Jumat, 09 Maret 2012

Melaju 24 Poin, IHSG Semakin Dekati Level 4.000

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 24 poin akibat aksi beli di saham-saham unggulan. Indeks pun semakin mendekati level psikologis 4.000.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis 8,504 poin (0,21%) ke level 3.976,173 setelah adanya harapan krisis utang Yunani bisa berakhir. Negeri dewa kuno itu sudah berhasil meyakinkan pihak swasta untuk menukar surat utang demi pemberian dana talangan.

Indeks langsung menguat sejak pembukaan perdagangan pagi tadi akibat maraknya aksi beli. Indeks pun hampir menembus level 4.000 setelah mencapai posisi tertingginya di 3.994,638.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (9/3/2012), IHSG melaju 24,520 poin (0,61%) ke level 3.992,189. Sementara Indeks LQ 45 menguat 5,580 poin (0,81%) ke level 690,242.

Harapan penyelesaian krisis utang Yunani memberi semangat ke pergerakan pasar saham Asia, termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi beli langsung marak terjadi, terutama di saham-saham unggulan.

Indeks sektor agrikultur menguat paling tinggi, dibuntuti sektor konsumer. Namun sayang masih terjadi juga aksi jual di beberapa saham berbasis properti.

Investor asing kembali bersemangat. Setelah kemarin melakukan aksi jual bersih, hari ini tercatat sudah melakukan pembelian bersih dengan nilai cukup tinggi.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 46.030 kali pada volume 2,883 juta lot saham senilai Rp 1,687 triliun. Sebanyak 132 saham naik, sisanya 70 saham turun, dan 105 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kecipratan sentimen positif global dan kompak bergerak di jalur hijau. Laju penguatannya terus menyemangati indeks.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 9,68 poin (0,40%) ke level 2.429,95.
  • Indeks Hang Seng menanjak 220,79 poin (1,06%) ke level 21.121,52.
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 211,93 poin (2,17%) ke level 9.980,89.
  • Indeks Straits Times naik 13,79 poin (0,46%) ke level 2.984,17.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 ke Rp 56.400, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 1.000 ke Rp 17.500, Astra Internasional (ASII) naik Rp 500 ke Rp 70.350, dan Unilever (UNVR) naik Rp 350 ke Rp 19.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 200 ke Rp 13.600, J Resources (PSAB) turun Rp 100 ke Rp 4.000, Petrosea (PTRO) turun Rp 75 ke Rp 4.400, dan Alam Karya (AKKU) turun Rp 50 ke Rp 190.
(ang/dru)

Lonjakan 126 saham mengangkat indeks di sesi I

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak positif hingga penutupan sesi pertama. Pada pukul 11.30, indeks tercatat naik 0,62% menjadi 3.992,189.

Dari seluruh saham yang ditransaksikan, 126 saham berhasil naik. Sedangkan 62 saham turun dan 96 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi hari ini melibatkan 1,417 miliar saham senilai Rp 1,687 triliun.

Secara sektoral, terdapat sembilan sektor yang naik. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi di antaranya: sektor agrikultur yang naik 1,57%, sektor consumer goods yang naik 1,28%, dan sektor manufaktur yang naik 0,93%. Sedangkan satu-satunya sektor yang mencatatkan penurunan adalah sektor konstruksi yang turun 0,08%.

Saham-saham yang berhasil bertengger di jajaran top gainer siang ini antara lain: PT Hero Supermarket Tbk (HERO) yang naik 6,06%, PT Modern Internasional Tbk (MDRN) naik 3,77% menjadi Rp 2.750, dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) naik 3,57% menjadi Rp 580.

Sedangkan di posisi top losers, terdapat saham-saham: PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang turun 2,99% menjadi Rp 650, PT Elnusa Tbk (ELSA) turun 2,04% menjadi Rp 240, dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) turun 1,89% menjadi Rp 520.

Apa Saham Pilihan Sesi Dua?

INILAH.COM, Jakarta - Potensi penguatan indeks akhir pekan ini masih berlanjut hingga penutupan. Saham apa yang bisa jadi piihan?

Viviet S. Putri dari BNI Securities mengatakan, potensi pergerakan indeks pada hari ini mendapat banyak sentiment positif dari bursa global. “Kami perkirakan indeks akan bergerak menguat dengan kisaran pergerakan antara 3.950 sampai 4.000,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Dow Jones mencatat kenaikan 70,6 poin (0,55%).Bondswapyang direncanakan oleh Yunani hampir pasti setelah sekitar 85% pemegang obligasi menyetujui rencana tersebut.Bursa Eropa mencatat penguatan yang signifikan kemarin setelah adanya kemajuan ini. Hal itu juga ditandai oleh penguatan kurs euro terhadap dolar AS.

Bursa Asia Pasifik seperti Nikkei, Shanghai dan Straits Times menyambut positif sentimen ini dengan menguat. Adapun keputusan Bank Indonesia dengan tidak mengubah BI rate di posisi 5,75% juga dapat menjadi katalis penguatan indeks.

Senada dengan Felix Sindhunata dari Henan Putihrai yang mengatakan IHSG akan melanjutkan penguatan. Namun, apresiasi terbatas karena belum ada sentimen lokal yang mampu mendorong indeks secara signifikan. " IHSG akan bergerak dalam kisaran support resistance di level 3.950 - 4.010," katanya.

Fokus perhatian bursa saham Asia tertuju pada data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis malam ini. Sementara optimisme terhadap Yunani menyebabkan dollar AS melemah. Pelemahan dollar juga dipicu pernyataan Presiden bank sentral Eropa (ECB) yang menyatakan, proses pemulihan ekonomi Uni Eropa dan pasar finansial berhasil mengurangi kekhawatiran krisis ke negara Eropa lainnya.

Di tengah situasi ini, Felix merekomendasikan beberapa saham dari sektor perbankan. Pilihannya adalah Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Negara Indonesia (BBNI).

Secara teknikal, BMRI membentuk candlestick bullish dengan volume yang kuat dan menembus resistance kuat 6.500. Jika menembus 6.550, dapat mencapai 6.750-6.800. “Level beli di 6.500-6.550, stop loss di 6400, target di 6.750-6.800,”ucapnya.

Sedangkan momentum penguatan BBNI masih terlihat pada grafik mingguan dan candlestick bullish serta indikator teknikal masih menunjukkan potensi penguatan. “Rekomendasi beli di level 3.700-3.725, stop loss di 3650, target di 3.825-3.850,”pungkasnya. [ast]

Yen Melemah di Pasar Asia

Headline
INILAH.COM, Singapura - Kurs yen melemah terhadap mata uang utama di perdagangan Asia, Jumat (9/3/2012).

Yen diperdagangakan di level terendah dalam tiga hari terakhir di 81,75 per dolar AS. Yen berpotensi melemah ke level berikutnya di 81,9 per US$.

Pelemahan ini setelah Menkeu Jepang, Juni Azumi mengharapkan Bank of Japan melakukan intervensi. Yen jatuh setelah data AS pada kemarin yang menunjukkan terjadi peningkatan gaji dan melemahnya permintaan aset haven.

"Pasar fokus pada pernyataan bahwa BOJ tetap akan akomodatif," kata Toshiya Yamauchi, seorang analis mata uang senior di Ueda Harlow Ltd, Tokyo. Demikian dikutip dari bloomberg.com.

Sementara euro berpotensi menguat menjelang data ekspor jepang dan produksi manufaktur Prancis. Euro pada perdagangan Kamis melemah 0,1% ke US$1,3267 setelah naik 0,5% dalam lima hari terakhir.

Data klaim pengangguran mencatatkan kenaikan 8.000 menjadi 362.000 pada minggu lalu. Sementara itu, prediksi ekonom berada di level 351.000. Meski ada kenaikan, jumlah klaim masih berada di level terendah dalam waktu empat tahun dengan batas psikologis di 400.000. Sementara itu, angka pengangguran turun 3,3% pada Februari.

Empat Saham Unggulan untuk Trading

INILAH.COM, Jakarta – Secara teknikal, indeks saham domestik, diprediksi menguat akhir pekan ini. Empat saham unggulan dari empat sektor berbeda dapat rekomendasi trading. Apa saja?

Pada perdagangan Kamis (8/3/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 25,15 poin (0,64%) ke level 3.967,669 dengan intraday tertinggi 3.970,228 dan terendah 3.942,948. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 5,69 poin (0,84%) ke posisi 684,662.

Analis Sinarmas Securities, Jansen Kustianto memperkirakan, indeks saham domestik bakal menguat akhir pekan ini. “Pada perdagangan hari Jumat (9/3), secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak menguat pada kisaran support 3.950 dan resistance 4.005,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (8/3) petang.

Antisipasi akan partisipasi kreditor swasta Yunani dalam proses restrukturisasi hutang Yunani serta hasil rapat bank sentral Eropa, dapat memberikan sentimen terhadap indeks.

Di atas semua itu, Jansen merekomendasikan positif empat saham dari empat sektor berbeda—perbankan, consumer goods, perkebunan dan pertambangan batu bara.

Saham-saham pilihannya adalah PT Bank Mandiri (BMRI), PT Unilever Indonesia (UNVR), PT London Sumatera Plantation (LSIP), dan PT Bukit Asam (PTBA). “Itulah saham-saham yang dapat diperhatikan untuk day trading,” imbuhnya.

