Senin, 09 Mei 2011

Dollar Aussie kembali bangkit atas si hijau

Dollar Aussie kembali bangkit atas si hijau
SIDNEY. Dollar Australia kembali menguat setelah melemah selama dua hari terakhir. Penguatan dollar Australia ini didorong oleh laporan data impor China April lalu yang diekspektasikan mengalami peningkatan. Hal ini menandakan pengetatan moneter di China tidak serta merta menghambat pertumbuhan negara-negara Asia lainnya. China sendiri merupakan importir terbesar bahan baku dari Australia.

"Kami tidak melihat sejumlah dampak buruk yang besar sebagai reaksi atas pengetatan moneter yang dilakukan oleh Bank Sentral China. Jadi, laporan impor China tersebut merupakan ukuran kebutuhan China atas barang komoditas," kata Thomas Averill, Direktur Rochford Capital, Sidney.

Pada minggu lalu, mata uang Aussie sempat melemah terhadap greenback. Tapi hari ini, dollar Australia menguat ke level US$ 1,0742 pada pukul 09.43 waktu Sidney, dari sebelumnya US$1,07 di New York pada 6 Mei lalu.

Berdasarkan hasil survei Bloomberg, data yang bakal dirilis Badan Bea Cukai China akan menunjukkan data impor pada April meningkat 28,9% year on year, setelah sebelumnya naik 27,3% yoy pada bulan sebelumnya. Ekspor China juga diramal naik 29,5% dan para ahli ekonomi memprediksikan neraca perdagangan China akan surplus mencapai US$ 3,2 miliar.

Harga komoditas dunia akhirnya melaju setelah terjungkal 11% dalam lima hari

Harga komoditas dunia akhirnya melaju setelah terjungkal 11% dalam lima hari
SINGAPURA. Setelah mengalami penurunan mingguan terburuk sejak Desember 2008, harga komoditas akhirnya kembali melesat. Lonjakan harga komoditas terjadi setelah perekonomian AS kian membaik sehingga kemungkinan besar ikut mendorong permintaan akan bahan baku.

Pada pukul 12.00 waktu Singapura, Standard & Poor's GSCI Index naik 1,1% menjadi 681,74. Padahal dalam lima hari sebelumnya, indeks acuan komoditas dunia ini anjlok hingga 11%.

"Ada reaksi cepat dalam jangka pendek setelah dirilisnya data ketenagakerjaan AS. Saya memprediksi akan ada pemulihan setelah harga minyak bergerak turun dari US$ 113 menjadi US$ 92. Kita akan melihat kenaikan harga komoditas dalam beberapa hari ke depan," jelas Jonathan Barratt, managing director of Commodity Broking Services Pty di Sydney.

Catatan saja, hari ini, kontrak harga minyak untuk pengantaran Juni di New York Mercantile Exchange naik 1,9% menjadi US$ 98,99 per barel. Namun akhirnya, kontrak tersebut ditransaksikan di posisi US$ 98,82 per barel. Pada 6 Mei lalu, harga minyak melorot 2,6% menjadi US$ 97,18 per barel, yang merupakan harga terendah sejak 15 Maret lalu.

Lonjakan harga komoditas turut menyokong harga CPO di Malaysia

Lonjakan harga komoditas turut menyokong harga CPO di Malaysia
KUALA LUMPUR. Kontrak harga crude palm oil (CPO) naik untuk kali pertama dalam empat hari terakhir. Kondisi ini terjadi setelah harga komoditas mengalami reli pagi ini.

Pagi tadi, kontrak harga CPO untuk pengantaran Juli di Malaysia Derivatives Exchange naik sebanyak 0,9% menjadi 3.222 ringgit atau US$ 1.080 per metrik ton. Pada pukul 11.49 waktu Kuala Lumpur, kontrak yang sama berada di posisi 3.219 ringgit per ton.

"Saya memprediksi harga komoditas akan mengalami rebound dalam jangka pendek. Namun kenaikan harga CPO tergantung dari data statistik Malaysia yang dirilis besok. Sepertinya, data besok akan membuat harga CPO bergerak netral hingga bearish," jelas Ivy Ng, analis CIMB Investment Bank Bhd. Dia juga meramal, hari ini, harga CPO akan bergerak di kisaran 3.100 ringgit hingga 3.200 ringgit.

Pasca tsunami, Komatsu sudah naikkan kapasitas produksi

Pasca tsunami, Komatsu sudah naikkan kapasitas produksi
JAKARTA. Investor Relations PT United Tractors Tbk (UNTR) Aris Setiawan mengungkapkan, relokasi penuh pabrik Komatsu ke Indonesia belum akan dilakukan dalam jangka pendek. UNTR sendiri belum memiliki pembicaraan khusus menyangkut kepastian relokasi pabrik Komatsu.

"Kalau peningkatan kapasitas produksi memang sudah dilakukan sejak akhir 2008 dan dimaksimalkan lagi pada 2010," ujar Aris kepada KONTAN, Senin (9/4).

Asal tahu saja, pasca gempa dan tsunami yang melanda Jepang Maret silam, Komatsu juga kian menggenjot produksi alat berat di pabrik-pabrik Komatsu di luar Jepang. Khususnya, India dan Indonesia.

"Berapa kapasitas peningkatan dan persentasenya saat ini belum bisa disebutkan. Yang jelas peningkatan ini berjalan sepanjang April hingga Agustus 2011," ujar Aris.

Hadapi Azas Cabotage, Buana Listya Upgrade Kapal

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Calon emiten PT Buana Listya Tama memasukkan beberapa unit kapal untuk di-upgrade dengan tujuan menghadapi penerapan azas cabotage di bidang pelayanan sektor minyak dan gas bumi.

Demikian diungkap Direktur Utama PT Buana Listya Tama Henrianto Kuswendi dalam keterangan tertulisnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (9/5). ”Sejalan dengan itu, Perseroan berkeyakinan bahwa pendapatan dan laba bersih di tahun 2011 akan meningkat secara signifikan dibanding 2010 karena mereka memang unit-unit kapal terbesar Perseroan,” ungkapnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, perseroan memprioritaskan industri perkapalan nasional untuk melakukan segala jenis kegiatan pelayaran di perairan Indonesia, dalam kapasitasnya sebagai penunjang produksi sektor migas dan sektor industri nasional lainnya, yang juga disebutkan sebagai azas Cabotage, berdasarkan Undang-Undang Pelayaran No. 17 tahun 2008 dan dipertegas dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. PM. 73 tahun 2010 yang kemudian telah diperjelas mengenai pelaksanaannya melalui Peraturan Pemerintah No.22 tahun 2011 dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 48 tahun 2011, secara penuh telah mulai berlaku sejak tanggal 7 Mei 2011 kemarin.

Seperti diketahui, perseroan juga berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu dekat, dimana pada tanggal 3 Mei 2011 yang lalu baru saja menyelesaikan tahapan International Road Show sehubungan dengan pelaksanaan proses book building, dan diharapkan akan dapat memperoleh pernyataan efektif IPO dari Bapepam-LK pada tanggal 10 Mei 2011, sehingga dapat melakukan pencatatan saham perdananya selambat-lambatnya pada tanggal 23 Mei 2011. [cms]

JPMorgan pangkas rekomendasi, saham PGAS sempat melorot 1,2%

JPMorgan pangkas rekomendasi, saham PGAS sempat melorot 1,2%
JAKARTA. Saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) hari ini dilanda aksi jual. Pada pukul 10.18, saham PGAS tercatat melorot 1,2% menjadi Rp 4.175. Ini merupakan penurunan paling besar sejak 21 April lalu.

Anjloknya saham PGAS terjadi setelah rekomendasi sahamnya dipangkas. Asal tahu saja, JPMorgan hari ini menurunkan rekomendasi saham PGAS dari sebelumnya overweight menjadi underweight.

Bapepam-LK: Rencana APOL mencari modal masih terkendala

JAKARTA. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah menerima rencana PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) untuk mencari modal baru dengan menggandeng mitra strategis atau melakukan penawaran saham baru ke publik (rights issue).

APOL menempuh langkah ini karena membutuhkan dana segar supaya bisa bertahan di tengah tumpukan utang. "Mereka (manajemen APOL) mengungkapkan, ada beberapa mitra strategis yang mau masuk, tetapi mereka belum bilang siapa saja," ujar Gonthor R. Aziz, Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Jasa Keuangan Bapepam-LK, pekan lalu.

Menurut catatan KONTAN, salah satu nama investor strategis yang dikabarkan hendak masuk APOL adalah Saratoga Capital. Ada dua opsi yang hendak Saratoga tempuh, yaitu melalui pembelian surat utang baru yang diterbitkan APOL atau melalui rights issue perusahaan pelayaran itu (KONTAN Edisi 19 Oktober 2010). Namun, terkait nama Saratoga sebagai calon investor baru APOL, Gonthor mengaku belum bisa mengonfirmasi.

Ia hanya mengungkapkan, sampai saat ini, baik rencana masuknya mitra strategis maupun rights issue, masih terkendala. Pangkalnya, manajemen APOL belum bersepakat dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam hal penunjukkan penasihat keuangan. BRI adalah wali amanat obligasi II tahun 2008 senilai Rp 600 miliar yang diterbitkan oleh APOL.

BRI meminta APOL menunjuk penasihat keuangan yang independen dan menyusun rencana bisnis terkait restrukturisasi. APOL diberi tenggat waktu hingga awal Juni 2011 untuk menyerahkan laporan restrukturisasi.

