Adira Insurance berhasil mendongkrak laba hingga Rp 268,99
miliar atau tumbuh 30,77% dibandingkan tahun 2009 (lihat tabel). Sedangkan laba
Parolamas malah turun 0,65% dari tahun 2009 menjadi Rp 10,69 miliar.
Sebenarnya, penurunan laba bukan hanya terjadi pada Parolamas, tapi juga
perusahaan asuransi lain.
Penyebab penurunan bisa kita lihat dari data Badan Pengawas Pasar Modal
Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yang mencatat kenaikan rasio kombinasi klaim dan
biaya terhadap pendapatan premi neto. Di asuransi jiwa, rasio kombinasi
meningkat dari 72,56% menjadi 77,96%, sedangkan di asuransi umum dan reasuransi
naik dari 81,88% menjadi 90,2%. Artinya, perusahaan asuransi harus mengeluarkan
lebih banyak uang untuk biaya klaim dan operasional usaha.
Direktur Pelaksana Parolamas T. Yohas Raffli menceritakan, pendapatan
premi di 2010 hanya tumbuh tipis, 4,76% ke Rp 123,75 miliar. Sementara, biaya
klaim naik 30% menjadi Rp 57,51 miliar dan beban usaha meningkat 6,58% menjadi
Rp 25,59 miliar.
Hasil investasi yang anjlokturut memperkeruh situasi ini. Tahun lalu,
hasil investasi Parolamas hanya Rp 1,96 miliar, sedangkan tahun 2009 Rp 2,35
miliar. "Hasil investasi tidak maksimal karena 80% dana tersimpan di deposito
yang bunganya kecil," kata Yohas, Rabu (9/3).
Efisiensi biaya
Bandingkan dengan Adira Insurance yang berhasil menekan biaya operasional
dan meningkatkan pendapatan premi. Meski klaim nasabah naik 22,47% menjadi Rp
359,66 miliar, beban usaha hanya naik tipis 3,88% menjadi
Rp 154,8%.
Tak heran bila rasio kombinasi Adira Insurance makin mengecil, dari 81% di
2009 menjadi 74% di tahun 2010. "Ini karena berhasil menjalankan intensifikasi
dan ekstensifikasi distribusi pemasaran," ujar Presiden Direktur Adira
Insurance Willy S. Dharma.
Intensifikasi dengan memaksimalkan semua jalur distribusi. Sedang
ekstensifikasi membuat channel distribusi baru. Salah satunya outbond call,
yakni pemasaran melalui call center dengan menggunakan database yang dimiliki.
"Kerjasama dengan perusahaan lain juga diperbanyak," tambah Willy.
[ Anaya Noora Pitaningtyas, Christine Novita Nababan ]

KONTAN Thu, 10 Mar 2011 ( 09:10:25 WIB )


=======================================================================================

Trading





Pada perdagangan hari Kamis (10/3), indeks diperikirakan akan bergerak mixed pada kisaran 3580-3617. Harga minyak yang terkoreksi dengan adanya rencana OPEC melakukan pertemuan untuk membahas rencana penambahan kuota produksi dapat memberikan sentimen positif terhadap indeks. Namun investor perlu mewaspadai kemungkinan adanya aksi profit taking. Saham-saham yang dapat diperhatikan TLKM, KLBF, ASRI dan PGAS

IHSG Rawan Profit Taking

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 18 poin seiring terus masuknya dana asing di lantai bursa. Positifnya IHSG hari ini merupakan penutupan perdagangan kelimanya menguat secara berturut-turut.

Pada perdagangan, Rabu (9/3/2011), IHSG bertambah 18,361 poin (0,51%) ke level 3.598,675. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,598 poin (0,56%) ke level 644,042.

"Memasuki pertengahan pekan ini, IHSG masih bisa mencatatkan kinerja positif. Bahkan sempat menyentuh kembali level 3.600. Penguatan lanjutan di minggu kedua ini berbeda dengan pergerakan IHSG di minggu kedua Februari dimana bergerak melemah di awal pekan setelah penguatan di akhir pekan sebelumnya," ujar Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management (ISAM).

Setelah terus menerus menguat dan sempat menembus level 3.600, posisi IHSG mulai rawan. Meski daya beli masih cukup besar, namun koreksi yang menyambangi sebagian besar bursa regional akan menghambat laju IHSG. Pada perdagangan Kamis (10/3/2011), IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung melemah.

Bursa Wall Street kemarin ditutup melemah tipis. Outlook yang kurang baik dari Texas Instruments sukses 'menggerogoti' Nasdaq sehingga ditutup melemah. Namun penguatan saham International Business Machines Corp (IBM) berhasil menahan penurunan Dow Jones.

Pada perdagangan Rabu (9/3/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah tipis 1,29 poin (0,01%) ke level 12.213,09. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,80 poin (0,14%) ke level 1.320,02 dan Nasdaq melemah 14,05 poin (0,51%) ke level 2.751,72.

Bursa Jepang juga bergerak melemah. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Kamis ini dengan penurunan 68,08 poin (0,64%) ke level 10.521,42.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 18 point (+0.51%) ke level 3,598.67 dengan kenaikan hampir disemua sektor kecuali mining dan basic industri. Asing pada hari ini tercatat melakukan net buy sebesar Rp342 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah mining dan banking. Secara teknikal IHSG pada tiga hari terakhir bergerak menguat dengan volume yang meningkat, namun perlu diwaspadai IHSG akan reversal melihat candle inverted hammer yang terbentuk pada perdagangan hari ini, sementara indikator stochastic berpotensi death cross di area overbought dan RSI telah bergerak melandai. Pada perdaganga besok, IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,548-3,635 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. TLKM, MYOR, dan ISAT.

Indosurya:

Pada perdagangan Kamis (10/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.563-3.581 dan resistance 3.612-3.627. Setelah terbentuk three white soldier , candle masih menguat dan membentuk candle shooting star yang umumnya mengindikasikan keinginan besar dari kekuatan daya beli untuk mengangkat harga namun, kekuatan daya jual mulai menahannya. Mengingat upper bollinger band kembali tersentuh yang biasanya akan ada penyesuaian posisi candle maka sebaiknya investor selalu waspada akan terjadinya reversal. Hal ini seiring dengan semakin tingginya volatilitas maka besar kemungkinan bisa berbalik arah. MACD masih bergerak naik
dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic berada di atas area overbought namun, mulai tertahan pergerakannya. Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).


Rabu, 09 Maret 2011

Dana Asing Terus Masuk, IHSG Bertahan Positif


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bertahan di zona hijau dengan penguatan 18 poin menyusul masuknya dana asing di lantai bursa. Positifnya IHSG hari ini merupakan penutupan perdagangan kelimanya menguat secara berturut-turut.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 8.770 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.790 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 11,161 poin (0,31%) ke level 3.591,475. Penguatan bursa-bursa global menggairahkan investor untuk kembali mengoleksi saham-saham pilihan dan indeks pun menembus level 3.600.