Isu debt swap Yunani menggairahkan bursa Jepang

Isu debt swap Yunani menggairahkan bursa Jepang
TOKYO. Sebagian besar saham yang ditransaksikan di bursa Jepang melesat pagi ini. Pada pukul 09.30 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,4% menjadi 9.904,16. Sedangkan indeks Topix naik 1,2% menjadi 846,01.

Saham-saham berkapitalisasi besar dilanda aksi beli. Sebut saja Sony Corp yang naik 2,2% di Tokyo, Sumitomo Mitsui Financial Group Inc naik 1,7%, dan Mitsubishi Corp naik 1,5%.

Sentimen yang mempengaruhi pergerakan bursa Jepang hari ini adalah perkembangan perundingan debt swap Yunani yang semakin dekat menemui penyelesaian.

"Sepertinya negosiasi mengenai debt swap Yunani akan lolos tanpa ada banyak rintangan. Pasar saham akan dilanda aksi beli seiring langkah Yunani dalam merestrukturisasi utangnya. Banyak investor yang menunggu kesempatan untuk beli," jelas Juichi Wako, senior strategist Nomura Holdings Inc.

Risk Appetite Siap Bangkitkan Rupiah

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah pada kontrak harga emas di London, Jumat (9/3) diprediksi naik. Risk appetite tumbuh merespon debt swap Yunani dan keputusan berbagai Bank Sentral Eropa.

Analis senior Monex Investindo Futures Albertus Christian potensi penguatan rupiah akhir pekan ini karena kembali bangkitnya risk appetite yakni bangkitnya hasrat pasar pada aset-aset berisiko termasuk rupiah. Bangkitnya hasrat pasar itu, salah satunya karena market akan bersikap positif perkembangan debt swap di Yunani.

Penukaran obligasi lama dengan obligasi baru yang nilainya dipangkas 50% itu, bisa menambah harapan dan mencegah Yunani dari gagal bayar (default). Apalagi, Yunani harus membayar obligasi yang jatuh tempo akhir bulan ini. "Karena itu, rupiah cenderung menguat dalam kisaran 9.100-9.145 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Di sisi lain, risk appetite bangkit karena semalam pasar sudah mendapatkan keputusan dari European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE). Kedua bank sentral ini, sudah diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuannya pada level rendah yakni BoE di level 0,5% dan ECB 1%.

"Angka ini dinilai masih positif untuk mengakomodir perekonomian sehingga bisa menambah risk appetite terhadap euro dan memperlemah dolar AS. Dan, pada akhirnya memperkuat rupiah," tandas Christian.

Apalagi, lanjut dia, sebelumnya, Gubernur Bank Sentral Jerman sudah memberikan pernyataan, bahwa neraca perbankan di Eropa melampaui 3 triliun euro. "Tapi, katalis penguatan rupiah ini masih bersifat sementara karena market berikutnya berpeluang dicemaskan kembali dengan beberapa sentimen negatif," paparnya.

Dari domestik, memang ada potensi BI rate dinaikkan akibat risiko tambahan inflasi 2% dari kenaikan harga Bahan Bakan Minyak (BBM) per 1 April 2011 dan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) pada Mei 2012 sehingga memperkuat rupiah.

Karena itu, dia menegaskan, outlook rupiah untuk jangka panjang masih menguat. "Tapi, untuk jangka pendek, secara historis, sebulan sebelum kenaikan harga BBM rupiah melemah. Setelah BBM dinaikkan baru rupiah menguat karena sentimen kenaikan inflasi yang mendorong kenaikan BI rate," paparnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah pada kontrak harga emas di London, Kamis (8/3) ditutup melemah 17 poin (0,18%) ke level 9.130/9.140 per dolar AS.

Sentimen Jerman dan Yunani dongkrak harga minyak

Sentimen Jerman dan Yunani dongkrak harga minyak
MELBOURNE. Harga kontrak minyak kembali ditransaksikan menanjak untuk hari ketiga di New York. Pada pukul 11.03 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran April naik 37 sen menjadi US$ 106,95 per barel di New York Mercantile Exchange. Kemarin, harga minyak naik 0,4% menjadi US$ 106,58 sebarel, level tertinggi sejak 5 Maret lalu. Sepanjang pekan ini, harga minyak sudah naik 9 sen dan melonjak 8,1% di sepanjang tahun ini.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent naik US$ 1,32 atau 1,1% menjadi US$ 125,44 per barel di ICE Futures Europe exchange, kemarin.

Salah satu faktor yang memicu kenaikan harga minyak adalah data produksi industri Jerman yang naik melampaui prediksi. Selain itu, Yunani kian mendekati proses penyelesaian debt swap dengan para krediturnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kreditur swasta dikabarkan sudah menyetujui untuk melakukan pertukaran (swap) sekitar 85% dari obligasi pemerintah Yunani yang dimiliki dengan surat utang baru. Menurut salah seorang sumber yang tak mau namanya disebut, hal ini akan menjadi restrukturisasi utang terbesar di sepanjang sejarah.

Sang sumber yang merupakan seorang banker juga mengungkapkan, indikasi awal menunjukkan, terdapat sekitar 155 miliar euro atau US$ 205 miliar dari total 177 miliar euro obligasi Yunani berbasis hukum yang ditawarkan. Ada pula obligasi pemerintah tidak berbasis hukum dengan nilai mencapai 12 miliar euro. Dari nilai itu, 7 miliar euro merupakan obligasi perusahaan milik pemerintah Yunani yang dijamin pemerintah.

Data AS Bawa Wall Street Positif

Headline
INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street positif pada penutupan perdagangan Kamis (8/3/2012). Hal itu didorong dari optimisme investor melihat Yunani akan menyelesaikan kesepakatan dengan kreditor swasta untuk menghindari gagal bayar dan laporan data tenaga kerja Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones naik 70,61 poin atau 0,55% ke level 12.907,94. Kenaikan Dow Jones didorong kenaikan saham Alcoa sebesar 0,22 poin atau 2,30% ke level US$9,77 dan saham Caterpillar naik 2 poin atau 1,85% ke level US$110,28.

Indeks S&P 500 naik 13,28 poin atau 0,98% ke level 1.365,91. Indeks Nasdaq naik 34,73 poin atau 1,18% ke level US$2.970,42. Semua di 10 sektor S&P ditutup di teritori positif didorong dari sektor material dan industri. Demikian seperti dikutip dari yahoofinance.com. Indeks Volatility CBOE ditutup di bawah 18.

Bursa saham Eropa ditutup positif. Hal itu didorong dari optimisme Yunani akan menjaga kesepkatan bond swap dengan private investors. Menurut offical, hampir 95% pemegang obligasi menandatangani untuk berpartisipasi dalam kesepakatan bond swap. Pasar global pun telah menghitung kesuksesan bond swap Yunani. Sementara itu, ECB menahan suku bunga sebesar 1% seperti yang diharapkan.

"Selalu ada kekhawatiran ketika bursa saham naik mulai dari Eropa, belanja pemerintah, pemilihan dan kenaikan harga gasoline. Tetapi masih ada momentum untuk ekonomi," ujar Brian Gendreau, Market Strategist Cetera Financial Group.

Weekly claims for unemployment benefits mencatatkan kenaikan 8.000 menjadi 362.000 pada minggu lalu. Sementara itu, prediksi Ekonom berada di level 351.000. Meski ada kenaikan, jumlah klaim masih berada di level terendah dalam waktu empat tahun. Sementara itu, the number of job turun 3,3% pada Februari. Laporan terbaru akan diumumkan Jumat.

Saham Apple naik 11,33 poin atau 2,13% ke level US$541,99. Saham McDonald's turun 3,22 poin atau 3,22% ke level US$96,96. Setelah melaporkan penjualan lebih kecil dari yang diharapkan pada Februari. Saham Exxon Mobil turun 1,17% ke level US$84,83.

Euro menguat ke level tertinggi dalam dua pekan

Euro menguat ke level tertinggi dalam dua pekan
NEW YORK. Pergerakan euro mencatatkan penguatan terbesar dalam dua pekan belakangan versus dolar AS. Pada pukul 17.00 waktu New York, euro menguat 1% menjadi US$ 1,3275. Ini merupakan penguatan terbesar sejak 17 Januari lalu. Mata uang bersama 17 negara itu juga menguat 1,5% menjadi 108,27 yen. Sedangkan yen melemah 0,6% menjadi 81,56 per dolar AS.

Keperkasaan euro terjadi berdasarkan spekulasi investor bahwa Yunani sudah cukup sukses menarik keterlibatan sektor swasta dalam program debt swap. Hal ini yang menambah optimisme investor di mana Eropa dapat menangani krisis utang di kawasan itu yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun.

Selain itu, penguatan euro juga terjadi pasca Bank Sentral Eropa menahan suku bunga acuannya. Ditambah lagi, hasil survei yang dilakukan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menunjukkan adanya stabilisasi perekonomian.

"Kita memiliki risiko yang sangat besar. Hal ini berkaitan dengan hasil pembicaraan debt swap Yunani. Sementara itu, Bank Sentral Eropa sudah menggarisbawahi bahwa risiko yang ada mulai mereda," papar Mary Nicola, currency strategist BNP Paribas SA di New York.

