Kamis, 07 Juli 2011

Penambahan jam perdagangan saham baru bisa terealisasi tahun depan

Penambahan jam perdagangan saham baru bisa terealisasi tahun depan
JAKARTA. Rencana menambah jam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan baru bisa diterapkan pada kuartal pertama tahun depan. Sebelumnya, BEI menargetkan penambahan jam perdagangan bisa dilakukan kuartal IV tahun ini.

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengungkapkan hal tersebut disebabkan masih ada beberapa hal yang dikaji oleh BEI. Terutama mengenai metode penentuan harga penutupan perdagangan.

"Tim internal BEI memutuskan menggabung antara menambah jam perdagangan dan penyesuaian metode harga penutupan," kata Ito, Kamis, (7/7).

Namun, dia belum dapat merinci perubahan metode yang dimaksud. Yang jelas, metode baru tersebut relatif akan membuat harga penutupan lebih wajar dan menghindari manipulasi penentuan harga.

"Kami sedang mempelajari metode yang digunakan bursa-bursa lain," kata Ito.

Sesi I, IHSG Bertahan di Zona Hijau

INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai bergairah kembali, hal ini terlihat dari perdagangan selama sesi I yang ditutup bertahan di zona hijau sejak pembukaan pagi tadi.

IHSG naik 28,07 poin (0,72%) ke 3.937,03 dan Indeks LQ45 naik 4,86 poin (0,7%) ke 697,447. Pagi tadi, IHSG naik tipis sebesar 7,392 poin (0,18%) ke 3916,348 usai tersengat sentimen positif Wall Street.

Adapun frekuensi transaksi selama sesi I hari ini mencapai 59.085 kali pada volume 2,103 miliar lembar saham senilai Rp 4,719 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 76 saham turun, dan 91 saham stagnan.

Beberapa saham yang mengikuti IHSG di zona hijau antara lain, saham Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.300 ke Rp 49.500, saham United Tractor (UNTR) naik Rp 800 ke Rp 25.450, saham Asahimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 8.200, dan saham Hexindo (HEXA) naik Rp 350 ke Rp 8.000.

Sedangkan saham-saham yang terjungkal ke zona merah antara lain saham Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 3.000 ke Rp 124.000, saham Mandom (TCID) turun Rp 200 ke Rp 9.000, saham HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 28.550, dan saham Multi Prima (LPIN) turun Rp 125 ke Rp 3.125.

Inilah tiga bluechips yang memicu IHSG sumringah di sesi pagi!

Inilah tiga bluechips yang memicu IHSG sumringah di sesi pagi!
JAKARTA. Aksi beli investor terhadap deretan saham bluechips menggiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melejit 1,85% di sesi pagi.

Adapun, tiga saham yang paling banyak dikoleksi di sesi pertama, hari ini, yaitu United Tractors Tbk (UNTR), Gudang Garam Tbk (GGRM), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Maka, reli UNTR sebesar 3,25%, laju GGRM 2,71%, dan penguatan BBRI 1,52% turut mendongkrak indeks hingga bertengger di zona hijau.

Data Bloomberg menunjukkan, volume UNTR yang ditransaksikan mencapai 3,76 juta saham. Tiga besar broker yang paling banyak memboyong saham ini yaitu, CLSA Indonesia sebesar Rp 25,26 miliar. Diikutim J.P. Morgan Securities Indonesia dengan pembelian senilai Rp 21,29 miliar, dan Credit Suisse Securities Indonesia sejumlah Rp 17,64 miliar.

Sementara, total saham GGRM yang diperdagangkan di sesi pagi mencapai 407.000 saham. Credit Suisse Securities Indonesia menempati posisi teratas broker paling banyak membeli saham ini yaitu Rp 12,29 miliar. Lalu, Kim Eng Securities sebesar Rp 7,42 miliar, dan Deutsche Securities Indonesia dengan pembelian senilai Rp 4,65 miliar.

Adapun, saham BBRI yang ditransaksikan sebanyak 14,1 juta saham. Posisi wahid broker terbanyak pengoleksi saham ini dipegang HD Capital dengan pembelian senilai Rp 20,12 miliar. Selanjutnya, Credit Suisse Securities Indonesia dengan jumlah Rp 19,57 miliar, dan Bahana Securities sebesar Rp 12,77 miliar.

Sektor perdagangan pimpin IHSG naik 1,85% di sesi pagi

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merangkak naik. Pada penutupan sesi pertama siang ini, indeks menguat 0,72% ke level 3.937,028.

Penguatan indeks ini didukung oleh menghijaunya semua sektor yang diperdagangkan. Kenaikan tertinggi terjadi di sektor perdagangan, yaitu sebesar 1,85%.

Jumlah saham yang berada di teritori positif sejumlah 128, berbanding 65 saham yang memerah. Sedangkan, 88 saham lainnya tidak beranjak dari posisi penutupan kemarin.

Nilai perdagangan siang ini mencapai Rp 4,719 triliun. Namun jumlah saham yang ditransaksikan hanya sebanyak 2,10 miliar.

Beberapa saham yang mengisi top gainers, yaitu Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang terbang 23,53% ke Rp 315. Inti Agri Resources Tbk (IIKP) yang menguat 23,08% ke Rp 640. Mulia Industrindo Tbk (MLIA) meroket 22,22% ke Rp 495.

Sementara, top losers dihuni antara lain, Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) yang terkoreksi 9,52% ke Rp 285. Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) yang turun 7,63% ke Rp 109, dan Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) yang tumbang 6,12% ke Rp 230.

Saham Konsumer Melesat, IHSG Naik 28 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 28 poin berkat perburuan atas saham-saham berbasis konsumer. Namun laju indeks sedikit tersendat akibat rencana China menaikkan suku bunga.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat tipis 7,392 poin (0,18%) ke level 3.916,348 terbantu menguatnya Wall Street semalam. Pergerakan IHSG masih serba tipis akibat minimnya sentimen positif.

Meski diprediksi melemah, IHSG ternyata masih punya semangat untuk mencetak poin lebih banyak lagi. Bahkan, IHSG sempat mendaki hingga posisi tertingginya hari ini di level 3.944,579.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (7/7/2011), IHSG naik 28,072 poin (0,71%) ke level 3.937,028. Sementara Indeks LQ 45 bertambah 4,860 poin (0,70%) ke level 697,447.

Kinerja saham-saham berbasis konsumer sangat cemerlang pada perdagangan hari ini, dipimpin oleh Gudang Garam yang naik hingga mendekati 3%. Indeks sektor konsumer pun melonjak lebih dari 1%.

Saham-saham ini diburu oleh para pemodal, baik asing maupun lokal. Transaksi asing sedikit menanjak akibat adanya pembelian melalui transaksi tutup sendiri di saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) di pasar negosiasi.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 59.085 kali pada volume 2,103 miliar lembar saham senilai Rp 4,719 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 76 saham turun, dan 91 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia yang pagi tadi dibuka melemah sudah mulai bisa unjuk gigi, kecuali bursa saham Jepang yang masih melemah tipis. Bursa regional tidak terlalu terpengaruh rencana China menaikkan suku bunga.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 6,84 poin (0,24%) ke level 2.817,32.
  • Indeks Hang Seng menguat 148,59 poin (0,66%) ke level 22.666,14.
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 14,31 poin (0,14%) ke level 10.068,17.
  • Indeks Straits Times naik 15,92 poin (0,51%) ke level 3.130,63.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.300 ke Rp 49.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 800 ke Rp 25.450, Asahimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 8.200, dan Hexindo (HEXA) naik Rp 350 ke Rp 8.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 3.000 ke Rp 124.000, Mandom (TCID) turun Rp 200 ke Rp 9.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 28.550, dan Multi Prima (LPIN) turun Rp 125 ke Rp 3.125.

(ang/qom)

Menu Sesi II: Sektor Bank, Batubara dan Grup Astra

INILAH.COM, Jakarta- Penguatan indeks siang ini akan berlanjut hingga penutupan. Saham yang berpeluang jadi penggerak berasal dari adalah sektor perbankan, grup Astra dan sektor batu bara.