APOL tercatat tidak mampu membayar kupon bunga ke-11 dan ke-12 obligasi II tahun 2008 senilai total Rp 51,55 miliar. Alasannya, kondisi likuiditas perseroan ini tidak memungkinkan.

Demand Batu Bara China Siap Dongkrak IHSG

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Laju IHSG pekan ini, diprediksi menguat. Ekspektasi terkendalinya inflasi Mei seiring penurunan harga komoditas dan besarnya demand batu bara dari China menjadi katalisnya.

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, potensi penguatan indeks saham domestik pekan ini salah satunya karena besarnya defisit batu bara di China. Kondisi itu menurutnya, memaksa negeri Tirai Bambu membuat kontrak-kontrak panjang dengan emiten-emiten batu bara di Indonesia. China mencari tempat-tempat stok batu bara yang bisa melakukan penjualan lebih besar seperti Indonesia.

Dia memperkirakan, pekan ini, IHSG ^JKSE akan menciptakan support di level 3.759 dan 3.855 sebagai level resistance-nya. Indeks akan bergerak dalam kisaran tersebut.

Jika indeks berhasil tembus ke atas resistance 3.855, penguatan indeks berikutnya ke level 3.900. “Sedangkan level 4.000 masih jauh,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (8/5).

Pada perdagangan Jumat (6/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup turun 17,72 poin (0,46%) ke level 3.798,55. Begitu juga saham unggulan LQ45 yang melemah 3,28 poin (0,48%) ke 677,61.

UBS AG sebelumnya menyatakan, China kemungkinan besar akan menaikkan permintaan sumber bahan bakar batu bara sebesar 1 juta metrik ton untuk kebutuhan sepekan. Asal tahu saja, manufaktur China tumbuh di luar estimasi dan 70% industri di negeri itu bergantung pada pasokan listrik yang menggunakan energi batubara. “Kondisi itu, otomatis memaksa produsen batu bara dalam negeri lebih produktif untuk dijual ke China,” papar Willy.

Di sisi lain, lanjut Willy, penguatan indeks juga masih mendapat dukungan dari penguatan nilai tukar rupiah yang saat ini berada di level 8.575 per dolar AS. Lalu, cadangan devisa RI terus bertambah ke level US$113,8 miliar.

“Artinya, ekonomi dalam negeri secara umum masih stabil dan dari sisi ini, tidak ada tanda-tanda yang bisa memicu pelemahan indeks,” ungkap Willy. Apalagi, dalam sepekan terakhir, investor asing konsisten dalam posisi net buy sehingga mencapai angka yang menggembirakan di atas Rp1 triliun.

Willy memang mengakui, bursa saham dikagetkan oleh penurunan harga minyak mentah dunia sebesar 14% dari level US$114 per barel ke level US$98 per barel. Tapi, menurutnya, kondisi itu memicu sentiment positif sekaligus negatif.

Di satu sisi, pelemahan harga komoditas menyebabkan terjaganya inflasi Mei ini. Di sisi lain, harga batu bara cenderung turun sehingga bisa jadi tekanan bagi saham-saham di sektor ini. “Tapi, karena besarnya demand batu bara dari China, meski harga minyak mentah dunia turun, saham-saham di sektor batu bara justru berpotensi menguat,” ungkapnya.

Willy berkeyakinan, IHSG akan kembali menguat ke atas 3.800. “Sektor saham pertambangan batu abra yang akan jadi penggerak utama indeks pekan ini,” timpalnya.

Saham-saham pilihannya, PT Bumi Resources (BUMI), PT Adaro Energy (ADRO), PT Berau Coal Energy (BRAU), PT Tambang Bukit Asam (PTBA) dan PT Indo Tambang Raya (ITMG).

Lalu, PT Benakat Petroleum Energy (BIPI), PT Energi Mega Persada (ENRG), PT United Tractors (UNTR), PT Berlian Laju Tanker (BLTA) dan PT Krakatau Steel (KRAS). “Saya rekomendasikan strong buy saham-saham tersebut,” imbuh Willy. [mdr]

UNTR menanti relokasi produksi Komatsu

UNTR menanti relokasi produksi Komatsu
JAKARTA. Distributor alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) bakal kedatangan tamu besar. Djoko Pranoto, Presiden Direktur UNTR mengungkapkan, produsen alat berat asal Jepang Komatsu tengah mempertimbangkan relokasi seluruh produksinya di Jepang ke Indonesia.

Namun, Djoko belum bisa memastikan kapan hal itu bisa terealisasi. Selama ini, anak usaha PT Astra International Indonesia Tbk (ASII) ini menjadi distributor tunggal Komatsu di Indonesia.

Selain bertujuan mengatasi gangguan distribusi akibat bencana tsunami dan gempa di Jepang, alasan lain Komatsu merencanakan relokasi adalah potensi pasar alat berat di Asia Tenggara.

Dalam catatan UNTR, kebutuhan akan alat berat di Asia Tenggara mencapai 30.000 unit per tahun. "Indonesia berpotensi menjadi tujuan relokasi," kata dia, Jumat (6/5). Dalam waktu dekat, kata Djoko, manajemen UNTR akan bertemu kembali dengan pihak Komatsu.

Johnny Darmawan, Direktur ASII menambahkan, rencana relokasi ini akan membantu efisiensi. Keberadaan Komatsu memang menjadi andalan UNTR. Pendapatan UNTR dari mesin kontraktor atau alat berat yang disuplai Komatsu masih jadi penopang utama, yakni hampir setengah total pendapatan.

Sebagai gambaran, pendapatan UNTR dari penjualan alat berat mencapai Rp 16,8 triliun tahun lalu. Sedangkan total pendapatan mereka mencapai Rp 37,3 triliun.

Djoko mengaku, sampai kuartal pertama tahun ini, penjualan alat berat masih tumbuh meski menghadapi kendala distribusi. Bahkan, sejak April, Komatsu mulai meningkatkan jumlah alokasi alat beratnya ke Indonesia. Namun, Gideon Hasan, Direktur keuangan UNTR, enggan mengatakan jumlahnya. "Saya lupa angka pastinya," kata dia.

Tahun ini, manajemen UNTR menargetkan, penjualan alat berat Komatsu tumbuh menjadi 7.000 unit. Tahun lalu, penjualan alat berat hanya 5.400 unit. "Sampai April, UNTR sudah menjual 3.000 unit alat berat," kata dia.

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu menilai, rencana kedatangan Komatsu ke Indonesia jelas akan menguntungkan bagi UNTR.
Lokasi yang lebih dekat antara pabrik Komatsu dan UNTR akan meminimalisasi kendala pengiriman. "Bahkan, pengiriman tidak akan menjadi masalah lagi," kata dia. Dengan begitu, harga jual dari UNTR bisa lebih bersaing.

Asing tingkatkan kepemilikan sahamnya, rupiah pun perkasa

Asing tingkatkan kepemilikan sahamnya, rupiah pun perkasa
JAKARTA. Pergerakan rupiah pagi ini menguat atas dollar. Penyebabnya, investor asing meningkatkan kepemilikannya atas aset-aset di Indonesia.

Asal tahu saja, data yag dirilis Bursa Efek Indonesia menunjukkan, investor asing membeli saham di Indonesia dengan nilai mencapai US$ 181 juta. Selain itu, penguatan rupiah yang sudah mencapai 4,8% di sepanjang 2011 juga terjadi seiring spekulasi kalau bank sentral akan menoleransi apresiasi untuk menahan laju inflasi barang-barang impor.

"Bank sentral sudah menegaskan mereka akan memperbolehkan apresiasi rupiah pada saat-saat tertentu. Sentimen untuk rupiah adalah positif," jelas Ralph Birger Poetiray, head of interbank trading PT Bank DBS Indonesia di Jakarta.

Pada pukul 08.20, rupiah menguat 0,2% menjadi 8.564 per dollar.

Reli enam sektor mengangkat IHSG 0,08%

Reli enam sektor mengangkat IHSG 0,08%
JAKARTA. Mengawali pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis 0,08% menuju level 3.801,84. Reli enam sektor berhasil mengangkat IHSG ke zona hijau.

Sektor yang mengalami penguatan dipimpin oleh pertambangan disusul pertanian, aneka industri, konstruksi, perdagangan, dan infrastruktur. Sedangkan sektor yang mendarat di zona merah di antaranya keuangan, consumer goods, industri dasar, dan manufaktur.

Saham-saham yang menduduki posisi top gainers antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 1,27% ke Rp 24.000, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) naik 1,15% ke Rp 2.200, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJBR) naik 0,81% ke Rp 1.250.

Sementara PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang turun 1,44% ke Rp 3.425 dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) yang turun 1,32% ke Rp 375 memimpin posisi top losers.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, tercatat 58 saham mengalami penguatan. Sementara 25 lainnya melemah dan 90 lainnya belum ada pergerakan.

ADHI Raih Kontrak Baru Senilai US$131,9 Juta

Headline
INILAH.COM, Jakarta - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah meraih kontrak baru senilai US$131,9 juta dari Pertamina EP pada kuartal kedua 2011.

Demikian seperti dikutip dari siaran pers yang diterima INILAH.COM, Senin (9/5). Proyek pembangunan central processing plant Area Gundih yang merupakan bagian dari proyek pengembangan Gas Jawa bagian Timur adalah proyek engineering procurement constructions bidang minyak dan gas. Dalam pelaksanaan proyek ini, ADHI membentuk konsorsium bekerjasama dengan PT Inti Karya Persada Teknik dengan porsi 49:51.