Akhir Pekan, Pilih Saham Bersinyal 'Bullish'

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada Jumat (9/3) diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan. Saham dengan sinyal bullish bisa menjadi pilihan menarik.

Satrio Oetomo analis dari Universal BrokerIndonesia mengatakan, di tengah sinyal teknikal yang masih spekulatif, IHSG berpeluang naik hari ini. “Ini karena sinyal bullish yang fresh di sektor perbankan, setelah keputusan suku bunga BI rate tetap di 5.75%,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan di 575%, mengurangi sentimen negatif di saham-saham perbankan. Karena selama dua bulan, tekanan di saham perbankan dipicu oleh trend turun suku bunga yang akan memangkas margin pendapatan bunga bank, terutama bank dengan kepemilikan obligasi berbunga variabel.

“Keputusan BI ini dipersepsi pasar bahwa trend turun BI rate mulai berakhir. Akhirnya nett buy asing kembali meningkat, terutama di saham perbankan BMRI,”paparnya.

Sementara indikator teknikal bursa regional dan DJIA belum memberikan sinyal bullish yang kuat. Karena Dow untuk konfirmasi trend turunnya telah berakhir dan harus menguji support (lowest level) di 12.500-12.600.

“Ini berarti sinyal bullish Dow masih nanggung, karena untuk konfirmasi berhentinya trend turun, harus bisa ditutup di atas level 12.900,”ucapnya.

Itu juga yang membuat pembentukan trend bullish di IHSG menjadi terhambat, karena IHSG juga harus ditutup di atas level 3.965 untuk mengkonfirmasi trend turun sudah selesai.

Di tengah situasi ini, Tommy merekomendasikan saham Astra International (ASII). Menurutnya, sinyal bullish ASII baru terbentuk dan peluang BOW masih ada, karena proyeksi pendapatan anak perusahaan (UNTR) yang turun.

Saham lainnya yang disarankan adalah Indo Tambangraya megah (ITMG). Menurutnya, sinyal bullish emiten ini baru, namun sudah mendekati resistant sehingga upside terbatas, “Sehingga terbuka peluang untuk buy on weakness,” tutupnya.

Pada perdagangan Kamis (8/3), Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat 25,1 poin atau 0,6% ke 3.967,67. Volume perdagangan 2,9 miliar saham senilai Rp2,9 triliun.

Tercatat 143 saham menguat 91 saham melemah dan 119 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign buy Rp134,1 miliar dengan pembelian asing Rp1,7 triliun dan penjualan asing Rp1,6 triliun. [nat]

Keperkasaan euro sebabkan harga emas melompat

Keperkasaan euro sebabkan harga emas melompat
NEW YORk. Tadi malam di New York, harga emas melompat ke level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Pada pukul 13.42 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April naik 0,9% menjadi US$ 1.698,70 per troy ounce di Comex, New York. Sepanjang transaksi kemarin, harga emas sudah naik 0,7%.

Lonjakan harga emas didorong oleh prospek penyelesaian debt swap Yunani yang positif. Kondisi itu menyebabkan euro perkasa atas dolar AS. Alhasil, pesona emas sebagai mata uang pengganti dolar AS semakin berkilau.

Selain itu, tingkat kepemilikan emas pada exchange traded products kembali naik selama enam sesi berturut-turut ke level rekor 2.407.021 metrik ton. Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, nilai kepemilikannya saat ini mencapai US$ 131 miliar.

Menurut UBS AG, pergerakan harga emas ke depannya tergantung dari stimulus tahap tiga dari the Federal Reserve.

Inilah Rekomendasi Saham Pilihan Jumat (9/3)

INILAH.COM, Jakarta - IHSG diiperkirakan akan hijau lagi pada perdagangan Jumat (9/3/2012) yang dipicu sentimen regional dan BI rate tetap di 5.75%.

Demikian dikatakan analis saham HD Capital, Yuganur Wijanarko, kemarin. "Penguatan untuk mencoba mengetes batas atas resistance psikologs di 4.000," katanya.

IHSG kemarin ditutup menguat 25,1 poin atau 0,6% ke 3.967,67. Volume perdagangan 2,9 miliar saham senilai Rp2,9 triliun. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp134,1 miliar.

Yuganur merekomendasikan beli untuk saham KAEF, ASII, PTBA dan CPIN. Untuk saham KAEF dengan target harga di 460 dengan cut loss di 415. Saham CPIN dengan target harga di 2.875 dengan cut loss di 2.550.

Sementara saham PTBA disarankan beli dengan target harga di 21.700 dan cut loss di 20.400. Untuk saham ASII boleh dibeli dengan target harga di 72.400 dan cut loss di 69.150.

Sedangkan pengamat pasar modal, Jeremiah Rio Rizaldi merekomendasikan saham JSMR dan LSIP. Saham JSMR menembus rangkaian resistennya di area 4.725 dengan volume yang cukup tinggi. Melihat posisi MACD yang hampir Golden Cross, saham ini berpelaung untuk melanjutkan kenaikannya menuju target harga di 5.150 – 5.300 dengan stop loss di 4.625.

Untuk saham LSIP menguat lagi dan menembus resistennya di 2.750 dengan volume tinggi. Saat ini LSIP berhasil kembali ke target harga pola Inverted Head & Shoulder di 2.825 yang akan membawa ke target berikutnya di 3.100-3.150.

Kreditur dukung Yunani, Wall Street melaju

Kreditur dukung Yunani, Wall Street melaju
NEW YORK. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS ditutup menanjak. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 naik 1% menjadi 1.365,91. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,6% menjadi 12.907,94.

Sektor perbankan mencatatkan kenaikan terbesar di antara 24 sektor lain yang terhimpun dalam indeks S&P 500. Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS antara lain: Wells Fargo & Co dan JPMorgan Chase & Co yang naik masing-masing setidaknya 1,2%. Lalu, Alcoa Inc dan Caterpillar Inc yang mencatatkan kenaikan lebih dari 1,8%. Sedangkan Coach Inc naik 4,6%.

Salah satu sentimen positif yang mendongkrak bursa AS adalah terdapat sejumlah sinyal di mana Yunani semakin dekat dalam menyelesaikan program debt swap mereka. "Yunani tidak memiliki pilihan dan pemegang obligasi juga tak punya pilihan lain. Kedua belah pihak sudah terdesak. Swap akan tetap terjadi. Hal itu menyebabkan kelegaan di pasar. Seberapa lama hal ini akan berlangsung? Ini yang menjadi pertanyaan besar," urai Stanley Nabi, vice chairman of Silvercrest Asset Management Group.

Sekadar informasi tambahan, pemerintah Yunani saat ini sudah mendapatkan persetujuan pemegang obligasi terkait debt swap. Hasil akhir akan diumumkan besok pada pukul 08.00 waktu Athena.

Buy on Weakness Saham Potensial Naik!

INILAH.COM, Jakarta – Sentimen AS dan Yunani diprediksi bakal memacu penguatan indeks akhir pekan ini. Lima saham dari empat sektor dapat rekomendasi positif. Apa saja?

Analis dari Equator Securities Gina Novrina Nasutionmengatakan hal itu kepada INILAH.COM. Dia memperkirakan, saham-saham di sektor perkebunan dan consumer goods bakal jadi penggerakan indeks seperti yang terjadi kemarin. Tapi, dia juga merekomendasikan positif saham-saham di luar kedua sektor itu seperti industri dasar semen dan infrastruktur. “Saya rekomendasikan buy on weakness saham-saham tersebut,” katanya.

Pada perdagangan Kamis (8/3/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 25,15 poin (0,64%) ke level 3.967,669 dengan intraday tertinggi 3.970,228 dan terendah 3.942,948. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 5,69 poin (0,84%) ke posisi 684,662.Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG akhirnya menguat kembali ke level 3.967. Bagaimana Anda melihat arahnya akhir pekan ini?
Secara teknikal, IHSG Jumat ini berpotensi menguat menuju resistance pertama 3.986 dan resistance kedua 4.003. Sedangkan support indeks berada di level 3.941 dan support berikutnya 3.904.

Faktor apa saja yang mendorong kenaikan indeks selain soal teknikal?
Data tenaga kerja AS yakni Initial Jobless Claim semalam jadi salah satu sentimen pada pergerakan Dow Jones Industrial Index (DJI). Di sisi lain, pasar masih euforia atas pernyataan Bank Sentral AS yang akan menggulirkan kebijakan moneter baru yang masih ramah terhadap inflasi. Diekspektasikan, The Fed akan meluncurkan program untuk melakukan pembelian obligasi kembali untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Jadi, euforia ini sentimennya positif.

Bagaimana dengan faktor Yunani?
Ya itu juga. Sentiment positif juga datang dari perkembangan restrukturisasi utang Yunani. Pada saat yang sama, perkembangan negosiasi debt swap (penukaran obligasi lama dengan obligasi baru yang nilainya dipangkas 50%) antara Yunani dengan para kreditor swasta juga turut memberikan sentiment di market. Karena itu, Jumat ini, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan.

Sektor saham yang berpeluang jadi penggerak utama indeks akhir pekan ini?
Sektor saham yang bakal mendukung penguatan indeks akhir pekan ini adalah perkebunan dan consumer goods seperti yang terjadi pada perdagangan Kamis (8/2/2012).