Analis Sekuritas Ekokapital Cece Ridwanullah memperkirakan, pergerakan indeks saham domestik hingga penutupan sore nanti akan menguat. “Indeks akan mengarah ke level resistance 3.948 dan 3.875 sebagai level support-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (7/7).

Penguatan indeks hari ini, menurutnya, dipicu oleh positifnya pergerakan bursa AS karena mendapat sentimen positif dari ekspektasi perusahaan otomotif AS yang akan meningkatkan gaji pekerjanya. “Hal itu dilakukan seiring kinerja keuangan sektor tersebut yang sangat positif,” ujarnya.

Kondisi itu, lanjutnya, mencerminkan pertumbuhan AS yang baik. Karena itu, Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 56,15 poin (0,45%) ke level 12.626. Akibatnya, indeks Hang Seng pun bergerak di teritori positif sebesar 156,36 poin (0,69%) ke angka 22.673,90. “Meskipun, sepanjang perjalanannya Hang Seng flktuatif, 50:50,” papar Cece.

Di sisi lain, imbuhnya, penguatan indeks juga mendapat dukungan dari investor asing. Mereka masuk ke pasar domestik dengan jumlah yang besar dalam empat hari terakhir. “Hal itu tercermin pada nilai tukar rupiah yang stabil di level 8.530-an per dolar AS,” ungkapnya.

Hanya saja, Cece mengingatkan, pasar harus mencermati China yang memerangi inflasi dengan kenaikan tingkat suku bunga. Antara lain, suku bunga pinjaman satu tahun naik 25 basis poin ke level 6,56% dari sebelumnya 6,31%. Begitu juga dengan deposito satu tahun yang naik 25 basis poin ke level 3,50% dari sebelumnya 3,25%.

Secara historis, menurut Cece, jika China mengeluarkan keputusan terkait ekonomi makro, akan berpengaruh pada bursa-bursa di Asia dan pembukaan bursa AS nanti malam. Pasar juga harus mencermat Uni Eropa yang masih membahas penurunan peringkat Portugal sebanyak empat peringkat oleh Moody’s Investor Serviceske level Ba2 dari Baa1 yang merupakan level ‘sampah’ atau ‘junk’. “Uni Eropa masih membahas kredibilitas Moody’s terkait down-grade itu,” ungkapnya.

Adapun, sektor saham yang berpeluang jadi penggerak indeks hari ini pertama-tama sektor perbankan, disusul grup Astra dan setelah itu baru saham-saham di sektor batu bara karena harga minyak belum tembus US$98 per barel.

Dalam situasi ini, dia merekomendasikan positif beberapa saham bluechip di sektor perbankan dan saham-saham second linerdi sektor konsumsi seiring momentum jelang bulan puasa.

Saham-saham pilihannya adalah PT Bank Mandiri (BMRI), PT Astra Internasional (ASII) di level 63.000, PT United Tractors (UNTR), PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dan PT Unilever Indonesia (UNVR). “Saya rekomendasikan buy on weakness saham-saham tersebut,” imbuhnya.[ast]

Adaro Raih Pinjaman US$ 750 Juta

Jakarta - PT Adaro Energy Tbk (ADRO), melalui anak usahanya PT Adaro Indonesia mendapat kucuran pinjaman sebesar US$ 750 juta dari beberapa bank asing dan lokal. Dananya akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja.

Menurut Sekretaris Perusahaan Adaro Devindra Ratzarwin, yang menjadi lead arrangers dalam pinjaman ini adalah DBS Bank Ltd, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Oversea-Chinese Bank Corporation Limited, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd cabang Singapura dan Jakarta.

"Facilities agreement dan pelaksanaan dari fasilitas pinjaman ini digantungkan pada syarat dan kondisi yang tercantum dalam perjanjian," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/7/2011).

Ia mengatakan, dana pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk memenuhi kebutuhn capex, modal kerja dan kegiatan usaha. Jangka waktu pinjaman ini selama 10 tahun sejak penandatanganan perjanjian pada 4 Juli 2011 lalu.

Sementara bunga untuk pinjaman ini disepakati LIBOR+Applicable Margin. Adaro Energy selaku induk dari Adaro Indonesia akan menjadi penjamin dalam fasilitas pinjaman ini.

Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 11.14 waktu JATS harga saham ADRO naik 25 poin (0,99%) ke level Rp 2.550 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 239 kali dengan volume 26.257 lot senlai Rp 33,52 miliar.

(ang/dnl)

PBOC Menaikkan Suku Bunga, Bursa Asia Dibuka Jatuh

saham_asia_1
Bursa saham Asia dibuka turun pada Kamis seiring kebijakan pengetatan di China dan penurunan peringkat kredit Portugal oleh Moody’s Investor Service.

People Bank of China (PBOC) kembali meningkatkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini pada hari Rabu. Hal ini mengindikasikan bahwa inflasi menjadi fokus yang diutamakan.

Indeks MSCI Asia turun 0,3% menjadi 137,08 pada pukul 09:30 a.m. di Tokyo, penurunan terbesar sejak 27 Juni. Indeks saham Shanghai Composite dibuka turun 0,33% atau sekitar 9.38 poin menjadi 2,801.10.

Bursa saham Jepang bergeser turun, mematahkan reli tujuh hari karena investor telah mengambil keuntungan dihari sebelumnya. Saat ini indeks Nikkei turun 0,3% menjadi 10,048.11, sedangkan Topix turun 0,4% menjadi 870,27.

Saham Komatsu meluncur 0.9%. Saham Honda Motor Co yang mendapat sekitar 85% dari penjualan di luar negeri anjlok 1,2%. Sedangkan saham Chubu Electric Power Co, pemilik stasiun tenaga nuklir yang ditutup karena masalah keamanan jatuh 3,6%.

Di Seoul, Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) Turun 0,3% menjadi 2,165.86 poin, mematahkann 6 hari kemenangan yang beruntun.

Saham Samsung Electronics turun 1% setelah saham teknologi Bellwether diperkirakan sebelum pembukaan laba operasi di bulan April-Juni akan jatuh 26%.

Nasib baik dialami oleh bursa Hongkong. Indeks saham Hang Seng dibuka naik 0,31% atau sekitar 69.95 poin menjadi 22,587. Saham Bank of China yang kemarin ditutup turun 3,63% hari ini dibuka naik 0,27% atau sekitar 0,01 poin menjadi 3.73. Sedangkan saham. Sedangkan saham China Construction Bank yang kemarin ditutup turun 3,09% hari ini dibuka naik 0,32% atau sekitar 0,02 poin menjadi 6.29.(RAP)

Berencana lakukan aksi korporasi, saham RODA kembali ditransaksikan di bursa

JAKARTA. Saham PT Royal Oak Development Asia Tbk (RODA) kembali diperdagangkan di pasar negosiasi mulai sesi pertama, hari ini.

Bursa Efek Indonesia mencabut suspensi (penghentian sementara perdagangan) saham RODA di pasar negosiasi sehubungan dengan rencana perseroan melakukan transaksi material yang sudah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Transksi tersebut diharapkan bisa memperbaiki going concern perusahaan ke depan," ujar Kepala divisi Perdagangan Saham BEI Andre P.J. Toelle, dalam keterbukaan informasi, hari ini. Namun, suspensi di pasar reguler dan pasar tunai tetap dilanjutkan hingga pengumuman lebih lanjut.

Sebelumnya, pada 3 Juni 2011, BEI melakukan penghentian sementara saham RODA karena dalam laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2010 tidak memperoleh pendapatan usaha. Suspensi dilakukan utuk mencegah terjadinya perdagangan tidak wajar atas saham tersebut.

Adapun, pasca diperdagangkan kembali, saham RODA belum beranjak dari posisi saat suspensi di level Rp 225 per saham, hingga pukul 11.20 di Jakarta.

Dollar Aussie terdongkrak data ketenagakerjaan yang melampaui prediksi

Dollar Aussie terdongkrak data ketenagakerjaan yang melampaui prediksi
SYDNEY. Dollar Australia (aussie) terangkat untuk hari yang kedua terhadap dollar AS. Penguatan aussie terjadi setelah laporan ketenagakerjaan bulan Juni melonjak melebihi prediksi para ekonom sebelumnya. Hal itu memicu ekspektasi Reserve Bank of Australia (RBA) akan menaikkan suku bunganya.