Perseroan telah mendapatkan kontrak ini pada 29 April 2011 dari Pertamina EP selaku pemilik proyek. Lingkup pekerjaan proyek ini central processing plant yang berada di Gundih, Blora. Jawa Tengah. Proyek ini direncanakan selesai dalam waktu 24 bulan. Kontrak ini menambah daftar jumlah proyek yang sedang digarap ADHI antara lain PLTU 2X7 MW Tembilahan senilai Rp277 miliar, PLTU 3X7 MW Sintang senilai Rp357 miliar, Road Widening Toll ROad Kebun Jeruk -Tangerang Barat senilai Rp131 miliar, dan menara The Convergence Indonesia senilai Rp185 miliar.

BNII Tawarkan Kupon Bunga Obligasi 10,75%

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) menawarkan kupon bunga sebesar 10,75% dengan penawaran obligasi sebesar Rp1,5 triliun.

Demikian seperti dikutip dari prospektus singkat yang diterbitkan Senin (9/5). Dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp1,5 triliun terdiri dari obligasi subordinasi sebesar Rp1,2 triliun yang dijamin secara kesanggupan penuh. Sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp300 miliar dijamin secara kesanggpuan terbaik. Bila jumlah dalam kesanggpuan terbaik tidak terjual sebagian atau seluruhnya maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasi subordinasinya.

Obligasi subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi subordinasi pada tanggal emisi. Bunga obligasi subordinasi dibayarkan setiap triwulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi perseroan. Pembayaran bunga obligasi subordinasi pertama akan dilakukan pada 19 Agustus 2011 sedangkan pembayaran bunga obligasi subordinasi terakhir pada 19 Mei 2018.

Obligasi ini telah mendapatkan rating AA dengan stable outlook dari PT Fitch Rating Indonesia dan PT Pefindo. Perseroan telah menunjuk PT Bahana Securities, PT Indo Premier Securities, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Ada pun yang bertindak sebagai wali amanat PT Bank Mandiri Tbk.

Untuk jadwal tanggal efektif pada 6 Mei 2011, masa penawaran umum pada 10-13 Mei 2011, tanggal penjatahan pada 16 Mei 2011, distribusi secara elektronik pada 19 Mei 2011, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Mei 2011.

Buru Saham Murah, Saham Asia Senin (9/5) Pagi

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Saham di pasar saham Asia menguat Senin (9/5) karena investor memburu saham murah dibantu laporan tenaga kerja AS yang naik, meskipun keuntungan yang tajam mungkin terbatas sebelum dibanjiri data ekonomi China minggu ini.

Reuters melaporkan selloff saham komoditi yang didorong kondisi pasar pekan lalu melihat ekuitas global dan mata uang yang melemah tajam, menyebabkan investor beralih ke safe haven seperti obligasi AS dan dolar.
CNBC Asia FTSE 100 Index, yang mengukur pasar di seluruh Asia, naik 0,4 persen. Acuan Pasar Jepang, Nikkei N225 dibuka naik 0,23 persen ke level 9.881,67, sementara Topix meningkat 0,39 persen menjadi 859,83. Toyota Motor naik tipis disebabkan rencana perseroan untuk pada rencana untuk membuat plug-in kemampuan standar untuk model Prius hybrid yang dijadwalkan pada 2014.

Saham Seoul menguat akibat sentimen positif dari kemajuan dalam pemulihan ekonomi AS, dengan operator seperti Asiana Airlines naik karena kejatuhan harga minyak. Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,43 persen ke 2.156,68.

Saham Australia dibuka lebih tinggi dengan perbaikan di pasar tenaga kerja AS membantu untuk mengurangi kerugian harga logam dan minyak, yang mendorong sektor sumber daya. Origin Energy Australia dilaporkan telah mengakuisisi 40 persen perusahaan eksplorasi panas bumi Chilian Energia Andina SA (EASA). Saham pembuat pupuk Incitec Pivot dan bahan peledak naik setelah melaporkan kenaikan 22 persen laba semester pertama, didukung oleh harga pupuk yang lebih tinggi dan meningkatkan permintaan untuk bahan peledak di Amerika Utara.

ADRO Diselimuti Rumor, Strong Buy!

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Laju saham ADRO, Senin (9/5) diprediksi menguat. Beredar rumor, emiten ini menandatangani kontrak baru batu bara untuk dua tahun ke depan dengan SCIEG asal China. Strong Buy!

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, potensi penguatan saham PT Adaro Energy (ADRO) awal pekan ini salah satunya karena adanya rumor bahwa emiten ini menandatangani kontrak baru batu bara untuk dua tahun ke depan dengan Shanxi Coal Import & Export Group Co, Ltd (SCIEG).

Perusahaan asal China itu akan mengimpor batu bara dari ADRO sebesar 100 juta metrik ton. Karena itu, Willy yakin, akan terjadi pembelian besar-besaran pekan ini di saham ADRO. Meski rumor, ini tetap menandakan adanya investor yang berminat di saham batu bara ini.

“ADRO akan mengarah ke level resistance Rp2.375 dan Rp2.275-2.225 sebagai level support-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (8/5).

Pada perdagangan Jumat (6/5), saham ADRO ditutup melemah Rp25 (1,07%) ke level Rp2.300 dari sebelumnya Rp2.325. Harga intraday tertingginya mencapai Rp2.350 dan terendah Rp2.275. Volume transaksi mencapai 89,1 juta unit saham senilai Rp206,3 miliar dan frekuensi 3.358 kali.

Lebih jauh Willy mengatakan, potensi penguatan ADRO juga mendapat dukungan dari krisis suplai batu bara di China. Kondisi itu, memicu melonjaknya permintaan batu bara ke seluruh dunia. “Semua itu, saya perkirakan akan memicu peningkatan revenue ADRO sebesar 200% untuk full year 2011,” tandas Willy.

Pasalnya, besarnya defisit batu bara di China, memaksa negeri Tirai Bambu membuat kontrak-kontrak panjang dengan emiten-emiten batu bara di Indonesia seperti ADRO. “China mencari tempat-tempat stok batu bara yang bisa melakukan penjualan lebih besar seperti Indonesia,” ucapnya.

UBS AG sebelumnya menyatakan, China kemungkinan besar akan menaikkan permintaan sumber bahan bakar batu bara sebesar 1 juta metrik ton untuk kebutuhan sepekan. Asal tahu saja, manufaktur China tumbuh di luar estimasi dan 70% industri di negeri itu bergantung pada pasokan listrik yang menggunakan energi batubara. “Kondisi itu, otomatis memaksa produsen batu bara dalam negeri lebih produktif untuk dijual ke China,” papar Willy.

Lebih jauh Willy memang mengakui, bursa saham dikagetkan oleh penurunan harga minyak mentah dunia sebesar 14% dari level US$114 per barel ke level US$98 per barel. Tapi, menurutnya, kondisi itu memicu sentiment positif sekaligus negatif.

Di satu sisi, pelemahan harga komoditas menyebabkan terjaganya inflasi Mei ini. Di sisi lain, harga batu bara cenderung turun sehingga bisa jadi tekanan bagi saham-saham di sektor ini. “Tapi, karena besarnya demand batu bara dari China, meski harga minyak mentah dunia turun, saham-saham di sektor batu bara justru berpotensi menguat,” kata Willy mantap.

Terlepas faktor demand batu bara dari China, dilihat dari pola teknikalnya, ADRO cenderung menguat. “Saya rekomendasikan, strong buy ADRO,” imbuh Willy. [mdr]

Asuransi Laris, ASBI Akan Melesat ke Rp600

Headline
INILAH.COM, Jakarta- Saham PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) diperkirakan akan naik ke level Rp600 dalam waktu dekat. Ada apa?

Aksi teror pascakematian Osama Bin Laden semakin marak. Hal tersebut ditengarai membuat para pelaku ekonomi melakukan langkah-langkah antisipatif, dengan mengambil asuransi terorisme dan sabotase, sekalipun premi yang harus dibayar tinggi.

ASBI pun diperkirakan akan kecipratan sentimen positif. Emiten ini akan memperoleh peningkatan pendapatan yang signifikan atas larisnya produk asuransi tersebut. Saham ASBI pun tampaknya akan dikerek ke level Rp 600 dalam waktu dekat.

Sejumlah investor sudah terlihat memburu saham ASBI sejak akhir pekan lalu. Pada perdangan Jumat (6/5) kemarin, ASBI ditutup menguat Rp90 ke Rp450. [ast]

Saham BIPI Diminati Perusahaan asal China

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) diminati perusahaan asal China yaitu China Energy Ltd.

China Energy Ltd dikabarkan akan membeli sekitar 26% saham BIPI melalui penawaran saham terbatas. Kabar itu akan membuat saham BIPI naik ke level Rp420 per saham. Pada perdagangan saham Jumat (6/5), saham BIPI menguat 2,4% atau Rp3 ke level Rp128 per saham.

Penguatan Yen, Bursa Jepang Melemah

Headline
INILAH.COM, Los Angeles – Bursa Jepang melemah beberapa menit di awal perdagangan. Saham otomotif jatuh atas keprihatinan penguatan yen dan kekurangan daya yang mungkin terjadi di Jepang, meredam senitmen positif data pekerjaan AS dan apresiasi Wall Street.

