Jumat, 20 Mei 2011

Negosiasi BTEL Beli Flexi Terhenti?

Medium
INILAH.COM, Jakarta - Negosiasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) untuk membeli TelkomFexi dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai US$1 miliar dikabarkan terhenti.

Dari informasi yang beredar di pasar, pembiacaran itu mendapat tentangan dari beberapa pihak pemerintah dan di Telkom. "Kami berhenti membicarakan hal itu dengan mereka," kata Dirut Telkom yang ditirukan seorang sumber di pasar saham.

Namun belum dapat dikonfirmasikan informasi ini baik kepada BTEL maupun TLKM. Pembahasan ini awalnya dilakukan dengan keinginan BTEL untuk membeli uni usaha Telkom bidang CDMA yaitu TelkomFlexi.

Seminggu belakangan, mata uang Asia kian perkasa atas dollar

Seminggu belakangan, mata uang Asia kian perkasa atas dollar
SEOUL. Mayoritas mata uang Asia sepanjang minggu ini menguat. Kali ini, penguatan dipimpin oleh won Korea Selatan seiring optimisme investor asing akan kembali mengempit aset-aset regional.

"Secara keseluruhan, mata uang Asia akan terus menguat. Pertumbuhan ekonomi Asia masih lebih superior ketimbang ekonomi negara maju," jelas Vishnu Varathan, ekonom Capital Economics (Asia) Pte.

Pada pukul 11.08 waktu Seoul, won mengalami apresiasi 0,5% pada minggu ini menjadi 1.081,85 per dollar. Sementara, dollar Singapura menguat 0,3% menjadi S$ 1,2364 dan rupiah menguat 0,2% menjadi 8.534.

The Asia Dollar Index dalam lima hari terakhir sudah naik 0,3%.

Bank Permata Tawarkan Subdebt Rp 1 Triliun

Jakarta - PT Bank Permata Tbk (BNLI) berniat menerbitkan obligasi subordinasi alias subdebt senilai Rp 1 triliun. Surat utang ini berjangka waktu tujuh tahun.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan, Jumat (20/5/2011), dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan perseroan untuk modal pelengkap level bawah (lower tier II capital) sesuai ketentuan Bank Indonesia (BI) yang seluruhnya akan digunakan untuk penyaluran kredit.

Bunga pokok obligasi tersebut masih akan ditentukan kemudian. Surat utang ini mendapat peringkat double A minus dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Perseroan sudah menunjuk PT Standard Chartered Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT NISP Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasinya. Sementara untuk wali amanat dipercayakan kepada PT Bank CIMB Niaga.

Emiten berkode BNLI itu memperkirakan masa penawaran awal pada 24 mei hingga 6 juni 2011, dengan masa efektif pada 14 Juni 2011.

Setelah itu dilanjutkan dengan masa penawaran umum pada 16-22 juni 2011. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Juni 2011.

(ang/ang)

Minyak Turun, Bursa Asia Bergerak Mixed

INILAH.COM, Singapura - Bursa saham Asia bergerak mixed dengan penurunan saham pertambangan yang tertekan penurunan harga minyak dan tembaga di AS, pada perdagangan Jumat (20/5).

Penurunan dimotori saham BHP Billiton turun 1,5%, saham TEPCO turun 6,2%, sementara saham Hyundai Neavy Industrie Co naik 1,8% di Seoul. "Harapan untuk prospek ekonomi AS sedikit menurun dan ada kewaspadaan investor dalam pembelian saham," kata Norikazy Kitta, analis di Nikko Cordial Securities Inc, yang dikutip dari yahoo.finance.com.

Indeks Hang Seng naik 0,05% ke 23.174, indeks Nikkei naik 0,2% ke 9.648, Shanghai turun 0,1% ke 2.854 dan indeks ASX turun 0,4% ke 4.734.

Harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan Kamis (19/5) karena kekhawatiran turunnya penerimaan dengan perlambatan ekonomi global.
Minyak mentah jenis light sweet turun US$1,6 menjadi US$98,4 per barel untuk pengiriman Juni. Sementara minyak jenis Brent turun 88 sen menjadi US$111,4 per barel yang dikutip dari yahoo.finance.com.

Sementara dini hari tadi indeks Dow Jones ditutup menguat 45,14 poin (0,36%) ke level 12.605,32. S&P 500 menguat 2,92 poin (0,22%) ke level 1.343,60 dan Nasdaq menguat 8,31 poin (0,30%) ke level 2.823,31. Sentimen positif dari data penurunan pengajuan klaim pengangguran yang lebih besar ketimbang prediksi, mendongkrak optimisme mengenai pemulihan ekonomi negara tersebut.

EMTK berencana tender offer saham IDKM di harga Rp 950

EMTK berencana tender offer saham IDKM di harga Rp 950
JAKARTA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dikabarkan bakal melakukan tender offer sejumlah 1,47 miliar saham PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) yang dimiliki publik.

Manajemen EMTK menyebut, pembelian saham publik tersebut direncanakan di harga Rp 950 per saham.

Adapun, hingga pukul 10.11 WIB, saham IDKM diperdagangkan naik 1,09% ke level Rp 930 per saham. Sementara, saham EMTK juga melesat 9,93% ke Rp 1.660 per saham.

Kinerja 3 penjamin IPO Garuda anjlok

Kinerja 3 penjamin IPO Garuda anjlok
JAKARTA. Kinerja tiga perusahaan sekuritas pelat merah selama kuartal pertama tahun ini jeblok. Di periode tersebut, ketiga sekuritas tersebut, yakni Bahana Securities, Danareksa Sekuritas dan Mandiri Sekuritas, berperan sebagai penjamin pelaksana emisi initial public offering (IPO) PT Garuda Indonesia Tbk.

Mengacu pada laporan keuangan yang diserahkan ke Bursa Efek Indonesia, ketiga sekuritas tersebut merugi akibat penjualan portofolio efek. Bahana mencatatkan kerugian portofolio efek Rp 215,07 miliar. Di pos yang sama, Danareksa Sekuritas mencatatkan kerugian Rp 219,48 miliar, sedangkan Mandiri Sekuritas merugi Rp 91,53 miliar.

Marciano Herman, Direktur Utama Danareksa Sekuritas, tidak menyangkal soal kerugian yang dialami Danareksa. "Beban memang ada, itu (kepemilikan saham GIAA) menyebabkan capital lost, tapi secara fundamental aset Garuda berpotensi meningkat," ujar Marciano kepada KONTAN, Kamis (19/5).

Selama periode Januari-Maret 2011, Bahana dan Danareksa mencatatkan pendapatan minus alias defisit masing-masing Rp 151,54 miliar dan Rp 108,86 miliar. Adapun Mandiri Sekuritas masih bisa membukukan pendapatan 179,52 miliar. Ujung-ujungnya, ketiga sekuritas BUMN ini menderita kerugian bersih dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Harry Maryanto Supoyo mengatakan, penyebab memburuknya kinerja perusahaannya adalah situasi pasar di kuartal I-2011 yang tidak sebagus periode serupa tahun lalu. Tapi dia tak menampik bahwa saham GIAA merupakan satu penyebab. "Pengaruh kepemilikan saham GIAA memang ada, tetapi Insya Allah bisa kami atasi," imbuh Harry.

Sedangkan Eko Yuliantoro, Direktur Utama Bahana Securities, menegaskan, "Saham Garuda belum kami jual kok, masih ada semua," ucap dia lewat pesan singkat.

Ketiga penjamin emisi ini terpaksa mengempit saham IPO Garuda Indonesia (GIAA) yang tidak terserap pasar. Mereka mengambil 2,98 miliar unit atau 47% dari total saham GIAA yang ditawarkan di IPO. Nilai sahamnya Rp 2,25 triliun. Jika dihitung, tiap penjamin emisi memegang 991,7 juta saham, atau setara dengan 4% dari ekuitas GIAA.

Harga saham GIAA kemarin naik 1,92% menjadi Rp 530 per saham. Harga ini jauh di bawah harga IPO Garuda senilai Rp 750 per saham.

Pengamat Pasar Modal Yanuar Rizky, menilai ada evaluasi atas harga saham GIAA sejak IPO hingga kini. Dia menebak tiga sekuritas itu akan melepas saham GIAA di kisaran Rp 500 per saham. "Pertanyaannya, mau dijual ke siapa dengan harga yang rendah itu?" imbuh dia.