Aussie naik ke US$ 1.0738, pada pukul 12.07 p.m di Sydney, dari posisi US$ 1,0701 di New York kemarin. Adapun, hingga pukul 10.01 WIB, dollar Australia ini kian menanjak ke level US$ 1,0757.

Hari ini, Biro Statistik Australia merilis jumlah orang yang bekerja naik 23.400, dipimpin oleh loncatan angka pekerjaan penuh waktu (full-time jobs). Angka ini melebihi prediksi para analis Bloomberg yang hanya sebesar 5.000. Sedangkan, tingkat pengangguran di level 4,9%.

Analis mata uang dari Royal Bank of Scotland Group Plc. Greg Gibbs menilai, hal ini menggambarkan meluasnya pasar tenaga kerja, dan memungkinkan RBA menaikkan suku bunga. "Mata uang Australia sudah cukup tangguh menghadapi sentimen global karena ditunjang data ekonomi dalam negeri yang masih stabil dan seimbang," ujarnya.

Pada 5 Juli lalu, RBA memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya di level 4,75, dengan alasan pertumbuhan ekonomi Australia yang melemah dibanding prediksi sebelumnya.

Setelah dua hari tertekan, rupiah menguat 0,2% siang ini

Setelah dua hari tertekan, rupiah menguat 0,2% siang ini
JAKARTA. Aksi beli asing atas aset Indonesia kembali mendongkrak otot rupiah. Mata uang Garuda menguat dan mengakhiri pelemahan yang terjadi selama dua hari sebelumnya. Rupiah terapresiasi 0,2% ke level Rp 8.537 per dollar AS, hingga pukul 10.38 di Jakarta.

Asing menambah kepemilikan di dalam negeri karena mengejar keuntungan dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini terjadi setelah Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi Sarwono menyebut ekonomi Indonesia akan bertumbuh 6,6% di tahun ini, dibanding tahun lalu 6,1%. Selain itu, inflasi Juni berada di level 5,54%, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya di 5,98%.

Pembelian asing di saham Indonesia tercatat mencapai US$ 59 juta, lebih besar dari jumlah yang dilepas dalam tiga hari terakhir pada pekan ini. Adapun, dana asing yang masuk ke surat utang pemerintah naik 4,3% menjadi Rp 234,99 triliun pada Juni lalu.

Kepala riset valas di Malayan Banking Bhd. Saktiandi Supaat menyebut, perekonomian berjalan baik dan BI juga memungkinkan rupiah terapresiasi untuk meredam beberapa tekanan inflasi. "Rupiah akan mencapai Rp 8.500 di akhir kuartal ketiga," proyeksi Saktiandi.

Hari ini, harga obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik untuk hari yang ketujuh. Ini reli terpanjangnya sejak April. Sementara, imbal hasil obligasi yang jatuh tempo Juli 2021 turun tiga basis poin ke 7,39%.

KSEI resmikan lima bank pembayaran periode 2011-2015

JAKARTA. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menandatangani perjanjian pank pembayaran periode 2011-2015 dengan lima bank. Kelimanya adalah PT Bank Central Asia Tbk, PT CIMB Niaga Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank Permata Tbk.

"Penunjukan bank sudah dilakukan bulan Mei lalu, sekarang adalah pengesahannya," ujar Direktur Utama KSEI Ananta Wiyogo, Kamis, (7/7).

Pada periode sebelumnya, yakni 2009-2011 KSEI bekerja sama dengan empat bank pembayaran. Kali ini, bertambah menjadi lima dengan masuknya PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Kerjasama KSEI dengan kelima bank pembayaran ini sejalan dengan peraturan Bapepam-LK tentang prosedur operasi dan pengendalian interen lembaga penyimpanan dan penyelesaian. Bank pembayaran akan mendukung KSEI untuk semua transaksi yang melibatkan dana sistem The Central Depository and Book Entry Settlement System.

Sejak akhir tahun lalu, bank pembayaran sudah dapat menyediakan fasilitas pemisahan rekening dana nasabah terhadap dana milik perusahaan efek. Hal ini bertujuan memberikan perlindungan dan transparansi dana milik nasabah. Selain itu, bank pembayaran juga menyediakan fasilitas talangan dana (intraday) bagi KSEI guna memperlancar penarikan dana yang dilakukan pemegang rekening KSEI.

Adaro Dapat Guyuran Pinjaman US$750 Juta

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak usahanya, PT Adaro Indonesia, mendapatkan fasilitas pinjaman dari 4 bank besar senilai US$750 juta.

Penandatanganan fasilitas pinjaman ini telah dilakukan pada 4 Juli 2011. Sekretaris Perusahaan Adaro Devindra Ratzarwin mengungkapkan, pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai belanja modal, modal kerja, dan kebutuhan perseroan lainnya.

"Pinjaman ini memiliki jatuh tempo 10 tahun setelah tanggal facilities agreement. Bertindak sebagai penjamin PT Adaro Energy," ungkapnya dalam keterangan tertulis perseroan kepda Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (6/7) malam.

Dalam pinjaman ini, lanjutnya, bertindak sebagai mandatory lead agreement adalah DBS Bank Ltd, Bank Mandiri, OCBC Ltd, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd Singapore Branch, dan The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Jakarta Branch. Bertindak sebagai agen fasilitas adalah Bank Mandiri. "Suku bunga pinjaman adalah LIBOR+ applicable margin," ungkapnya. Adaro merupakan pemilik 100% saham Adaro Indonesia.

BNI Gabung Jadi Bank Pembayaran KSEI

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melakukan penandatanganan perjanjian dengan 5 bank sebagai bank pembayaran periode 2011-2015 pada Kamis (7/7) ini.

Lima bank tersebut adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Proses penandatangan ini sekaligus menandai berakhirnya perjanjian kerja sama bank pembayaran periode 2009-2011 yang akan jatuh tempo pada 16 Juli 2011. "Kami sudah menunjuk bank pembayaran pada Mei lalu, sekarang adalah proses pengesahannya," ujar Direktur Utama KSEI Ananta Wiyogo, seperti dikutip dari siaran pers, hari ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini KSEI menambah jumlah bank pembayaran menjadi lima bank dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk sebagai bank yang baru bergabung menjadi bank pembayaran KSEI. "Semuanya sudah melalui seleksi secara transparan oleh tim seleksi KSEI untuk menjamin kenyamanan para pemakai jasa KSEI sekaligus para investor yang bertransaksi di pasar modal Indonesia," tambah Ananta.

Sementara itu, Direktur BCA Dhalia Mansor Ariotedjo menuturkan, pihaknya menyambut baik atas terpilihnya sebagai bank pembayaran yang ketiga kalinya untuk periode 2011-2015. Dalam penunjukan bank pembayaran kali ini, BCA telah mengimplementasikan administrasi pemisahan dana nasabah melalui kerja sama dengan 25 perusahaan sekuritas dan memberikan fasilitas intraday. "Kesiapan kami ini adalah komitmen BCA sebagai payment settlement bank dalam memberikan kemudahan layanan bagi investor maupun anggota bursa untuk melakukan transaksi pasar modal dengan didukung kecanggihan teknologi informasi," jelas Dahlia.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Francisca Mok mengatakan, Bank Mandiri siap menjalankan fungsi bank pembayaran sebagai bentuk komitmen untuk berperan katif meningkatkan transaksi pasar modal Indonesia. Bank Mandiri juga mengembangkan produk dan layanan terintegrasi kepada pelaku pasar modal Indonesia seperti penyediaan fasilitas intraday, money market line, jasa kustodi, wali amanat, mutual fund management, cash management dan forex line. Untuk mendukung implementasi fund separation, Bank Mandiri menyediakan Mandiri Tabungan Bisnis Investor sehingga investor dapat memonitor mutasi rekeningnya secara real time melalui fasilitas AKSes KSEI maupun e-channel Bank Mandiri. Saat ini, sudah lebih dari 50 perusahaan efek yang sedang dalam tahap finalisasi perjanjian pembukaan rekening investor.