Indeks Nikkei Stock Average turun 0,2% menjadi 9,841.41, sedangkan Topix turun 0,2% pada 855,19. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menyerukan penutupan pembangkit nuklir atas masalah keamanan. Dengan dolar diperdagangkan di bawah level 81 yen, saham pembuat otomotif anjlok.

Nissan Motor Co turun 1,2%, Toyota Motor Corp melemah 0,6%. Kedua perusahaan ini akan merilis laporan laba dalam sepekan. Beberapa saham eksportir teknologi naik, seperti Elpida Memory Inc yangnaik 1,4%, dan Sony Corp naik 1,6% meskipun ada labbar penundaan pembukaan kembali jaringan game online menyusul pelanggaran keamanan utama. [ast]

Saham BIPI Bisa Naik Tiga Kali Lipat

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Laju saham BIPI diprediski bertenaga naik hingga tiga kali lipat dari harga IPO. Selain sudah lepas dari harga lock-nya, China Energy Ltd bakal masuk ke emiten ini melalui private placement sebesar 26%.

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, saham PT Benakat Petroleum Energy (BIPI) akhir-akhir ini sangat aktif. Menurutnya, setelah genap setahun dari bulan Februari 2010 di mana harga Initial Public Offering (IPO) di level Rp140, saham ini langsung melejit ke level Rp280 per saham saat listing.

Setelah itu, turun ke level Rp86-an per saham. Apalagi, tahun lalu, masih melaporkan minus laporan keuangan 2010. “Tapi kuartal I/2011 sudah positif bersamaan lock-nya pas setahun dibuka. Pada awal Maret 2011, saham ini langsung berlari naik,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (8/5).

Sesuai pengalaman, lanjut Willy, saham yang lepas dari lock-nya, akan lari tiga kali lipat dari harga IPO. Artinya, Rp140 dikali tiga (Rp140x3=Rp420 per saham). “Dengan dukungan volume transaksi yang cukup besar akhir-akhir ini, BIPI akan menjadi sangat solid untuk terus bergerak naik,” tandas Willy.

Selain itu, lanjutnya, beredar rumor yang sangat menarik. Salah satunya, raksasa perusahan energi China yakni China Energy Ltd (CEGY) yang listing di Singapura dan China akan masuk ke dalan BIPI melalui private placement di kisaran harga Rp165-210 per saham. “Totalnya, sebesar 26% untuk memperkuat bisnis mereka hingga ke luar negeri,” ungkapnya.

Dengan demikian, Willy menargetkan harga saham BIPI untuk 2011 ini akan berada di level Rp420 per saham.

Pada perdagangan Jumat (6/5) saham BIPI ditutup naik Rp3 (2,40%) jadi Rp126 per saham dari sebelumnya Rp125. Harga intraday tertingginya mencapai Rp133 dan terendah Rp121. Volume transaksi mencapai 73,1 juta unit saham senilai Rp9,5 miliar dan frekuensi 1.035 kali.

Strategi untuk Emas: Buy on Dips!

Headline
INILAH.COM, Jakarta – Dalam pekan ini, harga emas diperkirakan naik ke level US$1.512 per troy ounce. Komoditas ini sudah jenuh jual dan dolar AS cenderung melemah seiring naiknya angka pengangguran AS.

Periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, potensi penguatan harga emas pekan ini salah satunya karena faktor teknikal. Menurutnya, dari sisi ini, harganya yang sudah oversold (jenuh jual) seiring koreksi yang terjadi sepekan lalu.

Selama pekan lalu, menurut Christian, emas sudah turun sebesar 6,15% dari level US$1,576 di awal pekan ke level US$1.479 per troy ounce akhir pekan lalu. Ini merupakan level koreksi yang sangat besar.

“Karena itu, untuk jangka pendek (pekan ini), harga emas berpeluang rebound ke level US$1.512 per tory ounce,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (8/5). Untuk jangka panjang (6 bulan), emas masih berpotensi menguat ke level US$1.600 per troy ounce.

Lebih jauh Christian menjelaskan, koreksi harga emas pekan lalu dipicu oleh kenaikan margin requirement di bursa komoditas Chicago Mercantile Exchange dan faktor Soros Fund management yang mengurangi kepemilikannya di emas untuk proteksi deflasi. “Selain itu, kenaikan yang tajam sebelumnya, membuat harga emas yang sudah overbought (jenuh beli) sehingga terjadi tekanan,” ucapnya.

Secara umum, koreksi emas pekan lalu dipicu oleh faktor panic selling di sektor komoditas. Tapi, itu bukan indikasi pemulihan ekonomi global. “Karena itu, setelah situasi mereda, emas akan melanjutkan tren penguatan sebelumnya,” ungkapnya.

Dia menegaskan, emas masih berpeluang rebound ke depannya. Sebab, dalam sepekan terakhir, harga perak pun sudah turun 28%. Kondisi itu, memicu oversold (jenuh jual) pada komoditas ini.

Pekan lalu, harga perak melemah ke level US$33,71 per ounce dari level 47,87 level awal pekan lalu. Karena itu, dia menegaskan, secara teknikal mengandaikan terjadinya rebound. Sebab, harga emas dan berperak berkorelasi positif.

Selain faktor teknikal, lanjut Christian, kenaikan tingkat pengangguran AS ke level 9% juga dapat memicu pelemahan dolar AS. Karena itu, komoditas emas menjadi atraktif karena berada di level harga yang cukup murah. Apalagi, emas berada dalam denominasi dolar AS.

Sebelumnya, juga dirilis klaim tunjangan pengangguran yang melonjak sebesar 43 ribu di pekan terakhir April jadi 474 ribu. “Dalam sepekan ke depan, emas akan bergerak dalam kisaran US$1.460-1.512 per troy ounce,” papar Christian.

Namun demikian, mengingat Jepang masih diliputi suasana libur yang terkenal disebut Golden Week Holiday (hari libur nasional Jepang berturut-turut sepekan penuh) pelaku pasar bisa mengambil strategi buy on dips untuk transaksi di komoditas emas. “Sebab, volume transaksi akan tipis,” ucapnya.

Strategi buy on dips adalah mengakumulasi beli ketika terjadi penurunan berlebihan pada level koreksi Fibonacci Retrenchment 50-61,8%. Secara historis, selalu ada pola Fibonacci retrenchment.

Dia menjelaskan, setiap harga emas dalam kondisi up trend, ada potensi koreksi 50-61,8% di level US$1,442 (50%) dan US$1,410 (61,8%). “Di level-level tersebut bisa akumulasi beli dan bagi yang sudah punya posisi, hold saja,” imbuh Christian. [mdr]

Awal Pekan, IHSG Bersiap Rebound

Headline
INILAH.COM, Jakarta- Bursa saham Indonesia pada Senin (9/5) diperkirakan akan rebound. Saham tambang, perkebunan dan konsumer akan menjadi katalisnya.

Ahmad Riyadi, analis Milenium Danatama mengatakan, IHSG pekan ini berpeluang berbalik arah dan menguat. “Hal ini karena proses bottoming indeks sifatnya jangka pendek, hanya dipicu oleh aksi profit taking saham-saham blue chip,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, setelah menembus level 3.800, sudah wajar IHSG terkoreksi dan menjalani pola konsolidasi. Namun konsolidasi ini sifatnya minor, karena volume dan likuiditas market masih stabil, “Karena setelah profit taking di saham-saham blue chip, investor membeli saham-saham second liner yang membukukan kinerja bagus pada 2010 dan kuartal pertama 2011,” katanya.

Di tengah situasi ini, Ahmad merekomendasikan saham otomotif Astra International (ASII) juga menjadi pilihannya karena membukukan keuntungan bagus di kuartal pertama 2011, “Ini menunjukkan potensi dividen besar,”ucapnya.

Saham lain yang disarankan adalah saham perkebunan CPO. Menurutnya, saham sektor ini belum banyak bergerak, meskipun harga komoditas migas dan logam sudah fluktuatif. Beberapa emiten pilihannya adalah Bakrie Sumatra Plantation (UNSP), Tunas Baru Lampung (TBLA) dan Astra Agro Lestari (AALI)

Adapun emiten batu bara Adaro Energy (ADRO). Selain harga batu bara yang masih tinggi, kemampuan perseroan merealisasikan target produksi yang naik tahun ini, menjadi katalisnya,” Hal ini didukung valuasi yang masih relatif rendah, “tutupnya.

Pada perdagangan Jumat (6/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 17,72 poin (0,46%) ke level 3.798,55. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 5,731 miliar lembar saham, senilai Rp 4,97 triliun dan frekuensi 158.578 kali.

Sebanyak 80 saham naik, 155 saham turun, dan 93 saham stagnan. Kendati terkoreksi, asing masih mencatatkan aksi beli, dengan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) mencapai Rp239 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli sebesar Rp1,706 triliun dan transaksi jual mencapai Rp1,467 triliun. [mdr]

Rencana penutupan lokasi dekat gempa membuat bursa Jepang dilanda aksi jual

Rencana penutupan lokasi dekat gempa membuat bursa Jepang dilanda aksi jual
TOKYO. Pagi ini, mayoritas saham di bursa Jepang melorot. Penurunan tersebut terjadi setelah beredar spekulasi bahwa permintaan pemerintah untuk menutup lokasi reaktor nuklir yang dekat dengan lokasi gempa akan memukul perekonomian Negeri Sakura itu.

Pada pukul 10.08 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,5% menjadi 9.812,11. Sedangkan indeks Topix turun 0,4% menjadi 853,14.