Saham-saham pilihan Anda?
Saham-saham pilihan adalah yang masih potensial naik yakni PT London Sumatera Plantation (LSIP) dengan support Rp2.750 dan resistance Rp2.900; PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dengan support Rp260 dan resistance Rp285; PT Astra Agro Lestari (AALI) dengan support Rp22.100 dan resistance Rp22.600.

Begitu juga dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dalam kisaran support Rp3.550 dan resistance Rp3.800 dan PT Jasa Marga (JSMR) dengan support Rp4.900 dan resistance Rp4.650.

Bagaimana strategi trading pada saham-saham tersebut?
Saya rekomendasikan buy on weakness saham-saham tersebut.

Harapan Penyelesaian Krisis Utang Yunani Bikin Wall Street Positif

New York - Bursa saham Wall Street menguat setelah adanya harapan penyelesaian krisis utang Yunani. Penguatan kemarin sudah mampu menutup koreksi bursa yang diderita sejak awal pekan ini.

Awal pekan ini, Indeks S&P 500 sempat terkena koreksi tajam pertama tahun ini karena ketidakpastian rencana pemberian dana talangan Yunani. Namun, setelah hampir disepakatinya penukaran surat utang Yunani oleh kreditur swasta, saham-saham di bursa paman sam kembali melaju.

"Pergerakan hari ini berdasarkan asumsi kesepakatan Yunani sudah selesai. Ini adalah minggu yang menentukan, kami masih harus membuat laporan untuk besok," kata Jack DeGan, Kepala Investasi Harbor Advisory Corp di Portsmouth, New Hampshire, dikutip dari Reuters, Jumat (9/3/2012).

Meski data pertumbuhan pekerjaan AS di bulan Februari melebihi ekspektasi pasar, namun sentimen tersebut kurang kuat membentuk persepsi bahwa tingkat tenaga kerja AS sudah membaik.

"Tapi selama masih dalam jalur, atau bahkan sedikit lebih kecil dari target, semuanya akan menuju tren menguat," katanya.

Saham Apple memimpin penguatan dengan tumbuh 2,1% ke level US$ 541,99. Analis memprediksi saham perusahaan yang didirikan almarhum Steve Jobs ini masih akan terus naik seiring dengan keluarnya iPad seri terbaru.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones bertambah 70,61 poin (0,55%) ke level 12.907,94. Indeks The Standard & Poor's 500 naik 13,28 poin (0,98%) ke level 1.365,91. Indeks Komposit Nasdaq menguat 34,73 poin (1,18%) ke level 2.970,42.

(ang/ang)

Kamis, 08 Maret 2012

Investor asing dominasi perburuan IHSG sesi II

JAKARTA. Sejak awal transaksi pagi tadi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selalu bergerak di zona hijau. Hingga akhirnya, pada penutupan sore, indeks tercatat bertambah 25,15 poin menjadi 3.967,67.

Aksi beli saham-saham berkapitalisasi besar menjadi salah satu pendorong pergerakan indeks. Tiga di antaranya yakni:

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Saham BMRI naik 2,34% menjadi Rp 6.550 di sesi II. Sejumlah broker yang paling banyak memburu saham ini adalah: Deutsche Securities senilai Rp 204,68 miliar, Credit Suisse Securities senilai Rp 132,41 miliar, dan Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 98,12 miliar.

- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Saham UNVR naik 2,13% menjadi Rp 19.200 di sesi II. Sejumlah broker yang paling banyak memburu saham ini adalah: Macquarie Capital senilai Rp 10,96 miliar, Deutsche Securities senilai Rp 6,09 miliar, dan Nomura Indonesia senilai Rp 5,20 miliar.

- PT Astra International Tbk (ASII)
Saham ASII naik 1,01% menjadi Rp 69.850 di sesi II. Sejumlah broker yang paling banyak memburu saham ini adalah: CLSA Indonesia senilai Rp 53,28 miliar, Credit Suisse Securities senilai Rp 23,14 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 21,50 miliar.

Bursa Asia Melaju Kencang, IHSG Menanjak 25 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 25 poin akibat sentimen positif dari pasar global. Namun jika dibandingkan bursa-bursa Asia, penguatan IHSG hari ini berada di urutan belakang.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.160 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.130 per dolar AS.

Membuka perdagangan, IHSG bertambah 5,172 poin (0,13%) ke level 3.947,689 disemangati positifnya bursa-bursa Asia. Kabar baik juga datang dari AS dengan data tenaga kerjanya yang kuat.

Pergerakan indeks masih tipis, investor belum sepenuhnya bersemangat bertransaksi karena sentimen positif yang beredar belum kuat.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 17,707 poin (0,44%) ke level 3.960,224 menjelang pengumuman suku bunga acuan alias BI rate oleh Bank Indonesia (BI). Saham-saham yang sudah terdiskon mulai diburu investor.

Aksi beli di menjelang penutupan perdagangan melonjakan indeks hingga ke posisi tertingginya di 3.970,228. Namun tetap saja, penguatan IHSG ini masih kalah dibandingkan laju bursa Asia.

Menutup perdagangan, Kamis (8/3/2012), IHSG menanjak 25,152 poin (0,63%) ke level 3.967,669. Sementara Indeks LQ 45 menguat 5,687 poin (0,83%) ke level 684,662.

Bursa-bursa di regional melaju semakin kencang, rata-rata lebih dari satu persen didorong sinyal penyelesaian tukar surat utang Yunani dalam rangka menghindari gagal bayar.

Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuannya alias BI Rate di posisi 5,75%. Bank sentral memandang BI Rate masih sesuai dengan sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.

Investor pun semakin bersemangat memburu saham, apalagi menjelang penutupan perdagangan. Saham-saham yang sudah murah kembali diincar.

Saham-saham konsumer memimpin penguatan bursa hari ini, dibuntuti saham-saham agrikultur. Satu sektor masih mengganjal laju indeks, yaitu sektor infrastruktur yang masih melemah tipis.

Transaksi didominasi oleh investor lokal ketimbang asing. Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 133,891 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 101.080 kali pada volume 5,94 juta lot saham senilai Rp 3,588 triliun. Sebanyak 141 saham naik, sisanya 93 saham turun, dan 119 saham stagnan.

Dengan adanya sentimen dari pasar global, seperti penguatan Wall Street dan rencana tukar surat utang Yunani, bursa-bursa di Asia melaju semakin kencang sore ini.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
  • Indeks Komposit Shanghai menanjak 25,48 poin (1,06%) ke level 2.420,28.
  • Indeks Hang Seng melonjak 272,95 poin (1,32%) ke level 20.900,73.
  • Indeks Nikkei 225 melesat 192,90 poin (2,01%) ke level 9.768,96.
  • Indeks Straits Times melompat 53,90 poin (1,85%) ke level 2.967,06.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.450 ke Rp 42.850, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 1.000 ke Rp 16.500, Astra Internasional (ASII) naik Rp 700 ke Rp 69.850, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 55.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 1.200 ke Rp 5.200, Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 200 ke Rp 2.000, United Tractor (UNTR) turun 150 ke Rp 29.550, dan Tifico (TFCO) turun Rp 100 ke Rp 650.
(ang/dnl)

Harga Minyak Dunia Menguat di Pasar Asia

Medium
INILAH.COM, Singapura - Minyak mentah duia di Asia pada perdagangan Kamis (8/3) menguat. dengan lamanya perundingan Yunani dengan kreditor swasta.

Harga minyak AS jenis light sweet naik 21 sen menjadi US$106,37 melalui transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman April. Sementara minyak jenis lgiht sweet naik 14 sen saja menjadi US$124,26 per barel di Inggris. Demikian mengutip cnbc.com.

Pada perdagangan Selasa kemarin, minyak mentah dunia melemah setelah perbankan dan dana pensiun mendukung perundingan yunani dan kreditor swasta. Hal ini memberikan keyakinan Yunani dapat mengatasi masalah utang jatuh tempo.

Namun saat ini, Yunani masih terus berunding dengan kreditur swasta. Sentimen pasar juga bercampur menjelang data pekerjaan dari AS sehingga ikut mendorong kenaikan harga.

"Saat ini situasi yang sangat sulit antara sentimen Yunani dan Amerika. Ada kemungkinan harga bergerak lebih besar dari yang telah ditunjukkan dalam beberapa hari terakhir ini," kata Ken Hasegawa analis di Newedge Jepang.

Yunani memiliki batas akhir perundingan dengan kreditor swasta untuk melakukan restrukturisasi utang. Yunani akan memangkas utang hingga 100 miliar euro.

Data dari AS, sektor swasta menyerap 216.000 tenaga kerja baru. hal ini melampaui ekspektasi ekonom sebesar 208.000. Hal ini memberi harapan pemulihan pasar tenaga kerja akan bergerak lebih cepat.

Bursa Asia hari ini positif seperti indeks Hang Seng naik 0,9%, indeks Nikkei naik 1,7%, indeks Shanghai naik 1,2% dan indeks ASX naik 0,06%.

Menanti Pengumuman BI Rate, IHSG Naik 17 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu naik poin menjelang pengumuman suku bunga acuan alias BI rate oleh Bank Indonesia (BI). Saham-saham yang sudah terdiskon mulai diburu investor.