Namun sayangnya, setelah sempat menembus posisi tertingginya di level 3.609,211, laju IHSG semakin lambat mendekati penutupan perdagangan sesi siang.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 1,364 poin (0,03%) ke level 3.581,678. Laju indeks sedikit tertahan akibat pelepasan saham-saham bank dan komoditas.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (9/3/2011), IHSG bertambah 18,361 poin (0,51%) ke level 3.598,675. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,598 poin (0,56%) ke level 644,042.

Arus dana asing kembali masuk ke lantai bursa. Penanam modal asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) sebesar Rp 346,885 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 108.293 kali pada volume 3,516 miliar lembar saham senilai Rp 4,569 triliun. Sebanyak 131 saham naik, 93 saham turun, dan 90 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed sampai sore hari ini, dengan pergerakan yang tipis. Bursa Singapura masih tertinggal di zona merah.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 3.,23 poin (0,11%) ke level 3.003,17.
  • Indeks Hang Seng menguat 98,41 poin (0,42%) ke level 23.810,11.
  • Indeks Nikkei 225 bertambah 64,31 poin (0,61%) ke level 10.589,50.
  • Indeks Straits Times turun 7,13 poin (0,23%) ke level 3.096,71.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.250 ke Rp 56.450, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 40.500, Indomobil (IMAS) naik Rp 400 ke Rp 7.450, dan Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 300 ke Rp 14.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 750 ke Rp 12.750, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 600 ke Rp 9.600, Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 14.500, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 250 ke Rp 7.100.

(ang/qom)

Tersendat Saham Bank & Komoditas, IHSG Hanya Naik 1 Poin


Jakarta - Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedikit tertahan akibat pelepasan saham-saham bank dan komoditas. Memasuki penutupan Sesi I, indeks hanya menguat 1 poin.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 11,161 poin (0,31%) ke level 3.591,475. Penguatan bursa-bursa global menggairahkan investor untuk kembali mengoleksi saham-saham pilihan dan indeks pun menembus level 3.600.

Namun sayangnya, setelah sempat menembus posisi tertingginya di level 3.609,211, laju IHSG semakin lambat mendekati penutupan perdagangan sesi siang.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (9/3/2011), IHSG naik tipis 1,364 poin (0,03%) ke level 3.581,678. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 0,261 poin (0,04%) ke level 640,705.

Investor kembali melepas saham-saham bank dan komoditas sehingga sektornya melemah cukup dalam. Meski IHSG melemah, namun investor asing masih melakukan pembelian bersih dengan jumlah yang cukup besar.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 61.963 kali pada volume 1,982 miliar lembar saham senilai Rp 2,566 triliun. Sebanyak 88 saham naik, 113 saham turun, dan 83 saham stagnan.

Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun tipis 4,21 poin (0,14%) ke level 2.995,73.
  • Indeks Hang Seng naik 144,15 poin (0,61%) ke level 23.855,85.
  • Indeks Nikkei 225 menguat 41,63 poin (0,40%) ke level 10.566,82.
  • Indeks Straits Times melemah 11,15 poin (0,36%) ke level 3.092,69.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.200 ke Rp 56.400, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 750 ke Rp 40.450, Indomobil (IMAS) naik Rp 150 ke Rp 7.200, dan Mayora (MYOR) naik Rp 150 ke Rp 9.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 9.900, Indocement (INTP) turun Rp 200 ke Rp 14.700, Indospring (INDS) turun Rp 200 ke Rp 8.300, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 200 ke Rp 7.150.

(ang/qom)

Reminder Cum Date Righ Issue EPMT 09/03/2011

Hari ini 09 March 2011 adalah Cum Date untuk pelaksanaan kegiatan Corporate Action sebagai berikut :
No. Kode Efek Nama Efek Jenis Kegiatan
1 EPMT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk Right Issue Rasio : Setiap 1.000 saham yang dimiliki dapat 188 Right ( 1.000 : 188 ) dengan harga pelaksanaan Rp 700.- per saham. Periode Pelaksanaan tgl. 16 – 22 Maret 2011

Kabar mengenai kenaikan tarif tol bikin saham JSMR sempat terbang 3,1%


Date : Mar 09 2011, 10:49
Title : News Story
Header : Kabar mengenai kenaikan tarif tol bikin saham JSMR sempat terbang 3,1%


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT Jasa Marga (JSMR) melonjak tinggi pagi ini. Hingga pukul
10.34, saham JSMR tercatat naik 2,29% menjadi Rp 3.350. Sebelumnya, saham JSMR
sempat bertengger di posisi Rp 3.375 atau melonjak 3,1%.
Data Bloomberg menunjukkan, sejumlah broker yang memburu saham JSMR di
antaranya: UBS Securities senilai Rp 1,68 miliar, Artha Securities senilai Rp
1,26 miliar, dan DBS Vickers Securities senilai Rp 1,26 miliar.
Aksi beli yang melanda saham JSMR terkait dengan rencana pemerintah untuk
menaikkan tarif sejumlah jalan tol pada September 2011 mendatang. Tujuan
kenaikan tarif itu untuk menarik minat investor.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Wed, 09 Mar 2011 ( 10:41:40 WIB )


=======================================================================================

Kinerja Keuangan Meningkat, Saham NIKL Sentuh Rp 600?



Rumor Saham - detikfinance

Harga PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) dikabarkan akan dikerek hingga level Rp 600 per lembar saham oleh sejumlah bandar. Hal ini terkait dengan kinerja keuangan tahun 2010 yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

"Naiknya kinerja keuangan NIKL merupakan kontribusi dari tingginya permintaan pelat timah dan meningkatnya harga jual," kata salah satu pelaku pasar, Rabu (9/3/2011).

Menurutnya, kinerja NIKL itu tercermin dari peningkatan harga saham induk usahanya, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), beberapa hari terakhir ini. Selain itu, produksi perseroan juga sudah mencapai 106.000 ton di 2010.

Pada perdagangan kemarin, saham NIKL ditutup menguat 20 poin atau sebesar 5,4% ke Rp 390 per lembar dengan volume perdagangan sebesar Rp 17 miliar.


Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

JADWAL JATUH TEMPO WARAN TAHUN 2011

JADWAL JATUH TEMPO WARAN TAHUN 2011
No. Kode Nama Waran Harga Exercise Tgl. Akhir Transaksi Tgl. Jatuh Tempo
1 TMPI-W WARAN SERI II AGIS Tbk 200 11-Mar-11 17-Mar-11
2 BNBR-W WARAN SERI I BAKRIE AND BROTHERS Tbk 620 28-Mar-11 1-Apr-11
3 KOIN-W WARAN SERI I KOKOH INTI AREBAMA Tbk 183 4-Apr-11 8-Apr-11
4 LAPD-W WARAN SERI II LEYAND INTERNATIONAL Tbk 120 4-Apr-11 8-Apr-11
5 KARK-W WARAN SERI II DAYAINDO RESOURCES INTERNATIONAL Tbk 150 7-Apr-11 13-Apr-11
6 AGRO-W WARAN SERI I BANK AGRONIAGA Tbk 130 19-May-11 25-May-11
7 BVIC-W WARAN BANK VICTORIA INTERNATIONAL Tbk SERI IV 100 20-Jun-11 24-Jun-11
8 KBRI-W WARAN SERI I KERTAS BASUKI RACHMAT INDONESIA Tbk 534 4-Jul-11 8-Jul-11
9 TBLA-W WARAN SERI I TUNAS BARU LAMPUNG Tbk 125 7-Jul-11 13-Jul-11
10 TRAM-W WARAN SERI I TRADA MARITIME Tbk 135 5-Sep-11 9-Sep-11
11 MIRA-W2 WARAN SERI II MITRA INTERNATIONAL RESOURCES Tbk 400 21-Nov-11 25-Nov-11

Keterangan :

Untuk Nasabah yang memiliki Waran tersebut diatas, waran akan Expired Bila sampai tanggal Jatuh Tempo tidak di Exercise

BIPI siap bayar utang Rp 592,51 miliar

JAKARTA. PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) akan membayar surat utang jenis promissory notes kepada PT Indotambang Perkasa pada 12 Maret mendatang. Waktu tersebut sesuai dengan tenggat waktu pelunasannya.

Direktur BIPI Firlie Ganindito mengatakan, keputusan melunasi utang tersebut sudah diputuskan oleh manajemen BIPI. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan cara pembayaran atau sumber pendanaan untuk membayar utang itu. Pasalnya, sampai saat ini posisi kas BIPI masih sangat pas-pasan.

Sampai dengan akhir September 2010, total kas dan setara kas Benakat hanya sebesar Rp 63,61 miliar. Sedangkan dana yang dibutuhkan perusahaan ini untuk melunasi promissory notes sebesar Rp 592,51 miliar.

Sekadar informasi, surat utang tersebut adalah sisa utang yang harus dibayar BIPI ke Indotambang. Semula, total utangnya mencapai Rp 894,81 miliar.

BIPI dapat membayar utang senilai Rp 302,5 miliar dengan cara menjaminkan kepemilikan sahamnya di PT Elnusa Tbk (ELSA) kepada Indotambang. Jumlah saham ELSA yang dijaminkan sebanyak 12,55% dari total saham.

Belakangan, saham ELSA tersebut juga dialihkan BIPI kepada Amadia Investment untuk mendapatkan pinjaman. Nilai pinjaman tersebut sebesar US$ 30 juta dengan bunga 12% per tahun. BIPI juga memberikan saham anak usahanya di bidang batubara, PT Delta Samudra.

Menurut Firlie, penjaminan saham ELSA merupakan cara paling masuk akal untuk mendapatkan dana. Sebab, bunga promissory notes dan utang dari Amadia cukup tinggi dan memberatkan BIPI.

Manajemen Benakat tidak punya pilihan selain melego saham Elnusa untuk melunasi kewajiban. Sebelumnya, Firlie juga pernah mengutarakan niat BIPI untuk melepas kepemilikan sahamnya di perusahaan jasa penunjang minyak dan gas bumi itu. Alasannya, kinerja ELSA tidak sesuai ekspektasi.

Namun, Firlie belum pernah mengungkapkan jumlah saham ELSA yang akan dilego. "Kami masih mengkaji untuk melepas semuanya atau hanya sebagian," imbuh dia. Asal tahu saja, saat ini BIPI masih menguasai 24,6% dari total saham ELSA.

Masalahnya, peluang BIPI menjual saham ELSA di harga tinggi sangat kecil. Kemarin (8/3), harga saham ELSA ditutup pada level Rp 295 per saham. Posisi ini di bawah harga akuisisi ELSA oleh BIPI beberapa tahun lalu, yang sebesar Rp 330 per saham.

IHSG Tergerak Penguatan Global


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat berkat lonjakan saham-saham perbankan. IHSG membaik bersamaan dengan pulihnya bursa regional merespons turunnya harga minyak mentah dunia.

Pada perdagangan, Selasa (8/3/2011), IHSG menguat 18,597 poin (0,52%) ke level 3.580,314. Sementara Indeks LQ 45 naik 2,816 poin (0,44%) ke level 640,444.

"IHSG terus melaju di area positif pasca diumumkannya BI rate yang ditahan di level 6,75% dan inflasi bulanan yang lebih rendah dari bulan sebelumnya. Meski beberapa bursa saham di awal pekan sempat mengalami pelemahan karena terpengaruh oleh bursa saham AS dan Eropa karena imbas kenaikan harga minyak dunia namun, IHSG tetap mampu bertahan di area positif," jelas Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management (ISAM).

Penguatan bursa-bursa utama dunia akan menginspirasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Investor akan melanjutkan aksi beli selektifnya, sehingga membuat IHSG pada perdagangan Rabu (9/3/2011) akan bergerak di teritori positif.

Bursa Wall Street kemarin ditutup menguat berkat proyeksi Bank of America (BoA) yang mengesankan dan turunnya harga minyak berhasil. Pasar sudah menunjukkan tanda-tanda ketangguhannya setelah sempat terhempas oleh tingginya harga minyak.

Pada perdagangan Selasa (8/3/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 124,58 poin (1,03%) ke level 12.214,61. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 11,69 poin (0,89%) ke level 1.321,82 dan Nasdaq menguat 20,14 poin (0,73%) ke level 2.765,77.

Bursa Jepang juga langsung ikut menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 82,04 poin (0,78%) ke level 10.607,23.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 18 point (+0.52%) ke level 3,580.31 dengan sektor mining sebagai mesin penggerak utama kenaikan bursa hari ini menutupi penurunan yang terjadi di sektor banking Asing pada hari ini tercatat melakukan net buy sebesar Rp 71 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah mining. Secara teknikal IHSG pada perdagangan besok (9/3) diperkirakan akan mengalami koreksi melihat IHSG sudah menyentuh garis upper band, indikator RSI telah bergerak melandai dan stochastic yang telah berada pada area overbought dalam empat hari terakhir perdagangan. IHSG besok diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,529-3,630 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTBA, KRAS dan GZCO.

Indosurya:

Pada perdagangan Rabu (9/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.542-3.561 dan resistance 3.590-3.601. Biasanya setelah candle membentuk pola hanging man akan diikuti oleh pelemahan namun, kemarin ternyata candle bergerak positif sehingga membentuk candle hanging man yang baru atau melihat positifnya candl e di hari-hari sebelumnya dapat juga kita katakan telah terbentuk three white soldier. Pola ini mengindikasikan masih besarnya pengaruh kekuatan daya beli untuk mengangkat harga dan menguasai pasar. Tetapi, investor juga sebaiknya waspada mengingat upper bollinger band sudah tersentuh yang biasanya akan ada penyesuaian posisi candle . MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic berada di atas area overbought . Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).