Kerjasama antara KSEI dan bank pembayaran ini dilakukan untuk mendukung KSEI sebagai lembaga penyimpanan dan penyelesaian di pasar modal Indonesia yang merupakan lembaga non-bank sehingga tidak menjalankan fungsi pemindahbukuan dana terutama pembayaran kepada para pemakai jasanya. Hal ini sesuai dengan peraturan Bapepam-LK No.III.C.6 mengenai prosedur operasi dan pengendalian interen lembaga penyimpanan dan penyelesaian yaitu adanya persyaratan penempatan posisi dana yang tercatat di KSEI pada rekening khusus di bank.

Bank pembayaran akan mendukung KSEI untuk semua transaksi yang melibatkan dana di sistem C-Best. Dengan adanya bank pembayaran maka semua penyelesaian untuk transaksi yang melibatkan dana, keperluan exercise HMETD, waran dan pembayaran distribusi corporate action. Selain itu, sejalan dengan implementasi peraturan Bapepam-LK No.V.D.3 tentang pengendalian internal perusahaan efek yang melalukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek yang diterbitkan pada 28 Desember lalu maka seluruh bank pembayaran sudah dapat menyediakan fasilitas pemisahan rekening dana nasabah terhadap dana milik perusahaan efek. Selain itu, bank pembayaran juga akan menyediakan fasilitas intraday bagi KSEI, khusus dalam rangka memperlancar proses penarikan dana yang dilakukan pemegang rekening KSEI. [mre]

Imbas Wall Street, IHSG Naik Tipis 8 Poin

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka berada pada zona hijau, usai terkoreksi selama dua hari perdagangan.

Kala perdagangan preopening IHSG naik tipis 8,747 poin (0,22%) ke 3.917,703 dan saat pembukaan perdagangan IHSG tetap naik tipis sebesar 7,392 poin (0,18%) ke 3916,348. Sementara Indeks LQ45 naik 1,915 poin (0,27%) ke 694,502. Penguatan ini dipicu oleh Wall Street yang berada di zona hijau usai libur nasional.

Volume perdagangan pagi ini baru sebesar 132,748 juta lembar saham senilai Rp215,11 miliar. Sebanyak 70 sahma menguat, 16 saham melemah, dan 75 saham stagnan. Investor asing masih melakukan aksi beli dengan net buying sebesar Rp10,132 miliar.

Adapun saham-saham yang menguat antara lain, saham Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 ke Rp23.200, saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp50 ke Rp7.300, saham Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp25 ke Rp3.025, dan saham Citra Mineral Investindo Tbk (CTRA) naik Rp433 ke Rp750.

Sedangkan saham-saham yang urung mengikuti jejak IHSG di zona hijau adalah saham Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp75 ke Rp2.075, saham PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp450 ke Rp64.650, saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) turun Rp200 ke Rp8.500 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp150 ke Rp28.550.

ASII Masih Koreksi, Saat Tepat Akumulasi

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Laju saham ASII, Kamis (7/7) diprediksi masih melemah akibat aksi profit taking. Justru, saat koreksi menjadi momentum tepat untuk akumulasi bertahap. Target sebelum lebaran Rp75.000.

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu mengatakan, potensi pelemahan saham PT Astra Internasional (ASII) hari ini semata faktor profit taking. Tapi menurutnya, mumpung sedang koreksi, saham bluechips seperti ASII sangat menarik. Saat ini sudah saat tepat untuk masuk pada saat market pullback setelah rally yang signifikan.

Dia menegaskan, ASII sangat menarik untuk dikoleksi. Apalagi, secara fundamental, saham otomotif ini masih di bawah valuasi wajarnya. Karena itu, mumpung turun, saat tepat untuk koleksi. “Untuk Kamis (7/7) ini, support ASII berada di level Rp64.000 dan resistance di posisi Rp67.000,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (6/7) malam.

Pada perdagangan Rabu (6/7) saham ASII ditutup melemah Rp1.200 (1,80%) ke level Rp65.100 dari posisi sebelumnya Rp66.300. Harga intraday tertingginya mencapai Rp66.300 dan terendah Rp65.050. Volume transaksi mencapai 2,6 juta unit saham senilai Rp170,8 miliar dan frekuensi 1.440 kali.

Namun, Irwan menyarankan, pelaku pasar harus memperhatikan money management. Jangan ‘ditubruk’ semua. Lebih baik akumulasi secara bertahap. “Sebab, trader tidak pernah tahu batas koreksi ASII hingga level berapa,” tukasnya.

Sementara itu, level 67.000 sudah ditembus ke level Rp68.500 pada penutupan perdagangan Senin (4/6). “Karena itu, jika bursa regional bergerak positif, level Rp67.000 sudah bisa dicapai awal pekan depan,” ungkapnya.

Sebab, di sisi lain, emiten ini juga akan mengumumkan penjualan mobil perseroan pada pekan kedua bulan ini yang dipastikan angkanya meningkat. “Apalagi, ASII merupakan konglomerasi sehingga variatif baik otomotif, alat berat maupun Crude Palm Oil (CPO),” tandas Irwan.

Biasanya ASII merilis laporan keuangan sementara pada pekan depan dan pada akhir Juli ini laporan keuangan emiten akan dirilis. Sentimen-sentimen positif seperti itu, akan menjadi trigger saham-saham bluchips berikutnya termasuk ASII yang laba bersihnya diperkirakan positif. “Apalagi, ASII tidak terkait dengan harga energi yang pada kuartal II/2011 cenderung turun,” tutur Irwan.

Irwan menambahkan, trader bisa sedikit lebih sabar menunggu ASII untuk masuk di level Rp64.000-65.000 jika terjadi koreksi hari ini. Setelah itu, hold hingga mencapai Rp66.000-67.000 untuk profit taking.

Tapi, lanjut Irwan, bagi trader yang saat ini berposisi hold, lebih baik menunggu hingga lebaran. Sebab, sebelum lebaran, saham ini berpotensi menguat ke level Rp75.000. “Momentum 1,5 bulan ke depan, cukup positif untuk ASII,” ungkapnya.

Untuk hari ini, ASII cenderung melemah terbatas dilihat dari grafiknya. Setelah itu bakal menguat sehingga hari ini menjadi saat tepat untuk masuk karena setelah itu akan kembali coba level resistance setelah koreksi dua hari terakhir. “ASII memiliki gap di level Rp63.300 hingga Rp64.800. Di level-level inilah bisa masuk,” imbuh Irwan. [mdr]

Prajogo Pangestu Incar TBLA?

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Rumor positif menerpa PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA). Sekitar 20% sahamnya dikabarkan akan dibeli pengusaha ternama Prajogo Pangestu.

Rumor ini ramai dibicarakan sebagian pelaku pasar. Selain itu, Prajogo Pangestu melalui unit usahanya, dikabarkan juga akan membeli saham TBLA di pasar.

Pada penutupan perdagangan kemarin (6/7), saham TBLA ditutup naik Rp70 ke Rp660.

Dikabarkan beli saham Bukit Enim, UNTR meroket ke level tertinggi 19 tahun

Dikabarkan beli saham Bukit Enim, UNTR meroket ke level tertinggi 19 tahun
JAKARTA. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) melejit ke level tertinggi setidaknya dalam 19 tahun terakhir.

Saham emiten yang bergerak di bisnis alat berat ini naik 2,64% ke posisi Rp 25.300 per saham, pada pukul 10.21 di Jakarta.

UNTR diminati seiring kabar unit usahanya membeli 20% saham PT Bukit Enim Energi.

China naikkan bunga acuan, bursa Asia bergerak dua arah

China naikkan bunga acuan, bursa Asia bergerak dua arah
TOKYO. Pasar saham Asia bergerak dua arah, di antara kenaikan dan penurunan. Tak seiramanya pergerakan bursa regional ini dipicu langkah China menaikkan suku bunga yang dinilai akan meningkatkan margin perbankan. Namun, di sisi lain langkah-langkah pengetatan China dikhawatirkan akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

MSCI Asia Pacific Index tergelincir 0,03 poin, atau kurang dari 0,1% ke 137,41, pada pukul 11.03 di Tokyo. Sekitar lima saham menguat berbanding empat saham yang jatuh.