Asing Jual, IHSG Dibuka Naik hanya 0,2%

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Indonesia pada perdagangan Jumat (20/5) pagi dibuka naik 7,9 poin atau 0,2% ke 3.867,72. Volume perdagangan sebesar 69,7 juta saham senilai Rp93,2 miliar.

Perdagangan diwarnai dengan 22 saham naik, 8 saham turun dan 61 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp19,6 miliar dengan pembelian asing sebesar Rp20,5 miliar dan penjualan asing mencapai Rp40,1 miliar.

Indeks JII naik 2,2 poin ke 535,5, indeks ISSI naik 0,4 poin ke 124,2 dan indeks LQ45 naik 2,01 poin ke 691,3. Penguatan ditopang oleh sektor perkebunan 13,04 poin ke 2.335,6.

Kamis kemarin, IHSG membuat rekor baru, dengan sepanjang perdagangan berada di zona hijau. IHSG terdorong sentimen positif Bursa Wall Street Rabu malam serta mayoritas bursa Asia menyusul harga komoditas yang mulai membaik. Indeks akhirnya ditutup naik 19,601 poin (0,51%) ke level 3.859,810, total transaksi senilai Rp8,11 triliun, foreign mencatatkan net buy 31 miliar dan Rupiah ditutup stagnan di posisi Rp 8.555/US$.

Pada perdagangan kemaren, terjadi transaksi nego saham BFIN di harga 4.000-4.300, sehingga jika transaksi nego tersebut dikesampingkan, maka asing tercatat net buy yang cukup besar, di atas Rp600 miliar.

Sementara itu dini hari tadi, Dow Jones ditutup menguat 45,14 poin (0,36%) ke level 12.605,32. S&P 500 menguat 2,92 poin (+0,22%) ke level 1.343,60 dan Nasdaq menguat 8,31 poin (+0,30%) ke level 2.823,31. Sentimen positif dari data penurunan pengajuan klaim pengangguran yang lebih besar ketimbang prediksi, mendongkrak optimisme mengenai pemulihan ekonomi negara tersebut.

Saham yang mengalami kenaikan seperti saham ASII naik Rp300 ke Rp61.400, INDS naik Rp225 ke Rp4.350, AUTO naik Rp200 ke Rp16.800, INTP naik Rp150 ke Rp16.800, SONA naik Rp150 ke Rp3.150, GJTL naik Rp125 ke Rp3.200, SMMA naik Rp125 ke Rp2.550, AALI naik Rp100 ke Rp23.950.

Saham yang turun seperti saham UNTR turun Rp200 ke Rp22.000, BYAN turun Rp150 ke Rp16.950, PTBA turun Rp100 ke 20.950, BBRI turun Rp50 ke Rp6.500, ITMG turun Rp50 ke Rp46.800.

Dibuka melaju, indeks kembali toreh rekor baru

Dibuka melaju, indeks kembali toreh rekor baru
JAKARTA. Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor baru. Pada pukul 09.35, indeks berada di level 3.868,46 atau naik 0,22%.

Sejumlah sektor mencatatkan kenaikan. Di antaranya sektor agrikultur dengan lonjakan 0,3%, sektor keuangan naik 0,28%, serta sektor infrastruktur dengan kenaikan 0,21%.

Kendati begitu, ada pula sejumlah sektor yang melorot seperti sektor consumer goods dan sektor manufaktur dengan penurunan masing-masing 0,12% dan 0,04%.

Saham-saham penghuni top gainers pagi ini adalah PT Indospring (INDS) yang naik 9% menjadi Rp 4.500, PT Perdana Karya Perkasa (PKPK) naik 6% menjadi Rp 158, dan PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) yang naik 5% menjadi Rp 2.550.

Faktor Eropa dan pelemahan dollar akan memicu lonjakan harga emas minggu depan

Faktor Eropa dan pelemahan dollar akan memicu lonjakan harga emas minggu depan
MELBOURNE. Kontrak harga emas dunia diprediksi bakal mengalami peningkatan. Penyebabnya, guncangan finansial di Eropa dan pelemahan dollar diyakini bakal mendongkrak permintaan emas sebagai investasi teraman.

Tadi pagi, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat di Comex, New York naik 0,2% menjadi US$ 1.496,93 per troy ounce. Namun, pada pukul 09.18, kontrak yang sama tak banyak mengalami perubahan di level US$ 1.495,05 per troy ounce.

"Pelemahan dollar AS dan ketidakpastian mengenai utang Yunani menyokong pergerakan harga emas," jelas Mark Pervan, head of commodity research ANZ Banking Group Ltd.

Sementara itu, 12 dari 19 trader, investor, dan analis yang disurvei Bloomberg sangat yakin kalau harga emas akan melonjak minggu depan. Tiga analis lainnya memprediksi penurunan harga dan empat analis memilih netral.

Awas, IHSG Hari Ini Terancam Koreksi

INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat (20/5) berpotensi menembus level 3.900. Walaupun juga terancam koreksi akhir pekan setelah menembus level tertinggi kemarin.

Menurut trader independent, Stefanus Mulyadi Handoko, hari ini indeks diperkirakan akan bergerak pada level 3821-3876. "Hari ini akhir pekan, maka potensi indeks untuk mengalami profit taking terbuka. Namun hal tersebut dapat tidak terjadi, jika asing melakukan net buy dalam jumlah besar kembali kedalam saham2 blue chip seperti pada perdagangan kemarin," demikian dikutip dari risetnya di steptrader.blogspot.com.

Saham yang layak dicermati hari ini adalah BMRI, BBNI, BUMI dan SMGR. IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan kenaikannya menuju level 3900, pada pekan depan. Karena secara TA, potensi tersebut memang ada, dengan catatan hari ini indeks tidak ditutup dibawah 3830. Sebab jika itu terjadi, weekly chart IHSG akan menjadi kurang bagus, karena candle akan membentuk spinning tops diatas. Stochastic mulai golden cross kembali dan MACD mulai berbalik arah, berpeluang untuk terjadi golden cross. Volume kenaikan kemarin juga mendukung, di atas rata-rata hariannya.

Kamis kemarin, IHSG membuat rekor baru, dengan sepanjang perdagangan berada di zona hijau. IHSG terdorong sentimen positif Bursa Wall Street Rabu malam serta mayoritas bursa Asia menyusul harga komoditas yang mulai membaik. Indeks akhirnya ditutup naik 19,601 poin (0,51%) ke level 3.859,810, total transaksi senilai Rp8,11 triliun, foreign mencatatkan net buy 31 miliar dan Rupiah ditutup stagnan di posisi Rp 8.555/US$.

Pada perdagangan kemaren, terjadi transaksi nego saham BFIN di harga 4.000-4.300, sehingga jika transaksi nego tersebut dikesampingkan, maka asing tercatat net buy yang cukup besar, di atas Rp600 miliar.

Sementara itu dini hari tadi, Dow Jones ditutup menguat 45,14 poin (0,36%) ke level 12.605,32. S&P 500 menguat 2,92 poin (+0,22%) ke level 1.343,60 dan Nasdaq menguat 8,31 poin (+0,30%) ke level 2.823,31. Sentimen positif dari data penurunan pengajuan klaim pengangguran yang lebih besar ketimbang prediksi, mendongkrak optimisme mengenai pemulihan ekonomi negara tersebut.

UNVR distribusikan produk Sara Lee

JAKARTA. Pundi-pundi pendapatan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) bakal semakin gemuk. Pada tahun ini, UNVR mulai memperoleh pemasukan dari distribusi produk Unilever Body Care yang sebelumnya lebih ngetop dengan nama Sara Lee.

UNVR memang sudah resmi jadi distributor utama produk Sara Lee. "Pertengahan Maret lalu kami sudah jadi main distributor produk-produk mereka," kata Sancoyo Antarikso, Sekretaris Perusahaan UNVR, Kamis (19/5).

Sekadar mengingatkan, perusahaan induk Unilever telah mengakuisisi divisi personal care Sara Lee akhir tahun lalu. Produk Sara Lee yang beredar di Indonesia di antaranya She, Purol, dan Brylcreem. Sayangnya, UNVR belum bersedia menyebutkan potensi pendapatan dari produk-produk Sara Lee tersebut.

Produsen barang konsumsi ini juga berniat melakukan efisiensi tahun ini. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga bahan pangan dan komoditas. "Kami mengatur cost effectiveness budget 5% dari total supply chain cost," papar Maurits Lalisang, Presiden Direktur UNVR.

Bentuk efisiensi ini misalnya dengan mengalihkan rapat-rapat di luar negeri yang tidak mendesak menjadi rapa melalui teleconference.