Harga Minyak Turun, Wall Street Melonjak




New York - Proyeksi laba Bank of America (BoA) yang mengesankan dan turunnya harga minyak berhasil mengangkat bursa Wall Street hingga terhindar dari zona berbahaya. Pasar sudah menunjukkan tanda-tanda ketangguhannya setelah sempat terhempas oleh tingginya harga minyak.

"Fakta bahwa pasar sudah bertahan dengan baik menghadapi lonjakan harga minyak paling tajam dalam beberapa tahun adalah sebuah pernyataan bahwa landasan pasar cukup kuat," ujar Richard Ross, analis global dari Auerbach Grayson seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/3/2011).

Pada perdagangan Selasa (8/3/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 124,58 poin (1,03%) ke level 12.214,61. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 11,69 poin (0,89%) ke level 1.321,82 dan Nasdaq menguat 20,14 poin (0,73%) ke level 2.765,77.

Harga minyak mentah dunia memang akhirnya turun setelah Arab Saudi menyatakan pihaknya akan menangkis setiap gangguan di pasar minyak. Namun krisis Libya masih menahan penurunan lebih lanjut.

Minyak light sweet pengiriman April turun 42 sen menjadi US$ 105,02 per barel, setelah sempat melonjak hingga US$ 106,95. Minyak Brent pengiriman April juga turun 1,98 dolar AS menjadi US$ 113,06 per barel.

Saham Bank of America Corp melonjak hingga 4,7% menjadi US$ 14,69 setelah memproyeksikan labanya bisa mencapai US$ 40 miliar, atau lebih tinggi dari ekspektasi analis. Saham-saham finansial ikut melonjak, dengan indeks finansial S&P naik hingga 2,2%.

Namun perdagangan tidak terlalu ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 7,57 miliar lembar saham, di bawah rata-rata harian tahun ini yang mencapai 8,47 miliar lembar saham.

Selasa, 08 Maret 2011

Penurunan sektor keuangan menggerus kinerja indeks di sesi I

Date : Mar 08 2011, 12:33
Title : News Story
Header : Penurunan sektor keuangan menggerus kinerja indeks di sesi I


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Pada perdagangan sesi I siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) ditutup melemah tipis 0,24% ke level 3.553,087. Sepuluh sektor yang
diperdagangkan beradu kuat mempengaruhi pergerakan indeks. Namun koreksi yang
terjadi di sektor keuangan sebesar 1,06% membuat indeks terjungkal ke teritori
negatif. Jumlah saham yang melemah sebanyak 104, sementara 81 saham mengalami
kenaikan. 71 saham lagi tak menunjukan aktifitas apa-apa.
Perdagangan hingga siang ini tidak terlalu ramai. Ini tercermin dari total
nilai perdagangan yang hanya Rp 2 triliun dan melibatkan 1,3 miliar saham.
Aneka Kemasindo Utama Tbk (AKKU) memimpin jajaran top losers setelah
anjlok 24,44% ke Rp 136. Disusul Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang melorot
15,91% ke Rp 1.480, Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) turun 13,58%
ke Rp 350, Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) melemah 9,20% ke Rp 395, dan
Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) terkoreksi 8,97% ke Rp 71.
Lima besar top gainers diduduki oleh Centris Multi Persada Tbk (CMPP) yang
terbang 33,33% ke Rp 240, Citra Kebun Raya Agri Tbk (CKRA) naik 16,67% ke Rp
245, Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melesat naik 9,09% ke Rp 240, Plaza
Indonesia Realty Tbk (PLIN) menguat 8,28% ke Rp 1.700, dan Ekadharma
International Tbk (EKAD) naik 8% ke Rp 270.
[ Teddy Gumilar ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 12:23:21 WIB )


=======================================================================================

BTEL masih menunggu izin seluler dari pemerintah

Date : Mar 08 2011, 12:26
Title : News Story
Header : BTEL masih menunggu izin seluler dari pemerintah


Story
=======================================================================================

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) masih menanti turunnya lisensi
seluler dari pemerintah. Izin ini memungkinkan merek dagang BTEL, Esia
memperluas mobilitas selulernya. Dengan kata lain, pelanggan Esia tak perlu
ganti kode telepon setiap pindah area.
"Secara teknologi sebetulnya kita sudah siap, namun secara izin belum,"
ujar Presiden Direktur BTEL Anindya Bakrie, Selasa, (8/3).
Namun, Anindya enggan menyebut kapan izin tersebut bakal dikeluarkan.
Dengan pemberian izin itu, Anindya berharap bisa meningkatkan jumlah pelanggan
BTEL yang baru mencapai 12 juta pelanggan dari posisi akhir tahun lalu.
"Mudah-mudahan secepatnya. Dari seluruh operator, hanya kami yang belum
kantongi izin itu," tandas Anindya.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 12:06:30 WIB )


=======================================================================================

Saham Bank Dilepas, IHSG Turun Tipis 8 Poin


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 8 poin di tengah sepinya transaksi serta kekhawatiran akan naiknya harga minyak dunia. Aksi ambil untung saham-saham bank dan komoditas juga memaksa indeks melemah.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG masih mampu menguat tipis 1,364 poin (0,03%) ke level 3.563,081. Indeks kembali bergerak fluktuatif di tengah sepinya perdagangan.

Pada awal perdagangan, indeks sempat menguat ke posisi tertingginya di level 3.571,753. Setelah itu, indeks menurun tajam ke zona merah dan sempat berhenti di posisi terendahnya di level 2.551,720.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 8,630 poin (0,25%) ke level 3.553,087. Sementara Indeks LQ 45 turun 1,558 poin (0,25%) ke level 636,070.

Kekhawatiran akan naiknya harga minyak kembali menghantui lantai bursa. Investor cenderung berhati-hati dan melakukan aksi tunggu sehingga perdagangan berjalan tidak terlalu ramai.

Selain itu, investor juga mulai melakukan aksi ambil untung dengan melepas saham-saham yang sudah naik di perdagangan kemarin. Dengan demikian, mayoritas sektor industri di bursa melemah.

Pelemahan terparah dialami oleh sektor finansial setelah saham-saham bank kembali dilepas investor. Sementara sektor konsumer, porperti, manufaktur, aneka dan industri dasar masih bisa menguat.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 49.340 kali pada volume 1,326 miliar lembar saham senilai Rp 2,023 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 117 saham turun, dan 77 saham stagnan.