Indeks Nikkei 225 turun 0,10% hingga pukul 10.09 WIB. Sementara, indeks bursa Taiwan Taiex jatuh 0,44%. Adapun, indeks Shanghai tercatat menguat tipis 0,07%. Lalu, indeks Hang Seng reli 0,64%, dan indeks Australia S&P/ASX 200 naik tipis 0,09%.

China menaikkan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya tahun ini, sebagai upaya untuk memperlambat inflasi. Saat ini pertumbuhan ekonominya merupakan yang tercepat di dunia.

"Kenaikan suku bunga China sudah diperhitungkan dalam pasar, namun ada kekhawatiran China mungkin akan terus menaikkan bunga," kata Mitsushige Akino, dari Ichiyoshi Investment Management Co., di Tokyo.

Saham yang berhasil melaju, yaitu Bank Industri & Komersial China Ltd. yang naik 0,7% di Hong Kong. Lalu, saham Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. yang reli setelah ketua kelompok perusahaan keuangan terbesar di dunia mengatakan default Yunani tidak berimbas terburuk bagi perbankan. Sedangkan, saham produsen mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp. jatuh 0,7% di Tokyo. Saham Kansai Electric Power Co. juga anjlok 6,6%.

Reli sembilan sektor giring IHSG pagi ke zona hijau

Reli sembilan sektor giring IHSG pagi ke zona hijau
JAKARTA. Setelah mengalami koreksi dua hari berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bangkit dari keterpurukannya. Kamis (7/7) pagi ini, indeks merangkak naik 0,12% menuju 3.918,066.

Pergerakan IHSG pagi ini sejalan dengan indeks Dow Jones yang menguat, meskipun indeks MSCI Asia Apex 50 masih tertahan di zona merah.

Hanya sektor aneka industri yang belum bisa meninggalkan zona merah. Sembilan sektor lain yang ada di bursa saham mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor industri dasar dan barang konsumen.

Hingga pukul 09.35, bursa saham mencatat kenaikan 72 saham dan penurunan 19 saham. Sedangkan 100 saham lainnya masih tidur.

Saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang melejit 17,65% ke Rp 300 bertengger sebagai top gainers. Selanjutnya, ada PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) yang naik 5,69% ke Rp 3.250, dan PT Charoen Popkhand Indonesia Tbk (CPIN) yang naik 5,49% ke Rp 2.400.

Sementara itu di posisi teratas top losers ditempati saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) yang turun 3,49 2.075, PT Laguna Cipta Griya Tbk (LCGP) yang jatuh 3,33% ke Rp 58, dan PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS) yang melemah 2,87% ke Rp 8.450.

Analis Universal Broker Indonesia Satrio Utomo memperkirakan sentimen positif dari kenaikan indeks Dow Jones bisa menolong IHSG untuk tidak turun terlalu dalam. Dia memperkirakan hari ini IHSG akan bergerak bervaiasi pada kisaran 3.885 - 3.935.

"Di tengah market yang mixed, perhatian pasar akan tertuju pada saham-saham lapis ketiga, seperti PT PT Charoen Popkhand Indonesia Tbk (CPIN), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT JAPFA Tbk (JPFA)," prediksi Satrio.

News Corp Tekan Perdagangan Awal Bursa Asia

Headline
INILAH.COM, Sydney – Saham-saham Asia merosot pada Kamis (7/7), dengan bursa Tokyo dibebani kerugian utilitas Jepang, dan Sydney tertekan saham News Corp.

Indeks Nikkei Stock Average turun 0,4%, indeks Kospi Korea Selatan kehilangan 0,1% dan indeks S & P / ASX 200 Australia jatuh 0,3%.

Saham News Corp jatuh 3,4% di Sydney, saham yang terdaftar di AS tersebut kehilangan hampir 4% dalam sesi kemarin. Hal ini setelah pemerintah Inggris mengumumkan akan menyelidiki tuduhan bahwa tabloid tersebut bersemangat menyusup ke pesan suara ponsel dari seorang siswi berusia 13 tahun yang terbunuh.

Beberapa perusahaan, termasuk Ford Motor Co dan General Motors Co, telah menghentikan iklan di tabloid tersebut, sambil menunggu penyelidikan polisi. Adapun News Corp adalah juga pemilik MarketWatch.

Saham Jepang melemah, setelah menguat tujuh sesi berturut-turut, dengan Kansai Electric Power Co turun 6,4%, dan Chubu Electric Power Co turun 5,4%. Tokyo Electric Power Co yang telah kehilangan 79% nilainya sejak awal tahun ini, diperdagangkan melemah 0,7%.

Dikabarkan bahwa pembangkit tenaga nuklir yang telah tutup sejak gempa Maret, mungkin tidak beraktivitas musim panas ini, dengan pemerintah Jepang mempertimbangkan uji tekanan pada pembangkit listrik ini.

Produsen mobil juga melemah dalam perdagangan Tokyo, dengan Honda Motor Co turun 1,1% dan Toyota Motor Co turun 0,9% saham.

Tujuh produsen utama mobil Jepang cenderung membukukan penurunan pertama gabungan dalam laba bersih konsolidasi, dengan total diperkirakan turun 35% pada tahun fiskal setelah gempa Maret.

Sementara Samsung Electronics Co turun 1,6% di Seoul setelah mengatakan ekspektasi laba usaha kuartal kedua turun 26% dari tahun sebelumnya. Bisnis LCD mungkin mencatatkan kerugian kuartal kedua berturut-turut karena merosotnya permintaan untuk televisi dan komputer pribadi. [ast]

Bursa Australia Melemah di Awal Perdagangan

Headline
INILAH.COM, Sydney – Saham Australia melemah di awal perdagangan Kamis (7/7), dengan indeks acuan S & P / ASX 200 turun 0,2% menjadi 4.595,40.

Saham Commonwealth Bank Ltd diperdagangkan turun 0,5% dan Australia and New Zealand Banking Group. Ltd tergelincir 0,7%. BHP Billiton Ltd kehilangan 0,3% dan Rio Tinto Ltd turun 0,2%.

Perusahaan penerbangan mengungguli, dengan Virgin Blue Holdings Ltd naik 6,4%, dan Qantas Airways Ltd naik 1,5%, setelah laporan otoritas penerbangan berusaha memperpanjang larangan terbang bagi armada Australia, Tiger Airways Ltd yang berbasis di Singapura hingga 1 Agustus. [ast]

Reminder Cum Date Dividen SMAR, TALFA, JTPE, BSWD,KAEF, BNBA, PTPP 07/07/2011

Hari ini 07 July 2011 adalah Cum Date untuk pelaksanaan kegiatan Corporate Action sebagai berikut :

No.

Kode Efek

Nama Efek

Jenis Kegiatan

1.

SMAR

SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp150.- per saham

2.

TALFA

TUNAS ALFIN Tbk KELAS A

Dividen Tunai Rasio Rp 4.- per saham

3.

TALFB

TUNAS ALFIN Tbk KELAS B

Dividen Tunai Rasio Rp 4.- per saham

4.

JTPE

JASUINDO TIGA PERKASA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp140.- per saham

5.

BSWD

BANK SWADESI Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 23.- per saham

6.

KAEF

KIMIA FARMA (PERSERO) Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 5.- per saham

7.

BNBA

BANK BUMI ARTA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 3.- per saham

8.

PTPP

PP (PERSERO) Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp14.57.- per saham

IHSG Masih Bergerak Fluktuatif

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 15 poin atas aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Meski sempat kembali ke level 3.800, aksi beli jelang penutupan menahan IHSG di level 3.900.

Pada perdagangan, Rabu (6/7/2011), IHSG ditutup terkoreksi 15,171 poin (0,39%) ke level 3.908,956. Indeks LQ 45 turun 4,310 poin (0,62%) ke level 692,587.

Pergerakan IHSG yang fluktuatif diprediksi masih akan berlangsung hingga perdagangan Kamis (7/7/2011) ini. Koreksi lanjutan diprediksi masih akan berlanjut meski tipis-tipis saja. IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung melemah tipis.

Bursa Wall Street tadi malam kembali menguat dalam sesi perdagangan yang tidak terlalu ramai. Saham-saham sektor transportasi mencetak kinerja paling gemilang selama perdagangan.