Sejumlah saham yang mempengaruhi bursa Jepang diantaranya: Chubu Electric Power Co yang anjlok 11%, Tohoku Electric Power turun 1,7%, dan Toyota Motor Corp yang turun 0,8%.

"Banyak sekali produk industri seperti suku cadang mobil dan elektronik diproduksi di distrik Chubu. Ketidakpastian mengenai kebijakan pemerintah terhadap tenaga nuklir menjadi sentimen negatif bagi pasar saham," urai Kazuhiro Takahashi, general manager Daiwa Securities Capital Markets Co di Tokyo.

Fluktuatif, bursa Asia keluar masuk zona hijau dan merah

Fluktuatif, bursa Asia keluar masuk zona hijau dan merah
TOKYO. Bursa Asia pagi ini bergerak fluktuatif, keluar masuk zona hijau. Sejumlah sentimen mempengaruhi pergerakan bursa. Di antaranya pertumbuhan lapangan kerja di AS yang mendongkrak optimisme pertumbuhan ekonomi global serta anjloknya saham-saham energi di Jepang.

Pada pukul 09.40 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific tak banyak berubah di level 137,7. Di sepanjang minggu lalu, bursa Asia melorot 1,4% setelah sejumlah bank sentral mulai dari India hingga Filipina menaikkan suku bunga acuannya.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,2%, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,9%, dan indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,2%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan tak banyak mengalami perubahan.

Saham-saham yang mempengaruhi pergerakan bursa Asia diantaranya: BHP Billiton Ltd yang naik 1,2% di Sydney, Woodside Petroleum Ltd naik 1,4% di Sydney, dan Chubu Electric Power Co yang turun 12% di Tokyo.

ADHI menangkan tender senilai US$ 131,9 juta

ADHI menangkan tender senilai US$ 131,9 juta
JAKARTA. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berhasil memenangkan kontrak baru senilai US$ 131,9 juta. Menurut Gularso, Corporate Secretary ADI, kontrak yang dimenangkan ADHI ini merupakan proyek pembangunan central processing plant (CPP) area Gundih di daerah Blora, Jawa Tengah.

Proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Bagian timur. Nantinya, dalam melaksanakan proyek tersebut pihak ADHI akan membentuk konsorsiium bersama PT Inti Karya Persada (IKPT). Kurnadi juga bilang kalau porsi pelaksanaan proyek antara ADHI dan IKPT sebesar 49:51.

Menurut Kurnadi, surat pemenangan proyek ini ditandatangani oleh pertamina sejak 29 April lalu. Sedang untuk pelaksanaannya, proyek ini ditargetkan akan rampung dalam 24 bulan.

Dengan kontrak baru ini, kontrak yang dimiliki ADHI kini bertambah. Sebelumnya ADHI sudah menggarap proyek-proyek lain seperti PLTU 2X7 Mega Watt (MW) Tembilan yang bernilai Rp 277 miliar, PLTU 3X7 MW Sintang senilai Rp 357 miliar, Jalan tol Kebon Jeruk-Tangerang Barat senilai Rp 131 miliar dan Menara Convergence Indonesia senilai Rp 185 miliar.

Pagi ini, euro perkasa atas yen dan dollar

Pagi ini, euro perkasa atas yen dan dollar
TOKYO. Pergerakan euro pagi ini kembali perkasa atas dollar dan yen. Pemicunya, pasar berspekulasi, krisis utang Eropa tidak akan menahan bank sentral di kawasan tersebut untuk menaikkan suku bunga acuannya lebih tinggi lagi dari posisi saat ini.

Asal tahu saja, pagi ini, euro menguat terhadap 14 dari 16 mata uang utama dunia. "Yen melemah terhadap euro di tengah spekulasi trader akan mengambil untung dari penguatan yen ke level tertinggi dalam lima minggu untuk kemudian dijual," jelas Joseph Capurso, currency strategist Commonwealth Bank of Australia di Sydney.

Pada pukul 09.07 waktu Tokyo, euro menguat ke posisi US$ 1,4405 dari US$ 1,4316 di New York pada 6 Mei lalu. Euro menguat mejadi 116,22 yen dari 115,44 yen. Sedangkan yen berada di posisi 80,86 per dollar dari posisi 80,63 pada minggu lalu.

Dianggap kurang menarik, konversi saham FREN tidak laku

Dianggap kurang menarik, konversi saham FREN tidak laku
JAKARTA. Konversi utang obligasi menjadi saham (debt to equity conversion) PT Smart Fren Telecom Tbk (FREN) tidak diminati.

Sekadar informasi, FREN mengumumkan penawaran untuk membeli kembali obligasi alias buy back untuk Obligasi I Mobile-8 Telecom 2007, pada 2 Maret 2011. Adapun periode penawaran tersebut berlangsung sejak 2 Maret 2011 hingga 2 Mei 2011.

Obligasi tersebut akan dibeli dengan saham seri B baru yang diterbitkan oleh FREN. Nilai saham seri B yang ditawarkan senilai 105% nilai pokok obligasi. Total nilai obligasi itu sebesar Rp 606 miliar. “Ada yang mau, tapi tidak banyak. Obligasi yang dikonversi dibawah Rp 5 miliar,” kata Sekretaris Perusahaan FREN Chris Taufik kepada KONTAN, Jumat (6/5).

Manajemen FREN menjelaskan, tidak seluruh obligasi bisa dikonversi karena semua bergantung pada keputusan pemegang obligasi. Sedang untuk sisa obligasi yang tidak berhasil dilego dikonversi menjadi saham. “Kita akan terus melakukan penawaran untuk konversi. Jika jumlahnya banyak kita akan adakan lagi konversi obligasi ini ke saham,” kata Chris. Namun dia bilang, FREN belum menentukan apakah tawaran untuk konversi saham tersebut nantinya akan lebih tinggi dari sebelumnya atau tetap pada tawaran yang sama.

Menurut catatan KONTAN Obligasi I Mobile-8 Telecom Tahun 2007 seharusnya akan jatuh tempo pada 15 Maret 2012. FREN sempat mengalami beberapa kali gagal bayar atas kupon obligasi tersebut. Namun manajemen FREN berhasil merekstrukturisasi obligasi tersebut, masa jatuh obligasi diperpanjang menjadi 15 Juni 2017.

Sepanjang kuartal I 2011, total obligasi FREN sebesar Rp 3,01 triliun, terdiri atas obligasi wajib konversi rupiah senilai Rp 1,5 triliun, obligasi rupiah senilai Rp 646,65 miliar dan guaranteed senior notes Rp 859,40 miliar. Obligasi I Mobile-8 Telecom masuk dalam obligasi rupiah. FREN juga masih memiliki utang lainnya, jumlah total utang sebesar Rp 9,08 triliun.

Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management menilai konversi saham FREN tersebut tidak diminati oleh pemegang obligasi karena pergerakan tidak liquid di pasar. “Pemegang saham akan berpikir apakah saham hasil konversi tersebut bisa langsung dijual atau tidak,” kata dia.

Dengan resiko saham yang tidak liquid dan sulit dijual, menurut Reza, tawaran FREN untuk konversi obligasi ke saham dengan nilai sejumlah 105% dari nilai pokok obligasi masih dianggap kurang menarik oleh investor.

Harga minyak rebound dari penurunan mingguan terbesar sejak 2008

Harga minyak rebound dari penurunan mingguan terbesar sejak 2008
MELBOURNE. Kontrak harga minyak di New York melesat. Pergerakan harga minyak rebound dari penurunan terbesar mingguan sejak 2008. Salah satu penyebabnya, AS menambah lebih banyak lapangan pekerjaan pada April lalu yang melampaui prediksi analis. Hal ini memberikan sinyal kalau permintaan minyak di AS akan kembali pulih.

Data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis 6 Mei lalu menunjukkan, jumlah karyawan yang digaji bertambah 244.000 pada bulan lalu. Angka tersebut lebih besar dari prediksi analis yang mematok pertambahan sebesar 185.000.

Pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran Juni di New York Mercantile Exchange naik US$ 1,69 menjadi US$ 98,87 per barel. Pada pukul 08.32 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di level US$ 97,92 per barel. Pada 6 Mei lalu, harga minyak melorot US$ 2,62 atau 2,6% menjadi US$ 97,18 per barel. Ini merupakan harga terendah sejak 15 Maret lalu.

Di sepanjang minggu lalu, harga minyak sudah anjlok 14,7% dan merupakan penurunan paling besar sejak Desember 2008. Jika dibandingkan, di sepanjang tahun ini harga minyak sudah naik 27%.

Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran Juni di ICE Futures Europe exchange. Kontrak yang sama turun US$ 1,67 atau 1,5% menjadi US$ 109,13 per barel pada 6 Mei lalu.

TMAS catatkan laba bersih di kuartal I 2011 mencapai Rp19,60 miliar

JAKARTA. Pendapatan PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) mencapai Rp 253,17 miliar atau naik 0,38% dari pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 252,49 miliar.

Kenaikan pendapatan tersebut dipengaruhi oleh pendapatan usaha jasa pelayaran domestik yang mengalami kenaikan sebesar 15,18% pada tiga bulan pertama ditahun kelinci ini menjadi Rp 242,70 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu. Asal tahu saja, pelayaran domestik TMAS meliputi Jakarta, Surabaya, Makasar, Manado, Medan, Pontianak, Pekanbaru, Ambon, dan Jayapura. Sedang pendapatan usaha dari jasa bongkar muat kuartal I-2011 memberikan kontribusi sebesar Rp 10,48 miliar, turun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 41,79 miliar.