Meski masih bergerak mixed, mayoritas bursa-bursa di regional mulai kembali menguat. Namun demikian, laju bursa Jepang sedikit tertahan dan digantikan oleh bursa Singapura yang memimpin penguatan siang ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 12,07 poin (0,40%) ke level 2.984,14.
  • Indeks Hang Seng naik ke 53,83 poin (0,23%) level 23.367,02.
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 17,65 poin (0,17%) ke level 10.522,67.
  • Indeks Straits Times menguat 13,53 poin (0,44%) ke level 3.080,05.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 ke Rp 38.850, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 ke Rp 55.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 20.400, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 24.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 1.150 ke Rp 12.300, Matahari (MPPA) turun Rp 280 ke Rp 1.480, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 ke Rp 5.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 42.900.

Ancaman perlambatan ekonomi membuat mata uang Asia melemah

Date : Mar 08 2011, 11:28
Title : News Story
Header : Ancaman perlambatan ekonomi membuat mata uang Asia melemah


Story
=======================================================================================

BANGKOK. Ringgit dan peso Malaysia pimpin pelemahan mata uang Asia pagi
ini. Konflik yang memburuk di Timur Tnegah dan Afrika Utara diduga akan
menyebabkan harga minyak kembali menanjak sehingga mengancam perekonomian
global.
"Pasar mata uang saat ini tengah berhati-hati untuk mengambil resiko
seiring dugaan kalau naiknya harga minyak akibat ketegangan Timur Tengah akan
berdampak kepada perekonomian regional," jelas Akira Bano, treasury advisor
Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Bhd di Kuala Lumpur.
Pada pukul 10.42 waktu Kuala Lumpur, ringgit melemah 0,2% menjadi 3,0328
per dollar. Pelemahan ringgit terjadi seiring kekhawatiran pelaku pasar kalau
perlambatan ekonomi Malaysia bakal mendorong bank sentral menaikkan suku bunga
acuannnya pada minggu ini.
Sementara itu, peso melemah 0,1% menjadi 43,35, yuan China melemah 0,05%
menjadi 6,5670, dan dollar Singapura melemah 0,2% menjadi S$ 1,2663.
[ Barratut Taqiyyah, Bloomberg ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 11:17:37 WIB )


=======================================================================================

SBY akan bertemu Ical, sore ini

Date : Mar 08 2011, 11:07
Title : News Story
Header : SBY akan bertemu Ical, sore ini


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai
Golkar Aburizal Bakrie alias Ical dijadwalkan akan bertemu sore ini di kompleks
Istana.
Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono yang
tidak lain Wakil Ketua DPP Partai Golkar menungkapkan, pertemuan akan
berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. "Hanya mereka berdua saja, saya tidak
ikut," katanya selepas mengikuti upacara penyambutan Presiden Filipina, Selasa
(8/3).
Agung menjelaskan SBY dalam hal ini posisinya selaku Ketua Gabungan Partai
Politik Koalisi. Dia tidak menampik jika pertemuan itu nantinya akan membahas
soal koalisi dan tidak menutup kemungkinan termasuk isu reshuffle kabinet.
"Cuma koalisi dan reshuffle sesuatu beda tapi ada hubungannya," katanya.
Terkait isu pergantian Menteri Perhubungan Fredy Numberi, Agung mengaku
tidak tahu menahu. Begitu juga soal kemungkinan Golkar bakal dapat tambahan
kursi kabinet, Agung belum bisa memberikan komentarnya. "Kita lihat nanti saja.
Saya belum bisa komentar," katanya.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa juga menegaskan bahwa
pertemuan itu bakal dilaksanakan. Memang seperti diketahui, SBY tengah
melakukan komunikasi intensif ke sejumlah pimpinan parpol. "Ketua umum partai
memang dijadwal bertemu. Saya sudah yang lain kapan saya tidak tahu," katanya.
[ Yudho Winarto ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 11:00:17 WIB )


=======================================================================================

BTEL masih jajaki sinergi Flexi-Esia


Date : Mar 08 2011, 10:46
Title : News Story
Header : BTEL masih jajaki sinergi Flexi-Esia


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Meski sudah beberapa waktu tidak terdengar kabarnya, namun,
rencana penggabungan dua perusahaan telekomunikasi jaringan CDMA, Flexi dan
Esia, masih terus berlanjut.
Presiden Direktur Bakrie Telecom Tbk (BTEL) Anindya Bakrie yang merupakan
induk usaha Esia mengatakan penjajakan atas rencana sinergi dengan Flexi masih
berlanjut.
"Konsolidasi adalah hal yang baik untuk terjadi. Kita terus mencari
format, skema, timing yang cocok. Untuk BUMN mungkin lebih banyak rambu-rambu.
Segala kemungkinan masih dijajaki," ujar Anindya, Selasa, (8/3).
Menurut Anindya, secara internal dan eksternal kedua pihak pada dasarmya
sudah sepakat konsolidasi nantinya bakal memberi nilai tambah bagi pelayanan
pelanggan.
"Pelanggan butuh inovasi baru jadi kita mencoba berpikir anorganik tapi
tak mengabaikan pelanggan. Tujuan kita meningkatkan nilai dari share holder dan
stake holder," katanya.
[ Astri Karina Bangun ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:39:56 WIB )


=======================================================================================

India bakal genjot produksi susu hingga 10% dalam dua tahun ini

Date : Mar 08 2011, 10:46
Title : News Story
Header : India bakal genjot produksi susu hingga 10% dalam dua tahun ini


Story
=======================================================================================

NEW DELHI. India sebagai negara produsen dan konsumen susu terbesar
berusaha untuk meningkatkan produksi susu hingga dua kali lipat sehingga bisa
menjadi produsen susu dunia yang lebih berpengaruh.
R.S. Sodhi Direktur Manajer Gujarat Cooperative Milk Marketing Federation
Ltd. bilang, negara ini menargetkan bisa meningkatkan produksi hingga 10% per
tahun dalam dua hingga tiga tahun ke depan. "Untuk tahun lalu kenaikan produksi
telah naik sebesar 5% menjadi 118 juta metrik ton," katanya.
Harga susu di Bursa komoditi Chicago telah melompat 15% bulan lalu
mengikuti 26% peningkatan harga susu pada Januari 2011. Fonterra Cooperative
Group Ltd pun mencatat, harga susu bubuk juga telah naik menuju harga
tertingginya sepanjang sejarah pada awal Maret 2011.
CEO Fonterra Andrew Ferrier bulan lalu mengatakan bahwa harga susu akan
naik 50% di atas rata-rata harga historis dalam waktu yang panjang karena
permintaan susu dari Asia dan seretnya pasokan susu dari produsen susu dunia.
"Jika produksi susu India bisa meningkat, kita bisa menjadi pemain besar
di perdagangan susu dunia," ujar Sodhi, anggota produsen susu di India Barat
yang memproduksi 3,3 miliar liter susu sepanjang 2009-2010 dari 2,9 juta
pemerah susu.
Para produsen susu di India bersedia membayar pemerah susu lebih tinggi
20% agar produksi susu dari peternakan bisa digenjot.
Menurut USDA, tahun ini prediksi ekspor mentega dari India sebanyak 10.000
ton, naik dari estimasi tahun lalu yang sebesar 4.000 ton. Penjualan ekspor
susu tanpa lemak dari India pun akan naik menjadi 15.000 ton, dari 10.000 ton
tahun lalu.
[ Rizki Caturini ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:37:05 WIB )