UNVR juga sebisa mungkin tidak menaikkan harga untuk mengatasi kenaikan harga komoditas. Maurits menegaskan, menaikkan harga jual merupakan pilihan terakhir.

Selain itu, meski harga jual naik, UNVR akan menyesuaikan harga jual dengan kemampuan konsumen. Bila terpaksa menaikkan harga jual, UNVR memperkirakan rata-rata kenaikan harga jual yang terjadi sekitar 6%.

Untuk tahun 2010 sampai 2012, UNVR mengalokasikan belanja modal sebesar €300 juta-€ 50 juta. Belanja modal ini antara lain dialokasikan untuk membangun pabrik baru. Namun manajemen UNVR belum bersedia bercerita banyak soal ini.

Produsen barang kebutuhan sehari-hari ini juga berniat membagi dividen tunai dari laba bersih tahun lalu. Nilai dividen yang dibagi mencapai Rp 344 per saham.

Dengan demikian, UNVR membagikan seluruh laba bersih sebagai dividen. "Final pay out ratio sebesar 100% dari laba bersih, atau Rp 3,38 triliun," ungkap Maurits.

'Speculative Buy' ADRO, Daya Tawar Kuat

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Laju saham ADRO, Jumat (20/5) diprediksi menguat. Secara teknikal tampak jelas bargaining position di saham ini sangat kuat sehingga berpeluang tembus Rp3.425. Speculative buy!

Pengamat pasar modal dari Capital Bridge Indonesia Aji Martono mengatakan, potensi penguatan saham PT Adaro Energy (ADRO) akhir pekan ini salah satunya karena faktor teknikal. Menurutnya, meski pergerakannya memang agak lamban tapi volume perdagangan dalam dua hari terakhir, menunjukkan minat beli yang cukup berlebih di saham ini.

Karena itu, Aji menegaskan, akumulasi saham ADRO masih cukup layak bagi investor. Dia melihat, saham batu bara ini berpeluang bergerak dan menembus level tertingginya Rp2.425 dari level Rp2.375 pada penutupan kemarin. “ADRO berpeluang bergerak dalam kisaran support Rp2.275 dan resistance Rp2.475,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (19/5) malam.

Pada perdagangan Kamis (19/5) saham ADRO ditutup menguat Rp25 (1,06%) menjadi Rp2.375 dibandingkan sebelumnya di level Rp2.350. Harga intraday tertingginya mencapai Rp2.400 dan terendah Rp2.350. Volume transaksi mencapai 75,9 juta unit saham senilai Rp179,6 miliar dan frekuensi 3.007 kali.

Lebih lanjut dia menjelaskan, aksi akumulasi, secara teknikal sangat jelas akan terjadi pada perdagangan akhir pekan ini. Artinya, bargaining position masih terjadi di saham ini meskipun hari ini merupakan akhir pekan di mana biasanya transaksi rawan profit taking. “Karena itu, kemungkinan penguatan ke depan masih mungkin terjadi di saham ADRO,” tandas Aji.

Dari sisi fundamental, saham ADRO masih punya ruang untuk menguat. Sebab, fundamental emiten ini sangat mumpuni. Apalagi, laporan keuangan emiten ini untuk kuartal I/2011 dirilis positif.

ADRO mencatat laba bersih sebesar US$108,9 juta pada triwulan I/2011 atau naik 11,7% dibandingkan pada periode yang sama 2010. “Karena itu, ADRO layak dengan target harga Rp3.200 per saham dan sekaligus saham ini masih murah untuk diakumulasi,” timpalnya.

Situasi itu juga mendapat dukungan dari kenaikan harga minyak mentah dunia ke level US$100,21 per barel. Sebab, substitusi dari pergerakan harga minyak mentah dunia adalah sektor batu bara.

“Bargaining batu bara juga akan terjadi sehingga mengerek naik harganya,” ucapnya. Kondisi itu akan membawa dampak positif secara tidak langsung bagi saham-saham batu bara termasuk ADRO.

Aji merekomendasikan pelaku pasar meraih capital gain untuk jangka pendek di saham ADRO dengan pola speculative buying. “Tapi, untuk jangka menengah panjang, lebih baik buy position untuk saham ini,” imbuh Aji. [mdr]

Elnusa berharap, BI beri sanksi Bank Mega

Elnusa berharap, BI beri sanksi Bank Mega
JAKARTA. Perselisihan antara PT Elnusa Tbk (ELSA) dengan PT Bank Mega Tbk semakin memanas. Setelah resmi menggugat secara perdata bank milik konglomerat Chairul Tandjung itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Elnusa meminta mediasi Bank Indonesia (BI) untuk menyelesaikan sengketa ini.

Kuasa Hukum Elnusa Dodi S. Abdulkadir mengungkapkan, hari ini (20/5), Elnusa mengirimkan surat permohonan kepada BI. Isinya tak lain permintaan agar BI memberikan sanksi kepada Bank Mega atas "kelalaian" yang mengakibatkan deposito Elnusa senilai Rp 111 miliar dibobol. "Berikan sanksi sesuai hukum perbankan dan kembalikan dana Elnusa," ujar dia, kemarin (19/5).

Elnusa berkukuh, raibnya duit deposito tersebut merupakan tanggung jawab Bank Mega. Alasan Elnusa, sebagai bank, Bank Mega memiliki divisi manajemen risiko yang bertugas mengecek keaslian dokumen pencairan dana yang menjadi pangkal sengketa tersebut. "Berdasarkan bukti yang ada, kami tidak pernah menarik dana selain Rp 50 miliar, jadi seharusnya Rp 111 miliar itu masih ada," tandas Dodi.

Pelaporan ke otoritas perbankan ini merupakan upaya lanjutan setelah dua emiten ini tidak menemukan titik temu. "Kami sama-sama mempertahankan persepsi masing-masing," kata Direktur Utama ELSA Suharyanto.

Elnusa berkeras menyatakan, jenis deposito miliknya adalah deposito berjangka. Sebaliknya, Bank Mega bersikukuh, deposito Elnusa merupakan deposito on call. Kasus ini juga menyeret dua pejabat dua korporasi tersebut, yakni Kepala Cabang Bank Mega Jababeka Cikarang Itman Harry Basuki, dan Direktur Keuangan Elnusa Santun Nainggolan.

BI sendiri telah menegaskan posisinya. BI tidak mengambil peran sebagai mediator bagi keduanya dalam kasus ini. "BI itu sebagai apa? Kami hanya pengawas bank. Kalau masalah dana, terserah mereka saja," tutur Difi A. Johansyah, Pelaksana tugas Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI (Harian KONTAN, 18 Mei 2011). Asal tahu saja, bukan sekali ini Elnusa meminta bantuan mediasi dari BI.

Elnusa mengaku belum mengantisipasi kemungkinan terburuk jika duit mereka tidak kembali. "Kami optimis uangnya kembali," ujar Suharyanto.

Pejabat sementara Direktur Keuangan Elnusa Lucy Sycilia bilang, dana itu merupakan bagian dari kebutuhan dana kegiatan operasional selama tiga bulan. Per bulan, perseroan memerlukan sekitar Rp 38 miliar untuk membiayai operasional. "Hingga April 2011 kas kami ada Rp 740 miliar, jadi tidak masalah," tutur dia.

Dana tersebut termasuk kategori dana cadangan. Penempatannya selama ini disesuaikan dengan kebutuhan. Jika kebutuhan operasional tengah tinggi, dana cadangan akan banyak ditempatkan pada rekening giro di bank. Jika tidak, dana ditempatkan di deposito berjangka.

Reminder Cum Dividen AALI,BBLD,TOTL 20/05/2011

Hari ini 20 May 2011 adalah Cum Date untuk pelaksanaan kegiatan Corporate Action sebagai berikut:

No.

Kode Efek

Nama Efek

Jenis Kegiatan

1.

AALI

ASTRA AGRO LESTARI Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 640.- per saham

2.

BBLD

BUANA FINANCE Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 35.- per saham

3.

TOTL

TOTAL BANGUN PERSADA Tbk

Dividen Tunai Rasio Rp 14.67.- per saham

Wow, bursa Asia bergerak liar pagi ini!

Wow, bursa Asia bergerak liar pagi ini!
TOKYO. Mayoritas saham di bursa Asia bergerak volatil. Sejumlah saham pertambangan mengalami penurunan setelah harga minyak dan baja melorot di New York. Sentimen tersebut membayangi data ekonomi AS tentang penurunan klaim pengangguran AS.