Pada kuartal I-2011, TMAS mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 19,60 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya dengan rugi bersih sebesar Rp 40,95 miliar. Dalam laporan keuangan TMAS tercatat, beban jasa mengalami penurunan dari Rp 255,34 miliar dikuartal I-2010 menjadi Rp 196 miliar pada kuartal I-2011.

Selain itu, beban bunga di sepanjang kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 18,352 miliar, turun 23,63% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ditutup melemah, analis sarankan waspada terhadap pergerakan Kospi

Ditutup melemah, analis sarankan waspada terhadap pergerakan Kospi
JAKARTA. Analis menyarankan, investor tetap memasang kuda-kuda menghadapi pergerakan Indeks Kospi. Sebab, koreksi akhir minggu lalu telah berhasil menembus trendline support pada intraday chart dan daily chart.

Bursa Korea Selatan, ditutup melemah 1,52% di level 2.147,45 akhir pekan lalu (6/5). Kospi tertekan oleh saham pengilangan minyak seperti SK Innovation setelah investor kecewa dengan anjloknya harga komoditas global. Sebab, hal itu memagkas posisi mereka menjelang rilis data non farm payrolls Amerika Serikat (AS).

Rekhmen Abadi, Analis Valbury Asia Futures menjelaskan secara teknikal sinyal downside semakin dominan. "Investor harus waspada dengan pergerakan ini," jelasnya.

Menjelang paparan kinerja, investor enggan taruhan besar di bursa Nikkei

Menjelang paparan kinerja, investor enggan taruhan besar di bursa Nikkei
JAKARTA. Indeks Nikkei terkoreksi hingga 1,5% akhir pekan lalu dipicu anjloknya harga komoditi global. Bursa saham Jepang, di akhir pekan melemah 145 poin ke level 9.859,20 sedangkan indeks Topix terkoreksi 1,1% atau 0,95 poin menjadi 856,50 (6/5).

Pada perdagangan pekan depan, Nikkei akan dipengaruhi oleh rilis kinerja emiten. Oleh sebab itu, dalam jangka pendek investor enggan melakukan taruhan besar menjelang laporan korporasi pekan ini. Beberapa data emiten yang ditunggu adalah milik Toyota Motor dan Toshiba.

Sebelumnya, sikap hati-hati investor menjelang rilis data non farm payrolls telah memicu aksi profit taking. Nikkei telah menderita persentase kerugian terbesar sejak 12 April setelah sempat mencatat total penguatan sebesar 4,6% dalam tiga sesi terakhir.

"Koreksi gagal menembus support 9.715 dan gerak naik berhasil menembus resistance kami di 9.845-9890 di akhir minggu lalu, hit high 9.925," ujar Rekhmen Abadi, Analis Valbury Asia Futures.

Menurutnya, rebound menembus trendline resistance pada intraday chart, memicu dominasi upside kembali. Resistance ada di 9.950-10.045-10.120 sekaligus sebagai target kenaikan minggu ini. Waspadai rebound tertahan di 9.950-10.045 dan Waspadai pula jika ada koreksi test break kembali di support 9.810-9.715. "Sebab, break down areal ini akan memicu akselerasi koreksi kembali," saran Rekhmen.

BURSA GLOBALDitutup melemah, pergerakan Hang Seng dan Shanghai tunggu data ekonomi China

Ditutup melemah, pergerakan Hang Seng dan Shanghai tunggu data ekonomi China
JAKARTA. Bursa Hong Kong dan China ditutup pada teritori negatif akhir pekan lalu. Hang Seng ditutup jatuh 0,4% ke level 23.159,14. Sedangkan indeks Komposit Shanghai ditutup melemah tipis 0,3% di level 2.863,89.

Indeks jatuh dipicu tergerusnya harga saham-saham energi pasca anjloknya harga komoditas. Untungnya, kenaikan saham perbankan dan transportasi mampu membatasi koreksi indeks jatuh lebih dalam. Harga minyak yang turun mendongkrak saham transportasi karena kondisi tersebut dapat mengurangi biaya bahan bakar.

Saham energi memimpin kejatuhan Hang Seng dengan sub indeks turun 1,36%. Penurunan indeks sebesar 10,5% sejak medio April adalah yang terburuk dalam empat minggu sejak krisis utang zona euro.

Pekan ini, pergerakan Hang Seng dan Shanghai akan dipengaruhi oleh serangkaian data ekonomi China. Data inflasi diperkirakan akan melemah tipis seiring gencarnya kampanye pemerintah memerangi lonjakan harga konsumen tersebut.

Kuartal I, BEI Suspensi 12 Saham dan Waran

Logo BEI
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) sebanyak 12 saham dan waran selama kuartal I-2011, atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya tujuh saham dan waran.

Peningkatan disebabkan aktivitas saham yang bergerak tidak wajar (unusual market activity/UMA) mengalami kenaikan. “Kami mencatat jumlah aktivitas saham yang bergerak tidak wajar (UMA) selama kuartal I-2011 mencapai 16 saham dan waran,” ujar Direktur Pengawasan dan Kepatuhan Anggota Bursa BEI Uriep Budhi Prasetyo.

Menurut Uriep, ekspektasi berlebihan investor terhadap kinerja emiten yang meningkat pesat, membuat harga perdagangan saham-saham yang tergolong lapis kedua dan ketiga mengalami kenaikan yang tidak wajar.

Selama periode tiga bulan pertama 2011, kinerja positif bukan hanya didominasi saham unggulan,melainkan juga pada saham lapis-lapis di bawahnya. Dia melanjutkan, kinerja emiten lapis kedua dan ketiga pada kuartal I-2011 tercatat meningkat cukup besar, baik untuk posisi pendapatan maupun laba bersih. Kondisi itu membuat investor mulai melirik saham-saham tersebut sebagai pilihan,sehingga harga-harga saham pun melonjak tajam.

Analis Eko Capital Cece Ridwan mengatakan,selain karena kinerja emiten yang positif yang menyebabkan ekspektasi investor berlebih, beberapa kabar yang masih simpang siur terhadap emiten tersebut membuat ekspektasi meningkat lagi.“Ini yang membuat saham- saham tersebut diakumulasi secara cepat,”ujarnya.

Cece melanjutkan, potensi adanya aktivitas yang tidak sewajarnya, seperti adanya aksi goreng saham (cornering) pada saham-saham yang likuiditas dan kepemilikan publiknya minim, juga terlihat.Pasalnya, saham- saham tersebut memang likuiditas sahamnya tidak terlalu besar.Likuiditas yang minim juga membuat pergerakan tidak wajar,mudah terjadi.

Pemerintah Segera Tempatkan Komisaris di Newmont

Menkeu Agus Martowardojo
JAKARTA - Setelah berhasil membeli saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar tujuh persen atau USD246,8 juta melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP), pemerintah akan menempatkan seorang komisaris di perusahaan tersebut.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan,penempatan komisaris tersebut untuk meyakinkan bahwa prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dapat berjalan. Namun, Agus belum bisa memastikan siapa komisaris yang akan ditempatkan di Newmont sebagai wakil dari pemerintah tersebut. “Kalau sekarang belum.Yang penting, kita syukuri dulu dengan berhasilnya kita membeli tujuh persen saham Newmont,” kata Agus Martowardojo di Jakarta akhir pekan lalu.

Penandatanganan pembelian tujuh persen saham Newmont oleh pemerintah dilakukan Jumat (6/5/2011) pekan lalu. Ke depan, lanjut Agus, setelah Newmont, pemerintah menargetkan pada 2013 PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) harus bisa menjadi milik Indonesia karena kontraknya sudah jatuh tempo. Menurut Agus, selama ini Indonesia selalu gagal dalam menasionalisasi perusahaan- perusahaan asing di Indonesia yang masa kontraknya habis atau jatuh tempo.

Selama ini, kalau ada kontrak karya jatuh tempo tidak jatuh ke pemerintah Indonesia, tapi kepada yang mungkin tidak optimal menerimanya. Agus menegaskan, pada 2013 Inalum harus masuk Indonesia, setelah itu akan ditawarkan lagi kepada investor dengan cara tender terbuka.“Untuk aset seperti kontrak karya, kerja sama pemerintah dan swasta itu kalau dikembalikan harus kita ambil.Kalau dialihkan,itu harus dengan tender terbuka,” tegas Agus.

Dengan pembelian tujuh persen divestasi saham Newmont, kepemilikan nasional di perusahaan pertambangan emas itu kini menjadi 51 persen. Dengan masuknya pemerintah menguasai tujuh persen saham, peluang mengembangkan Newmont menjadi perusahaan kelas dunia menjadi semakin besar.

Sebelumnya, Kepala PIP Soritaon Siregar mengatakan bahwa dari anggaran yang dimiliki PIP sebesar Rp15,4 triliun, hanya 15 persen anggaran yang digunakan untuk membeli tujuh persen saham Newmont.“Jadi yang digunakan untuk membeli saham 15 persen saja,”kata Soritaon.

Menuju Ekonomi USD1 Triliun

Ilustrasi: Grafik
PEKAN lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data kinerja perekonomian Indonesia kuartal I-2011. Produk domestik bruto (PDB) yang dihasilkan pada kuartal itu mencapai Rp1.732,3 triliun dan menunjukkan pertumbuhan riil 6,5 persen dibandingkan kuartal yang sama 2010.