Pada perdagangan Rabu (6/7/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 56,15 poin (0,45%) ke level 12.626,02. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 1,34 poin (0,10%) ke level 1.339,22 dan Nasdaq menguat 8,25 poin (0,29%) ke level 2.834,02.

Namun Bursa Jepang masih melanjutkan koreksinya. Mengawali perdagangan Kamis, indeks Nikkei-225 dibuka melemah 34,13 poin (0,34%) ke level 10.048,35.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup turun 15 point (-0.39%) ke level 3,908 dengan jumlah transaksi sebesar 8 juta lot dan nilai transaksi sebanyak Rp 3.7 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan hari ini mengalami penurunan kecuali sektor mining dan basic industry. Tercatat sebanyak 89 saham mengalami penguatan, 120 saham mengalami penurunan, 84 saham tidak mengalami perubahan dan 155 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp136.4 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah ASII, PGAS, INDF, TLKM dan BBRI.

Secara teknikal setelah terkoreksi pada dua hari terakhir, pada perdagangan hari ini (7/7), diperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksinya untuk menyesuaikan posisinya yang masih berada di area overbought, sementara stochastic telah membentuk deathcross dan RSI masih bergerak downtrend. Diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3872-3933 dengan saham-saham yang layak diperhatikan antara lain BMTR, BISI, dan GJTL.

Kresna Sekuritas:

Sentimen global kembali memicu profit taking saham unggulan. IHSG diperkirakan masih akan berkonsolidasi mencari level support baru dengan 3,872 sebagai support kunci jangka pendek. Hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3885-3950 dengan PGAS dan SMCB sebagai saham pilihan.

Indosurya:

Pada perdagangan Kamis (7/7) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.868-3.889 dan resistance 3.931-3.953. Candle IHSG membentuk candle spinning tops di posisi bawah dan menyerupai pola homing pigeon . Pola ini menggambarkan ketidakpastian dari arah pasar dan bisa saja dimungkinkan untuk reversal. MACD mulai terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih berada di atas area overbought dan terlihat masih melemah. Meski IHSG masih berada di area overbought namun, melihat dari posisi candle dan penguatan bursa saham AS, diharapkan IHSG bisa kembali menguat.

(qom/qom)

Indosurya: Jika pasar mendukung, buy on weakness HRUM, GJTL, dan INTP

Indosurya: Jika pasar mendukung, buy on weakness HRUM, GJTL, dan INTP
JAKARTA. Kepala Riset Indosurya Asset Management (ISAM) Reza Priyambada merekomendasikan tiga saham pada perdagangan hari ini.

Pertama, saham Harum Energy Tbk (HRUM) yang diperkirakan akan berada pada support Rp 9.250 hingga Rp 9.300 per saham, dan resistance Rp 9.500 hingga Rp 9.650 per saham.

Reza bilang, secata teknikal, candle HRUM telah membentuk inverted hammer di tengah tren pelemahan yang terjadi. RSI, Williams %R, dan Stochastic mencoba mendekati reversal mendekati area overbought. "Bila pasar mendukung, bisa buy on weakness HRUM pada harga Rp 9.350 - Rp 9.400, dengan target harga di Rp 9.650. Dan, cut loss bila menyentuh Rp 9.250," ujarnya, dalam riset harian ISAM, hari ini.

Lalu, saham Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), diperkirakan berada pada support Rp 16.250 - Rp 16.400, dengan resistance di Rp 16.750 - Rp 16.950. Menurut Reza, posisi RSI, Williams %R, dan Stochastic telah mendekati area oversold.

Dia bilang, jika kondisi pasar mendukung, maka bisa buy on weakness INTP pada kisaran Rp 16.500 hingga Rp 16.550, dengan target harga Rp 16.700, dan cut loss bila menyentuh Rp 16.250 per saham.

Adapun, saham ketiga yaitu Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Reza menyebut, saham ini mungkin akan berada pada support Rp 2.825 hingga Rp 2.925, dan resistance di Rp 3.100 sampai Rp 3.175.

Menurutnya, candle GJTL membentuk pola bullish engulfing di mana sebelumnya membentuk pola three black crows. Sementara, RSI, Williams %R, dan Stochastic kembali reversal naik menuju area overbought. "Kalau pasar mendukung, GJTL dimungkinkan untuk buy on weakness pada kisaran Rp 3.000 - Rp 3.025, dengan target harga Rp 3.100. Serta, cut loss bila menyentuh Rp 2.825," saran Reza.

Tekno-Otomotif Seret Bursa Jepang Turun

Headline
INILAH.COM, Los Angeles – Bursa saham Jepang bergerak melemah pada Kamis (7/70 pagi, setelah beberapa hari menguat.

Indeks Nikkei Stock Average turun 0,5% menjadi 10.030,71, sedangkan indeks Topix turun 0,6% pada 868,03.

Peringatan dari penurunan laba operasional kuartalan Samsung Electronics Co Korea Selatan menyeret turun beberapa saham teknologi Jepang, dengan Elpida Memory Inc turun 1,4%, dan Renesas Electronics Corp melemah 1,1%.

Sementara itu, harian bisnis Nikkei melaporkan bahwa keuntungan bersih tujuh produsen mobil utama Jepang akan jatuh pertama kalinya dalam tiga tahun. Hal ini membebani saham otomotif, dengan Honda Motor Co turun 1,1%, Toyota Motor Corp turun 0,9%, Nissan Motor Co turun 0,8%, dan Mazda Motor Corp melemah 1,4%. [ast]

Optimisme Pasar Angkat Bursa Wall Street

Headline
INILAH.COM, New York - Saham transportasi mencatatkan performa baik sehingga bursa saham Amerika Serikat ditutup positif pada perdagangan saham Rabu (6/7). Optimisme pelaku pasar membuat saham bergerak rally.

Sentimen yang mempengaruhi bursa saham adalah credit rating Portugal yang di- down grade, mempengaruhi saham perbankan. Sementara suku bunga China juga menjadi perhatian pelaku pasar.

Indeks Dow Jones Transportation Average naik 1,2% dan mencatatkan level tinggi di 5.566,07. Saham Con Way Inc naik 5,7% ke level US$41,87 setelah perusahaan transportasi Amerika Serikat akan meningkatkan keuntungan pekerja karena pertumbuhan ekonomi.

Transportasi menjadi barometer untuk aktivitas ekonomi karena aktivitas pelayaran sebagai sinyal bagus permintaan barang. Saham FedEx ke level US$96,78 sementara saham Union Pacific naik 0,8% ke level US$106,59.

"Penguatan saham transportasi menjadi signal sektor manufaktur akan naik, tapi itu masih panjang,' ujar Director of Cash Equties BGC Financial Roger Volz, seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Indeks Dow Jones naik 56,15 poin atau 0,45% ke level 12.626,02. Indeks S&P 500 naik 1,34 poin atau 0,10% ke level 1.339,22. Indeks Nasdaq naik 8,25 poin atau 0,29% ke level 2.834,02.

Moody's men-down graderating kredit Portugal menjadi junk, hal ini membuat keraguan usaha uni Eropa untuk menyelamatkan tanpa restrukrisasi utang. Krisis utang zona Eropa mencerminkan perhatian pelaku pasar di mana indeks iShares MSCI Italy turun 3,3% dan iShares MSCI Spain turun 2,2%.

Saham bank mencatatkan performa buruk dipengaruhi tekanan zona utang Eropa dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tidak menentu. Indeks KBW Bank turun 0,7% didorong penurunan saham Bank of America sebesar 2,4% ke level US$10,74.

Indeks Dow Jones naik ditunjang kenaikan saham Caterpillar Inc sebesar 1,5% ke level US$110,08 dan Intel Corp naik 1,4% ke level US$22,75.

Bank sentral China menaikkan suku bunga untuk ketiga kali dalam tahun ini, hal ini membuat inflasi menjadi prioritas. Selain itu, Institute for Supply Management Services Index menunjukkan pertumbuhan sektor US services lebih rendah pada Juni.