Pada pukul 09.50 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1% menjadi 134,82. Kenaikan bursa Asia ini terjadi setelah indeks kawasan regional keluar masuk zona merah selama lima kali.

Sejumlah saham yang mempengaruhi pergerakan bursa Asia antara lain: BHP Billiton Ltd turun 1,5%, Tokyo Electric Power Co anjlok 6,2%, dan Hyundai Heavy Industries Co naik 1,8%.

"Ekspektasi terhadap outlook perekonomian kian membaik. Kendati begitu, stabilnya pergerakan yen dan kenaikan bursa saham AS menjadi sentimen positif bagi pasar," jelas Norikazu Kitta, strategist Nikko Cordial Securities Inc.

LPKR Semakin Merajai Mal Indonesia

INILAH.COM, Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) semakin kuat menjadi pemain di bisnis mal di Indonesia dengan menguasai Lippo Mapletree Indonesia Retail Trust (LMIRT).

Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak 1,45 miliar lembar saham. Aset LPKR menjadi US$4 miliar atau senilai Rp34 triliun dalam 3-4 tahun. Risiko perseroan juga sudah dinilai semakin menurun. Sahamnya diperkirakan akan memiliki level support di 650.

Pada perdagangan kemarin saham LPKR turun Rp70 ke Rp680 dengan volume mencapai 362.765 saham senilai Rp125,06 miliar sebayak 2.933 kali transaksi.

Krakatau Steel Jadi Basis Industri Baja

SERANG - Wakil Presiden Boediono mengaku optimistis PT Krakatau Steel Tbk (KS) akan bisa menjadi basis industri baja nasional. Untuk bisa mewujudkan itu, pembangunan pabrik baja patungan Krakatau Steel dengan Posco Korea Selatan memerlukan dukungan semua pihak.

Boediono mengatakan prospek pabrik baja ke depan akan sangat bagus,terutama KS yang akan menjadi ujung tombak baja nasional. “Upaya untuk membuat basis industri baja dapat terlaksana,” kata Wakil Presiden Boediono saat meninjau lokasi rencana pemancangan tiang pembangunan pabrik baja patungan PT Krakatau Steel dengan Posco Korea Selatan di Cilegon.

Dalam peninjauan itu, Boediono tiba di kawasan KS sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung meninjau lokasi rencana pemancangan tiang pertama pembangunan proyek PT Krakatau Posco yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 1 Juli 2011 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Setelah meninjau lokasi rencana pemancangan pabrik baja tersebut yang berlokasi di Desa Kubangsari Ciwandan Kota Cilegon, selanjutnya Wapres yang didampingi Meneg BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Perindustrian MS Hidayat mendapatkan penjelasan mengenai rencana peningkatan kapasitas perusahaan secara keseluruhan dari Direktur Utama PT KS Fajwar Bujang.

Direktur Utama KS Fajwar Bujang mengatakan, investasi Krakatau Steel dan Krakatau Posco merupakan inveatasi strategis dengan dampak yang cukup besar bagi perekonomian nasional.“Dampak lanjutan implementasi akan mendorong investasi lebih lanjut pada industri hilir seperti industri perkapalan, otomotif manufaktur dan industri alat berat,” kata Fajwar.

Dalam presentasinya Fajwar menyampaikan kegagalan investasi akan berdampak buruk bagi investasi asing di Indonesia. Untuk itu, dukungan investasi diperlukan dari berbagai instansi pemerintah, pelaku industri dan masyarakat. “Saya berharap dapat diterbitkan Keputusan Presiden untuk proyek pengembangan Krakatau Steel khususnya Krakatau Posco,” paparnya. (teguh mahardika)
(Koran SI/Koran SI/wdi)

Minyak Dunia Mahal, Elnusa Tingkatkan Eksplorasi

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Elnusa Tbk mengaku kenaikan harga minyak dunia ikut mendongkrak kinerja perseroan, baik dari sisi ekplorasi maupun produksi.

"Kenaikan harga minyak dunia buat kami baik, sebab tingginya harga minyak membuat kegiatan wpnb di BP Migas menjadi meningkat baik kegiatan eksplorasi maupun produksi," ungkap Direktur Utama Elnusa, Waluyo di
Jakarta, kemarin.

Sementara terkait raibnya uang perseroan sebesar Rp 111 miliar apakah menganggu keuangan perseroan dirinya menegaskan tidak terganggu. "Meski dana perseroan kami ada yang hilang, namun posisi uang kas kami hingga akhir April 2011 ini masih Rp 740 miliar," tukas dia.

Seperti diketahui hingga akhir tahun 2011 perseroan menargetkan pendapatan usaha Rp5,28 triliun. Adapaun proyeksi angka tersebut ditargetkan mayoritas diperoleh dari segmen integrated upstream services sebesar Rp3,03 triliun dengan porsi target masing-masing Rp1,79 triliun dari integrated service Rp700,81 miliar dari integrated drilling service dan Rp503,27 dari integrated oilfiled service.

Sementara dari segmen downstrem services dan suporting upstream services ditargetkan masing-masing Rp1,73 triliun dan Rp464,70 miliar. [hid]

MEDC jajaki pembangunan PLTG 120 MW di Batam

JAKARTA. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) tengah menjajaki pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Batam untuk membantu penambahan pasokan listrik di wilayah tersebut.

"Kami akan bangun PLTG di Batam dengan sumber gas dari block West Natuna. Produksinya nanti sekitar 120 megawatt," ujar Direktur Utama MEDC Lukman Mahfoedz, Kamis (19/5).

Saat ini, MEDC sudah mengoperasikan 60% kebutuhan listrik di Batam dengan kapasitas 160 megawatt.

Namun, Lukman belum dapat membeberkan nilai proyek tersebut. "Sekarang masih dalam tahap studi dan perundingan dengan kontraktor serta operator terkait," jelasnya.

Tahun lalu, MEDC mengantongi perpanjangan tiga kontrak kerjasama. Ketiganya adalah Blok Bawean, Blok A di Nanggroe Aceh Darussalam, dan Blok South&Central Sumatra. Blok Bawean dan Sumatra sudah berproduksi. Sementara itu, di Blok A MEDC masih melakukan pengembangan. Blok A direncanakan berproduksi pada 2013.

Saat ini produksi MEDC sekitar 57.000 barrel oil equivalent per hari. Perseroan menargetkan pada 2014 dan 2015 produksi bisa meningkat menjadi 70.000 barrel oil equivalent per hari dan 90.000 barrel oil equivalent per hari.

Lukman menuturkan nilai proyek-proyek MEDC yang bakal rampung dalam empat tahun mendatang bisa mencapai US$ 1,2 miliar.

Industri reksadana hadapi tantangan berat tahun ini

Industri reksadana hadapi tantangan berat tahun ini
JAKARTA. Industri reksadana menghadapi tantangan tak ringan di tahun ini. Penjualan produk investasi ini terancam berjalan pelan setelah Bank Indonesia (BI) membekukan unit bisnis wealth management di 23 bank awal bulan ini. Pemasaran produk reksadana terkena getah sanksi pengawas perbankan itu.

Banyak bank pemasar reksadana memilih tiarap untuk sementara alias tidak menerima produk baru dari para manajer investasi (MI). "Sanksi itu akan berefek terhadap pertumbuhan industri reksadana tahun ini," kata John D. Item, Presiden Direktur Danareksa Investment Management (DIM), Kamis (19/5).

Ia mencontohkan, Danareksa sempat merilis produk baru berjenis reksadana terproteksi. Namun, "Ada bank yang tidak mau (memasarkan) karena menunggu interpretasi (aturan) BI," ujar dia. Praktis, distribusi produk baru DIM menjadi tertunda.

Karma P. Siregar, Vice President Bussiness Alliance Batavia Prosperindo Asset Management, berujar setali tiga uang dengan John. Batavia berniat meluncurkan produk reksadana terproteksi anyar Juni nanti. "Tapi, durasi perizinannya lama di BI, lebih lama dari biasanya," kata dia.

Berdasar aturan yang berlaku selama ini, setiap produk baru yang dipasarkan oleh bank harus mendapat persetujuan BI. Sejak ada kebijakan pembekuan kegiatan 23 wealth management, pengurusan izin pemasaran oleh bank menjadi lebih lama.

Padahal, banyak MI yang mengandalkan penjualan produk melalui bank. Di Danareksa misalnya, 50% dari penjualan produk mereka bukukan melalui 14 bank. "Kami malah 100% distribusi produk melalui bank," imbuh Karma.