Membuka perdagangan, IHSG bertambah 5,172 poin (0,13%) ke level 3.947,689 disemangati positifnya bursa-bursa Asia. Kabar baik juga datang dari AS dengan data tenaga kerjanya yang kuat.

Pergerakan indeks masih tipis, investor belum sepenuhnya bersemangat bertransaksi karena sentimen positif yang beredar belum kuat. Posisi tertinggi yang bisa didaki indeks hari ini di 3.966,680.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (8/3/2012), IHSG naik 17,707 poin (0,44%) ke level 3.960,224. Sementara Indeks LQ 45 menguat 3,422 poin (0,50%) ke level 682,397.

Menguatnya bursa Asia dan Wall Street semalam cukup memberi sentimen positif bagi indeks. Namun, laju penguatannya masih belum terlalu kencang akibat investor masih nunggu pengumuman BI rate oleh Bank Indonesia (BI).

Saham-saham properti dan infrastruktur malah terkena tekanan jual setelah kemarin menjadi sektor yang menguat paling tinggi. Kini, delapan sektor lainnya justru balik arah dan menguat di jalur hijau.

Investor asing kembali semangat berburu saham, investor lokal pun tak mau ketinggalan. Transaksi investor asing hingga siang ini sudah tercatat melakukan pembelian bersih dengan nilai yang signifikan.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 49.201 kali pada volume 2,646 juta lot saham senilai Rp 1,607 triliun. Sebanyak 122 saham naik, sisanya 81 saham turun, dan 120 saham stagnan.

Laju penguatan bursa-bursa di regional hingga siang ini semakin kencang, rata-rata lebih dari satu persen. Bursa saham Jepang melompat paling tinggi hari ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 24,89 poin (1,04%) ke level 2.419,68.
  • Indeks Hang Seng menguat 185,70 poin (0,90%) ke level 20.813,48.
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 141,81 poin (1,48%) ke level 9.717,87.
  • Indeks Straits Times naik 34,91 poin (1,20%) ke level 2.948,07.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Hero Supermarket (HERO) naik Rp 1.500 ke Rp 17.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 600 ke Rp 69.750, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 55.050, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 13.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun 250 ke Rp 29.450, Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 200 ke Rp 2.000, Inti Agri (IIKP) turun Rp 90 ke Rp 1.010, dan Holcim (SMCB) turun Rp 75 ke Rp 2.425.

(ang/dru)

Indeks masih sumringah di sesi I

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini ditutup sumringah. Pada pukul 12.00, indeks tercatat naik 0,45% menjadi 3.960,224.

Lonjakan sekitar 110 saham mendongkrak performa indeks di sepanjang sesi pertama. Sementara, ada 73 saham yang ditransaksikan turun dan 115 saham lainnya diam tak bergerak. Adapun volume transaksi siang ini melibatkan 1,323 miliar saham senilai Rp 1,607 triliun.

Secara sektoral, terdapat delapan sektor yang menanjak ke zona positif. Tiga sektor dengan lonjakan terbesar di antaranya yakni sektor consumer goods dengan kenaikan 0,82%, sektor keuangan dengan kenaikan 0,78%, dan sektor industri lain-lain dengan kenaikan 0,75%. Sementara, dua sektor yang mencatatkan penurunan adalah sektor konstruksi dan sektor infrastruktur dengan penurunan masing-masing sebesar 0,04% dan 0,35%.

Sejumlah saham yang ngendon di jajaran top gainers siang ini adalah: PT Sarana Tower Nunsantara Tbk (TOWR) yang naik 4% menjadi Rp 13.000, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) naik 2,80% menjadi Rp 2.750, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) yang naik 2,45% menjadi Rp 10.450.

Sementara itu, di jajaran top losers terdapat saham-saham: PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) turun 3% menjadi Rp 2.425, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) turun 2% menjadi Rp 245, dan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) turun 1,92% menjadi Rp 510.

124 Saham Naik, IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,45%

INILAH.COM, Jakarta - Pada sesi I perdagangan Kamis (8/3/2012) IHSG ditutup naik 0,45% ke level 3.960,22.

Penguatan indeks siang ini masih seiring rebound yang terjadi di bursa regional. Nikkei siang ini naik 1,48%, Hang Seng naik 0,9%, dan Shanghai naik 1,04%.

Investor hari ini juga akan mengantisipasi penetapan BI rate yang diperkirakan akan dipertahankan di level 5,75%. Samuel Sekuritas dalam catatan risetnya hari ini memperkirakan beberapa saham interest sensitive akan mendapat sentimen positif jika BI menurunkan BI rate karena tekanan inflasi di Februari yang relatif rendah.

Sebanyak 124 saham naik siang ini, 79 saham turun, dan 120 saham stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup naik 0,51% ke level 682,40, sedang JII naik 0,30% ke level 560,75.

Volume perdagangan siang ini sebanyak 1,11 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,47 triliun. Asing mencatatkan net buy sebesar Rp190,49 miliar siang ini.

Bursa AS dan Eropa berhasil rebound semalam seiring sentimen positif dari progress debt swap Yunani, di mana pemegang sekitar 60% dari total nilai obligasi Yunani setuju untuk melakukan debt swap. Sentimen positif juga datang dari bursa AS dimana rilis data ADP employment change yang lebih tinggi dari estimasi. Harga minyak kembali menguat semalam ke level US$106,1/barel diikuti beberapa komoditas lainnya seperti Nikel +0,83% dan CPO +0,7%.

Saham-saham yang menguat tajam siang ini adalah HERO yang naik 9,67, ASII naik 0,86%, GGRM naik 0,91%, TOWR naik 4%, ITMG naik 1,08%, dan AMRT naik 8,38%.

Bursa emerging market dilanda aksi jual

Bursa emerging market dilanda aksi jual
NEW YORK. Pasar saham emerging market dilanda aksi jual tadi malam. Pada penutupan pasar waktu New York, indeks MSCI Emerging Markets turun 0,3% menjadi 1.037,71. Ini merupakan level terendah sejak 1 Februari lalu.

Sementara itu, Bovespa Index Brazil naik 1,4% dan Hang Seng China Enterprises Index turun 1,3%.

Salah satu saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa emerging market antara lain Usinas Siderurgicas de Minas Gerais SA yang turun tajam sebesar 2,2% setelah membukukan penurunan laba di kuartal empat. Selain itu ada pula China Life Insurance Co yang juga dilanda aksi jual dengan penurunan sebesar 6,1%. Sedangkan Want Want China Holdings Ltd naik 7% di Shanghai.

Aksi jual pada pasar saham emerging market dipicu kecemasan investor bahwa Yunani tidak akan mendapat dukungan yang cukup dalam progranm debt swap yang diajukan. Selain itu, prospek tingkat ekspor China yang turun menyebabkan tingkat pengambilan risiko investor juga melemah.

"Ada kecemasan di pasar mengenai Yunani apakah negara itu bisa mengatasi utangnya atau malah default. Ini merupakan ujian besar bagi pasar saham global," urai Benoit Anne, chief emerging market strategist Societe Generale SA.

Inilah rekomendasi saham analis hari ini!

JAKARTA. Sejumlah saham-saham berikut menjadi rekomendasi analis hari ini.

- BPD Jawa Barat dan Banten (BJBR)
Analis memperkirakan BJBR pada tahun ini akan mengantongi laba bersih senilai Rp 1,3 triliun. Jumlah itu tumbuh 12,07% dari estimasi laba bersih tahun lalu senilai Rp 1,16 triliun. Harga wajar saham BJBR di posisi Rp 1.500 per saham, yang mencerminkan PBV 1,6 kali. Harga tersebut cukup murah dibandingkan PBV industri yang sekitar 2,5 kali.

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 1.500
Analis: Syaiful Adrian, Ciptadana Securities

- Bank Central Asia (BBCA)
Analis memproyeksikan BCA tahun ini mencetak laba bersih Rp 12,88 triliun, atau tumbuh 21,87% dari laba bersih tahun lalu. Target harga saham BBCA dalam 12 bulan mendatang senilai Rp 8.750 per saham. Harga tersebut mencerminkan price to earning ratio (PER) BBCA sebesar 16,6 kali. Adapun price to book value (PBV) saham bank ini ditaksir 4,3 kali.

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 8.750
Analis: Arief Fahruri, Mega Capital Indonesia

- Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
Analis memprediksi BBRI di tahun ini mencatatkan kenaikan laba bersih 15,98% menjadi Rp 17,49 triliun dibandingkan laba bersih tahun lalu. Harga wajar BBRI di Rp 7.000 per saham, yang mencerminkan price to book value (PBV) sebesar 2,8 kali. Angka ini cukup premium dibandingkan PBV industri sekitar 2,7 kali. Tapi return on equity (ROE) BBRI lebih dari 30%, jauh diatas industri sebesar 14,6%.