Volume perdagangan saham tipis sebesar 5,98 miliar saham di bursa saham New York, the American Stock Exchange dan Nasdaq di bawah rata-rata harian saham sebesar 8,47 miliar saham pada tahun lalu. [ast]

Koreksi Membayang, 3 Sektor Masih Menarik

Headline
INILAH.COM, Jakarta- Bursa saham Indonesia pada Kamis (7/7) masih akan terkoreksi. Namun saham tambang, perbankan dan konsumer masih jadi pilihan menarik.

Andy Ferdinand, analis dari Batavia Securities mengatakan, koreksi lanjutan masih mungkin terjadi hari ini, "Terutama karena indeks hampir sembilan hari berturut-turut naik," katanya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, IHSG pekan ini bergerak cenderung sideways. Fokus pelaku pasar masih pada kondisi ekonomi AS, karena pekan ini dirilis data data industri dan tenaga kerja. Ekspektasi pasar ada penambahan pekerja 100 ribu pada Juni, lebih rendah dari rata2 awal tahun ini, "Kondisi tersebut jadi katalis negatif karena mengindikasikan ekonomi AS masih belum pulih sepenuhnya."

Sementara isu Yunani tidak jadi fokus utama lagi, karena Eropa sudah cenderung rebound. Di sisi lain, secara fundamental Indonesia masih baik, dengan inflasi Juni masih bagus untuk yoy, ekspor naik, dan cadangan devisa naik. Saat ini, valuasi harga saham bisa dikatakan cukup mahal, "Tapi dengan kinerja semester pertama yang diperkirakan ada pertumbuhan earning, maka PER saham akan turun."

Andy pun menyarankan investor untuk wait and see dulu dan trading untuk jangka pendek. Sedangkan untuk jangka panjang bisa bargain hunting di saham-saham yang sudah turun banyak. Beberapa saham pilihannya adalah Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan TB Bukit Asam (PTBA) dengan target harga masing-masing di level Rp50.000 dan Rp26.800.

Menurutnya, harga saham batubara sudah terkoreksi terlalu dalam. "Selain mengantisipasi akhir tahun dimana harga minyak biasanya naik, seiring meningkatnya demand energi," ujarnya. Saham Bank Negara Indonesia (BBNI) juga disarankan dengan target harga di Rp4.650.

Demikian juga saham Indofood Sukses Makmur (INDF) dengan target harga Rp6.500,"Rekomendasi beli untuk emiten-emiten ini."

Pada perdagangan Rabu (6/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ^JKSE ditutup melemah 15,17 poin (0,39%) ke level 3.908,956. Laju indeks hari ini cukup ramai, didukung oleh volume transaksi yang tercatat mencapai 4,444 miliar lembar saham, senilai Rp3,512 triliun dan frekuensi 117.172 kali.

Sebanyak 95 saham menguat, sedangkan 130 saham melemah dan 88 saham stagnan. Pelemahan indeks hari ini, juga diwarnai aksi jual asing yang mencatatkan transaksi nilai jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp16,1 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp1,177 triliun sedangkan transaksi jual sebesar Rp1,193 triliun. [ast]

Potensi Default Yunani Tetap Jadi Ancaman

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (7/7) diprediksi melemah. Pasar melihat, potensi default Yunani tinggal menunggu waktu.

Periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, rupiah hari ini masih berpotensi melanjutkan pelemahan menjelang data kunci tenaga kerja non-farm payroll yang akan dirilis Jumat (8/7). Angkanya diperkirakan masih positif bagi dolar AS.

Non-farm payroll AS, imbuhnya, diperkirakan naik jadi 87 ribu dari angka sebelumnya 54 ribu. "Karena itu, rupiah cenderung melemah dan akan bergerak dalam kisaran 8.530 hingga 8.550-8.570 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Sementara itu, lanjutnya, peluang kenaikan suku bunga European Central Bank (ECB) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Kamis (7/7) sebesar 25 basis poin ke level 1,50% tidak akan berpengaruh ke pergerakan rupiah hari ini. "Sebab, hal itu sudah terdiskon oleh pasar," ungkapnya.

Di sisi lain, dikatakan Christian, penyebaran krisis Yunani juga masih memicu kekhawatiran di pasar. Sebab, bailout yang akan diberikan ke Yunani pada 15 Juli 2011, hanya bersifat ad hoc (sementara). "Artinya, jika utang Yunani jatuh tempo kembali tahun depan, negara itu masih membutuhkan bailout kembali," ucapnya.

Menurutnya, jika Yunani harus mendapatkan bailout berikutnya, negara itu dinyatakan default (gagal bayar). Pasar sejauh ini sudah mencerminkan potensi default negeri Para Dewa itu. "Default Yunani hampir pasti terjadi. Tinggal menunggu waktu," kata Christian tandas.

Asal tahu saja, kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (6/7) ditutup melemah tipis 4 poin (0,04%) ke level 8.539/8.549 per dolar AS.

Kekhawatiran utang Eropa mencuat lagi, emas lanjut reli hari kedua

Kekhawatiran utang Eropa mencuat lagi, emas lanjut reli hari kedua
WELLINGTON. Emas reli dalam dua hari terakhir seiring meningkatnya kekhawatiran atas utang negara Eropa. Kondisi ini mendongkrak permintaan terhadap logam mulia sebagai aset aman (safe haven).

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik 1,1% ke level US$ 1.529,20 per ons troy, pada pukul 1.43 sore di Comex, New York. Kontrak yang sama melaju ke US$ 1.529.50 per ons troy, pada pukul 8.13 pagi waktu Melbourne.

Harga emas sudah reli 28% dalam 12 bulan terakhir karena meningkatnya kekhawatiran terhadap utang Eropa, dan AS menekan suku bunga di level bawah. Kedua faktor ini memicu naiknya daya tarik emas sebagai alternatif mata uang.

Euro turun terhadap dollar AS setelah Moody `s Investors Service memangkas peringkat utang Portugal. Hal ini mencuatkan lagi kekhawatiran negara lain di Eropa akan membutuhkan bailout. Pada dua pekan sebelumnya, emas jatuh karena Yunani terhindar dari gagal bayar utangnya.

Ahli strategi pasar dari broker Lind-Waldock Adam Klopfenstein menyebut, dengan kecemasan di Portugal dan masalah utang yang bergulir di AS, maka terlalu banyak kasus yang bisa memicu harga emas bullish.

Sementara, ekonom sekaligus editor Gartman Letter Dennis Gartman merekomendasikan untuk memegang emas dalam mata uang asing untuk melakukan lindung nilai terhadap dollar AS yang relatif menguat. "Kami tetap memprediksi bullish emas dalam mata uang non dollar," sebutnya.

Stok turun untuk pekan kelima, harga minyak berhasil reli

Stok turun untuk pekan kelima, harga minyak berhasil reli
SYDNEY. Minyak mentah beranjak naik dari level rendahnya pada dua hari terakhir, di New York. Reli minyak dipicu penurunan stok minyak mentah untuk pekan yang kelima di AS. Hal ini menjadi sinyal permintaan bahan bakar di AS sebagai negara pengonsumsi komoditas terbesar, mungkin meningkat.

Kontrak minyak untuk pengiriman Agustus reli 61 sen ke US$ 97,26 per barel di perdagangan elektronik pada New York Mercantile Exchange. Kontrak yang sama berada di level US$ 97,22 per barel, pada pukul 8.25 pagi waktu Sydney.

Sementara, minyak Brent untuk pengiriman Agustus naik 1 sen ke US$ 113,62 per barel di bursa ICE Futures Europe.

Minyak berjangka menguat setelah American Petroleum Institute (API) menyebut cadangan minyak turun 3,2 juta barel menjadi 357,1 barel, pada pekan lalu. Sementara, Departemen Energi baru akan merilis data suplai minyak, pada hari ini. Survei Bloomberg memprediksi, suplai akan jatuh 2,5 juta barel.

API mengumpulkan informasi persediaan minyak dari operator kilang, juga terminal curah dan pipa minyak. Dalam empat tahun terakhir, laporan ini 76% telah bergerak ke arah yang sama dengan laporan pemerintah.

Reli saham transportasi dan barang konsumsi menyelamatkan bursa AS

Reli saham transportasi dan barang konsumsi menyelamatkan bursa AS
NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat (AS) berhasil menguat, setelah kemarin ditutup melemah. Bursa AS terselamatkan oleh penguatan saham transportasi dan barang konsumen, di tengah bayang-bayang perlambatan pertumbuhan industri jasa dan kenaikan suku bunga Cina.