Edward Lubis, Direktur Bahana Asset Management, juga mengeluhkan hal yang sama. Bahana terpaksa mengurungkan rencana merilis produk reksadana baru mereka yang berjenis reksadana terproteksi Mei ini karena banyak bank yang terkena sanksi BI. "Sebanyak 30% produk kami terjual melalui bank," kata dia.

Sejatinya, para MI bisa menggarap potensi nasabah lama wealth management. Mengingat, kebijakan BI sebatas larangan penambahan nasabah baru. Maka itu, MI optimistis, prospek pertumbuhan reksadana belum habis.

Untuk reksadana saham, Danareksa optimistis pertumbuhannya bisa mencapai 18% tahun ini. "Kami berharap masalah ini segera selesai. Kami khawatir, regulator mematikan semut dengan bom, bahaya dampaknya untuk industri," tandas John.

Ancaman pesaing

Tekanan industri reksadana juga datang dari pasar saham. "Saham lesu padahal bobot terbesar di reksadana saham," kata John. Reksadana saham mencapai 36,23% dari nilai total nilai aktiva bersih reksadana. Di sisi lain, para MI juga harus menghadapi kian kompetitifnya para pesaing. "Bank Pembangunan Daerah semakin agresif menawarkan bunga deposito tinggi sehingga investor banyak yang tertarik menempatkan dananya di sana daripada membeli reksadana," ucap John.

Sedangkan dengan perusahaan asuransi, MI kalah dalam pemasaran. Bank cenderung lebih senang memasarkan unitlink karena fee yang mereka terima lebih besar ketimbang memasarkan reksadana. "Batas fee ini belum diatur oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan," imbuhnya.

Bergerak mix, bursa Jepang keluar masuk zona hijau

Bergerak mix, bursa Jepang keluar masuk zona hijau
TOKYO. Saham-saham di bursa Jepang pagi ini bergerak mix-up. Indeks acuan Nikkei terlihat keluar masuk zona hijau.

Pada pukul 09.27 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,2% menjadi 9.641,48. Sebelumnya, indeks Nikkei sempat turun 0,1%. Sementara itu, indeks Topix turun 0,1% menjadi 831,15.

Sejumlah saham yang mempengaruhi pergerakan bursa Jepang diantaranya: Takeda yang naik 0,7%, Mitsubishi Corp turun 0,7%, dan Tokyo Electric Power Co turun 5,9%.

Profit Taking Ancam IHSG!

Ilustrasi
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi oleh aksi profit taking di tengah sentimen positif dan negatif yang mempengaruhi pergerakan IHSG pada akhir pekan ini. IHSG pun dprediksikan cenderung bergerak mixed pada perdagangan kali ini.

"IHSG kali ini berada dikisaran support 3.840 dan resistance di 3.880," ungkap Reserch Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Jumat (20/5/2011).

Adapun sentimen positif yang menanungi pergerakan IHSG pada kali ini yaitu menguatnya harga komoditas dan juga bursa regional. Harga emas bergerak tipis sementara harga perak mulai bergerak naik. Sebelumnya harga emas ini mengalami kenaikan akibat melemahnya dolar Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (19/5/2011) harga emas di pasar spot stabil USD1.496 per ounce, sedikit berubah dari yang sebelumnya USD1.496,60. Untuk harga perak di pasar spot naik 1,6 persen menjadi USD35,58 setelah mengalami kenaikan tiga persen pada sesi sebelumnya.

Adapun saham-saham pilihan kali ini diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Intraco Penta Tbk (INTA), dan PT Budi Acid Jaya Tbk (BUDI).

Seperti diketahui, IHSG, pada penutupan perdagangan Kamis (19/5/2011) menguat 19,6 poin atau 0,5 persen ke 3.859,81. Sementara LQ45 naik 4,85 poin atau 0,7 persen menjadi 689,38.

(wdi)

Rekor IHSG Mulai Goyah

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 19 poin dan berhasil mengukir rekor baru di 3.859,810. Penguatan saham-saham bank memiliki andil paling besar dalam raihan rekor baru ini.

Pada perdagangan, Kamis (19/5/2011), IHSG menanjak 19,601 poin (0,51%) ke level 3.859,810. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,853 poin (0,70%) ke level 689,378.

Setelah menembus rekor tertinggi, posisi IHSG kini rawan profit taking, meski dorongan sentimen positif dari penguatan global masih ada. IHSG pada perdagangan Jumat (20/5/2011) diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat tipis.

Tadi malam bursa Wall Street ditutu menguat meski sempat ada data perekonomian negatif yang keluar. Saham Linkedln meraup sukses pada debut perdananya di pasar saham.

Pada perdagangan Kamis (19/5/2011), indeks Dow Jones ditutup menguat 45,14 poin (0,36%) ke level 12.605,32. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 2,92 poin (0,22%) ke level 1.343,60 dan Nasdaq menguat 8,31 poin (0,30%) ke level 2.823,31.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Kresna Sekuritas:

IHSG kembali mencetak rekor baru meskipun diperdagangkan dalam rentang yang sempit. IHSG masih berpeluang untuk mencetak rekor baru dan diperkirakan bergerak di kisaran 3,820-3,890 dengan TLKM dan PTBA sebagai saham pilihan

Panin Sekuritas:

IHSG berhasil melanjutkan kenaikan besar yang terjadi sehari sebelumnya. Naiknya IHSG kemarin dipengaruhi oleh menguatnya harga komoditas dan juga bursa regional. Ekspektasi akan berlanjutnya kebijakan suku bunga rendah oleh The Fed dan permintaan komoditas yang meningkat dari China menjadi sentimen positif bagi bursa regional. Disisi lain pergerakan bursa regional juga dipengaruhi oleh kekhawatiran akan dampak resesi Jepang. Sementara untuk hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed terbatas ditengah ancaman aksi ambil untung. Kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.840-3.880. Saham pilihan : BBRI, INTA, BUDI.

eTrading Securities:

IHSG kemarin ditutup naik 19.6 point (+0.51%) ke level 3,859.81 menyusul spekulasi yang beredar mengenai kemungkinan naiknya rating utang Indonesia pada tahun ini. Dalam perdagangan hari ini tercatat sebanyak 18.6 juta lot transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp 8.1 triliun dimana hampir seluruh sektor mengalami penguatan kecuali sektor consumer, property, infrastructure dan trade. Sebanyak 112 saham mengalami penguatan, 122 saham mengalami penurunan, 81 tidak mengalami perubahan dan 129 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa hari ini a.l. ASII, BBRI, BMRI, BBCA dan ITMG sementara yang menjadi pemberat bursa hari ini a.l. TLKM, LPKR, UNTR, EXCL dan PLIN. Asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 666.3 miliar pada pasar reguler dengan saham yang paling banyak dibeli adalah BBRI, BMRI, ADRO, ASII dan SMGR. Rupiah sendiri kembali melanjutkan penguatan terhadap US$ dengan naik 10 point ke level Rp8,553 per US$ menyusul sinyal dari pemerintah AS yang mengisyaratkan tidak akan merubah tingkat suku bunganya.

Secara teknikal, perlu diwaspadai adanya aksi profit taking melihat candlestick IHSG yang telah menembus garis upper bollinger band. Sementara dilihat dari pergerakan indkator stochastic dan RSI tampak masih bergerak uptrend mencoba memasuki area overbought. Pada perdagangan hari ini (19/5), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,824-3,879 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BMRI, PTBA, dan PGAS.

(qom/qom)

Masih Ada Peluang di Saham Bank

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Penguatan indeks harga saham gabungan Kamis (19/5) tak lepas dari peran saham-saham sektor perbankan. Hampir seluruh saham bank besar mengalami kenaikan.

Tengok saja harga saham PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Central Asia (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI), semuanya menguat. Menariknya, banyak pelaku pasar yakin, saham perbankan masih menjanjikan gain di masa depan. Optimisme itu muncul lantaran hilangnya kekhawatiran terjadi inflasi tinggi tahun ini. Apalagi, Maret dan April malah terjadi deflasi.

Dengan begitu bisa dipastikan tingkat suku bunga perbankan tidak akan mengalami kenaikan yang berarti. “Rendahnya tingkat bunga akan membuat bisnis bank semakin cerah,” kata seorang analis. Makanya, ia belum mengubah prediksinya bahwa tahun ini pertumbuhan kredit dan laba bersih yang diraih perbankan akan berkisar 20-25%.