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 7.000
Analis: Jansen Kustianto, Sinarmas Sekuritas

- PT Indosat Tbk (ISAT)
Meskipun pertumbuhan pendapatan perseroan pada 2011 hanya sebesar 4%, namun perseroan berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 29% dari Rp. 724 miliar pada 2010 menjadi 932.5 milliar pada 2011. Peningkatan tersebut didorong oleh laba perubahan nilai wajar derivatif dari saldo negatif pada 2010 menjadi laba Rp 57.9 milliar, selain itu juga penurunan beban pendanaan, yang didukung dengan berkurangnya jumlah liabilitas perseroan, serta berkurangnya beban pajak.

Rekomendasi: buy
Target harga: Rp 5.950
Analis: Betrand Reynaldi, eTrading Securities

Harga emas menanjak dari level terendah 5 bulan

Harga emas menanjak dari level terendah 5 bulan
NEW YORK. Tadi malam, kontrak harga emas rebound dari level terendah dalam lima bulan terakhir. Pada pukul 13.59 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April naik 0,7% menjadi US$ 1.683,90 per troy ounce di Comex, New York. Sehari sebelumnya, harga emas jatuh ke posisi US$ 1.663,40 per troy ounce.

Kenaikan harga emas terjadi di tengah optimisme Yunani. Investor berspelulasi, Yunani akan mampu menangani krisis utangnya. Hal itu terlihat dari 60% investor Yunani memberikan indikasi untuk berpartisipasi dalam program debt swap Yunani.

Selain itu, data juga menunjukkan ada kenaikan lapangan pekerjaan di AS. Data yang dirilis ADP Employer Services menunjukkan, ada penambahan tenaga kerja sebesar 216.000 karyawan oleh perusahaan AS pada Februari.

"Harga emas masih sangat retan akibat tekanan jangka pendek," jelas James Moore, analis TheBullionDesk.com.

IHSG Variatif-turun, 4 Saham Cocok Trading

INILAH.COM, Jakarta – Laju IHSG Kamis (8/3) diprediksi variatif-melemah. Perkembagan partisipasi kreditor swasta dalam debt swap Yunani menjadi salah satu katalisnya. Empat saham cocok trading!

Pada perdagangan Rabu (7/3/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 24,56 poin (0,62%) ke posisi 3.942,517 dengan intraday tertinggi 3.965,981 dan terendah 3.929,194. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang turun 7,25 poin (1,06%) ke posisi 678,975.

Analis Sinarmas Securities, Jansen Kustianto memperkirakan, indeks saham domestik bakal variatif cenderung melemah hari ini. “Pada perdagangan hari Kamis (8/3), secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran support 3.910 dan resistance 3.980,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (7/3) petang.

Menurutnya, data tenaga kerja AS serta perkembangan seputar partisipasi kreditor swasta dalam restrukturisasi utang (debt swap) Yunani akan memberikan sentiment pada pergerakan indeks. “Selain itu, antisipasi pengumuman BI rate, juga turut memberikan sentimen terhadap indeks,” ujarnya.

Di atas semua itu, Jansen merekomendasikan positif empat saham dari empat sektor berbeda—industri dasar semen, consumer goods, infrastruktur jalan told an properti.

Saham-saham pilihannya adalah PT Holcim Indonesia (SMCB), PT Jasa Marga (JSMR), PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), dan PT Bumi Serpong Damai (BSDE). “Itulah saham-saham yang dapat diperhatikan untuk day trading,” imbuh Jansen.

Data AS Picu Wall Street Positif

Headline
INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street ditutup positif pada perdagangan Rabu (7/3/2012) setelah laporan data AS di sektor swasta mengalami kenaikan dibandingkan harapan pada bulan lalu.

Indeks Dow Jones naik 78,18 poin atau 0,61% ke level 12.837,33. Indeks S&P 500 naik 9,27 poin atau 0,69% ke level 1.352,63. Indeks Nasdaq naik 25,37 poin atau 0,87% ke level 2.935,69.

Setelah mengalami penurunan pada Selasa, saham kembali naik setelah US private employers mengalami kenaikan pada Februari. Sentimen lain,laporan The Wall Street Journal menyatakan, The Fed mempertimbangkan mortgage tipe baru dan program pembelian treasury bond sehingga menaikkan saham khususnya keuangan.

Saham perbankan pun mengalami penguatan pada Rabu ini. Indeks KBW bank naik 1,9%. Morgan Stanley naik 3,2% ke level US$17,88.

"Awal minggu ini, portfolio manager, advisors dan institusi keuangan mencari dorongan untuk membeli dengan harga murah," ujar Mark Martiak, Senior Wealth Strategist Premier Financial Advisors seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Lebih lanjut ia mengatakan, pasar saham merespon berita ekonomi baik. Di mana sektor swata bertambah 216 ribu pekerjaan.

Berita lain datang setelah pimpinan The Fed Ben Bernanke tidak memberikan indikasi jels mengenai rencananya untuk mempercepat pertumbuhan dengan mendorong pembelian aset atau quantative easing.

Investor juga melanjutkan perhatiannya ke negoisasi antara Yunani dan kreditor swasta yang hasilnya akan berdampak signifikan terhadap biaya utang Yunani.

Selain itu, konsentrasi investor juga ke harga minyak setelah Perancis menyatakan skeptimisme terhadap rencana pembicaraan enam kekuatan dunia dan Iran. Ada tekanan geopolitical akan membawa kenaikan harga minyak dan membawa perang.

Indeks PHLX pun naik 2,7% di mana Hovnanian Enterprises naik 2,5% ke level US$2,46. Saham Apple mengalami volatile. Sehingga saham Apple ditutup ke level US$530,69. Saham Freeport McMoran Copper and Gold turun 1,1% ke level US$38,99.

Saham Newmont Mining Corp turun 0,9% ke level US$56,68 setelah Indonesia mengumumkan peraturan baru mengenai keuntungan dari sumber vast mineral dengan membatasi kepemilikan asing.

Volume perdagangan saham tipis sekitar 6 miliar saham di bursa saham New York, NYSE Amex, dan Nasdaq di bawah rata-rata harian 6,9 miliar. [hid]

Rupiah Tersandung Debt Swap Yunani

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (8/3) diprediksi konsolidasi. Pasar mencemaskan ketidakpastian debt swap Yunani.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, pada awal sesi, rupiah berpeluang menguat seiring intervensi Bank Indonesia jelang pengumuman BI rate. BI berkepentingan untuk stabilisasi rupiah. Tapi, lanjut Firman, jelang penutupan, pasar akan diliputi oleh kecemasan terhadap program debt swap Yunani.

Pasalnya, pada Kamis malam waktu Yunani, merupakan deadline bagi sektor swasta apakah mereka akan berpartisipasi atau tidak dalam program debt swap tersebut. Jika jumlahnya tidak signifikan, mungkin akan menciptakan sentimen yang lebih buruk lagi di market. "Karena itu, rupiah cenderung konsolidasi dalam kisaran 9.070 hingga 9.170 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Hingga saat ini, Firman menjelaskan, belum ada data resmi soal berapa jumlah kreditor swasta yang sudah berpartisipasi. "Laporan terakhir dari Financial Times dan The Wall Street Journal menyebutkan partisipasi tersebut tidak cukup untuk memenuhi target yang sesuai harapan," ujarnya.

Walaupun, kata Firman, kemarin ada beberapa lembaga keuangan besar yang menunjukkan keinginannya untuk berpartisipasi. "Antara lain, Societe Generale Corporate & Investment Banking dari Perancis dan UniCredit dari Italia," papar Firman.

Di sisi lain dikabarkan, ada 8-9 lembaga pensiun yang turut berpartisipasi. "Tapi, semua itu belum bisa memastikan apakah partisipasi tersebut sudah mencapai 75% atau belum. Karena itu, rupiah cenderung konsolidasi," tandas Firman.

Konsolidasinya rupiah, menurut dia, juga karena di lain pihak, market mendapat sentimen positif dari ekspektasi berkurangnya kontraksi ekonomi Jepang akibat bencana Tsunami. "Sebab, akibat buruk dari bencana itu sudah bisa ditanggulangi. Pada saat yang sama, pelemahan yen Jepang sudah kembali mereda," paparnya.

Apalagi, lanjut Firman, sebelumnya Jerman merilis data produksi industri Jerman yang menunjukkan angka yang positif. "Tapi, ini juga tidak akan terlalu kuat jadi sentimen positif karena market masih menunggu pengumuman suku bunga acuan dari European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE) nanti malam," imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (7/3) ditutup menguat 30 poin (0,32%) ke level 9.100/9.120 per dolar AS.

Wall Street rebound terdongkrak data AS dan Yunani

Wall Street rebound terdongkrak data AS dan Yunani
NEW YORK. Mayoritas saham yang ditransaksikan pada bursa AS ditutup dengan lonjakan. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's melaju 0,7% menjadi 1.352,63. Sehari sebelumnya, indeks acuan Wall Street ini sempat anjlok 1,5%. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,6% menjadi 12.837,33.

Sektor finansial dan industri mencatatkan lonjakan terbesar di antara sepuluh sektor lain di S&P 500. Saham-saham yang pergerakannya turut mempengaruhi pergerakan bursa AS antara lain: Bank of America Corp dan Caterpillar Inc yang naik masing-masing setidaknya 2,2%. Selain itu, Apple Inc naik 0,1% setelah memperkenalkan produk anyarnya, yakni iPad dengan layar yang lebih tipis.