=======================================================================================

Ekspansif, saham SMRA menjadi incaran


Date : Mar 08 2011, 10:45
Title : News Story
Header : Ekspansif, saham SMRA menjadi incaran


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT Summarecon Agung (SMRA) mengalami kenaikan tertinggi
dalam dua minggu terakhir. Pada pukul 10.28, saham SMRA tercatat melonjak 3%
menjadi Rp 1.030.
Aksi beli yang melanda saham perusahaan pengembang properti ini terkait
dengan rencana ekspansi perusahaan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, SMRA
telah mengakuisisi lahan di Bandung, Jawa Barat seluas 60 hektare (ha).
Selanjutnya, di wilayah yang sama, SMRA juga akan memperlebar ranah akuisisinya
menjadi 200 ha hingga 300 ha.
Untuk aksi korporasinya itu, perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp 600
miliar dan hingga saat ini perseroan telah mengeluarkan dana sekitar Rp 100
miliar.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:33:54 WIB )


=======================================================================================

BRI berikan kredit kemitraan pada 900 debitur Merapi senilai Rp 2 miliar


Date : Mar 08 2011, 10:45
Title : News Story
Header : BRI berikan kredit kemitraan pada 900 debitur Merapi senilai Rp 2 miliar


Story
=======================================================================================

JOGJAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bekerjasama dengan LSM
lingkungan hidup, Green Network (Greenet) membantu pemulihan korban erupsi
Gunung Merapi . Caranya adalah dengan menanam 106.000 pohon di Desa Kepuharjo,
Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (05/03/2011).
Selain itu, bank dengan kode saham BBRI ini telah memberikan kredit
kemitraan sebesar Rp 20 miliar kepada 900 debitur dan bukan debitur. Bunga yang
dibebankan cukup rendah yaitu 3% per tahun.
Kredit kemitraan tersebut diberikan kepada pelaku ekonomi mikro dan kecil
masing-masing maksimal Rp 28,5 juta. Rinciannya, Rp25 juta untuk pemulihan
ekonomi dan Rp 3,5 juta untuk biaya hidup selama belum menghasilkan.
BRI juga memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar Gunung Merapi yang
merupakan petani dan peternak sapi. "Saat ini jumlahnya masih untuk 100 ekor
sapi dengan total dana sebesar Rp 2 miliar," ujar Ali, Senin (7/2).
Tribun
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:30:58 WIB )


=======================================================================================

Untuk pertama dalam tiga hari, rupiah tampak tak bertenaga

Date : Mar 08 2011, 10:45
Title : News Story
Header : Untuk pertama dalam tiga hari, rupiah tampak tak bertenaga


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Setelah menguat selama tiga hari berturut-turut, pagi ini rupiah
keok. Di pasar mata uang beredar spekulasi, lonjakan harga minyak dunia ke
level tertinggi dalam 29 bulan terakhir bakal memukul perekonomian Indonesia
dan mendorong tingkat inflasi.
Asal tahu saja, kontrak harga minyak di New York sudah melonjak 15,1% pada
tahun ini seiring memburuknya kondisi geopolitik di Timur Tengah dan Afrika
Utara yang mengganggu suplai minyak. Saat ini, harga minyak ditransaksikan 1,7%
lebih rendah dari posisi tertingginya minggu ini di level US$ 106,95 sebarel.
"Meroketnya harga energi akan menyebabkan kenaikan harga barang lainnya.
Hal ini kemungkinan akan berdampak negatif pada tingkat konsumsi dan
pertumbuhan," jelas Mika Martumpal, senior market analyst PT Bank Commonwealth
kepada Bloomberg.
Pada pukul 09.53, rupiah melemah 0,1% menjadi 8.789 per dollar. Sepanjang
tahun ini, rupiah sudah menguat 2,2% dan menjadi mata uang terbaik di antara 10
mata uang Asia yang sering diperdagangkan.
Sementara itu, dalam situsnya www.e-samuel.com, tim riset Samuel Sekuritas
memprediksi rupiah berpotensi menguat. "Diperkirakan penguatan rupiah berlanjut
ke posisi 8.775-8.780 per dollar," tulis Samuel.
[ Barratut Taqiyyah ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:25:49 WIB )


=======================================================================================

Lunasi kewajiban, saham ATPK kembali diperdagangkan


Date : Mar 08 2011, 10:44
Title : News Story
Header : Lunasi kewajiban, saham ATPK kembali diperdagangkan


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Saham PT ATPK Resources Tbk (ATPK) kembali diperdagangkan di
Bursa Efek Indonesia, mulai sesi pertama hari ini.
BEI mencabut suspensi terhadap saham emiten tambang ini, setelah perseroan
melunasi kewajiban pembayaran biaya pencatatan efek tahunan untuk tahun ini.
"Dengan demikian, sejak 8 Maret 2011, perdagangan efek ATPK dapat
diperdagangkan di seluruh pasar," sebut Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI
Andre PJ. Toelle, dalam keterbukaan informasi, hari ini.
Adapun, pada perdagangan 14 Februari 2011, saham ATPK ditutup di level Rp
174 per saham.
[ Dupla Kartini ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:19:23 WIB )


=======================================================================================

Analis : Asing mengalir, IHSG masih di jalur hijau

Date : Mar 08 2011, 10:44
Title : News Story
Header : Analis : Asing mengalir, IHSG masih di jalur hijau


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Analis memprediksi, aliran dana asing masih akan masuk ke bursa
saham. Indikasi tersebut terlihat dari menguatnya nilai tukar rupiah.
Kemarin (7/3), asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 443 miliar
dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah banking dan mining.
Betrand Raynaldi, Kepala Riset E Trading Securities menghitung secara
teknikal, IHSG membentuk pola hanging man yang mengindikasikan akan adanya
reversal. "Indikator MACD masih mencoba memasuki area positif dan stochastic
sudah berada di area overbought, dan MA5 berpotensi golden cross dengan MA60,"
kata Betrand, Selasa (8/3).
Purwoko Sartono, Research Analyst Panin Sekuritas mengatakan, aliran dana
asing ke pasar finansial menjadi pendorong naiknya indeks pada awal pekan ini.
"Langkah BI menahan BI Rate di tengah ancaman merambat naiknya inflasi menjadi
sentimen positif bagi indeks. IHSG kemarin terlihat berhasil menembus level
psikologis 3.550," ujarnya.
Pada perdagangan hari ini, Betrand memperkirakan IHSG akan bergerak di
kisaran 3.507-3.569. Saham-saham yang bisa diperhatikan antara lain BRPT, HRUM,
dan PGAS.
Sedangkan Purwoko memperkirakan indeks akan bergerak pada kisaran
support-resistance 3.540-3.576. Dengan pilihan saham BBRI, BMRI, BRPT, MASA.
[ Dyah Megasari ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:17:06 WIB )