Indeks Standard & Poor's 500 ditutup naik 0,1% ke 1.339,22 pada pukul 4 sore di New York. Pergerakan harian tertinggi dan terendahnya hanya 0,7%, mengikuti pergerakan kemarin yang juga hanya 0,5%. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average reli 0,5% ke 12.626,02.

Pada awal perdagangan, bursa saham jatuh karena penurunan indeks jasa ISM pada Juni lalu ke 53,3, dari bulan sebelumnya di 54,6. Angka ini menunjukkan melambatnya perekonomian di akhir semester pertama tahun ini. Indeks juga melemah setelah bank sentral China menyebut akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, besok. Ini adalah kali ketiga China menaikkan bunga di tahun ini untuk meredam inflasi.

Wakil Manajer GMG Defensive Beta Fund Oliver Pursche menilai, investor khawatir akan dampak China meredam laju ekonominya terhadap perekonomian AS. Pasalnya, hal itu dilakukan di saat pengangguran AS tinggi dan pertumbuhan ekonomi rendah, juga adanya isu utang di Eropa.

Namun, penguatan saham transportasi membantu menghapus kerugian yang terjadi pada perdagangan pagi. Indeks sektor transportasi di Dow Jones, yang mencakup 20 saham, naik hingga 1,2%. Saham Union Pacific Corp. menguat 0,8%. Saham produsen truk Arkansas Best Corp. melonjak 11%. United Parcel Service Inc. maju 1%, dan FedEx Corp. naik 1,3%.

Adapun, saham emiten barang konsumsi seperti Costco Wholesale Corp. melaju 1,7%. Saham DuPont Co., Intel Corp. dan Caterpillar Inc. setidaknya reli 1,3%.

Manajer Becker Capital Management Inc. Robert Schaeffer menyebut, investor mulai menempatkan isu ekonomi jangka pendek di belakang. "Kemungkinan akan ada data ekonomi lebih baik pada bulan-bulan berikutnya dan yang akan membawa reli di pasar saham untuk jangka menengah, bahkan jika masalah jangka panjang seperti utang masih belum terselesaikan," ujarnya.

Selain itu, musim rilis laporan keuangan kuartal kedua akan dimulai pada pekan depan, saat Alcoa Inc. melaporkan kinerjanya pada 11 Juli. Bloomberg memprediksi pertumbuhan laba Alcoa sebesar 13%.

Saham Transportasi Dongkrak Wall Street

New York - Saham-saham di bursa Wall Street kembali ditutup menguat dalam sesi perdagangan yang tidak terlalu ramai. Saham-saham sektor transportasi mencetak kinerja paling gemilang selama perdagangan.

Penguatan saham-saham tertahan oleh sentimen negatif penurunan peringkat utang Portugal, yang selanjutnya menggerus saham-saham perbankan. Kenaikan suku bunga di China juga menjadi perhatian investor.

Pada perdagangan Rabu (6/7/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 56,15 poin (0,45%) ke level 12.626,02. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 1,34 poin (0,10%) ke level 1.339,22 dan Nasdaq menguat 8,25 poin (0,29%) ke level 2.834,02.

Indeks Dow Jones Transportation Average ditutup menguat hingga 1,2% dan mencetak rekor tertingginya di 5.566,07. Kenaikan dipimpin oleh kenaikan saham Con-Way Inc hingga 5,7%, setelah mengumumkan perbaikan kesejahteraan karyawan seiring membaiknya ekonomi.

Sektor transportasi dipandang sebagai barometer aktivitas ekonomi karena aktivitas pengapalan dinilai sebagai sinyal permintaan barang-barang. Saham FedEx Corp ikut menguat 1,3%, Union Pacific Corp juga ikut menguat hingga 0,8% menjadi US$ 106,59.

"Penguatan pada saham-saham transportasi menempuh jalan panjang untuk memberikan sinyal bahwa manufaktur akan terus menguat dan siklus naturan pemulihan ekonomi terus berjalan," ujar Roger Volz, direktur BGC Financial seperti dikutip dari Reuters, Kamis (7/7/2011).

Namun penguatan itu dibayangi oleh penurunan peringkat Portugal menjadi 'Junk', sehingga masih menimbulkan kekhawatiran seputar masalah utang Uni Eropa. Saham-saham sektor perbankan mengalami penurunan, dengan indeks KBW Bank turun 0,7%, sementara Bank of America merosot 2,4% sekaligus menjadi penurun terbesar Dow Jones.

Perdagangan saham juga sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 5,98 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 8,47 miliar lembar saham.

(qom/qom)

Rabu, 06 Juli 2011

Perbankan Eropa Kecele Obligasi Portugal

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Nilai tukar rupiah dan indeks saham domestik kompak melemah. Perbankan Eropa merasa kecele oleh obligasi Portugal yang di-downgrade oleh Moody’s ke level sampah.

Periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, pelemahan rupiah hari ini dipicu oleh penurunan peringkat utang Portugal oleh Moody's Investors Service sebanyak 4 peringkat dari Baa1 menjadi Ba2. Level ini merupakan kategori 'junk’ atau sampah.

Kondisi itu, lanjut Albertus, memicu peralihan risiko para investor dari mata uang dengan level yield lebih tinggi termasuk rupiah. Mereka beralih ke dolar AS sebagai safe haven. "Karena itu, sepanjang perdagangan rupiah mencapai level terlemahnya 8.544 dan 8.520 sebagai level terkuatnya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (6/6).

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (6/7) ditutup melemah tipis 4 poin (0,04%) ke level 8.539/8.549 per dolar AS dari posisi kemarin 8.535.

Lebih jauh dia menjelaskan, downgrade atas Portugal itu membuat pasar khawatir European Central Bank (ECB) tidak akan menerima kolateral dari sektor perbankan Eropa yang sebagian besar memegang surat utang Portugal. "Artinya, Portugal akan sulit menjaminkan obligasinya pada ECB untuk mendapatkan likuiditas lunak," ungkapnya.

Padahal, imbuh Christian, selama ini obligasi yang dinilai paling aman oleh perbankan Eropa adalah surat utang Portugal dibandingkan Yunani. "Pasar sebelumnya merasa cukup aman dengan memiliki surat utang Portugal," timpalnya.

Kondisi itu, ditegaskan Christian, berbalik arah negatif stelah Moody's men-downgrade Portugal. Di sisi lain, penguatan dolar AS juga dipicu oleh berakhirnya Quantitative Easing (QE) tahap kedua pada Juni 2011. "Dolar AS, semakin dominan terhadap mata utama lain di dunia," imbuhnya.

Alhasil, dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa). Dolar AS menguat 0,29% ke level indeks dolar AS 75,18 dari sebelumnya 74,45. "Terhadap euro, dolar AS menguat ke level US$1,4363 dari sebelumnya US$1,4421 per euro," imbuhnya.

Dari bursa saham, analis Infovesta Utama Praska Putrantyo mengatakan, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) hari ini sebesar 15,17 poin (0,39%) ke level 3.908,956 salah satunya dipicu oleh pergerakan bursa regional dan global yang cenderung variatif. Apalagi, pergerakan bursa AS pun beragam.

Kondisi itu, lanjutnya, dipicu oleh penurunan peringkat utang Portugal oleh Moody's Investors Service. Menurutnya, pasar saat ini, lebih melihat kecenderungan sentimen dari eksternal. Apalagi, ditegaskan Praska, inflasi China diprediksi naik ke level 6,2% pada Juni 2011.

Inflasi itu, ditegaskannya, akan menambah kekhawatiran, bahwa Bank Central China (PBoC) akan kembali menaikkan suku bunga acuan. Di sisi lain, AS akan mengumumkan tingkat pengangguran untuk Juni yang akan dirilis Jumat (8/7). “Karena itu, sikap wait and see investor akan terus berlanjut hingga akhir pekan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, sentimen dari internal sendiri adalah indeks masih dilanda profit taking pada saham-saham bluechip setelah rally dalam empat hari sebelumnya. “Situasi itu otomatis menghambat indeks untuk mendarat di teritori positif,” imbuh Praska.