Angka ini berada pada ujung bawah prediksi yang saya tulis. Dalam tulisan itu, saya memprediksi PDB nominal akan berada di antara Rp1.725 triliun hingga Rp1.800 triliun. Sementara pertumbuhan ekonomi berada di antara 6,5–7,5 persen. Yang menarik, dalam penjelasan kepada pers, Kepala BPS Rusman Heriawan menyatakan, untuk 2011 ini PDB nominal bisa mencapai Rp7.400 triliun.

Jika rata-rata nilai tukar berada pada angka Rp8.800 per dolar Amerika Serikat (AS), dengan jumlah penduduk 241 juta jiwa, akan diperoleh PDB per kapita sebesar USD3.550. Ini berarti, total PDB nominal dalam dolar AS mencapai USD855 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan prediksi majalah Economist (The World in 2011, Desember 2010) yang memperkirakan PDB Indonesia pada 2011 ini akan mencapai USD806 miliar.

Saya sendiri memperkirakan, sama persis untuk PDB nominal dalam rupiah, yaitu Rp7.400 triliun, sementara nilai tukar rata-rata sebesar Rp8.500 untuk setiap dolar AS di sepanjang 2011 ini. Ini berarti, total PDB nominal dalam dolar di 2011 ini akan mencapai USD870 miliar. Bagaimana prediksi untuk 2012? Meskipun masih beberapa bulan lagi untuk sampai pada ”periode prediksi para pengamat” yang umumnya pada akhir tahun,rasanya gambaran itu semakin jelas untuk 2012 yang akan datang.

Dalam hal ini prediksi PDB nominal tahun tersebut, dengan berdasarkan estimasi PDB nominal pada 2011 yang sebesar Rp7.400 triliun sebagaimana juga dibayangkan oleh Kepala BPS, maka kisaran prediksi PDB nominal pada 2012 akan berada antara Rp8.200 triliun hingga Rp8.600 triliun. Dalam kisaran ini kita juga menjumpai bahwa nilai tukar dolar terhadap rupiah telah menunjukkan kecenderungan menguatnya rupiah sehingga rata-rata nilai tukar dolar terhadap rupiah sangat mungkin berada pada level Rp8.200 atau bahkan lebih rendah daripada itu. (Tahun 2011 bukan tidak mungkin rupiah akan menembus level Rp7.000 untuk setiap dolar AS).

Jika itu tercapai,kita akan melihat perekonomian Indonesia mulai memasuki level one trillion dollar economy, suatu tingkat yang terhormat dan menjadi pijakan yang lebih kuat untuk pertumbuhan berikutnya. Sumber-sumber pendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2012 tersebut adalah sumber daya alam (resource based economy), jumlah penduduk yang besar (population based economy), dan motor pertumbuhan baru, yaitu penanaman modal asing (PMA) serta desentralisasi ekonomi.

Sumber daya alam dan jumlah penduduk secara tradisional memang menjadi sumber pertumbuhan utama perekonomian Indonesia. Sementara itu, berbeda dengan minyak dan gas, sumber daya alam yang baru bagi Indonesia, yaitu kelapa sawit,karet, batu bara serta mineral lainnya, merupakan kegiatan yang tidak tertutup bagi masyarakat sebagaimana minyak dan gas.

Oleh karena itu, boom di sektor ini serta-merta menggerakkan perekonomian akar rumput lebih besar sebagaimana terjadi di Kalimantan Barat, yang mungkin justru memiliki perekonomian akar rumput yang lebih kuat dibandingkan Kalimantan Timur yang kaya minyak dan gas. Pada 2012,produksi minyak sawit Indonesia sangat mungkin akan berada di sekitar 25 juta ton atau lebih mengingat terus meningkatnya lahan sawit yang telah mulai panen.

Banyak sumber mengatakan, jika 40 persen lahan sawit tersebut milik masyarakat (termasuk plasma) sehingga jika produksi dan harga sawit berada pada level yang cukup tinggi, perekonomian masyarakat akan langsung terangkat. Sebagai akibatnya permintaan masyarakat terhadap produk industri dari Jawa seperti mobil,motor, peralatan rumah tangga atau bahkan es krim akan mengalami peningkatan yang tinggi.

Hal yang sama terjadi pada perkebunan karet yang pada umumnya memang dimiliki oleh rakyat. Itulah sebabnya, harga karet yang tinggi langsung membawa dampak pada perekonomian masyarakat. Di Pulau Bangka bahkan petani karet masih bisa memanfaatkan waktunya untuk mencari pasir timah di siang harinya sehingga hasilnya menjadi berlipat ganda. Perekonomian yang semakin meningkat telah membawa dampak positif pada kenaikan daya beli.

Inilah sebabnya, penjualan berbagai produk di Indonesia selama beberapa tahun terakhir meningkat sangat pesat. Jika tahun 2011 ini penjualan mobil tidak mencapai 900.000 karena adanya gangguan suplai komponen dari Jepang, pada 2012 bisa diperkirakan suplai komponen tersebut sudah kembali normal. Jika ini terjadi, sudah bisa dipastikan, pada 2012 untuk pertama kalinya penjualan mobil akan melampaui 1 juta unit.

Berbagai perusahaan elektronik juga akan semakin meningkatkankapasitasnya untuk mengatasi ketinggalan produksi dibandingkan dengan permintaannya. Itulah sebabnya, pada kuartal I-2011, penjualan lahan untuk industri naik tujuh kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010. Dengan demikian, kita bisa memprediksi, produk industri pengolahan akan kembali meningkat signifikan pada 2012, suatu fakta yang sampai hari ini belum terefleksi sepenuhnya pada data BPS.

Adapun berbagai PMA akan melakukan investasinya yang cukup besar pada 2011. Sebagian dari mereka sudah bisa melakukan produksi dari pabrik baru pada 2012 sehingga meningkatkan pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang.Pohang Steel yang bekerja sama dengan Krakatau Steel,South Pacifivc Viscose yang akan menyelesaikan pabrik kelima, Hankook yang akan membangun pabrik, Suzuki yang akan membangun pabrik baru di Jawa Barat, berbagai pabrik semen baru dan sebagainya pada akhirnya akan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia.

Demikian juga perkembangan daerahdaerah yang mengalami pemekaran akan semakin banyak menghasilkan new growth poles (pusat-pusat pertumbuhan baru di daerah). Kesemuanya itu bermuara pada pencapaian PDB yang melampaui USD1 triliun pada 2012. Hal apakah yang harus diperhatikan pemerintah untuk menyambut hal tersebut? Yang penting, kembali lagi adalah percepatan pembangunan infrastruktur dan transportasi massal seperti MRT.

Ini harus sungguh dipercepat supaya tidak terjadi kemacetan struktural sebagaimana yang terjadi di Merak.Pembangunan jalan, pelabuhan, bandar udara, dan sebagainya harus melihat perkembangan muatannya yang mengalami kenaikan dua kali lipat setiap lima tahunnya.Jika tidak diperhatikan, kita tidak melihat suatu perekonomian yang membawa peningkatan kesejahteraan, melainkan justru mimpi buruk dalam bentuk kemacetan panjang yang terjadi setiap jam dalam setiap harinya.

Hal penting kedua yang harus dilakukan pemerintah adalah menjaga jangan sampai terjadi kesenjangan yang melebar. Program raskin sebaiknya digantikan dengan bantuan tunai langsung kepada masyarakat miskin melalui rekening yang disiapkan untuk mereka. Dengan demikian, uang tersebut langsung diterima mereka secara otomatis melalui jalur perbankan.

Jika penerima raskin sebesar hampir 18 juta KK tersebut dikurangi dengan bantuan langsung tunai kepada yang benarbenar miskin (mungkin sekitar separuhnya), maka jumlah bantuan langsung tunai yang diberikan setiap bulan akan menjadi lebih besar. Uang inilah yang akan menambah daya beli secara keseluruhan sehingga akhirnya justru semakin meningkatkan putaran roda perekonomian. Rasanya tahun 2012 akan menghasilkan PDB USD1 triliun untuk Indonesia. Kita sungguh berharap itu berarti peningkatan kesejahteraan, bukan sebaliknya.

"Aneh, Harga Emas Naik Penjualan Malah Meningkat"

JAKARTA - Ada semacam asumsi yang beredar di kalangan pengusaha toko emas tentang elastisitas permintaan pasar.

"Kalau harga emas naik, biasanya malah banyak orang punya uang lebih sehingga kecenderungan masyarakat membeli emas. Ketika emas turun, itu biasanya menggambarkan masyarakat sedang bokek, makanya mereka jual. Ini selentingan saja, tapi memang kadang terjadi. Mereka pasti rugi karena jual pas murah, tapi mereka lakukan saja karena butuh uang," kata salah satu pemilik toko emas Andri Heriyanto kepada okezone, Minggu (8/5/2011).

Kendati harga emas mengalami penurunan, masyarakat tidak lantas menyambutnya dengan aksi beli. Penurunan harga ini tidak terlalu berpengaruh terhadap omzet penjualan pemilik toko emas. Dia juga tidak mengerti kenapa hal ini bisa terjadi. "Saya sendiri tidak berani menebak ini ada hubungannya dengan inflasi atau hanya tren saja," lanjutnya.

Sementara itu, pedagang-pedagang emas ini mengaku mendapatkan pasokan emas dengan dua cara, dari pabrik dan pengrajin. "Kalau pabrik kita biasa ambil dari Surabaya, tapi jika ada pesanan dengan model khusus biasanya pengrajin kita bikin handmade," tutupnya.