Lantas bagaimana dengan nasib saham-sahamnya? Dengan adanya tambahan laba bersih sebesar Rp1,5 triliun dari penjualan saham Garuda Indonesia, plus ekspansi kredit yang dilakukan, diprediksi Bank Mandiri tahun ini akan mencatatkan laba sangat besar. Bahkan, ada yang meramalkan keuntungan bank terkaya di Tanah Air ini akan melewati prestasi yang dicapai BRI.

Jadi tak aneh kalau Kim Eng Securities, dalam risetnya, mematok harga BMRI di level Rp8.500. Nah, jika dibandingkan dengan harga yang terbentuk saat ini (19/5) berarti efek ini masih memiliki potensi penguatan 17%.

Potensi yang tak kalah menariknya tersimpan di saham BBRI. Sebagai bank yang memiliki jaringan paling luas, BBRI dipastikan akan mampu menaikkan kreditnya secara signifikan. Dan sahamnya diprediksi akan segera menuju Rp7.200.

BBCA juga menawan. Tahun ini kreditnya diperkirakan akan tumbuh 21% menjadi Rp181 triliun. Otomatis laba bersih yang diraihnya pun bakal melonjak. Saham ini, diperkirakan bakal segera naik ke Rp7.800.

BBNI juga memiliki peluang yang besar untuk menguat. Saham bank yang diprediksi tahun ini akan meraih laba bersih Rp5 triliun ini dalam waktu dekat akan menanjak ke Rp4.200. [mdr]

Wallstreet Positif Didukung IPO Linkedln

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Amerika Serikat ditutup positif pada perdagangan saham Kamis (19/5) didukung penawaran umum saham perdana Linkedln.

Data ekonomi menggambarkan aktifitas pabrik melambat di wilayah mid-Atlantic dan penjualan perumahan turun pada minggu ini, dan klaim jobless masih sesuai track untuk pemulihan.

Saham Linkedln Corp naik lebih dari dua digit dari harga penawaran umum saham perdana. Sahan Linkedln sempat menyentuh level US.121,97 atau naik 171%, dan harga ini di atas penawaran umum saham perdana sebesar US$45. Saham ini ditutup di level US$94,25 atau naik 110%.

Indeks Dow Jones naik 45,14 poin atau 0,36% ke level 12.605,32. Indeks S&P 500 naik 2,92 poin atau 0,22% ke level 1.343,60. Indeks Nasdaq naik 8,31 poin atau 0,30% ke level 2.823,31.

Investor memindahkan investasi ke area sektor defensif di pasar saham seperti perawatan kesehatan dan utilities, di mana sektor itu kurang sensitif terhadap pelemahan pasar saham.

Saham semiconductor turun setelah Goldman Sachs memotong rating Intel Corp. Selain itu, rating Applied Materials juga berada di posisi terendah. Saham Intel turun 1,4% ke level US$23,54 dan saham Applied Materials turun 1,2% ke level US$14,33. Indeks semiconductor PHLX turun 0,9%.

Saham, obligasi, emas dan euro diharapkan turun pada tiga bulan setelah The Fed mengakhiri program pembelian obligasi atau quantitative easing kedua.

Volume perdagangan saham sebesar 6,2 miliar saham di bursa saham New York Stock Exchange, NYSE Amex dan Nasdaq dibandingkan rata-rata sebesar 8,4 miliar tahun lalu. [ast]

Inilah Saham Penggerak Bursa AS, Kamis (19/5)

Headline
INILAH.COM, New York- Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (19/5). Saham apa saja yang menjadi penggeraknya?

Beberapa saham yang menguat antara lain :

LinkedIn Corp menguat lebih dari dua kali lipat dan ditutup pada US$ 94,25. Saham situs jaringan profesional ini baru memulai debutnya di pasar.

PetSmart Inc naik 7,6% setelah jaringan toko hewan peliharaan melaporkan laba kuartal pertama di atas ekspektasi Wall Street.

Syneron Medical Ltd, saham terdaftar di AS, naik 6,3% setelah perusahaan perlengkapan kosmetik Israel melaporkan pendapatan kuartal pertama di atas ekspektasi.

Toro Co naik 5,1% setelah produsen peralatan perawatan rumput menaikkan proyeksi laba 2011.

Saham-saham yang melemah antara lain :

Advanced Auto Parts Inc turun lebih dari 10%, sehari setelah pengecer bagian otomotif melaporkan hasil kuartal pertama yang mengecewakan.

Big Lots Inc turun 10,5%, sehari setelah The Wall Street Journal melaporkan pengecer diskon ini memutuskan untuk tidak menjual sahamnya.

Buckle Inc jatuh 14% setelah produsen merchandise ini melaporkan pendapatan kuartal pertama di bawah perkiraan Wall Street.

Casual Male Retail Group Inc turun 6,6% setelah peritel besar untuk pakaian pria itu melaporkan laba kuartal pertama di bawah estimasi.

Country Style Cooking Restaurant Chain Co, yang terdaftar di bursa AS, turun 30% setelah operator gerai makanan cepat saji di China melaporkan laba kuartal pertama di bawah ekspektasi.

Smart Technologies Inc yang terdaftar di AS juga turun hampir 28%, setelah pembuat white-board digital memproyeksikan penurunan 5% dari pendapatan fiskal 2012.

Williams-Sonoma Inc turun 4,8% setelah penjual perabot rumah mewah melaporkan hasil kuartalan. [ast]

Kepala Tepco Jepang Mengundurkan Diri

Headline
INILAH.COM, Tokyo – Kepala utilitas Tokyo Electric Power Co (Tepco) Masataka Shimizu akan mengundurkan diri untuk bertanggung jawab atas kerugian dalam tahun fiskal lalu, menyusul kecelakaan di pabrik nuklir Fukushima Daiichi.

Hal ini diungkapkan Yomiuri Shimbun, Jumat (20/5). Auditor untuk perusahaan, Katsutoshi Chikudate kemungkinan besar akan menggantikan Shimizu.

Jurubicara Tepco mengatakan perusahaan berencana mengumumkan perubahan personel beserta pendapatan untuk tahun fiskal yang berakhir Maret, pada 0600 GMT atau 13.00 WIB. [ast]

Akhir Pekan, Pilih Saham Unggulan

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Indonesia pada perdagangan Jumat (20/5) diperkirakan akanmelanjutkan penguatan. Saham unggulan bisa jadi pilihan akhir pekan ini.

Analis BNI Sekuritas Andri Zacharias mengatakan, setelah berhasil tembus 3.849, IHSG masuk trend jangka menengah bullish uptrend, dengan target level tertinggi baru di kisaran 3.923.

"Tapi kenaikan ini masih dalam tahap akumulasi karena saham-saham komoditas masih cenderung konsolidasi," ujarnya kepada INILAH.COM. Menurutnya, saham komoditas terganggu pola kenaikannya karena penguatan rupiah dan turunnya harga-harga komoditas.

Sementara dari aspek fundamental domestik tidak ada katalis negatif karena trend deflasi diperkirakan masih berlanjut hingga kuartal III. Market pun berekspektasi suku bunga turun, terlihat pada penurunan yield Surat Utang Negara (SUN) jangka pendek yang sudah di 5%.

"Artinya pemerintah menilai dalam jangka pendek tidak ada risiko inflasi," ucapnya. Dengan potensi turunnya tingkat suku bunga dan apresiasi rupiah, saham-saham konsumsi menjadi motor apresiasi indeks lebih lanjut.

Di tengah situasi ini, Andri merekomendasikan saham-saham unggulan seperti Astra International (ASII) dengan target harga Rp63.500, kemudian Gajah Tunggal (GJTL) dan Indofood Sukses Makmur (INDF), masing-masing dengan target harga Rp3.300 dan Rp6.300.

Saham lain yang juga disarankan berasal dari sektor perbankan, seperti Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Negara Indonesia (BBNI), dengan target harga masing-masing Rp7.350, Rp6.650 dan Rp4.175.

Pada perdagangan Kamis (19/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 19,601 poin (0,51%) ke level 3.859,810. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 9,333 miliar lembar saham, senilai Rp 8,11 triliun dan frekuensi 130.649 kali. Sebanyak 95 saham naik, 131 saham turun, dan 88 saham stagnan.

Penguatan bursa domestik didukung aksi beli asing, yang mencatatkan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp30 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli mencapai Rp2,647 triliun dan transaksi jual sebesar Rp2,616 triliun. [mdr]

Pelemahan yen atas euro dan dollar sudah terjadi selama lima hari berturut-turut

Pelemahan yen atas euro dan dollar sudah terjadi selama lima hari berturut-turut
TOKYO. Pergerakan yen pagi ini melemah terhadap euro. Dengan demikian, keoknya yen sudah terjadi selama lima hari berturut-turut. Pasar berspekulasi, Bank of Tokyo hari ini akan tetap mempertahankan kebijakan stimulus moneter untuk menyokong perekonomian setelah terjungkal ke jurang resesi.