Lonjakan pasar saham kali ini dipengaruhi oleh data ekonomi AS yang menunjukkan adanya peningkatan lapangan kerja di Negeri Paman Sam itu. Selain itu, sentimen Yunani juga turut mempengaruhi Wall Street di mana semakin banyak investor yang menandatangani debt swap Yunani.

"Pasar memang ingin melaju. Data ADP menunjukkan hal yang positif. Selain itu, semakin banyak investor yang berpartisipasi dalam program debt swap Yunani semakin baik pula bagi pasar. Ditambah, ada laporan yang mengatakan bahwa the Fed akan terus membeli obligasi, namun dia tidak akan menaikkan neracananya," papar Jack Ablin, chief investment officer Harris Private Bank.

Sekadar catatan, data ADP Employers Services menunjukkan, ada penambahan sekitar 216.000 pekerka pada Februari lalu.

Laporan Kinerja Emiten Tak Mampu Angkat IHSG

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melemah 24 poin atas tekanan jual yang dilakukan investor asing. Sentimen negatif berdatangan baik dari pasar regional dan global.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (7/3/2012), IHSG ditutup melemah 24,559 poin (0,62%) ke level 3.942,517. Sementara Indeks LQ 45 ditutup turun 7,252 poin (1,06%) ke level 678,975.

Keluarnya laporan keuangan beberapa emiten tampaknya belum mampu mengangkat indeks pada perdagangan hari ini. Sentimen negatif dari bursa global dan regional masih menghambat IHSG.

Semalam, Wall Street rebound setelah tiga perdagangan terakhir terkena koreksi. Penguatan saham-saham bank punya andil besar dalam penguatan kali ini.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 78,18 poin (0,61%) ke level 12.837,33. Indeks The Standard & Poor's 500 menanjak 9,27 poin (0,69%) ke level 1.352,63. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 25,37 poin (0,87%) ke level 2.935,69.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi ini:
  • Indeks Nikkei 225 menguat 93,94 poin (0,98%) ke level 9.670,00.
  • Indeks Straits Times naik 18,65 poin (0,64%) ke level 2.931,81.

Rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas
IHSG kembali melemah untuk ketiga hari berturut-turut. Melemahnya indeks pada perdagangan kemarin masih didorong oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi China, Amerika Serikat, dan Eropa pada tahun ini. Disisi lain, pelemahan indeks juga didorong oleh harga komoditas yang cenderung fluktuatif. Keluarnya laporan kinerja emiten tahun buku 2011 juga tampaknya tidak mampu mengangkat indeks untuk rebound dari zona merah. Untuk hari ini kami melihat indeks akan cenderung bergerak mixed dengan kecenderungan positif. Kisaran support-resistance 3.907-3.970. Kami juga melihat peluang untuk melakukan selective buy pada saham bluechip yang sudah turun cukup dalam. Saham pilihan: BBRI, CMNP, SSIA, MDLN

eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG telah terkoreksi dalam tiga hari terakhir perdagangan dengan Support kuat terdekat saat ini berada di level 3909 yang merupakan Support dari pola Rectanglenya. Indikator Stochastic telah membentuk deathcross di area Overbought dengan RSI yang bergerak downtrend Pada perdagangan Kamis (8/3), diperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada range 3909-3988 dengan kecenderungan berpotensi rebound. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. JSMR, TINS, dan INCO.

(ang/ang)

IHSG Terkoreksi, Ada Peluang Pada Saham Komoditas

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada Kamis (8/3) diperkirakan akan melanjutkan koreksi. Namun, saham berbasis komoditas bisa menjadi pilihan.

Felix Sindhunata, analis dari Henan Putihrai Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini masih akan bergerak melemah. “Risiko di pasar modal masih tinggi karena rebalancing portfolio,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, jangka pendek ini pasar keuangan dunia dan domestik seolah kekurangan berita positif. Sementara indeks harga saham di beberapa bursa utama sudah mengalami rally yang cukup pesat. Di AS, Dow sempat menembus level 13.000, IHSG juga menembus level4.000.

Karena reli beberapa ekuitas di awal tahun itu, potensi upside menjadi terbatas. Alhasil, ketika market kekurangan berita positif, maka sentimen negatif sedikit saja menjadi alasan untuk realisasi keuntungan bagi investor ritel. “Sementara institusional investor melakukan rebalancing alokasi portofolio,”ujarnya.

Diperkirakan rebalancing portofolio ini akan mempengaruhi pasar saham Indonesia yang masih diperdagangkan dengan P/E tinggi. Apalagi sentimen jangka pendek ini lebih banyak didominasi oleh faktor negatif.

Misalnya, proyeksi turun pertumbuhan ekonomi China, deadline debt swap obligasi Yunani dan rencana kenaikan BBM bersubsidi di dalam negeri. “Pasar saham akan terus berfluktuasi sampai isu-isu negatif tadi mereda,”paparnya.

Deadline skema debt swap yang ditawarkan kepada para pemegang obligasi Yunani, kebanyakan adalah perbankan, sehingga akan sedikit mempengaruhi volatilitas di pasar obligasi.

“Perbankan besar di Eropa masih belum seluruhnya menerima skema debt swap ini, meskipun sudah menerima injeksi likuiditas dari ECB,”imbuhnya.

Namun Felix memperkirakan bank-bank Eropa akan menempuh skema debt swap ini dan bersedia menukar obligasi Yunani yang akan jatuh tempo Maret ini dengan obligasi yang tenornya lebih panjang.

Opsi ini resikonya lebih minimal daripada harus menerima opsi default. Jadi sebenarnya Felix memperkirakan isu skema debt swap yang ditolak oleh bondholder Yunani tidak akan terealisir. “Risiko Eropa setidaknya bisa diminimalisir,”katanya.

Dengan mulai pulihnya ekonomi Amerika, meski baru di tahap paling awal, investor institusi melihat peluang lebih besar di pasar negara maju. Karena meskipun indeks di bursa Amerika cenderung sudah terapresiasi tinggi, namun pemulihan ekonominya masih di tahap awal.

Sehingga upside growthnya masih lebih besar dan momentumnya jauh lebih panjang ketimbang pasar saham Indonesia dan sejumlah pasar Asia yang sudah relatif tinggi valuasinya dengan pertumbuhan ekonomi yang sudah tinggi. “Inilah yang menyebabkan apreasiasi IHSG terus tertahan dan sulit menembus 4000.”tukasnya.

Saat ini, saham-saham komoditas memiliki resiko lebih rendah apalagi ada dorongan dari trend naik harga minyak mentah, yang selama ini lebih banyak karena spekulasi penutupan selat Hormutz,”Namun kini demand crude oil mulai meningkat,”ujarnya

Investor pun disarankan untuk beli di harga rendah untuk beberapa saham seperti Astra Agro Lestari (AALI), Lonsum (LSIP), TB Bukit Asam (PTBA), Bumi Resources (BUMI) dan Indo Tambangraya Megah (ITMG),”Buy on weakness emiten-emiten ini,”ujarnya. [nat]

Pemerintah lelang sukuk pada 13 Maret 2012

Pemerintah lelang sukuk pada 13 Maret 2012
JAKARTA. Dalam rangka memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012, pemerintah berencana lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara berbasis proyek (project based sukuk) pada 13 MAret 2012.

Berdasarkan rilis data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Negara (DJPU), jumlah indikasi target lelang kali ini sebesar Rp 1 triliun. Ada seri SBSN baru yang akan keluar (new issurance) yaitu seri SPN-S 14092012 yang underlying asetnya berupa barang milik negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Sedangkan untuk SBSN berbasis proyek antara lain seri PBS-0001 dan seri PBS-0002, seri PBS-0003,dan seri PBS-0004, yang menggunakan underlying assetnya berupa proyek atau kegiatan dalam APBN tahun 2012

Peserta lelang kali ini terdiri dari 12 bank dan empat perusahaan sekuritas, yaitu PT Bank Internasional Indonesia, Tbk; PT Bank Mandiri (persero), Tbk; PT Bank Negara Indonesia (persero),Tbk; PT Bank PAnin,Tbk; PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk; PT Bank Citibank NA Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk; Standard Chartered Bank; The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited; PT Bank Permata ; PT Bank Negara Indonesia Syariah ; PT. Bank OCBC NISP;PT Bahana Sekuritas; PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas, Tbk.

Inilah Rekomendasi Saham Pilihan Kamis (8/3)

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (8/3/2012) diprediksi akan melanjutkan penurunan dengan kisaran 3.930-3.968.

Demikian dikatakan analis saham AM Capital, Andre Mahardika kemarin. "Secara teknikal IHSG masih akan melanjutkan penurunan namun sudah mulai stabil secara teknikal atau terbatas," jelasnya.

Dari sthocastic, IHSG masih mengkonfirmasi koreksi jangka pendek. Dari William R%, IHSG masih mengkonfirmasi koreksi pada perdagangan selanjutnya. Dari MACD, IHSG masih mengkonfirmasi koreksi lemah pada trend jangka menengah.

Dari DMI, IHSG mulai mengkonfirmasi adanya potensi bullish lemah atau terbatas hal ini didukung dengan adanya tekanan jual yg mulai stabil. Namun untuk potensi koreksi masih namun sudah terbatas.