=======================================================================================

43 saham naik, indeks dibuka positif

Date : Mar 08 2011, 10:43
Title : News Story
Header : 43 saham naik, indeks dibuka positif


Story
=======================================================================================

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,12% di level
3563,99 pada pukul 9.30. Bursa dikuatkan oleh 43 saham yang naik. Sedangkan 22
saham sempat terkoreksi dan 63 saham lainnya tetap. Tujuh sektor menguat,
dengan penguatan terbesar pada sektor aneka industri yaitu 0,69% dan sektor
industri dasar naik 0,31%.
Pada awal pembukaan, saham yang menjadi top gainers di antaranya, PT Bumi
Serpong damai Tbk (BSDE) yang naik 13,7% ke Rp 740. Di peringkat kedua yaitu
saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,33% ke Rp 1520 dan PT
Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 0,84% ke Rp 3.000.
Sedangkan yang menempati posisi top losers pagi ini antara lain ada PT
Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang turun 17,6% ke Rp 1450 dan PT Lippo
Karawaci Tbk (LPKR) yang terkoreksi 3,57% ke Rp 540.
[ Dyah Ayu Kusumaningtyas ]

KONTAN Tue, 08 Mar 2011 ( 10:07:24 WIB )


=======================================================================================

Kenaikan Harga BBM Harus Jadi Pilihan Terakhir


Jakarta - Pemerintah masih 'labil' dalam mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM jenis Premium, mematok harga Pertamax di Rp 8.000 per liter atau melakukan pembatasan penggunaan BBM jenis Premium. Komisi XI DPR-RI memandang opsi untuk menaikkan BBM jenis Premium tidak perlu dilakukan kecuali dalam keadaan 'kepepet'.

Anggota Komisi XI DPR-RI Arif Budimanta mengungkapkan ketika opsi menaikkan BBM jenis Premium dilakukan alias menjadi opsi yang dipilih pemerintah maka hal tersebut dinilai sebagai kebijakan 'panik'.

"Jadi kenaikan harga adalah opsi terakhir, kalau kenaikan dijadikan opsi pertama yang dipilih berarti itu adalah kebijakan panik. Kalau pemerintah cermat dan hati-hati melakukan rekalkulasi anggaran APBN sebenarnya pemerintah tidak perlu buru-buru menaikkan harga BBM," papar Arif kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (8/3/2011).

Menurut politisi PDIP ini, kenaikan harga minyak dunia terhadap APBN dapat dilihat dari 3 sisi, yaitu meningkatnya penerimaan, meningkatnya subsidi dan tergerusnya belanja modal. Hal lain, lanjut Arif pada sisi harga tentu saja kenaikan harga minyak akan berpengaruh terhadap stabilitas harga karena adanya tekanan inflasi.

Apakah opsi kenaikan BBM merupakan langkah yang harus dilakukan? Arif menuturkan, menaikkan harga BBM bisa dihindari dengan cara melakukan realokasi subsidi, belanja barang dan modal serta diintegrasikan dengan peningkatan penerimaan negara dari winfall profit akibat adanya kenaikan harga minyak internasional.

"Saat ini yang terpenting adalah strategi menaikkan daya beli masyarakat. Itu yang utama sekaligus diikuti menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Menaikkan harga BBM adalah pilihan terakhir apabila prasyarat utama itu telah dilakukan dan dikalkulasi dengan sangat cermat melalui proses konsultasi yang luas dengan masyarakat,"
jelasnya.

Dikatakan Arif, Menurut UU 10 tahun 2010 tentang APBN 2011, pemerintah memang diberikan keleluasaan untuk menaikkan harga BBM yang bersubsidi apabila kenaikan harga minyak Indonesia melebihi 10 persen. Atas dasar pertimbangan diatas, Arif menegaskan kenaikan harga minyak internasional harus disikapi dengan cermat dan hati-hati.

"Pemerintah pasti berpikir menaikkan harga BBM dilakukan untuk menyelamatkan anggaran negara. Penyelamatan anggaran menjadi krusial karena kemampuan belanja modal pemerintah untuk membiayai proyek-proyek pembangunan menjadi harapan satu- satunya di tengah kelesuan perekonomian yang sedang melanda. Tetapi, kembali lagi
seluruhnya harus disikapi dengan cermat," kata Arif.

Seperti diketahui, pemerintah belum ambil sikap terhadap opsi rencana pembatasan BBM bersubsidi. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah telah mendengarkan paparan dari tim pengkaji pembatasan BBM bersubsidi terkait aspek ekonomi apabila program tersebut diterapkan.

Ketua Tim Pengkaji Pembatasan BBM bersubsidi Anggito Abimanyu mengungkapkan, terdapat tiga opsi yang diusulkan pihaknya yaitu opsi pertama, kenaikan harga premium sebesar Rp 500 serta pemberian cashback untuk angkutan umum. Cashback ini diberikan karena angkutan umum memberikan pelayanan untuk masyarakat.

Opsi kedua, lanjutnya, menjaga harga pertamax pada level Rp 8.000 per liter, sehubungan dengan adanya migrasi pengguna premium ke pertamax dan opsi ketiga adalah penjatahan konsumsi premium dengan menggunakan sistem kendali yang bukan hanya berlaku pada angkutan umum tapi juga motor.

Harga minyak mentah dunia memang terus membubung tinggi seiring krisis yang belum juga usai di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (7/3/2011), minyak light sweet pengiriman April naik 1,02 dolar menjadi US$ 105,44 per barel. Minyak Brent pengiriman April sempat melonjak ke US$ 118,50 per barel sebelum akhirnya surut ke US$ 115,04 per barel.

IHSG Bergerak Hati-hati


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat berkat penguatan saham-saham perbankan. Investor terus melanjutkan aksi beli selektif sehingga bisa mengubah arah IHSG yang sempat dibuka melemah.

Pada perdagangan awal pekan, Senin (7/3/2011), IHSG ditutup menguat 18,814 poin (0,53%) ke level 3.561,717. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,805 poin (0,75%) ke level 637,628.

"IHSG masih bergerak naik setelah penguatan lumayan besar di akhir pekan kemarin dan menjadi salah satu indeks saham yang bergerak menguat di tengah pelemahan bursa saham di kawasan Asia Pasifik. Kenaikan terus berlanjut setelah investor asing memburu saham-saha mbank dengan total pembelian bersih Rp 471 miliar," jelas Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management.