Harga Emas Turun, Penjualan Emas Tak Naik

JAKARTA - Kendati harga emas mengalami penurunan, masyarakat tidak lantas menyambutnya dengan aksi beli. Dari pengakuan sejumlah pemilik toko emas, penurunan harga ini tidak terlalu berpengaruh terhadap omzet penjualan mereka.

"Karena emas kan bukan barang pokok seperti beras yang kalau murah dikit saja langsung diserbu pembeli. Paling banyak orang beli emas fisik untuk berhias kalau ada lebihan uang," kata salah satu pemilik toko emas di pusat perbelanjaan kawasan Senen, Kurniawan kepada okezone, Minggu (8/5/2011).

Hal serupa juga dialami pemilik toko emas lain Andri Heriyanto. Ia mengatakan bahwa penjualan emas sekarang sepi. Kondisinya berbeda jauh dengan lima enam tahun sebelumnya.

"Sekarang sepi, harga emas naik atau turun masyarakat tidak peduli. Kalaupun ada yang beli paling cincin atau anting, yang kecil-kecil saja, itu juga paling satu-dua orang sehari. Kalau yang beli agak banyak hanya mereka yang mau nikah," ungkap Andri di toko emas Indra miliknya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tidak terlalu berpengaruh terhadap harga emas di pasaran.

"Mungkin teorinya begitu, tetapi kita yang di lapangan hanya mengacu pada harga agen emas kita. Itu acuan utama, Pedagang-pedagang lain juga begitu. Jadi, kalau misalnya di TV kita lihat harga emas Rp400 ribu, tapi kalau kita lihat dengan menjual Rp385 ribu sudah untung, ya pasti kita lepaskan. Kita mengejar profit saja. Harga di TB, dolar, atau dari Antam itu hanya sebagai referensi buat kita, jarang diikuti," jelasnya lagi.

Harga Emas Dunia Anjlok "Emas 24 Karat Harganya Turun Jadi Rp410/Gram"

Emas. Foto: Blogspot
JAKARTA - Menyusul harga emas dunia yang beberapa hari ini mengalami penurunan tajam, harga emas di sejumlah toko emas di Jakarta juga mengikuti pergerakan harga emas ini.

Harga emas murni 24 karat adalah Rp410 ribu per gram. Harga ini sudah turun dari harga di beberapa hari sebelumnya yang mencapai Rp425-435 ribu per gram.

"Seminggu kemarin memang harganya tinggi, tapi sudah tiga harian ini mulai turun lagi kok," ujar salah satu pemilik toko emas di pusat perbelanjaan kawasan Senen, Kurniawan kepada okezone, Minggu (8/5/2011).

Sementara itu, harga emas dengan kualitas 22 karat dijual di kisaran Rp320-330 ribu per gram lebih murah dari harga sebelumnya yang pernah mencapai Rp350 ribu per gram. Harga emas putih sendiri kini ditawarkan Rp350 ribu per gram.

Emas murni yang dikeluarkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) untuk investasi sendiri dibanderol dengan harga Rp425 ribu per gram atau lebih murah Rp15 ribu dari harga sebelumnya.

Pada akhir pekan lalu, harga komoditas logam, emas dan perak mengalami penurunan yang luar biasa di pasar global.

Dikutip dari Reuters, Jumat (6/5/2011), harga emas anjlok hingga dua persen terseret arus pelemahan harga perak yang ambles tujuh persen, penurunan terbesar sejak 1983. Alhasil, sejauh ini harga perak sudah turun hingga 20 persen dari level tertingginya di USD50 per ounce.

Anjloknya harga komoditas andalan ini akibat panic selling yang menyelimuti pasar komoditas. Harga emas turun dua persen ke posisi USD1.478,7 per ounce. Harga ini merupakan level terendah sejak 18 April lalu. Sementara emas di pasar spot jatuh 1,6 persen ke USD1.491,9. Sementara harga emas berjangka di COMEX turun USD23 di USD1.491,7.

Rekomendasi Saham Katalis Penggerak IHSG Pekan Ini

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan minggu lalu melemah sebesar 21,25 poin (0,55%) ke level 3798,55, sementara Indeks LQ 45 melemah 3,07 poin (0,26%) ke level 677,61. Pada minggu lalu, IHSG kembali berhasil mencetak rekor level tertinggi barunya sepanjang sejarah di level 3849,30.

Indeks sektoral yang mengalami penguatan terbesar sepanjang perdagangan minggu lalu adalah sektor perdagangan yang tercatat ditutup menguat sebesar 4,62 poin (0,92%) ke level 501,81. Sementara sektor yang mengalami pelemahan terbesar adalah sektor perbankan dan keuangan yang ditutup melemah sebesar 12,43 poin (2,43%) ke level 499,71.

Investor asing pada perdagangan minggu lalu membukukkan akumulasi pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 1,54 triliun terdiri dari akumulasi pembelian sebesar Rp 7,68 triliun dan akumulasi penjualan sebesar Rp 6,141 triliun.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
  • Senin (2/5/2011), IHSG melaju 29,682 poin (0,77%) ke level 3.849,300.
  • Selasa (3/4/2011), IHSG terkoreksi 35,432 poin (0,93%) ke level 3.813,868.
  • Rabu (4/5/2011), IHSG naik tipis 1,060 poin (0,02%) ke level 3.814,928.
  • Kamis (5/5/2011), IHSG naik tipis 1,344 poin (0,03%) ke level 3.816,272.
  • Jumat (6/5/2011), IHSG turun 17,718 poin (0,47%) ke level 3.798,554.

"Faktor-faktor yang menjadi katalis bagi pergerakan IHSG pada perdagangan minggu lalu antara lain dipengaruhi oleh rilisnya laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama kurtal I-2011 tercatat bertumbuh sebesar 6,5% serta merosotnya harga-harga komoditas pada perdagangan minggu lalu," jelas Wisnu Karto, analis dari eTrading Securities dalam reviewnya, Senin ((9/5/2011).

Bursa Wall Street akhir pekan lalu kembali menguat setelah sempat merosot akibat jatuhnya harga komoditas. Pada perdagangan Jumat (6/5/2011), indeks Dow Jones naik 54,57 poin (0,43%) ke level 12.638,74. Indeks S&P 500 naik 5,1 poin (0,38%) ke level 1.340,2. Sementara indeks Nasdaq meningkat 12,84 poin (0,46%) ke level 2.827,56.

Perkembangan bursa-bursa utama yang sedang diliputi oleh ketidakpastian menyusul merosotnya harga komoditas membuat pergerakan IHSG makin hati-hati. Pada perdagangan Senin (9/5/2011), IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung menguat.

"Kami memperkirakan, pada perdagangan minggu ini yang menjadi katalis bagi pergerakan IHSG antara lain akan dipengaruhi oleh pengumuman tingkat suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan tetap bertahan di level 6,75% melihat deflasi yang terjadi sebesar 0,31% di bulan April. Sementara itu, Saham-saham yang layak diperhatikan pada minggu ini antara lain ASII, BBNI, dan BJBR," urai Wisnu.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG pada perdagangan Jumat minggu lalu (6/5), ditutup melemah sebesar 17,72 poin (0,47%) ke level 3.798,55. Pelemahan ini didorong oleh kekhawatiran investor akibat anjloknya harga-harga komoditas dunia. Sektor yang menjadi pendorong pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin adalah sektor pertanian yang melemah sebesar 1,51% disusul oleh sektor pertambangan yang sebesar melemah 0,97%. Sementara sektor yang tercatat menguat hanya sektor macam-macam industri dan manufaktur yang masing-masing menguat sebesar 0,46% dan 0,24% . Investor asing tercatat membukukan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 239,32 milliar.

Secara teknikal, pada perdagangan jumat minggu lalu (6/5) IHSG bergerak melemah dengan candlestick membentuk pola hanging man. Sementara dilihat dari pergerakan indikator, terlihat indikator stochastic dan RSI bergerak downtrend mulai meninggalkan area overbought sementara MACD bergerak downtrend dengan histogram yang semakin bergerak memanjang di area negatif. Pada perdagangan hari ini (9/5), IHSG diperkirakan masih berpotensi melemah dengan pergerakan dikisaran 3,776-3,849 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBNI, ASGR , dan INDF .

Kresna Sekuritas:

Kekhawatiran terhadap outlook pertumbuhan dunia membuat bursa global dalam tekanan. IHSG diperkirakan masih akan dalam tekanan, dengan penutupan di bawah 3,789 mengindikasikan tren turun jangka pendek. Hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,770-3,825 dengan DOID dan AALI sebagai saham pilihan.

Indosurya:

Pada perdagangan Senin (9/5) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.760-3.780 dan resistance 3.815-3.830. Candle IHSG mengalami pelemahan setelah dua kali membentuk lower dragonfly doji . Selain itu, volume perdagangan pun juga turun. Hal ini mengindikasikan mulai berkurangnya minat beli untuk masuk ke pasar. Kekuatan daya jual berusaha untuk menekan harga walaupun beberapa kekuatan daya beli berusaha menahannya. MACD mulai bergerak turun dengan terbentuknya histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih mencoba bergerak turun menyentuh batas overbought dan membuatnya agar berada di bawah area tersebut. Pelemahan kemarin masih membuat IHSG berada di sekitar area overbought . Penguatan pada bursa saham AS dan Eropa dimungkinkan berpengaruh positif bagi IHSG dan belum adanya sentimen negatif membuat IHSG masih berada di sekitar area overbought. Untuk itu investor tetap mewaspadai bila terjadinya potensi koreksi.