"Saya menyimpulkan IHSG masih trend koreksi. Namun untuk tekanan jual sudah mulai stabil maka pada perdagangan slanjutnya IHSG mulai koreksi terbatas," paparnya.

IHSG pada perdagangan kemarin, ditutup melemah 24,5 poin atau 0,6% ke 3.942,52. Volume perdagangan 2,9 miliar saham senilai Rp3,2 triliun. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp291,3 miliar.

Andre merekomendasikan saham TINS yang sudah memiliki sinyal beli. Saham TINS direkomendasikan beli spekulasi di 1.830-1.840. Untuk beli dengan level terbaik di 1.800. Rekomendasi jual di 1.910-1.950 dengan stop loss di 1.780.

Secara teknikal jangka pendek Saham TINS mengkonfirmasi signal bullish lagi dengan potensi kenaikan terbatas mendekati resistence MA 20. Saham TINS dapat diakumulasi di harga 1.800-1.840.

Saham BKSL dengan strategi spekulasi. Untuk beli di harga 245 dan jual di 265 dengan stop loss di 240. Secara teknikal saham BKSL mash berpotensi bullish menuju resistence, dan hold jika break di atas 265. "Saya menyimpulkan saham BKSL masih berpotensi bullish jangka pendek menuju resistence 265 dan lakukan spekulasi beli di harga 245.

Sementara pengamat pasar modal Jeremiah Rio Rizaldi merekomendasikan saham GGRM, CMNP dan ASII. Untuk saham GGRM berpotensi meningkat menuju 61.900 dan target minor di 59.100. Rekomendasi beli jika break resist dengan stop loss di 53.250.

Saham CMNP jika mampu menembus level 2.000 dan bertahan di atasnya, saham ini berpeluang melanjutkan reli menuju target harga di 2.200 dengan target setinggi–tingginya ke 2.475. Untuk stop loss di 1.920. Sedangkan saham ASII jika mampu menguat dan menembus resisten di 70.900, saham ini berpeluang melanjutkan penguatan menuju 74.650 dengan minor target 72.350. Stop loss di 67.100.

Lapangan kerja AS bertambah, Wall Street bergairah

Lapangan kerja AS bertambah, Wall Street bergairah
NEW YORK. Mayoritas saham yang ditransaksikan di bursa AS melaju pada pembukaan pagi waktu New York. Pada pukul 09.38 waktu New York, indeks Standard & Poor's naik 0,2% menjadi 1.346,22. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,1% menjadi 12.769,90.

Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS antara lain: Bank of America Corp dan Regions Financial Corp yang naik setidaknya 0,7%. Lalu, ada FedEx Corp yang naik 0,7% dan Apple Inc yang naik 1%.

Adapun faktor yang menjadi pendongkrak Wall Street adalah data ekonomi yang menunjukkan adanya kenaikan penembahan karyawan oleh perusahaan AS.

"Perekonomian AS semakin membaik. Kendati begitu, isu Eropa masih menjadi momok. Namun, pasar saham AS terimbas sentimen yang ada di dalam negeri, yakni pertumbuhan lapangan kerja. Ini yang menggerakkan pasar," jelas Michael Strauss, chief investment strategist Commonfund.

Sekadar informasi, berdasarkan data dari ADP Employer Services, di sepanjang Februari, jumlah penambahan tenaga kerja AS mencapai 216.000. Angka itu berhasil melampaui estimasi analis yang mematok penambahan pekerja sebanyak 215.000.

Saatnya Berburu Saham Berdividen

INILAH.COM, Jakarta – Faktor regional dinilai telah mendorong pelemahan IHSG dalam 3 hari terakhir. Jika regional positif, indeks domestik pun bakal naik. Burulah saham-saham berdividen!

Analis dari Capital Bridge Indonesia Aji Martono mengatakan, pergerakan bursa regional menjadi faktor utama pelemahan IHSG dalam tiga hari terakhir. Bahkan, wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah bergulir tiga pekan tidak terlalu menentukan pergerakan indeks.

Begitu juga dengan berbagai aksi korporsi dari emiten seperti dividen dan stock split diacuhkan oleh market jika melihat koreksi indeks dalam tiga hari terakhir. “Karena itu, jika bursa regional mendukung, saatnya berburu saham-saham berdividen,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Rabu (7/3/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 24,56 poin (0,62%) ke posisi 3.942,517 dengan intraday tertinggi 3.965,981 dan terendah 3.929,194. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 yang turun 7,25 poin (1,06%) ke posisi 678,975.Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG kembali melemah ke level 3.942. Bagaimana Anda melihat arahnya untuk Kamis (8/3) ini?
IHSG turun tapi masih cukup jauh di atas support 3.918. Karena itu, level stop loss indeks belum tersentuh. Sementara itu, level resistance indeks masih berada di level 3.987. Tiga hari penurunan indeks saham domestik, masih mengikuti pergerakan bursa regional (follow the regional market). Karena itu, jika bursa regional menguat hari ini, IHSG pun berpeluang menguat setelah hampir semua market di dunia mengalami penurunan.

Faktor regional yang utama?
Ya. Faktor regional jadi penentu utama pergerakan indeks. Bahkan, wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri, karena sudah bergulir dalam tiga pekan terakhir, tidak terlalu menentukan pergerakan indeks.

Di sisi lain, aksi korporasi yang dilakukan oleh berbagai emiten seperti rencana pembagian dividen dan stock split juga akhirnya tidak terlalu diperdulikan oleh market belakangan ini jika melihat penurunan IHSG dalam tiga hari terakhir.

Pada perdagangan Kamis (8/3) ini, market akan melihat pergerakan bursa regional. Jika bursa Eropa menguat yang diperkuat dengan positifnya pergerakan Dow Jones Industrial Index (DJI), akan memperkuat pegerakan bursa regional. Karena itu, investor domestic akan kembali berburu saham-saham yang secara fundamental cukup kuat.

Saham-saham pilihan Anda?
Jika IHSG kembali naik, pasar juga akan merespon isu-isu aksi korporasi seperti pembagian dividen yang akan dilakukan oleh PT Astra Internasional (ASII) dan PT Bukit Asam (PTBA). Selain itu, ASII juga merencanakan stock split sehingga menambah kuat dorongan untuk berburu sahamnya. Inilah yang memungkinkan investor berburu saham-saham tersebut.

Itulah faktor-faktor yang bisa membawa indeks ke teritori positif. Tapi, level 3.918-3.987 tetap masih jadi satu sandaran pasar dalam perdagangan hari ini. Jika regional mendukung, penguatan indeks bisa terjadi pada perdagangan Kamis ini. Karena itu, saatnya berburu saham-saham berdividen.

Selain pertimbangan deviden?
Selain emiten yang punya aksi korporasi, saya rekomendasikan juga saham PT Gudang Garam (GGRM). Meski kemarin masih mengalami penurunan, saham ini memiliki potensi reversal naik level Rp56.900.

Di sektor properti, saya rekomendasikan saham-saham grup Ciputra seperti PT Ciputra Surya (CTRS), PT Ciputra Development (CTRA) dan PT Ciputra Property (CTRP). Di sektor infrastruktur direkomendasikan saham PT Rukun Raharja (RAJA).

Bagaimana strategi trading pada saham-saham tersebut?
Saya rekomendasikan trading buy saham-saham tersebut karena situasi market masih belum pasti.

Penguatan Saham Bank Akhiri Koreksi Tiga Hari Wall Street

New York - Bursa saham Wall Street rebound setelah tiga perdagangan terakhir terkena koreksi. Penguatan saham-saham bank punya andil besar dalam penguatan pada perdagangan Rabu waktu setempat.

Pemicu lain adalah tumbuhnya lapangan kerja di sektor swasta Amerika Serikat (AS). Sehingga, setelah mengalami koreksi paling tajam tahun ini, indeks berhasil menghentikan laju pelemahannya.

Berdasarkan laporan Wall Street Journal yang dikutip Reuters, Kamis (8/3/2012), Federal Reserve sedang mempertimbangkan tipe baru kredit perumahan serta program pembelian surat utang untuk mengangkat sentimen di pasar finansial.

Saham-saham bank, yang menjadi top loser pada perdagangan Selasa kini menguat paling tinggi. Indeks sektor perbankan naik 1,9%. Morgan Stanley bertambah 3,2% ke level US$ 17,88 setelah sebelumnya jatuh 5,3% di sesi sebelumnya.

"Awal pekan ini, manajer portofolio, penasihat dan institusi pengelola keuangan mencari alasan untuk ambil untung karena kami sudah naik cukup tinggi," kata Mark Martiak, Perencana Strategi di Premier Financial Advisors, New York.

Investor masih terus memantau pergerakan krisis utang Yunani yang saat ini sedang bernegosiasi dengan pihak swasta pemegang obligasinya. Langkah tersebut merupakan salah satu syarat supaya Yunani bisa mendapatkan dana talangan.

Sebanyak enam dana pensiun di Yunani masih menolak untuk berpartisipasi dalam penukaran surat utang tersebut, sementara delapan lainnya sudah menyatakan setuju.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 78,18 poin (0,61%) ke level 12.837,33. Indeks The Standard & Poor's 500 menanjak 9,27 poin (0,69%) ke level 1.352,63. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 25,37 poin (0,87%) ke level 2.935,69.

(ang/ang)