Spekulasi itu diperkuat dengan pernyataan Perdana Menteri Naoto Kan yang memprediksi bank sentral akan tetap mempertahankan kebijakan penggelontoran stimulus.

"Bank of Japan diprediksi akan tetap memperloggar kebijakan moneter untuk menyokong pemulihan ekonomi pasca gempa. Sementara, rekan-rekannya di negara lain malah memperketat kebijakan," jelas Hitoshi Asaoka, senior strategist Mizuho Trust & Banking Co.

Pada pukul 09.35 waktu Tokyo, yen melemah ke posisi 116,88 per euro dari 116,79 di New York kemarin. Sedangkan dollar diperdagangkan di posisi US$ 1,4307 per euro dari US$ 1,4309 per euro. Sementara nilai tukar dollar atas yen berada di posisi 81,70 yen dari 81,61 yen.

Sekadar mengingatkan, perekonomian Jepang sepanjang kuartal I 2011 terjungkal ke jurang resesi setelah melorot 3,7%.

Restrukturisasi terhambat, modal kerja POLY seret

JAKARTA. Manajemen PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) harap-harap cemas menunggu apakah PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) akan menyetujui rencana restrukturisasi utang berjaminan sebesar US$ 284 juta. Restrukturisasi akan membuat keuangan POLY sehat.

"Pemerintah mengkaji kemungkinan rencana restrukturisasi setelah menghentikan upaya penjualan lewat lelang aset di akhir 2010," kata V Ravi Shankar, Presiden Direktur POLY, Kamis (19/5).

Tanpa restu PPA, unit usaha eks Texmaco Grup itu sulit mendapat pinjaman. Tahun ini, sebagian besar modal kerja POLY masih ditalangi pemegang saham terbesarnya Damiano Investment. Dari kebutuhan modal US$ 20 juta, manajemen mengaku, pemegang saham hanya bisa menyediakan maksimal US$ 11 juta. "Sisanya tergantung restrukturisasi," kata Ravi.

Manajemen sudah menyiapkan beberapa rencana kerja, seperti memperbesar kapasitas produksi fiber. Perusahaan yang memproduksi poliester ini juga ingin memperbesar porsi kain kebutuhan khusus (speciality) dari 8% menjadi 30% di 2012. "Cost speciality lebih besar, tapi harga penjualan lebih tinggi," kata Ravi.

Manajemen khawatir, Damiano akan kesulitan menyediakan dana dalam kondisi global yang lesu. "Kalau itu tidak bisa dihindari, kami akan dinyatakan pailit," ujar Ravi.

Penggunaan poliester yang semakin booming membuat manajemen POLY gemas karena tidak leluasa berekspansi. "China yang dulu importir, kini memegang pangsa pasar terbesar dunia," kata Ravi.

Tahun ini, POLY berhadapan dengan tantangan penurunan harga kapas dan kompetitor poliester. Ini memaksa POLY menurunkan margin yang pernah naik tinggi di 2010. "Kemungkinan akan ada penurunan 15% - 20% di kuartal kedua," kata Ravi. Namun, manajemen POLY berharap permintaan yang tinggi membantu mereka mempertahankan penjualan pada tahun ini.

Setelah anjlok dalam, investor kembali berinvestasi minyak

Setelah anjlok dalam, investor kembali berinvestasi minyak
SYDNEY. Kontrak harga minyak dunia pagi ini melesat di New York. Investor berspekulasi, penurunan harga minyak kemarin terlalu besar. Selain itu, besarnya penurunan pengajuan klaim pengangguran AS yang di atas estimasi memberikan sinyal kalau permintaan minyak di Negeri Paman Sam itu akan mengalami kenaikan.

Pagi ini, kontrak harga minyak naik 0,6%. Kemarin, harga minyak mengalami penurunan sebesar 1,6%. "Market saat ini sedang terbelah mengenai data ekonomi dari AS. Harga minyak tengah mengalami konsolidasi sepanjang minggu ini," jelas Jonathan Barratt, managing director of Commodity Broking Services Pty di Sydney.

Catatan saja, kontrak harga minyak untuk pengantaran Juli di New York Mercantile Exchange naik 55 sen menjadi US$ 99,48 per barel tadi pagi. Pada pukul 10.14 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di level US$ 99,35 per barel.

Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran Juli naik 0,2% menjadi US$ 111,62 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Kemarin, kontrak yang sama turun 88 sen menjadi US$ 111,42 per barel, level terendah sejak 17 Mei lalu.

Investor harus mewaspadai ambil untung

Investor harus mewaspadai ambil untung
JAKARTA. Bursa global diperkirakan masih menjadi motor penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat ini (20/5). Apalagi kemarin bursa Amerika ditutup hijau. Hal ini bisa membuat IHSG bisa bergerak positif. "Kalau Dow Jones negatif, indeks mungkin konsolidasi," kata Hendri Effendi, Analis Citi Pacific Securities.

Secara teknikal, Hendri melihat, IHSG masih berpeluang menguat meski telah menoreh rekor tertinggi. Namun, sementara sentimen dari dalam negeri sudah minim.

Wisnu Karto, Analis Riset dari eTrading Securities menyarankan investor mewaspadai aksi ambil untung. "Candlestick sudah keluar dari garis upper bollinger," kata dia.

Menurut Wisnu, indeks akan bergerak di kisaran 3.824-3.879. Sedang Hendri melihat peluang pergerakan di support 3.800-3.830 serta resistance 3.889-3.900.

Indeks mencetak rekor, kemarin, dengan menguat 0,51% menjadi 3.859,81, Kedua analis menyebut bursa regional sebagai pendorong IHSG.

Rupiah juga diperkirakan akan melanjutkan penguatan terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini. Kepala Riset Askap Futures Wahyu Tribowo Lasono memprediksi, rupiah akan bermain di level awal Mei yaitu Rp 8.520 hingga Rp 8.560 per dollar AS.

Menurut dia, level rupiah relatif stabil ditopang fundamental ekonomi. "Meski dollar AS menguat, rupiah tidak banyak bergerak," kata Wahyu. Stabilnya kurs ini juga dialami oleh mata uang di pasar berkembang Asia.

Kemarin, rupiah kembali menguat sebesar 0,11% menjadi Rp 8.553 per dollar AS. Penguatan terdorong penguatan bursa regional dan derasnya arus masuk dana asing.

Ekspor Malaysia menopang harga CPO

JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menanjak empat hari berturut-turut. Kebangkitan harga CPO dipicu spekulasi meningkatnya permintaan atas komoditas tersebut.

Nilai kontrak harian CPO untuk pengiriman Agustus 2011 di Bursa Derivatif Malaysia, Kamis (19/5), sempat naik 0,78% menjadi RM 3.363 per ton atau US$ 1.110 per ton.

Ekspor CPO Malaysia meningkat 28% menjadi 533.419 ton selama 15 hari pertama di bulan Mei dibandingkan periode sama April lalu. "Meskipun ada prediksi bahwa pasokan CPO meningkat, ternyata ada pula faktor yang meredam lonjakan pasokan tersebut," ujar Lee Yeow Chor, Ketua Dewan Kelapa Sawit Malaysia di Kuala Lumpur, seperti dikutip Bloomberg, kemarin.

Keprihatinan terhadap kondisi cuaca di belahan bumi bagian utara diperkirakan akan mengurangi pasokan minyak nabati lainnya, seperti minyak kedelai. "Minyak kelapa sawit dan minyak kedelai merupakan barang substitusi di makanan dan bahan bakar," imbuh Lee.

Menurut Herry Setyawan, Analis Indosukses Futures, di saat komoditas energi seperti minyak dan batubara cenderung terkoreksi, komoditas pangan, semacam CPO, tetap dalam tren menanjak.

Selain sebagai bahan baku pangan, minyak sawit juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar biodiesel. Maka itu, ketika harga minyak dan batubara tinggi, orang cenderung memilih biodiesel.

Di sisi lain, Indonesia sebagai pemasok terbesar CPO dunia, menghadapi kendala ekspor. Situasi ini mengancam persediaan minyak sawit di tingkat global semakin terkuras. "Masalahnya ada di bea ekspor Indonesia yang bisa digolongkan sangat tinggi," tutur Herry.