Pergerakan bursa-bursa utama dunia yang cukup variatif di tengah harga minyak yang juga belum surut membuat investor tetap berhati-hati. IHSG pada perdagangan Selasa (8/3/2011) diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

Bursa Wall Street tadi malam kembali dilanda aksi jual terutama atas saham-saham teknologi. Indeks saham pun merosot di tengah harga minyak yang belum juga surut.

Pada perdagangan Senin (7/3/2011), indeks Dow Jones ditutup merosot 79,85 poin (0,66%) ke level 12.090,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 11,02 poin (0,83%) ke level 1.310,13 dan Nasdaq melemah 39,04 poin (1,40%) ke level 2.745,63.

Namun Bursa Jepang memilih bergerak menguat. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Selasa ini dengan kenaikan 38,02 poin (0,36%) ke level 10.543,04.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 18 point (-0.53%) ke level 3,561.72 setelah sempat dibuka turun dikarenakan kembali naiknya harga minyak dunia. Namun optimisme investor tinggi akan pasar Indonesia membuat IHSG akhirnya ditutup di zona positif. Asing pada hari ini tercatat melakukan net buy sebesar Rp443 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah banking dan mining. Secara teknikal IHSG membentuk pola hanging man yang mengindikasikan akan adanya reversal, indikator MACD masih mencoba memasuki area positif dan stochastic sudah berada di area overbought, dan MA 5 berpotensi golden cross dengan MA 60. Pada perdagangan besok (8/3) IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,507-3,569 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BRPT, HRUM, dan PGAS.

Indosurya:

Pada perdagangan Selasa (8/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.513-3.537 dan resistance 3.575-3.587. Setelah candle membentuk white marubozu yang memperlihatkan besarnya kekuatan daya beli dalam menguasai selama sesi perdagangan,kemarin candle membentuk pola hanging man yang mengindikasikan mulai berkurangnya kekuatan daya beli dalam mendorong harga. MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic telah menembus area overbought. Melihat secara teknikal bahwa upper bollinger band telah tersentuh dan kekuatan daya beli berkurang serta telah tertembusnya area overbought, selain itu juga terjadi pelemahan pada hampir mayoritas bursa regional dan global maka memungkinkan IHSG juga ikut melemah. Investor berhati-hati bila sinyal pelemahan mulai masuk dan sebaiknya lebih berorientasi jangka panjang (long term investment ).

Wall Street Makin Terkikis oleh Tingginya Harga Minyak


Saham-saham teknologi mengalami aksi jual besar sehingga menyebabkan bursa Wall Street rontok. Ketidakpastian seputar harga minyak telah mendorong tingginya volatilitas di Wall Street pada perdagangan awal pekan.

Rontoknya saham-saham teknologi membuat indeks Nasdaq merosot hingga 1,4% dan ditutup pada level di bawah rata-rata harian dalam 50 hari terakhir. Rontoknya saham-saham teknologi terjadi setelah Wells Fargo menurunkan peringkat sektor semikonduktor.

Nasdaq juga dipengaruhi oleh anjloknya Ciena Corp hingga 9,2% menjadi US$ 25,98, setelah produsen peralatan komunikasi itu memrediksikan penjualan yang lebih rendah dari ekspektasi.

"Investor lompat ke kesempatan pelemahan musiman yang secara tipikal terjadi antara Maret dan Juli untuk saham teknologi," ujar Marc Pado, analis dari Cantor Fitzgerald & Co seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/3/2011).

Pada perdagangan Senin (7/3/2011), indeks Dow Jones ditutup merosot 79,85 poin (0,66%) ke level 12.090,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 11,02 poin (0,83%) ke level 1.310,13 dan Nasdaq melemah 39,04 poin (1,40%) ke level 2.745,63.

Wells Fargo menurunkan peringkat semikonduktor dari 'overweight' menjadi 'market weight' yang dipandang sebagai indikasi moderat meski masih dalam pandangan yang optimistis.

Merosotnya Wall Street ini juga terjadi di tengah harga minyak yang belum juga surut. Minyak light sweet pengiriman April naik 1,02 dolar menjadi US$ 105,44 per barel. Minyak Brent pengiriman April sempat melonjak ke US$ 118,50 per barel sebelum akhirnya surut ke US$ 115,04 per barel.

Senin, 07 Maret 2011

Asing Akumulasi Saham Bank, IHSG Menguat 18 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 18 poin setelah investor asing memburu saham-saham bank dengan total pembelian bersih Rp 471 miliar. Penguatan sektor finansial membuat indeks bertahan di zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di Rp 8.790 per Dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.795 per dolar AS.

Membuka perdagangan awal pekan pagi tadi, IHSG turun 13,447 poin (0,38%) ke level 3.529,341. Tingginya harga minyak dunia menimbulkan kekhawatiran di pelaku pasar.

Indeks sempat anjlok ke posisi terendahnya di level 3.526,029 di awal-awal perdagangan. Namun akhirnya, indeks kembali bangkit dan mendaki ke puncak tertingginya di level 3.563,053.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat 9,424 poin (0,27%) ke level 3.552,327. Saham-saham perbankan menjadi favorit di tengah ancaman tingginya harga minyak yang bisa melontarkan inflasi.

Sepanjang perdagangan Sesi II, indeks konsisten berada di jalur hijau meski di tengah transaksi yang tipis. Sepinya perdagangan membuat pergerakan indeks kurang maksimal.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (7/3/2011), IHSG ditutup menguat 18,814 poin (0,53%) ke level 3.561,717. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,805 poin (0,75%) ke level 637,628.

Saham-saham bank kembali menjadi primadona pada perdagangan hari ini, sektor finansial pun melaju cukup kencang. Sektor lain yang juga menguat antara lain pertanian, industri dasar, konsumer, properti, infrastruktur dan perdagangan, sementara sisanya masih terperangkap di teritori negatif.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 82.464 kali pada volume 2,62 miliar lembar saham senilai Rp 4,181 triliun. Sebanyak 89 saham naik, 109 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) sebesar Rp 585,646 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Total transaksi asing pada perdagangan hari ini Rp 4,179 triliun.

Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga sore hari ini, mayoritas berada di zona merah. Namun bursa China masih bisa positif layaknya IHSG.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melesat 54,67 poin (1,86%) ke level 2.996,97.
  • Indeks Hang Seng turun 95,67 poin (0,41%) ke level 23.313,19.
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 188,64 poin (1,76%) ke level 10.505,02.
  • Indeks Straits Times turun tipis 0,17 poin (0,01%) ke level 3.061,14.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.600 ke Rp 37.750, Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 23.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 23.700, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke 16.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.150 ke Rp 43.100, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 600 ke Rp 9.900, Indospring (INDS) turun Rp 500 ke Rp 8.500, dan Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 9.450.