Harga CPO diprediksi terus naik hingga akhir semester pertama tahun ini. Apalagi, umat Islam sebentar lagi menyambut bulan Ramadhan. Momentum tersebut akan menambah permintaan minyak goreng yang notabene berasal dari olahan kelapa sawit. Oleh karena itu, Herry menebak, harga CPO terus menanjak ke US$ 1.150 per ton sampai akhir paruh pertama 2011.

"Harga minyak sawit akan didukung kuatnya permintaan global. Maka itu, harganya akan tetap di atas RM 3.000 per ton dalam beberapa bulan ke depan," tutur Lee.

BBRI tancapkan taji di sektor agrobisnis

BBRI tancapkan taji di sektor agrobisnis
JAKARTA. Bisnis PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kian berkembang. Bank yang identik dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ini melebarkan sayap ke sektor agrobisnis dengan mengakuisisi PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO).

Akuisisi atas 88,65% saham AGRO ini sudah tuntas pada bulan Maret lalu. Selanjutnya, BBRI akan menyasar UMKM yang bergerak di agrobisnis.

Tapi, analis Sinarmas Securities Jansen Kustianto memperkirakan, akuisisi AGRO tidak akan berdampak besar bagi kinerja BBRI. "Cabang yang dimiliki AGRO hanya 100-200 unit. Dalam setahun, BBRI sendiri bisa membuka cabang sebanyak itu," ujarnya, Kamis (19/5).

Aset AGRO pun terbilang mini. Per 31 Maret 2011 lalu, aset bank ini cuma Rp 3,41 triliun. Ini setara dengan 0,91% aset BBRI. Non performing loan (NPL) AGRO pun 9%, lebih tinggi dari NPL BBRI.

Kendati demikian, Jansen menilai, AGRO masih sehat. Loan to deposit ration (LDR) AGRO masih di bawah 100%. "Di bawah BBRI, performa AGRO bisa lebih baik karena ada support dari sisi permodalan, jaringan, dan tenaga ahli," kata Jansen.

Persaingan ketat

Akuisisi AGRO juga memungkinkan BBRI lebih efisien dalam berekspansi. Jansen menilai, dibanding membuka unit agrobisnis sendiri, BBRI lebih baik mengakuisisi bank yang sudah ada.

Tapi, ini bukan berarti BBRI bisa melenggang santai dalam berbisnis. Analis Ciptadana Securities Syaiful Adrian melihat persaingan di segmen UMKM makin ketat, terutama setelah Bank Mandiri mengumumkan niatnya masuk ke segmen ini.

Net interest margin (NIM) BBRI tahun ini ia perkirakan bakal susut 0,5%. "Karena persaingan ketat, kami tidak melihat alasan BBRI mempertahankan margin tinggi," tulis Syaiful dalam risetnya.

Selain itu, di kuartal satu 2011, NPL BBRI naik menjadi 3,05%. Namun, analis Samuel Sekuritas Joseph Pangaribuan menilai, tingkat NPL tersebut masih terkontrol. Joseph mencatat, kredit macet terbanyak terjadi di segmen kredit skala kecil dan komersial karena kesalahan manajerial.

Toh, para analis yakin, kinerja BBRI akan tumbuh tahun ini. Joseph menghitung price to book value (PBV) saham ini di 2011 akan mencapai 3,8 kali. PBV ini lebih tinggi dari rata-rata PBV sektor perbankan sebesar 2,8 kali.

Di kuartal I-2011 lalu, BBRI mencatat pendapatan bunga bersih Rp 8,17 triliun, naik sekitar 21,9% dari pendapatan bunga bersih di periode yang sama tahun lalu. Laba bersih BBRI juga naik lebih dari 50% menjadi Rp 3,26 triliun.

Syaiful memprediksi, pendapatan bunga bersih BBRI sepanjang tahun ini bisa mencapai Rp 35,71 triliun. Sedang laba bersih BBRI bisa mencapai Rp 14,16 triliun.

Tapi analis Mandiri Sekuritas Made Suardhini meramal pertumbuhan BBRI tidak akan sedahsyat tahun lalu lantaran LDR sudah tinggi. Ia memprediksi, laba bersih BBRI di 2011 Rp 11,76 triliun.

Syaiful dan Joseph sepakat merekomendasikan buy untuk BBRI. Target harga versi Syaiful dan Joseph masing-masing Rp 7.900 per saham dan Rp 7.600 per saham.

Made memasang rekomendasi netral dengan target harga Rp 6.750 per saham. BBRI, kemarin, menguat 3,15% menjadi Rp 6.550 per saham.

Aneka Tambang tingkatkan belanja modal jadi Rp 3,9 triliun

Aneka Tambang tingkatkan belanja modal jadi Rp 3,9 triliun
JAKARTA. Demi mendanai proyek-proyeknya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menaikkan belanja modal atawa capital expenditure (capex). Capex tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek besar Antam.

Awalnya, emiten pertambangan ini menetapkan capex 2011 sebesar Rp 3 triliun. Yang terbaru, "Capex tahun ini kami anggarkan US$ 400 juta atau sekitar Rp 3,9 triliun," kata Alwin Syah Loebis, Direktur Utama ANTM, Kamis (19/5).

Ada tiga proyek besar yang tengah dikerjakan ANTM, yaitu pembangunan pabrik feronikel di Halmahera, pembangunan pabrik chemical grade alumina (CGA) di Tayan dan modernisasi pabrik feronikel di Pomalaa.

Kebutuhan dana di proyek feronikel Halmahera mencapai US$ 1,6 miliar. Namun ANTM hanya menanggung US$ 1 miliar. Sisanya ditanggung mitra strategis Antam, yakni Eramet SA.

Saat ini, perusahaan pelat merah ini tengah mengkaji beberapa alternatif pendanaan untuk proyek tersebut, antara lain penerbitan obligasi dan pinjaman perbankan. Saat ini ANTM telah mendapat penawaran pinjaman dari 27 perbankan lokal, asing dan bank BUMN. "Masih kami kaji tawaran mana yang terbaik dengan bunga yang terendah," beber Alwin.

Sementara proyek modernisasi pabrik di Pomalaa akan menghabiskan dana US$ 450 juta. Proyek ini akan berlangsung sekitar dua tahun. Antam masih mengkaji sumber pendanaan proyek ini.

Untuk proyek CGA, ANTM sudah mendapat kesepakatan pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) senilai US$ 292,5 juta. ANTM juga sudah menggandeng bank Mitzuo.

Namun Antam belum bisa mencairkan pinjaman ini lantaran belum mendapat persetujuan menerbitkan corporate guarantee. "Kami masih belum dapat tanda tangan Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian," kata Bimo Setya Budhi, Sekretaris Perusahaan ANTM.

Tahun ini, Antam juga mulai masuk bisnis batubara. Peusahaan ini sudah mengakuisisi tambang batubara Sarolangun. Targetnya tahun ini Antam bisa memproduksi 700.000 metrik ton batubara berkalori rendah.

Data klaim pengangguran AS melorot lampaui prediksi, bursa AS bergairah

Data klaim pengangguran AS melorot lampaui prediksi, bursa AS bergairah
NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS ditutup melesat kemarin malam. Salah satu sentimen positif yang mendongkrak kinerja bursa AS diantaranya: data mengenai penurunan pengajuan klaim pengangguran yang lebih besar ketimbang prediksi sehingga mendongkrak optimisme mengenai pemulihan ekonomi global.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 naik 0,2% menjadi 1.343,60. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,4% menjadi 12.605,32.

Sejumlah saham mempengaruhi pergerakan bursa AS. Sebut saja LinkedIn Corp yang naik dua kali lipat pada hari pertama perdagangan atau initial public offering (IPO). Lantas, ada Thermo Fisher Scientific Inc yang melonjak 4,2% setelah sepakat membeli Phadia AB senilai US$ 3,5 miliar.

Namun, ada juga sejumlah saham yang mengalami penurunan seperti Intel Corp, KLA-Tencor Corp, Applied Materials Inc dengan kemerosotan masing-masing sebesar 1,1% setelah Goldman Sachs memangkas rating saham mereka akibat sengitnya persaingan dan suplai barang yang berlebih.

"Reli yang terjadi masih akan terus berlanjut. Kita memiliki data klaim pengangguran yang cukup baik, yang mengindikasikan data lapangan kerja yang membaik. The Fed juga mengindikasikan kalau lapangan kerja AS akan segera pulih. Saya rasa tidak akan ada QE3. Tapi kebijakan yang diterapkan masih longgar," jelas Philip Orlando, chief equity market strategist Federated Investors Inc.